Anda di halaman 1dari 6

Nomor :

Revisi Ke :

Berlaku Tgl :

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR

MALNUTRISI ENERGI PROTEIN


Disahkan oleh:

dr. Beryl Rachmawati


NIP. 19820628 201101 2 012

PEMERINTAH KABUPATEN LUMAJANG


PUSKESMAS RANDUAGUNG
Jln. Raya Randuagung No. 192 Telp. ( 0334 ) 321 080
RANDUAGUNG 67354
PENATALAKSANAAN MALNUTRISI
ENERGI PROTEIN
No. Dokumen :
SOP No. Revisi :
TanggalTerbit :
Halaman :1/7

UPT PUSKESMAS dr. Beryl Rachmawati


RANDUAGUNG NIP. 19820628 201101 2 012
1. Pengertian MEP adalah penyakit akibat kekurangan energi dan protein umumnya disertai
defisiensi nutrisi lain. Klasifikasi dari MEP adalah Kwashiorkor, Marasmus,
Marasmus Kwashiorkor.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah – langkah untuk penataksanaan malnutrisi
energi protein
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor ....
4. Referensi 1. Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas. Depkes RI. 2007.
2. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/MENKES/514/2015
tentang Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan
Kesehatan Tingkat Pertama. 2015. Halaman 662

5. Prosedur 1. Alat :
- Timbangan
- Alat ukur tinggi badan
- Tensimeter
- Stetoskop
- Termometer
- Jam
- Senter
2. Bahan :
- Rekam Medis
- Resep
- Obat

6. Langkah-langkah 1. Petugas memanggil nama pasien sesuai nomer urut.


2. Petugas mempersilahkan pasien masuk.
3. Petugas memperkenalkan diri dan menanyakan identitas pasien.
4. Petugas melakukan anamnesa:
apakah pasien mengeluhkan edema, wajah sembab, pandangan
sayu, rambut tipis, kemerahan seperti warna rambut jagung,
mudah dicabut tanpa sakit, rontok, anak rewel, apatis
5. Petugas melakukan cuci tangan / hand scrub.
6. Petugas melakukan pemerisaan pemeriksaan fisik:
apakah ditemukan BB/TB < 70% atau < -3SD, Marasmus: tampak
sangat kurus, tidak ada jaringan lemak bawah kulit, anak tampak
tua, baggy pants appearance, Kwashiorkor: edema, rambut kuning
mudah rontok, crazy pavement dermatosa, Tanda dehidrasi,
Demam, Frekuensi dan tipe pernapasan: pneumonia atau gagal
jantung, Sangat pucat,Pembesaran hati, ikterus, Tanda defisiensi
vitamin A pada mata: konjungtiva kering, ulkus kornea,
keratomalasia, Ulkus pada mulut, LILA < 11,5 cm untuk anak 6-59
bulan;
7. Petugas melakukan cuci tangan / hand scrub.
8. Petugas menegakkan diagnosis
Diagnosis ditegakkan cukup anamnesis dan pemeriksaan fisik.
9. Petugas memberikan terapi :
Vitamin B.Complex 3 x 1
10. Petugas melakukan KIE
Menyampaikan informasi kepada ibu/pengasuh tentang hasil
penilaian pertumbuhan anak, Mewawancarai ibu untuk mencari
penyebab kurang gizi, Memberi nasihat sesuai penyebab kurang
gizi, Memberikan anjuran pemberian makan sesuai umur dan
kondisi anak dan cara menyiapkan makan formula,
melaksanakan anjuran makan dan memilih atau mengganti
makanan;
11. Petugas melakukan pencatatan dan dokumentasi di rekam medis

12. Petugas menulis resep dan mempersilahkan pasien untuk mengambil


obat di ruang farmasi.

13. Bagan alir


Petugas memanggil nama pasien sesuai nomer urut
Petugas mempersilahkan pasien masuk

Petugas mempekenalkan diri dan menanyakan identitas


Petugas melakukan anamnesa
pasien

Petugas melakukan cuci tangan / hand scrub Petugas melakukan pemeriksaan fisik

Petugas menegakkan diagnosis dari anamnesa dan


Petugas melakukan cuci tangan / hand scrub
pemeriksaan fisik

Petugas memberikan terapi Petugas melakukan KIE

Petugas melakukan pencatatan dan dokumentasi di


Petugas menulis resep dan mempersilahkan pasien rekam medis
untuk mengambil obat di ruang farmasi

14. Hal- hal Kepatuhan terhadap langkah-langkah SOP


yang perlu
diperhatikan
15. Unit terkait 1. Poli Umum
2. Poli KIA/KB
3. UGD
4. Ponkesdes.
5. Ruang farmasi
6. Dokumen – Bukti telusur sesuai kegiatan/ proses kerja :
terkait – KAK
– Checklist / instrumen
– Laporan Hasil
– RTL
– Rekam Medis
– Resep
7. Rekaman No Yang Isi Perubahan Tgl mulai
historis diubah diberlakukan
perubahan
1. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah – 31 Januari
langkah untuk penataksanaan 2019
malnutrisi energi protein
2 Langkah- 1. Petugas memanggil nama pasien sesuai 31 Januari
langkah nomer urut. 2019
2. Petugas mempersilahkan pasien
masuk.
3. Petugas memperkenalkan diri dan
menanyakan identitas pasien.
4. Petugas melakukan anamnesa.
5. Petugas melakukan cuci tangan / hand
scrub.
6. Petugas melakukan pemerisaan
pemeriksaan fisik.
7. Petugas melakukan cuci tangan / hand
scrub.
8. Petugas menegakkan diagnosis.
9. Petugas memberikan terapi.
10. Petugas melakukan KIE

11. Petugas melakukan pencatatan dan


dokumentasi di rekam medis

12. Petugas menulis resep dan


mempersilahkan pasien untuk
mengambil obat di ruang farmasi.
3. Bagan 31 Januari
Alir Petugas memanggil nama pasien sesuai nomer urut
Petugas mempersilahkan pasien masuk 2019

Petugas mempekenalkan diri dan menanyakan identitas


Petugas melakukan anamnesa
pasien

Petugas melakukan cuci tangan / hand scrub Petugas melakukan pemeriksaan fisik

Petugas menegakkan diagnosis dari anamnesa dan


Petugas melakukan cuci tangan / hand scrub
pemeriksaan fisik

Petugas memberikan terapi Petugas melakukan KIE

Petugas melakukan pencatatan dan dokumentasi di


Petugas menulis resep dan mempersilahkan pasien rekam medis
untuk mengambil obat di ruang farmasi

4. Dokumen – Bukti telusur sesuai kegiatan/ proses 31 Januari


kerja :
terkait 2019
– KAK
– Checklist / instrumen
– Laporan Hasil
– RTL
– Rekam Medis
– Resep
MALNUTRISI ENERGI PROTEIN
:02/DT/ADM
No. Dokumen EN/427.35.1
DAFTAR 7/2016
TILIK No. Revisi :
: 06 Januari
Tanggal Terbit
14 2016
Halaman : 1/6
UPT
dr. Beryl Rachmawati
PUSKESMAS NIP. 19820628 201101 2 012
RANDUAGUNG
Unit :
Nama Petugas :
Tanggal Pelaksanaan :

No Kegiatan Ya Tidak
1. Apakah petugas memanggil pasien sesuai nomor
urut?
2. Apakah petugas mempersilahkan pasien masuk?
3. Apakah petugas memperkenalkan diri dan
menanyakan identitas pasien?
4. Apakah petugas melakukan anamnesa?
5. Apakah petugas melakukan cuci tangan/hand
scrub?
6. Apakah petugas melakukan pemeriksaan fisik?
7. Apakah petugas melakukan cuci tangan/hand
scrub?
8. Apakah petugas menegakkan diagnosis dari
anamnesa, pemeriksaan fisik
9. Apakah petugas memberikan terapi?
10. Apakah petugas melakukan KIE?
11. Apakah petugas melakukan pencatatan dan
dokumentasi di rekam medis?
12. Apakah petugas menulis resep dan
mempersilahkan pasien untuk mengambil obat di
ruang farmasi?
Jumlah

Compliance rate (CR) : ……………..%


………………………………..,………….
.
..............................................
Auditie Pelaksana / Auditor

(.....................................) (.....................................)