Anda di halaman 1dari 4

PENCATATAN DAN PELAPORAN

PUSKESMAS
No. Dokumen : /SOP/ADM/2017
No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit : 20 Oktober 2017
Halaman :½
Puskesmas Dr. Bukit R. Gultom
Lanjut NIP………………….
1. Pengertian 1. Pencatatan adalah kegiatan atau proses pendokumentasian
suatu aktifitas dalam bentuk tulisan diatas kertas, file
computer dan lain-lain disertai tulisan, grafik, gambar dan
suara.

2. Pencatatan dan pelaporan puskesmas merupakan kegiatan


pengumpulan data dan informasi di tingkat puskesmas, baik
factor utama dan tenaga pendukung lain yang menyangkut
puskesmas untuk dikirim ke dinas.

2. Tujuan Mendapatkan data dan informasisecaraakurat,tepat waktu dan


mutakhir
secara periodik dan teratur pengolahan program kesehatan
masyarakat
melalui puskesmas di berbagai tingkat administrasi.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No.
4. Referensi Permenkes no 75 th 2014
5. Alat dan Alat :Komputer, printer, alat Tulis
Bahan
Bahan :Kertas, Buku
6. Langkah- 1. PelaksanaanPencatatan Dan Pelaporan
langkah
Semua kegiatan pokok baik didalam maupun diluar
gedung puskesmas, puskesmas pembantu, dan bidan di desa
harus dicatat. Untuk memudahkan dapat menggunakan
formulir standar yang telah ditetapkan dalam SP2TP. Jenis
formulir standar yang digunakan dalam pencatatan adalah
sebagai berikut :

a. Rekam Kesehatan Keluarga (RKK)


Rekam kesehatan keluarga atau yang disebut family folder
adalah himpunan kartu-kartu individu Suatu keluarga yang
memperoleh pelayanan kesehatan di Puskesmas. Dalam
pelaksanaannya keluarga yang menggunakan RKK diberi
alat bantu kartu tanda pengenal keluarga (KTPK) untuk
memudahkan pencarian berkas pada saat melakukan
kunjungan ulang.

b. Kartu Rawat Jalan


Kartu rawat jalan atau lebih dikenal dengan kartu rekam
medic pasien merupakan alat untuk mencatat identitas dan
status pasien rawat jalan yang berkunjung ke Puskesmas.
c. Kartu Indeks Penyakit
Kartu indeks penyakit merupakan alat bantu untuk
mencatat identitas pasien, riwayat, dan perkembangan
penyakit. Kartu indeks penyakit diperuntukan khusus
penderita penyakit TBC paru dan kusta serta 10 besar
penyakit yang ada di Puskesmas.

d. KMS Ibu Hamil


Merupakan alat untuk mengetahui identitas dan mencatat
perkembangan kesehatan ibu hamil dan janin serta
pelayanan kesehatan yang diterima ibu hamil dan tindak
lanjut.

e. Register
Register merupakan formulir untuk mencatat atau merekap
data kegiatan didalam dan di luar gedung Puskesmas, yang
telah dicatat dikartu dan catatan lainnya.

2. Bentuk Pencatatan
a. Bentuk Pencatatan Berdasarkan Pada Sasaran, Yaitu :
1. Catatan Individu (CatatanIbu, Bayi, Dan Balita);
2. Catatan Keluarga (Kesehatan KeluargaTertentu);
3. Catatan Masyarakat (biasanya pada kegiatan survey
komunitas apabila ditemukan masalah komunitas yang
lebih diarahkan pada ibu dan anak balita).

b. Bentuk Catatan Berdasarkan Kegiatan, Yaitu :


1. Catatan Pelayanan Kesehatan Anak;
2. Catatan Pelayanan Kesehatan KB;
3. Catatan Pelayanan Kesehatan Ibu;
4. Catatan Imunisasi;
5. Catatan Kunjungan Rumah / PHN
6. Catatan Persalinan;
7. Catatan KematianI bu Dan Bayi; Dan
8. Catatan Rujukan.

c. Sementara Bentuk Catatan Berdasarkan Proses Pelayanan,


Yaitu :
1. Catatan Awal/Masuk;
2. Catatan Pengembangan Berisi Kemajuan/Perkembangan
Pelayanan;
3. Catatan Pindah;
4. Catatan Keluar.

3. Mekanisme Pencatatan
Pencatatan kegiatan harian program Puskesmas dapat
dilakukan di dalam dan di luar gedung
a. Pencatatan yang dibuat di dalam gedung Puskesmas
Pencatatan yang dibuat di dalam gedung Puskesmas
adalah semua data yang di peroleh dari pencatatan
kegiatan harian program yang dilakukan dalam gedung
Puskesmas seperti tekanan darah, laboratorium, KB dan
lain-lain. Pencatatan dan pelaporan ini menggunakan
family folder, kartu indeks penyakit, buku register dan
sensus harian.
b. Pencatatan yang dibuat di luar gedung Puskesmas
Pencatatan yang dibuat di luar gedung Puskesmas
adalah data yang dibuat berdasarkan catatan harian
yang dilaksanakan diluar gedung Puskesmas seperti
Kegiatan posyandu, kesehatan lingkungan, UKS, dan
lain-lain.
Pencatatan harian masing-masing progam Puskesmas
dikombinasi menjadi laporan terpadu Puskesmas atau
yang disebut dengan system pencatatan dan pelaporan
terpadu Puskesmas (SP2TP). SP2TP inidikirim kedinas
kesehatan Kabupaten atau kota setiap awal bulan,
kemudian ke Dinas Kesehatan kabupaten atau kota
mengolahnya dan mengirimkan umpan baliknya ke Dinas
Kesehatan Provinsi dan Departemen Kesehatan Pusat.
Umpan balik tersebut harus dikirimkan kembali secara
rutin ke Puskesmas untuk dapat dijadikan evaluasi
keberhasilan progam.

4. Pelaporan
Sesuai dengan Keputusan Direktur Jendral
Pembinaan Kesehatan masyarakat
No.590/BM/DJ/Info/Info/96, pelaporan Puskesmas
menggunakan tahun kalender yaitu dar ibulan Januari
sampai dengan Desember dalam tahun yang sama. Formulir
pelaporan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan
kemampuan/beban kerja di Puskesmas.

5. Mekanisme Pelaporan
a. Tingkat Puskesmas
1. Laporan dari Puskesmas pembantu dan bidan di desa
disampaikan ke pelaksana kegiatan di Puskesmas.
2. Pelaksana kegiatan merekapitulasi data yang di catat
baik di dalam maupun di luar gedung serta laporan
yang di terima dari Puskesmas pembantu dan bidan di
desa.
3. Hasil rekapitulasi pelaksanaan kegiatan dimasukkan
ke formulirlaporan sebanyak 2 rangkap, untuk
disampaikan kepada koordinatorSP2TP.
4. Hasil rekapitulasi pelaksanaan kegiatan diolah dan
dimamfaatkanuntuk tindak lanjut yang diperlukan
untuk meningkatkan kinerja

b. Tingkat Kabupaten
1. Pengolahan data SP2TP di Dinas Kesehatan Lingga
menggunakan perangkat lunak yang ditetapkan oleh
Depkes.
2. Laporan SP2TP dari Puskesmas yang diterima Dinas
Kesehatan Lingga disampaikan kepada pelaksana
SP2TP untuk direkapitulasi/entri data.
3. Hasil rekapitulasi dikoreksi, diolah serta
dimamfaatkan sebagai bahan untuk umpan balik,
bimbingan teknis ke Puskesmas dan tindak lanjut
untuk meningkatkan kinerja program.
7. Bagan Alir -
Pelaksana Program

Melakukan Kegiatan Program Puskesmas

Pelaksana Program Mencatat


Kegiatan

Hasil Pencatatan Disampaikan Kepada


Pemegang Program

Pemegang Program dan Pelaksana Program


Membuat Laporan

Laporan Disampaikan Kepada Kepala


Puskesmas

8. Hal-hal yang
perlu -
diperhatikan
9. Unit Terkait Masyarakat Terkait, dan seluruh staf puskesmas
10. Dokumen
Terkait -

11. Rekaman Tanggal mulai


No Yang diubah Isi Perubahan
Historis diberlakukan
Perubahan