Anda di halaman 1dari 2

N

Unit : kN  1000 N MPa  1 


2
mm
Contoh 9.1 :
Sebuah balok tertumpu sederhana dengan beban seperti dalam gambar di bawah ini.

PD  150 40% kN PL  150 60% kN

kN kN
q D  15 15% q L  15 85%
m m
Fy
L  9  m Fy  240 MPa fy 
MPa

Faktor tahanan untuk lentur =  b  0.9

Beban merata terdiri dari 15% D dan 85% L, beban terpusat terdiri dari 40% D serta 60% L.
Balok tersebut diberi sokongan lateral pada ujung-ujungnya serta setiap jarak 2,25 m. Mutu baja adalah
BJ 37.

Penyelesaian :

   
kN
q u  1.2 q D  1.6 q L  q u  23.1
m

  
Pu  1.2 PD  1.6 PL   Pu  216 kN

M u   1  q  L2   1  P  L  M  719.888 kN m


8 u  4 u  u
   
Mu
M n_perlu   M n_perlu  799.875 kN m
b

Estimasikan apakah sokongan lateral cukup dekat untuk mendesain balok agar dapat mencapai
momen plastis, Mp (tanpa analisa plastis). Asumsikan penampang kompak untuk mencegah tekuk lokal,
dan balok berada dalam kasus 2 (Mn=Mp).

Panjang maksimal bentang tak terkekang adalah :

M p_perlu  M n_perlu  M p_perlu  799.875 kN m

M p_perlu 6 3
Zx_perlu   Zx_perlu  3.333  10 mm
Fy

6 3
Penampang terkecil yang memiliki Z > 3.333  10 mm adalah 400.400.13.21.
x

2 4 4
Data penampang : A  218.7 cm Ix  66600 cm Iy  22400 cm

d  400 mm r  22 mm
tf  21 mm h  d  2  tf  h  358 mm

tw  13 mm b f  400 mm

   
1 2 3 3
Zx  bf  tf  d  tf   tw d  2 tf  Zx  3.6  10 cm
4

Iy
ry   ry  101.204 mm
A

kN
Uw  1.72
m

Periksa kuat momen lentur nominal dari penampang, dengan menyertakan berat sendiri
balok :

 
1 2
M u_berat.sendiri  1.2  Uw  ( L)  M u_berat.sendiri  20.898 kN m
8

M u_total  M u  M u_berat.sendiri  M u_total  740.785 kN m

Mp = M n  Zx Fy  M n  864.032 kN m

 b  M n  777.629 kN m   b  M n  M u_total

Cek kelangsingan penampang :

bf 170
 10.973
 9.524 < fy
2  tf

1680
h  108.444
 27.538 < fy
tw

790 ry
Lp   Lp  5.161 m
fy

Lp  2.25.m  sesuai asumsi awal, termasuk kasus 2.