Anda di halaman 1dari 1

SELEKSI OBAT HIGH ALERT

No. Dokumen No.Revisi Halaman


06 / FARM / II / 2018 0 1/1

Tanggal Terbit Ditetapkan


20 Februari 2018 Direktur
STANDAR
RSKIA ” 45 Prof dr Ismangoen”
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr.dr.Bambang Hariwiyanto,Sp.THT (K)


Tata cara dalam melakukan seleksi atau pemilihan obat high alert di rumah sakit
PENGERTIAN
Petugas adalah apoteker
TUJUAN Memberikan acuan dalam melakukan seleksi obat high alert
Surat Keputusan Direktur RSKIA “45 Prof dr Ismangoen” Nomor : 36 / SK /
KEBIJAKAN
DIR / RSKIA/ 2018 Tentang Pengelolaan Obat High Alert (LASA)
1. Petugas merencanakan seleksi obat high alert
2. Petugas mengumpulkan informasi dari literatur dan rumah sakit lain
mengenai obat-obatan high alert
3. Petugas memilih obat-obatan high alert di rumah sakit. Obat-obatan high
alert sangat banyak sehingga obat high alert dengan kriteria volume
penggunaan tinggi dan frekuensi penggunaan sering diutamakan untuk
direkomendasikan sebagai kategori obat-obatan high alert di rumah sakit
PROSEDUR
4. Petugas membawa rekomendasi obat high alert ke PFT (Panitia Farmasi
dan Terapi)
5. PFT merekomendasi obat-obatan high alert kepada direktur rumah sakit
6. Setelah direktur menyetujui, maka petugas menetapkan daftar obat high
alert di rumah sakit
7. Petugas mengidentifkasi obat high alert di rumah sakit sesuai ketentuan
yang berlaku
1. IGD
2. RANAP
UNIT TERKAIT
3. RALAN
4. FARMASI