Anda di halaman 1dari 21

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK Negeri 1 Cimahi


Mata Pelajaran : Produk Kreatif dan Kewirausahaan
Kelas : XII
Materi Pokok : Promosi
Alokasi waktu : 28 JP (3 x pertemuan)

Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerja sama,
toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif melalui keteladanan, pemberian nasihat,
penguatan, pembiasaan, dan pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual,
operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan semua bidang keahlian dan lingkup kerja pada
tingkat teknis, spesifik, detail, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga,
sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional
4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta memecahkan masalah pada semua bidang keahlian. Menampilkan kinerja di bawah
bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah, sertamampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya
di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung

Kompetensi Dasar dan Indikator

No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3 3.17 Menentukan media promosi 4.17.1 Mengklasifikasikan jenis-jenis media
promosi produk
4.17.2 memilih jenis-jenis media promosi yang
sesuai dengan produk
4.17.3 menentukan strategi promosi berdasarkan
segmentasi pasar produk
4.17.4 menentukan media promosi yang efektif
dan efisien sesuai produk
4 4.17 Membuat media promosi 4.17.1 Merancang desain media promosi produk
berdasarkan segmentasi pasar 4.17.2 Membuat media promosi yang efektif dan
efisien sesuai produk

A. Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran Aspek Pengetahuan
1. Melalui kegiatan mengamati,membaca dan mengkaji literatur peserta didik dapat
mengklasifikasikan jenis-jenis media promosi produk dengan baik dan benar
2. Melalui kegiatan mengamati, menanya dan mengasosiasi peserta didik dapat memilih jenis-jenis
media promosi yang sesuai dengan produk dengan tepat dan cermat
3. Melalui kegiatan membaca dan mengasosiasikan peserta didik dapat menentukan strategi promosi
berdasarkan segmentasi pasar produk dengan tepat dan benar
4. Melalui kegiatan mengamati, menanya dan mengasosiasi peserta didik dapat menentukan media
promosi yang efektif dan efisien sesuai produk dengan tepat dan cermat
Tujuan Pembelajaran Aspek Keterampilan
1. Melalui kegiatan mengamati,menanya dan mengasosiasikan peserta didik dapat merancang
desain media promosi produk dengan baik dan teliti
2. Melalui kegiatan mengamati, menanya dan mengasosiasi peserta didik dapat membuat media
promosi yang efektif dan efisien sesuai produk dengan cermat dan baik

Karakter siswa yang diharapkan:


Kreatif, mandiri, peduli sosial, dan rasa ingin tahu

B. Materi Pembelajaran
1) Promosi
Promosi merupakan kegiatan yang dilakukan perusahaan dalam rangka mengenalkan produknya
kepada konsumen agar konsumen mengetahui, mengenal, tertarik dan mau untuk membeli produk
yang ditawarkan dan selanjutnya diharapakan konsumen mau dan mampu merekomendasikan
kepada orang lain sehingga orang lain mau membeli produk yang ditawarkan tersebut. Menurut
Wikipedia Indonesia, pengertian promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan
produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau
mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi, produsen atau distributor mengharapkan
kenaikannya angka penjualan. Michael Ray mendefinisikan promosi sebagai koordinasi dari seluruh
upaya yang dimulai pihak penjual untuk membangun berbagai saluran informasi dan persuasi untuk
menjual barang dan jasa atau memperkenalkan suatu gagasan. Sedangkan Boone dan Kurtz
mendefinisikan promosi sebagai proses menginformasikan, membujuk, dan mempengaruhi suatu
keputusan pembelian
Kegiatan promosi harus dilakukan secara terus-menerus dan berubah-ubah sesuai dengan
perkembangan dan kemauan konsumen. Apalagi dengan adanya perubahan orientasi pemasaran.
Dulu orientasi pemasaran adalah produk dimana perusahaan membuat produk lalu mencari siapa
pasarnya sedangkan sekarang orientasinya adalah konsumen artinya perusahaan mencari pasarnya
lalu menentukan produknya. Belum lagi dengan perkembangan teknologi yang memunculkan
konektivitas digital , mau tidak mau harus dihadapi oleh perusahaan jika tidak ingin tertinggal atau
mungkin mati secara perlahan. Perkembangan teknologi telah mengubah pola konsumen dalam
memproses pengambilan keputusan untuk membeli produk. Perjalanan konsumen untuk membeli
produk atau jasa ( jalur konsumen) mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi.
Perubahan tersebut diantaranya :
a. Dalam dunia yang terhubung (konektivitas digital) daya tarik awal sebuah merek atau produk
dipengaruhi oleh masyarakat atau komunitas yang ada di sekeliling konsumen baik offline
maupun online. Interaksi yang terjadi di media sosial berperan penting dalam mempengaruhi
keputusan konsumen untuk membeli sebuah produk
b. Kesetiaan seorang konsumen biasanya diwujudkan dalam bentuk pembelian ulang produk.
Dalam era perkembangan teknologi dimana semua serba terhubung maka kesetiaan
konsumen memiliki wujud yang lain. Tidak hanya membeli ulang tetapi mereka juga memiliki
keinginan untuk mendukung suatu merek dengan cara merekomendasikan merek atau prosuk
kita kepada orang lain dimana dengan teknologi akan memberikan efek promosi produk yang
cepat dan luas kepada konsumen yang baru. Tanpa diminta konsumen akan mempromosikan
produk kita.
c. Efek domino rekomendasi produk dari konsumen setia kita kepada orang lain dengan
menggunakan teknologi lewat interaksi di media sosial tidak hanya mendatangkan keuntungan
yang positif tetapi juga akan memberikan kerugian yang besar jika produk tidak sesuai dengan
yang diharapkan. Oleh karena itu perusahaan harus konsisten dalam menjaga kuaitas produk
dan layanannya.
Tujuan akhir yang harus dicapai perusahaan dari kegiatan promosi adalah dapat mempengaruhi
perilaku konsumen sehingga konsumen mau membeli produk yang ditawarkan perusahaan. Jika
perkembangan teknologi memberikan pengaruh kepada perilaku konsumen ,itu berarti mau tidak
mau perkembangan teknologi harus dimanfaatkan oleh perusahaan dalam merancang kegiatan
promosinya agar lebih tepat sasaran dan memenuhi target yang telah ditentukan.
Tujuan promosi diantaranya :
a. Menyebarluaskan informasi suatu produk kepada calon konsumen yang potensial
b. Mendapatkan konsumen baru dan untuk menjaga loyalitas konsumen tersebut
c. Menaikkan penjualan serta keuntungan
d. Membedakan produk dengan pesaing
e. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan
f. Merubah perilaku konsumen dan pendapat konsumen tentang produk
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa inti dari promosi adalah komunikasi yaitu
proses penyampaian pesan dari perusahaan kepada konsumen dengan menggunakan media.
Secara umum proses yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Iklan (advertising)
Iklan adalah proses pengiriman pesan dalam bentuk non personal tentang produk atau jasa
tertentu melalui media atau saluran publik yang dibayar oleh sponsor. Maksud non personal di
sini adalah iklan melibatkan media massa yang dapat mengirimkan pesan kepada sejumlah besar
kelompok individu pada saat bersamaan dan tidak tersedia kesempatan untuk mendapatkan
umpan balik yang segera dari penerima pesan. Media yang dapat digunakan sebagai sarana iklan
yaitu:
 Televisi
 Radio
 Majalah
 Surat kabar
 Bisokop
 Internet
 Outdoor Advertising
2. Promosi Penjualan (sales promotion)
Merupakan kegiatan promosi yang didesain untuk mengakselerasi respons konsumen atau
proses keputusan membeli produk dengan memberikan nilai tambah. Tujuannya adalah
mendorong konsumen untuk membeli produk karena adanya promosi dengan batas waktu
tertentu. Kegiatan promosi penjualan biasanya dilakukan pada tingkat retail (berhubungan
langsung dengan konsumen akhir). Untuk mendorong hasrat konsumen diberikan promosi
insentif diantaranya adalah:
 Kupon
 Sampel
 Potongan harga dan jaminan uang kembali dengan syarat tertentu
 Undian berhadiah
 Permainan, kontes
3. Hubungan Masyarakat (Public Relation)
The British Institute of Public Relations mendefinisikan humas sebagai suatu upaya untuk
membangun dan mempertahankan saling pengertian antara organisasi dan publiknya.
Sedangkan Scott Cutlip dan rekanya dalam bukunya Effective Public Relations endefinisikan
humas sebagai usaha terencana untuk mempengaruhi pandangan melalui karakter yang baik
serta tindakan yang bertanggungjawab, didasarkan atas komunikasi dua arah yang saling
memuaskan. Publik Relation bertugas mengelola merek perusahaan dan menjaga reputasi
perusahaan agar tetap baik di mata konsumen pada masa yang akan datang. Orientasi dan
aktivitas public Relation perlu disesuaikan dengan siklus hidup perusahaan yaitu startup (baru
dibangun), growth (sudah berkembang), maturity (sudah mapan dan stabil) dan decline (sudah
mengalami penurunan). Contoh aktivitas publikasi masyarakat diantaranya:
 Presentasi
 Penerangan/uraian yang ringkas
 Eksibisi
 sponsorship
4. Penjualan Personal (Personal selling)
Adalah bentuk komunikasi langsung antara seorang penjual dengan calon pembelinya (person
to person communication. Penjualan personal melibatkan kontak langsung antara penjual dan
pembeli yang memungkinkan terjadinya umpan balik secara langsung dan lebih cepat karena
dampak dari presentasi penjualan yang dilakukan dapat dinilai dari reaksi calon pembeli.
Penjualan personal dapat juga ditujukan kepada calon pembeli yang dinilai paling potensial dan
paling prospektif untuk menjadi pelanggan di masa depan.
5. Publisitas (Publicity)
Merupakan kegiatan menempatkan berita mengenai seseorang, organisasi atau perusahaan di
media massa. Tujuannya agar kegiatan yang dilakukan perusahaan atau organisasi diberitakan
oleh media massa. Ada peran serta humas di sini karena media massa mendapatkan informasi
mengenai organisasi atau perusahaan tersebut dari humas. Humas biasanya mengirimkan
informasi kepada media massa dalam bentuk siaran pers, suatu cerita yang dilengkapi foto yang
dilengkapi dengan informasi lengkap mengenai perusahaan. Publikasi sifatnya satu arah
sedangkan hubungan masyarakat sifatnya dua arah. Berikut contoh publikasi :
 Berita mengenai peningkatan laba suatu perusahaan pada halaman ekonomi di surat
kabar tertentu
 Berita di media massa yang melaporkan kegiatan penghijauan yang dilaksanakan satu
perusahaan
 Berita peresmian pabrik baru suatu perusahaan
6. Pemasaran Langsung (Direct Marketing0
Merupakan upaya perusahaan untuk berkomunikasi secara langsung dengan calon pelanggan
sasaran dengan menggunakan telemarketing. Pemasaran langsung mencakup berbagai aktivitas
diantaranya mengirim surat, mengirim katalog, pengelolaan databse, penjualan langsung,
telemarketing dan iklan tanggapan langsung dengan menggunakan berbagai saluran
komunikasi.

2) Segmentasi Pasar
Seperti yang telah diuraikan diatas bahwa inti dari promosi adalah komunikasi. Agar komunikasinya
berhasil maka pesan yang disampaikan harus dipahami oleh konsumen baik itu tulisan, gambar
atau video. Tulisan, gambar dan video merupakan simbol dari pesan yang disampaikan artinya
komunikasi akan berhasil jika simbol yang digunakan adalah simbol-simbol yang dekat dan dapat
diterima oleh konsumen. Ini menunjukkan bahwa penentuan simbol harus sesuai dengan karakter
dan perilaku konsumen. Agar simbol yang digunakan sesuai dengan karakter konsumen maka harus
diketahui dulu berbagai jenis karakter dan perilaku konsumen. Segmentasi pasar adalah kegiatan
pengelompokkan pasar/konsumen berdasarkan kategori yang berbeda-beda dan setiap kategori
memiliki kelompok konsumen dengan karakter yang sama atau hampir sama. Segmen terbagi
berdasarkan variasi karaktersitik pembeli, alasan mereka membeli dan preferensi mereka terhadap
merek suatu produk. Kategori yang paling umum adalah berdasarkan demografi, geografi dan
psikografi.
a. Segmentasi demografis
Segmentasi berdasarkan demografi merupakan pengelompokkan berdasarkan keseragaman
penduduk. Pengelompokkan ini didasarkan pada beberapa profil yaitu :
 Jenis kelamin (gender)
Kelompok konsumen pada masing-masing profil memiliki karakteristik yang sama atau
hampir sama. Misalnya pada profil jenis kelamin dikenal ada dua gender yaitu laki-laki dan
perempuan (male dan female) dan masing-masing memiliki karakter yang berbeda.
Perbedaan ini akan membedakan gender produknya yaitu male product dan female product.
Lebih detail seorang marketer dapat menambahkan lagi netral produk yaitu produk yg dapat
digunakan oleh laki-laki dan perempuan
 Usia (Age)
Profil usia secara sederhana dapat dibagi menjadi 4 yaitu anak-anak, remaja , dewasa dan
orang tua. Namun dalam perkembangannya ada yang membagi jenjang usia menjadi 7
kategori yaitu
Kids ( 5-14)
Teen (15-19)
Youth (20-24)
Adult (25-34)
Mature (35-44)
Oldies( 45-54)
Grand (55+)
Profil usia penting dalam segmentasi pasar karena setiap produk harus memiliki kecocokkan
dengan profil usia konsumennya
 Tingkat sosial ekonomi
Profil ini dibutuhkan untuk mengetahui selera dan daya beli masyarakat. Tingkat sosial
ekonomi secara umum dibedakan menjadi 2 yaitu kelas menengah bawah dan kelas
menengah atas. Sebagai contoh kelas menengah atas cenderung lebih pemilih terhadap
produk. Mereka lebih peduli terhadap pengemasan, cara pelayanan, unsur higienis dan
kesehatan dan nilai dari produk yang bersangkutan. Sebaliknya kelas menengah ke bawah
tidak terlalu peduli dengan hal tersebut. Dalam segmentasi pasar kebanyakan ukuran
tersebut dibuat berdasarkan pada pengeluaran masyarakat (spending) bukan pada
pendapatan (income)
 Tingkat pendidikan
Biasanya konsumen dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi cenderung lebih memiliki
pengetahuan dan ruang sosialisasi yang lebih luas, menggunakan inernet dan media sosial
secara aktif, dan di sisi lain lebih kritis dan selektif
 Pendapatan
Pendapatan seseorang bisa mempengaruhi pilihan produk untuk memenuhi kebutuhannya.
Seseorang yang berpenghasilan tinggi mungkin akan memilih produk yang ekslusif .
 Pekerjaan
Biasanya pengelompokkan ini merupakan kelompok profesi atau keompok pekerja termasuk
kelompok yang memiliki hobi sama dan mampu hidup sendiri misalnya Ikatan Dokter
Indonesia (IDI), PGRI, Ikatan Insinyur Indonesia, Himpunan Ahli Pangan dan lain sebagainya

b. Segmentasi geografis
Segmentasi berdasarkan geografi merupakan pengelompokkan konsumen potensial yang
didasarkan pada lokasi atau area tertentu atau ukuran lokasi dan area tertentu. Segmentasi ini
umum dilakukan untuk memberikan gambaran seberapa luas jangkauan konsumen potensial
yang akan kita kejar. Pegelompokkan berdasarkan :
 Urban – Rural (desa-kota)
 Area : pulau
 Kota : nasional, regional, lokal
c. Segmentasi psikografi
Segmentasi psikografi dibuat untuk melengkapi segmentasi demografi. Segmentasi psikografis
dibuat untuk menganalisi perilaku konsumen lebih mendalam, lebih dekat dan subjektif.
Pengelompokan konsumen dilakukan berdasarkan:
 Activity
 Attitude
 Knowledge and information
 Value, Ideology dan Religion

3. Targeting
Langkah selanjutnya setelah melakukan segmentasi pasar adalah membuat target pasar
(targeting). Target harus dipilih karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki perusahaan
sehingga tidak mungkin memenuhi semua kebutuhan konsumen pada semua segmen. Strategi
targeting sangat penting dirumuskan sejak awal. Menurut Patrick De Pelsmacker ada beberapa tipe
dasar dari strategi targeting , antara lain:
1. Concentration on one segment
Perusahaan berkonsentrasi pada salah satu segmen dengan memilih satu produk untuk satu
jenis pasar. Strategi ini cenderung lebih mudah,efektif dan tidak membutuhkan sumber daya
yang terlalu besar
2. Selective specialization
Perusahaan memilih sejumlah segmen yang tampak atraktif dan potensial untuk dibidik dan
produk yang dibuat juga hanya satu yaitu yag dianggap paling marketable
3. Product specialization
Perusahaan berkonsentrasi pada satu produk dan menjualnya kepada segmen pasar yang
berbeda
4. Market specialization
Perusahaan lebih fokus pada satu segmen pasar dan menjual produk yang beraneka ragam
kepada segmen pasar tersebut
5. Full market coverage
Perusahaan mencoba membidik semua segmen dengan menjual semua produk yang dibutuhkan
oleh semua segmen tersebut
Sebuah bisinis dapat memilih model generalis atau spesialis. Namun biasanya setiap bisnis
berangkat dari satu jenis produk tertentu. Saat produk tersebut sukses perusahaan dapat
menciptakan produk yang lain
4) Positioning
Langkah selanjutnya setelah targeting adalah positioning yaitu strategi untuk memasukan merek,
nama atau bisnis kita ke dalam benak konsumen. Positioning sangat penting karena akan
menegaskan posisi merek atau produk kita diantara merek yang lain. Positioning produk harus jelas
sehingga dapat membuat konsumen memposisikan merek tersebut pada skema asosiasi tertentu.
Contohnya lampu Phillips akan selalu diasosiasikan sebagai lampu yang paling awet. Beberapa hal
penting yang harus diperhatikan dalam menyusun strategi positioning:
a) Posisi seperti apa yang sudah dimiliki di benak konsumen?
b) Posisi seperti apa yang kita inginkan?
c) Perusahaan harus menjadi seperti apa untuk mendapatkan posisi yang lebih baik?
d) Apakah kita sudah memiliki anggaran pemasaran yang cukup untuk meraih posisi tersebut?
e) Apakah kita sudah siap konsisten dengan strategi positioning yang kita pilih?
f) Apakah pendekatan kreatif yang kita miliki sudah sesuai dengan strategi positioning yang kita
pilih?

Penempatan produk dalam benak konsumen bisa dilakukan berdasarkan:


 Penampilan produk
 Manfaat, pemecahan masalah atau kebutuhan
 Kesempatan khusus
 Kategori pemakai
 Melawan produk lain
Contoh :
Positioning sebuah Bank
Bank BRI melayani dengn setulus hati
Kategori produk : Bank
Brand : BRI
Manfaat/melawan produk lain : melayani dengan setulus hati

5) Strategi Promosi
Keberhasilan kegiatan promosi tidak hanya berkaitan dengan ketepatan dalam memilih media
promosi saja tetapi juga tergantung kepada apa yang disampaikan dengan menggunakan media
promosi tersebut. Karena inti dari promosi adalah memperkenalkan produk kepada konsumen
berarti faktor produk juga berpengaruh terhadap keberhasilan promosi. Promosi adalah salah satu
elemen dari strategi pemasaran yang dirancang setelah setelah produk, harga dan distribusi.
Elemen-elemen ini digabungkan ke dalam program pemasaran dan disebut dengan bauran
pemasaran atau marketing mix. Marketing mix merupakan taktik pemasaran yang meliputi strategi
pembuatan dan pengembangan produk, penentuan strategi harga, penentuan strategi promosi dan
penentuan strategi distribusi produk
Program promosi dibuat berdasarkan kebutuhan dari bisnis yang akan kita jalani. Program promosi
bisnis diperlukan supaya bisnis yang kita bangun dapat segera mencapai break even point (BEP) dan
menghasilkan margin laba. Program promosi bisnis sebagian besar biasanya dilakukan melalui
jaringan kerja, relasi, perkumpulan-perkumpulan dan pameran. Strategi promosi dapat dibagi ke
dalam dua metode yaitu above the line dan below the line. Above the line bertujuan untuk
membangun image bisnis yang baik dan sehat untuk bisnis jangka panjang. Sedangkan below the
line bertujuan untuk membuat bisnis cepat berjalan dan cepat menghasilkan omset langsung.
a. Above the line
Above the line adalah prrogram promosi jangka panjang. Program ini biasanya untuk
membangun merek baru atau memperbarui merek lama (brand building), untuk
mengembangkan merek supaya lebih berkembang lagi ( brand developing), dan untuk
mengingatkan kembali merek yang telah kita tawarkan kepada target konsumen (brand
remaining). Tujuan utama promosi ini adalah agar produk kita menjadi merek utama dalam
pikiran komsumen (top of mind). Promosi dengan metode above the line membutuhkan banyak
investasi biaya dan dukungan dari top manajemen. Promosi yang dilakukan meliputi:
1) Penempatan media
Media yang biasanya digunakan dalah media TV, media cetak dan media radio
2) Point Of Sales material(POS)
POS Material pada umumnya menjadi alat promosi yang utama. Isi POS Materials adalah
semua informasi yang membangkitkan konsumen untuk membaca dan melihat sehingga
konsumen tertarik terhadap produk kita. Informasi yang tidak ada di labelling biasanya
diletakan di POS material ini. Contoh POS material adalah brosur, spanduk, banner,
leaflet,mobile banner, baliho dan sebagainya. Setiap material promosi tercantum brand dari
produk, nama perusahaan, unique selling point, logo produk dengan warna-warna yang
sudah menjadi ciri khas produk itu sendiri. POS material ini juga dapat menunjang program
promosi below the line. PIS material juga dapat dibuat sebagai hadiah langsung kepada
konsumen
3) Marketing Events (PR)
Merupakan kegiatan perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan citra perusahaan di
mata publik. Kegiatan publik relasi ini membutuhkann komitmen perusahaan kepada
lingkungan masyarakat baik sebagai target konsumen atau bukan konsumen. Tugas PR ini
adalah menjalin hubungan dengan pemerintah setempat, dengan instansi yang terkait
dengan perusahaan baik langsung ataupun tidak langsung, menjalin hubungan baik dengan
instansi yang terkait dengan bisnis utama perusahaan. kegiatan PR perusahaan ini dapat
dikolaborasikan dengan kegiatan costumer social responsibility (CSR). Kegiatan CSR ini
merupakan program promosi yang berdampak pada image perusahaan dan produk. Kegiatan
yang dapat dilakukan misalnya berupa kegiatan sosial, beasiswa, program kesehatan gratis,
pembuatan temapt kegiatan belajar mengajar di lingkungan perusahaan itu berada. Intinya
dengan kegiatan tersebut menginformasikan kepada masyarakat bahawa perusahaan
tersebut berguna dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar paa khususnya dan masyarakat
luas pada umumnya
4) Marketing Services
Merupakan bagian terpenting dari program promosi above the line. Marketing service akan
memberikan kepada konsumen suatu layanan yang optimal dari produk yang dipasarkan.
Marketing service ini membutuhkan tim khusus dalam melayani konsumen baik langsung
maupun tidak langsung. Im ini disebut tim promosi. Salah satu tim promosi ini disebut sales
promotion girls (SPG). SPG membutuhkan SOP yang jelas dan tegas. Penempatannya
biasanya untuk membantu penjualan di outlet trade, melakukan promosi di institusi
b. Below the line
Merupakan rencana promosi jangka pendek yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan
secara langsung. Program ini dibuat untuk memperbesar atau memperbanyak volume penjualan
pada saat-saat tertentu. Misalnya pada saat hari raya Lebaran atau pada saat kondisi penjualan
dalam bulan-bulan yang lalu mengalami penurunan omzet ,mkana perlu diadakan promosi
below the line. Below the line merupakan alat promosi yang langsung bersentuhan engan target
sasaran baik outlet maupun konsumen. Program ini membutugkan tim lapangan yang kuat
untuk langsung bertempur di pasar bebas dalam menggaet konsumen baik langsung maupun
tidak langsung. Perencanaannya berdasarkan pada
1) Konsumen
Kegiatan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan diskon, program hadiah,POS
material. Skalanya lokal, regional dan nasional.
2) Trade (distribusi dan jaringan penyebaran produk)
Perencanaanya meliputi listing produk berdasarkan item, varian dan size produk, selving
program untuk menaikan citra dan omzet perusahaan, memasang iklan di medai cetak
mengenai promo di outlet dan diskon harga, ikut sponsorship dalam seminar, membangun
booth pameran
3) Institusi
Merupakan kegiatan promosi dimana lembaga, kantor atau kelompok profesional dianggap.
sebagai tempat yang efektif untuk berpromosi. Promosi ini dilakukan untuk memperbesar
area promosi dan menjangkau ke konsumen langsung. Sehingga program yang cocok
digunakan antara lain sampling dan direct marketing.

C. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Saintifik
2. Model : Discovery Learning , inquiri terbimbing
3. Teknik : Diskusi Kelompok, Observasi (wawancara), Penugasan, Tanya Jawab

D. Media , Alat dan Sumber Pembelajaran


1. Media Pembelajaran : gambar dan video promosi produk
2. Alat Pembelajaran : laptop, infocus
3. Sumber Pembelajaran :
a. Lingkungan
b. Surat kabar, majalah, internet
c. Buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XII
d. Buku sumber lainnya yang relevan
E. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan pertama

NO Langkah-Langkah Pembelajaran Keterangan


A Pendahuluan 10 menit
 Siswa menjawab salam guru
 Peserta didik berdoa sesuai agama dan kepercayaannya Sikap religious
masing-masing
 Guru mengecek kehadiran
 Guru mengkondisikan kesiapan siswa menerima pelajaran Sikap social
 Guru bertanya apakah siswa sudah pernah mendengar
tentang promosi produk  Menumbuhkan
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat minat belajar dan
mempelajari materi promosi rasa cinta terhadap
 Peserta didik dan guru menyepakati kegiatan yang akan karya anak bangsa
dilakukan

B Kegiatan Inti 70 menit


 Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok  Membentuk
Mengamati kelompok
 Guru menampilkan video promosi suatu produk
 Guru menugaskan setiap kelompok mengamati video yang Sintak stimulus
ditampilkan
 Setiap kelompok memperhatikan video promosi produk
yang ditampilkan oleh guru
Menanya
Setelah mengamati video promosi produk yang ditampilkan
guru, setiap kelompok mendiskusikan tentang konsep promosi Sintak
produk dengan panduan pertanyaan sebagai berikut: mengidentifikasi
 Apakah tampilan dalam video termasuk kegiatan promosi? masalah
 Apa prpmosi yang ditampilkan menarik atau tidak?
 Berdasarkan pengamatan kelompok apakah media promosi
yang digunakan pada video tersebut sudah tepat?
 Factor apa saja yang harus dipertimbangkan dalam
menentukan media promosi yang akan digunakan
Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum dipahaminya
kepada guru
Mengumpulkan Informasi
 Guru menugaskan peserta didik mencari informasi tentang
promosi dan media promosi dari berbagai sumber Sintak mengumpulkan
 Peserta didik mencari informasi tentang promosi dan informasi
media promosi dari berbagai sumber
Mengasosiasi
 Guru menugaskan setiap kelompok untuk mendiskusikan
informasi yang diperoleh dari berbagai sumber untuk
Sintak pembuktian
menemukan konsep pemasaran dan media promosi
kebenaran
 Setiap kelompok mendiskusikan informasi yang diperoleh
dari berbagai sumber untuk menemukan konsep promosi
dan media promosinya
 Guru menugaskan setiap kelompok menganalisis konsep
promosi dan media promosi dihubungkan dengan produk
yang dihasilkan jurusan yaitu AC Panel
 Setiap kelompok menganalisis konsep promosi dan
medianya dihubungkan dengan produk yang dihasilkan
jurusan yaitu AC Panel
 Guru menugaskan setiap kelompok untuk memilih media
promosi yang tepat untuk mempromosikan produk jurusan
AC Panel
 Setiap kelompok memilih media promosi untuk produk
yang dihasilkan jurusan yaitu AC Panel
 Guru menugaskan setiap kelompok membuat presentasi
untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya
 Guru menilai sikap peserta didik dalam kerja kelompok,
menilai keterampilan , menganalisis, menggunakan
teori,menyimpulkan data serta menilai kemampuan siswa
memahami konsep promosi dan media promosi
Mengomunikasikan
 Setiap kelompok mempresentasikan kesimpulan hasil Sintak
diskusi kelompoknya mengkomunikasikan
 Guru menilai sikap peserta didik dalam kelompok dan
membimbing atau menilai
keterampilan,menganalisis,menggunakan teori,
menyimpulkan data serta menilai kemampuan peserta
didik dalam memahami konsep promosi dan media
promosi
 Guru bersama siswa menyimpulkan garis besar materi
yang disampaikan siswa

 Guru menyimpulkan materi yang sudah dipelajari Refleksi


 Guru melakukan refleksi dengan mempertanyakan kembali
kepada siswa dan memberikan penjelasan ulang jika
dibutuhkan
 Guru memberikan tugas untuk mempelajari materi
selanjutnya

Pertemuan Kedua
NO Langkah-langkah pembelajaran Keterangan
Pendahuluan 10 menit
 Peserta didik menjawab salam guru
 Peserta didik berdoa sesuai agama dan kepercayaannya Sikap religious
masing-masing
 Guru mengecek kehadiran siswa
 Guru mengkondisikan kesiapan siswa menerima pelajaran
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Sikap sosial
 Melaksanakan pretest mengingatkan materi minggu yang
lalu
Kegiatan Inti 70 menit
Mengamati
 Guru menampilkan video promosi produk Orientasi masalah
 Guru menugaskan setiap kelompok mengamati video
promosi yang ditampilkan
 Setiap kelompok mengamati video promosi produk yang
ditampilkan
Menanya
 Guru menugaskan setiap kelompok untuk mendiskusikan
hasil pengamatan vodeo promosi dengan panduan
pertanyaan sebagai berikut:
a. Siapa yang menjadi target sasaran dari kegiatan promosi
yang ditampilkan di video promosi tersebut?
b. Apakah media promosi yang dipilih sesuai dengan target
sasaran?
c. Perlukah mempertimbangkan target sasaran dalam
menentukan media promosi yang akan digunakan?
d. Apakah media untuk mempromosikan produk AC Panel
yang sudah ditentukan pada pertemuan pertama sudah
mempertimbangkan target sasaran?
 Peserta didik menyakan hal-hal yang belum diketahuinya
kepada guru Pengumpulan data
Mengumpulkan informasi dan verifikasi
 guru menugaskan setiap kelompok untuk mencari informasi
tentang segmentasi pasar dari berbagai sumber
 Setiap kelompok mencari informasi tentang segmentasi
pasar dari berbagai sumber
Mencoba
 Guru menugaskan setiap kelompok menganalisis informasi
mengenai segmentasi pasar yang diperoleh untuk
menentukan strategi promosi produk jurusan yaitu AC Panel Pengumpulan data
 Setiap kelompok menganalisis hasil pengumpulan informasi melalui eksperimen
mengenai segmentasi pasar untuk menentukan startegi
promosi produk jurusan AC Panel
 setiap kelompok mencoba menentukan strategi promosi
produk jurusan AC Panel berdasarkan hasil analisis
segmentasi pasar
 setiap kelompok mencoba menentukan media promosi yang
palin efektif dan efisien sesuai dengan target sasaran
 Guru menilai sikap siswa dalam kerja kelompok dan
kemampuan dalam menerapkan konsep dan prinsip dalam
pemecahan masalah yang dihadapi kelompok
Menalar Pengorganisasian dan
 Guru menugaskan peserta didik menyimpulkan kegiatan formulasi eksplanasi
yang telah dilakukan
 Peserta didik menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan
Mengkomunikasikan
 Setiap kelompok mengomunikasikan strategi promosi Analisis proses inquiri
produk AC Panel berdasarkan hasil analisis segmentasi pasar
dalam bentuk laporan
Penutup 10 menit
 guru meminta peserta didik untuk menyimpulkan materi
yang telah dipelajari
 guru dan peserta didik menyimpulkan materi yang telah
dipelajari
 peserta didik dengan panduan guru melakukan refleksi
mengenai pembelajaran yang telah dilakukan
 guru memberikan tugas untuk mempelajari materi
selanjutnya yaitu merancang media promosi

Pertemuan ketiga
NO Langkah-langkah pembelajaran Keterangan
Pendahuluan 10 menit
 Peserta didik menjawab salam guru
 Peserta didik berdoa sesuai agama dan kepercayaannya Sikap religious
masing-masing
 Guru mengecek kehadiran siswa
 Guru mengkondisikan kesiapan siswa menerima pelajaran
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Sikap sosial
Kegiatan Inti 70 menit
Mengamati
 Guru menugaskan setiap kelompok untuk mengamati Orientasi masalah
perkembangan desain media promosi produk AC Panel yang
sudah ada
 Setiap kelompok melakukan pengamatan perkembangan
desain media promosi produk AC Panel yang sudah ada
Menanya
 Guru menugaskan setiap kelompok untuk mendiskusikan
hasil pengamatannya untuk menjawab pertanyaan berikut:
a. Bagaimanakah perkembangan desain media promosi
produk AC Panel yang sudah ada?
b. Faktor apa yang harus diperhatikan dalam membuat
desain media promosi produk AC panel?
 Peserta didik menyakan hal-hal yang belum diketahuinya
kepada guru
Mengumpulkan informasi
 guru menugaskan setiap kelompok menggali informasi dari
berbagai sumber mengenai desain media promosi AC Panel Pengumpulan data
 guru menugaskan setiap kelompok untuk menggali informasi dan verifikasi
dari berbagai sumber mengenai media promosi yang efektif
dan efisien dalam mempengaruhi perilaku konsumen dalam
menentukan keputusan untuk membeli produk
 Setiap kelompok mencari informasi tentang desain media
promosi produk AC Panel
 Setiap kelompok mencari informasi mengenai medai
promosi yang efektif dan efisien dalam mempengaruhi
perilaku konsumen dalam menentukan keputusan untuk
membeli produk
Mencoba
 Guru menugaskan setiap kelompok membuat desain media Pengumpulan data
promosi produk AC Panel yang efektif dan efisien melalui eksperimen
 Setiap kelompok membuat desain media promosi produk AC
Panel
 Guru menilai sikap siswa dalam kerja kelompok dan
kemampuan dalam menerapkan konsep dan prinsip dalam
pemecahan masalah yang dihadapi kelompok
Menalar
 Guru menugaskan peserta didik menyimpulkan kegiatan
yang telah dilakukan Pengorganisasian dan
 Peserta didik menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang formulasi eksplanas
telah dilakukan
Mengkomunikasikan
 Setiap kelompok mempresentasikan desain media promosi
Analisis proses inquiri
produk AC Panel yang efektif dan efisien
Penutup 10 menit
 guru meminta peserta didik untuk menyimpulkan materi
yang telah dipelajari
 guru dan peserta didik menyimpulkan materi yang telah
dipelajari
 peserta didik dengan panduan guru melakukan refleksi
mengenai pembelajaran yang telah dilakukan
F. Penilaian
Penilaian Sikap
Tabel 1. Instrumen dan Rubrik Penilaian Sikap

Tanggung
Nama Siswa/ Disiplin Jujur Santun
No Jawab
Kelompok
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1.
2.
3.
n.

Keterangan:
4 = jika empat indikator terlihat.
3 = jika tiga indikator terlihat.
2 = jika dua indikator terlihat.
1 = jika satu indikator terlihat.
Disiplin
a. Tertib mengikuti instruksi
b. Mengerjakan tugas tepat waktu
c. Tidak melakukan kegiatan yang tidak diminta
d. Tidak membuat kondisi kelas menjadi tidak kondusif

Jujur
a. Menyampaikan sesuatu berdasarkan keadaan yang sebenarnya
b. Tidak menutupi kesalahan yang terjadi
c. Tidak menyontek atau melihat data/pekerjaan orang lain
d. Mencantumkan sumber belajar dari yang dikutip/dipelajari

Tanggung Jawab
a Pelaksanaan tugas piket secara teratur
b Peran serta aktif dalam kegiatan diskusi kelompok
c Mengajukan usul pemecahan masalah
d Mengerjakan tugas sesuai yang ditugaskan

Santun
a. Berinteraksi dengan teman secara ramah
b. Berkomunikasi dengan bahasa yang tidak menyinggung perasaan
c. Menggunakan bahasa tubuh yang bersahabat
d. Berperilaku sopan

Nilai akhir aspek sikap hanya 1 nilai, diambil dari modus (skor yang sering muncul.) keempat
aspek sikap diatas.

Kategori Nilai Sikap:


Sangat Baik : apabila memperoleh nilai akhir 4
Baik : apabila memperoleh nilai akhir 3
Cukup : apabila memperoleh nilai akhir 2
Kurang : apabila memperoleh nilai akhir 1

Lembar observasi presentasi

No Aspek penilaian Penilaian


1 2 3
1 Komunikasi
2 Sistematika penyampaian
3 Wawasan
4 Keberanian
5 Antusias
6 Penampilan

Rubrik Lembar observasi penilaian presentasi

Penilaian
Aspek yang dinilai
1 2 3
Komunikasi Tidak ada Sedang Baik dan lancar
Sistematika Penyampaian Tidak sistematis Sedang Sistrematika baik
Wawasan Kurang Sedang Luas
Keberanian Tidak ada Sedang Baik
Antusias Tidak antusias Sedang Antusias
Penampilan Kurang Sedang Baik
Lembar Observasi diskusi

Observasi
No Nama siswa Jml skor Nilai
kerjasama tanggungjawab toleran disiplin

Keterangan pengisian skor:

2. Kurang
3. Cukup
4. Baik
5. Sangat baik

Penilaian Pengetahuan
Tabel 2. Kisi-Kisi Soal
Jenis
Kompetensi Dasar Indikator Indikator Soal Soal
Soal
3.17 Menentukan 3.17.1 Mengklasifik 1. Peserta didik Tes 1. Jelaskan klasifikasi
media asikan jenis- dapat Tertulis jenis-jenis media
promosi jenis media mengklasifikasi promosi
promosi kan jenis-jenis 2. Tuliskan media
3.17.2 Memilih media promosi promosi yang
jenis-jenis 2. Peserta didik sesuai dengan
media dapat memilih produk AC Panel
promosi yang jenis-jenis 3. Bagaimana cara
media promosi menentukan
sesuai
yang sesuai strategi promosi
dengan dengan produk
produk produk AC Panel
3. Peserta didik berdasarkan
3.17.3 Menentukan
dapat segmentasi
strategi menentukan pasarnya?
promosi strategi 4. Bagaimana cara
produk promosi menentukan
berdasarkan berdasarkan media promosi
segmentasi segmentasi yang efektif dan
pasar pasar efisien untuk
3.17.4 Menentukan 4. Peserta didik produk AC Panel
media dapat
promosi yang menentukan
media promosi
Jenis
Kompetensi Dasar Indikator Indikator Soal Soal
Soal
efektif dan yang efektif
efisien sesuai dan efisien
produk sesuai produk

Pedoman Penilaian
Penskoran Jawaban dan Pengolahan Nilai
1. Skor soal nomor (1) adalah 15, soal nomor (2) skor 25, soal nomor 3 skor 30, soal nomor 4 skor
30
2. Jawaban yang salah diberikan skor minimal 5
Nilai KD = Jumlah peroleh skor/jumlah skor maksimal x nilai maksimal

Contoh Pengolahan Nilai


No soal Skor Nilai
1. 15
2. 20
(90/100)x100 = 90
3. 25
(jumlah skor/skor maks jumlah soal) x nilai maks)
4. 30
Jumlah 90

Penilaian Keterampilan

Lembar penilaian praktik


Jumlah
No Nama siswa 1 2 nilai konversi predikat
skor

Keterangan
1 = kesesuaian desain dengan segmentasi pasar
2 = kesesuaian desain dengan produk

Cimahi, Juni 2018

Mengetahui Kepala SMKN 1 Cimahi Guru Mata Pelajaran PKK

Sopiah,SE
NIP.197207182006042010