Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH SPMI

SARANA DAN FASILITAS

“ PESANTREN”

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 8

1. ANIS KURLI PO.71.31.0.16.007


2. ERIKA HERNIANTI PO.71.31.0.16.029
3. INDAH MUSTIKA SARI PO.71.31.0.16.037
4. MONIT PO.71.31.0.16.049

DOSEN PEMBIMBING :

1. MANUNTUN ROTUA, SKM.M.Kes


2. Dra.ROHANTA SIREGAR,MM,M.Kes
3. DR. YULI HARTATI,S.Pd, M.Si

JURUSAN DIII GIZI

POLTEKKES KEMENKES PALEMBANG

TAHUN AJARAN 2018


KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis sampaikan pada Allah Yang Mahakuasa. Karena izin-Nya
tugas perkulihan tentang “Sarana dan Fasilitas di Pesantren” ini dapat diselesaikan. Penulisan
tugas ini dimaksudkan untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen. sistem
Penyelenggaraan Makanan Institusi !asar.Pada penulisan makalah ini penulis tidak lupa
mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yang turut membantu dalam
menyelesaikan makalah ini. Meskipun mempunyai kelemahan penulis berharap tugas
ini bermanaat bagi pembaca sebagai salah satu sumber informasi yang dapat menambah
pengetahuan tentang spmi.

Palembang, 2018

Penulis
A. Latar belakang

Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia (Nusantara). Lembaga
ini menurut para peneliti sejarah pesantren, telah berdiri sejak abad ke 13 seiring dengan
masuknya agama Islam di Indonesia. Pada saat itu pondok pesantren telah berfungsi sebagai
salah satu benteng pertama umat Islam, pusat dakwah dan pusat pengembangan masyarakat
muslim di Indonesia.

Pesantren jika disandingkan dengan lembaga pendidikan yang pernah muncul di


Indonesia merupakan sistem pendidikan tertua saat ini dan dianggap sebagai produk budaya
Indonesia yang indigenous. Pendidikan ini awalnya merupakan pendidikan agama islam yang
dimulai sejak munculnya masyarakat islam di nusantara pada abad XIII. Beberapa abad
kemudian penyelenggaraan pendidikan ini semakin teratur dengan munculnya tempat-tempat
pengajian (“nggon ngaji”)
.Bentuk ini kemudian berkembang dengan pendirian tempat-tempat menginap bagi para pelajar
atau para santri, yang kemudian disebut pesantren.Meskipun bentuknya masih sangat
sederhana, pada waktu itu pendidikan pesantren merupakan satu-satunya lembaga pendidikan
yang terstuktur, sehingga pendidikan pesantren dianggap sangat bergengsi.
Sebagai lembaga pendidikan, pesantren mengiringi dakwah islamiyah di Indonesia
yang memiliki persepsi plural dan ponpes juga dipandang sebagai agen pengembangan
masyarakat, dimana persiapan sejumlah konsep kurikulum dan pengembangan SDM sangat
diharapkan untuk peningkatan kualitas ponpes itu sendiri maupun peningkatan kehidupan
masyarakat.

B. Rumusan masalah
1. Apa pengertian pesantren ?
2. Bagaimana sistem sarana dan prasarana di pesantren pondok pesantren raudhatul ulum
sakatiga?
3. Bagaimana perencanaan dapur di pondok pesantren raudhatul ulum sakatiga
4. Apa menu pondok pesantren raudhatul ulum-sakatiga ?
C. Tujuan masalah
1. Mahasiswa dapat mengetahui pesantren
2. Mahasiswa dapat mengetahui sarana dan prasarana pondok pesantren ulum sakatiga
3. Mahasiswa dapat mengetahui perencanaan dapur pesantren
4. Mahasiswa dapat mengetahui menu makanan dipesantren
BAB II

PEMBAHASAN

A. Sarana dan Prasarana


Sarana dan prasarana adalah semua bentuk perantara yang dipakai orang untuk
menyebar ide, sehingga ide tersebut bias sampai pada penerima. Hamalik
(1980:23).Sarana dan prasarana adalah segala jenis peralatan, perlengkapan kerja
dan fasilitas yang berfungsi sebagai alat utama/pembantu dalam pelaksanaan
pekerjaan, dan juga dalam rangka kepentingan yang sedang berhubungan dengan
organisasi kerja.

Sarana & Prasarana di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga.

Adapun sarana prasarana Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga yang sudah tersedia antara
lain sebagai berikut :

1. Ruang Belajar 56 Lokal


2. Kantor Pusat Administrasi (KPA) 2 Lt, 2 (dua) buah
3. Ruang Seminar (Aula) kapasitas 200 orang
4. Masjid 2 Lt kapasitas 3.000 orang
5. Gedung Serbaguna dan Olahraga (ukuran 30 m x 60 m)
6. Mushalla putri
7. Lab. MIPA
8. Lab. Komputer
9. Lab. Bahasa
10. Lab. Dakwah dan ibadah
11. Ruang keterampilan (workshop)
12. Asrama santri/wati kapasitas 3.000 orang
13. Kamar mandi per asrama
14. Toilet per asrama dan per lokal belajar
15. Sumur Bor 9 (sembilan) buah.
16. Toko Pelajar putra dan putri (RU Mart)
17. Kantin putra dan putri
18. Dapur Umum
19. Wisma tamu (Rumah limas, pendopo, cottage terapung di atas danau)
20. Perumahan guru
21. Klinik
22. Kantor Madrasah (TK Islam, MI, MTs, MA, SMPIT, SMAIT, STIT)
23. Kantor Konseling (Bimbingan dan Pengasuhan santri)
24. Kantor Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Raudhatul Ulum (OP3RU)
25. Kedai pramuka
26. Ruang tunggu tamu
27.Sarana Out Bound.
28. Sarana Olahraga
– Ada 6 Lapangan Bola kaki
– Ada 5 Lapangan Bola Volly
– Ada 3 Lapangan Basket
– Ada 4 Lapangan Bulu Tangkis indoor
– Lapang Tennis Meja.
– Ada 2 Lapangan takraw
Wisma Abu Ayyub Al-Anshar Wisata Rohani Teluk Putih PPRU TK Islam PPRU

Kantor Pusat pondok pesantren Laboratorium Bahasa PPRU Laboratorium Terpadu PPRU

Masjid Al-Bukhori PPRU MATQULARU Kantor Pengasuhan Santri PPRU

Gedung Belajar Putri Asrama Putri PPRU


B. Contoh menu makanan sehari di pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga.

Makan pagi = bubur ayam


Selingan pagi = bakwan jagung
Makan siang = nasi putih, ayam goreng, tempe bacem, sop sayuran dan buah pisang
Selingan siang = bubur kacang hijau
Makan malam = nasi putih, ayam rica, tahu goreng, cah kangkung, kerupuk, semangka

C. Bentuk dapur di pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga.

D. Denah tempat makan dan dapur di pondok pesantren


f. Bentuk kamar pondok pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga.

G. Bentuk kamar mandi di pondok pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga