Anda di halaman 1dari 19

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Setiap individu pasti memiliki manajemen dalam menjalankan aktivitas

hidupnya. Dengan adanya manajemen, maka di harapkan semua aktivitas dapat

di lakaukan dengan sistematis atau berurutan, maksimal sehingga medapatkan

hasil yang baik. Apa bila seorang individu saja membutuhkan adanya manajemen

untuk mengatur hidupnya, pastinya sebuah organisasi atau pun perusahaan akan

lebih membutuhkan adanya manajemen untuk mengatur kinerja dari anaggota

agar dapat mencapai tujuan yang di inginkan dan mendapatkan hasil kerja yang

baik, salah satu manajemen yang penting ialah adanya manajemen keuangan

dalam suatu organisasi atau punperusahaan.

Pengertian Manajemen Keuangan mengalami perkembangan mulai dari

pengertian manajemen yang hanya mengutamakan aktivitas memperoleh dana

saja sampai yang mengutamakan aktivitas memperoleh dan menggunakan dana

serta pengelolaan terhadap aktiva. Khususnya penganalisisan sumber dana dan

penggunaan-nya untuk merealisasikan keuntungan maksimum bagi perusahaan

tersebut. Seorang manajemen keuangan harus memahami arus peredaran uang

baik eksternal maupun internal.

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi sukses atau tidaknya sebuah

peusahaan. Sebuah perusahaan bisa mencapai tujuannya ditentukan pula dari

seberapa besar usaha yang dilakukan perusahaan tersebut dalam menjalankan

manajemen keuangannya. Semakin baik pengelolaan manajemennya, maka

semakin mudah pula perusahaan tersebut untuk mencapai tujuannya.

1
Dalam manajemen keuangan sebuah perusahaan, terdapat banyak faktor

pula yang dapat menjaga kelangsungan operasional dari perusahaan tersebut.

Dalam makalah ini akan diperlihatkan bagaimana sebuah perusahaan besar

Internasional yang bisa mengalami kebangkrutan yang diakibatkan oleh beberapa

faktor dalam manajemen keuangan.

2. Rumusan Masalah

a. Bagaimana latar belakang perusahaan Nokia bisa mengalami kebangkrutan?

b. Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan Nokia mengalami kebangkrutan?

c. Bagaimanakah perusahaan Nokia memperbaiki manajemennya saat ini?

3. Tujuan

a. Untuk mengetahui latar belakang perusahaan Nokia bisa mengalami

kebangkrutan.

b. Untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan Nokia

mengalami kebangkrutan.

c. Untuk mengetahui langkah-lanhkah yang dilakukan Nokia dalam memperbaiki

manajemennya saat ini.

d. Sebagai bahan pembelajaran dan sumber pengetahuan bagi mahasiswa.

2
BAB II

PEMBAHASAN

1. Sejarah Singkat Nokia

Nokia adalah produsen telepon pertama yang berhasil meluncurkan banyak

ponsel di eranya. Selama 14 tahun kiprahnya didalam dunia telepon, memang

belum ada yang sanggup menyaingi popularitas dan kesuksesan yang diperoleh

oleh nokia kala itu. Perusahaan Nokia berasal dan berkembang di sebuah

desa kecil yang ada di Finlandia. Nokia awalnya hanya sebuah

perusahaan kertas yang kemudian berkembang menjadi perusahaan

elekteonik di tahun 1960-an. Setahun kemudian Nokia meluncurkan

produk seluler Pertamanya dengan nama Mobira Senator. Nokia

kemudian menjadi leader bagi semua perusahaan ponsel yang ada di

dunia. Keuntungan semakin melambung tinggi dan nilai saham semakin

bertambah.

Sebelum menjadi sebuah perusahaan yang terkenal, sejarah Nokia diawali

sekitar tahun 1865 oleh Insinyur pertambangan, Fredrik Idestam yang mendirikan

pabrik pulp kayu pertama di Rapids Tammerkoski barat daya Finlandia. Beberapa

tahun kemudian Fredrik membuka pabrik kedua di tepi sungai Nokianvirta, nama

sungai ini mengilhaminya untuk menamai perusahaan keduanya tersebut sebagai

Nokia pada tahun 1871.Nama sungai Nokianvirta diambil dari nama sebuah

hewan berbulu gelap, dan di lingkungan lokalnya dikenal sebagai Nokia-tipe.

Penetapan Nokia yang berjalan di bidang elektronik, dilakukan setelah

adanya penyatuan kekuatan dengan perusahaan kabel yang didirikan oleh Eduard

Polon dan Arvid Wickstrom sebagai pendiri perusahaan karet.

3
Perangkat elektronik pertama yang pada saat itu tercipta dari Nokia adalah

pulse analyzer yang dirancang untuk digunakan dalam pembangkit tenaga nuklir

sekitar tahun 1962. Setelah mengembangkan perusahaannya di bidang elektronik.

Nokia juga mulai melirik minat mereka dalam sistem telekomunikasi pada tahun

1963 yang diawali dengan dikembangkannya telepon radio untuk tentara dan

layanan darurat yang sebelumnya membuat televisi, telepon radio, peralatan

transfer data, radio link dan analisa serta pertukaran telepon digital. Nokia akan

mengubah produksinya dan fokus pada keahlian di bidang telekomunikasi jika

produk tersebut akan memiliki masa depan.

Pada tahun 1985 Nokia berhasil mengambil alih Salora dan membentuk

Nokia-Mobira Oy, pada tahun ini juga Nokia berhasil membuat Mobira Talkman,

yang mana adlaah salah satu telepon yang bisa dipindah pindah denganmudah

meskipun beratnya masih sekitar 5 KG, tiga tahun kemudian Nokia menggegerkan

dunia dengan mengeluarkan Handphone pertama yang mereka sebut dengan

Mobira Cityman 900, jangan bayangkan Handphone ini mempunyai bentuk yang

seperti sekarang, Mobira Cityman mempunyai berat 800 gram dan dibanderol

dengan harga $5456, angka ini masih dibilang sangat mahal pada jaman tersebut.

Alat Komunikasi portable pertama ini semakin popular karena digunakan oleh

Presiden Rusia Mikhail Gorbachev menggunakannya untuk menelopon dari

Helsinky ke Moskow pada bulan Oktober 1987.

Pada tahun 1992 Nokia memutuskan untuk berkonsentrasi hanya dalam

pembuatan Handpone dan infrastrutktur jaringan, pada tahun 1991 panggilan

GSM pertama dilakukan oleh perdana memteri Finlandia, Harri Holkeri. Pada

tahun ini juga Handphone GSM pertama lahir yang dinamakan dengan Nokia

4
1011, Handphone ini mampu digunakan untuk berbicara selama 90 menit dan

dapat menyimpan kontak Nomor samapi 99, Nokia 1011 juga dikenal

dengan Mobira Cityman 2000.

Ditahun 1994 Nokia memperkenalkan Produknya yang bernama Nokia

2110, handphone ini adalah yang pertama kalinya menggunakan Ringtone Nokia

Tune sebagai nada deringnya. Penjualan alat ini melebihi ekspektasi dari Nokia

yang hanya menargetkan penjualan sekitar 400000 unit dan malah berhasil

menjual sampai 20 juta diseluruh dunia.

Penjualan Nokia semakin menjadi-jadi, Nokia pada tahun ini merilis Nokia

3210, salah satu handphone paling laku dipasaran, Nokia 3210 berhasil mencapai

angka penjualan yang sangat fantastis, yaitu sekitar 160 juta unit. Setelah sukses

meraup untung dengan penjualan 3210, Nokia dalam beberapa tahun kemudian

juga merilis 3310.

Pada tahun 2000 adalah era dimana Internet dan 3G mulai merajalela,

sehingga Nokia sebagai perusahaan nomor satu harus terus melakukan inovasi

pada produk-produknya agar bisa disukai oleh masyarakat. melihat kemajuan ini

Nokia berhasil mengeluarkan Nokia 7650, handphone ini sudah berwarna dan

mempunyai kamera. Kemudian diikuti oleh Handphone dengan jaringan 3G yang

pertama Nokia 6650 ditahun 2002. Pada tahun yang sama Nokia juga

meluncurkan Nokia 3650, nokia ini menggunakan system operasi Symbian yang

pertama dan sudah mampu digunakan untuk merekam video.

5
2. Awal Kegagalan Nokia

Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Pepatah itu benar

adanya jika bisa mempelajari apa yang membuat kegagalan itu terjadi

dan tidak mengulanginya di masa yang akan datang. Namun dalam

berbisnis alangkah lebih baiknya ketika kegagalan bisa diminimalkan,

karena semakin besar kegagalan yang didapatkan, maka bisnis akan

semakin tenggelam dan semakin sulit untuk bisa bangkit kembali

nantinya.

Bagi pebisnis, terutama di bidang mobile teknologi pasti mengenal

brand Nokia yang kini sudah tidak terdengar lagi namanya di pasar an.

Ada yang menyebutkan bahwa Nokia terlena sehingga gagal untuk

melakukan inovasi dan mereka terlalu lama tidur bersama kesuksesan

yang mereka raih di masa lalu. Kemudian ketika masa modern merubah

segalanya, Nokia sudah terlambat untuk menyadari bahwa perusahaan

sudah terlalu lama diam, meremehkan perusahaan kecil yang sekarang

kemudian merajai industri. Dan inilah lima faktor yang menjadi

penyebab Nokia mengalami kegagalan yang bisa diambil pelajaran dari

kegagalan tersebut.

a. Terlalu sempit dalam mendefinisikan perusahaan mereka

Perusahaan Nokia berasal dan berkembang di sebuah desa kecil yang

ada di Finlandia. Nokia awalnya hanya sebuah perusahaan kertas

yang kemudian berkembang menjadi perusahaan elekteonik di tahun

1960-an. Setahun kemudian Nokia meluncurkan produk seluler

6
Pertamanya dengan nama Mobira Senator. Nokia kemudian menjadi

leader bagi semua perusahaan ponsel yang ada di dunia. Keuntungan

semakin melambung tinggi dan nilai saham semakin bertambah.

Sayangnya perusahaan lain mulai bermunculan dengan tenaga ahli

yang berkompetensi dimana koneksi data menjadi sebuah sistem

komunikasi data di masa depan, bukan lagi komunikasi suara. Dan

sayangnya Nokia baru menyadari hal ini di tahun 2013 saat divisi

hardware Nokia diakuisisi oleh Microsoft dan d isitulah akhir masa

kejayaan Nokia yang menganggap remeh semuanya .

b. Bergerak terlalu lambat


Operasi sistem symbian merupakan sistem operasi yang berbayar

dan tertutup untuk perubahan. Inilah yang membuat Nokia kemudian

semakin meredup karena mereka terlambat untuk membuat sistem

operasi symbian menjadi open source. Mereka melakukannya ketika

Android sudah hadir dan diterima dengan baik oleh konsumen.

Pergerakan yang terlalu lambat membuat Nokia perlahan -lahan

ditinggalkan konsumen setianya.

c. Melupakan konsumen

Kondisi Nokia yang kekurangan tenaga ahli dalam hal software tidak

menjadikan mereka sadar. Mereka pun tidak fokus pada compatibility

aplikasi mereka. Justru yang dilakukan malah merancang sebuah

handphone yang tidak bisa memainkan game yang bia sa dimainkan.

Alhasil konsumen pun tidak mau memilih mereka. Ini sama saja tidak

7
memperhatikan kebutuhan konsumen yang artinya seperti membuat

peti mati sendiri. Smartphone Nokia yang mempunyai platform

Symbian dianggap gagal dan tidak diterima di pasaran karena tidak

menarik perhatian konsumen yang ingin mendapatkan smartphone

yang user friendly dan compatible dengan berbagai aplikasi yang

mereka butuhkan.

d. Budaya inovasi gagal dikembangkan

Artinya Nokia tidak bisa merasa ada yang kurang. Mereka selalu puas

dengan apa yang sudah mereka kerjakan. Tidak melakukan inovasi

artinya tidak mampu menyelamatkan perusahaan dari

ketergantungan pada usaha bidang hardware. Mereka puas dengan

keberhasilan yang sudah dimiliki dan gagal dalam merencanakan

perkembangan selanjutnya yang dibutuhkan untuk mendapatkan

keuntungan di masa yang akan datang.

e. Tidak mendengarkan masukan

Masukan atau saran amatlah dibutuhkan oleh sebuah perusahaan

karena perusahaan tidak bisa menilai kinerja diri sendiri secara

efektif dan subjektif. Jika menilai diri sendiri biasanya yang dinilai

adalah hal yang positifnya saja sedangkan yang negatifnya dibiarkan

dan tidak ditindak lanjuti lagi. Padahal itulah yang harus diperbaiki.

Perusahaan harus terbuka dengan saran dan kritik ya ng membangun

8
dengan tujuan untuk mengembangkan perusahaan menjadi lebih baik

lagi dan mendapatkan posisi yang baik di masa mendatang .

3. Penyebab Bangkrutnya Perusahaan Nokia

Nokia adalah produsen telepon pertama yang berhasil meluncurkan banyak

ponsel di eranya. Selama 14 tahun kiprahnya didalam dunia telepon, memang

belum ada yang sanggup menyaingi popularitas dan kesuksesan yang diperoleh

oleh nokia kala itu. Haya saja menjadi yang pertama tentu bukanlah jaminan dan

alasan agar tetap eksis dan mendapatkan kiprah di dunia teknologi yang kian

maju sekarang ini. Inilah salah satu alasan mengapa nokia menjadi produsen

yang gagal dan tidak mampu bersaing dengan yang lainnya dan berakhir pada

kebangkrutan.

Kegagalan terbesar Nokia adalah keengganan untuk menerima perubahan

drastis. Perusahaan menaburkan benih untuk penghancuran dirinya sendiri ketika

itu membuat “keakraban baru” tagline untuk upgrade Symbian besar mereka

bertahun-tahun yang lalu. Itu takut mengasingkan pengguna saat ini dengan

mengubah terlalu banyak, sehingga berakhir dengan kekacauan sistem operasi

yang tidak sesuai untuk masa depan. Bahkan saat itu membuat satu kesalahan,

bagaimanapun, Nokia sangat sadar akan ancaman orang lain kala itu dan berikut

alasan dan penyebab bangkrutnya perusahaan Nokia tersebut.

a. Kepuasan

Sebagai pemimpin pasar selama lebih dari satu dekade, Nokia tidak benar-

benar merencanakan masa depan karena kelihatannya sedikit puas dengan

produknya. Ketika Apple meluncurkan iPhone pada tahun 2007, ponsel sentuh

9
pertama, Nokia masih menggunakan E-series ketika definisi smartphone telah

mengalami perubahan yang luar biasa. Itu paling tidak diharapkan dari pionir di

pasar smartphone.

Keberhasilan iPhone tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap Nokia,

tidak seperti Samsung, yang bereksperimen dengan teknologi off-the-shelf dan

mengelola transisi ke smartphone jauh lebih cepat dari yang diharapkan. Dan

Nokia, yang telah meluncurkan smartphone pertamanya melalui seri Symbian

60 pada tahun 2002, tetap menjadi pelopor tanpa prospek masa depan yang

lebih baik. Nokia gagal mengantisipasi, memahami, atau mengatur dirinya

sendiri untuk menghadapi perubahan zaman.

b. Kurangnya Inovasi

Sementara Samsung muncul dengan ponsel baru hampir setiap tahun dengan

sedikit modifikasi dari peluncuran sebelumnya, ponsel Windows Nokia yang

datang pada tahun 2011 tidak memiliki beberapa teknologi dasar yang penting

untuk mendorong penjualannya. Nokia Lumia series diluncurkan dengan bang,

tetapi tidak diklik. Alasannya bisa desainnya, yang tidak semenarik ponsel

Samsung atau iPhone. Hari ini penjualan ponsel tergantung pada bagaimana

tampilan mengkilap atau trendi. Singkirkan tampilannya, ponsel Nokia tidak

memiliki kamera depan, yang membuatnya bahkan tidak diaktifkan 3G. Dan

kami berada di ambang memasuki era 4G. Jadi, ponsel terbaru Nokia adalah

fitur siap, tetapi tidak siap di masa depan.

10
c. Perubahan Kemitraan

Nokia hanya bergantung pada Symbian hingga akhirnya menjalin kemitraan

dengan Microsoft. Tapi pergeseran ke Windows dianggap agak terlambat

karena pada saat itu Apple dan Samsung telah menetapkan dominasi mereka.

Ruang sistem operasi hampir ditempati oleh Android dan iOS sehingga tidak

banyak berperan untuk Windows. Tapi itu tidak bisa diterjemahkan ke dalam

kemitraan yang gagal. “Nokia dan Microsoft bukan orang lemah, mereka punya

aset. Kami percaya bahwa ada chemistry yang baik di sana dengan kemitraan

itu, dan akhirnya Windows Phone jangka panjang akan berhasil, ”Wayne Lam,

analis senior IHS, dikutip oleh Wired. Karenanya apa yang dianjurkan untuk

Nokia adalah mengadopsi sistem multi-operasi untuk memanfaatkan semuanya.

d. Platform Yang Kalah Saing

Untuk lebih memahami mengapa Nokia baru saja kembali sekarang, ada

baiknya memahami bagaimana perusahaan akhirnya menjual seluruh divisi

ponselnya di tempat pertama. Tempat yang baik untuk memulai adalah pada

2010, ketika Stephen Elop menjadi CEO Nokia. Sebelum ini, dia adalah kepala

Divisi Bisnis Microsoft, dan bertanggung jawab untuk mengawasi proyek-proyek

seperti Microsoft Office.

e. Tahun-Tahun Kejayaan Yang Berakhir

Dengan kemitraan barunya, Nokia menempatkan kepercayaannya pada

Windows Phone sebagai platform perusahaan yang bergerak maju. MeeGo

tidak dikirim pada perangkat Nokia apa pun kecuali N9 , dan ponsel terakhir

11
perusahaan dengan Symbian adalah Nokia 808 pada tahun 2012. Elop

kemudian mengatakan bahwa ia ingin Nokia menggunakan Windows Phone

daripada Android untuk membedakan perusahaan dari pesaing.

Nokia Windows Phone pertama adalah Lumia 800 , yang dirilis pada bulan

November 2011. Meskipun awalnya penjualan 800 dan perangkat sejenisnya

bagus, persaingan dari iPhone dan Android adalah masalah besar. Penjualan

Lumia yang buruk menyebabkan perusahaan mendekati kebangkrutan pada

pertengahan 2012 . Lumia 920 dan Asha fitur ponsel meningkatkan pangsa

pasar perusahaan, tetapi tidak berbuat banyak untuk keuntungan Nokia.

Akhirnya pada September 2013, Nokia mengumumkan akan menjual divisi

perangkat mobile-nya ke Microsoft. Ini akan menjadi divisi Microsoft Mobile,

dan memenuhi rencana Microsoft saat itu-CEO Steve Ballmer untuk

menghasilkan lebih banyak perangkat keras. Sebagai bagian dari kesepakatan,

CEO Nokia Stephen Elop akan kembali ke Microsoft. Menariknya, perusahaan ini

mengumumkan jajaran perangkat Android yang disebut Nokia X sebelum

pembelian itu diselesaikan pada April 2014. Nokia X, bersama dengan jajaran

produk Asha, dibunuh oleh Microsoft beberapa bulan kemudian.

f. Masalah Perizinan dan HMD Global

Sesuai perjanjiannya dengan Microsoft, Nokia tidak diizinkan untuk menjual

ponsel cerdas dengan mereknya sendiri hingga akhir 2016, dan ponsel berfitur

selama 10 tahun ke depan. Tapi itu tidak menghentikan Nokia untuk pindah ke

segmen lain, dan hanya beberapa hari setelah pembelian selesai, pekerjaan

dimulai pada tablet Nokia N1. Pada bulan November 2014, Ramzi Haidamus

12
(presiden teknologi Nokia) menjelaskan bahwa Nokia akan mulai melisensikan

merek Nokia ke produsen lain. Keesokan harinya, tablet Nokia N1 berbasis

Android diumumkan yang dirancang oleh Nokia dan diproduksi oleh Foxconn.

Pada saat yang sama, Nokia mengumumkan kemitraan dengan HMD Global,

yang akan menjadi satu-satunya lisensi merek Nokia untuk ponsel. Ini berarti

HMD akan menjadi satu-satunya pabrikan dari kedua ponsel berfitur dan ponsel

pintar Nokia. BlackBerry telah menjalin kemitraan serupa dengan TCL, yang

menugaskannya untuk memproduksi semua perangkat BlackBerry di masa

mendatang.

Anda tentu bisa membuat argumen bahwa ponsel Nokia yang diproduksi HMD

tidak benar-benar ponsel Nokia. Divisi perangkat seluler lama Nokia masih

menjadi bagian dari Microsoft, meskipun baru-baru ini menghentikan

pembuatan perangkat Lumia sama sekali. Tidak jelas persis apa tingkat

keterlibatan dalam desain yang Nokia miliki atas perangkat HMD baru.

Mengingat Nokia adalah satu-satunya perancang tablet N1 sebelumnya,

perusahaan kemungkinan lebih terlibat dengan perangkat bermereknya

daripada, katakanlah Polaroid atau RCA. Di atas itu, HMD dioperasikan oleh

veteran Nokia dan juga berbasis di Finlandia.

4. Bagaimana Nokia Melakukan Pembenahan

Perlahan tapi pasti, Nokia bangkit kembali. Pasca 'cerai' dari Microsoft pada

18 Mei 2016, merek yang pernah dijuluki ponsel sejuta umat ini berupaya bangkit

ke industri smartphone lewat bendera HMD Global selaku pemegang lisensi Nokia.

Selain HMD, FIH Mobile juga berperan sebagai rekanan manufaktur. Upaya Nokia

13
ini mulai membuahkan hasil. Mengutip situs gadgets.ndtv, Rabu, 7 Februari 2018,

perusahaan riset bernama Counterpoint mencatat bahwa pada kuartal IV 2017,

Nokia meraih satu persen pangsa pasar smartphone global.

Artinya, perusahaan teknologi asal Finlandia tersebut berhasil menjual

sekitar 4,15 juta unit smartphone Android mereka di kuartal terakhir tahun lalu,

dan ini tergolong pertumbuhan yang cepat.

Counterpoint juga mencatat bahwa pada kuartal II dan III 2017, sebanyak

1,5 juta dan 2,8 juta unit smartphone Nokia Android dan 13,5 juta ponsel berfitur

Nokia terjual. Menariknya lagi, Nokia dilaporkan telah mengapalkan 9,8 juta unit

smartphone Lumia, saat masih bersama Microsoft, dalam periode waktu yang

sama setelah diluncurkan.

Adapun portofolio HMD Global saat ini terdiri dari Nokia 2, Nokia 3, Nokia

5, Nokia 6, Nokia 7, Nokia 8, dan beberapa varian Nokia 3310. Menurut rencana,

Nokia 7 dan 9 akan diluncurkan HMD Global di Mobile World Congress 2018 di

Barcelona, Spanyol, pada akhir Februari mendatang.

"Nilai sentimental terhadap merek (Nokia) di kalangan diler dan konsumen

didampingi oleh peluncuran smartphone berkualitas sehingga membantu Nokia

pelan-pelan merebut kembali pangsa pasar," demikian laporan Counterpoint.

Counterpoint juga menilai Nokia memiliki portfolio produk yang lengkap mencakup

semua segmen harga, sehingga membantu mendongkrak volume pengapalan.

Selain itu, ada juga sisi nostalgia dari kejayaan masa lalu Nokia.

14
Seperti diketahui, 2017 adalah tahun titik balik Nokia dengan memasarkan

produk smartphone di bawah merek sendiri tanpa embel-embel Lumia seperti saat

dengan Microsoft. Pada ajang MWC 2017, Nokia menggebrak lewat perkenalan

tiga smartphone sekaligus, yakni Nokia 6, Nokia 5, dan Nokia 3.

15
BAB III

KESIMPULAN

Jika saja Nokia bisa mengatasi permasalahan persaingan global yang

menimpanya, mungkin perusahaan tersebut akan tetap berkiprah hingga sekarang.

Dan Nokia tidak perlu bangkrut hingga harus memberhentikan pemasaran nokia

tersebut. Hanya saja Nokia tidak bisa mengikuti “masa depan” yang sebenarnya

sudah mereka “lihat” sebelumnya. Nokia bukanlah perusahaan kecil yang

sebenarnya mudah dikalahkan begitu saja jika mereka bisa mengusahakan hal

terbaik sebelum menyerah kalah.

Penyebab kegagalan yang dialami oleh Nokia bisa menjadi

pelajaran yang besar untuk semua pebisnis masa kini. Pikiran terbuka

dengan perubahan yang ada adalah hal yang penting jika ingin terus

bertahan dan berkembang dalam dunia yang dinamis ini. Sebuah pepatah

mengatakan inovasi atau mati. Memang begitulah adaya, jika tidak

melakukan inovasi maka akan tetap diam di tempat kemudian lama lama

menjadi mati.

Penyebab utama kebangkrutan Nokia tak lain hanya karena Nokia tidak

mau menggunakan system operasi Android, dan terlambat menggunakan system

operasi Android. Sikap Inovator dilema Nokia hanya dikarenakan terlalu yakin

terhadap system operasi Symbian-nya yang waktu itu masih cukup besar, lalu

menafikan Android sebagai system operasi yang lemah layaknya semut kecil yang

mudah untuk dimatikan.

Tetapi dugaan Nokia salah, Android perlahan namun pasti semakin menjadi

besar, sejumlah merek ternama seperti Samsung, Sony, HTC, LG, dan beberapa

16
vendor lokal lainya beramai-ramai mengusung Android sebagai platform utama di

ponselnya. Android menjadi primadona lantaran system operasi ini bisa didapatkan

secara gratis dan sifat system operasinya yang open source (terbuka).

System operasi Android yang semakin besar dan berkembang kemudian

perlahan-lahan mulai merusak dominasi Symbian. Mulai rusaknya dominasi Symbian

ditandai dengan peluncuran Nokia 808 Pureview dengan sektor kamera gaharnya

yang mencapai 41 megapixel tetapi tidak disambut baik oleh para gadget mania.

Lantaran menggunakan system operasi Symbian yang minim dukungan aplikasi dan

game dibandingkan dengan Android. Mengetahui bahwa Symbian sudah tak lagi di

minati dan kalah bertempur melawan Android, bukan lantas Nokia insyaf dan sadar

diri mau menerima dan bersedia memakai Android di system operasinya.

Masukan atau saran amatlah dibutuhkan oleh sebuah perusahaan karena

perusahaan tidak bisa menilai kinerja diri sendiri secara efektif dan subjektif. Jika

menilai diri sendiri biasanya yang dinilai adalah hal yang positifnya saja sedangkan

yang negatifnya dibiarkan dan tidak ditindak lanjuti lagi. Padahal itulah yang harus

diperbaiki. Perusahaan harus terbuka dengan saran dan kritik yang membangun

dengan tujuan untuk mengembangkan perusahaan menjadi lebih baik lagi dan

mendapatkan posisi yang baik di masa mendatang.

Penyebab kegagalan yang dialami oleh Nokia bisa menjadi pelajaran yang

besar untuk semua pebisnis masa kini. Pikiran terbuka dengan perubahan yang ada

adalah hal yang penting jika ingin terus bertahan dan berkembang dalam dunia yang

dinamis ini. Sebuah pepatah mengatakan inovasi atau mati. Memang begitulah

adaya, jika tidak melakukan inovasi maka akan tetap diam di tempat kemudian lama

lama menjadi mati.

17
DAFTAR PUSTAKA

Noviyanto. 2017. Belajar Kegagalan Bisnis Dari Nokia. Download at


www.google.com
Desmana, Andri. 2017. Kegagalan Nokia Yang Tidak Menemui Ujung. Download at.
www.google.com
Mahaputra, Sandy. 2016. Di Balik Kisah Pahit Kejatuhan ‘Sang Raja Ponsel’ Nokia.
Download at www.google.com
Career Trends. 2018. Kegagalan Nokia : Pelajaran Yang Bisa Diambil. Download at
www.google.com
Riana, Ade. 2017.Studi Kasus Handphone Nokia Yang Mengalami Kegagalan
Dalam Komunikasi Bisnis. Download at www.google.com
Hermawan, Andry Togarma. 2017. Selamat Datang Lagi, Nokia!. Download at
www.google.com

18
TUGAS
MATA KULIAH MANAJEMEN KEUANGAN
Dosen : Prof. Dr. Mattalatta, M.Si

Makalah “Belajar Dari Jatuhnya Nokia”

Oleh :

ACHMAD ANTHONY HAEBA

NIM. P17020063

Kelas M.1B

STIE AMKOP MAKASSAR


2018

19