Anda di halaman 1dari 16

Daftar Isi

Daftar Isi ............................................................................................................................. ii

BAB I .................................................................................................................................. 1

A. Latar Belakang ........................................................................................................ 1

B. Visi .......................................................................................................................... 1

C. Misi ......................................................................................................................... 1

D. Motto Bengkel ........................................................................................................ 2

E. Manfaat ................................................................................................................... 2

F. Informasi Umum Bisnis .......................................................................................... 2

BAB II................................................................................................................................. 3

A. Konsep Dasar .......................................................................................................... 3

B. Usaha Jenis Usaha/Layanan .................................................................................... 3

C. Analisis Pasar .......................................................................................................... 4

D. Penetapan Lokasi / Alamat Perusahaan .................................................................. 4

E. Jenis Produk dan Keunggulan ................................................................................. 5

F. Kajian dan Analisa Konsumen ................................................................................ 5

G. Alur Proses Pelayanan Pelanggan ........................................................................... 5

H. Analisa SWOT Terhadap Unsur-Unsur Manajemen Usaha ................................... 6

BAB III ............................................................................................................................... 7

A. Struktur Organisasi dan TUPOKSI ......................................................................... 7

B. Penetapan SARPRAS ........................................................................................... 12

C. Pemasaran dan Promosi ........................................................................................ 13

D. Sumber Dana ......................................................................................................... 14

E. Analisa Laba dan Rugi .......................................................................................... 14

F. PENENTUAN BEP (LAMA BALIK MODAL) .................................................. 15

G. Sistem Kerjasama.................................................................................................. 15

H. Penutup ................................................................................................................. 15

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Perkembangan di dunia otomotif membuat daya beli masyarakat meningkat.
Peningkatan jumlah kendaraan di kota Yogyakarta pada tahun 2018 tercatat
1.600.000 unit termasuk roda 2 dan roda 4(sumber : Dishub DIY : 2018), hal ini
dipengaruhi salah satunya yaitu kota Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pelajar
dan banyak juga terdapat kampus dimana para mahasiswa dari luar kota yang
membawa kendaraan bermotornya masuk ke kota Yogyakarta.
Dengan banyaknya kendaraan bermotor yang berada di Yogyakarta, terutama
anak muda yang sedang menimba ilmu. Anak muda biasanya mempunyai
keinginan untuk terlihat menarik terutama pada kendaraanya dan banyak juga
kendaraan yang keluar dari pabrikan terasa kurang lengkap yang membuat mereka
akan mencari komponen untuk melengkapi kendaraanya. Maka dari itu dibutuhkan
bengkel modifikasi yang menyediakan aksesoris-aksesoris yang menarik agar
kendaraan yang digunakan akan semakin menarik dan nyaman tentunya.

B. Visi
“Memberikan yang terbaik untuk kendaraan konsumen dan melayani dengan
sepenuh hati”

C. Misi
Misi bengkel
a. Memberikan pelayanan terbaik dengan standar mutu industri.
b. Membangun ikatan emosional yang kuat dengan pelanggan dan mitra.
c. Menjalankan proses bisnis yang jujur, transparan dan tanpa spekulasi.
d. Mengerjakan service dengan cepat, tepat dan akurat.
e. Menyediakan pengadaan sparepart yang berkualitas.
f. Membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.
g. Mengembangkan bengkel cabang di berbagai daerah.

1
h. Menjadi trendsetter pola berkendara masyarakat yang kekinian.

D. Motto Bengkel
“Kualitas adalah harga diri kami”

E. Manfaat
Manfaat dari pendirian bengkel ini antara lain:
1. Merupakan peluang usaha untuk mendirikan sebuah bengkel modifikasi.
2. Menciptanya lapangan pekerjaan bagi orang lain.
3. Dapat mengamalkan ilmu yang kami miliki.
4. Memberikan education kepada orang yang berminat belajar dalam dunia
otomotif untuk menciptakan mekanik yang handal.
5. Meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar.

F. Informasi Umum Bisnis


 Nama Perusahaan : Autoland Modification
 Jenis Produk : Servis perbaikan, Modifikasi, Aksesoris kendaraan.
 Sasaran Produk : Kendaraan roda 4 (Mobil)
 Bidang Usaha : Perbaikan dan penjualan aksesoris kendaraan.
 Motivasi Usaha : Memberdayakan ilmu usaha yang didapatkan saat kuliah.
 Alamat Kantor : Tegalrejo RT.02 Tamantirto, Kasihan, Bantul.
 Email : autolandmodification@gmail.com

2
BAB II
KONSEP BISNIS

A. Konsep Dasar
Di era kekinian saat ini memang telah mentransformasikan kehidupan kearah
yang lebih praktis. Bayangkan ketika seorang yang dulunya ingin bepergian jauh
harus mengayuh sepeda kini bisa menggunakan kendaraan bermotor roda 2 maupun
roda 4. Kendaraan bermotor yang makin kedepan makin banyak dan terdapat
teknologi canggih. Kemajuan teknologi tidak menghalangi ide-ide untuk
memodifikasi kendaraannya. Dengan banyaknya jenis kendaraan, semakin banyak
juga minat masyarakat untuk memodifikasi kendaraannya.
Selain minat masyarakat untuk memodifikasi mesin kendaraannya, ada juga
ketertarikan masyarakat untuk memodifikasi aksesoris kendaraannya yang terasa
kurang. Karena kendaraan yang keluar dari pabrikan pasti masih dengan kondisi
yang standarnya.
Memahami peluang usaha yang besar ini, membuat saya mengambil peluang
dan memainkan peran secara nyata. Pendirian bengkel ini di prakarsai oleh pemuda
yang melihat adanya peluang usaha yang bisa menjadikan lapangan usaha untuk
orang lain dan bisa mendatangkan rupiah.

B. Usaha Jenis Usaha/Layanan


Jenis usaha/layanan yang akan disediakan masih berhubungan erat dengan
dunia otomotif di bidang kendaraan roda empat, Seperti :
a. Service kendaraan bermotor roda empat
b. Modifikasi mesin kendaraan roda empat
c. Modifikasi aksesoris eksterior kendaraan roda empat
d. Modifikasi aksesoris interior kendaraan roda empat
e. Penjualan spare part modifikasi kendaraan roda empat
f. Penjualan aksesoris kendaraan roda empat

3
C. Analisis Pasar
1. Deskripsi Bisnis Yang Ditawarkan
Autoland Modification merupakan bengkel modifikasi yang terfokus
kepada perbaikan dan modifikasi kendaraan roda empat dengan sistem
pelayanan secara langsung kepada konsumen. Dengan sistem pelayanan secara
langsung dimaksudkan agar konsumen bisa memilih part modifikasi yang
diinginkan dan juga dapat berkonsultasi secara langsung.
Autoland Modification menawarkan empat layanan unggulan, yaitu :
Perbaikan Kendaraan roda empat, Modifikasi mesin kendaraan roda empat,
Modifikasi interior kendaraan roda empat, dan Modifikasi eksterior kendaraan
roda empat.
2. Segmentation, Targetting, Positioning
 Segmentation
Autoland modification mensegmentasi pemilik kendaraan menjadi
konsumen tunggal yang langsung berinteraksi bersama pemilik
bengkel/produsen.
 Targetting
Autoland modification menargetkan sasaran pasar kepada para pemilik
mobil yang tertarik kepada modifikasi kendaraan. Terutama kepada
komunitas klub mobil dan sebagainya.
 Positioning
- Sebagai perusahaan otomotif yang bergerak pada bidang modifikasi
mesin dan aksesoris kendaraan roda empat
- Autoland modification menjadi trendsetter pola modifikasi kendaraan
roda empat

D. Penetapan Lokasi / Alamat Perusahaan


Kami akan mendaftarkan nama bengkel Autoland Modification ke department
industry dan perdagangan, dengan lokasi usaha kami yang beralamatkan di
Tegalrejo RT.02 Tamantirto Kasihan Bantul.

4
E. Jenis Produk dan Keunggulan
1. Desain/Redesain
2. Perbaikan
3. Perawatan
4. Rekondisi
5. Modifikasi

F. Kajian dan Analisa Konsumen


Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang
berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta
pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.
Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat
keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses
pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang
berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan
dengan pertimbangan yang matang. Yang merupakan kunci penting untuk
diperhatikan. Sudah menjadi kelaziman bahwa usaha bengkel bekerja berdasarkan
datangnya kosumen. Kegiatan tersebut dimulai apabila kosumen dating dan
membawa motornya . Maka, tanpa adanya kosumen yang datang bengkel tidak
bekerja. Jadi, Target pasar bengkel adalah sebanyak-banyaknya agar bengkel terus
maju dan sukses karena pendapatan bengkel tergantung kepada kosumen yang
datang.
Autoland Modification merupakan bengkel mobil yang profesional dengan
karyawan yang profesional dan alat yang memadahi. Pasarnya dapat disegmentasi
menjadi 3 yaitu :
1. Kendaraan masyarakat umum
2. Kendaraan operasional perusahaan
3. Kendaraan pemerintah

G. Alur Proses Pelayanan Pelanggan


Alur proses pelayanan pelanggan bertujuan efisiensi kerja serta hasil yang
berkualitas dapat tercapi dan memuaskan semua pihak, khususnya customer.

5
Gambar dibawah menggambarkan bagaimana alur proses pelayanan customer
Autoland Modification khususnya di bagian perbaikan kendaraan.

SERVICE
CUSTOMER FOREMAN
ADVISOR

MEKANIK

ADMINISTRASI SERVICE
FOREMAN
ADVISOR

Keterangan :
Alur Pekerjaan
Alur Komunikasi

H. Analisa SWOT Terhadap Unsur-Unsur Manajemen Usaha


1. Strength
a. Menghadirkan layanan secara langsung ke konsumen
b. Pelayanan berkualitas
c. Sparepart yang digunakan adalah yang terbaik
2. Weakness
a. Manajemen bengkel yang tidak stabil karena baru dirintis
b. Keterbatasan jumlah teknisi yang ahli dibidangnya
c. Keterbatasan dana pengembangan bengkel
3. Opportunity
a. Banyak kendaraan pabrikan yang standar
b. Bengkel dengan harga terjangkau tetapi kualitas bagus masih jarang ditemui
c. Tingkat ketertarikan terhadap modifikasi tinggi
4. Treath
a. Bengkel yang masih baru dan belum familiiar di konsumen
b. Keterbatasan modal untuk memenuhi kebutuhan sparepart modifikasi

6
BAB III
PERENCANAAN USAHA

A. Struktur Organisasi dan TUPOKSI


Untuk mencapai Tujuan yang sama perlu adanya sebuah susunan organisasi
dalam suatu perusahaan. Berikut susunan organisasi bengkel Bangun Jaya
PEMILIK/OWNER
ADISA

KEPALA BENGKEL
KASIR
ARIF
ANGGI

SERVICE ADVISOR PART MAN


RIO ADIT

TEKNISI
KEPALA TEKNISI
1. MUNIR
GUNAWAN 2. IMAM
BAB
3. TAUFIK II

TUPOKSI ORGANISASI
1. Owner/pemilik perusahaan
Owner atau yang biasa disebut dengan pemilik perusahaan merupakan
orang ataupun kelompok yang memiliki suatu perusahaan dan sebagai
pemasok utama semua yang dibutuhkan perusahaan guna mengembangan
perusahaannya. Pemilik perusahaan ini biasanya melakukan kerjasama
dengan perusahaa-perusahaan lain agar bisa mencapai tujuan yang
diinginkan oleh perusahaan tersebut.
2. Service Manager/Kepala Bengkel
Service manager/Kepala Bengkel mempunyai tugas dan tanggung
jawab mengelola keseluruhan aktifitas yang ada di workshop/bengkel.
Agar kelangsungan dan target layanan bengkel dapat tercapai. Tugas
service manager diuraikan sebagai berikut :

7
a. Bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan/aktivitas bengkel dan
pencapaian kinerja dan pendapatan bengkel.
b. Mengkoordinasi tugas masing-masing jabatan serta memberikan
arahan kepada karyawan dan teknisi supaya mentaati peraturan yang
ada.
c. Bertanggung jawab terhadap segala fasilitas/peralatan/barang-barang
yang dibutuhkan/dipakai bengkel oleh teknisi maupun karyawan, dan
mengatur keselamatan kerja serta kebersihan tempat kerja.
d. Mewadahi usulan dan saran yang disampaikan oleh bawahan dan
menyampaikannya ke perusahaan.
e. Melaksanakan training maupun brieving terhadap mekanik.
f. Memimpin dan mengkoordinasi aktivitas yang mencakup penjualan
spareparts dan perbaikan kendaraan/service.
3. Cashier/Kasir
Kasir bertugas untuk melayani pembayaran dari customer baik
pembayaran atas perawatan kendaraan maupun pembayaran sparepart
yang telah diganti dalam proses perbaikan kendaraan, kasir bertanggung
jawab terhadap pengeluaran dan pemasukan uang di bengkel. Selain itu
juga kasir juga bertugas membuat kuitansi pembayaran dan penyampaian
hasil laporan pendapatan bengkel.
4. Service Advisor / SA
Servise advisor adalah orang yang pertama kali berkomunikasi
dengan pelanggan secara lengkap dan menyeluruh mengenai segala apa
yang dikeluhkan pelanggan terhadap kendaraannya, sehingga harus
memiliki kemampuan komunikasi dan berorganisasi yang baik. Adapun
tugas lainnya adalah :
a. Memberikan pelayanan kepada customer baik dalam menerima
customer maupun klaim asuransi kendaraan.
b. Menerima keluhan customer, melakukan pengecekan kondisi
kendaraan yang akan di service, menganalisa masalah dan
memberikan saran-saran perbaikan termasuk penggantian sparepart
dan total biaya yang harus dibayar serta lamanya waktu pengerjaan

8
service.
c. Memberikan pengarahan kepada foreman maupun mekanik untuk
mengerjakan kendaraan yang bersangkutan.
d. Mengawasi/mengontrol kinerja mekanik, mengecek kendaraan
apabila telah selesai dikerjakan sesuai dengan work order sebagai
final check dan menyerahkan kendaraan customer apabila telah dalam
kondisi baik dan customer telah menyelesaikan urusan
administrasi/pembayaran
e. Apabila pada pengecekan akhir kendaraan dan hasil perbaikan belum
baik, maka kendaraan tersebut harus dikembalikan kepada teknisi
yang telah mengerjakannya agar dilakukan pengecekan kembali
f. Membuat WO (work order) yang harus ditandatangani oleh customer
dan memberikan WO tersebut kepada foreman.
g. Membuat invoice jika kendaraan yang di service sudah selesai.
h. Melakukan pemeriksaan kendaraan yang sudah selesai dikerjakan.
i. Menyerahkan kendaraan kepada pelanggan dan menyampaikan hal-
hal yang perlu disampaikan kepada pelanggan.
5. Partsman
Partsman bertugas memonitoring kesediaan sparepart yang
digunakan untuk pergantian komponen kendaraan. Bekerjasama dengan
pihak-pihak terkait untuk memfasilitasi terkait pengadaan suku cadang
kendaraan. Tugas lain dari partsman adalah :
a. Melayani pemesanan sparepart.
b. Melayani warranty kendaraan pelanggan.
c. Melakukan pemusnahan barang warranty.
d. Membantu SA dalam pencarian daftar harga sparepart.
e. Menerima bantuan jika dibutuhkan oleh perusahaan kerjasamanya.
f. Memasukkan data sparepart dari work order ke komputer dan
membuat laporan pengeluaran barang.
g. Menyiapkan sparepart berdasarkan work order.
h. Melakukan pengecekan atas kedatangan sparepart baru, baik secara
jumlah maupun kesamaan data dengan pre-order.

9
i. Memasukkan data pembelian sparepart ke komputer.
j. Menempatkan sparepart sesuai dengan lokasinya masing-masing.
k. Menjalankan tugas-tugas lain yang dibebankan atasannya.
6. Foreman
Tugas pokok foreman adalah mengatur dan mengkoordinasi sistem
kerja teknisi terkait maintenance dan service kendaraan yang ada di
bengkel. Dalam melaksanakan tugasnya dan fungsinya, foreman harus
melapor kepada service manager / kepala bengkel. Namun foreman juga
mempunyai kewajiban melakukan pengetesan kendaraan sebelum
diserahkan dan pemeriksaan sebelum perbaikan jika diperlukan, agar
dicapai kepuasan bagi pelanggan dan selalu menjaga hubungan
komunikasi yang baik dengan teknisi.
Tugas foreman adalah:
a. Mengatur dan membagi pekerjaan kepada teknisi sesuai kapasitas
kemampuan teknisi secara merata.
b. Memberikan pengarahan baik secara teknis maupun non teknis
kepada teknisi agar kelancaran dalam bekerja dan mutu kerja terjaga
serta teknisi dapat melakukan pekerjaan dengan tepat, cepat, dan
efektif.
c. Pemeriksaan kendaraan customer baik sebelum diperbaiki oleh teknisi
maupun setelah dilakukan perbaikan, sebelum diserahkan kepada SA.
d. Membantu, mengawasi/mengatasi trouble shooting yang dialami
teknisi dalam melakukan perbaikan kendaraan.
e. Berkoordinasi dengan teknisi terkait penggunaan dan perawatan baik
kondisi kerja bengkel maupun peralatan bengkel.
Sedangkan wewenang yang dimiliki oleh foreman adalah:
a. Menyetujui atau menolak penggantian suku cadang.
b. Memberikan pengarahan kepada teknisi agar dicapai hasil kerja yang
baik.
c. Melakukan koordinasi dengan service advisor apabila ada perubahan
tindakan penggantian sparepart maupun estimasi biaya perbaikan
atau pengggantian sparepart.

10
d. Mengusulkan apabila perlu dilakukan pekerjaan lembur kepada
teknisi bila perbaikan kendaraan membutuhkan waktu yang lama.
7. Teknisi
Tugas pokok teknisi adalah melaksanakan pekerjaan / perbaikan
sesuai work order/WO yang ditulis pada surat perintah perbaikan atas
instruksi service advisor dalam waktu yang telah ditetapkan. Dalam
melaksanakan tugasnya teknisi harus melapor kepada foreman masing-
masing.
Tugas dari teknisi adalah:
a. Melakukan perbaikan kendaraan sesuai work order yang dibuat oleh
SA dan melaporkan / mencatat apabila terdapat kerusakan tambahan
pada kendaraan yang diperbaiki..
b. Melakukan pengecekan kondisi di seluruh area workshop setiap hari
menjelang selesai jam kerja, merawat peralatan kerja yang telah
digunakan.
c. Memberikan penjelasan dengan jelas pada work order semua yang
telah dikerjakan termasuk hal-hal yang perlu diketahui customer
diluar order utamanya.
d. Meminta persetujuan kepada service advisor/foreman untuk
penggantian suku cadang dalam perbaikan kendaraan.
e. Melakukan pemeriksaan caddy/tempat peralatan sebelum jam kerja
dimulai.
Tanggung jawab teknisi adalah:
a. Kondisi atas kendaraan yang telah diperbaiki termasuk kebersihan dan
kelengkapan kendaraan yang diperbaiki/dikerjakan.
b. Kualitas pekerjaan atas perawatan/perbaikan kendaraan baik dalam
hal efisiensi waktu, kebersihan tempat kerja/stall, serta kelengkapan
peralatan kerja yang dimiliki.
c. Keselamatan kerja teknisi dan asisten teknisi dalam melakukan
pekerjaan.
d. Menjaga kelengkapan sparepart sebelum dilakukan penggantian dan
bekas sparepart diberikan kepada customer sebagai bukti.

11
B. Penetapan SARPRAS
Investasi
Keperluan bangkel
 Sperpart Rp 25.000.000,00
 system kerjasama
 Tool set Rp 15.000.000,00
 3 Air Duster / Air Gun / Semprotan Angin Rp 18.900,00
 3 Mechanic Tool Kit Set Isi 54 Kunci Rp 5.985.000,00
 1 Bor Elektrik Rdr 10r Rp 291.000,00
 1 Compressor Double Piston 1/2 Pk Rp 3.099.000,00
 3 Congkelan Ban 10" Rp 146.250,00
 3 Congkelan Ban 12" Rp 167.250,00
 1 Gerinda Elektrik Rsg 100 Rp 275.000,00
 3 Kunci Bintang Set Isi 6pcs Rp 359.700,00
 3 Kunci L Set Panjang Isi 8pcs Rp 238.500,00
 3 Kunci Stelan Klep Rp 30.000,00
 3 Kunci T 8" Rp 53.700,00
 3 Kunci T 10" Rp 53.700,00
 3 Kunci T 12" Rp 53.700,00
 3 Kunci T 14" Rp 53.700,00
 3 Kunci "T" Chrome V Anti Slip 8mm Rp 73.500,00
 3 Kunci "T" Chrome V Anti Slip 10mm Rp 73.500,00
 3 Kunci "T" Chrome V Anti Slip 12mm Rp 73.500,00
 3 Kunci "T" Chrome V Anti Slip 14mm Rp 73.500,00
 3 Kunci Tutup Klep S/G/T/M Rp 45.000,00
 3 Obeng Ketok + Mata 4 Pcs Rp 493.000,00
 3 Presure Gauge/Isian Angin + Psi Set Rp 367.500,00
 3 Selang Kompressor 10m + Klem 2 Sisi Rp 200.000,00
 2 Tanggem / Ranggum 4" Rp 1.002.700,00
 3 Tang Snap Ring Es Out Rp 128.700,00

12
 3 Tang Snap Ring Is In Rp 128.700,00
 3 Treker Magnet Multi Fungsi Type 1 Rp 262.500,00
 3 Treker Magnet Multi Fungsi Type 2 Rp 262.500,00
 Alat-alat administrasi Rp 500.000,00
 Promosi Rp 500.000,00
 Computer kasir Rp 7.000.000,00
 Membangun bengkel Rp 77.000.000,00
 Interior bengkel Rp 5.000.000,00
 Peralatan education Rp 5.000.000,00
 Lain-lain Rp 1.000.000,00

JUMLAH Rp 130.700.000,00
1. Peralatan Modal Kerja
a. Keperluan bengkel Rp 1.000.000,00
 Oil grease
 Bensin
 Kain lap
 Amplas
 Karburator cleaner
b. Promosi bengkel Rp 350.000,00
 Kupon service
 Brosure
c. Keperluan lain-lain Rp 750.000,00

JUMLAH Rp 2.100.000,00

C. Pemasaran dan Promosi


Teknik pemasaran dan promosi dalam bengkel kami adalah melalui :
1. Mouth to mouth
2. Pamflet
3. Mengikuti sponsor acara
4. Media Sosial

13
5. Turun langsung ke konsumen (komunitas klub mobil)
6. Pembuatan Baliho

D. Sumber Dana
Sumber dana dari pendirian bengkel ini berasal dari :
1. Owner
2. Penanam saham
3. Pihak Bank

E. Analisa Laba dan Rugi


a. Pendapatan
 Jasa Rp 22.500.000,00
Jasa jmlh mbl/hr income Total/bulan
Service 10 Rp 75.000,00/mobil.
 Spare Parts Rp 22.500.000,00
75% dari modal Rp 30.000.000,00

JUMLAH Rp 45.000.000,00

b. Biaya-biaya
Biaya perlengkapan Rp 1.500.000,00
Biaya listrik,air, dan telpon Rp 350.000,00
Biaya perawatan tempat Rp 750.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 1.600.000,00
Biaya gaji karyawan Rp 6.500.000,00
Biaya lain-lain Rp 250.000,00
Biaya kerjasama tempat usaha Rp 3.000.000,00

JUMLAH BIAYA Rp 13.950.000,00

LABA BERSIH Rp 31.050.000,00

14
F. PENENTUAN BEP (LAMA BALIK MODAL)
Melihat laba yang diperoleh maka dapat dihitung BEPnya seperti ini
Maka lama kembali modal dengan asumsi diatas minimal
Rp 130.700.000,00 : Rp 31.050.000,00 + 1 bulan = 4 +1 bulan = 5 bulan.
Jadi, lama kembali modal selama 5 bulan

G. Sistem Kerjasama
Sistem kerjasama bengkel kami yaitu dengan berbagai Pihak seperti:
2. Bank Mandiri
3. Merk Spare Parts
4. Pemilik saham
Pembagiannya sesuai jumlah saham yang ditanamkan dibengkel. setiap akhir
tahun ada pengitungan jumlah pendapatn dan pembagian hasil bersama.

H. Penutup
Demikian proposal business plan yang kami gunakan untuk membuka
perusahaan di bidang otomotif dan membuka lapangan pekerjaan. Kami
berharap dapat terjalinnya kerjasama dari penanam saham yang tertarik akan
business plan yang kami buat.
Apabila ada salah kata dalam proposal business plan ini kami mohon
maaf. Sebelumnya kami ucapkan banyak terima kasih.

Yogyakarta, 15 Desember 2018


Pemilik/Owner

Adisa Nusantoro

15