Anda di halaman 1dari 8

ADC (Analog to

Digital Converter)
ADC = Analog to Digital Converter adalah suatu perangkat elektronika yang
mengubah suatu data yang *kontinu terhadap waktu (analog) menjadi suatu data
yang **diskrit terhadap waktu (digital).
*Kontinu = proses berkesinambungan, dapat dianalogikan seperti jalanan yang
menanjak, antara titik satu dengan yang berikutnya tidak terlihat nyata
perbedaannya.

**Diskrit = kebalikan dari kontinu, dapat dianalogikan seperti anak-anak tangga,


lompatan satu anak tangga ke yang berikutnya terlihat nyata.

Proses yang terjadi dalam ADC adalah:

1. Pen-cuplik-an
2. Peng-kuantisasi-an
3. Peng-kode-an

Gambar 1. Diagram Blok Proses dalam ADC.


1. Pen-cuplik-an adalah proses mengambil suatu nilai pasti (diskrit) dalam suatu
data kontinu dalam satu titik waktu tertentu dengan periode yang tetap. Untuk lebih
jelasnya dapat dilihat pada ilustrasi gambar berikut:

Gambar 2. Proses Pen-cuplik-


an dalam ADC.
Semakin besar frekuensi pen-cuplik-an, berarti semakin banyak data diskrit yang
didapatkan, maka semakin cepat ADC tersebut memproses suatu data analog
menjadi data digital.
2. Peng-kuantisasi-an adalah proses pengelompokan data diskrit yang didapatkan
pada proses pertama ke dalam kelompok-kelompok data. Kuantisasi, dalam
matematika dan pemrosesan sinyal digital, adalah proses pemetaan nilai input
seperti pembulatan nilai.

Gambar 3. Proses Pen-


kuantisasi-an dalam ADC.
Semakin banyak kelompok-kelompok dalam proses kuantisasi, berarti semakin
kecil selisih data diskrit yang didapatkan dari data analog, maka
semakin teliti ADC tersebut memproses suatu data analog menjadi data digital.
3. Peng-kode-an adalah meng-kode-kan data hasil kuantisasi ke dalam bentuk
digital (0/1) atau dalam suatu nilai biner.

Gambar 4. Proses Peng-


kode-an dalam ADC: X1 = 11, X2 = 11, X3 = 10, X4 = 01, X5 = 01, X6 = 10.
Secara matematis, proses ADC dapat dinyatakan dalam persamaan:

Data_ADC = (Vin/Vref) x Maksimal_Data


Dengan Vref adalah jenjang tiap kelompok dalam proses kuantisasi, kemudian
Maksimal_Data berkaitan proses ke-3 (peng-kode-an). Sedangkan proses ke-1
adalah seberapa cepat data ADC dihasilkan dalam satu kali proses.

Contoh Aplikasi
1. Suatu rangkaian ADC dengan IC 0804 diberikan input tegangan analog sebesar
3 volt. Tegangan referensi IC di-set di 5 volt. Berapakah data digital output dari
IC?
Jawaban
IC 0804 adalah IC ADC dengan output 8 bit data digital. Maka maksimal data-nya
adalah 28 – 1 = 255 (pengurangan 1 dilakukan karena data dimulai dari 0-255 yang
berarti berjumlah 256). Sehingga data digital output IC adalah:
Data_ADC = (Vin/Vref) x Maksimal_Data
Data ADC = (3/5) x 255
Data_Digital_Output_IC = 153 = 10011001

2. Suatu rangkaian mikrokontroler AVR ATmega16 terhubung kepada sensor suhu


LM35. Dalam proses pembacaan data pada pin ADC-nya, data yang terbaca adalah
300(10). Berapakah suhu yang terdeteksi oleh LM35 jika pin AREF pada
mikrokontroler diset di tegangan 1 volt?
Jawaban
Langkah pertama dalam menyelesaikan kasus-3 adalah menentukan tegangan input
di pin ADC yang adalah tegangan keluaran dari LM35 dengan cara seperti pada
penyelesaian kasus-2:

Data_ADC = (Vin/Vref) x Maksimal_Data


300 = (Vin/1) x 1023
Vin = (300 x 1 / 1023) = 0,293 Volt
Langkah berikutnya adalah menentukan suhu yang dideteksi oleh LM35. Untuk
melakukan itu perlu diperhatikan sensitivitas dari LM35. Dari datasheet-nya,
LM35 memiliki sensitivitas 10 mV/oC. Sehingga suhu yang terdeteksi oleh LM35
(T):
T = (Vin/Sensitivitas) = (0,293/0,01) = 29,3 oC

TW: @deni_dins
FB: https://www.facebook.com/depokinstruments/
Report this ad

Report this ad

Bagikan ini:
 Click to share on Facebook(Membuka di jendela yang baru)
 Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)
 Klik untuk berbagi via Google+(Membuka di jendela yang baru)

Terkait
DAC (Digital to Analog Converter)dalam "1.1 Elektronika Analog"
Fungsi Transfer Sensor LM35dalam "1.4 Sensor"
Fungsi Transfer Sensor ACS712dalam "1.4 Sensor"
Posted in 1.1 Elektronika AnalogDengan kaitkata Belajar Elektronika, Belajar Pengkondisi
Sinyal,Elektronika Lanjutan, Signal Conditioner, Signal Converter5 Komentar

Navigasi pos
DI-Super Smart AVR
Hukum Kirchhoff
5 respons untuk ‘ADC (Analog to
Digital Converter)’
1. Ping-balik: Contoh Pemrograman ADC AVR Atmega8535 dgn Resolusi 10 bit «
Mengontrol peralatan dgn Komputer

2. zulkifli berkata:

Agustus 5, 2011 pukul 6:36 pm


mantap i like this…!

Suka

BALAS

3. andilau berkata:

Juni 22, 2012 pukul 11:13 am


mantap surantap….
Suka

BALAS

4. aldrinjuliant berkata:

Januari 30, 2014 pukul 2:36 am


mantap mas tutorialnya, salam kenal

Suka

BALAS

5. Budiono berkata:

Mei 6, 2014 pukul 3:18 am


Thanks buat tutorialnya xD

Suka

BALAS
Tinggalkan Balasan

Report this ad

KANAL YOUTUBE

Lihat yang lain di youtube


DIGILIB ELEKTRONIKA ANALOG

 Hukum-hukum Elektronika (Electronics Laws)


 Hukum Ohm
 Hukum Kirchoff
 Sumber Tegangan (Power Supply)
 Power Supply Unit (1) – Transformer
 Power Supply Unit (2) – Rectifier
 Power Supply Unit (3) – Regulator (dalam proses)
 Power Supply Unit (4) – Schematic (dalam proses)
 Op-Amp (Operational Amplifier)
 Op-Amp Basic
 Op-Amp Voltage Follower
 Op-Amp Comparator
 Op-Amp Voltage Comparator with Hysteresis
 Op-Amp Inverting Amplifier
 Op-Amp Non-Inverting Amplifier
 Penyaring / Tapis Frekuensi (Frequency Filter)
 Passive BPF (Band Pass Filter)
 Passive HPF (High Pass Filter)
 Passive LPF (Low Pass Filter)
 Modulasi Sinyal (Signal Modulation)
 PWM (Pulse Width Modulation)
 Pengubah Sinyal (Signal Converter)
 ADC (Analog to Digital Converter)
 DAC (Digital to Analog Converter)
TWITTER

FACEBOOK
PENDAFTARAN

Input email untuk mendaftar dan dapatkan berita terkini.

Bergabunglah dengan 623 pengikut lainnya

DAFTAR

KATEGORI
Kategori
Cari untuk:
Report this ad

TOPIK

Aplikasi Mikrokontroler | Belajar Arduino | Belajar AVR | Belajar


BASCOM | Belajar CVAVR |Belajar Elektronika | Belajar Keypad | Belajar
LCD | Belajar Motor DC | Belajar Pengkondisi Sinyal | Belajar Power-
Supply | Belajar Relay | Belajar RTC | Belajar Sensor Suhu | Belajar Sensor Arus
Listrik | Belajar Rotary-Encoder | Datasheet Atmel | Datasheet Sensor
Suhu |Hukum Elektronika | Robotika | Tips n Tricks | Tokoh
TERBARU

 Serial RS-232
 Passive BPF (Band Pass Filter)
 Passive HPF (High Pass Filter)
 Passive LPF (Low Pass Filter)
 Servo Motor
 Source Code CVAVR for QS7x Series
 Program CVAVR ATmega16A – Tampilan LCD Karakter (Bilangan Pecahan)
NAVIGASI

BERANDA

DIGILIB

PRODUK

INTERMESO

PROFIL
Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
 FACEBOOK

 TWITTER
 Ikuti