Anda di halaman 1dari 11

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam yang telah memberikan
rahmat-Nya kepada kita semua sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan
“LAPORAN PERJALANAN MAPPING AREA SANGGARA” yang saya susun
berdasarkan hasil kegiatan saya dan teman-teman di lapangan.

Laporan kegiatan ini saya susun berdasarkan tahap demi tahap kegiatan
keseharian yang saya dilakukan di lapangan. Semoga laporan ini dapat menjadi
tolak ukur kemampuan saya dalam melakukan kegiatan di alam bebas yang penuh
dengan segala kekurangan. Saya juga berharap semoga laporan ini dapat
menambah wawasan pembaca terutama anggota muda KHAUF yang akan belajar
tentang gunung hutan dan penggunaan GPS. Terimakasih yang sebesar-besarnya
kepada Panitia, teman-teman angkatan BABAD SETAPAK LIMA dan semua
orang yang turut membantu dalam kegiatan MAPPING AREA dan proses
penyusunan laporan ini.

Saya berharap laporan ini dapat bermanfaat. Dan saya menyadari bahwa
dalam pelaksanaan kegiatan ini masih banyak kekurangan dan kesalahan. Untuk
itu demi sempurnanya kegiatan di masa yang akan datang, saya mengaharapkan
saran dan kritik yang bersifat membangun.

Bandung, 13 Mei 2016

Penulis

Eka “Mandolet” Fitri Rahayu

NTA.KM-025/KHAUF
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Kekayaan alam yang kita miliki merupakan suatu aset yang tak
ternilai harganya. Apabila dimanfaatkan dengan cara yang salah, maka
akan merugikan bagi seluruh manusia. Keterkaitan dengan hal itu, maka
muncul lah para penggiat alam dengan semangat melestarikan lingkungan
dan rasa cinta dengan kegiatan yang lepas dan penuh tantangan. Seperti
yang telah dirumuskan dalam kongres II Forum Komunikasi Keluarga
Besar Pecinta Alam se-Bandung Raya (FK-KBPA-BR) tahun 2002, maka
definisi pecinta alam yaitu sebagai berikut:
“Sekelompok manusia yang bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha
Esa, terdidik, bertanggung jawab, dan bertujuan untuk menjaga serta
memelihara alam.”
Maka sebagai pecinta alam sudah sepatutnya kita menguasai materi
IMPK dan Gunung Hutan karena kita memang banyak berkegiatan di
alam. Apabila kita tidak menguasai materi tersebut, tentunya akan sulit
untuk mengeplot jalur pendakian dan atau sebagainya.
Oleh karena itu kegiatan Mapping Area ini dilaksanakan agar
seluruh anggota KHAUF terutama anggota muda BABAD SETAPAK
LIMA dapat menguasai materi IMPK dan Gunung Hutan terutama dalam
resection dan mengeplot jalur sebagai awal dari serangkaian kegiatan
penelitian Geolistrik yang akan dilaksanakan nantinya.

B. TUJUAN
Kegiatan Mapping Area ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut :
1. Menambah pemahaman tentang materi Gunung Hutan,
2. Memperdalam materi IMPK (Ilmu Medan Peta dan Kompas)
manual dan menggunakan GPS,
3. Dapat mengolah data yang didapat menggunakan software surfer
sebagai tindak lanjut dari data yang sudah didapatkan guna
mendapat perbandingan kontur antara peta manual, GPS dan hasil
olahan software surfer,
4. Menguasai materi dasar yang akan membantu pelaksanaan
penelitian Geolistrik.
BAB II

REPORTASE PERJALANAN

Setelah melakukan serangkaian perundingan dan pematerian, akhirnya


pada tanggal 30 April 2016 s/d 01 Mei 2016 kami melaksanakan agenda
penelitian Geolistrik yang akan diawali dengan kegiatan pertama yakni Mapping
Area.

Pada hari Rabu 27 April 2016, anggota BSL dan partisipan dari HPS dan
panitia melakukan pematerian di gedung FPMIPA A ruang BS303 berupa materi
IMPK dan Gunung Hutan. Kemudian pada kumpul mingguan KHAUF kembali
dibicarakan agenda yang akan dilakukan dalam Mapping Area oleh Kang Capling
dan Kang Paymin. Kami memutuskan untuk berangkat pada hari Sabtu tanggal 30
April 2016, dengan tempat Kawasan Sanggara.

Kegiatan Mapping Area kali ini melalui rute Galian – 1744 mdpl dengan
menggunakan salinan peta bumi Indonesia dengan identitas sebagai berikut :

Nama : LEMBANG
Edisi : 1 – 2001 Lembar 1209-314
Skala : 1:25000
Proyeksi : Transverse Mercator
Sistem Grid : Grid Geografi dan Grid Universal Transverse
Mercator
Datum horizontal : Datum Geodesi Nasional 1995 (DGN-95)
Datum vertikal : Muka laut Tanjungpriok, Jakarta
Satuan tinggi : Meter
Selang kontur : 12,5 meter
Dicetak dan diterbitkan oleh Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan
Nasional (BAKOSURNATAL)
A. PERJALANAN HARI PERTAMA
1. Waktu dan Kordinat UTM posisi
a.) Hari/tanggal : Sabtu, 30 April 2016
a.) Posisi awal : 0788200 mT – 9244000 mU
Sekre KHAUF UPI, Lembang
b.) Posisi akhir : 06º50º6.9º LS - 107º43º49.7º BT
Rumah Kang Dikdik, Desa Galian
2. Deskripsi Perjalanan
Pukul 15.00 WIB seluruh anggota KHAUF yang akan
mengikuti kegiatan Mapping Area dijadwalkan kumpul di sekre
KHAUF. Setelah sebelumnya diadakan pertemuan mengenai agenda
kegiatan yang akan dilakukan, dana yang dibutuhkan dan lain-lain.
Anggota muda BSL bertugas menyiapkan logistik yang sudah ada di
sekre dan packing. Sebelumnya Teh Ndun, Teh Hoyong, Kang Dekdek
dan Kang Linglung berbelanja logistik makanan ke Pasar Lembang
yang akan dibawa nanti.
Sekitar pukul 18.00 WIB semua pastisipan berkumpul dan
seluruh logistik sudah selesai dipacking, lalu kami melakukan briefing
mengenai transportasi yang digunakan dan kembali dijelaskan oleh
Kang Paymin mengenai agenda yang akan kita lakukan di tempat
tujuan agar tidak ada waktu yang terbuang sia-sia.
Pukul 19.00 WIB seluruh partisipan berangkat menuju lokasi
rumah Kang Dikdik di Desa Galian. Perjalanan ditempuh sekitar 2 jam
30 menit dengan menggunakan motor, saya berboncengan bersama
Kang Tetelo, Teh Melet bersama Kang Paymin dan Bolet bersama Teh
Masrum. Pukul 22.30 WIB kami sampai di rumah Kang Dikdik, kami
istirahat sebentar dan lalu pergi tidur.
B. PERJALANAN HARI KEDUA
1. Waktu dan Kordinat UTM Posisi
b.) Hari/tanggal : Minggu, 30 April 2016
c.) Posisi awal : 06º50º6.9º LS - 107º43º49.7º BT
Rumah Kang Dikdik, Desa Galian
d.) Posisi akhir : 0788200 mT – 9244000 mU
Sekre KHAUF UPI, Lembang
2. Deskripsi Perjalanan
Pukul 04.00 WIB saya dan teman-teman BSL bangun untuk
melaksanakan sholat subuh lalu menyiapkan logistik makanan untuk
sarapan. Menu sarapan pagi ialah nasi putih, sayur asem dan telur
dadar.
Setelah sarapan dan beres-beres, kami lalu bersiap-siap
melaksanakan kegiatan dengan terlebih dahulu mendengarkan
pematerian mengenai IMPK oleh Kang Radoh dan Kang Tetelo di
Masjid Galian. Kami juga diperkenalkan tata cara penggunaan GPS
oleh Kang Paymin. Kami diberi misi untuk melakukan tracking
dengan 10 titik untuk masing-masing anggota muda BSL. Selain
tracking dengan GPS kami juga melakukan resesction secara manual.
10 titik tracking pertama dilakukan oleh saya (pemegang GPS) dengan
selang jarak tiap titik yaitu ±100 meter. Sesuai dengan keterangan yang
diberitahu oleh Kang Tetelo, bahwa dalam pramuka jarak 1 meter akan
sama dengan rata-rata lebar 2 langkah normal.
Hingga pada titik ke 7, kami berenti sejenak dan melakukan
resection manual dibantu Kang Paymin, Kang Capling dan Kang
Tetelo. Kami memperoleh data manual sebagai berikut : 06º49º38.7º
LS dan 107º44º6.8º BT dengan altitude yang tertera pada GPS ialah
1585 meter. Kemudian kami melanjutkan perjalanan.
Selama perjalanan, kami menemukan timun hutan dan sempat
mencobanya sebagai salah satu pembelajaran survival. Kami melalui
rute yang melewati bukit kura-kura dan kemudian naik menuju puncak
1666 mdpl. Di puncak 1666 mdpl, kami kembali melakukan resection
manual dengan hasil sebagai berikut : 06º49º6.1º LS dan 107º44º27.2º
BT dengan altitude yang tertera pada GPS ialah 1670 meter. Kemudian
kami melanjutkan perjalanan hingga ke Kebun Kol, tempat dimana
kami akan bertemu dengan rombongan HPS yang melakukan
penelitian mengenai gravitasi.
Ternyata titik ke 20 tracking tepat berada di samping saung
tempat kami beristirahat di Kebun Kol. Disana kami sholat dan
memasak makan siang yaitu mie rebus dengan sayur sawi. Disana
kami beristirahat dan menikmati camilan juga ubi rebus. Sebelum kami
pulang, kami bertemu dengan Kang Dikdik dan beberapa temannya
dari PAMOR, PASEUR dan REJANAWANA.
Pukul 17.00 WIB kami berjalan pulang melalui jalur yang
berbeda tentunya masih melakukan tracking. Setelah semua anggota
BSL yang ikut sudah mencoba tracking menggunakan GPS dengan
masing-masing 10 titik, kamipun menambah jumlah titik tracking
sampai persimpangan jalan tempat kami melakukan resection terakhir.
Kami menyelesaikan tracking dengan mendapat 38 data yang
disimpan manual dan juga disimpan di GPS. Kami sampai di rumah
Kang Dikdik sekitar pukul 19.00 WIB.
Setelah beristirahat sebentar, karena seluruh anggota yang
mengikuti kegiatan ini harus melaksanakan kegiatan perkuliahan esok
harinya, maka kami memutuskan untuk langsung kembali ke Sekre.
Setelah berpamitan, kami pun kembali pulang ke Sekre dan sampai
Lembang sekitar pukul 22.00 WIB.
Begitu sampai, kami langsung membersihkan alat-alat yang
kotor dan bersiap-siap pulang ke tempat masing-masing.
BAB III

EVALUASI

A. EVALUASI LOGISTIK
Logistik yang dibawa sudah sesuai dengan kebutuhan, hanya saja
pembagian beban yang dirasa kurang tepat. Karena hanya ada dua carier
dan satu daypack hingga pembagian beban dirasa kurang adil. Carier
pertama mengangkut bahan makanan dan sebagian beras juga logistic
pribadi pembawanya, carier kedua membawa logistic untuk memasak dan
flysheet serta logistik pembawanya dan daypack membawa sisa beras dan
logistik pembawanya. Sehingga carier berisi logistik makanan menjadi
carier yang paling berat karena makanan yang dibawa tidak banyak
berkurang.
B. EVALUASI PERJALANAN
Perjalanan yang dilakukan sudah baik tetapi karena terlalu lama
beristirahat dan melakukan resection sehingga memakan waktu yang
cukup lama untuk sampai ke Kebun Kol tempat kami bertemu dengan
rombongan penelitian HPS.
BAB IV

PENUTUP

A. KESIMPULAN
Secara keseluruhan kegiatan Mapping Area pada tanggal 30 April
2016 s/d 01 Mei 2016 berlangsung lancar dan aman. Selama kegiatan,
anggota BSL yang mengikuti kegiatan mendapatkan pemahaman lebih
tentang IMPK dan juga pengetahuan tentang cara menggunakan GPS
untuk kegiatan tracking.

B. SARAN
Pertama, untuk logistik peralatan lebih baik menggunakan carier
dengan kapasitas yang sama dan pembagian beban yang lebih rata
sehingga beban akan sama berat.
Kedua, untuk perjalanan kita harus selalu sigap dan ulet. Walaupun
kegiatan ini bukan termasuk rangkaian kegiatan pendidikan tetapu kita
harus tetap serius menjalaninya. Dengan tidak terlalu bersantai-santai dan
terlalu lama beristirahat sehingga kegiatan berjalan sesuai dengan yang
sudah direncanakan sebelumnya.
LAMPIRAN 1

BIODATA ANGGOTA

1. Nama : Eka “Mandolet” Fitri Rahayu


NTA : KM-025/KHAUF
Tempat, tanggal lahir : Cirebon, 31 Mei 1998
Alamat asal : Jl. Nyimas Sesangkan no.10 dusun 2 rt.03 rw.04
Desa Kalideres Kecamatan Kaliwedi Kabupaten
Cirebon
Hobi : Menonton film horror, menulis cerita fiksi
Motto hidup : Berjuang, selaras, fokus dan bertumpu pada Allah

2. Nama : Hanifah “Bolet” Cahyani


NTA : KM-021/KHAUF
Tempat, tanggal lahir : Bekasi, 15 November 1997
Alamat asal : Jalan Pulau Irian Jaya Raya no.28 rt.009 rw.018
Perumnas 3 Bekasi Timur
Hobi : nonton
Motto hidup : Dream it, work hard, and achieve it. Jalan Allah
selalu ada, bila kita terus berada di jalan-Nya

3. Nama : Hani ”Melet” Yusrina Safura


NTA : KM-023/KHAUF
Tempat, tanggal lahir : Serang, 19 Desember 1996
Alamat asal : Jalan Raya Cilegon km 02 no.39 rt.004 rw.006
Kepandean Serang Banten 42114
Hobi : Announcer, belanja, jalan-jalan, nonton film
Motto hidup : Your future is in your hands not somebody else
LAMPIRAN 2

DAFTAR LOGISTIK

No Nama Alat Jumlah


1. Carier 60L 2 buah
2. Matras 2 buah
3. Webbing 2 buah
4. Nesting 1 buah
5. Kompor 1 buah
6. Gas isi 1 ½ 2 Tabung
7. Termos 1 buah
8. Kompas 2 buah
9. Kompan 1 buah
10. Lilin 3 buah
11. Rafia Secukupnya
12. Tramontina 1 buah
13. Alat makan 1 set
14. Flysheet 1 buah