Anda di halaman 1dari 12

RINGKASAN MATERI DAN LATIHAN SOAL IPA

JURUSAN PEMASARAN DAN AKUTANSI SEMESTER 1

1. GEJALA ALAM BIOTIK DAN ABIOTIK


a. Komponen Biotik → komponen yang hidup (makhluk hidup)
1) Produsen → Yang dapat membuat makanan sendiri yakni dengan
fotosintesis. Ex: tumbuhan
2) Konsumen → Yang bisa hidup dengan memakan makhluk hidup
lain bisa dari tumbuhan maupun hewan. Ex: elang, ayam, harimau,
dll
3) Dekomposer → menguraikan zat-zat sisa. Ex: bakteri dan jamur.
b. Komponen Abiotik
No Komponen Abiotik Fungsi
1) Cahaya Matahari  Untuk fotosintesis pada tumbuhan
 Membantu pembentukan tulang
2) Tanah  Sumber zat hara (mineral-mineral)
bagi tumbuhan
3) Air  Untuk fotosintesis pada tumbuhan
 Untuk minum manusia dan
hewan
 Habitat makhluk hidup dari
organisme perairan
4) Udara  CO2 dibutuhkan untuk bahan
fotosintesis
 O2 dibutuhkan untuk pernafasan
c. Hubungan Ketergantungan Komponen Biotik dan Abiotik
1) Pengaruh komponen biotik terhadap abiotik
Ex: pengaruh cacing tanah (biotik) terhadap tanah (abiotik),
dengan adanya cacing tanah dapat menggemburkan tanah
sehingga sirkulasi dalam tanah menjadi baik sehingga siap ditanami
tumbuhan.
2) Pengaruh komponen abiotik terhadap biotik
Ex: Pengaruh udara (abiotik) bagi makhluk hidup (biotik), hal ini
karena makhluk hidup (tumbuhan) membutuhkan udara (CO2)
untuk fotosintesis, sedangkan makhluk hidup (hewan dan manusia)
membutuhkan udara (O2) untuk bernafas. Sedangan jika udara
terkena polusi bisa berdampak pada makhluk hidup (manusia,
hewan, dan tumbuhan).
3) Pengaruh komponen antar komponen biotik
Ex: Hewan dan manusia membutuhkan tumbuhan untuk makan.

1|Page
Latihan
1. Jelaskan perbedaan komponen biotik dan abiotik!
2. Sebutkan 3 komponen biotik! Jelaskan!
3. Sebutkan 3 komponen abiotik yang terdapat di suatu sawah! Jelaskan!
4. Perhatikan gambar di bawah ini !

a. Tuliskan rantai makanan yang terdiri dari produsen sampai konsumen


IV!
b. Apakah yang akan terjadi jika populasi ikan kecil berkurang?
5. Jelaskan pengaruh komponen biotik yang mempengaruhi komponen
abiotik! Berikan contoh!
6. Jelaskan pengaruh komponen abiotik yang mempengaruhi komponen
biotik! Berikan contoh!
7. Jelaskan pengaruh antar sesama komponen biotik! Berikan contoh!

2. PROSEDUR MITIGASI BENCANA ALAM


a. Mitigasi → serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana alam.
b. Jenis mitigasi
 Mitigasi Struktrural → Pembuatan bangunan-bangunan fisik.
 Mitigasi Non Struktural → Pencegahan secara non fisik.
c. Penyebab dan Cara Mitigasi Bencana Alam
No Jenis Penyebab Cara Mitigasi Bencana
Bencana
1. Tsunami Faktor alam: pasang a) Penyuluhan tentang
laut akibat gempa tanda-tanda terjadinya
tektonik dengan tsunami sehingga dapat
sumber gempa di membuat warga yang
tengah lautan tinggal di pinggir pantai
waspada.
b) Selalu waspada
terhadap tsunami jika
pusat gempa ada di
tengah laut.
2|Page
c) Jika ada tanda-tanda
tsunami seperti air laut
tiba-tiba surut setelah
terjadi gempa maka
segera keluar dan
mencari tempat yang
tinggi dan aman.
d) Membuat jalur-jalur
evakuasi.
2. Gempa Faktor alam: a) Jika terjebak di dalam
Bumi pergerakan kerak ruangan berupaya
bumi/lempeng bumi berlindung di bawah
yang menghasilkan meja atau tempat tidur
patahan yang kuat.
b) Jika berada pada
tempat terbuka jauhilah
pohon besar dan
bangunan.
c) Konstruksi bangunan
yang baik seperti
membuat pondasi
rumah yang kuat dan
atap dengan bahan
yang ringan yakni
dengan baja ringan.
3. Gunung Fakto alam: a) Membuat jalur evakuasi
Meletus keluarnya magma b) Penyuluhan kepada
dari gunung berapi masyarakat mengenai
tanda-tanda gunung
meletus.
c) Melakukan identifikasi,
kajian dan pemantauan
resiko bencana dan
memperkuat sistem
peringatan dini
d) Melakukan pemetaan
kawasan rawan
bencana gunung api
e) Melakukan
pengamatan dan
pemantauan terhadap
gunung api aktif.
f) Melakukan penyuluhan
serta memberi informasi
tentang kebencanaan
pada masyarakat
4. Banjir Faktor alam: Musim a) Perbaikan saluran air
penghujan yang dan pembersihan

3|Page
berkepanjangan/el secara berkala.
nina b) Tidak membuang
Faktor manusia: sampah ke sungai
membuang sampah c) Reboisasi
ke sungai, kurangnya d) Membuat tanggul/
resapan air, bendungan.
dangkalnya sungai, e) Tidak mendirikan
dll bangunan di dekat
sungai.
5. Tanah Faktor alam: Tanah a) Terasering/sengkedan
Longsor miring di lereng b) Tidak mendirikan
pegunungan. bangunan di lereng
Faktor manusia: atau dibawahnya.
Penebangan pohon c) Reboisasi
secara illegal
6. Kekeringan Faktor alam: Musim a) Pembuatan tandon
kemarau yang air/waduk sebagai
berkepanjangan/ el penampungan air.
nino. b) Reboisasi
c) Menggunakan air
secukupnya
7. Erosi Faktor alam: Lapisan Menutupi daerah yang
tanah di permukaan mudah terkena erosi
tidak terlalu kuat dengan tumbuhan.
sehingga mudah
dibawa oleh aliran air
atau aliran angin
8. Badai Faktor alam: Angin Keluar dari rumah mencari
dengan kecepatan tempat yang aman.
tinggi saat
pergantian musim
atau perbedaan
cuaca mendadak

3. MATERI DAN PERUBAHANNYA


a. Materi

4|Page
Unsur

Zat tunggal Molekul Unsur

Molekul
Molekul
Materi
Senyawa
Homogen

Campuran

Heterogen

Pengertian:
 Materi →Sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa
 Zat Tunggal →terdiri dari satu zat tunggal
 Unsur → Zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain
 Molekul → gabungan dua unsur atau lebih
 Molekul unsur →gabungan dua unsur yang sama
 Molekul senyawa →gabungan dua atau lebih unsur yang berbeda
 Campuran →Terdiri dari dua atau lebih zat tunggal
 Campuran homogen → Tidak terlihat jika terdiri dari dua atau lebih
zat tunggal (tercampur secara sempurna).
 Campuran heterogen →Tampak terlihat jika terdiri dari dua atau lebih
zat tunggal (tidak tercampur secara sempurna).
Latihan 1
Mananakah yang termasuk unsur, molekul unsur, molekul senyawa,
campuran homogen, dan campuran heterogen?
Jenis Materi
No Benda Molekul Molekul Campuran Campuran
Unsur
Unsur Senyawa Homogen Heterogen
1) Oksigen (O2)
2) Tembaga (Cu)
3) Karbondioksida
(CO2)
4) Arang/Carbon
(C)
5) Cuka
(CH3COOH)
6) Campuran
semen dan
pasir
7) Larutan gula
8) Campuran air
dan minyak
9) Santan
10) Nitrogen (N2)
5|Page
b. Perubahan materi dibedakan menjadi perubahan fisika dan
perubahan kimia
c. Perbedaaan perubahan fisika dan kimia
Perubahan Fisika Perubahan Kimia
Tidak menghasilkan zat baru Menghasilkan zat baru
Dapat kembali seperti semula Tidak apat kembali seperti
semula
Tidak ada perubahan warna Ada perubahan warna
Tidak ada perubahan suhu Ada perubahan suhu
Tidak ada reaksi kimia Terjadi reaksi Kimia
Contoh: Contoh:
 Perubahan wujud  Perkaratan
(mencair, membeku,  Pembakaran
menguap, mengembun,  Fotosintesis
menyublim, mengkristal).  Fermentasi
 Perubahan bentuk  Pembusukan
 Pelarutan  Pencampuran zat

Latihan 2
Manakah yang termasuk perubahan fisika dan kimia?
No Perubahan Perubahan Fisika Perubahan Kimia
benda
1) Air Mendidih
2) Petasan
meledak
3) Fermentasi
tape
4) Kertas origami
dilipat
5) Embun pada
daun di pagi
hari
6) Kain menjadi
gaun
7) Besi berkarat
8) Lilin menyala
9) Gula dilarutkan
dalam air
10) Gula
dipanaskan
11) Bensin
menguap
12) Emas melebur
13) Nasi basi
14) Kertas dibakar

6|Page
15) Kayu melapuk
4. KOMPONEN-KOMPONEN BENTUK INTERAKSI DALAM EKOSISTEM
a. Pengertian ekosistem → hubungan timbal balik antara makhluk hidup
dengan lingkungannya.
b. Satuan-Satuan Makhluk Hidup dalam Ekosistem
1) Individu → makhluk hidup tunggal yang merupakan suatu unit
fungsional yang fundamental dalam ekosistem.
Contoh: satu tanaman mangga, seekor burung bangau, dan
seorang anak perempuan.
2) Populasi → Sekelompok individu sejenis yang berada dalam tempat
yang sama (habitat) dan waktu yang sama.
Contoh: sekelompok tanaman padi di sawah, sekelompok ikan
remora di laut, dan sekelompok anak di halaman rumah.
3) Komunitas → Beberapa populasi yang berada bersama-sama
dalam tempat dan waktu tertentu.
4) Ekosistem → Suatu komunitas beserta lingkungannya baik biotik
maupun abiotik.

c. Jenis Interaksi
 Hubungan Interspesifik → Hubungan antar organisme dalam satu
jenis (spesies). Hubungan interspesifik berguna pada proses
perkembangbiakan makhluk hidup, pembuatan sarang,
pengasuhan, dan untuk memperoleh makanan.
 Hubungan Intraspesifik → Hubungan antar organisme yang tidak
sejenis. Hubungan ini dibedakan menjadi predasi, netralisme,
kompetisi, simbiosis, dan antibiosis.
d. Jenis-Jenis Hubungan Intraspesifik
1) Predasi→ Peristiwa suatu jenis organisme memakan jenis organisme
lain sebagai makanannya. Organisme yang memangsa disebut
pemangsa (predator), dan jenis yang dimakan (mangsa).
Contoh: Harimau memakan rusa.
2) Netralisme→ Hubungan dua organisme yang tidak saling
mempengaruhi meskipun hidup bersama di suatu daerah.
Contoh: Ayam dan kambing hidup bersama di suatu halaman.
3) Kompetisi→ Bentuk hubungan persaingan antara dua jenis
organisme yang berbeda jenis.
Contoh: kambing dan sapi bersaing untuk mendapatkan makanan
(rumput).
4) Simbiosis→ Interaksi antara dua jenis makhluk hidup yang berbeda
dalam hubungan yang bersifat langsung dan erat.

7|Page
Berdasarkan sifat hubungannya simbiosis dibedakan menjadi
simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis
parasitisme.
a) Simbiosis Mutualisme→ saling menguntungkan
Contoh: Burung kolibri dengan bunga dimana burung kolibri
mendapatkan nektar dari bunga dan bunga dibantu dalam
penyerbukan.
b) Simbiosis Komensalisme→ satu untung dan satu tidak dirugikan
Contoh: Anggrek menempel pada pohon mangga, dimana
dapat memperoleh sinar matahari yang cukup. Sedangkan
pohon mangga tidak dirugikan karena anggrek tidak menghisap
makanan dari pohon mangga.
c) Simbiosis Parasitisme → Satu untung dan satu dirugikan
Contoh: Benalu dan pohon yang ditumpangi, dimana benalu
menghisap makanan dari pohon yang ditumpangi, karena
benalu tidak dapat melakukan fotosintesis. Sehingga pohon yang
ditumpangi dirugikan.
5) Antibiosis→ Hubungan dua jenis makhluk hidup yang berbeda, salah
satu menghambat pertumbuhan dan perkembangan makhluk
hidup yang lainnya.
Contoh: Hubungan Penicillium notatum dengan bakteri, dimana
Penicillium notatum menghasilkan penisilin yang dapat
menghambat pertumbuhan bakteri yang hidup bersama dalam
satu tempat.
e. Pemanfaatan Interaksi Antar Komponen Biotik bagi Manusia
1) Predasi→ dimanfaatkan untuk mengendalikan hama secara biologis
melalui musuh alaminya, misalnya: belalang diberantas dengan
menggunakan burung dan tikus diberantas dengan ular.
2) Simbiosis
a) Bakteri Rhizobium radicola pada tanaman kacang-kacangan
3) Antibiosis→ Hubungan Penicillium notatum dengan bakteri dapat
dimanfaatkan untuk pengobatan luka/infeksi.
Latihan
1) Jelaskan perbedaan antara simbiosis dan kompetisi!
2) Jelaskan perbedaan parasistisme dan predasi!
3) Apa manfaat pola interaksi antibiosis bagi kehidupan manusia?
4) Berikan contoh jenis interaksi interspesifik!
5) Berikan contoh masing-masing satu jenis interaksip intraspesifik(predasi,
netralisasi, kompetisi, simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme,
simbiosis parasistisme, dan antibiosis)!

8|Page
5. KESEIMBANGAN LINGKUNGAN
a. Pengertian Keseimbangan Lingkungan
Lingkungan merupakan segala yang mengelilingi suatu
organisme dan mempengaruhi cara hidup organisme tersebut.
Keseimbangan lingkungan dapat diartikan sebagai kemampuan
lingkungan untuk mengatasi tekanan dari alam maupun dari aktivitas
manusia,serta kemampuan lingkungan dalam menjaga kestabilan
kehidupan di dalamnya.Keseimbangan lingkungan dapat tercapai
ketika interaksi antara organisme dan faktor lingkungan dan interaksi
antar komponen dalam suatu lingkungan dapat berjalan dengan
proporsional. Daya dukung lingkungan merupakan kemampuan
lingkungan untuk mendukung kelangsungan hidup makhluk hidup
didalamnya.Lingkungan juga mampu untuk mengembalikan kondisi
lingkungan ke keadaan seimbang ketika lingkungan mendapat
gangguan atau kerusakan sampai batas tertentu yang disebut
dengan daya lenting lingkungan.
Suatu lingkungan sebenarnya bersifat dinamis dan memiliki
kemampuan untuk mendukung kelangsungan hidup makhluk hidup di
dalamnya yang disebut daya dukung lingkungan. Lingkungan juga
memiliki kemampuan untuk mengembalikan kondisi lingkungan ke
keadaan seimbang ketika lingkungan mendapat gangguan atau
kerusakan sampai batas tertentu yang disebut daya lenting
lingkungan. Sebagai contohnya adalah keadaan sekitar Gunung
Krakatau yang semula menjadi tempat hidup banyak organisme,
namun setelah terjadi letusan pada tahun 1883, keadaan sekitar
menjadi rusak dan hampir seluruh organisme mati. Namun setelah
sekitar 125 tahun kemudian, tempat itu kembali pulih seperti dulu lagi.
Keseimbangan lingkungan merupakan kemampuan lingkungan
untuk mengatasi tekanan dari alam maupun dari aktivitas manusia,
serta kemampuan lingkungan dalam menjaga kestabilan kehidupan di
dalamnya. Keseimbangan lingkungan akan tercapai bila ada interaksi
organisme dangan faktor lingkungan dan interaksi antarkomponen
dalam suatu lingkungan dapat berjalan dengan proporsional.
b. Penyebab Ketidakseimbangan Lingkungan
1) Sikap Manusia
 Pembakaran dan penebangan hutan akibatnya hewan buas
yang biasanya hidup di hutan dapat masuk ke pemukiman
penduduk. Juga dapat menyebabkan hilangnya suatu
jenis/spesies tumbuhan berkurang produsen gas oksigen,
kekeringan, tanah longsor, dan banjir.
 Penggunaan pestisida dapat membunur predator serangga dan
parasir yang hidup dalam tubuh serangga tersebut. Hal ini

9|Page
menyebabkan peningkatan hama yang tidak terbasmi. Suatu
saat hama ini dapat meningkat pesat dan menyebabkan
terjadinya wabah serangan hama lagi karena predatornya ikut
terbasmi.
2) Teknologi
 Pembukaan hutan untuk dijadikan lahan pertanian/tempat
pemukiman/pabrik yang disertai dengan kemampuan manusia
mampu menciptakan alat dan bahan yang mempermudah
kerjanya sehingga dapat mengeploitasi alam menjadi semakin
mudah. Akibatnya akan meningkatkan tekanan terhadap
komponen ekosistem lainnya sehingga dapat terjadinya krisis
lingkungan.
 Pembangunan pabrik juga dapat meningkatkan penggunaan
bahan bakar untuk menjalankan alat/mesinnya, dan
meningkatkan eksploitasi bahan-bahan bakunya. Hal ini dapat
dapat mengganggu keseimbangan lingkungan dan penyebab
pemanasan global.
3) Dampak Eksploitasi
a) Eksploitasi Air
 Ekosistem akuatik yang meliputi laut, sungai, danau, dan
perairan lainnya dapat mengalami eksploitasi pula. Eksploitasi
sumber daya akuatik dapat berupa penangkapan organisme
laut secara berlebihan. Rusaknya atau pengambilan terumbu
karang dapat menyebabkan hilangnya tempat tinggal bagi
organisme yang ada pada ekosistem terumbu karang.
 Ancaman lain yang dapat mengganggu ekosistem perairan
adalah penggunaan ekosistem perairan sebagai daerah
wisata. Penetapan daerah wisata perairan dapat dikatakan
sebagai eksploitasi apabila daerah wisata tersebut tidak
dikelola dengan baik. Misalnya pantai yang telah tercemar
oleh sampah yang dibuang pengunjung tempat wisata
tersebut. Hal itu akan mengganggu keberadaan organisme
yang ada di ekosistem tersebut
b) Eksploitasi Tanah
 Penambangan pasir dapat menimbulkan perubahan
bentangan alam. Sungai dapat menjadi lebar,
mengakibatkan penyempitan daratan di sekitar sungai, serta
dapat merubah struktur tanah di sekitar sungai.
 Penanamann tanaman budidaya secara terus-menerus dapat
membuat tanah kehilangan unsur-unsur haranya yang
dibutuhkan oleh tumbuhan untuk pertumbuhannya.

10 | P a g e
c) Eksploitasi Hutan
 Illegal logging dapat menyebabkan tanah longsor, banjir,
kekeringan, pemanasan global, berkurangnya paru-paru
dunia dan perubahan iklim global.
d) Eksploitasi Tambang
 Penambangan illegal dapat menyebabkan korban jiwa dan
munculnya semburan lumpur yang bercampur gas.
 Penambangan batubara dan emas dapat menimbulkan
permasalahan lingkungan yakni limbah merkuri yang
mengakibatkan gangguan serius pada kulit yang biasa
disebut penyakit minamata.
c. Langkah-Langkah Pencegahan dan Usaha Menjaga Keseimbangan
Lingkungan
1) Larangan penggunaan bahan peledak untuk mencari ikan.
2) Larangan penggunaan pestisida dalam mencari ikan.
3) Peningkatan pemakaian bahan-bahan alami yang bebas polusi.
4) Peningkatan pemakaian pupuk kompos.
5) Pengalakan kemasan ramah lingkungan.
6) Penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan.
7) Mengurangi penggunaan kertas dan mendaur ulangnya
8) Mengurangi penggunaan bahan-bahan kimia dalam rumah
tangga karena dapat mencemari lingkungan.
9) Tidak boros dalam penggunaan air dan membangun daerah
resapan air di halaman rumah
10) Mengurangi produksi sampah, memisahkan sampah, dan mendaur
ulangnya.
11) Menghemat penggunaan bahan bakar.
12) Menghentikan jual-beli berbagai spesies hewan langka
13) Tidak membakar hutan untuk membuka lahan.
14) Menerapkan sistem bercocok tanam yang memperhatikan
lingkungan, yaitu dengan mengendalikan hama secara alami
dengan metode biological control (menggunakan musuh alami dari
hama). Upaya ini untuk mencegah munculnya populasi hama yang
resisten terhadap pestisida.
15) Penegakan hukum yang tegas bagi perusak lingkungan.
16) Reboisasi, tebang pilih dan menghindari illegal loging/penebangan
liar.
17) Pembangunan berwawasan lingkungan.

11 | P a g e
Tugas

1) Kebutuhan minyak bumi setiap tahun terus meningkat seiiring dengan


pertumbuhan penduduk, industry, dan kendaraan. Untuk memenuhi
kebutuhan yang terus meningkat, eksploitasi minyak bumi yang terus
meningkat. Agar minyak bumi bisa dihemat, tetapi energi tetap
cukup, apa langkah yang harus ditempuh?
2) Di suatu lereng gunung marak penambangan pasir oleh warga. Kalau
dibiarkan akan terjadi kerusakan lingkungan, tetapi kalau dilarang,
warga kehilangan pekerjaan. Apa langkah yang paling bijaksana
yang seharusnya ditempuh oleh pemerintah daerah?
3) Permintaan kayu di pasar dunia terus meningkat. Di satu sisi kita
membutuhkan peningkatan devisa melalui penjuaalan kayu, disisi lain
kita harus menjaga kelestarian hutan. Bagaimana cara yang bijak
agar devisa terus meningkat, tetapi hutan tetap lestari?
4) Di suatu daerah yang kaya bahan baku semen akan dibangun pabrik
semen, namaun warga sekitar menolak karena khawatir akan terjadi
kerusakan lingkungan. Padahal dengan adanya pabrik semen akan
terbuka lapangan kerja dan berbagai peluang usaha bagi
masyarakat sekitar. Pendapatan daerah dan masyarakat sekitarpun
adakn meningkat. Bagaimana alternatif-alternatif solusi bagi
persoalan tersebut?
5) Pada suatu daerah area lahan subur yang dipakai sebagai lahan
pertanian oleh warga sekitar di pantai selatan Jawa ternyata di
bawahnya terdapat kandungan pasir besi yang memiliki kelayakan
secara ekonomi untuk ditambang/dieksploitasi. Maka investor yang
akan membangun penambangan pasir besi di lahan subur tersebut.
Dapatkan kedua bidang usaha itu berjalan semua sehingga kita bisa
memperoleh nilai ekonomis ganda dari lahan tersebut? Kalau Anda
dapat, kemukakan argumen dan syarat-syarat utnuk keduanya bisa
berjalan seiring!

12 | P a g e