Anda di halaman 1dari 7

BAB 1 PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia


karena memiliki sekitar 17. 504 pulau, luas wilayah perairan
laut terbesar 5,8 juta km dngan panjang garis pantai 81 .000
km indonesia memiliki keanekaragaman hayati laut yg tinggi
.Pada sepanjang garis pantai terdapat wilayah pesisir dengan
potensi sumber daya alam haayati dn non hayati dan sumber
daya buatan .

Dalam keanekaragaman hayati laut dan pesisir terdapat


potensi yg dapat di manfaatkan oleh masyarakat seperti
terumbu karang ikan , rumput laut , tanaman mangrove , dan
masih banyak lagi pontensi tersebut harus dikelola secara
benar dan berkelanjutan jika tidak dikelola secara benar akan
timbul masalah dan konfilk
TUJUAN

Adapun tujuan dari makalah ini adalah untuk menembah wawasan dan
ilmu pengetahuan bagi para pembaca mengenai pengertian nelayan
pesisir ,konflik dan berbagai macam konflik atau masalh yg terjadi pada
nelayan di indonesia

RUMUSAN MASALAH

Adapun rumusan masalah yg akan dibahas dalam makalh ini


yaitu sebangai berikut ;
a. Apa pengertian dari nelayan?
b. Apa definisi pesisir ?
c. Konflik apa sajakah yg terjadi pada nelayan di indonesia?
d. Bagaiman cara penyelesaian konflik?
BAB II PEMBAHASAN

Pengertian nelayan

Nelayan adalah masyarakat yg menfaatkan ssumber daya pesisir dan laut


dengan melakukan pengakapan ikan dan jenis lainya yg kehidupan nya
tergantung langsung pada hasil dan potensi laut y dpt di mafaatkan .
sebagaimana dalam peraturan mentri kelautan dan perikanan no 17 / kepmen –
kp /2013 menekankan bahwa nelayan merupkan orang yg sehari – harinya
bekerja menangkap ikan atau biota lainya yg hidup didasar maupun di
prmukaan perairan

DEFENISI PESISIR
Definis dari pesisir adalah bagian dari pantai yg tergenang pada waktu air
laut pasang dan keringpada wktu air laut surut kawasan pesisir ini saat kering
dapt di gunakan sebangai lahan pertanian dan tambak udang dan garam oleh
masyarakat sekitar pesisir
Pesisir termasuk daerah yg meliputi pantai dan perluasan daeranya ke
arah darat sampai batas pengaruh dari laut tdk ad di liaht dari segi zona nya
pesisir termasuk ke zona litoral karena terkadang daerah pesisir tergenang air
ketika pasang dn kering ketika surut
Kawasan pesisir dibagi menjadi tiga yaitu pesisir daratn, dataran aluvial ,
dan pulau penghalang . yg pertma pesisir daratan adalah pesisir yg mengalami
proses pengagkatan yang awal nya berada di bawah laut menuju bekas
paparan benua. Yang kedua pesisir dataran aluvial adalah pesisir yg terbentuk
oleh pengedapan material alivium yg asal nya dari daratn. Yg ketiga pesisir
pulau pengahalang adalah pesisir dengan perairan dangkal lepas yg luas dn
terpisah dari lautn oleh pulau penghalang
KONFLIK PADA NELAYAN DI INDONESIA

konflik adalah suatu masalah sosial yg muncul atau terbentuk karena adanya
perbedaan pendapat maupun pandangan dari satu orang atau suatu golongan
yg terjdi di dalam masyarakat dan negara biasanya konflik mucul atau
terbentuk karena tdk adanya rasa toleransi dn saling mengerti kebutuhan
masing-masing individu.

Terjadinya konflik kalangan nelyan di sbabkan oleh slah satunya kondisi


kepemilikan bersama sumber daya perikanan laut . dalam hal tersebut
keikutsertaan mempunyai sifat bebas dan terbuka .
seseorang yg bernama daniel mohammad rosyid mengakatan ada 4 faktor
penting yg menyebebkan terjadinya koflik anatra nelayan.
yg pertama adalah jumlh nelayan dengan bergaam alat tangkap serta ukuran
kapal meningkat yg kedua adalah luas wilayah operasi tdk bertmabh luas
karena teknologi yg di kuasi tdk berkembang
yg ketiga telah mengalami kondisi tangkap lebh dan populasi ikan mulai
menurun
yg ke empat adalah kesalapahamn atas implikasi dan perumusan UU mengenai
otonomi daerah yg mengatur kewenangan pengelolaan wilayah perairan laut.
Penyelesaian koflik

Pemicu atau hal yg mendorong terjadinya konflik antar nelayan


salahsatunya adalah kondisi sosial ekonomi dan motivasi / perilaku yg ada
pada masyarakat nelayan. Mka dari itu agar suatu konflik dapat dihindari maka
di lakukan nya upaya-upaya yg mngarah kepada tingkt kesejahteraan nelayan
dan perubhan motivasi perilaku yg lebih positif upaya tersebut dapat di
lakukan salah satunya dengan kegiatan pemberdayaan oleh lembaga yg
bersangkutan menurut annisa et al ( 2009 ) menyatakan keterlibatkan pihak
non- nelayan seperti dinas perikanan dan kelautan , tokoh nelayan ,tokoh
agama , juragan dan lain-lain dalam proses penyelesaian konflik dpat dikatakn
sangat di butuhkan .

Mengingat pihak-pihak tersebut adalah para pemegang kebijakan dan


memilikipengaruh penting dalam masyarakat dinas perikanan dan kelautan
memiliki pengaruh yg besar dalam mendamaikan pihak yg bertikai . selain itu
dinas perikaan juga memiliki peran sebangai pihak yg mempunyai tugas dalam
sosialisasi hukum dn perundangan perikanan serta sebangai mediator konflik.
BAB III PENUTUP

Kesimpulan

Kesimpulan yg dpat di peroleh darimakalh ini adalah pengertian nelayan


adalah masyarakat yg memanfaatkan sumber daya pesisir dan laut dengan
melakukan penangkapan , sedangkan pesisir adalah bagian dari pantai yg
tergenang pada waktu air laut pasang dn kering pada waktu air laut surut .
konflik yg muncul di antra nelayan ada banyak seperti perbuatan potensi
sumber daya memperebutkn wilayah penangkapan sumber daya , kompetisi
dalam penggunaan teknologi alat tangkap untuk menyelesaian konflik di
masyarakat nelayan perlu adanya campur tangan lembaga yg bersangkutan.
DAFTAR PUSTAKA

Website
Hhtp ; //www kompiasiana com / irwanto54777d4333114b45b4
https;//sainsminiblogspotco.id/2014pengertian atau definisi pantai dan htm
http;//gengaminternet.com/pengertiankonflik faktor penyebab nya dan macam macam/
http;//ferragusta wordpress com/2009/12/04/komflik pemanfaatn sumber dayaperikanan