Anda di halaman 1dari 10

FATIMAH NURJANAH

PENDIDIKAN FISIKA A 2016


16302241036

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMA N 2 Banguntapan


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : XI/ Genap
Materi Pokok : Gelombang Cahaya
Submateri : Interferensi pada Lapisan Tipis
Alokasi Waktu : 15 Menit

A. Kompetensi Inti
 KI-1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
 KI-2: Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai
 permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
 KI 3: Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
 KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
3.10 Menerapkan konsep dan  Menjelaskan interferensi cahaya pada lapisan tipis.
prinsip gelombang bunyi  Menggunakan persamaan interferensi cahaya pada
dan cahaya dalam lapisan tipis pemecahan masalah dalam kehidupan
teknologi sehari-hari.
Kompetensi Dasar Indikator
4.10 Melakukan percobaan  Melakukan diskusi tentang salah satu fenomena
tentang gelombang interferensi cahaya pada lapisan tipis yaitu warna-
bunyi dan/atau cahaya, warni pada gelembung air sabun.
berikut presentasi hasil
dan makna fisisnya
misalnya sonometer, dan
kisi difraksi

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
1. Menjelaskan interferensi cahaya pada lapisan tipis.
2. Menggunakan persamaan interferensi cahaya pada lapisan tipis pemecahan masalah
dalam kehidupan sehari-hari.
3. Melakukan diskusi tentang salah satu fenomena interferensi cahaya pada lapisan
tipis yaitu warna-warni pada gelembung air sabun.

D. Materi Pembelajaran
Interferensi Cahaya pada Lapisan Tipis
Dalam keseharian Anda sering mengamati garis-garis berwarna yang tampak pada
lapisan tipis bensin atau oli yang tumpah di permukaan air saat matahari menyoroti
permukaan oli tersebut. Di samping itu, Anda tentu pernah main air sabun yang ditiup
sehingga terjadi gelembung. Kemudian saat terkena sinar matahari akan terlihat warna-
warni. Cahaya warna-warni inilah bukti adanya peristiwa interferensi cahaya pada
lapisan tipis air sabun. Interferensi ini terjadi pada sinar yang dipantulkan langsung dan
sinar yang dipantulkan setelah dibiaskan.

Interferensi konstruktif diantara kedua gelombang yang direfleksikan itu (panjang


lintasan yang berbeda) terjadi di tempat berbeda untuk panjang gelombang (λ) yang
berbeda pula mengakibatkan adanya perbedaan fasa di antara kedua gelombang tersebut.
Warna-warni pelangi menunjukkan bahwa sinar matahari adalah gabungan dari berbagai
macam warna dari spektrum kasat mata. Dilain pihak, warna pada gelombang sabun,
bukan disebabkan oleh pembiasan. Hal ini terjadi karena interferensi konstruktif dan
destruktif dari sinar yang dipantulkan oleh suatu lapisan tipis. Adanya gejala interferensi
ini bukti yang paling menyakinkan bahwa cahaya itu adalah gelombang.
Peristiwa seperti yang diperlihatkan pada gambar di atas menunjukkan cahaya
yang menyinari permukaan atas dari sebuah film tipis yang mempunyai ketebalan
sebagian direfleksikan di permukaan bagian atas. Cahaya yang ditransmisikan melalui
permukaan atas, sebagian didirefleksikan di pemukaan bagian bawah. Kedua gelombang
yang direfleksikan itu nantinya akan berkumpul di titik P yang berada di retina mata.
Kedua gelombang tersebut kemudian dapat berinterferensi secara konstruktif maupun
destruktif (tergantung dari fasa yang dimiliki kedua gelombang tersebut). Warna-warna
yang berbeda pada pita warna menunjukkan panjang gelombang yang berbeda-beda,
sehingga untuk beberapa warna dapat mengalami interferensi konstruktif dan sebagian
lagi mengalami interferensi destruktif.

Persamaan interferensi konstruktif yaitu:


1
2𝑛𝑑 cos 𝑟 = (𝑚 + 2) 𝜆

Untuk sinar-sinar yang datang tegak lurus permukaan lapisan tipis (cos 𝑟 = cos 0 = 1),
sehingga persamaannya menjadi
1
2𝑛𝑑 = (𝑚 + 2) 𝜆

Persamaan interferensi destruktif yaitu:


2𝑛𝑑 = 𝑚𝜆
Keterangan:
n = indeks bias lapisan tipis
d = tebal lapisan
r = sudut bias
m = orde interferensi (0, 1, 2, 3, …)
λ = panjang gelombang sinar

E. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Direct Learning
Metode : Tanya jawab dan diskusi

F. Media Pembelajaran
Media :
 Spidol, papan tulis
 Laptop
 LCD proyektor
 Powerpoint
 Video

G. Sumber Belajar
 BSE Fisika untuk SMA dan MA kelas XI
 Buku Fisika SMA Kelas XI oleh Bambang Ruwanto
 Buku fisika lain yang relevan

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Waktu

1. Pendahuluan
- Mengucapkan salam.
1 menit
- Berdoa sebelum membuka pelajaran.
- Memeriksa kehadiran siswa.
- Menyampaikan tujuan pembelajaran & materi pertemuan
sebelumnya (interferensi cahaya pada celah ganda)
Alokasi
Kegiatan Waktu

2. Inti
- Guru memperlihatkan gambar beberapa fenomena interferensi pada
13 menit
lapisan tipis.
- Guru memancing siswa mengenai materi interferensi pertemuan
sebelumnya yaitu interferensi konstruktif dan destruktif.
- Guru menjelaskan kepada siswa mengenai persamaan dari
interferensi pada lapisan tipis.
- Guru membagikan kuis individu tentang tentang interferensi cahaya
pada lapisan tipis kepada siswa.
- Guru berkeliling mengawasi siswa yang sedang mengerjakan kuis.
- Guru meminta lembar jawaban kuis siswa dan memeriksanya di luar
jam pelajaran.
- Guru melakukan penilaian sikap aktif siswa dengan bertanya kepada
siswa mengenai interferensi konstruktif dan destruktif yang terjadi
pada gelembung air sabun .
3. Penutup
- Guru bersama-sama dengan peserta didik menyimpulkan tentang
1 menit
interferensi cahaya pada lapisan tipis.
- Guru memberi tugas kepada siswa untuk membaca materi pertemuan
berikutnya yaitu difraksi cahaya (difraksi Fresnel & difraksi
Feaunhofer, difraksi celah tunggal, dan kisi difraksi).
- Guru mengakhiri kegiatan dengan berdoa dan mengucapkan salam.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Teknik Penilaian
a. Sikap
- Penilaian Observasi (Terlampir)
b. Pengetahuan
- Kuis (Terlampir)
Banguntapan, 8 Mei 2019
Mengetahui
Kepala Sekolah SMA N 2 Banguntapan Guru Mata Pelajaran Fisika

………………………………….. Fatimah Nurjanah


NIP. NIP. 16302241036
LAMPIRAN
a. Penilaian Sikap

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP AKTIF


PENILAIAN OBSERVASI

SatuanPendidikan : SMA N 2 Banguntapan


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : XI / 2
Tahun Pelajaran : 2018/2019
Waktu Pengamatan : Setelah Pelaksanaan Kuis tentang Interferensi Cahaya pada Lapisan
Tipis

KI.2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong


royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia.

Indikator :
 Aktif

Rubrik:
Indikator sikap aktif dalam pembelajaran:
1. Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran
2. Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi
belum ajeg/konsisten
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi belum
ajeg/konsisten
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan permasalahan
secara terus menerus dan ajeg/konsisten
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP AKTIF
PENILAIAN OBSERVASI

Kelas : XI IPA 1
Materi : Interferensi Cahaya pada Lapisan Tipis
Bubuhkan tanda √ pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
Sikap Aktif
Jumlah
No Nama Siswa KR CK BA BS
Skor
25 50 75 100
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Baik Sekali (BS)
75 = Baik (BA)
50 = Cukup (CK)
25 = Kurang (KR)
2. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
3. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

Banguntapan, 8 Mei 2019


Mengetahui
Kepala Sekolah SMA N 2 Banguntapan Guru Mata Pelajaran Fisika

………………………………….. Fatimah Nurjanah


NIP. NIP. 16302241036
b. Penilaian Pengetahuan
“QUIZ INTERFERENSI CAHAYA PADA LAPISAN TIPIS”

Sebuah gelembung sabun tampak hijau (𝜆 = 540 nm) di titik permukaan depan paling
dekat dengan pengamat. Jika indeks bias lapisan sabun 1,35, berapakah tebal
minimum gelembung itu?

Pembahasan dan Pedoman Penilaian

Pembahasan Nilai
Diketahui :
Indeks bias lapisan sabun 𝑛 = 1,35 2
Panjang gelombang warna hijau 𝜆 = 540 nm
Ditanyakan: Tebal minimum gelembung sabun itu (d)? 1
Jawab:
Dengan menggunakan persamaan interferensi cahaya pada lapisan tipis
(interferensi konstruktif)
2
1
2𝑛𝑑 = (𝑚 + 2
)𝜆

1 𝜆
𝑑 = (𝑚 + 2)
2𝑛
Karena pengamat mengamati gelembung di titik permukaan depan paling
dekat, maka m=0 sehingga
1 540 × 10−9 m
𝑑 = (0 + 2)
2 × 1,35
1 540 × 10−9 m
= (2) 4
2,70
270 × 10−9 m
=
2,70
= 100 × 10−9 m
= 100nm
Jadi, tebal minimum gelembung sabun itu (d) adalah 100nm. 1
Total skor 10
c. Pertanyaan untuk Penilaian Sikap Aktif

“INTERFERENSI CAHAYA PADA LAPISAN TIPIS”

A. Tujuan
Mengamati interferensi cahaya pada lapisan tipis di kehidupan sehari-hari.

B. Pertanyaan

Apabila kamu bermain gelembung sabun, kamu akan melihat ada bagian yang
berwarna-warni dan bagian yang tampak gelap? Bagian manakah yang termasuk
interferensi konstruktif dan interferensi destruktif? Mengapa demikian?
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………