Anda di halaman 1dari 2

MATERI : ILMU KESEHATAN ANAK

DOSEN : Sugeng Hadisaputra


TANGGAL :16/07/19

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN


DEFINISI DINI
Perlu :
1. Sikap aktif cari kelainan
2. Koreksi kelainan tersebut. Penyimpangan dapat dibatasi
3. Mengenal faktor resiko, menjaring kelainan dengan menggunakan faktor
resiko intervensi yang cepat.
4. Skrining dan pemeriksaan pemantauan:
- pendekatan epidemiologis (kehamilan, janin, neonatus, resti)
- pemeriksaan fisik (kelainan ibu, janin, neonatus)
- pemeriksaan penunjang (biokimia, pencitraan potensi elsetamia)
Deteksi Prenatal
1. Pemeriksaan sebelum menikah
2. Skrining diagnosis
 Terhadap BBLR, BKB
 Terhadap kelainan herediter
 Terhadap anemia, hipertensi, DM
 Terhadap infeksi perinatal
Deteksi Dini/Identifikasi Dini
Salah satu tingkat pencegahan dalam preventif pediatrics yang termasuk dalam
preventif sekunder yaitu: upaya untuk mencegah gangguan tumbang melalui
pendekatan resiko atau menghentikan proses kelainan/penyimpangan dengan
intervensi yang adekuat.

Faktor genetik

Tumbuh kembang anak

Faktor lingkungan
Penyakit genetik yang dapat didiagnosa selama masa kehamilan antara lain:
 Sindrom down
 Sindrom Turner
 Thalasemia

Faktor lingkungan: dalam deteksi dini memerlukan data konkrit.


Pengertian deteksi dini gangguan tumbang upaya penjaringan dilaksanakan
komprehensif  menemukan penyimpangan/ gangguan tumbang , mengetahui,
mengenal faktor resiko (fisik, biomedik, psikososial).

Kegunaan deteksi dini tumbang


Mengetahui penyimpangan secara dini tumbang (fase dini)  upaya
pencegahan, stimulasi penyembuhan dan pemulihan dapat diberikan dengan
indikasi jelas sedini mungkin dan disesuaikan umur perkembangan anak 
kondisi yang optimal.

Pelaksanaan deteksi dini


 Tenaga Profesional
 Kader/relawati
 Orangtua/anggota keluarga lain
 Yang mampu dan trampil
Alat untuk deteksi dini
MATERI : ILMU KESEHATAN ANAK
DOSEN : Sugeng Hadisaputra
TANGGAL :16/07/19

Untuk menjaring anak berkelainan dari mereka yang normal yaitu antara lain:
1. Deteksi resiko keluarga
2. BB menurut tinggi badan anak
3. Pengukuran lingkaran kelompok anak
4. Kuesioner pra skrining perkembangan.

Langkah-langkah deteksi dini:


1. Riwayat Medis
2. Penilaian perkembangan
 0–5 : KMS, lingkar lengan, DDST, imunisasi, gizi
 5 – 12 : sekolah. Ortu
 13-18 : sekolah, ortu
3. Penilaian lingkungan rumah
4. Evaluasi penglihatan, pendengaran
5. Berbicara, berbahasa
6. Pemeriksaan fisik, periodik
7. Neurologik
8. Intelegensi