Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN

Sindrom geriatri adalah serangkaian kondisi klinis pada orang berusia lanjut

(lansia) yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup, kecacatan, bahkan risiko

kematian. Sindrom geriatri adalah kondisi yang disebabkan oleh berbagai faktor serta

melibatkan banyak bagian tubuh. Empat faktor risiko yang umum terdapat pada sindrom

geriatri antara lain : usia lanjut, gangguan fungsi kognitif, gangguan menajalani

aktivitas sehari-hari dan gangguan mobilitas. Pelayanan geriatri adalah pelayanan

kesehatan usia lanjut dengan pendekatan interdisiplin yang mencakup aspek medik

promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta aspek sosial psikologik pada pasien

usia lanjut. Definisi pasien geriatri berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 79

Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Geriatri di Rumah Sakit, adalah pasien

lanjut usia dengan multi penyakit dan/atau gangguan akibat penurunan fungsi organ,

psikologi, sosial, ekonomi dan lingkungan yang membutuhkan pelayanan kesehatan

secara terpadu dengan pendekatan multidisiplin yang bekerja secara interdisiplin.

Sedangkan lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 (enam puluh)

tahun ke atas. Pasien geriatri memiliki karakteristik khusus yaitu multipatologi (pada

satu pasien terdapat lebih dari satu penyakit yang umumnya bersifat kronik degeneratif,

menurunnya daya cadangan faali, berubahnya gejala dan tanda penyakit dari yang

klasik, terganggunya status fungsional (kemampuan seseorang untuk melakukan

aktivitas hidup sehari-hari), sering terdapat gangguan nutrisi, berupa gizi kurang atau

gizi buruk.

1
BAB II

LATAR BELAKANG

Peningkatan usia lanjut sering disertai dengan meningkatnya berbagai penyakit

dan ketidakmampuan (disability), sehingga diperlukan perawatan dan pengobatan

dengan waktu yang cukup lama, sedangkan fasilitas dan pelayanan kesehatan bagi

lansia di rumah sakit masih sangat kurang. Data menunjukkan, jumlah lansia di

Indonesia, baik itu di pedesaan maupun di perkotaan terus meningkat. Berdsarkan jenis

kelaminnya, jumlah lansia perempuan + 9,5 juta lebih banyak dibanding lansia laki-laki

8,2 juta. Penyebabnya adalah angka harapan hidup perempuan lebih tinggi jika

dibandingkan dengan angka harapan hidup laki-laki. Keberhasilan pembangunan di

bidang kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan program-program terkait, berdampak

pada menurunnya angka kelahiran dan meningkatnya usia harapn hidup.

Adanya pelayanan Geriatri di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi diharapkan

dapat membantu meningkatkan taraf hidup dan memperbaiki fungsi kognitif para pasien

lansia sehingga dapat beraktivitas dengan mandiri.

2
BAB III
TUJUAN

A. Tujuan Umum
Memberikan pelayanan keperawatan geriatri yang dikelola dengan baik,
terencana dan terarah agar dapat memberikan pelayanan kepada individu dan keluarga
berdasarkan ilmu dan kiat keperawatan geriatrik secara holistik, menyeluruh dan
profesional baik kepada yang sehat ataupun sakit.
B. Tujuan Khusus
a. Mempertahankan derajat kesehatan para lansia pada taraf yang setinggi-

tingginya, sehingga terhindar dari penyakit atau gangguan kesehatan;

b. Memelihara kesehatan melalui aktivitas fisik dan mental;

c. Merangsang petugas kesehatan (dokter, perawat) untuk dapat mengenal dan

menegakkan diagnosa yang tepat dan dini, bila dijumpai suatu kelainan;

d. Mencari upaya semaksimal mungkin, agar para lansia yang menderita penyakit

atau gangguan kesehatan, dapat mempertahankan kebebasan yang maksimal

tanpa perlu suatu pertolongan (memelihara kemandirian secara maksimal);

e. Bila para lansia sudah sampai stadium terminal/penyakit atau gangguan

kesehatan sudah tidak dapat disembuhkan, ilmu ini mengajarkan untuk tetap

memberikan bantuan yang simpatik dan perawatan dengan penuh pengertian,

(dalam akhir hidupnya membeirkan bantuan moril dan perhatian yang maksimal,

sehingga kematiannya berlangsung dengan tenang);

f. Memberdayakan kemandirian penderita dalam waktu lama dan mencegah

disabilitas-handicap diwaktu mendatang. Sifat dari asesmen ini tidak sekedar

multi-displin tetapi juga interdisiplin dengan koordinasi serasi antar disiplin dan

lintas pelayanan kesehatan.


3
BAB IV
KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

4. Kegiatan Pokok
Menjalankan pelayanan kesehatan melalui pendekatan keperawatan profesional
dengan menggunakan Standar Asuhan Keperawatan Geriatrik rawat jalan dan
memberikan tindakan keperawatan sesuai Standar Prosedur Operasional.
a. Organisasi
Menyusun program kerja tahun 2019
b. Peningkatan dan pengembangan Pelayanan Geriatri
1) Kuantitatif
a) Evaluasi pasien dalam pelayanan geriatri
b) Evaluasi program pelaksanaan kegiatan tim terpadu geriatri.
2) Kualitatif
a) Pelatihan
Pelatihan eksternal
Pelatihan pelayanan terpadu geriatri bagi perawat dan dokter
umum. Workshop Program Pelayanan Geriatri
Pelatihan internal, Meliputi:
Peningkatanmutu: PPI, Patient Safety, K3, Standar Askep,
Manajemen Ruangan, Pembimbing Klinik, Supervisi Klinik,
Komputer.

Uji Kompetensi: PK I, II, III dan penempatan


penjenjangan.keperawatan dan assesmen di Pelayanan Geriatri
(Rawat Jalan), melalui interhouse training.

4
c.Peningkatan pelayanan

1). Asuhan keperawatan


a. penerapan standar asuhan keperawatan dan asesmen di pelayanan geriatri (rawat
jalan).
b. evaluasi penerapan standar.
2). Koordinasi
a. pertemuan tim terpadu geriatri dan pimpinan RS.BHAYANGKARA jambi
b. pertemuan tim terpadu standar.
3). Monitoring
Melakukan pemantauan pencapaian penerapan standar dan prosedur.
d.Peningkatan Alat Kerja
1) Pengadaan fasilitas dan peralatan
No. Nama Barang Jumlah Keterangan
1. Tempat tidur untuk
Tempat tidur pasien 1 memeriksa pasien
geriatri yang tidak
terlalu tinggi

2. Kursi Pasien 2

3. Kursi Dokter 1

4. Meja Dokter 1

5 Lemari 1
Washtafel
6 1
Dispenser
7 1

8 Medical Curtain 1
Instrumen Penilaian
9 Kognitif, Psikologi, 1 bendel

Psikiatri
Form Assesment
10 Geriatri 1
Map File
11 5

5
Tempat Map File
12 5
Leaflet tentang
13 pelayanan lanjut usia 100

2) Pengadaan alat kesehatan (alat medis dan keperawatan

NO Nama Barang Jumlah Keterangan

1 Stetoscope 1

2 Spignmanometer 1

3 Reflek hammer 1

4 Termometer 1

5 EKG 1

6 Light box 1

7 Timbangan berat 1h
badan

e.Peningkatan dan Pengembangan Bangunan


1) Pembangunan/ renovasi bangunan Poliklinik Geriatri

f. Persiapan Akreditasi

1) Terentuknya pelayanan geriatri.

2) Regulasi penerapan tim terpadu geriatri dan uraian tugasnya.

3) Rencana/program kerja tim terpadu geriatri.

4) Pelaksanaan kegiatan tim terpadu geriatri, meliputi penyuluhan warga lanjut


usia di rumah sakit dan di masyarakat.

g.Sistem Informasi Manajemen RS

1) Tersedia illing system di masing-masing nurse station

2) Tersedia dokumentasi Assesment dan Asuhan Keperawatan.

6
5. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

a. Rapat
b. Koordinasi Tim Terpadu
c. Pemantauan Kegiatan Poliklinik Geriatri
d. Pemantauan Kegiatan Penyuluhan di Rumah Sakit dan Masyarakat
e. Evaluasi kegiatan.
6. SASARAN

a. Pasien geriatri di polklinik geriatri


b. Masyarakat lanjut usia usia di lingkungan Rumah Sakit.
7. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

N Bulan/Tahun 2019
KEgiatan
o. Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sep Okt Nov Des
1 Menyusun program
kerja tahun 2019
2 Peningkatan dan
pengemangan
pelayanan geriatri:
1) Kuantitatif
a) Evaluasi jumlah
pasien dalam
pelayanan geriatri.
b) Evaluasi jumlah
program
pelaksanaan
kegiatan tim
terpadu geriatri.
2) Kualitatif
- Pelatihan
eksternal
Pelatihan
keperawatan
geriatri dasar .
- Pelatihan
pelayanan
terpadu
geriatri agi
perawat dan
dokter umum.
- Pelatihan
internal:
workshop
program
7
pelayanan
geriatri.
- Peningkatan
mutu :
PPI, Patien
Safety, K3,
Standar
Askep,
Manajemen
ruangan ,
Pembiming
klinik,
Supervisi
klinik,
Komputer.
- Uji
kompetensi :
PK I, II, III, dan
penempatan
perjenjangan.

3 Peningkatan
pelayanan
 Asuhan
keperawatan
penerapan
standar asuhan
keperawatan dan
asessmen di
pelayanan geriatri
(rawat jalan ).
 Evaluasi
penerapan
standar pelayanan
geriatri.
 Koordinasi
pertemuan tim
terpadu geriatri
dan pimpinan
rumah sakit,
Pertemuan tim
terpadu geriatri.
 Monitoring
melakukan
pemantauan
8
pencapaian
penerapan
standar dan
prosesdur.
4 Peningkatan alat kerja
5 Peningkatan dan
pengembangan
bangunan
6 Persiapan akreditasi

8.EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN

Evaluasi kegiatan di laksanakan melalui analisa hasil kegiatan pelayanan unit geriatri
2019 dan selanjutnya di susun sebagai laporan hasil kegiatan bidang keperawatan tahun
2019.

9. PENCATATAN,PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


a. Pencatatan

Pencatatan kegiatan dilaksanakan oleh Tim Terpadu Geriatri setiap hari


kemudian dibuat rekapitulasi setiap bulan.
b. Pelaporan

Hasil pencatatan dilaporkan pada Ketua Tim Geriatri tiap bulan

Pada bulan Desember menyusun laporan tahunan sebagai bentuk


rekapitulasi hasil kegiatan dalam tahun berjalan.
c. Evaluasi Kegiatan

Evaluasi kegiatan pelayanan geriatri dilakukan melalui rapat di ruang


Geriatri
Hasil Evaluasi disusun sebagai laporan Unit Geriatri tahun

9
PENUTUP

Alhamdulillah telah di susun Program kerja Unit Geriatri tahun 2019 di


RS.BHYANGKARAJAMBI, semoga apa yang kita rencanakan dapat terealisasi susuai
yang di harapkan.

“Program kerja Unit Geriatri RS.BHYANGKARA POLDA JAMBI, bersifat


dinamis untuk itu kami mengharap kritik dan saran yang membangun untuk
menyempurnakan buku ini di masa yang akan datang.

Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam
penyusunan Program kerja bidang keperawatan RS.BHYANGKARA POLDA JAMBI
tahun 2019 dan semoga dapat bermanfaat.

Jambi, Januari 2019


Ketua

Dr. Monalisa, Sp.Pd

10
DAFTAR ISI

I. PENDAHULUAN ................................................................................................. 01
II. LATAR BELAKANG ........................................................................................... 02
III. TUJUAN ................................................................................................................ 03
IV. KEGIATAN POKOK & PERINCIAN KEGIATAN ............................................ 04
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN ............................................................ 07
VI. SASARAN ............................................................................................................. 07
VII. PELAKSANAAN KEGIATAN ............................................................................ 07
VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN PELAPORAN .............................. 09
IX. PENCATATAN, PELAPORAN, DAN EVALUASI KEGIATAN ...................... 09
X. PENUTUP .............................................................................................................. 10

11
12