Anda di halaman 1dari 24

PRINSIP MENGENALI

PENGGUNA JASA
Latar Belakang

Melaksanakan Amanah Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun


2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian
Uang dan Pasal 6 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2015
tentang Pihak Pelapor dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak
Pidana Pencucian Uang

Ditetapkan :
PMK Nomor
155/PMK.01/2017
dan
55/PMK.01/2017

Usulan PPATK guna memenuhi rekomendasi Asia-Pacific Group Financial


Action Task Force pada tahun 2017
Pengaturan PMPJ
PP 43/2015
Memiliki kewenangan
Pihak Pelapor Lainnya:
pengawasan, Tindak a)..,
pengaturan, dan/atau Pidana
Pencucian b) Akuntan,
pengenaan sanksi
Uang c) Akuntan Publik,
terhadap Pihak Pelapor
d).., e).., f)..

Lembaga
Pengawas UU Pihak
dan 8/2010 Pelapor
Pengatur

Untuk mengetahui
• Identifikasi Pengguna Jasa Prinsip profil, karakteristik,
• Verifikasi Pengguna Jasa; Mengenali serta pola transaksi
• Pemantauan Transaksi Pengguna Pengguna Jasa
Pengguna Jasa Jasa
Ruang Lingkup
Prinsip Mengenai Pengguna Jasa wajib diterapkan dalam hal
Akuntan dan Akuntan Publik memberikan jasa profesional melalui Kantor
Jasa Akuntan dan Kantor Akuntan Publik, dan untuk kepentingan atau untuk
dan atas nama Pengguna Jasa, mengenai :

01 02 03 04 05

Pembelian Pengelolaan Pengelolaan Pengoperasian Pendirian,


dan terhadap rekening giro, dan pengelolaan pembelian,
Penjualan uang, efek rekening perusahaan dan penjualan
Properti dan/atau tabungan, badan hukum
produk jasa rekening
keuangan deposito, dan /
lainnya atau rekening
efek

“Jasa dimaksud dapat bersifat tetap, berkelanjutan, atau sementara untuk tujuan
memperoleh keuntungan, laba, dan/atau manfaat keuangan lainnya”
Penilaian Risiko
Akuntan dan Akuntan Publik melakukan penilaian risiko dan pengelompokkan
Pengguna Jasa berdasarkan tingkat risiko terjadinya tindak pidana pencucian uang
atau tindak pidana pendanaan terorisme

Profil
Berisiko Rendah

Bisnis

Berisiko Menengah
Negara

Produk
Berisiko Tinggi

Penilaian Risiko Sektoral


Pengelompokkan Pengguna Jasa
Apa itu PMPJ ?

Prinsip Mengenai Pengguna Jasa atau PMPJ adalah Prinsip Yang


Diterapkan Dalam Rangka Mengetahui Profil, Karakteristik, Serta Pola
Transaksi Pengguna Jasa, sekurang-kurangnya memuat :

Identifikasi Verifikasi Pemantauan


Pengguna Pengguna Transaksi
Jasa Jasa Pengguna
Jasa
Kapan PMPJ Diterapkan ?
Pada Saat :

Melakukan hubungan usaha dengan Pengguna Jasa


01
Terdapat Transaksi Keuangan dengan mata uang
02 rupiah dan/atau mata uang asing yang nilainya
paling sedikit atau setara dengan Rp100.000.000,00
(seratus juta rupiah)

Terdapat Transaksi Keuangan Mencurigakan yang


03 terkait tindak pidana Pencucian Uang dan tindak
pidana pendanaan terorisme

Akuntan dan Akuntan Publik meragukan


04 kebenaran informasi yang dilaporkan
Pengguna Jasa.
Prosedur Identifikasi Pengguna Jasa

Mengetahui bahwa
Pengguna Jasa yang
Melakukan pertemuan melakukan Transaksi
langsung (face to face) bertindak untuk diri
Meminta informasi dengan Pengguna Jasa sendiri atau untuk
dan dokumen pada awal melakukan dan atas nama
kepada Pengguna hubungan usaha dalam Beneficial Owner
Jasa rangka meyakini ( Peorangan dan
( Peorangan dan kebenaran identitas Korporasi )
Korporasi ) Pengguna Jasa
Informasi Pengguna Jasa Perorangan

Pekerjaan Sumber Tujuan Transaksi


Identitas Dana

2 6
4
Nomor Identitas
Alamat Tempat
Kependudukan / Paspor Kewarganegaraan Tinggal Terkini

Tempat & Alamat di Negara Asal


Nama Lengkap Alamat Domisili (KTP)
Tanggal Lahir (Apabila WNA)

1
3 5 7
Informasi Pengguna Jasa Korporasi
Sumber Informasi
Identitas Dana Tujuan Transaksi
Pihak Yang
Ditunjuk
Mempunyai
Wewenang
Bertindak
2 4
Untuk Dan
Bentuk Badan Usaha Bidang Usaha Atas Nama
Korporasi

Nomor SK Pengesahan
Nama Alamat & No. Telp
(Apabila Berbadan Hukum)

1
3 5
Beneficial Owner Perorangan
Hubungan Hukum Antara Pengguna Jasa
dengan Beneficial Owner
Identitas
Pernyataan Tertulis dari Pengguna Jasa
Mengenai Kebenaran Identitas Maupun
Sumber Dana

2 4 6
Alamat di Negara Asal
NIK/ Paspor Kewarganegaraan (Apabila WNA)

Tempat &
Nama Lengkap Alamat Domisili (KTP)
Tanggal Lahir

1
3 5
Beneficial Owner Korporasi
Hubungan Hukum Antara Pengguna Jasa
dengan Beneficial Owner
Identitas
Pernyataan Tertulis dari Pengguna Jasa
Mengenai Kebenaran Identitas Maupun
Sumber Dana

2 4
Bentuk Badan Usaha Bidang Usaha

Nomor SK Pengesahan
Nama Alamat & No. Telp
(Apabila Berbadan Hukum)

1
3 5
Prosedur Verifikasi Pengguna Jasa

Meminta kepada
Pengguna Jasa untuk
Meminta keterangan memberikan dokumen
kepada Pengguna pendukung yang
Jasa untuk dikeluarkan oleh pihak
mengetahui yang berwenang dalam
kebenaran formil hal terdapat keraguan
Dokumen. atas dokumen yang
disampaikan.
Prosedur Verifikasi Pengguna Jasa

Akuntan dan Akuntan Publik wajib memutuskan hubungan usaha


dengan Pengguna Jasa dan melaporkannya kepada PPATK sebagai
Transaksi Keuangan Mencurigakan, jika :

1 2

Pengguna Jasa Akuntan dan Akuntan


menolak untuk Publik meragukan
mengikuti prosedur kebenaran informasi
PMPJ yang yang disampaikan oleh
dilakukan Akuntan Pengguna Jasa
dan Akuntan Publik
Prosedur Pemantauan Transaksi Pengguna
Jasa

Melakukan upaya
pengkinian data,
Melihat tata cara
informasi, dan/atau
pembayaran Transaksi
Dokumen pendukung
baik tunai atau pun non
dalam hal terdapat
tunai, pelaku transaksi,
perubahan yang
nominal Transaksi, dan/
diketahui dari
atau tanggal Transaksi
pemantauan terhadap
Pengguna Jasa atau
informasi lain yang dapat
dipertanggungjawabkan.
Penggunaan Hasil PMPJ Pihak Ketiga
Akuntan dan Akuntan Publik dapat menggunakan hasil PMPJ yang
dilakukan oleh pihak ketiga, namun sepenuhnya tetap menjadi
tanggung jawab Akuntan dan Akuntan Publik. Pihak ketiga
sebagaimana dimaksud, harus memenuhi kriteria sebagai berikut :

Memiliki kerja sama Memiliki kebijakan dan prosedur PMPJ


dengan Akuntan dan serta tunduk pada pengawasan dari
Akuntan Publik dalam otoritas berwenang sesuai dengan
bentuk kesepakatan ketentuan peraturan Per-UU-an
tertulis, yang paling sedikit
memuat pernyataan
bahwa pihak ketiga :

a. Bersedia sesegera mungkin mendapatkan yang diperlukan Akuntan dan


Akuntan Publik untuk menerapkan PMPJ; dan
b. Bersedia mengambil langkah-langkah informasi yang memadai untuk
sesegera mungkin memenuhi permintaan informasi dan
salinan Dokumen pendukung terkait PMPJ.
Penerapan PMPJ Sederhana
Diterapkan terhadap Pengguna Jasa dan/atau Beneficial Owner yang beris
iko rendah, untuk seluruh jasa yang diberikan

Nama Lengkap Nama Korporasi

TTL Alamat & Telp

NIK / Paspor Dokumen Identitas


Pihak Yang Ditunjuk
Bertindak Untuk Dan
Alamat Atas Nama Korporasi

Tidak Dapat Diterapkan apabila terdapat dugaan terjadi Transaksi


Pencucian Uang dan/atau pendanaan terorisme, atau kategori risiko
meningkat menjadi berisiko menengah atau tinggi.
Penerapan PMPJ Mendalam
Wajib Diterapkan terhadap
Pengguna Jasa dan/atau Dengan melakukan :
Beneficial Owner yang
berisiko Tinggi,meliputi :
Meminta Informasi
Tambahan Mengenai
Sumber Dana, Sumber
Kekayaan, Tujuan Transaksi,
Politically dan Tujuan Hubungan
Exposed Usaha
Person

Pengawasan Lebih Lanjut Dan


Pengguna Jasa dari Atas Hubungan Usaha dan
Negara Berisiko Pemilihan Pola Transaksi Yang
Tinggi Memerlukan Penelaahan Lebih
Lanjut
Pelaporan PMPJ Melalui GRIPS

Kewajiban
01 KAP melaporkan
Laporan penerapan
PMPJ pada aplikasi
PPATK yaitu Gathering
Reports and Information
Processing System
(GRIPS)

Pendaftaran
02 Pendaftaran GRIPS
dilakukan melalui
https://grips2.ppatk.go.id
Tata Cara Pendaftaran GRIPS

01 02 03 04 05

01 03 05
Buka Laman Download Form Login pada Aplikasi GRIPS
https://grips2.ppatk.go.id Registrasi,
Tandatangani dan
kemudian kirim ke
02 PPATK

1. Isi Data sesuai petunjuk yang ada 04


2. Setelah mengisi Data, pemohon
akan mendapatkan email notifikasi Setelah diverifikasi oleh
beserta lampiran Form Registrasi PPATK, Pemohon akan
yang sudah diisi mendapatkan notifikasi
Approval
Sistem Informasi & Pencatatan Transaksi

“ Akuntan dan Akuntan Publik wajib memiliki sistem informasi dan


pencatatan transaksi yang dapat mengidentifikasi, memantau, dan
menyediakan laporan mengenai karakteristik Transaksi yang
dilakukan oleh Pengguna Jasa “

Manual
Komputerisasi
Kewajiban Lainnya Terkait PMPJ

01 02 03

Menatausahakan Menyusun Ketentuan Memberikan


Dokumen Selama Internal Pelaksanaan Dokumen dan
5 Tahun PMPJ Informasi Kepada
PPPK / PPATK
dan/atau Otoritas Lain
Paling Lambat Dalam
Waktu 3 Hari Kerja
Sanksi Administratif

Pembekuan Izin
Peringatan
Akuntan dan/atau Akuntan
1. Disertai Dengan
Kewajiban Untuk
1 Publik yang tidak memenuhi
Melakukan Tindakan kewajiban atas sanksi
Perbaikan Tertentu peringatan kedua, dikenai
sanksi pembekuan Register
2. Apabila tidak dipenuhi, 2 Negara Akuntan atau
dikenai sanksi Peringatan pembekuan Izin Akuntan Publik
Kedua selama 3 (tiga) bulan.
Saran dan masukan dapat disampaikan kepada:
Pusat Pembinaan Profesi Keuangan
Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan
Gd. Djuanda II Lantai 19-20
Jln. Dr. Wahidin No. 1, Jakarta Pusat 10710
Telp. : (021) 384 3237 (direct)
Fax. : (021) 350 8573
Email: pppk@kemenkeu.go.id
Website: www.pppk.kemenkeu.go.id