Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN

PELATIHAN PENGELOLAAN B3

I. LATAR BELAKANG
Rumah sakit sebagi sarana pelayanan kesehatan merupakan tempat berkumpulnya
orang sehat maupun orang sakit, atau dapat menjadi tempat penularan penyakit serta
meningkatkan terjadinya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan, maka
penyenggaraan kesehatan lingkungan rumah sakit harus dilaksanakan sesuai persyaratan
kesehatan.
Limbah rumah sakit juga termasuk kategori limbah B3. Berdasarkan lampiran PP
No. 18 tahun 1999 tentang pengelolaan limbah B3 disebutkan bahwa rumah sakit
merupakan salah satu instansi yang masuk kategori penghasil B3 (kode limbah D2227)
dengan pencemaran utama limbah infeksius, residu produk farmasi kedokteran, peralatan
laboratorium dan residu dari proses incinerator. Berdasarkan undang-undang dan
peraturan pemerintah sebagai berikut :
 Undang-undang No.23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.
 Peraturan pemerintah RI No.74 Tahun 2001 tentang pengelolaan bahan berbahaya
dan beracun.
 Peraturan pemerintah No.82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air Dan
Pengendali Pencemaran Air.
 ISO 14001 Tahun 2004 tentang Penerapan Sistem Manajemen lingkungan
Menindaklanjuti kondisi di atas bahwa sebagao organisasi/unit usaha/rumah sakit
yang menghasilkan limbah B3 yang dihasilkan sesuai dengan ketentuan yang ada dan jika
tidak mampu diolah pihak rumah sakit, maka dilakukan kerja sama dengan pihak lain
terkait pengelolaan limbah B3.
Pengelolaan limbah B3 rumah sakit masih menjadi masalah serius, karena
sebagian besar masih dibawah standar lingkungan dan peraturan perundang-undangan,
termasuk perijinannya (accu, oli bekas, lampu bekas, limbah fixer, farmasi) ternyata
membutuhkan strategi pengelolaan tersendiri. Salah satu unsur penting lainnya bahwa
limbah B3 menjadi sorotan tim PROPER dari kementerian lingkungan hidup.
Untuk itu diperlukan pelaksana/SDM yang kompeten didalam mengendalikan
pencemaran oleh Limbah B3 di Rumah Sakit. Berkaitan dengan masalah di atas, maka
kami perlu mengadakan “Pelatihan Pengelolaan Limbah B3 Rumah Sakit”
II. TUJUAN
Maksud dan tujuan penyelenggaraan Pelatihan Pengelolaan Limbah B3 Rumah Sakit ini
adalah :
1. Agar peserta pelatihan mampu memahami perundang-undangan pengelolaan limbah
B3 Rumah Sakit
2. Agar pererta pelatihan mampu memahami tinjauan mengenai AMDAL (Analisa
Mengenai Dampak Lingkungan) terkait pengelolaan Limbah B3 Rumah Sakit.

III. SASARAN
Sasaran pelatihan ini agar terwujudnya proses melalui modifikasi instalasi
pengolahan limbah (B3) untuk mencapai kualitas limbah B3 yang sesuai dengan baku
mutu yang ditetapkan oleh pemerintah. Adapun peserta yang di ikut sertakan dalam
pelatihan Pengelolaan Limbah B3 Rumah Sakit adalah seluruh Karyawan Medis,
Penunjang Medis, Non Medis, tenaga Outsourching serta seluruh Penyewa Lahan
(tenant) Rumah Sakit Mitra Medika Pontianak.

IV. LANGKAH DAN SUSUNAN ACARA


Langkah-langkah dalam pelaksanaan pelatihan Pengelolaan Limbah B3 Rumah
Sakit yaitu dengan metode ceramah dan tanya jawab.
Susunan Acara:
Waktu Materi Pembicara
Kelompok I
08.00-10.00 Pengelolaan Limbah B3 Rumah Sakit dr. Marcus Gatot BP, M.Kes
Kelompok II
10.00-12.00 Pengelolaan Limbah B3 Rumah Sakit dr. Marcus Gatot BP, M.Kes
Kelompok III
13.00-15.00 Pengelolaan Limbah B3 Rumah Sakit dr. Marcus Gatot BP, M.Kes
Kelompok IV
15.00-17.00 Pengelolaan Limbah B3 Rumah Sakit dr. Marcus Gatot BP, M.Kes

V. ANGGARAN
NO RINCIAN JUMLAH BIAYA
2 Konsumsi Panitia @ Rp 35.000 5 Rp 175.000
TOTAL Rp 175.000
VI. WAKTU DAN TEMPAT

Tanggal : 22 November 2017


Waktu : 07.30 – 10.00 wib (Kelompok I)
10.00 – 12.00 wib (Kelompok II)
13.00 – 15.00 wib (Kelompok III)
15.00 – 17.00 wib (Kelompok IV)
Tempat : Aula (Lantai 5) Rumah Sakit Mitra Medika

VII. PENYELENGGARA
Yang memberikan materi yakni Wadir Umum dan Administrasi Rumah Sakit
Mitra Medika Pontianak dr. Marcus Gatot Budi Prihono, M.Kes

Pontianak, 17 November 2017

Menyetujui, Ketua Tim K3RS,


Direktur Rumah Sakit Mitra Medik

dr. Suriviana, MSc, Sp.A dr. Guruh Perkasa


NIK.12130084 NIK. 03170396