Anda di halaman 1dari 13

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

(RPP)

Nama Sekolah : SDN Batu Ampar 09 Pagi


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas : II (dua)
Semester : 2 (dua)
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit (1 x pertemuan)

A. Standar Kompetensi
3. Melakukan perkalian dan pembagian bilangan sampai dua angka

B. Kompetensi Dasar
3.3 Melakukan operasi hitung campuran

C. Indikator
1. Melakukan dan menghitung operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan
pembagian
2. Menyelesaikan soal cerita yang mengandung unsur penjumlahan, pengurangan,
perkalian dan pembagian
3. Menyelesaikan soal yang mengandung operasi hitung campuran
4. Menyelesaikan soal cerita yang berhubungan dengan operasi hitung campuran

D. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat melakukan dan menghitung operasi penjumlahan, pengurangan,
perkalian, dan pembagian
2. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita yang mengandung unsur penjumlahan,
pengurangan, perkalian dan pembagian
3. Siswa dapat menyelesaikan soal yang mengandung operasi hitung campuran
4. Siswa dapat menyelesaikan soal cerita yang berhubungan dengan operasi hitung
campuran

E. Karakter yang diharapkan :


1. Gemar berhitung
2. Tanggung jawab
3. Disiplin
4. Berani

F. Materi Pokok
Operasi Hitung Campuran

Pada soal operasi hitung campuran, terdapat paling sedikit dua tanda operasi yang
berbeda ( +, -, x, atau : ). Aturan pengerjaan operasi hitung campuran adalah sebagai
berikut:
1. Dahulukan operasi yang berada dalam tanda kururng,
2. Perkalian dan pembagian adalah seingkat, maka pengerjaannya urut dari depan
sebelah kiri,
3. Penjumlahan dan pengurangan adalah setingkat, maka pengerjaannya urut dari depan
sebelah kiri,
4. Perkalian dan pembagian lebih tinggi tingkatannya daripada penjumlahan dan
pengurangan. Jadi, perkalian dan pembagian dikerjakan lebih dahulu daripada
penjumlahan dan pengurangan.
Contoh :
a. 18 + (15 – 5) = 18 + 10 = 28
b. 2 x (5 + 5) = 2 x 10 = 20
c. 3 + 9 x 3 = 3 + 27 = 50
d. 30 : 3 x 5 = 10 x 5 = 50
e. 48 : (3 x 2) = 48 : 6 = 8
G. Metode Pembelajaran
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab
4. Pemberian tugas
5. Menggunakan pendekatan Realistic Mathematic Education dengan model :
- Examples non examples
- Picture and picture

H. Langkah – Langkah Pembelajaran


1. Kegiatan Awal
a) Guru megucapkan salam dan lalau berdoa.
b) Guru mengecek kehadiaran siswa.
c) Guru mengkondisikan siswa untuk siap menerima pembelajaran
d) Apersepsi “guru bercerita tentang manfaat matematika dalam kehidupan sehari-
hari”.
e) Guru menyampaikan tujuan pembejaran.
Pertemuan I (Siklus I : Senin, 20 April 2015)
2. Kegiatan Inti
a) Eksplorasi
1) Guru menyiapkan media dan alat peraga dalam pembelajaran.
2) Guru menggali pengetahuan siswa dengan bertanya manfaat matematika bagi
siswa dalam kehidupan sehari-hari.
b) Elaborasi
1) Guru menjelaskan aturan dalam opersi hitung campuran.
2) Siswa diminta menjelaskan kembali mengenai aturan dalam operasi hitung
campuran secara bergantian.
3) Guru dan siswa menyelesaikan contoh soal cerita sederhana yang telah guru
siapkan sebelumnya dengan media konteksual berupa permen untuk
membantu menghitung.
Contoh Soal:
Ayah memiliki 10 permen, permen tersebut dibagikan kepada Ali dan Ayu
sama banyak. Sebelumnya Ali sudah memiliki 3 permen. Berapa permen
yang didapat Ali sekarang?

4) Siswa diminta membaca soal cerita di papan tulis bersama-sama.


5) Siswa diberikan kesempatan untuk memikirkan teknik yang tepat untuk
menyelesaikan soal yang diberikan oleh guru secara mandiri.
6) Salah satu siswa diminta maju ke depan untuk mengerjakan soal dengan
media kontekstual berupa permen sebagai alat bantu hitung. Langkah ini
dilakukan berulang 2 kali.
7) Siswa diminta menjelaskan dan memperagakannya dengan permen, dari yang
ia ketahui, ditanya, dan cara menjawabnya, sehingga mendapatkan hasil yang
tepat. Siswa yang lain dapat memberikan membetulkan jika siswa yang
menjelaskan salah.
8) Siswa dalam kelompok diminta mengerjakan soal LKS yang telah disiapkan
oleh guru dengan permen sebagai alat bantu hitung.
9) Guru membimbing siswa yang kesulitan dalam mengerjakan LKS.
10) Setelah siswa selesai, guru dan siswa membahas soal LKS tersbut bersama-
sama.

Pertemuan II (Siklus I : Selasa, 21 April 2015)


2. Kegiatan Inti
a) Eksplorasi
1) Guru menyiapkan media dan alat peraga dalam pembelajaran.
2) Guru menggali pengetahuan siswa dengan bertanya manfaat matematika bagi
siswa dalam kehidupan sehari-hari.
b) Elaborasi
1) Guru menjelaskan aturan dalam opersi hitung campuran.
2) Siswa diminta menjelaskan kembali mengenai aturan dalam operasi hitung
campuran secara bergantian.
3) Guru dan siswa menyelesaikan contoh soal cerita sederhana yang telah guru
siapkan sebelumnya dengan media konteksual berupa permen untuk
membantu menghitung.

Contoh Soal:
Seorang penjual menjual 4 kaleng permen. Di dalam sekaleng terdapat 10
permen. Ada seorang anak yang membeli 12 permen. Berapa permen yang
tersisa sekarang?

4) Siswa diminta membaca soal cerita di papan tulis bersama-sama.


5) Siswa diberikan kesempatan untuk memikirkan teknik yang tepat untuk
menyelesaikan soal yang diberikan oleh guru secara mandiri.
6) Salah satu siswa diminta maju ke depan untuk mengerjakan soal dengan
media kontekstual berupa permen sebagai alat bantu hitung. Langkah ini
dilakukan berulang 2 kali.
7) Siswa diminta menjelaskan dan memperagakannya dengan permen, dari yang
ia ketahui, ditanya, dan cara menjawabnya, sehingga mendapatkan hasil yang
tepat. Siswa yang lain dapat memberikan membetulkan jika siswa yang
menjelaskan salah.
8) Siswa dalam kelompok diminta mengerjakan soal LKS yang telah disiapkan
oleh guru dengan permen sebagai alat bantu hitung.
9) Guru membimbing siswa yang kesulitan dalam mengerjakan LKS.
10) Setelah siswa selesai, guru dan siswa membahas soal LKS tersbut bersama-
sama.
Pertemuan III (Siklus I : Selasa, 21 April 2015)
2. Kegiatan Inti
a) Eksplorasi
1) Guru menyiapkan media dan alat peraga dalam pembelajaran.
2) Guru menggali pengetahuan siswa dengan bertanya manfaat matematika bagi
siswa dalam kehidupan sehari-hari.
b) Elaborasi
1) Guru menjelaskan aturan dalam opersi hitung campuran.
2) Siswa diminta menjelaskan kembali mengenai aturan dalam operasi hitung
campuran secara bergantian.
3) Guru dan siswa menyelesaikan contoh soal cerita sederhana yang telah guru
siapkan sebelumnya dengan media konteksual berupa sumpit untuk
membantu menghitung.

Contoh Soal:
Dika membeli 3 porsi sate. 1 porsi terdapat 5 tusuk sate. Semua sate tersebut
dibagikan kepada Lala, Kiki, Nina, Rita, dan Bayu sama banyak. Berapa sate
yang didapat masing-masing anak?

4) Siswa diminta membaca soal cerita di papan tulis bersama-sama.


5) Siswa diberikan kesempatan untuk memikirkan teknik yang tepat untuk
menyelesaikan soal yang diberikan oleh guru secara mandiri.
6) Salah satu siswa diminta maju ke depan untuk mengerjakan soal dengan
media kontekstual berupa sumpit sebagai alat bantu hitung. Langkah ini
dilakukan berulang 2 kali.
7) Siswa diminta menjelaskan dan memperagakannya dengan sumpit, dari yang
ia ketahui, ditanya, dan cara menjawabnya, sehingga mendapatkan hasil yang
tepat. Siswa yang lain dapat memberikan membetulkan jika siswa yang
menjelaskan salah.
8) Siswa dalam kelompok diminta mengerjakan soal LKS yang telah disiapkan
oleh guru dengan sumpit sebagai alat bantu hitung.
9) Guru membimbing siswa yang kesulitan dalam mengerjakan LKS.
10) Setelah siswa selesai, guru dan siswa membahas soal LKS tersbut bersama-
sama.
c) Konfirmasi
1) Guru memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif dan bersemangat
2) Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa.
3) Guru meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan.
3. Kegiatan Akhir
a) Guru melakukan refleksi dengan tanya jawab bersama siswa.
b) Guru memberikan evaluasi.
c) Guru memberi kesimpulan dari materi yang di sampaikan.
d) Guru memberikan pekerjaan rumah.

VIII. Alat dan Media mengajar


1. Buku kerja Tematika Sekolah Dasar/ MI
2. Buku matematika Jilid 2 untuk SD/MI Kelas II penerbit Erlangga
3. Buku super Matematika untuk sekolah dasar kelas 2 penerbit Esis
4. Permen
5. Lembar Evaluasi
6. Lembar penilaian

IX. Penilaian.
Teknik :Tulisan dan mempraktekkan / kelompok
Bentuk : essay

Lembar Penilaian
Soal Jumlah
No Nama Siswa Nilai
1 2 3 4 5 Skor
1

4
Nilai = (Jumlah Skor yang diperoleh x 2)
*Catatan :
- Untuk anak yang tidak memenuhi KKM akan diadakan remidial

Observer Peneliti

Sartika, S. Pd. Rizky Ari Nugroho


NIP. NIM. 1101045501

Mengetahui,
Kepala SDN Batu Ampar 09 Pagi

B. Praptiningsih, S. Pd.
NIP.
LKS
Lembar Kerja Siswa

Kelompok :
Nama :- -
- -
- -
- -

Soal
1. Edo membeli 3 kantung permen. 1 kantung terdapat 8 permen. Sesampainya dirumah Edo
membrikan 6 permen kepada Ani. Berapa permen Edo Sekarang?

2. Liza, Gio, Deren, dan Firas masing-masing memiliki 5 permen. Mereka memberikannya
kepada Ayu yang sedang ulang tahun. Liza menambahkan 11 permen. Berapa permen
yang didapat Ayu?
LKS
Lembar Kerja Siswa

Kelompok :
Nama :- -
- -
- -
- -

Soal
1. Seorang pedagang menjual 9 permen dalam sehari. Berapa permen yang di jual dalam 5
hari?

2. Ibu memiliki 6 toples. 1 toples berisi 7 buah permen. Permen tersebut dimakan Rio.
Ternyata ketika dihitung sisanya hanya 36. Berapa permen yang dimakan Rio?
LKS
Lembar Kerja Siswa

Kelompok :
Nama :- -
- -
- -
- -

Soal
1. Seorang pedagang sate dapat menjual 12 tusuk sate dalam sehari. Berapa sate yang dijual
dalam 4 hari?

2. Ayah membawa 5 kantung. 1 kantung berisi 4 es cream. Es cream tersebut dibagikan


kepada Udin dan Oci. Sebelumnya Oci sudah memiliki 6 es cream. Berapa es cream yang
dimiliki Oci sekarang?
Evaluasi Matematik I

Nama : _________________________ Hari, tanggal : Jumat, 24 April 2015

Kerjakan soal dibawah ini dengan teliti!


1. Bibi memotong 12 ayam tiap hari. Berapa jumlah ayam yang dipotong dalam seminggu?

2. Ada 6 tangkai anggur. Pada tiap tangkai terdapat 10 buah anggur. Berapa banyak anggur
seluruhnya?

3. Dalam sebuah gedung akan digunakan untuk acara pernikahan. Pemilik gedung
menyediakan kursi untuk duduk. 2 kursi untuk pengantin, 4 kursi untuk orang tua pengantin,
7 kursi untuk pelayan, dan 276 orang yang diundang. Berapa kursi yang dibutuhkan?

4. Sebuah kue dipotong menjadi 4 potong kecil. Jika terdapat 20 potong kecil, maka banyak
kue yang dipotong ada?

5. Pak amir mempunyai 6 kolam ikan. Tiap kolam berisi 9 ekor ikan. Setelah dihitung ternyata
ada 18 ekor ikan yang mati. Berapa ekor ikan yang masih hidup?
Kisis-kisi soal evaluasi siklus I

No Pembahasan Skor
1 Diketahui : 12 ayam dipotong / hari.
0.5
Ditanya : ayam yang dipotong dalam seminggu?
Jawab : 12 x 7 = 84 0.5

2 Diketahui : 6 tangkai anggur. Tiap tangkai ada 10 buah.


0.5
Ditanya : anggur seluruhnya?
Jawab : 6 x 10 = 60 0.5

3
Diketahui : 2 kuris pengantin, 4 ortu pengantin, 7 kursi pelayan, 276 undangan 0.5
Ditanya : kursi semuanya?
Jawab : 2 + 4 + 7 + 257 = 272 0.5

4 Diketahui : sebuah kue di potong jadi 4, terdapat 20 kue.


0.5
Ditanya : banyak kue yang dipotong?
Jawab : 4 x 20 = 80 0.5

5 Diketahui : 6 kolam ikan, 1 kolam 9 ekor. 18 ikan mati


0.5
Ditanya : ikan yang hidup?
Jawab : 6 x 9 - 18 = 36 0.5