Anda di halaman 1dari 4

Kincir Air Tipe PUSAIR

Deskripsi

Kincir air adalah sebuah alat berbentuk lingkaran yang dibangun di sungai. Alat ini berputar
pada sumbunya karena adanya dorongan aliran air sungai yang cukup deras. Sejalan dengan
berputarnya kincir, alat ini sekaligus mengambil air dari sungai dan menumpahkannya ke
talang/ penampung air. Selanjutnya air dari talang didistribusikan secara gravitasi ke daerah
yang membutuhkan.
Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air (Puslitbang SDA) telah meneliti kincir air
untuk mengambil air dari sumbernya bagi keperluan seperti untuk irigasi, air kolam ikan dan
sebagainya. Hasil penelitian tersebut diberi kode Kincir Air Tipe PUSAIR dengan bahan besi.

Kincir air tipe PUSAIR telah diterapkan di


berbagai tempat antara lain di sungai Mars-
Timika, PT. Freeport – Irian Jaya (Papua);
Desa Puron di Kab. Sukoharjo- Jawa Tengah;
Tanjung Pati dan Padang Japang Batang
Sinamar di Kab 50 Kota dan Batang Sikali di
Payakumbuh, Sumatera Barat; Megang sakti
dan Muara Tiku di Kabupaten Musi Rawas
serta Tanjung Mulak di Kab. Lahat – Sumatera
Selatan.

Prinsip kerja
? (Pak, mohon diberikan penjelasan. Terima kasih)

Keunggulan Kincir Air Tipe PUSAIR

 Pengambilan air sungai (+10 L/dt) jauh lebih besar dibandingkan kincir air tradisional (+1
L/dt).

 Lebih tahan lama.

Kincir Air Tipe PUSAIR 1


 Pemasangan dan pengoperasian lebih mudah.

Penggunaan Kincir Air Tipe PUSAIR

Teknologi tradisional / Teknologi modern /


sederhana murah rumit / mahal

Kincir Air Pompa Diesel

Kincir Angin Pompa Listrik

Pompa Hidram (Pencemaran lingkungan,


perlu BBM Listrik dan
(ramah lingkungan
biaya pemeliharaan)
relative murah)

Daerah Penerapan Daerah Penerapan


Kincir tradisional Pompa Diesel

Daerah / propinsi :

Sumatera Barat, Diseluruh Propinsi di


Sumatera Utara , Riau, Wilayah
Sumtera Selatan, Jambi
Bengkulu,Banten Indonesia

dan Jawa Barat , daerah


lain-lain

Kriteria Desain

Spesifikasi Kincir Air Tipe Pusair-2

Bahan
 Kincir air dan perlengkapannya: Besi
 Tabung pengambil air: pipa PVC

Kemampuan

Kincir Air Tipe PUSAIR 2


 Pengambilan air sungai: 7 – 10 L/dt
 Kecepatan aliran sungai: 0,9 – 1,2 m/dt
 Pengarah Aliran: Cecuruk bambu, karung bekas di isi sirtu
 Pengaman tebing: Turap kayu
Ukuran
 Diameter kincir : 3 – 7 m
 Lebar : 0,80 – 0,90 m
 Sumbu : Diameter = 3 – 7 cm
 Jumlah sudu : 30 – 36 buah (80 mm x 30 cm)
 Jumlah tabung : 30 – 36 buah
 Diameter Tabung: 9 – 15 cm
 Kemiringan tabung : H = 30o – 45o
V = 10o – 15o
 Jari-jari dari besi : diameter = 1,2 cm
 Bentuk : lingkaran
 Talang dari plat besi : 3m x 0,5m x 0,25cm
 Dudukan : Tiang-tiang besi

Investasi dan Biaya Operasional

Mengenai keuntungan menggunakan Kincir Air Pusair dibandingkan Kincir Tradisional dapat
dibandingkan pada tabel berikut :

Tabel Perbandingan
Kincir Air Tipe Pusair dengan Kincir Air Tradisional
Diameter Kincir sama 5 – 6 meter

No Kincir Air Tipe PUSAIR Kincir Air Tradisional

1 Bahan utama Besi PVC Bahan Utama Kayu, bambu

2 Debit Timbaan 4,9 – 9 l/detik Debit timbaan 1,0 – 1,5 l / detik

Kincir Air Tipe PUSAIR 3


3 Daya tahan (umur) 10 – 15 tahun Daya tahan 2 – 3 tahun (perlu
(bisa lebih lama masih dalam penggantian komponen tiap tahun)
penelitian)

4 Operasi / pemeliharaan (relatif Operasi / pemeliharaan (relatif sulit /


sedikit / mudah di dapat di pasar) mahal/ bahan sudah langka)

5 Pengadaan Rp. 15.000.000,- Pengadaan Rp. 5 – 6 Juta (2-3 tahun)


(10-15 tahun)

6 Pemeliharaan : cat, pelumas Pemeliharaan : penggantian jari-jari,


(stemplet) Rp. 200.000,- / musim kipas, dudukan, sumbu (as), dll
tanam Rp. 1 – 1,5 Juta / musim tanam

Kincir Air Tipe PUSAIR 4