Anda di halaman 1dari 120

MODUL

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI


SEKTOR KONSTRUKSI GOLONGAN POKOK
OPERATOR EXCAVATOR

MELAKSANAKAN PEMELIHARAAN HARIAN


EXCAVATOR SESUAI PETUNJUK PEMELIHARAAN
INA.5220.222.02.02.05

2016

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
DIREKTORAT BINA KOMPETENSI DAN PRODUKTIVITAS KONSTRUKSI
JL. SAPTA TARUNA RAY A – KOMPLEK PU PASAR JUMAT – JAKARTA SELATAN
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

KATA PENGANTAR

Modul pelatihan berbasis kompetensi merupakan salah satu media pembelajaran yang
dapat digunakan sebagai media transformasi pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja
kepada peserta pelatihan untuk mencapai kompetensi tertentu berdasarkan program
pelatihan yang mengacu kepada Standar Kompetensi .

Modul pelatihan ini berorientasi kepada pelatihan berbasis kompetensi (Competence Based
Training) diformulasikan menjadi 3 (tiga) buku, yaitu Buku Informasi, Buku Kerja dan Buku
Penilaian sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam penggunaanya sebagai
referensi dalam media pembelajaran bagi peserta pelatihan dan instruktur, agar
pelaksanaan pelatihan dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Untuk memenuhi
kebutuhan pelatihan berbasis kompetensi tersebut , maka disusunlah modul pelatihan
berbasis kompetensi dengan judul “MELAKSANAKAN PEMELIHARAAN HARIAN
EXCAVATOR SESUAI PETUNJUK PEMELIHARAAN“ menyadari bahwa modul yang di
susun ini masih jauh dari sempurna . Oleh karena itu, sangat diharapkan saran dan
masukan untuk perbaikan agar tujuan dari penyusunan modul ini menjadi lebih efektif.

Demikian disampaikan, semoga Tuhan YME memberikan tuntunan dalam melakukan


berbagai upaya perbaikan dalam menunjang proses pelaksanaan pelatihan oleh lembaga
pelatihan kerja .

Jakarta, ........................ 2016

Direktur
Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi

Dr. Ir. H. Masrianto, MT.


NIP.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 1 dari 8
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................. 1


DAFTAR ISI........................................................................................................... 2
ACUAN STANDAR KOMPETENSI KERJA ..................................................................... 3
A. Acuan Standar Kompetensi Kerja ............................................................ 3
B. Kemampuan yang Harus Dimiliki Sebelumnya .......................................... 5
C. Silabus Pelatihan Berbasis Kompetensi .................................................... 6
LAMPIRAN
1. Buku informasi
2. Buku kerja
3. Buku penilaian

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 2 dari 8
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

ACUAN STANDAR KOMPET ENSI KERJA


DAN SILABUS PELATIHAN

A. Acuan Standar Kompetensi Kerja

Materi modul pelatihan ini mengacu pada unit kompetensi terkait yang disalin dari
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Jabatan Kerja Operator
Excavator dengan uraian sebagai berikut:

KODE UNIT : INA.5220.222.02.02.05

JUDUL UNIT : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai


petunjuk pemeliharaan

DESKRIPSI UNIT : Unit ini berhubungan dengan keterampilan, pengetahuan


dan sikap kerja yang diperlukan untuk melaksanakan
pemeliharaan harian yang menjadi tugas operator sebelum,
selama dan sesudah mengoperasikan excavator sesuai
dengan petunjuk pemeliharaan.

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA


1. Melakukan pemeriksaan keliling 1.1 Semua baut diperiksa dari
(walk around inspection) kemungkinan ada yang kendor, rusak
atau hilang.
1.2 Keadaan lantai parkir dibawah alat dan
bagian lain dari alat diperiksa dari
kemungkinan adanya kebocoran
minyak pelumas, bahan bakar dan air
pendingin.
1.3 Semua bagian bucket diperiksa dari
kemungkinan adanya keausan dan
keretakan.
1.4 Kondisi track diperiksa ketegangannya
sesuai dengan petunjuk pemeliharaan.
1.5 Track frame dan bagian under carriage
yang lain diperiksa dari kemungkinan
terjadi retak atau kerusakan lain.
1.6 Semua lampu kerja diperiksa dari
kemungkinan pecah atau hilang.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 3 dari 8
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA


1.7 Penceratan bahan bakar pada tangki
bahan bakar dan water seperator
dilakukan untuk mengeluarkan air dan
endapan kotoran.

2. Memeriksa pelumas, bahan bakar, 2.1 Level/ permukaan minyak pelumas


air pendingin dan batere ( accu) engine diperiksa dengan
menggunakan dipstik dan kondisi
minyak pelumas diperiksa dari
kemungkinan terkontaminasi
2.2 Level/ permukaan minyak hidrolik
pada tangki diperiksa dengan melihat
lubang/ kaca penduga sesuai dengan
petunjuk pemeliharaan.
2.3 Level/ permukaan air pendingin pada
radiator atau tangki cadangan ( reserve
tank) diperiksa kecukupannya sesuai
dengan petunjuk pemeliharaan.
2.4 Level/ permukaan bahan bakar di
dalam tangki diperiksa kecukupannya
melalui lubang/kaca penduga atau
dipstik sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan.
2.5 Level/ permukaan air accu/ batere
pada setiap sel diperiksa dari
kemungkinan kurang sesuai dengan
ketentuan dan pool batere diperiksa
kekencangan pengikatannya serta
dibersihkan dari kotoran.
2.6 Pelumas, bahan bakar, air pendingin
dan air batere ditambah sesuai dengan
petunjuk pemeliharaan, bila kurang.
2.7 Semua nipel pada bucket diberi
penggemukan ( greasing) sesuai
prosedur dan kondisi lapangan.
3. Menghidupkan engine sesuai 3.1 Sabuk keselamatan dipasang dan
prosedur dikencangkan sesuai dengan ukuran
tubuh.
3.2 Panel monitor diperiksa untuk
memastikan semua indikator berfungsi
dengan baik.
3.3 Engine distart sesuai dengan prosedur.
4. Melakukan pemeliharaan setelah 4.1 Semua indikator diperiksa dari
engine dihidupkan ( start) kemungkinan rusak atau tidak
berfungsi. Engine segera dimatikan
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 4 dari 8
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA


bila dalam waktu 10 detik tekanan
minyak pelumas tidak berfungsi
dengan baik.
4.2 Pemanasan engine dilakukan sebelum
unit dioperasikan sesuai petunjuk
pemeliharaan.
4.3 Kondisi gas buang diperiksa dari
kemungkinan adanya kelainan warna
gas buang.
4.4 Suara dan getaran engine diperiksa
dari kemungkinan adanya kondisi yang
tidak normal.
4.5 Pemeriksaan ulang dilakukan untuk
memastikan tidak ada kebocoran
minyak pelumas, bahan bakar dan air
pendingin.
5. Melakukan pemeliharaan selama 5.1 Semua indikator pada instrumen panel
pengoperasian dipantau untuk mendeteksi
kemungkinan adanya kelainan.
5.2 Kondisi attachment, under carriage
dan upper structure dipantau untuk
mendeteksi adanya kelainan
operasinya/ kerusakan
5.3 Tindakan yang diperlukan sesuai
dengan prosedur dilakukan bila terjadi
kelainan pada fungsi indikator,
attachment, under carriage, upper
structure dan indikasi kelainan lainnya.
6. Melakukan pemeliharaan setelah 6.1 Under carriage, bucket dan ruang
selesai pengoperasian operator dibersihkan dari kotoran
6.2 Komponen excavator diperiksa secara
visual dari kemungkinan rusak
6.3 Pengisian bahan bakar kedalam tangki
dilakukan sesuai prosedur
6.4 Unit diparkir pada lokasi yang telah
ditentukan sesuai dengan prosedur
6.5 Engine dimatikan sesuai dengan
prosedur setelah excavator berada
ditempat parkir dalam keadaan aman
6.6 Kedudukan service meter dicatat untuk
bahan pembuatan laporan operasi

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 5 dari 8
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

BATASAN VARIABEL
1. Kompetensi ini harus diterapkan secara perorangan pada operator alat-alat berat.
2. Buku petunjuk pemeliharaan dan pengoperasian yang menjadi pedoman
pemeliharaan harian harus tersedia.
3. Konsultasi dengan unit kerja terkait lain dalam kegiatan pemeliharaan dan
pengoperasian excavator.

PANDUAN PENILAIAN
1. Untuk mendemonstrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan
pengetahuan di bidang :
a) Pemeliharaan harian excavator
b) Identifikasi kelainan fungsi indikator pada panel instrumen selama pemeliharaan
dan pengoperasian excavator.
2. Konteks penilaian :
Unit ini dapat dinilai didalam maupun diluar tempat kerja yang menyangkut
pengetahuan teori. Penilaian harus mencakup peragaan praktek di tempat kerja.
Unit ini harus didukung serangkaian metode untuk menilai pengetahuan dan
keterampilan yang ditetapkan dalam Materi Uji Kompetensi (MUK)
3. Aspek penting penilaian
Aspek yang harus diperhatikan :
a) Disiplin dalam melaksanakan pemeliharaan harian sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan
b) Penerapan keselamatan kerja selama pelaksanaan pemeliharaan
4. Kaitan dengan Unit :
Unit ini mendukung kinerja efektif dalam serangkaian unit kompetensi operator
excavator yaitu terkait dengan :
a) Melaksanakan keselamatan kerja selama pemeliharaan dan pengoperasian
excavator
b) Melaksanakan pengoperasian sesuai dengan aplikasi dan teknik operasi yang
benar
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 6 dari 8
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

KOMPETENSI KUNCI
TINGKAT
NO. KOMPETENSI KUNCI
KINERJA
1. Mengumpulkan, mengorganisasikan dan menganalisis informasi 1
2. Mengkomunikasikan ide dan informasi 2
3. Merencanakan dan mengorganisasikan kegiatan 2
4. Bekerjasama dengan orang lain dan dalam kelompok 2
5. Menggunakan ide dan teknik matematika 1
6. Memecahkan masalah 1
7. Menggunakan teknologi 1

B. Kemampuan yang harus dimiliki sebelumnya


Adapun kemampuan yang harus dimiliki sebelumnya sebagai berikut:
- Tidak ada

C. Silabus Pelatihan Berbasis Kompetensi


UNIT / ELEMEN WAKTU
No KURIKULUM / SILABUS
KOMPETENSI Teori Praktek Jumlah
PEMELIHARAAN HARIAN
2. Melaksanakan Pemeliharaan
EXCAVATOR SESUAI 6 jpl 4 jpl 10 jpl
Harian Sesuai Petunjuk
PETUNJUK (270 mnt) (180 mnt) (450 mnt)
Pemeliharaan
PEMELIHARAAN
2.1 Melakukan 1. Umum (STRUKTUR
pemeriksaan keliling DAN FUNGSI
70 mnt 45 mnt 115 mnt
(walk around EXCAVATOR)
inspection) 2. Pemeriksaan Keliling
2.2 Memeriksa pelumas, (Walk Around
bahan bakar, air Inspection)
45 mnt 30 mnt 75 mnt
pendingin dan batere 3. Pemeriksaan
(accu) Pelumas, Bahan
Bakar, Air Pendingin
2.3 Menghidupkan dan Bettere (accu)
engine sesuai 20 mnt 10 mnt 30 mnt
prosedur 4. Menghidupkan
Engine Sesuai
2.4 Melakukan Prosedur
pemeliharaan setelah Pemeliharaan Setelah
5. 45 mnt 20 mnt 65 mnt
engine dihidupkan Engine Dihidupkan
(start)
6. Pemeliharaan Selama
2.5 Melakukan 45 mnt 30 mnt 75 mnt
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 7 dari 8
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

UNIT / ELEMEN WAKTU


No KURIKULUM / SILABUS
KOMPETENSI Teori Praktek Jumlah
pemeliharaan selama Pengoperasian
pengoperasian 7. Pemeliharaan Setelah
2.6 Melakukan Selesai
pemeliharaan setelah Pengoperasian.
45 mnt 45 mnt 90 mnt
selesai
pengoperasian

Lampiran
1. Buku informasi
2. Buku kerja
3. Buku penilaian

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 8 dari 8
Buku Informasi Versi 2016
BUKU INFORMASI

MELAKSANAKAN PEMELIHARAAN HARIAN


EXCAVATOR SESUAI PETUNJUK PEMELIHARAAN

INA.5220.222.02.02.05

2016

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
DIREKTORAT BINA KOMPETENSI DAN PRODUKTIVITAS KONSTRUKSI
JL. SAPTA TARUNA RAY A – KOMPLEK PU PASAR JUMAT – JAKARTA SELATAN
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI........................................................................................................... 1
BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................... 6
A. Tujuan Umum. ..................................................................................... 6
B. Tujuan Khusus...................................................................................... 6
BAB II MELAKUKAN PEMERIKSAAN KELILING (WALK AROUND INSPECTION) .............. 7
A. Pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan Pemeriksaan Keliling ( Walk
around Inspection)................................................................................ 7
1. Tujuan Pemeliharaan ......................................................................... 7
2. Jenis Pemeliharaan............................................................................ 8
B. Keterampilan yang diperlukan untuk melakukan Pemeriksaan Keliling ( Walk
around Inspection).............................................................................. 11
1. Memeriksa Kondisi Semua baut–baut ................................................ 11
2. Memeriksa keadaan lantai parkir ....................................................... 12
3. Memeriksa kondisi bagian-bagian bucket ........................................... 13
4. Memeriksaan ketegangan track ......................................................... 13
5. Memeriksa track frame dan undercarriage ........................................ 166
6. Memeriksa kondisi lampu – lampu kerja............................................. 17
7. Menceratkan bahan bakar ................................................................ 18
C. Sikap Kerja dalam Melakukan Pemeriksaan Keliling (Walk around
Inspection)......................................................................................... 19
BAB III MEMERIKSA PELUMAS , BAHAN BAKAR, AIR PENDINGIN DAN BATER ( aCCU )
...........................................................................................................2020
A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Memeriksa Pelumas, Bahan Bakar, Air
Pendingin dan Batere (Accu). ............................................................... 20
1. Pelumas ......................................................................................... 20
2. Bahan bakar ................................................................................... 22
3. Pendingin....................................................................................... 22
4. Batere (Accu) ................................................................................. 23
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 1 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

B. Keterampilan yang diperlukan untuk emeriksa Pelumas, Bahan Bakar Air


Pendingin dan Batere (Accu). ............................................................... 23
1. Memeriksa level/permukaan minyak pelumas engine dengan
menggunakan dipstik dan kondisi minyak pelumas dari kemungkinan
terkontaminasi ................................................................................ 23
2. Memeriksa level/permukaan minyak hidrolik pada tangki dengan melihat
lubang/kaca penduga sesuai dengan petunjuk pemeliharaan................ 24
3. Memeriksa kecukupan level/permukaan air pendingin pada radiator atau
tangki cadangan (reserve tank) sesuai dengan petunjuk pemeliharaan .. 26
4. Memeriksa kecukupan level/permukaan bahan bakar di dalam tangki
melalui lubang/kaca penduga atau dipstik sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan.................................................................................. 29
5. Memeriksa level/permukaan air accu/batere pada setiap sel dari
kemungkinan kurang sesuai dengan ketentuan dan kekencangan
pengikatan pool batere serta membersihkan dari kotoran. ................... 30
6. Menambah pelumas, bahan bakar, air pendingin dan air batere bila
kurang sesuai dengan petunjuk pemeliharaan .................................... 31
7. Memberikan penggemukan (greasing) semua nipel pada bucket sesuai
prosedur dan kondisi lapangan. ........................................................ 32
C. Sikap Kerja dalam Memeriksa Pelumas, Bahan Bakar Air Pendingin dan Batere
(Accu). .............................................................................................. 33
BAB IV MENGHIDUPKAN ENGINE SESUAI PROSEDUR............................................ 344
A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Menghidupkan Engine sesuai
Prosedur. ......................................................................................... 344
1. Sabuk pengaman .......................................................................... 344
2. Panel monitor ................................................................................. 34
3. Starter ........................................................................................... 35
B. Keterampilan yang diperlukan untuk Menghidupkan Engine sesuai
Prosedur. ......................................................................................... 355

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 2 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

1. Memasang dan mengencangkan sabuk keselamatan sesuai dengan


ukuran tubuh.................................................................................. 35
2. Memeriksa panel monitor untuk memastikan semua indikator berfungsi
dengan baik. ................................................................................ 365
3. Menghidupkan (starter) engine sesuai dengan prosedur. ................... 366
C. Sikap kerja dalam Menghidupkan Engine sesuai Prosedur. ....................... 39
BAB V MELAKUKAN PEMELIHARAAN SETELAH ENGINE DIHIDUPKAN (sTART) .......... 41
A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Melakukan Pemeliharaan setelah
Engine Dihidupkkan (Start). ................................................................. 41
1. Bacaan pada indikator monitor ......................................................... 41
2. Suhu ideal untuk siap kerja .............................................................. 46
3. Warna gas buang dan kondisi mesin ................................................. 46
4. Suara dan getaran enggine ............................................................ 466
5. Penyebab ada kebocoran minyak pelumas, bahan bakar dan air
pendingin....................................................................................... 47
B. Keterampilan yang diperlukan untuk Melakukan Pemeliharaan setelah
Engine Dihidupkkan (Start). ................................................................. 47
1. Memeriksa semua indikator dari kemungkinan rusak atau tidak
berfungsi........................................................................................ 47
2. Melakukan pemanasan engine sebelum unit dioperasikan sesuai
petunjuk pemeliharaan .................................................................. 488
3. Memeriksa kondisi gas buang dari kemungkinan adanya kelainan warna
gas buang ...................................................................................... 49
4. Memeriksa suara dan getaran engine dari kemungkinan adanya kondisi
yang tidak normal. .......................................................................... 50
5. Melakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan tidak ada kebocoran
minyak pelumas, bahan bakar dan air pendingin................................. 50
C. Sikap Kerja dalam Melakukan Pemeliharaan setelah Engine Dihidupkkan
(Start). .............................................................................................. 50

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 3 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

BAB VI MELAKUKAN PEMELIHARAAN SELAMA PENGOPERASIAN............................... 52


A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Melakukan Pemeliharaan Selama
Pengoperasian. ................................................................................... 52
B. Keterampilan yang diperlukan untuk Melakukan Pemeliharaan Selama
Pengoperasian. ................................................................................... 52
1. Memantau semua indikator pada instrumen panel untuk mendeteksi
kemungkinan adanya kelainan. ......................................................... 52
2. Memantau kondisi attachment, undercarriage dan upper structure untuk
mendeteksi adanya kelainan operasinya/kerusakan ........................... 533
3. Melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan prosedur bila terjadi
kelainan pada fungsi indikator, attachment, under carriage, upper
structure dan indikasi kelainan lainnya. .............................................. 53
C. Sikap Kerja dalam Melakukan Pemeliharaan Selama Pengoperasian. ....... 544
BAB VII MELAKUKAN PEMELIHARAAN SETELAH SELESAI PEMGOPERASIAN ................ 55
A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Melakukan Pemeliharaan setelah Selesai
Pengoperasian. ................................................................................... 55
1. Posisi netral .................................................................................... 55
2. Posisi low iddling ........................................................................... 555
3. Kedudukan LOCK .......................................................................... 555
4. Pemeriksaan temperatur air pendingin engine, tekanan minyak pelumas
engine dan permukaan bahan bakar pada monitor .............................. 56
5. Posisi "OFF" kunci kontak ................................................................. 56
B. Keterampilan yang diperlukan untuk Melakukan Pemeliharaan setelah
Selesai Pengoperasian. ...................................................................... 566
1. Membersihkan under carriage, bucket dan ruang operator dari kotoran.
................................................................................................... 566
2. Memeriksa komponen excavator secara visual dari kemungkinan rusak.
................................................................................................... 566
3. Melakukan pengisian bahan bakar kedalam tangki sesuai prosedur. ...... 57

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 4 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

4. Memarkir unit pada lokasi yang telah ditentukan sesuai dengan


prosedur. ..................................................................................... 577
5. Mematikan engine sesuai dengan prosedur setelah excavator berada
ditempat parkir dalam keadaan aman. ............................................. 588
6. Mencatat kedudukan service meter untuk bahan pembuatan laporan
operasi. ....................................................................................... 599
C. Sikap Kerja dalam Melakukan Pemeliharaan setelah Selesai Pengoperasian. 59
BAB VIII SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI .. 600
A. Sumber Daya Manusia. ....................................................................... 600
1. Pelatih ........................................................................................... 60
2. Penilai............................................................................................ 60
3. Teman kerja/sesama peserta pelatihan .............................................. 60
B. Sumber-sumber Kepustakaan. ............................................................... 61
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................ 62
DAFTAR ALAT DAN BAHAN ................................................................................... 63

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 5 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

BAB I
PENDAHULUAN

A. Tujuan Umum.
Setelah mempelajari modul ini peserta latih diharapkan mampu melaksanakan
pemeliharaan harian sesuai petunjuk pemeliharaan.

B. Tujuan Khusus.
Pada akhir pelatihan diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut:
1. Melakukan pemeriksaan keliling (walk around inspection)
2. Memeriksa pelumas, bahan bakar, air pendingin dan batere ( accu)
3. Melakukan pemeliharaan setelah engine dihidupkan ( start)
4. Melakukan pemeliharaan selama pengoperasian
5. Melakukan pemeliharaan setelah selesai pengoperasian

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 6 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

BAB II
MELAKUKAN PEMERIKSAAN KELILING (WALK AROUND INSPECTION)

A. Pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan Pemeriksaan Keliling


(Walk around Inspection).
Keandalan peralatan merupakan persyaratan yang utama untuk mengerjakan suatu
pekerjaan konstruksi. Karena peralatan yang handal akan mampu melaksanakan
operasi atau produksinya secara maksimal. Sehingga target produksi senan tiasa
dapat dipenuhi sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh pabrik pembuatnya.
Nilai keandalan dari suatu peralatan merupakan ukuran ferformansi dari suatu sistim.
Jika suatu peralatan memiliki keandalan yang tinggi maka kemungkinan peralatan
tersebut jarang mengalami gangguan atau kerusakan. Kondisi tersebut akan tercapai
jika peralatan dioperasikan sesuai prosedur dan dilakukan perawatan pemeliharaan
secara periodic.

Dengan demikian kegiatan pemeliharaan dan pengoperasian ini merupakan kegiatan


kunci yang menentukan tingkat pencapaian target penggunaan/pemanfaatan alat-alat
berat yang optimal, baik menyangkut produktivitas alat maupun berkaitan dengan
biaya pemeliharaan yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap biaya satuan
pekerjaan yang menjadi tolok ukur tingkat ekonomis penggunaan alat-alat berat
dalam pekerjaan konstruksi.

1. Tujuan Pemeliharaan
Maksud pemeliharaan peralatan pada umumnya adalah untuk mempertahankan
kondisi ekonomis peralatan, baik kondisi teknis maupun kinerjanya melalui kegiatan
perawatan yang dilaksanakan oleh operator dan mekanik.
Tujuannya adalah untuk :
• Menjaga agar alat selalu siap operasi
• Mempertahankan dan bila mungkin memperpanjang umur ekonomis alat-alat
berat.
• Mencegah terjadinya kerusakan sebelum waktunya
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 7 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

• Meningkatkan efisiensi kerja


• Menghemat biaya operasional

2. Jenis Pemeliharaan
Penyebab terjadinya kerusakan pada alat berat adalah karena kurangnya
perawatan dan salah dalam pengoperasian. Untuk menjaga kondisi alat berat siap
operasi perlu dilakukan pemeliharaan yang baik dan disiplin sesuai petunjuk
pemeliharaan.
Secara garis besar pemeliharaan (maintenance) alat berat meliputi :
• Pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance)
• Pemeliharaan perbaikan (corrective maintenance)
Pemeliharaan pencegahan adalah untuk menjaga agar kondisi dan performance
alat-alat berat tidak menurun serta menghindarkan terjadinya kerusakan komponen
sebelum waktunya.
Pemeiiharaan pencegahan (preventive maintenance) terdiri dari : Pemeliharaan
berkala (periodic maintenance) Perbaikan terjadwal (scheduled overhaul ) Perbaikan
berdasar kondisi (condition based maintenance).
a. Pemeliharaan berkala (periodic maintenance)
Pemeiiharaan berkala (periodic maintenance) adalah pelaksanaan service yang
dilakukan berdasarkan interval waktu yang telah ditentukan dari buku manual
alat dengan berpedoman pada service meter( hour meter alat)

Pelaksanaan pemeliharaan berkala ini meliputi pemeliharaan harian ( daily


maintenance) dan pemeliharaan/service berkala. Pemeiiharaan harian atau daily
maintenance adalah kegiatan melakukan inspeksi atau pemeriksaan sebelum
suatu alat dioperasikan, hal ini untuk mengetahui keadaan alat tersebut apakah
aman untuk dioperasikan. Kegiatan ini dilakukan dan menjadi tanggung jawab
operator alat-alat berat, yang antara lain terdiri dari Walk around inspection ,
pemeriksaan bahan bakar, pelumas, air pendingin dan air batere ( accu) dan
menambahnya bila dipelukan, prosedur menghidupkan engine Pemeliharaan

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 8 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

setelah menghidupkan engine, pemeliharaan selama pengoperasian


pemeliharaan setelah selesai pengoperasian.

Pemeliharan berkala yang harus dilakukan adalah berdasarkan pada jumlah jam
operasi yang dapat dilihat pada meter servis. Tetapi dalam praktek sangat
dianjurkan untuk mengatur kembali semuanya berdasarkan perhitungan hari,
minggu dan bulan untuk memungkinkan pelaksanaan pemeliharaan lebih
memudahkan dan menyenangkan. Pada lapangan pekerjaan berat atau kondisi
operasi yang berat maka perlu untuk mempersingkat jadwal waktu pemeliharaan
dari waktu yang ditentukan pada buku-buku petunjuk. Pemeliharaan berkala ini
harus dilakukan sesuai petunjuk pada buku operation & maintenance manual
untuk setiap jenis mesin yang digunakan. Pada Hydraulic Excavator
pemeliharaan periodik ini terbagi dalam pemeliharaan setiap 250 jam operasi
dan pemeliharaan setiap 500 jam operasi, pemeliharaan setiap 1000 jam operasi
pemeliharaan setiap 2000 jam operasi, pemeliharaan setiap 4000 jam operasi
pemeliharaan setiap 5000 jam operasi.

Apabila diperlukan seperti pemerikasan, pembersihan dan penggantian element


saringan udara pembersihan dari bagian dalam dari sistem pendingin
pemeriksaan dan penguatan ikatan baut track shoe penggantian bucket teeth
pemeriksaan cairan pembersih kaca dan menambah bila perlu pembersihan filter
dan pemeriksaan gas freon AC (air conditioner )

b. Perbaikan Terjadwal (Scheduled Overhaul )


Pemeliharaan pencegahan lainnya adalah perbaikan terjadwal yang merupakan
bentuk pemeliharaan terhadap komponen suatu alat yang pelaksanaannya
adalah overhaul komponen. Overhaul komponen ini harus dijadwalkan sesuai
dengan rekomendasi pabrik atau life-time komponen tersebut. Pada
pelaksanaan perbaikan terjadwal yang baik dan konsisten bila dinilai secara
keseluruhan akan menghemat biaya pemeliharaan sampai sepertiganya bila
dibandingkan dengan perbaikan komponen sampai komponen tersebut rusak
terlebih dahulu.
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 9 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Proses atau kegiatan ini meliputi :


• Pembongkaran (diassembling), dengan urutan kegiatan sesuai dengan
teknik/prosedur bongkar-pasang komponen.
• Pengukuran (measuring), yang meneliti, mengukur dengan alat ukur/special
tools, dengan membandingkan kepada ukuran standar.
• Penggunaan kembali parts (reaseable part), yang memproses penentuan
apakah parts dari komponen tersebut masih baik dipakai/dipasang kembali
atau harus diganti.
• Pemesanan parts (parts ordering), yang memproses pemesanan suku cadang
yang diperlukan untuk pemasangan kembali komponen tersebut.
• Pemasangan kembali (assembling), yang merupakan proses pemasangan
kembali parts dari komponen tersebut secara lengkap.
• Pengetesan (testing), diperlukan bagi komponen untuk meyakinkan
pemasangan kembali telah benar dan komponen telah berfungsi dengan baik.

c. Perbaikan Berdasar Kondisi (Condition Based Maintenance)


Pada umumnya suatu alat yang telah dioperasikan akan mencapai kondisi
tertentu yang memerlukan tindakan pemeliharaan sehingga alat tersebut dapat
ditingkatkan kondisinya sampai baik operasi (mencapai tingkat mechanical
availability yang ditentukan).
Perbaikan ini dapat dilaksanakan karena sebelumnya telah dijadwalkan
(scheduled repair ) atau untuk mengantisipasi adanya modifikasi pabrik.
Pemeriksaan harus dilakukan secara menyeluruh yang meliputi :
• Pemeriksaan alat secara total
• Pemeriksaan minyak pelumas
• Pemeriksaan under carriage
Hasil pemeriksaan secara menyeluruh tersebut dianalisis dan menghasilkan
rekomendasi atau keputusan, apakah alat tersebut layak untuk di-repair, di
overhaul, di-scrap atau dijual. Maka apabila alat tersebut diperbaiki atau
dioverhaul berdasarkan kondisi alat saat itu sesuai dengan hasil pemeriksaan.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 10 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

d. Pemeliharaan Perbaikan (Corrective Maintenance)


Corrective maintenance dilakukan dalam usaha mempertahankan agar alat dapat
dioperasikan kembali. Jadi pemeliharaan yang dilakukan ini tidak ter-schedule.
Begitu alat rusak maka pada saat itulah dilakukan perbaikan ataupun penyetelan-
penyetelan. Dan kalau hai ini terjadi terus menerus maka break down time akan
menjadi tinggi sekali yang berakibat mechanical availability menjadi turun, dan
biaya pemeliharaan akan meningkat.

B. Keterampilan yang diperlukan untuk melakukan Pemeriksaan Keliling


(Walk around Inspection).

Pemeriksaan keliling adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh seorang operator


sebelum operasi. Yaitu memeriksa seluruh bagian excavator dari mulai bagian depan,
kanan/kiri dan belakang, yang meliputi pemeriksaan bagian bawah ( lower structure),
bagian atas (upper Structure) dan bagian depan (front Attachment) dari kemungkinan
ditemukannya hal-hal sebagai berikut :
• Baut-baut pengikat yang kendor, lepas atau rusak
• Kebocoran/kekurangan minyak pelumas, minyak hidrolik dan air pendingin
• Bagian-bagian yang retak, aus, longgar dan hilang
• Kondisi dan fungsi dari panel monitor,lampu-lampu dan alat control lainnya.

Gambar II.1

1. Memeriksa Kondisi Semua baut–baut


Periksa semua baut–baut bagian bawah (lower structure), bagian atas (upper
Structure) dan bagian depan (front Attachment). Baut-baut diperiksa dari

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 11 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

kemungkinan lepas dari ikatannya, kendor, rusak, patah atau hilang. Hal tersebut
dikarenakan adanya getaran atau gesekan yang terjadi pada waktu unit
dioperasikan. Bila menemukan baut dalam kondisi kendor cepat dikencangkan dan
bila menemukan baut dalam keadaan rusak atau hilang, langsung diganti guna
mencengah kejadian yang tidak diinginkan seperti kecelakaan atau dapat merusak
unit tersebut.

Gambar II.2

2. Memeriksa keadaan lantai parkir


Periksa/perhatikan keadaan lantai parkir sebelum dan setelah mesin dihidupkan
dari kemungkinan terdapat kebocoran minyak pelumas, bahan bakar, air
pendingin dan minyak hidrolik. Tanggulangi secepatnya bila terjadi kebocoran
sebelum kebocoran itu bertambah parah yang mengakibatkan terganggunya
aktifitas operasi dan kecelakaan kerja.

Gambar II.3

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 12 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

3. Memeriksa kondisi bagian-bagian bucket


Periksalah selalu kondisi bucket baik sebelum maupun sesudah melakukan
operasional. Periksa dari kemungkinan adanya baut yang kendor lepas atau lepa,
keretakan dan kehausan pada bucket, diantaranya baut pisau pemotong ( cutting
edge), kuku bucket (tooth bucket), link bucket dan pin. Jika ada keretakan harus
ditindak lanjuti guna mencegah terjadi kecelakaan pada saat bucket mengangkat
material.

Gambar II.4

4. Memeriksaan ketegangan track


Ketegangan track dapat berubah sewaktu-waktu dikarenakan terjadi keausan
pada komponen track tersebut atau terdapat kerusakan pada komponen penyetel
ketegangan track, untuk itu periksalah ketegangan track secara berkala.
Untuk memeriksa ketegangan track terdapat 2 cara yaitu :
1) Diukur diatas track antara front idler dan upper roller
Langkah – langkah untuk memeriksa ketegangan track adalah :
Parkirkan unit pada tempat yang datar / rata dan posisikan salah satu track pin
tepat berada diatas carier roller. Letakkan penggaris diatas track antara Front
Idler dan Upper Roller. Jarak ketegangan track 40 – 55 mm. Jika hasil ukur
kurang atau lebih dari angka yang ditentukan, track harus di kencangkan atau
dikendorkan sesuai ukuran yang telah ditentukan. Dan jika terlalu
tegang/kendor akan merusak bagian – bagian dari front Idler, track link, serta
sprocket.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 13 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Gambar II.5

e. Diukur pada bagian tengah track frame sampai kebagian belakang permukaan track
shoe
Langkah – langkah untuk memeriksa ketegangan track adalah :
Putarlah upper structure 900 dan dan turunkan bucket untuk menaikkan track jauh dari
tanah seperti terlihat pada Gambar II.6

Gambar II.6

Putarlah track mundur dua putaran penuh dan kemudian maju dua putaran penuh, untuk
menghindari terjadinya kecelakaan ketika track posisi dinaikkan tempatkanlah balok
dibawah track frame untuk menopang unit.
Ukurlah jarak ketegangan track pada bagian tengah track frame sampai kebagian
belakang permukaan track shoe sesuai buku petunjuk (track sag spesification 300 mm
sampai 330 mm) seperti pada Gambar II.7
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 14 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Gambar II.7

Jika ketegangan track tidak sesuai spesifikasi, kendorkan atau kencangkan track, untuk
mengendorkan atau mengencangkan ketegangan track dapat disetel pada komponen
track adjuster dengan cara sebagai berikut :
• Untuk mengencangkan track Masukkan/tambahkan greace kedalam adjusting
sylinder dengan menggunakan pompa gemuk (greace gun) pada nipple yang
terdapat pada adjusting cylinder . Ukurlah jarak ketegangan track pada bagian
tengah track frame sampai kebagian belakang permukaan track shoe sesuai ukuran
yang telah ditentukan.
• Untuk mengendurkan track kurangi/keluarkan greace dari adjusting cylinder melalui
katup pengeluaran, putarlah katup pengeluaran secara perlahan berlawanan arah
jarum jam sampai greace keluar dari adjusting sylinder. Jika greace tidak keluar
dengan lancar, putarlah track bagian yang diangkat secara perlahan. Bila
ketegangan track yang benar telah didapat maka putarlah katup pengeluaran
searah jarum jam sampai kencang.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 15 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Gambar II.8

5. Memeriksa track frame dan undercarriage


Track frame merupakan bagian komponen dari undercarriage atau kerangka bagian
bawah yang berfungsi sebagai penopang kerangka bagian atas dan perangkat untuk
dudukan komponen-komponen bagian bawah seperti :
a. Motor travel (Traveling Motor).
Taveling motor (yaitu motor hidrolik) yang dihubungkan dengan system roda gigi
berfungsi untuk memutar sprocket yang menggerakkan track. Masing-masing track
digerakan oleh satu track motor, sehingga gerakkan masing-masing track dapat
bebas sendiri - sendiri atau bersama dan hal ini memungkinkan track kiri bergerak
kemuka dan track kanan bergerak kebelakang sehingga excavator berputar ditempat
(turnpivot).
b. Track.
Track berfungsi untuk meneruskan daya putar dari sprocket menjadi gerak lurus
dalam arah maju atau mundur. Track terdiri dari sejumlah track shoes (sepatu track)
yang dirangkai dengan track link sehingga menjadi satu ke satuan yang dapat
bergerak flexible mengelilingi track frame bertumpu pada carrier roller (upper roller)
track roller (lower roller).
c. Sprocket.
Sproket berfungsi untuk menggerakkan track dengan system operasinya
meneruskan daya putar dari travelling motor.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 16 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

d. Front Idler.
Ketegangan/kekencangan track diatur oleh idler yang berada pada bagian depan
track frame. Selain untuk mengatur ketegangan / kekencangan track front idler ini
berfungsi sebagai peredam getaran track dengan adanya pegas atau grease yang
berada pada penyetel track (track adjuster).
e. Slewing gear .
Untuk gerakan memutar (swing) dari upper structure, pinion dari motor slewing
(slewingmotor) akan berputar mengelilingi bagian dalam dari slewing gear.
Periksalah track frame dan undercarriage dari kemungkinan ditemukan keretakan,
kebocoran pelumas, keausan, baut-baut yang kendor atau lepas, suara-suara yang
tidak normal/gaduh ketika dioperasikan.

6. Memeriksa kondisi lampu – lampu kerja


Lampu kerja yang ada pada unit berfungsi untuk penerangan ketika melakukan
pekerjaan pada malam hari. Periksalah kondisi lampu-lampu kerrja dari kemungkinan :
• Hilang
• Retak atau pecah
• Tidak menyala
• Kabel-kabel yang rusak
• Saklar-saklar yang tidak berpungsi

Gambar II.9

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 17 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

7. Menceratkan bahan bakar


Mencerat bahan bakar adalah membuang air atau endapan kotoran yang terdapat pada
tangki bahan bakar dan water separator.
• Buanglah air dan endapan dari tangki bahan bakar setiap hari sebelum operasi
• Putarlah kran/katub yang berada dibawah tangki bahan bakar berlawanan arah
jarum jam untuk mengeluarkan endapan dan air dari tangki
• Setelah air dan endapan bersih putar kembali kran/katub searah jarum jam
sampai bahan bakar/solar tidak keluar

Gambar II.10

Water separator berfungsi memisahkan bahan bakar dan air, merupakan gelas penduga
yang didalamnya terdapat pelampung dan batas ukuran ketinggian air yang harus
dicerat/dibuang.
Buanglah air dan endapan pada water separator bila telah mencapai batas ukuran yang
telah ditentukan. Putarlah kran/katub yang berada dibawah water separator
berlawanan arah jarum jam untuk mengeluarkan endapan dan air sampai pelampung
mencapai dasar. Setelah air dan endapan bersih putar kembali kran/katub searah jarum
jam sampai bahan bakar/solar tidak keluar.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 18 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

C. Sikap Kerja dalam Melakukan Pemeriksaan Keliling (Walk around


Inspection).
Kegiatan pemeriksaan keliling harus dilakukan dengan cermat oleh seorang operator
Excavator yang terdiri dari :
• memeriksa kemungkinan adanya kerusakan pada attachment, silinder, linkage
atau hose
• memeriksa kemungkinan adanya kebocoran bahan bakar, minyak pelumas dan
air pendingin
• memeriksa baut-baut dari kemungkinan ada yang kendor , rusak atau hilang
• memeriksa semua bagian bucket dari kemungkinan adanya keausan atau
keretakan
• memeriksa kekencangan/ketegangan track, kemungkinan adanya keausan, baut
yang kendor atau kerusakan dari komponen undercarriage lainnya
• memeriksa kelengkapan dan kondisi kaca spion
• memeriksa kemungkinan adanya kerusakan baut yang kendor pada pegangan
tangga/step
• memeriksa bila terdapat material yang mudah terbakar diruang engine dan
disekitar accu
• memeriksa kelengkapan dan kondisi lampu kerja
• melakukan penceratan bahan bakar pada tangki bahan bakar atau water
separator untuk mengeluarkan air dan endapan kotoran dari bahan bakar
• memeriksa sabuk keselamatan dan klemnya dari kemungkinan adanya
kerusakan
• memeriksa monitor dan meteran dari kemungkinan kerusakan fisiknya dan dari
kotoran (debu)

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 19 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

BAB III
MEMERIKSA PELUMAS , BAHAN BAKAR, AIR PENDINGIN DAN BATER (ACCU)

A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Memeriksa Pelumas, Bahan Bakar,


Air Pendingin dan Batere (Accu).
Memeriksa pelumas, bahan bakar, air pendingin dan batere (accu) merupakan
rangkaian kegiatan dari pemeriksaan keliling yang harus dilakukan oleh seorang
operator sebelum engine dihidupkan atau dioperasikan. Hal tersebut dimaksudkan
untuk mencegah terjadinya kerusakan atau ketidak siapan unit untuk dioperasikan.
1. Pelumas
Minyak pelumas engine adalah pelumas yang dibutuhkan pada sistim pelumasan
engine yang dapat merawat kerja engine agar dapat berumur panjang, dengan
memberikan pelumasan pada bagian-bagian engine yang saling bergerak/mengalami
gesekan.
a. Fungsi pelumas
Adapun fungsi dari pelumas engine adalah :
• Sebagai Pelumas (Lubricant)
• Sebagai Pendingin (Coolant)
• Sebagai Pembersih (Cleaner)
• Sebagai penyekat (Sealing)
• Sebagai Penghantar panas
• Sebagai peredam suara
• Sebagai pencegah karat pada bagian-bagian mesin.
b. Sifat-sifat minyak pelumas
Minyak pelumas engine harus memilki sifat-sifat sebagai berikut :
• Tidak terbakar pada suhu tinggi
• Mampu menahan tekanan tinggi
• Menjamin terjadinya pembakaran yang bersih didalam engine sehingga
menghaluskan suara engine

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 20 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

• Mencegah terjadinya kerak/jelaga irit penggunaannya/tidak boros

c. Contoh pemilihan minyak pelumas


Engine Oil Anti Freeze
NO Supplier (CD, CE, or CF-4) Gear Oil Grease Coollent
SAE 10W, 30, 40 (GL-4 or GL-5) (Lithium- (Ethylene Glicol
10W30, 15W-40 SAE80, 90, 140 Base) Base)

1 KOMATSU EO10-CD GO 90 G2-LI AF – ACL


EO30-CD GO 140 G2-LI-S AF – DTL
EO10-30 CD (Lithium AF – DTC
EO15-40CD Base) (Winter, one
season type)

2 AGIP Diesel Sigma S Rotra MP GR MU/EP -


Superdiesel Multi
grade
Sigma Turbo

3 BP Vanellus C3 Gear oil EP Enegrease Antifreeze


Hypogear EP LS-EP2

4 CALTEX RPM delo 400 Universal thuban Marfak all AF Engine


RPM delo 450 Universal thuban Purpose 2 Coolant
EP Ultra-duty
grease 2

5 CASTROL Turbomax EP, Hypoy B MS3 Anti Freeze


RX Super EPX, Hypoy C Spheerol Coolant
CRD Hypoy, EPL2

6 CATERPILLAR Cat DEO 15W-40 Cat TDTO Extended Life


CG-4 (Transmission/ Coolant
Drive Train Oil)

7 GULF Superduty Motor oil Multypurpose GulfcrownEP Antifreeze and


Superduty Plus Gear lubricant 2 coolant
GulfcrownEP
Special

8 MOBIL Delvac 1300 Mobilube GX Mohlux EP2


Delvac Super Mobilube HD Mobilgrease7
10W-30, 15W-40 7
Mobilgrease
Special

9 PERTAMINA Meditran SX SAE15W- Transilk-HD


44 CG-4 SAE 10W,30,50

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 21 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Engine Oil Anti Freeze


NO Supplier (CD, CE, or CF-4) Gear Oil Grease Coollent
SAE 10W, 30, 40 (GL-4 or GL-5) (Lithium- (Ethylene Glicol
10W30, 15W-40 SAE80, 90, 140 Base) Base)

10 EXXON Essolube D3 Gear Oil GP Beacon EP2 Allseason


(ESSO) Essolube XD-3 Gear Oil GX coolant
Essolube XD-3 Extra
Esso heavy duty

2. Bahan bakar
Jenis bahan bakar yang dipakai dalam penggunaan alat-alat berat adalah solar yang
pada saat sekarang dan untuk waktu yang akan datang dituntut berbagai
persyaratan antara lain :
• Memiliki nilai pembakaran yang tinggi sehingga penggunaannya lebih irit/hemat
• Menghasilkan gas buang yang lebih bersih, sehingga tidak menimbulkan polusi

Untuk menjaga agar kinerja mesin tinggi dengan tingkat penggunaan bahan bakar
yang irit/hemat, maka dituntut konstruksi mesin yang memiliki sistem bahan bakar
bertekanan tinggi dan komponen mesin yang sangat presisi seperti :
• Pompa bahan bakar (fuel pump)
• Injector yang memiliki lubang penyemprotan sangat halus
• Filter yang memiliki daya saring yang kuat

Dan akibat konstruksi yang presisi tersebut akan sangat sensitif terhadap air dan
kotoran sehingga bahan bakar harus selalu bersih dari kontaminasi air dan juga
kotoran (debu, dan sebagainya). Untuk menghasilkan gas buang yang bersih, selain
tuntutan teknis diatas, juga bahan bakar yang dipakai harus memenuhi syarat sesuai
dengan yang direkomendasikan oleh pabrik, dan sewaktu-waktu harus dianalisa di
laboratorium.

3. Pendingin
Zat pendingin (coolant) menjaga suhu dalam sistem pendinginan berada pada suhu
kerja yang tepat. Zat pendingin dapat berupa air, dan sebaiknya harus yang bersih
dan sangat dianjurkan yang mutunya dapat diminum. Misalnya air sungai tidak
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 22 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

dianjurkan untuk dipakai karena banyak mengandung zat kapur dan kotoran lain,
karena bila dipakai akan menyebabkan sistem pendingin cepat tersumbat yang
menyebabkan overheating dan merusak engine Ada beberapa macam additive yang
dapat meningkatkan mutu zat pendingin, dan ada yang menggunakan zat pendingin
khusus seperti Extended Life Coolant yang dipakai pada Merk Caterpillar
Yang perlu diperhatikan operator :
• Periksa level air pendingin setiap hari
• Penambahan menggunakan air bersih
• Periksa sirip radiator dari kotoran atau penyumbatan
• Periksa dari kebocoran pada sistem
• Bila terjadi overheating, jalankan engine pada low idling sampai suhu kembali
normal, kemudian matikan engine dan tunggu sampai dingin baru periksa dan
tambahkan air pendingin

4. Batere (Accu)
Batere berfungsi menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia. Pemeriksaan
batere ini berfungsi untuk menjaga agar batere selalu dalam kondisi baik dan siap
dipakai sehingga tegangan listrik pada electrical wiring akan tersuplai dengan baik.
Batere juga dapat dengan mudah untuk diisi kembali ( recharge) oleh sistem
pengisian yang ada.

B. Keterampilan yang diperlukan untuk emeriksa Pelumas, Bahan Bakar Air


Pendingin dan Batere (Accu).

1. Memeriksa level/permukaan minyak pelumas engine dengan menggunakan dipstik dan


kondisi minyak pelumas dari kemungkinan terkontaminasi
Pemeriksaan minyak pelumas engine dilakukan untunk mengetahui volume dan kondisi
dari minyak pelumas engine tersebut.
Pemeriksaan dilakukan sebagai berikut :
• Tempatkan unit ditempat yang rata, bila engine baru dimatikan untuk pemeriksaan
minyak pelumas engine tunggu 10 sampai 30 menit
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 23 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

• Cabut dipstick/alat pengukur, periksa fisik minyak pelumas dari kemungkinan


tercampur air atau ada material halus dalam minyak pelumas.
• Bersihkan dengan kain/majun yang bersih Masukkan dipstick sampai full, kemudian
cabut kembali dan posisikan mendatar untuk melihat batas/ level minyak pelumas.
Level minyak pelumas harus berada pada posisi antara tanda H dan L (maksimum
dan minimum).

Gambar III.1

• Bila level minyak pelumas berada dibawah tanda L, tambahkan minyak pelumas
melalui tempat pengisian. Dan bila level minyak pelumas berada diatas tanda H,
keluarkan kelebihan minyak pelumas melalui katup pengeluaran (drain valve)
• periksa kembali level minyak pelumas. Apabila level minyak pelumas telah benar,
kuatkan kembali tutup pengisian dengan baik.

2. Memeriksa level/permukaan minyak hidrolik pada tangki dengan melihat lubang/kaca


penduga sesuai dengan petunjuk pemeliharaan
Oli hidrolik pada excavator adalah fluida cair yang digunakan pada sistim hidrolik,
berfungsi untuk meneruskan tenaga dari satu tempat ke tempat lain
Sistem hidrolik pada excavator berfungsi sebagai pemindah daya dan pengontrol
gerakan dan kerja sistem pada excavator (track motor, swing motor, silinder boom,
silinder arm dan silinder bucket).

Pada dasarnya komponen utama dari sistem hidrolik pada peralatan adalah:
• Tangki minyak hidrolik (oil tank)
• Pompa hidrolik (hydraulic pump)

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 24 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

• Katup pengatur arah (Control valve)


• Katup-katup pengaman (relieve valve/pressure regulating valve, dsb)
• Actuator (hydraulic motor, hydraulic cylinder )
• Saringan (oil filter)
• Saluran hidrolik (pipa-pipa, hoses)

Minyak hidrolik dari dalam tangki dihisap oleh pompa, dan kemudian dialirkan dengan
tekanan ke dalam sistem malalui saluran hidrolik. Selanjutnya setelah digunakan dalam
menggerakkan aktuator, minyak hidrolik kembali ke dalam tangki hidrolik.

Cara memeriksa oli hidrolik sebagai berikut :


• Pada pemeriksaan oli hidrolik untuk menentukan posisin implement harus mengikuti
rekomendasi dari pabrik.
• Posisikan unit pada tempat yang datar serta posisikan boom,arm dan bucket lurus
kedepan dan letakan diatas tanah seperti terlihat pada Gambar III.2.

Gambar III.2

• Periksa permukaan oli pada alat pengukur ketinggian permukaan oli pada tangki
hidrolik.
• Oli dalam keadaan cukup jika berada ditengah antara garis merah bawah(L) dan
atas(H)
• Bila permukaan minyak pelumas dibawah tanda L, tambahkan minyak hidrolik melalui
lubang pemasukan (merek dan kekentalannya sama)

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 25 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Ketika membuka tutup pengisian oli hidrolik, oli kemungkinan akan menyembur, maka
putar tutup (cap) perlahan-lahan untuk membebaskan tekanan internal sebelum
melepas tutup (cap).
Bila oli hidrolik telah diisikan melebihi batas H, matikan engine dan tunggu sampai
minyak hidrolik dingin, kemudian keluarkan kelebihan oli hidrolik melalui lubang
pengeluaran.

3. Memeriksa kecukupan level/permukaan air pendingin pada radiator atau tangki


cadangan (reserve tank) sesuai dengan petunjuk pemeliharaan

Dalam sistem pendinginan air panas dari proses pembakaran dipindahkan dinding
silinder dan ruang bakar melalui lobang air pendingin pada blok dan kepala silinder. Air
pendingin yang panas mengalir ke bagian atas engine kemudian ke tangki radiator
bagian atas, melalui inti radiator ke tangki radiator bagian bawah. Panas dari air
pendingin dipindahkan pendingin udara saat melalui inti radiator dan air pendingin
kembali masuk ke engine pada bagian bawah untuk proses yang akan berulang.
Fungsi sistim pendingin
• Untuk mengurangi panas engine
• Untuk mempertahankan agar temperatur engine selalu pada temperatur kerja
yang paling efisien pada berbagai kondisi.
• Untuk mempercepat engine mencapai temperatur kerjanya

Komponen sistim pendingin


• Radiator
• Tutup radiator
• Termostat
• Upper dan lower hose
• Water jacket
• Water pump
• Reservoir
• Kipas/ventilator
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 26 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Memeriksa air pendingin pada radiator atau wadah air plastik/reservoir tank:
Periksa permukaan air pendingin pada tangki cadangan/radiator berada pada posisi
antara tanda FULL dan LOW. Tambahkan air bila permukaannya berada di bawah tanda
LOW. Periksa dan pastikan kondisi air pendingin dari kemungkinan tercampur oli atau
benda asing lainnya. Pasang kembali tutup tangki cadangan radiator dengan baik.

Gambar III.3

Apabila penambahan air pendingin lebih banyak dari biasanya, periksa kalau ada
kebocoran pada saluran pendingin.
Ganti penutup radiator bila rusak.
Jangan membuka tutup radiator dalam keadaan engine masih panas / setelah
operasi.karena air radiator dapat meyembur keluar. Lakukanlah pembukaan tutup
setelah engine tidak terlalu panas.

Gambar III.4

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 27 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Memeriksa tali kipas (fan belt)


Fungsi tali kipas (fan belt) adalah meneruskan tenaga dari poros engkol ke dinamo
amper, kipas pendingin dan pompa air. Dinamo amper harus digerakkan karena ia
bertugas menghasilkan setrum (listrik). Energi yang dihasilkan ini akan digunakan untuk
mengisi accu dan kelistrikan lainnya. Dan kipas pendingin dan pompa air juga harus
digerakkan karena ia juga bertugas untuk pendinginan engine. Itu sebabnya, bila fan
belt putus maka sistem kelistrikan dan pendingin menjadi tidak berfungsi. Pastikan
bahwa tali kipas/fan belt dalam keadaan baik. Periksalah kekencangan tali kipas pada
rentangnya yang terpanjang, ukurlah kekencangan max : 9.5 – 12.7 mm ( 3/8 1/2inci
) sesuai petunjuk pemeliharaan. Periksa fan belt dari kemungkinan aus, getas, sobek
dan kurang lentur Periksalah bearing penggerak tali kipas dan shaft nya
setel ketegangan fan belt apabila sudah kendor. Fan belt yang kendor bisa
menyebabkan penerusan putaran tidak maksimal (terjadi slip). Bila slip, otomatis semua
komponen yang digerakkan tidak akan bekerja maksimal.

Gambar III.5

Memeriksa kipas pendingin seperti ada kerusakan pada kipas,baut pengikat yang
kendor, karena hal tersebut dapat menyebabkan kecelakaan. Periksalah kondisi kipas
setiap hari.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 28 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Gambar III.6

4. Memeriksa kecukupan level/permukaan bahan bakar di dalam tangki melalui


lubang/kaca penduga atau dipstik sesuai dengan petunjuk pemeliharaan

Bila mengisi bahan bakar, jangan sampai terlalu penuh sehingga luber (tumpah),
karena dapat mengakibatkan kebakaran atau permukaan menjadi licin. Bersihkan
segera.
Cara memeriksa level bahan bakar sebagai berikut :
Periksa level bahan bakar pada tangki dengan cara melihat kaca penduga pada tangki
atau indikator pada panel monitor. Bila permukaan bahan bakar tidak terlihat pada kaca
penduga atau indicator menunjukan batas minim, tambah bahan bakar melalui lubang
pengisian sambil memperhatikan kaca penduga Isilah bahan bakar pada tangki bahan
bakar sampai batas max hal tersebut untuk mengurangi pengembunan didalam tangki.

Gambar III.7

Periksalah isi bahan bakar melalui alat pengukur pada panel monitor atau gelas
penduga pada tangki. Jika tangki bahan bakar banyak kotoran,maka kuraslah tangki

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 29 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

tersebut dengan membuka lubang pembuangan dibawah tangki. Matikan mesin dan
jauhi dari api pada saat mengisi bahan bakar. Pastikan tutup bahan bakar terpasang
pada tempatnya setelah pengisian.

Gambar III.8

Apabila lubang udara (air breather) pada tutup tangki tersumbat, tekanan dalam tangki
akan menjadi rendah dan bahan bakar kemungkinan tidak akan mengalir. Jadi
bersihkan lubang udara secara teratur.

5. Memeriksa level/permukaan air accu/batere pada setiap sel dari kemungkinan kurang
sesuai dengan ketentuan dan kekencangan pengikatan pool batere serta membersihkan
dari kotoran.

Batere berfungsi menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia. Pemeriksaan
batere ini berfungsi untuk menjaga agar batere selalu dalam kondisi baik dan siap
dipakai sehingga tegangan listrik pada electrical wiring akan tersuplai dengan baik.
Batere juga dapat dengan mudah untuk diisi kembali ( recharge) oleh sistem pengisian
yang ada.
Cara pemeliharaan batere adalah :
• Periksalah permukaan cairan elektrolit dan isi dengan air suling jika perlu dilakukan
penambahan. Periksalah secara teratur sambungan sambungan kabel dan
perbaikilah jika mengalami masalah

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 30 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

• Cucilah terminal (+) dan (-) dengan air panas jika telah kotor dan oleskan gemuk
setelah dicuci. Hindari air battery /elektrolit mengenai pakaian atau kulit karena
bersifat asam.
• Cucilah tangan dengan air bersih jika terkena air battery tersebut. Perhatikan posisi
pengikatan klem batere harus kuat agar batere tidak goyang saat unit berjalan atau
bekerja untuk menghindari kerusakan batere. Pemasangan yang kuat pada terminal
batere akan mengurangi kerugian tegangan, panas, ataupun korosi.

Gambar III.9
6. Menambah pelumas, bahan bakar, air pendingin dan air batere bila kurang sesuai
dengan petunjuk pemeliharaan

Pelumas, bahan bakar, air pendingin dan air batere ketika dilakukan pemeriksaan
ternyata kurang dari ukuran yang telah ditetapkan, maka perlu ditambah. Tambahlan
bahan–bahan tersebut sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan atau jenis bahan
yang telah direkomendasikan oleh pabrik/ buku petunjuk pemeliharaan.

a. Menambah oli enggine.


Bersihkan lubang pengisian oli dan bukalah tutupnya. Tambahkan oli melalui lubang
pengisian sampai batas normal (sesuai ukuran). Pastikan hanya menggunakan oli
yang dianjurkan oleh pabrik/merek dan kekentalannya sama.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 31 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Gambar III.10

7. Memberikan penggemukan (greasing) semua nipel pada bucket sesuai prosedur dan
kondisi lapangan.

Berikut komponen-komponen yang yang harus ditambah gemuk ( grease) dengan


mengikuti petunjuk pemeliharaan:

Gambar III.11

1) Tambahkan gemuk/grease pada pin – pin attachment setiap 50 jam


2) Tambahkan gemuk/grease pada swing bearing setiap 50 jam
3) Tambahkan gemuk/grease untuk Kekencangan track link setiap 50 jam atau sesuai
dengan kekencangan track
4) Tambahkan gemuk/grease pada gigi swing reduction setiap 50 jam
5) Tambahkan gemuk/grease pada swing bearing & pinion setiap1000 jam

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 32 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

C. Sikap Kerja dalam Memeriksa Pelumas, Bahan Bakar Air Pendingin dan
Batere (Accu).
Beberapa hal yang perlu dilakukan dengan cermat saat memeriksa pelumas, bahan
bakar, air pendingin dan batere :
• Bila oli hidrolik telah diisikan melebihi batas H, matikan engine dan tunggu sampai
minyak hidrolik dingin, kemudian keluarkan kelebihan oli hidrolik melalui lubang
pengeluaran
• Bila mengisi bahan bakar, jangan sampai terlalu penuh sehingga luber (tumpah),
karena dapat mengakibatkan kebakaran atau permukaan menjadi licin. Bersihkan
segera.
• Apabila lubang udara (air breather) pada tutup tangki tersumbat, tekanan dalam
tangki akan menjadi rendah dan bahan bakar kemungkinan tidak akan mengalir.
Jadi bersihkan lubang udara secara teratur.
• Hindari air batere/elektrolit mengenai pakaian atau kulit karena bersifat asam.
Cucilah tangan dengan air bersih jika terkena air batere tersebut.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 33 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

BAB IV
MENGHIDUPKAN ENGINE SESUAI PROSEDUR

A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Menghidupkan Engine sesuai


Prosedur.

1. Sabuk pengaman
Sabuk pengaman adalah perangkat keselamatan dan karena itu harus selalu dalam
kondisi baik, jika rusak harus diganti. Ketika unit beroperasi di medan kasar atau di
lereng curam, sabuk pengaman akan membantu menjaga operator di kursi
memungkinkan dia untuk mempertahankan kontrol mesin.
Fungsi utama sabuk pengaman adalah menjaga seorang pekerja dari kecelakaan kerja
pada saat bekerja khususnya pada kegiatan dengan ketinggian atau kedalaman
tertentu. Penggunaan sabuk keselamatan yang benar dapat membantu operator berada
pada posisi yang nyaman dan juga meminimalkan gerakan tubuh sehingga mengurangi
kecelakaan dan nyaman dalam mengendalikan unit.

2. Panel monitor
Monitor panel terdiri dari alat ukur dan lampu-lampu seperti nampak dibawah ini, hal
ini berguna untuk memberikan peringatan kepada operator bila terjadi ketidak
normalan pada kerja mesin dan keadaan agar unit dapat diperiksa dan bekerja dengan
baik.

Gambar IV.1

Alat ukur : Menunjukan status operasi alat.


Lampu peringatan : Menunjukan keadaan unit yang tidak normal (merah).
Lampu pilot : Menunjukan status operasi alat .

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 34 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

3. Starter

Gambar IV.2

Ada tiga posisi pada kunci kontak (OFF,ON,START)

: Tak satupun cirkuit listrik bekerja

: Semua sistim unit bekerja


: Digunakan pada waktu menghidupkan mesin.

B. Keterampilan yang diperlukan untuk Menghidupkan Engine sesuai


Prosedur.

1. Memasang dan mengencangkan sabuk keselamatan sesuai dengan ukuran tubuh.


Pastikan menggunakan sabuk pengaman ketika mengoperasikan unit,
sebelumdigunakan periksalah sabuk pengaman (1), buckle (2) dalam kondisi baik.
Gantilah sabuk pengaman (1), buckle (2) jika rusak atau aus, penggantian sabuk
pengaman setiap tiga tahun tergantung dari kondisinya atau sesuai rekomendasidari
pabrik.
a. Pastikan sabuk pengaman (1) tidak terpuntir, ujung sabuk pengaman (1) dapat
masuk dengan mudah/aman kedalam buckle (2)

Gambar IV.3

b. Setelah sabuk pengaman (1) sesuai dengan bentuk tubuh dengan enak dan nyaman

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 35 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Gambar IV.4

c. Untuk melepas/mengendorkan sabuk pengaman (1), tekanlah botton (3) pada


buckle (2)

Gambar IV.5

2. Memeriksa panel monitor untuk memastikan semua indikator berfungsi dengan baik.
Monitor yang dipasang pada unit belum sepenuhnya menjamin keadaan dari excavator,
pemeriksaan harian harus dilakukan. Bila unit mengalami masalah maka lampu
peringatan akan menyala disertai dengan bunyi buzzer/alarm. Dalam hal ini tekan
tombol stop buzzer untuk memberhentikan suara buzzer, tetapi lampu peringatan masih
tetap menyala sampai masalah diperbaiki.
Bila monitor atau meteran tidak menyala atau buzzer tidak berbunyi, kemungkinan bola
lampunya rusak atau ada yang putus rangkaian listriknya, maka hubungi mekanik untuk
memperbaikinya. Setelah kurang lebih 3 detik, meteran ( gauges) berikut akan tetap
menyala dan monitor lainnya akan mati.
• Meteran suhu air pendingin engine 10
• Meteran bahan bakar 11
• Tekan skakelar (switch) 16 untuk menghidupkan lampu atas.

3. Menghidupkan (starter) engine sesuai dengan prosedur.


a. Menghidupkan engine pada suhu normal
1) Fungsikan tuas/saklar pemutus battere pada posisi ON/hidup (posisi I)
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 36 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Gambar IV.6

Posisi I : Arus dari battery tetap terhubung kesistim kelistrikan


Posisi O : Arus dari battery terputus ke sistim kelistrikan

Jangan posisikan tuas/ saklar pemutus battere keposisi O/OFF ketika engine
sedang berputar, karena dapat merusak sistim kelistrikan dan engine.

2) Pastikan tuas dan pedal kendali hidrolik/control lever/pedal dalam posisi


netral/tahan
3) Pastikan tuas pengaman/Safety Lever pada posisi mengunci /Lock (kearah
bawah).

Gambar IV.7

Dengan menempatkan tuas pengaman (Safety Lever) ke bawah maka semua tuas
dan pedal pengontrol tidak dapat berfungsi.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 37 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

4) Putar kunci kontak pada posisi “ON“:

Gambar IV.8

a) Semua lampu petunjuk akan menyala dan alarm akan berbunyi selama 2 detik.
b) Setelah lampu check, versi dari program cluster, nampak pada monitor display
selama 5 detik, maka cluster akan kembali ke awal.
c) Lampu lampu akan menyala selama 2 detik dan setelah itu mati kecuali
• Lampu peringatan pengisian battere (2)
• lampu peringatan tekanan oli engine (1)
Bila pemeriksaan telah selesai dengan baik sesuai petunjuk pemeliharaan maka siap
untuk menghidupkan engine. Bunyikan klakson , sebelum menghidupkan engine untuk
memberikan perhatian terhadap orang yang berada didekatnya.

5) Putarlah saklar pengatur putaran engine pada posisi 2 atau 3


Saklar pengatur kecepatan engine terdapat 1 sampai dengan 10 penyetelan kecepatan
putaran.

Gambar IV.9

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 38 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

• Penyetelan 1 untuk putaran rendah


• Penyetelan 10 untuk putaran tinggi.
• Menaikan putaran (Putar saklar ke arah kanan)
• Menurunkan Putaran (Putar saklar ke arah kiri)

6) Putar konci kontak ke posisi ”START” untuk menghidupkan engine

a. Menghidupkan engine pada suhu dingin


Menghidupkan engine pada suhu dingin secara umum prosedurnya sama dengan
menghidupkan engine pada suhu normal.
1) Bunyikan klakson untuk memberikan peringatan pada orang yang ada disekitar
unit untuk menjauh.
2) Periksa semua tuas kendali dalam keadaan netral
3) Tekan tombol prehead untuk melakukan pemanasan dan lampu pilot pemanas
awal akan menyala sekitar 30 detik
4) Putar kunci kontak ke posisi “START” untuk meghidupkan engine setelah lampu
pilot pemanas awal padam. Jika unit tak bisa dihidupkan biarkan selama 2 menit
agar motor starter dingin sebelum menghidupkan kembali.
5) Bebaskan kunci kontak ke posisi “ON” setelah engine hidup untuk menghindari
kerusakan pada starting motor

Gambar IV.10

C. Sikap kerja dalam Menghidupkan Engine sesuai Prosedur.


Beberapa hal yang harus dilakukan dengan cermat dalam menghidupkan engine :
• Periksa apakah tidak ada orang atau halangan di sekeliling Excavator dan bunyikan
klakson, baru kemudian start engine.
• Jangan dibiasakan menstart engine secara terus menerus lebih dari 20 detik.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 39 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

• Jika engine tidak berhasil distart kembalikan kunci switch keposisi OFF.
• Apabila engine belum hidup, tunggu paling cepat 2 menit sebelum dicoba
dihidupkan kembali.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 40 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

BAB V
MELAKUKAN PEMELIHARAAN SETELAH ENGINE DIHIDUPKAN (START )

A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Melakukan Pemeliharaan setelah


Engine Dihidupkkan (Start).

1. Bacaan pada indikator monitor


a. Tampilan monitor (Monitoring display)
Monitor ini berfungsi sebagai penunjukan jam dan informasi mesin seperti RPM
engine, suhu dan tekanan oli hydraulik dan kode masalah ( error).

Gambar V.1

b. Indikator bahan bakar (Feul gauge)


Monitor ini menunjukan jumlah bahan bakar dalam tangki bahan bakar Isi bahan bakar
ketika rentang putih atau lampu peringatan berkedip

Gambar V.2
c. Indikator oli hidrolik (Hydraulic oil temperature gauge)
Monitor ini menunjukan suhu oli hidrolik.
Baris putih : dibawah 30°,
Baris hijau : 30°-105°.
Baris merah : diatas 105°c.

Kisaran hijau menyala ketika operasi. Lakukan pemanasan pada kecepatan rendah
sampai kisaran hijau menyala sebelum operasi mesin. Jika lampu baris merah

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 41 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

manyala (red range) matikan engine dan periksalah penyebab masalah pada sistim
hidrollik.

Gambar V.3

d. Indicator pendingin engine (Enggine coolant temperature gauge)


Monitor ini menunjukan suhu air pendingin.
Baris putih : dibawah 30°c.
Baris hijau : 30°-105°c.
Baris merah : diatas 105°c.

Bila baris merah menyala, engine tetap hidup dengan putaran rendah ( idlle),
matikan engine kemudian periksa air radiator dan engine.

Gambar V.4

e. Lampu indikator peringatan minim bahan bakar ( Feul low level warning lamp )
Bila permukaan bahan bakar kurang dari 31 ltr lampu dan alarm akan menyala.
Isilah segera bahan bakar

Gambar V.5

f. Lampu indikator peringatan temperatur oli hidrolik ( Hydraulic oil tempereture


warning lamp)
Lampu monitor ini akan menyala dan alarm akan berbunyi, bila suhu hidrolik melebihi
105°c, dan periksa permukaan oli hidrolik, dan tambahkan secukupnya (bila
berkurang).
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 42 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Gambar V.6

g. Lampu indikator peringatan suhu air radiator ( Overhead warning lamp )


Bila temperature air pendingin engine menjadi tinggi secara tidak
normal, maka lampu monitor dan alarm akan berbunyi, tetap hidupkan engine pada
putaran rendah sampai menunjukan baris hijau dan matikan engine. Periksa sistim
pendingin radiator dan engine.

Gambar V.7

h. Lampu indikator peringatan tekanan oli engine ( Engine oil pressure warning lamp )
Lampu monitor dan alarm akan menyala, bila tekanan minyak pelumas engine
rendah. Matikan engine segera, periksa permukaan oli sesuai dengan prosedur.

Gambar V.8

i. Lampu indikator peringatan saringan udara ( Air cleaning warning lamp )


Lampu monitor dan alarm akan menyala bila saringan udara kotor / mengalami
kebuntuan. Periksa saringan udara, bersihkan atau diganti

Gambar V.9

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 43 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

j. Lampu indikator peringatan permukaan air radiator ( Coolant level warning lamp )
Lampu monitor dan alarm akan menyala bila permukaan air pendingin rendah /
kurang dalam tangki radiator. Periksa cadangan air dan tambah air secukupnya

Gambar V.10

k. Lampu peringatan pengontrol CPU (CPU controler check warning lamp )


Bila komunikasi antara CPU dan Cluster mengalami masalah,maka lampu
peringatan dan bunyi buzzer Periksa apakah ada fuse yang terbakar. Jika
tidak,periksa antara jalur komunikasi dan part yang mengalami masalah

Gambar V.11

l. Lampu peringatan pengisian batre (Battery charging warning lamp )


Lampu ini akan menyala dan bunyi buzzer saat kunci kontak diposisikan “ON” ,dan
akan mati setelah beberapa saat. Periksa sirkuit pengisian battery bila lampu
tersebut terus menyala saat unit beroperasi.

Gambar V.12

m. Lampu peringanatan kelebihan beban ( Overload warning lamp )


Bila unit mengalami overload (kelebihan beban) ,maka lampu peringatan overloaad
akan tetap menyala dan bunyi buzzer selama tombol over load pada posisi konci
kontak (ON).

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 44 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Gambar V.13

n. Lampu peringatan tenaga maksimum (Power max pilot lamp)


Lampu akan menyala bila menekan tombol power max yang terletak pada sisi kiri
tuas RCV.

Gambar V.14

o. Lampu penujuk pilot decel (Decel pilot lamp)


Lampu decel akan menyala jika mengoperasikan decel otomatis atau menyentuh
tombol decel pada panel. Lampu decel juga akan menyala jika menekan tombol
decel pada tuas RCV sebelah kiri

Gambar V.15

p. Lampu penuntun pemanasan (Warming up pilot lamp)


Lampu tersebut akan menyala jika suhu dari air pendingin masih dibawah 30 oC (
86oF ).
Lampu penuntun pemanas akan mati jika suhu air pendingin sudah diatas 30 oC,atau
sekitar 10 menit

Gambar V.16

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 45 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

q. Lampu penuntun preheater/pemanas awal ( Preheat pilot lamp)


Putar kunci kontak kerah “ON” lalu gerakan kearah pemanas awal ( preheater) pada
daerah dingin. Lampu tersebut akan mati jika engine dihidupkan.

Gambar V.17

2. Suhu ideal untuk siap kerja


Suhu yang cocok untuk oli hidraulik siap kerja adalah sekitar 50oC .Jika suhu tersebut
belum tercapai dan unit langsung untuk bekerja,maka akan menyebabkan kerusakan
pada sistim hidrolik. Paling tidak pada suhu 25oC unit dapat digunakan untuk bekerja.

3. Warna gas buang dan kondisi mesin


Adapun tabel warna gas buang dan kondisi mesin, sebagai berikut :
Warna Kondisi

Tidak berwarna atau biru muda Baik


Hitam Pembakaran tidak sempurna

Putih Ada kebocoran oli

4. Suara dan getaran enggine


Suara dan getaran pada engine dapat terjadi dari luar atau dari dalam engine, yang
diakibatkan oleh ikatan baut-baut yang kendor/hilang atau benturan dari komponen-
komponen yang longgar. Selain karena adanya bagian-bagaian yang longgar suara ini
juga disebabkan oleh adanya bagian-bagian yang sudah aus melebihi spesifkasi dari
komponen yang bersangkutan sehingga membutuhkan penggantian untuk
mengatasinya.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 46 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

5. Penyebab ada kebocoran minyak pelumas, bahan bakar dan air pendingin
Kebocoran yang terjadi kemunkinan disebabkan oleh rusaknya komponen atau telah
melewati waktu masa pakainya. Selain dari rusaknya komponen bisa juga terjadi karena
kesalahan dalam pemasangan.

B. Keterampilan yang diperlukan untuk Melakukan Pemeliharaan setelah


Engine Dihidupkkan (Start).

1. Memeriksa semua indikator dari kemungkinan rusak atau tidak berfungsi.


Indikator yang terdiri dari alat ukur dan lampu-lampu terdapat pada panel monitor
seperti tampak pada gambar dibawah ini, berguna untuk memberikan peringatan
kepada operator bila terjadi ketidak normalan dari unit. Pastikan bahwa semua indikator
dan lampu - lampu berfungsi dengan baik.

Gambar V.18
Alat ukur : Menunjukan status operasi alat.
Lampu peringatan : Menunjukan keadaan unit yang tidak normal (merah).
Lampu pilot : Menunjukan status operasi alat

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 47 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Setelah engine hidup lampu peringatan pengisian batere (Battery Charging Warning
Lamp) dan lampu Tekanan oli engine (Engine oil pressure Warning lamp) harus dalam
keadaan mati. Ini berarti pengisian batere dan tekanan oli dalam keadaan normal, bila
kedua lampu tersebut masih nyala berarti tidak normal
Setelah engine hidup bila dalam waktu 10 detik indikator tekanan oli engin ( Engine oil
pressure Warning lamp ) tidak berfungsi dengan baik (menyala merah), putar kunci
kontak ke posisi OFF / segera matikan engine.
Dari tanda-tanda yang diberikan dari monitor panel maka dapat kita ketahui adanya
gangguan-gangguan yang dialami oleh mesin atau komponen lainnya, jika terdapat
sinyal yang tidak normal atau sinyal yang menunjukkan tidak sesuai dengan semestinya
maka segera matikan mesin, kemudian segera lakukan pengecekan dan perbaikan.
Untuk menghindari kerusakan yang lebih fatal maka perlu dilakukan sikap siaga dan
tanggap terhadap ketidaknormalan yang ditunjukkan oleh monitor panel.

2. Melakukan pemanasan engine sebelum unit dioperasikan sesuai petunjuk pemeliharaan


Setelah engine hidup, jangan langsung menaikkan putaran engine karena akan
merusak engine dan turbo. Lakukan pemanasan hingga engine mencapai suhu kerja.
Suhu yang cocok untuk oli hidraulik siap kerja adalah sekitar 50 oC .Jika suhu tersebut
belum tercapai dan unit langsung untuk bekerja,maka akan menyebabkan kerusakan
pada sistim hidrolik. Paling tidak pada suhu 25 oC unit dapat digunakan untuk bekerja.
Lakukan pemansan engine setelah engine hidup sebagai berikut :
• Biarkan engine hidup pada putaran rendah sekitar 5 menit.
• Naikan gas secara bertahap keputaran menengah.
• Gerakan bucket sekitar 5 menit,dan jangan mengoperasikan yang lain selain
bucket.
• Setelah itu gerakan bucket dan arm sekitar 5-10 menit ( hanya bucket dan arm )
• Jika pemanasan sudah cukup,maka gerakan semua attachment, swing dan travel.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 48 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Gambar V.19

Waktu pemanasan akan lebih lama jika didaerah dingin.

3. Memeriksa kondisi gas buang dari kemungkinan adanya kelainan warna gas buang

Mengetahui warna gas buang merupakan hal penting sebagai langkah dini untuk
mengetahui apakah alat dalam kondisi baik atau tidak. Jika gas buang tidak berwarna
atau sedikit biru, dapat dipastikan pembakaran berlangsung baik, karena terdapat
perbandingan campuran bahan bakar yang tepat.

Bila gas buang berwarna hitam menunjukkan proses pembakaran yang tidak sempurna.
Gas buang yang berwarna putih akan muncul apabila minyak pelumas terlalu banyak
mengalir masuk ke dalam ruang bakar. Hal ini dapat disebabkan kerusakan pada torak,
cincin torak, dinding silinder, katup-katup atau jalan-jalan katup yang rusak. Atau dapat
disebabkan oleh adanya kebocoran pada packing-packing kepala silinder sehingga air
dapat mengalir masuk ke dalam ruang bakar.

Gas buang berwarna hitam disebabkan oleh campuran bahan bakar terlalu kaya udara
sehingga tidak terjadi proses pembakaran yang sempurna. Ada beberapa kemungkinan
yang menyebabkan keadaan tersebut, antara lain saringan udara tersumbat, katup
udara tertutup atau nozzle/pengabut rusak. Pastikan bahwa gas buang yang
dikeluarkan oleh engine/mesin dari hasil proses pembakaran tidak ada warna dalam
gas pembuangan dari knalpot engine tersebut. Warna dari gas buang ini merupakan
indikator kualitas emisi dari gas buang.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 49 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

4. Memeriksa suara dan getaran engine dari kemungkinan adanya kondisi yang tidak
normal.
Pada waktu engine hidup semua sistim pada engine bekerja sesuai dengan fungsinya
masing-masing. Dengan bekerjanya sistim tersebut terjadilah suara dan getaran yang
ditimbulkan oleh engine. Dalam hal ini suara dan geteran tersebut harus dalam keadaan
normal. Cermati suara dan getaran engine, dengan menaikan dan menurunkan
gas/putaran engine secara beraturan hingga putaran mesin penuh. Intervalnya kira-
kira waktu langsam selama 2 detik, lalu waktu digas sampai putaran penuh cukup 1
detik.

5. Melakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan tidak ada kebocoran minyak pelumas,
bahan bakar dan air pendingin.
Ketika dilakukan pemeriksaan terhadap Pelumas, air pendingin dan bahan bakar
sebelum engine dihidupkan tidak ditemukan adanya kebocoran. Setelah engine hidup
kemungkinan bisa terjadi kebocoran pada pelumas, air pendingin dan bahan bakar
disebabkan sistim yang ada pada engine sudah mulai berfungsi dengan menghasilkan
tekanan. Untuk itu setelah engine hidup periksalah pelumas, air pendingin dan bahan
bakar dengan melihat langsung pada komponen – komponen yang digunakan pada
sistim tersebut atau dengan melihat panel monitor.

C. Sikap Kerja dalam Melakukan Pemeliharaan setelah Engine Dihidupkkan


(Start).

Setelah engine hidup mungkin saja bisa terjadi kerusakan, walaupun sebelumnya telah
dilakukan pemeliharaan. Oleh karenanya setelah engine hidup perlu dilakukan
pemeliharaan dengan cermat melakukan hal-hal sebagai berikut :
• Lakukan pemeriksaan terhadap panel monitor untuk mengetahui fungsi dari
masing-masing indikator
• Lakukan pemanasan engine

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 50 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

• Lakukan pemeriksaan terhadap gas buang dan suara-suara yang tidak normal dari
engine
• Lakukan pemeriksaan terhadap kebocoran pelumas, bahan bakar dan air pendingin

Setelah engine hidup, jangan langsung menaikkan putaran engine karena akan
merusak engine dan turbo. Jika ada hal-hal yang tidak normal segera matikan engine
dan segera perbaiki.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 51 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

BAB VI
MELAKUKAN PEMELIHARAAN SELAMA PENGOPERASIAN

A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Melakukan Pemeliharaan Selama


Pengoperasian.
Ketika unit dioperasikan operator harus waspada / konsentrasi terhadap lingkungan dan
pekerjaannya. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kecelakaan dan kerusakan unit
pada waktu operasi. Melakukan pemeliharaan selama pengoperasian merupakan
bagian daripada pencegahan terjadinya kerusakan pada unit. Pemeliharaan yang
dilakukan selama pengoperasian adalah :
• Memantau semua indikator pada instrumen panel untuk mendeteksi kemungkinan
adanya kerusakan pada sistim
• Mamantau implement, lower structur dan upper struktur untuk mendeteksi adanya
kelainan/kerusakan
Operasikan unit sesuai dengan prosedur atau batas-batas yang telah ditentukan. Jika
terjadi gangguan pada waktu pengoperasian, hentikan unit dan atasi gangguan
tersebut sesuai prosedur.

B. Keterampilan yang diperlukan untuk Melakukan Pemeliharaan Selama


Pengoperasian.

1. Memantau semua indikator pada instrumen panel untuk mendeteksi kemungkinan


adanya kelainan.
Panel monitor untuk memberikan peringatan kepada operator bila terjadi ketidak
normalan pada kerja mesin dan keadaan agar unit dapat diperiksa dan bekerja dengan
baik. Selama pengoperasian pantaulah panel monitor untuk mengetahui apakah
masing-masing indikator masih dalam keadaan normal.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 52 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

Gambar VI.1

Bila unit mengalami masalah maka lampu peringatan akan menyala disertai dengan
bunyi buzzer/alarm. Dalam hal ini tekan tombol stop buzzer untuk memberhentakan
suara buzzer,tetapi lampu peringatan masih tetap menyala sampai masalah diperbaiki.

2. Memantau kondisi attachment, undercarriage dan upper structure untuk mendeteksi


adanya kelainan operasinya/kerusakan
Kondisi attachment, undercarriage dan upper structure perlu dipantau pada waktu unit
dioperasikan untuk mendeteksi kelainan atau kerusakan yang terjadi. Kerusakan atau
kelainan yang terjadi diantaranya pada ikatan baut-baut yang kendor atau hilang dan
juga akibat dari komponen-komponen yang aus atau kurang pelumasan.
Bila terdapat/ ditemukan kelainan hentikan pengoperasian unit dan lakukan tindakan
yang diperlukan sesuai dengan prosedure.

3. Melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan prosedur bila terjadi kelainan pada
fungsi indikator, attachment, under carriage, upper structure dan indikasi kelainan
lainnya.
Bila terjadi kelainan, hentikan pengoperasian unit dan lakukan tindakan yang diperlukan
sesuai dengan prosedure, dan memperhatikan tingkat bahaya dari kelainan atau
kerusakan yang terjadi.
Tindakan yang dilakukan bila terjadi kelaianan atu kerusakan antara lain :
• Parkirlah unit ditempat yang rata dan aman
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 53 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

• Lakukan pemeriksaan pada sumber kelainan/kerusakan yang terjadi


• Lakukan tindakan perbaikan bila memungkinkan sesuai dengan kewenangan
operator atau laporkan pada yang berwenang

C. Sikap Kerja dalam Melakukan Pemeliharaan Selama Pengoperasian.


Bekerjanya system pada engine, hidrolik, kelistrikan atau komponen lainnya dapat
mengalami gangguan selama alat dioperasikan.
• Perhatikan/pantau semua indikator (instrumen) pada panel monitor untuk
mendeteksi adanya kelainan (tidak berfungsi dengan baik)
• Perhatikan/pantau pergerakan dari attachment, undercarriage dan upper structure
untuk mendeteksi adanya kelainan operasinya atau adanya kerusakan
• Lakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan prosedur bila terdapat kelainan
atau kerusakan.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 54 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

BAB VII
MELAKUKAN PEMELIHARAAN SETELAH SELESAI PENGOPERASIAN

A. Pengetahuan yang diperlukan untuk Melakukan Pemeliharaan setelah


Selesai Pengoperasian.

1. Posisi netral
Selesai beroperasi posisikan excavator pada tempat yang datar/rata dan aman,
kemudian gerakan tuas jalan (travel levers) yang kiri dan kanan pada posisi netral

Gambar VII.1

2. Posisi low iddling

Gambar VII.2

3. Kedudukan LOCK

Gambar VII.3

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 55 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

4. Pemeriksaan temperatur air pendingin engine, tekanan minyak pelumas engine dan
permukaan bahan bakar pada monitor

Gambar VII.4

5. Posisi "OFF" kunci kontak

Gambar VII.5

B. Keterampilan yang diperlukan untuk Melakukan Pemeliharaan setelah


Selesai Pengoperasian.

1. Membersihkan under carriage, bucket dan ruang operator dari kotoran.


Bersihkan ruang operator dari tanah/lumpur yang dapat menyebabkan tergelincirnya
operator. Membersihkan bucket dan bagian–bagian undercarriage dari material yang
menempel agar dapat mengetahui adanya kerusakan/keretakan dan baut–baut yang
kendor/hilang.

2. Memeriksa komponen excavator secara visual dari kemungkinan rusak.


Setelah melakukan operasional dan memarkir unit pada posisi parkir yang benar.
Operator melakukan pemeriksaan keliling kembali meliputi :
• Memeriksa bagian – bagian bucket
• Memeriksa bagian – bagian boom
• Memeriksa bagian – bagian arm
• Memeriksa bagian – bagian Undercarriage
• Memeriksa bagian – bagian hose dan silinder hidrolik dari kebocoran.
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 56 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

3. Melakukan pengisian bahan bakar kedalam tangki sesuai prosedur.


Pengisian bahan bakar dilakukan setelah selesai pengoperasian. Pada waktu pengisian
bahan bakar hindari dari tercampur kotoran, air dan jauhkan dari sumber api yang
membahayakan.

Gambar VII.6

• Isilah bahan bakar pada tangki bahan bakar sampai batas max hal tersebut untuk
mengurangi pengembunan didalam tangki.
• Periksalah isi bahan bakar melalui alat pengukur pada panel monitor.
• Jika tangki bahan bakar banyak kotoran, maka kuraslah tangki tersebut dengan
membuka lubang pembuangan dibawah tangki.
• Matikan mesin dan jauhi dari api pada saat mengisi bahan bakar.
• Pastikan tutup bahan bakar terpasang pada tempatnya setelah pengisian

4. Memarkir unit pada lokasi yang telah ditentukan sesuai dengan prosedur.
Untuk memarkir unit tempatkan unit pada tempat yang sudah ditentukan atau ditempat
yang datar/rata dan aman

Gambar VII.7

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 57 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

• Turunkan bucket ketanah


• Netralkan semua tuas lever
• Putar pengatur bahan bakar pada posisi putaran rendah/low idling
• Biarkan engine hidupekitar 5 menit
• Periksa dari kemungkinan adanya kerusakan atau kebocoran
• Bersihkan unit dari tanah atau lumpur

5. Mematikan engine sesuai dengan prosedur setelah excavator berada ditempat parkir
dalam keadaan aman.
Jika engine dimatikan langsung setelah unit bekerja tanpa pendinginan terlebih dahulu,
hal tersebut dapat memperpendek usia engine. Jadi sebaiknya dilakukan proses
pendinginan dengan putaran rendah sekitar 5 menit.
Jika engine mengalami overheated/panas berlebihan, engine jangan langsung
dimatikan tetapi tetap dihidupkan pada putaran rendah lalu dimatikan.

Gambar VII.8

• Letakan bucket diatas tanah dan posisikan semua tuas kendali pada keadaan netral.
• Tekan Auto Decel pada posisi “OFF”
• Tetap hidupkan engine pada putaran rendah sekitar 5 menit.
• Setelah pendinginan engine selama 5 menit, putar kunci kontak pada posisi “OFF“,
cabutlah kunci tersebut.
• Posisikan tuas/saklar pemutus battere keposisi O / OFF
• Jangan lupa untuk mengunci pintu kabin dan yang lainnya demi keamanan.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 58 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

6. Mencatat kedudukan service meter untuk bahan pembuatan laporan operasi.


Haour meter berfungsi untuk menunjukkan jam operasi engine yang digunakan untuk
menentukan jadwal pemeliharaan dan juga sebagai bahan pembuatan laporan.
Untuk itu catatlah haour meter dari awal operasi sampai akhir operasi setiap hari.
Laporan operasi dibuat untuk dapat mencatat semua kegiatan dan kondisi unit setiap
hari, sehingga dapat diketahui dengan pasti unit tersebut dioperasikan dengan benar
untuk dapat berproduksi secara optimal.
Dengan adanya laporan operasi dari operator maka dapat diadakan tindak lanjut berupa
penyusunan laporan berikutnya. Tujuan pembuatan laporan operasi yang dibuat
dengan benar dan sampai ketangan pejabat terkait tepat waktu, adalah untuk dapat
dilakukan tindak turun tangan terhadap masalah yang timbul dilapangan dan belum
dapat diatasi secara langsung oleh pejabat dilapangan.

Gambar VII.9

• Meter ini menunjukan jumlah total jam kerja unit.


• Pastikan selalu meter beroperasi selama unit bekerja. Periksa dan service alat
berdasarkan jam operasi unit.
• Nomor sisi kanan menunjukkan persepuluh dari satu jam ( 6 menit )

C. Sikap Kerja dalam Melakukan Pemeliharaan setelah Selesai


Pengoperasian.
Selesai pengoperasian hindarkan dari berhenti secara mendadak. Apabila akan
menghentikan alat, pilih tempat yang datar dan keras, hindarkan tempat yang
berbahaya. Apabila tidak dapat dihindari untuk parkir di tempat yang miring, pasang
balok penahan di bawah bagian depan track. Dan untuk lebih aman, letakan bucket
diatas tanah.
Sebelum meninggalkan ruang operator, selalu pasang tuas pengunci keselamatan
(safety lock) dengan benar pada posisi LOCK.
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 59 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

BAB VIII
SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

A. Sumber Daya Manusia

1. Pelatih
Pelatih dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :
• Membantu untuk merencanakan proses belajar.
• Membimbing melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
• Membantu untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab
pertanyaan mengenai proses belajar .
• Membantu untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang
diperlukan untuk belajar.
• Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
• Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

2. Penilai
Penilai melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja.
Penilai akan :
• Melaksanakan penilaian apabila telah siap dan merencanakan proses belajar dan
penilaian selanjutnya.
• Menjelaskan kepada mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan
merundingkan rencana pelatihan selanjutnya.
• Mencatat pencapaian / perolehan

3. Teman kerja/sesama peserta pelatihan


Teman kerja /sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan
bantuan. juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 60 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan
belajar/kerja dan dapat meningkatkan pengalaman belajar

B. Sumber-sumber Kepustakaan
Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses
pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :


1. Buku referensi (text book)/ buku manual servis
2. Lembar kerja
3. Diagram-diagram, gambar
4. Contoh tugas kerja
5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu
peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.
Prinsip-prinsip dalam PBK mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber -
sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan
peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika
ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak
tersedia/tidak ada.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 61 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

DAFTAR PUSTAKA

A. Buku Referensi
1. Buku Panduan Operator Excavator
2. Buku penuntun Pengoperasian dan Perawatan

B. Manual
1. Pengoperasian Komatsu Hidraulik Excavator PC 200 -5
2. Operator’s Manual Robex 210 LC-7

C. Refernsi Lainnya
1. Pusat Pembinaan Peralatan Departemen Pekerjaan Umum, PEDOMAN TEKNIK
PENGOPERASIAN PERALATAN DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM.
2. Pelatihan Operator Dump Truck, Puslat Jakon Departemen Kimpraswil, OPERATION
AND MAINTENANCE MANUAL PC 200, 200 LC – 6 HIDRAULIC EXCAVATOR
KOMATSU KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA .
3. Pelatihan Operator Dump Truck, Puslat Jakon Departemen Kimpraswil,
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 62 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.02.05

DAFTAR ALAT DAN BAHAN

A. Peralatan yang digunakan


1. Peralatan (excavator).
2. APD.
3. Rambu-rambu operasi dan K3.
4. Standard tools.

B. Bahan yang dibutuhkan


1. Buku pedoman pemeliharaan dan pengoperasian excavator.
2. Standard Operating Prosedure (SOP).
3. Surat Perintah Kerja.
4. Form Laporan.
5. Bahan bakar.
6. Bahan pelumas

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 63 dari 63
Buku Informasi Versi 2016
BUKU KERJA

MELAKSANAKAN PEMELIHARAAN HARIAN


EXCAVATOR SESUAI PETUNJUK PEMELIHARAAN

INA.5220.222.02.02.05

2016

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
DIREKTORAT BINA KOMPETENSI DAN PRODUKTIVITAS KONSTRUKSI
JL. SAPTA TARUNA RAY A – KOMPLEK PU PASAR JUMAT – JAKARTA SELATAN
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

PENJELASAN UMUM

Pelatihan berbasis kompetensi mengharuskan proses pelatihan memenuhi unit kompetensi


secara utuh yang terdiri atas pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja. Dalam buku
informasi Menyiapkan Informasi dan Laporan Pelatihan telah disampaikan informasi apa
saja yang diperlukan sebagai pengetahuan yang harus dimiliki untuk melakukan
praktik/keterampilan terhadap unit kompetensi tersebut. Setelah memperoleh
pengetahuan dilanjutkan dengan latihan-latihan guna mengaplikasikan pengetahuan yang
telah dimiliki tersebut. Untuk itu diperlukan buku kerja Menyiapkan Informasi dan Laporan
Pelatihan ini sebagai media praktik dan sekaligus mengaplikasikan sikap kerja yang telah
ditetapkan karena sikap kerja melekat pada keterampilan.

Adapun tujuan dibuatnya buku kerja ini adalah:


1. Prinsip pelatihan berbasis kompetensi dapat dilakukan sesuai dengan konsep yang
telah digariskan, yaitu pelatihan ditempuh elemen kompetensi per elemen
kompetensi, baik secara teori maupun praktik;
2. Prinsip praktik dapat dilakukan setelah dinyatakan kompeten teorinya dapat
dilakukan secara jelas dan tegas;
3. Pengukuran unjuk kerja dapat dilakukan dengan jelas dan pasti.

Ruang lingkup buku kerja ini meliputi pengerjaan tugas-tugas teori dan praktik per elemen
kompetensi dan kriteria unjuk kerja berdasarkan SKKNI. Ruang lingkup buku kerja ini
meliputi pengerjaan tugas-tugas teori dan praktik per elemen kompetensi dan kriteria
unjuk kerja.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 1 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

DAFTAR ISI

PENJELASAN UMUM ............................................................................................... 1


DAFTAR ISI........................................................................................................... 2
BAB I TAHAPAN BELAJAR ....................................................................................... 3
A. Langkah-langkah/Tahapan Belajar. .......................................................... 3
BAB II TUGAS TEORI DAN PRAKTEK ........................................................................ 4
A. Tugas Teori ........................................................................................... 4
B. Pertanyaan yang harus dijawab dengan benar oleh peserta ........................ 4
1. Pilihan Ganda (Multiple Choice)........................................................... 4
2. Isian atau Jawaban Singkat .............................................................. 11
C. Lembar Pemeriksaan Peserta untuk kegiatan Tugas Teori ......................... 16
D. Tugas-tugas Praktek ............................................................................ 16
1. Tugas 1 ......................................................................................... 16
2. Tugas 2 ......................................................................................... 17
3. Tugas 3 ......................................................................................... 18
4. Tugas 4 ......................................................................................... 18
5. Tugas 5 ......................................................................................... 18
6. Tugas 6 ......................................................................................... 19
E. Daftar Cek Tugas Praktek ...................................................................... 20

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 2 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

BAB I
TAHAPAN BELAJAR

A. Langkah-langkah/Tahapan Belajar.
1. Penyajian bahan, pengajaran, peserta dan penilai harus yakin dapat memenuhi
seluruh rincian yang tertuang dalam standar kompetensi.
2. Isi perencanaan merupakan kaitan antara Kriteria Unjuk Kerja (KUK) dengan pokok-
pokok keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja, yang merupakan persyaratan
kompetensi yang harus dicapai pada setiap KUK yang dijabarkan dalam Indikator
Unjuk Kerja (IUK).

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 3 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

BAB II
TUGAS TEORI DAN PRAKTEK

A. Tugas Teori
Tugas tertulis dapat digunankan oleh panitia untuk mengidentifikasi kesiapan Peserta
dalam melaksanakan penilaian unjuk kerja.
Penilaian akan menggunakan satu atau lebih pertanyaan untuk setiap elemen, jika
Penilai kurang puas dengan kesiapan Peserta dalam melakukan Penilaian Unjuk Kerja,
maka rencana pelatihan atau Penilaian Unjuk Kerja ulang /remidial akan dibicarakan
antara Peserta dan Penilai.

B. Pertanyaan yang harus dijawab dengan benar oleh peserta

1. Pilihan Ganda (Multiple Choice)


Pilihlah salah satu jawaban yang menurut anda paling benar: a, b, c atau d dengan
memberi tanda lingkaran (О) pada lembar jawaban yang tersedia

1. Pada garis besarnya jenis pemeliharaan dapat dibedakan dalam 2 kelompok


a. Pemeliharaan pencegahan dan pemeliharaan harian
b. Pemeliharaan pencegahan dan pemeliharaan berkala
c. Pemeliharaan pencegahan dan pemeliharaan perbaikan
d. Pemeliharaan harian dan pemeliharaan berkala

2. Pemeliharaan alat-alat berat adalah tugas


a. Mekanik alat-alat berat
b. Operator alat-alat berat
c. Operator dan mekanik alat-alat berat
d. Pemimpin proyek yang menggunakan alat-alat berat tersebut

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 4 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

3. Salah satu kegiatan pemeliharaan adalah pemeriksaan keliling, siapa yang


melaksanakan pemeriksaan keliling ?
a. Operator dan mekanik alat-alat berat
b. Mekanik alat-alat berat
c. Pembantu operator alat-alat berat
d. Operator alat-alat berat

4. Kapan pemeriksaan keliling dilakukan ?


a. Selama operasi
b. Sebelum operasi
c. Sesudah operasi
d. Sebelum selama dan sesudah operasi

5. Untuk mendeteksi adanya kebocoran minyak pelumas, bahan bakar dan air pendingin
pada waktu melakukan pemeriksaan keliling adalah :
a. Memeriksa jumlah minyak pelumas dan bahan bakar
b. Memeriksa filter pelumas dan bahan bakar
c. Memeriksa lantai parkir
d. Memeriksa tangki bahan bakar, pelumas dan radiator

6. Apa nama komponen untuk menyetel track?


a. Track adjuster
b. Track roller
c. Track frame
d. Track link

7. Mencerat bahan bakar dimaksudkan untuk :


a. Membuang bahan bakar pada tangki
b. Membersihkan bahan bakar dari tangki dan water separator

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 5 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

c. Membuang air atau endapan kotoran yang terdapat pada tangki bahan bakar dan
water separator
d. Menjaga kebersihan tangki

8. Pada pemeriksaan oli engine, posisi dipstick yang benar adalah


a. Ditarik, kemudian dilihat pada posisi dipstick menghadap keatas.
b. Ditarik, kemudian dilihat pada posisi dipstick menghadap ke bawah.
c. Ditarik, kemudian dilihat pada posisi dipstick mendatar.
d. Posisi dipstick tidak menjadi masalah

9. Menambah oli engine yang benar adalah menggunakan oli yang


a. Merk dan kekentalannya sama
b. Merknya boleh berbeda, asalkan kekentalannya sama.
c. Merknya harus sama, kekentalannya boleh berbeda.
d. Merk dan kekentalannya tidak harus sama

10. Pemeriksaan oli hidrolik pada Excavator yang benar adalah


a. Periksalah ditempat yang rata, turunkan semua alat kerja bucket, rod
hidroliksilinder pada posisi masuk, matikan mesin serta periksalah gelas penduga
yang terdapat pada tangki hidrolik.
b. Parkir ditempat yang rata, mesin tetap hidup dan periksalah gelas penduga oli
hidroliknya.
c. Parkir ditempat yang rata, mesin tetap hidup atau mati saja dan amati
gelaspenduga olinya.
d. Posisikan unit pada tempat yang datar serta posisikan boom,arm dan bucketlurus
kedepan dan letakan diatas tanah, periksa gelas penduga pada tangkihidrolik.

11. Air yang digunakan untuk di isikan ke dalam radiator adalah


a. Sembarang air asal tidak mengandung lumpur
b. Air yang bersih dan dapat diminum
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 6 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

c. Air sungai yang sudah disaring


d. Air bersih yang sudah dimasak

12. lampu peringatan/indicator apa yang akan menyala bila tali kipas putus ?
a. Lampu peringatan tekanan oli engine
b. Lampu peringatan jumlah air radiator
c. Lampu peringatan saringan udara
d. Lampu peringatan pengisian aki

13. Apabila lubang udara (air breather) pada tutup tangki tersumbat, maka
a. Tekanan dalam tangki menjadi tinggi, dan tenaga engine akan naik
b. Tekanan dalam tangki menjadi rendah, dan kemungkinan tenaga engine akan naik
c. Tekanan dalam tangki menjadi rendah, dan kemungkinan solar tidak mengalir,
akhirnya engine akan mati
d. Tekanan dalam tangki menjadi tinggi, dan kemungkinan akan merusak saluran
bahan bakar

14. Pengisian bahan bakar ke dalam tangki bahan bakar seharusnya dilakukan pada
a. Setiap pagi hari sebelum operasi
b. Setiap hari setelah selesai bekerja dan diisi penuh.
c. Setiap hari sa'at bahan bakar dalam tangki sudah habis.
d. Setiap hari waktu bahan bakar dalam tangki masih setengah

15. Sewaktu Saudara memeriksa air accu, diketahui kurang apa yang dilakukan
a. Mengisi accu dengan air apa saja ketika accu sudah dingin.
b. Mengisi accu dengan air accu pada waktu accu sudah dingin.
c. Begitu engine dimatikan, air accu langsung diisikan
d. Mengisi accu dengan accu zuur yang berat jenisnya 2,6

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 7 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

16.Cara yang paling tepat untuk mengetahui kondisi air cleaner mampet/kotor adalah
dengan :
a. Membuka saringan udara/air cleaner dan menyemprotnya dengan angin.
b. Melihat warna asap/gas buang engine
c. Merasakan/mengamati tenaga mesin.
d. Melihat indikator/ lampu peringatan saringan udara

17. Prosedur naik dan turun dari unit adalah :


a. Menggunakan tumpuan yang paling rendah agar mudah untuk naik dan turun
b. Menggunakan alat pelindung diri, helm, sarung tangan dan sepatu
c. Menggunakan tiga titik tumpuan dengan menghadap ke unit
d. Menggunakan tumpuan yang tersedia dengan menghadap ke unit

18. Penyetelan tempat duduk operator dimaksudkan untuk apa?


a. Agar operator nyaman dalam bekerja
b. Agar dapat digunakan untuk istirahat operator
c. Agar mudah digunakan oleh setiap operator
d. Agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat

19. Sebelum menghidupkan mesin kegiatan yang harus dilakukan adalah :


a. Membersihkan unit
b. Melakukan pemeriksaan keliling
c. Menambah bahan bakar
d. Memeriksa kebocoran minyak pelumas bahan bakar dan pendingin

20. Mengapa sabuk pengaman harus dalam kondisi baik ?


a. Karena sabuk pengaman selalu digunakan oleh operator
b. Karena sabuk pengaman adalah perangkat keselamatan
c. Karena sabuk pengaman mudah rusak
d. Karena sabuk pengaman waktu penggunaanya terbatas
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 8 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

21. Panel monitor harus diperiksa dan harus dalam kondisi baik, karena
a. Akan lebih nyaman dilihat dan menyenangkan operator selama mengoperasikan
wheel excavator.
b. Akan sangat membantu operator dalam pemantauan semua instrument selama
pemeliharaan dan pengoperasian wheel excavator dengan tepat.
c. Akan memudahkan operator dalam penentuan waktu penggantian minyak pelumas
engine dan hidrolik.
d. Akan membantu operator untuk menghidupkan dan mematikan engine

22. Bagaimana cara start/menghidupkan engine pada suhu normal?


a. Masukkan kunci kontak langsung putar kekanan
b. Masukkan kunci kontak putar ke posisi ON lalu START
c. Masukkan kunci kontak putar ke ON, tunggu 5 detik periksa indikator lalu START
d. Masukkan kunci kontak keposisi OFF, lalu putar ke posisi ON, tunggu 5 detik lalu
putar keposisi START

23. Bila gagal untuk menghidupkan mesin berapa lama harus menunggu untuk
menghidupkan kembali ?
a. 10 detik
b. 30 detik
c. 1. menit
d. 2. menit

24. Apa yang yang harus dilakukan setelah engine hidup ?


a. Biarkan engine hidup pada putaran rendah selama 5 menit
b. Naikkan gas keputaran penuh
c. Menggerakkan bucket
d. Naikkan gas keputaran penuh, gerakkan bucket arm dan boom

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 9 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

25. Warna gas buang yang bagaimana bila disebut baik


a. Gas buang yang berwarna putih
b. Gas buang yang berwarna putih dan bening
c. Gas buang yang berwarna hitam
d. Gas buang yang tidak berwarna atau biru muda

26. Salah satu terjadinya suara dan getaran pada engine adalah :
a. Penggantian pelumas engine melebihi batas waktu yang ditentukan
b. Adanya bagian-bagian yang sudah aus melebihi spesifkasi dari komponen yang
c. bersangkutan
d. Unit dioperasikan dengan kasar
e. Kekurangan minyak pelumas

27. Tindakan apakah yang anda lakukan apabila sedang bekerja/operasi tiba-tiba monitor
temperatur air pendingin engine menyala
a. Stop operasi dan matikan engine langsung serta periksa sistem pendingin.
b. Terus operasi sampai lampu mati dengan sendirinya.
c. Stop operasi dan biarkan engine hidup dalam keadaan idle sampai lampu peringatan
mati, kemudian matikan engine dan lapor pada pengawas.
d. Stop operasi, matikan engine dan lapor pada pengawas

28. Apabila harus memarkir unit, apa yang harus dilakukan


a. Unit ditempatkan didaerah yang rata, keras dan aman, arm ditekuk tegak lurus
dengan tanah dan posisi bucket horizontal/bagian bawah menyentuh tanah, pasang
safety lock, matikan engine sesuai prosedur.
b. Unit ditempatkan di daerah yang rata, keras dan aman, semua rod hidrolik silinder
pada posisi masuk atau dipendekkan, pasang safety lock, matikan engine sesuai
prosedur
c. Boom dan arm bucket tegak lurus dengan track, matikan engine sesuai prosedur

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 10 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

d. Di tempat mana saja asal rata, tanahnya keras supaya tidak ambles, cukup aman,
jauh dan sumber api, kemudian bucket diletakkan ditanah, matikan engine sesuai
prosedur, tutup dan kunci kabin operator

29. Prosedur mematikan engine yang benar adalah


a. Memainkan gas terlebih dulu, kemudian mematikan engine.
b. Putaran engine dinaikkan dulu agar battery/accu terisi penuh untuk persiapan start
nantinya, baru matikan mesinnya.
c. Biarkan engine hidup pada putaran rendah ( low idle) selama kira-kira 5 menit
(cooling down) selanjutnya matikan engine
d. Engine digas dulu dan putar kunci kontak untuk mematikan engine

2. Isian atau Jawaban Singkat


Isilah titik-titik dari lembar pertanyaan atau jawab pertanyaan dari lembar pertanyaan,
dengan jawaban singkat dalam lembar jawaban dengan benar

1. Jelaskan maksud di lakukannya pemeliharaan terhadap alat-alat berat !


................................................................................................................................
................................................................................................................................

2. Jelaskan tujuan dilakukannya pemeliharaan terhadap alat-alat berat, sekurangnya 2


tujuan !
................................................................................................................................
................................................................................................................................

3. Sebutkan jenis pemeliharaan secara garis besarnya saja !


Jawab :
................................................................................................................................
................................................................................................................................
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 11 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

4. Siapa yang melakukan pemeriksaan keliling, dan apa saja yang diperiksa ?
Jawab :
................................................................................................................................
................................................................................................................................

5. Keadaan apa yang diperiksa pada lantai parkir ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

6. Apa yang diperiksa pada bagian-bagian bucket ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

7. Ada berapa cara untuk menyetel ketegangan track, jelaskan ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

8. Apa fungsi track frame ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

9. Apa fungsi Motor travel ( Traveling Motor ) ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

10. Apa fungsi lampu kerja pada excavator ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 12 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

11. Pada komponen apa bahan bakar dicerat ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

12. Apa yang dimaksud dengan mencerat bahan bakar ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

13. Sebutkan fungsi minyak pelumas engine, sekurangnya 2 ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

14. Untuk apa pemeriksaan minyak pelumas engine dilakukan?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

15. Apa yang dimaksud oli hidrolik pada excavator ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

16. Komponen apa yang diperikasa pada sistim pendingin engine ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

17. Apa fungsi tali kipas/fan belt?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 13 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

18. Bagaimana kita mengetahui level / jumlah bahan bakar ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

19. Apa fungsi battere/ aki ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

20. Bila oli engine dan oli hidrolik kurang, oli apa yang digunakan untuk ditambahkan ?
................................................................................................................................
................................................................................................................................
21. Kapan sebaiknya kita mengisi bahan bakar ?
................................................................................................................................
................................................................................................................................

22. Aiar apa yang digunakan untuk menambah air pendingin ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

23. Air apa yang digunakan untuk menambah air aki ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

24. Apa fungsi saringan udara ( air cleaner) ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

25. Kapan sabuk pengaman diganti ?


................................................................................................................................
................................................................................................................................
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 14 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

26. Apa gunanya panel monitor?


................................................................................................................................
................................................................................................................................

27. Pada waktu kunci kontak diposisikan ON, selama dua detik semua lampu indikator
menyala, setelah itu mati kecuali :
................................................................................................................................
................................................................................................................................

28. Setelah engine hidup bila dalam waktu 10 detik indikator tekanan oli engine (Engine
oil pressure Warning lamp) tidak berfungsi dengan baik (menyalamerah), apa yang anda
lakukan ?
Jawab :
................................................................................................................................
................................................................................................................................

29. Setelah engine dihidupkan kita harus melakukan pemeliharaan, sebutkan :


................................................................................................................................
................................................................................................................................

30. Sebutkan pemeliharaan selama pengoperasian yang harus dilakukan :


................................................................................................................................
................................................................................................................................
31. Sebutkan pemeliharaan setelah selesai pengoperasian yang harus dilakukan :
................................................................................................................................
................................................................................................................................

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 15 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

C. Lembar Pemeriksaan Peserta untuk kegiatan Tugas Teori


Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani.
YA
Apakah pertanyaan Pilihan Ganda (Multiple Choice) 1 sampai 29 telah
dijawab dengan benar ?
Apakah pertanyaan Isian atau Jawaban Singkat 1 sampai 31 telah
dijawab dengan benar ?

Tanda tangan peserta : ......................................................


Tanda tangan penilai : .......................................................

Catatan Penilai :
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................

D. Tugas-tugas Praktek
1. Tugas 1
Mendemontrasikan KUK dari Elemen Kompetensi 1
a. Daftar Peralatan:
APD (lengkap untuk pengoperasian excavator)
b. Tugas Praktek

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan


1.1 Semua baut diperiksa dari kemungkinan Melakukan pemeriksaan baut – baut pada unit
ada yang kendor,rusak atau hilang. excavator
1.2 Keadaan lantai parkir dibawah alat dan Melakukan pemeriksaan lantai parkir dari
bagian lain dari alat diperiksa dari kemungkian adanya kebocoran minyak
kemungkinan adanya kebocoran minyak pelumas. Bahan bakar dan air pendingin
pelumas,bahan bakar dan air pendingan
1.3 Semua bagian bucket diperiksa dari Melakukan pemeriksaan bucket
kemungkinan adanya keausan dan keretakan.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 16 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

1.4 Kondisi track diperiksa ketegangannya Melaakukan pemeriksaan ketegangan track?


sesuai dengan petunjuk pemeliharaan
1.5 Track frame dan bagian under carriage Melakukan pemeriksaan bagian – bagian
yang lain diperiksa dari kemungkinan terjadi under carriage?
retak atau kerusakan lain.
1.6 Semua lampu kerja diperiksa dari Melakukan pemeriksaan lampu kerja
kemungkinan pecah atau hilang.
1.7 Penceratan bahan bakar pada tangki bahan Melakukan penceratan bahan bakar
bakar dan water separator dilakukan untuk
mengeluarkan air dan endapan kotoran.

2. Tugas 2
Mendemontrasikan KUK dari Elemen Kompetensi 2
a. Daftar Peralatan:
APD (lengkap untuk pengoperasian excavator)
b. Tugas Praktek
1. Semua baut diperiksa dari kemungkinan ada Mampu memeriksa kondisi semua
yang kendor, rusak atau hilang baut yang kendor, rusak, atau hilang.
2. Keadaan lantai parkir dibawah alat dan Mampu memeriksa keadaan lantai parkir
bagian lain dari alat diperiksa dari dibawah alat dan bagian lain dari alat
kemungkinan adanya kebocoran minyak diperiksa dari kemungkinan adanya
pelumas, bahan bakar dan air pendingin kebocoran minyak pelumas, bahan
bakar dan air pendingin.

3. Semua bagian bucket diperiksa dari • Mampu memeriksa kondisi bucket


kemungkinan adanya keausan dan keretakan dari kemungkinan adanya keausan
dan keretakan (kerusakan)
• Mampu mengetahui bagian-bagian
bucket yang aus atau retak
4. Kondisi track diperiksa ketegangannya sesuai • Mampu memeriksa ketegangan track
dengan petunjuk pemeliharaan. sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan.
• Mampu menyetel
keteganan/kekencanagan track
5. Track frame dan bagian under carriage yang Mampu memeriksa track frame dan
lain diperiksa dari kemungkinan terjadi retak bagian kerangka bawah(under carriage)
atau kerusakan lain. yang lain dari kemungkinan terjadi retak
atau kerusakan lain.
6. Semua lampu kerja diperiksa dari Mampu memeriksa semua lampu kerja
kemungkinan pecah atau hilang. dari kemungkinan pecah atau hilang.
7. Penceratan bahan bakar pada tangki bahan Mampu melakukan penceratan bahan
bakar dan water seperator dilakukan untuk bakar pada tangki bahan bakar dan
mengeluarkan air dan endapan kotoran water seperator untuk mengeluarkan air
dan endapan kotoran

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 17 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

3. Tugas 3
Mendemontrasikan KUK dari Elemen Kompetensi 3
a. Daftar Peralatan:
APD (lengkap untuk pengoperasian excavator)
b. Tugas Praktek
1. Sabuk keselamatan dipasang dan Mampu memasang sabuk keselamatan sesuai
dikencangkan sesuai dengan ukuran dengan ukuran tubuh
tubuh

2. Panel monitor diperiksa untuk Mampu memeriksa semua indicator berfungsi


memastikan semua indikator berfungsi baik
dengan baik
3. Engine distart sesuai dengan prosedur Mampu menghidupkan engine

4. Tugas 4
Mendemontrasikan KUK dari Elemen Kompetensi 4
a. Daftar Peralatan:
APD (lengkap untuk pengoperasian excavator)
b. Tugas Praktek
1. Semua indikator diperiksa dari Mampu memeriksa semua indikator yang ada di
kemungkinan rusak atau tidak berfungsi. panel monitor
Engine segera dimatikan bila dalam waktu
10 detik tekanan minyak pelumas tidak
berfungsi dengan baik.

2. Pemanasan engine dilakukan sebelum unit Mampu memanaskan engine


dioperasikan sesuai petunjuk pemeliharaan

3. Kondisi gas buang diperiksa dari Mampu memeriksa warna gas buang
kemungkinan adanya kelainan warna gas
buang

4. Suara engine dan getaran diperiksa dari Mampu mengamati suara dan getaran engine.
kemungkinan adanya kondisi yang tidak
normal.

5. Pemeriksaan ulang dilakukan untuk Mampu memeriksa kebocoran pada minyak


memastikan tidak ada kebocoran minyak pelumas, bahan bakar dan air 
pendingin
pelumas, bahan bakar dan air pendingin
setelah engine hidup

5. Tugas 5
Mendemontrasikan KUK dari Elemen Kompetensi 5
b. Daftar Peralatan:
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 18 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

APD (lengkap untuk pengoperasian excavator)


c. Tugas Praktek
1. Semua indikator pada instrument Mampu memantau indicator pada panel
panel dipantau untuk mendeteksi monitor
adanya kelainan (tidak berfungsi
dengan baik)
2. Kondisi attachment, under carriage Mampu mendeteksi kelainan atau kerusakan
dan upper structure dipantau untuk pada attachment, under carriage dan upper
mendeteksi adanya kelainan structure
operasinya/ kerusakan

3. Tindakan yang diperlukan sesuai Mampu melakukan tindakan bila terjadi


dengan prosedur dilakukan bila kelainan
terjadi kelainan pada fungsi
indikator, attachment, under
carriage, upper structure dan indikasi
kelainan lainnya.

6. Tugas 6
Mendemontrasikan KUK dari Elemen Kompetensi 6
a. Daftar Peralatan:
APD (lengkap untuk pengoperasian excavator)
b. Tugas Praktek
1. Under carriage, bucket dan ruang Mampu membersihkan under carriage, bucket
operator dibersihkan dari kotoran dan ruang operator dari kotoran

2. Komponen excavator diperiksa secara Mampu memeriksa secara visual komponen


visual dari kemungkinan rusak excavator dari kemungkinan rusak
3. Pengisian Bahan bakar kedalam tangki Mampu mengisikan bahan bakar kedalam
dilakukan sesuai prosedur tangki sesuai prosedur

4. Unit diparkir pada lokasi yang telah Mampu memarkirkan unit pada lokasi yang
ditentukan sesuai dengan prosedur telah ditentukan
5. Engine dimatikan sesuai dengan Mampu mematikan engine setelah excavator
prosedur setelah excavator berada berada ditempat parkir dalam keadaan aman
ditempat parkir dalam keadaan aman

6. Kedudukan service meter dicatat untuk Mampu mencatat kedudukan service meter
bahan pembuatan laporan operasi untuk bahan pembuatan laporan operasi

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 19 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

E. Daftar Cek Tugas Praktek


Kode Unit : INA.5220.222.02.02.05
Judul Unit : Melaksanakan Pemeliharaan Harian Excavator Sesuai Petunjuk Pemeliharaan
Nomor Elemen Ya Tidak Kriteria Unjuk Kerja Ya Tidak
1 1.1
1.2
1.3
1.4
1.5
1.6
1.7
2 2.1
2.2
2.3
2.4
2.5
2.6
2.7
3 3.1
3.2
3.3
4 4.1
4.2
4.3
4.4
4.5
5 5.1
5.2
5.3
6 6.1
6.2
6.3
6.4
6.5
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 20 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

Nomor Elemen Ya Tidak Kriteria Unjuk Kerja Ya Tidak


6.6
Kondisi Unjuk Kerja
Penunjang Keterampilan dan Pengetahuan
Aspek – aspek penting dalam pengujian

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 21 dari 21
Buku Kerja Versi 2016
BUKU PENILAIAN

MELAKSANAKAN PEMELIHARAAN HARIAN


EXCAVATOR SESUAI PETUNJUK PEMELIHARAAN

INA.5220.222.02.02.05

2016

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT


DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
DIREKTORAT BINA KOMPETENSI DAN PRODUKTIVITAS KONSTRUKSI
JL. SAPTA TARUNA RAY A – KOMPLEK PU PASAR JUMAT – JAKARTA SELATAN
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

PENJELASAN UMUM

Buku penilaian untuk unit kompetensi Menyiapkan Informasi dan Laporan Pelatihan dibuat
sebagai konsekuensi logis dalam pelatihan berbasis kompetensi yang telah menempuh
tahapan penerimaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja melalui buku informasi
dan buku kerja. Setelah latihan-latihan (exercise) dilakukan berdasarkan buku kerja maka
untuk mengetahui sejauh mana kompetensi yang dimilikinya perlu dilakukan uji
komprehensif secara utuh per unit kompetensi dan materi uji komprehensif itu ada dalam
buku penilaian ini.
Adapun tujuan dibuatnya buku penilaian ini, yaitu untuk menguji kompetensi peserta
pelatihan setelah selesai menempuh buku informasi dan buku kerja secara komprehensif
dan berdasarkan hasil uji inilah peserta akan dinyatakan kompeten atau belum kompeten
terhadap unit kompetensi Menyiapkan Informasi dan Laporan Pelatihan.
Metoda Penilaian yang dilakukan meliputi penilaian yang opsinya sebagai berikut:
1. Metoda Penilaian Pengetahuan
a. Tes Tertulis
Untuk menilai pengetahuan yang telah disampaikan selama proses pelatihan terlebih
dahulu dilakukan tes tertulis melalui pemberian materi tes dalam bentuk tertulis yang
dijawab secara tertulis juga. Untuk menilai pengetahuan dalam proses pelatihan materi
tes disampaikan lebih dominan dalam bentuk obyektif tes, dalam hal ini jawaban
singkat, menjodohkan, benar-salah, dan pilihan ganda. Tes essay bisa diberikan selama
tes essay tersebut tes essay tertutup, tidak essay terbuka, hal ini dimaksudkan untuk
mengurangi faktor subyektif penilai.
b. Tes Wawancara
Tes wawancara dilakukan untuk menggali atau memastikan hasil tes tertulis sejauh itu
diperlukan. Tes wawancara ini dilakukan secara perseorangan antara penilai dengan
peserta uji/peserta pelatihan. Penilai sebaiknya lebih dari satu orang.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 1 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

2. Metoda Penilaian Keterampilan


a. Tes Simulasi
Tes simulasi ini digunakan untuk menilai keterampilan dengan menggunakan media
bukan yang sebenarnya, misalnya menggunakan tempat kerja tiruan (bukan tempat
kerja yang sebenarnya), obyek pekerjaan disediakan atau hasil rekayasa sendiri, bukan
obyek kerja yang sebenarnya.
b. Aktivitas Praktik
Penilaian dilakukan secara sebenarnya, di tempat kerja sebenarnya dengan
menggunakan obyek kerja sebenarnya.
3. Metoda Penilaian Sikap Kerja
a. Observasi
Untuk melakukan penilaian sikap kerja digunakan metoda observasi terstruktur, artinya
pengamatan yang dilakukan menggunakan lembar penilaian yang sudah disiapkan
sehigga pengamatan yang dilakukan mengikuti petunjuk penilaian yang dituntut oleh
lembar penilaian tersebut. Pengamatan dilakukan pada waktu peserta uji/peserta
pelatihan melakukan keterampilan kompetensi yang dinilai karena sikap kerja melekat
pada keterampilan tersebut.

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 2 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

DAFTAR ISI

PENELASAN UMUM ................................................................................................ 1


DAFTAR ISI........................................................................................................... 3
BAB I PENILAIAN TEORI......................................................................................... 4
A. Kunci Jawaban Pilihan Ganda ( Multiple Choice) .......................................... 4
B. Kunci Jawaban Isian atau Jawaban Singkat ............................................. 12
C. Kunci Jawaban Tugas-Tugas Praktik ....................................................... 17
1. Kunci jawaban tugas 1 ..................................................................... 17
2. Kunci jawaban tugas 2..................................................................... 18
3. Kunci jawaban tugas 3 ..................................................................... 20
4. Kunci jawaban tugas 4 ..................................................................... 20
5. Kunci jawaban tugas 5 ................................................................... 221
6. Kunci jawaban tugas 6 ................................................................... 221
D. Check List Tes Teori dan Praktek ........................................................... 23
E. Lembar Penilaian.................................................................................. 24

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 3 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

BAB I
PENILAIAN TEORI

A. Kunci Jawaban Pilihan Ganda (Multiple Choice)


Pilihlah salah satu jawaban yang menurut anda paling benar: a, b, c atau d dengan
memberi tanda lingkaran (О) pada lembar jawaban yang tersedia

1. Pada garis besarnya jenis pemeliharaan dapat dibedakan dalam 2 kelompok


a. Pemeliharaan pencegahan dan pemeliharaan harian
b. Pemeliharaan pencegahan dan pemeliharaan berkala
c. Pemeliharaan pencegahan dan pemeliharaan perbaikan
d. Pemeliharaan harian dan pemeliharaan berkala
jawab : c

2. Pemeliharaan alat-alat berat adalah tugas


a. Mekanik alat-alat berat
b. Operator alat-alat berat
c. Operator dan mekanik alat-alat berat
d. Pemimpin proyek yang menggunakan alat-alat berat tersebut
jawab : b

3. Salah satu kegiatan pemeliharaan adalah pemeriksaan keliling, siapa yang


melaksanakan pemeriksaan keliling ?
a. Operator dan mekanik alat-alat berat
b. Mekanik alat-alat berat
c. Pembantu operator alat-alat berat
d. Operator alat-alat berat
jawab : d

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 4 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

4. Kapan pemeriksaan keliling dilakukan ?


a. Selama operasi
b. Sebelum operasi
c. Sesudah operasi
d. Sebelum selama dan sesudah operasi
jawab : b

5. Untuk mendeteksi adanya kebocoran minyak pelumas, bahan bakar dan air pendingin
pada waktu melakukan pemeriksaan keliling adalah :
a. Memeriksa jumlah minyak pelumas dan bahan bakar
b. Memeriksa filter pelumas dan bahan bakar
c. Memeriksa lantai parkir
d. Memeriksa tangki bahan bakar, pelumas dan radiator
jawab : c

6. Apa nama komponen untuk menyetel track?


a. Track adjuster
b. Track roller
c. Track frame
d. Track link
jawab : a

7. Mencerat bahan bakar dimaksudkan untuk :


a. Membuang bahan bakar pada tangki
b. Membersihkan bahan bakar dari tangki dan water separator
c. Membuang air atau endapan kotoran yang terdapat pada tangki bahan bakar dan
water separator
d. Menjaga kebersihan tangki
jawab : c

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 5 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

8. Pada pemeriksaan oli engine, posisi dipstick yang benar adalah


a. Ditarik, kemudian dilihat pada posisi dipstick menghadap keatas.
b. Ditarik, kemudian dilihat pada posisi dipstick menghadap ke bawah.
c. Ditarik, kemudian dilihat pada posisi dipstick mendatar.
d. Posisi dipstick tidak menjadi masalah
jawab : c

9. Menambah oli engine yang benar adalah menggunakan oli yang


a. Merk dan kekentalannya sama
b. Merknya boleh berbeda, asalkan kekentalannya sama.
c. Merknya harus sama, kekentalannya boleh berbeda.
d. Merk dan kekentalannya tidak harus sama
jawab : a

10. Pemeriksaan oli hidrolik pada Excavator yang benar adalah


a. Periksalah ditempat yang rata, turunkan semua alat kerja bucket, rod hidroliksilinder
pada posisi masuk, matikan mesin serta periksalah gelas penduga yang terdapat pada
tangki hidrolik.
b. Parkir ditempat yang rata, mesin tetap hidup dan periksalah gelas penduga oli
hidroliknya.
c. Parkir ditempat yang rata, mesin tetap hidup atau mati saja dan amati gelaspenduga
olinya.
d. Posisikan unit pada tempat yang datar serta posisikan boom,arm dan bucketlurus
kedepan dan letakan diatas tanah, periksa gelas penduga pada tangkihidrolik.
jawab : d

11. Air yang digunakan untuk di isikan ke dalam radiator adalah


a. Sembarang air asal tidak mengandung lumpur
b. Air yang bersih dan dapat diminum
c. Air sungai yang sudah disaring
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 6 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

d. Air bersih yang sudah dimasak


jawab : b

12. lampu peringatan/indicator apa yang akan menyala bila tali kipas putus ?
a. Lampu peringatan tekanan oli engine
b. Lampu peringatan jumlah air radiator
c. Lampu peringatan saringan udara
d. Lampu peringatan pengisian aki
jawab : d

13. Apabila lubang udara (air breather) pada tutup tangki tersumbat, maka
a. Tekanan dalam tangki menjadi tinggi, dan tenaga engine akan naik
b. Tekanan dalam tangki menjadi rendah, dan kemungkinan tenaga engine akan
naik
c. Tekanan dalam tangki menjadi rendah, dan kemungkinan solar tidak mengalir,
akhirnya engine akan mati
d. Tekanan dalam tangki menjadi tinggi, dan kemungkinan akan merusak saluran
bahan bakar
jawab : c

14. Pengisian bahan bakar ke dalam tangki bahan bakar seharusnya dilakukan pada
a. Setiap pagi hari sebelum operasi
b. Setiap hari setelah selesai bekerja dan diisi penuh.
c. Setiap hari sa'at bahan bakar dalam tangki sudah habis.
d. Setiap hari waktu bahan bakar dalam tangki masih setengah
jawab : b

15. Sewaktu Saudara memeriksa air accu, diketahui kurang apa yang dilakukan
a. Mengisi accu dengan air apa saja ketika accu sudah dingin.
b. Mengisi accu dengan air accu pada waktu accu sudah dingin.
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 7 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

c. Begitu engine dimatikan, air accu langsung diisikan


d. Mengisi accu dengan accu zuur yang berat jenisnya 2,6
jawab : b

16. Cara yang paling tepat untuk mengetahui kondisi air cleaner mampet/kotor adalah
dengan :
a. Membuka saringan udara/air cleaner dan menyemprotnya dengan angin.
b. Melihat warna asap/gas buang engine
c. Merasakan/mengamati tenaga mesin.
d. Melihat indikator/ lampu peringatan saringan udara
jawab : d

17. Prosedur naik dan turun dari unit adalah :


a. Menggunakan tumpuan yang paling rendah agar mudah untuk naik dan turun
b. Menggunakan alat pelindung diri, helm, sarung tangan dan sepatu
c. Menggunakan tiga titik tumpuan dengan menghadap ke unit
d. Menggunakan tumpuan yang tersedia dengan menghadap ke unit
jawab : c

18. Penyetelan tempat duduk operator dimaksudkan untuk apa?


a. Agar operator nyaman dalam bekerja
b. Agar dapat digunakan untuk istirahat operator
c. Agar mudah digunakan oleh setiap operator
d. Agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat
jawab : a

19. Sebelum menghidupkan mesin kegiatan yang harus dilakukan adalah :


a. Membersihkan unit
b. Melakukan pemeriksaan keliling
c. Menambah bahan bakar
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 8 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

d. Memeriksa kebocoran minyak pelumas bahan bakar dan pendingin

20. Mengapa sabuk pengaman harus dalam kondisi baik ?


a. Karena sabuk pengaman selalu digunakan oleh operator
b. Karena sabuk pengaman adalah perangkat keselamatan
c. Karena sabuk pengaman mudah rusak
d. Karena sabuk pengaman waktu penggunaanya terbatas
jawab : b

21. Panel monitor harus diperiksa dan harus dalam kondisi baik, karena

a. Akan lebih nyaman dilihat dan menyenangkan operator selama mengoperasikan


wheel excavator.
b. Akan sangat membantu operator dalam pemantauan semua instrument selama
pemeliharaan dan pengoperasian wheel excavator dengan tepat.
c. Akan memudahkan operator dalam penentuan waktu penggantian minyak
pelumas engine dan hidrolik.
d. Akan membantu operator untuk menghidupkan dan mematikan engine
jawab : b

22. Bagaimana cara start/menghidupkan engine pada suhu normal?

a. Masukkan kunci kontak langsung putar kekanan


b. Masukkan kunci kontak putar ke posisi ON lalu START
c. Masukkan kunci kontak putar ke ON, tunggu 5 detik periksa indikator lalu START
d. Masukkan kunci kontak keposisi OFF, lalu putar ke posisi ON, tunggu 5 detik lalu
putar keposisi START
jawab : b

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 9 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

23. Bila gagal untuk menghidupkan mesin berapa lama harus menunggu untuk
menghidupkan kembali ?
a. 10 detik
b. 30 detik
c. 1. menit
d. 2. menit
jawab : d

24. Apa yang yang harus dilakukan setelah engine hidup ?


a. Biarkan engine hidup pada putaran rendah selama 5 menit
b. Naikkan gas keputaran penuh
c. Menggerakkan bucket
d. Naikkan gas keputaran penuh, gerakkan bucket arm dan boom
jawab : a

25. Warna gas buang yang bagaimana bila disebut baik


a. Gas buang yang berwarna putih
b. Gas buang yang berwarna putih dan bening
c. Gas buang yang berwarna hitam
d. Gas buang yang tidak berwarna atau biru muda
jawab : d

26. Salah satu terjadinya suara dan getaran pada engine adalah :
a. Penggantian pelumas engine melebihi batas waktu yang ditentukan
b. Adanya bagian-bagian yang sudah aus melebihi spesifkasi dari komponen yang
bersangkutan
c. Unit dioperasikan dengan kasar
d. Kekurangan minyak pelumas
jawab : b

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 10 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

27.Tindakan apakah yang anda lakukan apabila sedang bekerja/operasi tiba-tiba monitor
temperatur air pendingin engine menyala
a. Stop operasi dan matikan engine langsung serta periksa sistem pendingin.
b. Terus operasi sampai lampu mati dengan sendirinya.
c. Stop operasi dan biarkan engine hidup dalam keadaan idle sampai lampu
peringatan mati, kemudian matikan engine dan lapor pada pengawas.
d. Stop operasi, matikan engine dan lapor pada pengawas
jawab : c

28. Apabila harus memarkir unit, apa yang harus dilakukan


a. Unit ditempatkan didaerah yang rata, keras dan aman, arm ditekuk tegak lurus
dengan tanah dan posisi bucket horizontal/bagian bawah menyentuh tanah, pasang
safety lock, matikan engine sesuai prosedur.
b. Unit ditempatkan di daerah yang rata, keras dan aman, semua rod hidrolik silinder
pada posisi masuk atau dipendekkan, pasang safety lock, matikan engine sesuai
prosedur
c. Boom dan arm bucket tegak lurus dengan track, matikan engine sesuai prosedur
d. Di tempat mana saja asal rata, tanahnya keras supaya tidak ambles, cukup aman,
jauh dan sumber api, kemudian bucket diletakkan ditanah, matikan engine sesuai
prosedur, tutup dan kunci kabin operator
jawab : a

29. Prosedur mematikan engine yang benar adalah


a. Memainkan gas terlebih dulu, kemudian mematikan engine.
b. Putaran engine dinaikkan dulu agar battery/accu terisi penuh untuk persiapan start
nantinya, baru matikan mesinnya.
c. Biarkan engine hidup pada putaran rendah ("low idle") selama kira-kira 5 menit
(cooling down) selanjutnya matikan engine
d. Engine digas dulu dan putar kunci kontak untuk mematikan engine
jawab : c
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 11 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

B. Kunci Jawaban Isian atau Jawaban Singkat


Isilah titik-titik dari lembar pertanyaan atau jawab pertanyaan dari lembar pertanyaan,
dengan jawaban singkat dalam lembar jawaban dengan benar

1. Jelaskan maksud di lakukannya pemeliharaan terhadap alat-alat berat !


Jawab :
untuk mempertahankan kondisi ekonomis peralatan, baik kondisi teknis maupun
kinerjanya melalui kegiatan perawatan yang dilaksanakan oleh operator dan mekanik

2. Jelaskan tujuan dilakukannya pemeliharaan terhadap alat-alat berat, sekurangnya 2


tujuan !
Jawab : Menjaga agar alat selalu siap operasi Mempertahankan dan bila mungkin
memperpanjang umur ekonomis alat-alat berat. Mencegah terjadinya kerusakan sebelum
waktunya Meningkatkan efisiensi kerja Menghemat biaya operasional

3. Sebutkan jenis pemeliharaan secara garis besarnya saja !


Jawab :
a. Pemeliharaan pencegahan (preventive maintenance)
b. Pemeliharaan perbaikan (corrective maintenance)

4 Siapa yang melakukan pemeriksaan keliling, dan apa saja yang diperiksa ?
Jawab :
dilakukan oleh seorang operator sebelum operasi. Yaitu memeriksa seluruh bagian
excavator dari mulai bagian depan, kanan/kiri dan belakang, yang meliputi pemeriksaan
bagian bawah (lower structure), bagian atas (upper Structure) dan bagian depan (front
Attachment)

5 Keadaan apa yang diperiksa pada lantai parkir ?


Jawab :

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 12 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

Dari kemungkinan terdapat kebocoran minyak pelumas, bahan bakar, air pendingin dan
minyak hidrolik

6 Apa yang diperiksa pada bagian-bagian bucket ?


Jawab :
Diperiksa dari kemungkinan adanya baut yang kendor lepas atau lepas, keretakan dan
kehausan pada bucket.

7 Ada berapa cara untuk menyetel ketegangan track, jelaskan ?


Jawab
1) Diukur diatas track antara front idler dan upper roller
2) Diukur pada bagian tengah track frame sampai kebagian belakang permukaan
track shoe

8 Apa fungsi track frame ?


Jawab :
Sebagai penopang kerangka bagian atas dan perangkat untuk dudukan komponen-
komponen bagian bawah

9 Apa fungsi Motor travel ( Traveling Motor ) ?


Jawab :
Untuk memutar sprocket yang menggerakkan track

10 Apa fungsi lampu kerja pada excavator ?


Jawab :
Untuk penerangan ketika melakukan pekerjaan pada malam hari

11 Pada komponen apa bahan bakar dicerat ?


Jawab :
Pada komponen tangki bahan bakar dan water separator
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 13 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

12 Apa yang dimaksud dengan mencerat bahan bakar ?


Jawab :
Membuang air atau endapan kotoran yang terdapat pada tangki bahan bakar dan water
separator

13 Sebutkan fungsi minyak pelumas engine, sekurangnya 2 ?


Jawab : Sebagai Pelumas ( Lubricant ) Sebagai Pendingin ( Coolant ) Sebagai Pembersih
( Cleaner ) Sebagai penyekat ( Sealing ) Sebagai Penghantar panas Sebagai peredam
suara Sebagai pencegah karat pada bagian-bagian mesin

14 Untuk apa pemeriksaan minyak pelumas engine dilakukan?


Jawab :
Untunk mengetahui volume dan kondisi dari minyak pelumas engine tersebut

15 Apa yang dimaksud oli hidrolik pada excavator ?


Jawab :
Adalah fluida cair yang digunakan pada sistim hidrolik, berfungsi untuk meneruskan
tenaga dari satu tempat ke tempat lain

16 Komponen apa yang diperikasa pada sistim pendingin engine ?


Jawab :
Radiator dan wadah air plastic/reservoir tank

17 Apa fungsi tali kipas/fan belt?


Jawab :
Meneruskan tenaga dari poros engkol ke dinamo amper, kipas pendingin dan pompa air

18 Bagaimana kita mengetahui level / jumlah bahan bakar ?


Jawab :
Dengan melihat gelas penduga pada tangki atau indicator bahan bakar
Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk
pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 14 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

19 Apa fungsi battere/ aki ?


Jawab :
Batere berfungsi menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia

20 Bila oli engine dan oli hidrolik kurang, oli apa yang digunakan untuk ditambahkan ?
Jawab :
Menggunakan oli yang dianjurkan oleh pabrik / merek dan kekentalannya sama

21 Kapan sebaiknya kita mengisi bahan bakar ?


Jawab :
Setelah selesai operasi dan diisi sampai penuh, guna mencegah pengembunan

22 Air apa yang digunakan untuk menambah air pendingin ?


Jawab :
Air yang bersih dan dapat diminum

23 Air apa yang digunakan untuk menambah air aki ?


Jawab :
Air aki atau suling

24 Apa fungsi saringan udara ( air cleaner) ?


Jawab :
Untuk menyaring debu yang terdapat pada udara pada saat lubang hisap menyedot
oksigen dari udara untuk melakukan proses pembakaran diruang bakar

25 Kapan sabuk pengaman diganti ?


Jawab :
Sabuk pengaman setiap tiga tahun tergantung dari kondisinya atau sesuai rekomendasi
dari pabrik

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 15 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

26 Apa gunanya panel monitor?


Jawab :
Untuk memberikan peringatan kepada operator bila terjadi ketidak normalan pada kerja
mesin dan keadaan agar unit dapat diperiksa dan bekerja dengan baik

27 Pada waktu kunci kontak diposisikan ON, selama dua detik semua lampu indikator
menyala, setelah itu mati kecuali :
Jawab : Lampu peringatan pengisian battere lampu peringatan tekanan oli engine

28 Setelah engine hidup bila dalam waktu 10 detik indikator tekanan oli engine (Engine
oil pressure Warning lamp) tidak berfungsi dengan baik (menyala merah), apa yang anda
lakukan ?
Jawab :
Putar kunci kontak ke posisi OFF / segera matikan engine

29 Setelah engine dihidupkan kita harus melakukan pemeliharaan, sebutkan :


Jawab : Memeriksa semua indikator Melakukan pemanasan engine Memeriksa kondisi gas
buang Memeriksa kondisi suara dan getaran engine Memeriksa kebocoran pelumas, bahan
bakar dan air pendingin

30 Sebutkan pemeliharaan selama pengoperasian yang harus dilakukan : Memantau


indicator pada panel monitor Memantau kondisi implement, undercarriage dan upper
structure

31 Sebutkan pemeliharaan setelah selesai pengoperasian yang harus dilakukan :


Membersihkan Undercarriage, Bucket dan Ruang Operator Memeriksa Komponen
Excavator Secara Visual Mengisi Bahan Bakar Ke Dalam Tangki Memarkir Unit Mematikan
Engine Mencatat Hour Meter

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 16 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

C. Kunci Jawaban Tugas-Tugas Praktik

1. Kunci jawaban tugas 1

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan


1.1. Semua baut diperiksa dari kemungkinan 1) Melakukan pemeriksaan baut – baut dari
ada yang kendor,rusak atau hilang. kemungkinan ada yang kendor rusak atau
hilang
• memeriksa baut track shoe dengan
dipukul memakai palu
• memeriksa baut-baut sprocket
• memeriksa baut-baut ikatan pipa
hidrolik
1.2. Keadaan lantai parkir dibawah alat dan 1) Melakukan pemeriksaan lantai parkir dari
bagian lain dari alat diperiksa dari kemungkian adanya kebocoran minyak
kemungkinan adanya kebocoran minyak pelumas, bahan bakar dan air pendingin.
pelumas,bahan bakar dan air pendingan • Memeriksa lantai parkir secara visual
apakah terlihat ada kebocoran :
- Oli engine
- Oli Hidrolik
- Bahan bakar/Solar
- Air radiator
1.3. Semua bagian bucket diperiksa dari 1) Melakukan pemeriksaan bagian bucket dari
kemungkinan adanya keausan dan kemungkinan aus dan retak
keretakan. • Memeriksa secara visual kondisi bucket
dari kemungkinan :
- Retak/ aus
- Ada baut-baut yang lepas, kendor dan
hilang
- Tooth bucket aus, patah atau lepas

1.4. Kondisi track diperiksa ketegangannya 1) Melakukan pemeriksaan ketegangan track


sesuai dengan petunjuk pemeliharaan • Mengukur ketegangan track sesuai batas
ukuran yang telah ditentukan
- Diukur diatas track antara front ider dan
carier roller
- Track diangkat dan diukur kelenturan
pada
- senter frame dan track shoe sesuai
ukuran yang ditetapkan

1.5. Track frame dan bagian under carriage 1) Melakukan pemeriksaan frame dan bagian
yang lain diperiksa dari kemungkinan –bagian under carriage dari kemungkinan
terjadi retak atau kerusakan lain. retak atau kerusakan lain
• Memeriksa secara visual kondisi frame
kemungkinan retak
• Memeriksa secara visual kondisi under
carriage diantaranya : track roller, carier
roller. Track link, track shoe, front idler,
bushing track, sprocket, motor travel dari

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 17 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan


kemungkinan aus, baut yang kendor ,
lepas atau hilang dan kebocoran
pelumas.

1.6. Semua lampu kerja diperiksa dari 1) Melakukan pemeriksaan lampu kerja
kemungkinan pecah atau hilang. • Memeriksa secara visual lampu-lampu
dari keberadaan pada tempatnya, letak
atau ikatan , kondisinya, kabel dan
fungsinya dengan menggerakkan saklar
lampu.
1.7. Penceratan bahan bakar pada tangki bahan 1) Melakukan penceratan bahan bakar
bakar dan water separator dilakukan untuk • Mencerat bahan bakar dari bawah
mengeluarkan air dan endapan kotoran. tangki dengan membuka drain untuk
membuang endapan kotoran atau air
• Memeriksa water separator dari
endapan atau air, jika ada bukalah kran
yang ada untuk membuang endapan
atau air

2. Kunci jawaban tugas 2

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan

2.1. Level/permukaan minyak pelumas engine 1) Melakukan pemeriksaan minyak


diperiksa dengan menggunakan dipstik dan pelumas engine.
kondisi minyak pelumas diperiksa dari
• Menyiiapkan majun/lap
kemungkinan terkontaminasi
• Mencabut dipstick lalu dilap
• Memasukkan dipstick, cabut lalu
dilihat pada batas ukuran yang ada
pada posisi mendatar
• Peiksa kondisi minyak pelumas
engine dari warna dan kepekatan
2.2. Level/permukaan minyak hidrolik pada tangki 1) Melakukan pemeriksaan minyak
diperiksa dengan melihat lubang /kaca hidrolik.
penduga sesuai dengan petunjuk • Melihat kaca penduga pada tangki
pemeliharaan. ketahui batas ukuran yang ada, pastikan
bahwa minyak hidrolik dalam keadaan
cukup dengan memperhatikan posisi
implement sesuai ketentuan
2.3. Level/permukaan air pendingin pada radiator 1) Melakukan pemeriksaan air pendingin
atau tangki cadangan (reservoir) diperiksa pada radiator dan tangki cadangan
kecukuppannya sesuai dengan petunjuk
• Melihat tangki cadangan ketahui batas
pemeliharaan.
ukuran yang ada, pastikan bahwa air
dalam keadaan cukup.
• Bila sistim rusak periksa pada radiator
dengan membuka tutup radiator

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 18 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

pastikan bahwa airnya cukup.

2.4. Level/permukaan bahan bakar didalam tangki 1) Melakukan pemeriksaan bahan bakar
diperiksa kecukupannya melalui lubang / kaca pada tangki bahan bakar.
penduga atau dipstik sesuai dengan petunjuk
• Melihat kaca penduga pada tangki
pemeliharaan.
bahan bakar, ketahui batas ukuran yang
ada pastikan bahwa bahan bakar penuh
• Bila gelas penduga tak dapat dibaca,
buka tutup tangki ukur dengan stick,
dapat juga dilihat pada alat ukur panel
monitor
2.5. Level / permukaan air batere (accu) pada 1) Melakukan pemeriksaan batere.
setiap sel diperiksa dari kemungkinan kurang
• Gunakan batere/senter pada kondisi
sesuai dengan ketentuan dan pool batere di
gelap
periksa kekencangan pengikatannya serta
Melihat ukuran upper/lower pada
dibersihkan dari kotoran.
batere, pastikan air batere berada pada
batas upper, atau buka tutup aki lihat air
aki berada pada permukaan bawah
lubang
• Memeriksa kekencangan ikatan /klem
• Membersihkan kotoran pada klem atau
pool aki
2.6. Pelumas, bahan bakar, air pedingin, dan air 1) Melakukan penambahan bahan bakar, air
batere ditambah sesuai dengan petunjuk pendingin dan air batere bila kurang.
pemeliharaan ,bila kurang.
• Menambah bahan bakar, gunakan
pompa atau jirigen isikan melalui lubang
pengisian sampai penuh, jangan
tercecer atau luber, perhatikan
kebersihan
• Menambah air pendingin, isikan melalui
tangki cadangan atau radiator dengan
air yang bersih dan dapat diminum
sesuai ukuran
• Menambah air aki, gunakan air suling,
isikan pada tiap-tiap sel sampai batas
ukuran
2.7. Semua nepel pada bucket diberi 1) Melakukan penggemukan pada semua
penggemukan (greasing) sesuai dengan nepel
procedure dan kondisi • Menggunakan pompa gemuk
• Memompakan gemuk kedalam nipel
sampai gemuk yang ada keluar
• Bila nipel buntu segera diganti

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 19 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

3. Kunci jawaban tugas 3

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan

3.1. Sabuk keselamatan dipasang dan 1) Memasang sabuk keselamatan sesuai dengan
dikencangkan sesuai dengan ukuran ukuran tubuh
tubuh • Menyetel tempat duduk sesuai postur
tubuh
• Memasukkan buckle pada pengait
• Menyetel sabuk hingga nyaman

3.2. Panel monitor diperiksa untuk 1) Memeriksa semua indicator berfungsi baik
memastikan semua indikator berfungsi • Memeriksa kondisi pisik panel monitor
dengan baik
• Memasukkan kunci kontak dan memutar
pada posisi ON
• Memeriksa fungsi dari masingmasing
indicator
3.3. Engine distart sesuai dengan prosedur 1) Menghidupkan engine
• Memeriksa semua tuas/lever dalam keadan
netral/terkunci
• Dial/putaran gas diposisikan idle
• Kunci kontak diposisikan ON untuk
memastikan indikator berfungsi baik
• Membunyikan klakson
• Memutar kunci konta pada posisi start
hingga mesin hidup

4. Kunci jawaban tugas 4

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan


4.1. Semua indikator diperiksa dari kemungkinan 1) Memeriksa semua indikator yang ada di panel
rusak atau tidak berfungsi. Engine segera monitor
dimatikan bila dalam waktu 10 detik tekanan • Memeriksa masing-masing fungsi dari
minyak pelumas tidak berfungsi dengan indikator
baik.
• Mengetahui tingkat bahaya masingmasing
indikator, misalnya tekanan oli engine
• Melakukan tindak lanjut bila terjadi
kelainan,
• Mematikan engine ketika tekanan oli
engine tidak berfungsi
4.2. Pemanasan engine dilakukan sebelum unit 1) Memanaskan engine
dioperasikan sesuai petunjuk pemeliharaan • Membiarkan mesin hidup pada putaran
rendah selama 5 menit

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 20 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

4.3. Kondisi gas buang diperiksa dari 1) Memeriksa warna gas buang
kemungkinan adanya kelainan warna gas • Menambah putaran engine secara bertahap
buang
• Memperhatikan warna gas buang
• Mengetahui kondisi gas buang yang baik
atua tidak baik
4.4. Suara engine dan getaran diperiksa dari 1) Mengamati suara dan getaran engine
kemungkinan adanya kondisi yang tidak • Mendengarkan suara engine
normal.
• Dapat membandingkan suara engine
normal dengan tidak normal
4.5. Pemeriksaan ulang dilakukan untuk 1) Memeriksa kebocoran pada minyak pelumas,
memastikan tidak ada kebocoran minyak bahan bakar dan air 
pendingin
pelumas, bahan bakar dan air pendingin
• Memeriksa secara visual sistim yang
setelah engine hidup
bekerja untuk mengetahui bila ada
kebocoran pada : pelumas engine, minyak
hidrolik, bahan bakar dan air pendingin

5. Kunci jawaban tugas 5

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan

5.1. Semua indikator pada instrument 1) Memantau indicator pada panel monitor
panel dipantau untuk mendeteksi • Memantau panel monitor selama
adanya kelainan (tidak berfungsi operasi kemungkinan terjadi ketidak
dengan baik) normalan pada indicator diantaranya
Indicator tekanan oli, pengisian batere,
temperatur engine, temperatur oli
hidrolik, level bahan bakar dan monitor
display

5.2. Kondisi attachment, under carriage 1) Mendeteksi kelainan atau kerusakan pada
dan upper structure dipantau untuk attachment, under carriage dan upper
mendeteksi adanya kelainan structure
operasinya/ kerusakan • Memantau kinerja implement
• Memantau track shoe

5.3. Tindakan yang diperlukan sesuai 1) Melakukan tindakan bila terjadi kelainan
dengan prosedur dilakukan bila terjadi • Melakukan tindakan yang diperlukan
kelainan pada fungsi indikator , sesuai dengan kewenangan operator
attachment, under carriage, upper
• Mencatat kondisi yang terjadi
structure dan indikasi kelainan lainnya.
• Melaporkan kepada atasan/petugas
yang berwenang

6. Kunci jawaban tugas 6

Kriteria Unjuk Kerja Instruksi/Tugas yang harus dilaksanakan

6.1. Under carriage, bucket dan ruang 1) Membersihkan under carriage, bucket dan
operator dibersihkan dari kotoran ruang operator dari kotoran

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 21 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

• Menyiapkan peralatan antara lain alat


penyemprot, kuas/sapu ijuk,
linggis/pencungkil, majun, sabun
• Membersikan tanah yang melekat pada
undercarriage dan bucket
• Membersihkan/mencuci ruang operator dari
kotoran, lumpur, debu atau ceceran
pelumas

6.2. Komponen excavator diperiksa secara 1) Memeriksa secara visual komponen excavator
visual dari kemungkinan rusak dari kemungkinan rusak
• Memeriksa secara visual bagian under
carriagae, bucket, implement, ruang
operator, ruang engine dari kemungkinan
ditemukan kebocoran atau kelainan baut-
baut yang kendor, lepas atau hilang

6.3. Pengisian Bahan bakar kedalam tangki 1) Mengisikan bahan bakar kedalam tangki
dilakukan sesuai prosedur sesuai prosedur
• Mengisi bahan bakar dilakukan pada sore
hari setelah selesai operasi bertujuan untuk
menghindari pengembunan pada tangki
bahan bakar.
• Pada waktu pengisian bahan bakar, unit di
posisikan pada tempat yang datar atau rata,
hindari dari tercampur kotoran, air dan
jauhkan dari sumber api.
6.4. Unit diparkir pada lokasi yang telah 1) Memarkirkan unit pada lokasi yang telah
ditentukan sesuai dengan prosedur ditentukan
• Menempatkan unit pada tempat yang telah
ditentukan, datar/rata dan aman
• Meletakkan bucket ketanah sesuai ketentuan
atau kondisi lingkungan
• Menetralkan semua tuas kendali
• Menurunkan putaran engine pada posisi idle
• Mendinginkan engine + 5 menit
• Melakukan pemeriksaan ulang
• Mematikan engine/ mencabut kunci kontak
• Mencatat hour meter
• Mengunci unit

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 22 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

6.5. Engine dimatikan sesuai dengan 1) Mematikan engine setelah excavator berada
prosedur setelah excavator berada ditempat parkir dalam keadaan aman
ditempat parkir dalam keadaan aman • Tidak mematikan engine dengan tiba-tiba
• Tetap hidupkan engine pada putaran rendah
sekitar 5 menit
• Memutar kunci kontak pada posisi “OFF“,
mencabut kunci
• Tuas/saklar pemutus battere diposisikan O /
OFF
• Mengunci pintu kabin dan yang lainnya

6.6. Kedudukan service meter dicatat untuk 1) Mencatat kedudukan service meter untuk
bahan pembuatan laporan operasi bahan pembuatan laporan operasi
• Mencatat service meter pada akhir operasi
• Mengisi form laporan
• Menandatangani dan menyerahkan pada
pengawas atau yang berwenang

D. Check List Tes Teori dan Praktek


Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani

Apakah semua petunjuk kerja diikuti ? Ya


Apakah peserta pelatihan mampu memilih dan menggunakan peralatan uji
yang sesuai ?
Apakah peserta pelatihan mampu menjelaskan dan melakukan persiapan
pengoperasian excavator ?
Apakah peserta pelatihan mampu menjelaskan dan melakukan pengoperasian
excavator sesuai dengan aplikasi dan teknik operasi yang benar
Apakah peserta pelatihan mampu menjelaskan dan melakukan pemeliharaan
selama pengoperasian ?
Apakah peserta pelatihan mampu menjelaskan dan melakukan pemeliharaan
setelah selesai pengoperasian dan pembuatan laporan ?
Apakah peserta pelatihan sudah memberikan ide dan informasi yang tepat
sesuai dengan standar yang dibutuhkan
Apakah peserta pelatihan telah merencanakan dan menyusun
kegiatankegiatan yang tujuannya telah diperiksa oleh pelatih
Apakah peserta pelatihan menggunakan sumber-sumber yang
menguntungkan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk
mencapai tujuan

Tanda tangan Peserta : ..........................................................

Tanda tangan Instruktur : ..........................................................

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 23 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016
Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Golongan Pokok Operator Excavator INA.5220.222.02.05.05

E. Lembar Penilaian
Unit Kompetensi : Melaksanakan Pemeliharaan Harian Excavator Sesuai
Petunjuk Pemeliharaan
Kode Unit Kompetensi : INA.5220.222.02.05.05
Nama Peserta Pelatihan :
Nama Instruktur :
Kompeten
Peserta dinilai
Kompetensi yang dicapai

Umpan Balik untuk Peserta:

Tanda tangan :

Peserta sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasan-alasan mengambil keputusan
Tanda tangan penilai :
Tanggal :

Saya sudah diberitahu tentang hasil penilaian dan alasan mengambil keputusan tersebut
Tanda tangan Peserta Pelatihan :
Tanggal :

Judul : Melaksanakan pemeliharaan harian excavator sesuai dengan petunjuk


pemeliharaan Acuan dan standar Halaman 24 dari 24
Buku Penilaian Versi 2016