Anda di halaman 1dari 4

Nama : Wahidatun ‘Aisyah

NPM : 3335170007
Resume Materi P3

6.1 PENGENALAN TRANSFER MASSA DAN DIFUSI


6.1A Kesamaan Transfer Proses Massa, Panas dan Momentum
1. Introduction
Proses mendasar perpindahan momentum terjadi dalam unit operasi seperti aliran
fluida, pencampuran,sedimentasi dan filtrasi. Perpindahan panas terjadi dalam transfer
panas yang konduktif dan konektif, evaporasi, distilasi dan pengeringan.
Saat massa ditransfer dari satu wilayah fase ke satu fase lain maka mekanisme
dasarnya sama apakah fasenya gas, liquid atau padat. Hal ini juga memperlihatkan
transfer panas, dimana perpindahan panas mengikuti hokum Fouriers baik pada fase
gas, solid dan cairan.

2. Persamaan Umum Transportasi Molekul

𝑃𝑒𝑛𝑔𝑔𝑒𝑟𝑎𝑘 (2.3-1)
𝑟𝑒𝑎𝑡𝑒 𝑜𝑓 𝑎 𝑡𝑟𝑎𝑛𝑠𝑠𝑓𝑒𝑟 =
𝐻𝑎𝑚𝑏𝑎𝑡𝑎𝑛

Untuk difusi molekul momentum, panas dan massa dapat dtuliskan sebgai berikut :

𝑑𝛤 (2.3-2)
𝜓𝑧 = −𝛿
𝑑𝑧

3. Persamaan difusi molekul untuk momentum panas dan transfer massa. Untuk transfer
momentum pada densitas tetap digunakan persamaan pada hokum Newton yang
dituliskan sebagai berikut :

(6.1-1)
𝜇 𝑑(𝑉𝑥 𝜌)
𝜏𝐴𝑍 =−
𝜌 𝑑𝑧

Dimana :
𝜏𝐴𝑍 = Transfer momentum/s.m2
𝜇/𝜌 = Kinematic Viscocity (m2/s)
Z = Jarak (m)
Vx𝜌 = Momentum/m3, dengan momentum (kg. m/s)

Hukum Fourier untuk konduktivitas panas dapat dituliskan sebagai berikut (𝜌


dan Cp tetap) :

𝑞𝑧 𝑑(𝜌𝐶𝑝 𝑇) (6.1-2)
= −𝛼
𝐴 𝑑𝑧

Dimana :
qz/A = Heat Flux (W/m2)
𝛼 = Difusifitas termal (m2/s)
𝜌CpT = (J/m3)

Persamaan untuk difusi molekul merupakan hokum Fick dan serupa dengan
persamaan 2.3-2. Untuk total konsentrasi fluida tetap persamaannya adalah :


𝑑𝐶𝐴 (6.1-3)
𝐽𝐴𝑍 = −𝐷𝐴𝐵
𝑑𝑧

Dimana :
J*AZ = Molar Flux Komponen A (kg mol A/s.m2)
DAB = Difusivitas molekul (m2/s)

4. Persamaan turbulen untuk transfer momentum, panas dan massa.


Untuk perpindahan momentum yang turbulen dan densitasnya tetap.

𝜇 𝑑(𝑉𝑥 𝜌) (6.1-4)
𝜏𝐴𝑍 = − ( + 𝜀𝑡 )
𝜌 𝑑𝑧

Untuk perpindahan panas turbulen dengan 𝜌 dan Cp tetap :


(6.1-5)
𝑞𝑧 (𝜌𝐶𝑝 𝑇)
= −(𝛼 + 𝛼1 ) 𝑑
𝐴 𝑑𝑧

Untuk perpindahan massa yang C nya tetap :

𝑑𝐶𝐴 (6.1-6)

𝐽𝐴𝑍 = −(𝐷𝐴𝐵 + 𝜀𝑀 )
𝑑𝑧

Turbulen momentum difusivitas (m2/s)


Turbulen difusivitas termal (m2/s) dan 𝜀M
Tubulen difusivitas massa (m2/s)

6.1B Contoh Proses Transfer Massa


Perpindahan massa sangat penting dan teknik. Banyak fenomena yang akab
dengan perpindahan massa. Cairan menguap menjadi udara dikarenakan adanya
perbedaan konsenrasi udara pada permukaan air dan udara dilingkungan.
Sepotong gula ditambahkan ke secangkir kopi, pada akhirnya akan larut dengan
sendirinya dan berdifusi ke lingkungan disekitarnya. Ketika kayu yang baru
dipotong dan lembab bersentuhan dengan udara atmosfer, kayu akan mengering
sebagian ketika air kayu berdifusi melalui kayu ke permukaan kemudian ke
atmsosfer. Dalam fermentasi nutrisi dan oksigen terlarut dalam larutan berdifusi
ke mikroorganisme. Dala reaksi atalis reaktan berdifusi dari lingkungan
sekitarnya ke permukaan katalis, dimana reaksi terjadi.
Kita dapat memperlakukan perpindahan massa dengan cara yang agak mirip
debgab yang diguakan dalam perpindahan panas dengan hukum Fourier tentang
konduksi. Namun perbedaan penting adalah bahwa dalam transfer massa
molekul satu atau lebih komponen dari medium tersebut bergerak. Didalam
perpindahan panas dengan konduksi adalah stationer biasa dan hanya energi
dalam bentuk panas yang diangkut.
6.1C Hukum Flick Untuk Difusi Molekul
Molekul difusi atau perpindahan molekul dapat didefinisikan sebagai
transfer atau perpindahan suatu molekul sebuah fluida dengan cara acak,
pergerakan molekul. Kita bisa membayangkan molekul berjalan pada garis lurus
dan mengalami perubahan arah setelah bertabrakan dengan molekul lain karena
molekul berjalan secara acak, molekul difusi disebut random-walk process.
Persamaan umum huku Flick :


𝑑𝑥𝐴 (6.1-7)
𝐽𝐴𝑍 = −𝐷𝐴𝐵
𝑑𝑧

Dimana :
C = Konsentrasi A dan B (kg mol A+B/m3)
XA = Fraksi mol A pada campuran A & B

Jika C konstanta CA = CXA :

𝐶𝑑𝑋𝐴 = 𝑑(𝐶𝑋𝐴 ) = 𝑑𝐶𝐴 (6.1-8)

Subtitusi ke persamaan 6.1-7 dan mendapat persamaan untuk total konsentrasi


tetap.


𝑑𝐶𝐴
𝐽𝐴𝑍 = −𝐷𝐴𝐵
𝑑𝑧