Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR

DINAS KESEHATAN
PUSKEMAS SAKRA
Jalan Sukarno-Hatta Desa Sakra, Kec. Sakra Kab. Lombok Timur KP. 83671

KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS SAKRA


KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Nomor : 445/K. /ADM/PKM/VIII/2016

TENTANG
KEWAJIBAN MENGIKUTI ORIENTASI BAGI KEPALA PUSKESMAS,
PENANGGUNG JAWAB PROGRAM, PEMEGANG PROGRAM
DAN PELAKSANA KEGIATAN YANG BARU.

KEPALA PUSKESMAS SAKRA


DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENIMBANG : a. Bahawa Untuk Memperkenalkan Pegawai Baru Pada Tugas-Tugas Puskesmas Yang Sesuai
Dengan Kompetensinya atau Tugas Tambahan, Kebijakan-Kebijakan Puskesmas, Visi, Misi,
Tujuan, Tata Nilai Puskesmas dan Lingkungan Kerja Puskesmas;
b. Bahwa untuk melaksanakan tugas sesuai dengan Kompetensinya bagi karyawan baru baik
Kepala Puskesmas, Penanggung Jawab Program, Pemegang Program dan Pelaksana
Kegiatan pada Puskesmas Sakra, maka dipandang perlu dilakukan suatu kegiatan Orientasi;
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf “a dan b” perlu ditetapkan dengan Surat
Keputusan Kepala Puskesmas Sakra.
MENGINGAT : 1. Undanng-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
2. Undanng-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah;
3. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 128/Menkes/SK/II/2004 Tahun 2004 tentang
Kebijakan Dasar Puskesmas;
4. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 131/Menkes/SK/II/2004 Tahun 2004 tentang
Sistem Kesehatan Nasional;
5. Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 10 Tahun 2008 tentang Organisasi dan
Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Lombok Timur.

MEMUT USKAN
MENETAPKAN :

PERTAMA : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS SAKRA KABUPATEN LOMBOK TIMUR


TENTANG KEWAJIBAN MENGIKUTI ORIENTASI BAGI KEPALA PUSKESMAS,
PENANGGUNG JAWAB PROGRAM, PEMEGANG PROGRAM DAN PELAKSANA
KEGIATAN YANG BARU PADA PUSKESMAS SAKRA KABUPATEN LOMBOK
TIMUR;
KEDUA : Pedoman dan Tata Cara Orientasi seperti yang tercantum dalam lampiran merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari Surat Keputusan ini;

Ditetapkan di : Sakra
Pada Tanggal : 25 Agustus 2016

Kepala Puskesmas Sakra


Kabupaten Lombok Timur

JAMALI
Lampiran : SURAT KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS SAKRA
KABUPATEN LOMBOK TIMUR.
Nomor : 445/K. /ADM/PKM/VIII/2016
Perihal : KEWAJIBAN MENGIKUTI ORIENTASI BAGI KEPALA
PUSKESMAS, PENANGGUNG JAWAB PROGRAM,
PEMEGANG PROGRAM DAN PELAKSANA KEGIATAN
YANG BARU PADA PUSKESMAS SAKRA KABUPATEN
LOMBOK TIMUR.

PEDOMAN DAN TATA CARA ORIENTASI


DI PUSKESMAS SAKRA KABUPATEN KOMBOK TIMUR.

A. PENGERTIAN
Orientasi adalah merupakan waktu yang harus dijalani untuk mengenal dan memahami peranan atau
kedudukan mereka di Puskesmas Sakra dengan budaya organisasi yang ada dan dengan karyawan yang ada
di dalamnya terkhusus dengan sistem dan proses kerja yang ada di Puskesmas Sakra.
Pengelompokan Orientasi Dibagi Menjadi 2 :
1) Orientasi Umum
Merupakan program pengenalan calon karyawan baru dalam memasuki dunia kerja yang sebenarnya,
dalam hal ini Puskesmas Sakra secara umum / menyeluruh.
2) Orientasi Khusus
Program mempersiapkan seorang karyawan baru / lama yang menjalani mutasi, untuk mampu
melaksanakan tugas sesuai standart di Puskesmas Sakra.

B. TUJUAN
Setiap karyawan yang bekerja di tempat yang baru pasti memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan
lingkungan kerja barunya. Untuk mempercepat karyawan dapat beradaptasi dan mendapatkan kinerja yang
optimal dan sesuai dengan kebutuhan Puskesmas Sakra, maka diperlukan orientasi bagi Kepala Puskesmas,
Penanggung Jawab Program, Pemegang Program dan Pelaksana Kegiatan yang baru untuk mampu
melaksanakan seluruh / sebagian tugas dimana dengan baik.

Tujuan :
1) Mengetahui Visi Misi Puskesmas Sakra.
2) Mengetahui dan memahami falsafah dan tujuan Puskesmas
3) Mengetahui dan memahami dengan baik budaya organisasi yang ada
4) Mampu beradaptasi dan bersosialisasi dengan rekan sekerja di lingkungan Puskesmas Sakra.
5) Mengetahui dan paham benar tentang proses dan sistem yang ada.
6) Mengetahui dan memahami prosedur /SOP di semua unit pelayanan
7) Mampu menguasai dan melaksanakan tugas-tugas di Puskesmas dengan baik

C. KEGIATAN ORIENTASI
1) Orientasi Umum
Menjalani serangkaian kegiatan pokok selama waktu tertentu untuk pengenalan Puskesmas Sakra secara
umum dan menyeluruh.
Rincian Kegiatan :
a) Menyiapkan materi orientasi, evaluasi dan laporan.
b) Menyampaikan kepada petugas yang membimbing orientasi.
c) Pelaksanaan orientasi.
d) Evaluasi.

2) Orientasi Khusus
Kegiatan Pokok :
Menjalani serangkaian kegiatan selama 3 bulan di unit pelayanan dimana dia ditempatkan sampai
mampu melaksanakan seluruh/sebagian kegiatan yang sudah ditetapkan.

Rincian Kegiatan :
a) Menyiapkan materi orientasi, evaluasi dan laporan oleh penanggung jawab.
b) Pelaksanaan orientasi ( uraian kegiatan yang harus dilakukan oleh petugas pembimbing/pendamping
).
c) Metode pelaksanaan : ceramah, diskusi, pendampingan, praktek.
d) Melakukan pendampingan dan evaluasi selama bertugas.
e) Evaluasi hasil orientasi.

D. TAHAPAN ORIENTASI
1) Orientasi Umum :
a) Menyiapkan materi orientasi umum:
1. Struktur organisasi Puskesmas Sakra.
2. Visi Misi Puskesmas Sakra.
3. Sistem Manajemen Mutu Puskesmas Sakra.
4. Kesehatan dan Keselamatan Puskesmas dan Kewaspadaan Bencana.
5. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi.
6. Hak dan Kewajiban Karyawan.
7. Peraturan dan Kebijakan Umum tentang Kepegawaian.
b) Melaksanakan evaluasi .
c) Menyiapkan surat penugasan.
d) Pelaksanaan Orientasi .
1. Pelaksanaan orientasi dilaksanakan oleh atasan langsung.
2. Penyampaian materi orientasi sesuai dengan jadwal.

2) Orientasi Khusus :
 Materi Orientasi
a) Tugas pokok dan tanggung jawab yang bersangkutan dimana ditempatkan
b) Protap/SOP yang membantu pelaksanaan tugas dimana dia ditempatkan

c) Kebijakan mutu/sasaran mutu dan pencapaiannya dimana dia ditempatkan.


e) Materi yang bersifat praktek/langsung kerja
f) Mengenalkan alur dan proses kerja dibagian dimana dia ditempatkan sampai sedetil mungkin
 Pelaksanaan Orientasi
a) Pelaksanaan orientasi menjadi tanggungjawab sepenuhnya dari atasan langsung dimana dia
ditempatkan atau pejabat lain yang ditunjuk.
b) Atasan langsung / pejabat yang ditunjuk akan menyusun POA / Jadwal kegiatan orientasi selama
3 bulan.
c) Tempat orientasi adalah ditempat dimana karyawan ditempatkan.

 Evaluasi Orientasi
a) Evaluasi dilakukan setelah karyawan menjalani orientasi selama 3 bulan.
b) Evaluasi dilakukan oleh atasan langsung/pejabat yang ditunjuk.
c) Atasan langsung / pejabat yang ditunjuk untuk melakukan orientasi harus membuat laporan
evaluasi dan menyerahkan ke Kepala Puskesmas yang akan dipergunakan untuk pengambilan
keputusan bilamana dibutuhkan.

E. SASARAN
Bagi Kepala Puskesmas, Penanggung Jawab Program, Pemegang Program dan Pelaksana Kegiatan yang
baru.

F. EVALUASI
Evaluasi dilaksanakan setelah karyawan melaksanakan program orientasi, evaluasi yang dilakukan
berupa pengisian form yang sudah disiapkan oleh Sub Bagian Kepegawaian.
1) Orientasi Umum oleh Sub Bagian Kepegawaian.
2) Orientasi Khusus oleh atasan langsung.

Hasil evaluasi akan disimpan / dikelola oleh Sub Bagian Kepegawaian, dapat dipergunakan sewaktu-waktu
bilamana diperlukan untuk pengambilan keputusan.

G. PELAPORAN
Laporan Program dibuat dan disusun disertai rekomendasi hal-hal yang perlu ditingkatkan.

Ditetapkan di : Sakra
Pada Tanggal : 25 Agustus 2016

Kepala Puskesmas Sakra


Kabupaten Lombok Timur

JAMALI