Anda di halaman 1dari 61

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Sistem pembelajaran pendidikan dan pelatihan (Diklat) Prajabatan pola baru,
menuntut setiap peserta Diklat Prajabatan untuk mengaktualisasikan nilai – nilai
dasar profesi PNS pada saat off campus sebagaimana yang telah didapat saat on
campus, yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan
Anti Korupsi (ANEKA) sebagai berikut :

1. Akuntabilitas, mencakup kepemimpinan, transparansi, integritas, tanggung


jawab, keadilan, kepercayaan, keseimbangan, kejelasan, dan konsistensi;
2. Nasionalisme, sesuai dengan butir-butir Pancasila, ASN sebagai pelaksana
kebijakan publik, pelayan publik serta sebagai perekat dan pemersatu
bangsa, mencakup tenggang rasa, membangun rasa persaudaraan,
solidaritas, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar;
3. Etika publik, sopan santun, tata krama, melayani dengan hati, senyum,
menjaga kerahasiaan data;
4. Komitmen mutu, mencakup efektivitas, efisiensi, dan inovasi;
5. Anti korupsi, mencakup jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab,
kerja keras, berani, tidak memanfaatkan BMN (Barang Milik Negara) untuk
keperluan pribadi dan sederhana.

Menurut UU Nomor 5 Tahun 2019 tentang Aparatur Sipil Negara, Aparatur


Sipil Negara (ASN) terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai
Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). ASN tersebut memiliki tiga fungsi,
yaitu sebagai Pelaksana Kebijakan Publik, Pelayanan Publik dan Perekat
Pemersatu Bangsa. Kondisi ideal tata perilaku ASN diatur dengan detail dalam
UU ASN No.5 th.2014 pasal 3 yaitu bertingkah laku sesuai nilai dasar, berkode
etik, komitmen, integritas, tanggung jawab pada pelayan public, berkompeten dan

1
professional dalam bertugas dan merubah mindset ASN dari mental “Penguasa”
menjadi mental “Pelayan”.
Untuk menjadikan ASN seperti yang tertera diatas, perlu dilaksanakan
pembinaan melalui jalur pendidikan dan pelatihan yang berorientasi pada
Penyelenggaraan Diklat Prajabatan atau Latihan Dasar (Latsar), dengan tujuan
agar nilai-nilai dasar PNS (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen
Mutu dan Anti Korupsi) bisa terinternalisasi ke dalam diri masing-masing PNS.
Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam
Negeri Regional Bukittinggi dalam hal ini bekerjasama dengan Pemerintah Daerah
sangat mendukung pelaksanaan habituasi bagi Peserta Latihan Dasar.Pelaksanaan
habituasi dan pengaktualisasian nilai-nilai dasar dasar PNS penulis laksanakan pada
Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan
Pertanahan Pemerintah KabupatenTanah Datar.
Dinas Pekerjaan UmumPenataan Ruang dan Pertanahan merupakan salah satu
OPD (Organisasi Pemerintahan Daerah) di Pemerintahan Kabupaten Tanah Datar
memiliki peranan yang cukup penting dalam upaya mewujudkan Pemerintahan
yang bersih (Clean Goverment) dan Pemerintahan yang baik (Good Goverment),
namun masih lemahnya Pengetahuan dan pelayanan informasi untuk masyarakat
yang datang ke bidang pengeloaan sumber daya air di dinas pekerjaan umum
penataan ruang dan pertanahanuntuk mencari informasi tentang data-data
perencanan dan pengadaan yang sedang dikerjakan dan yang akan dikerjakan tidak
dapat diketahui secara jelas sehingga menimbulkan berbagai permasalahan, seperti
tidak diperolehnya informasi-informasi yang dibutuhkan tentang perencanaan dan
pengadaan, dan susahnya untuk berkomunikasi dengan petugas-petugas yang
terkait dengan kebutuhan informasi dari masyarakat karena tidak tertatanya ruangan
informasi yang jelas.Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka akan memperburuk
pelayanan dan penginformasian dari Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas
Pekerjaan UmumPenataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Tanah Datar sendiri,
karena akan kesulitan dalam menghadapi banyaknya keluhan dari masyarakat.
Berdasarkan uraian pada latar belakang tersebut diatas, maka penulis
mencoba untuk menyusun rancangan aktualisasi dengan

2
judul“EFEKTIFITAS LAYANAN INFORMASI MELALUI
PENYEDIAAN FASILITASI INFORMASI BERBASIS ILMU DAN
TEKNOLOGI DI BIDANG PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR
DINAS PEKERJAAN UMUM PENATAAN RUANG DAN
PERTANAHAN KABUPATEN TANAH DATAR”

1.2 Identifikasi Isu

Isu merupakan sebuah masalah yang dikedepankan untuk ditanggapi, kriteria


isu yang diangkat pada aktualisasi ini yaitu berdasarkan seberapa mendesak suatu
isu harus dibahas dianalisis dan ditinda lanjuti penetapan isu didasarkan pada
identifikasi isu yang dianalisa untuk ditemukan masalah pokok yang menjadi isu
prioritas dengan menggunakan analisis USG (Urgency, Seriousness dan Growth),
selain itu, penetapan isu aktualisasi ini akan dikaitkan dengan mata diklat
(pendidikan dan latihan) yaitu Manajemen ASN, Pelayanan Publik dan Whole Of
Government (WOG) sebagai berikut :
1. Urgency, yaitu memandang seberapa mendesak isu tersebut harus
dibahas/dikaitkan dengan waktu tersedia serta seberapa keras tekanan
waktu tersebut untuk memecahkan masalah yang menyebabkan isu

2. Seriousness, yaitu seberapa serius isu tersebut perlu dibahas/dikaitkan


dengan akibat yang timbul dengan penundaan pemecahaan masalah yang
menimbulkan isu tersebut atau akibat yang menimbulkan masalah-masalah
lain kalau masalah penyebab isu tidak dipecahkan.

3. Growth, Seberapa kemungkinan-kemungkinan isu tersebut menjadi


berkembang dikaitkan kemungkinan masalah penyebab isu akan makin
memburuk kalau dibiarkan. (dapat dilihat pada table dibawah)

Adapun permasalahan yang teridentifikasi yaitu :

3
1. Belum adanya papan informasi tentang kegiatan perencanaan dan
pengadaan.
2. Belum adanya ruang informasi berbasis ilmu dan teknologi.
3. Kurang tertanya fasilitas-fasilitas diruangan untuk masyarakat
Berdasarkan masalah diatas, melalui konsep Urgency, Seriously, dan Growth
(USG) dapat ditetapkan isu prioritas sebagai berikut :

1.3 Perumusan dan Penetapan Isu

Tabel. I.1 Analisis USG (Urgency, Seriousness, dan Growth)

Kriteria
No Isu Aktual/masalah pokok Skor Prioritas
U S G
1. Belum adanya papan informasi
tentang kegiatan perencanaan dan 4 5 4 13 II
pengadaan.
2. Belum adanya ruang informasi
5 5 4 14 I
berbasis ilmu dan teknologi
3. Kurang tertanya fasilitas-fasilitas
4 4 4 12 III
diruangan untuk masyarakat

Keterangan:
Angka 5 : Sangat Gawat/mendesak/cepat
Angka 4: Gawat/mendesak/cepat
Angka 3: Tidak terlalu Gawat/mendesak/cepat
Angka 2: Kurang Gawat/mendesak/cepat
Angka 1: Tidak Gawat/mendesak/cepat

4
1.4. Rencana Kegiatan, Tahapan Kegiatan dan Output/Hasil yang Diharapkan
Dalam rangka rancangan aktualisasi maka penulis mempunyai beberapa
kegiatan yang akan dilaksanakan di Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air
Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Tanah
Datar.

1. Melakukan konsultasi Kepada Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya


Air terkait pengajuan penataan fasilitas ruang informasi.
2. Merumuskan penataan dan perubahan yang diperlukan dandapat dilakukan
dalam meningkatkan pelayanan
3. Melaksanakan sosialisasi internal terkait perubahan- perubahan yang akan
dilakukan.
4. Melaksanakan rumusan perubahan yang telah dibuat dalam mewujudkan
ruang informasi yang nyaman.
5. Mengevaluasi penerapan perubahan yang telah dilakukan.

5
RANCANGAN AKTUALISASI

UNIT KERJA :
Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaaan Umum Penataan
Ruang Kabupaten Tanah Datar.

IDENTIFIKASI ISU :
1. Belum adanya papan informasi tentang kegiatan perencanaan dan
pengadaan.
2. Belum adanya ruang informasi berbasis ilmu dan teknologi.
3. Kurang tertatanya fasilitas-fasilitas diruangan untuk masyarakat

ISU YANG DIANGKAT :


Belum adanya ruang informasi untuk masyarakat berbasis ilmu dan
teknologi pada bidang pengelolaan sumber daya air Dinas Pekerjaan
Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Tanah Datar.

GAGASAN PEMECAH ISU :


Fasilitas ruangan informasi berbasis ilmu dan teknologi pada Bidang
Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan
Pertanahan Kabupaten Tanah Datar.

JUDUL :
Efektifitas layanan informasi melalui penyediaan fasilitasi informasi
berbasis ilmu dan teknologi di Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air
Dinas pekerjaan umum Penataan Ruang dan Pertanahan
Kabupaten Tanah Datar.

6
7
PENGUA
KONTRIBUSI
KETERKAITAN TAN
TAHAPAN TERHADAP
NO KEGIATAN OUTPUT/HASIL SUBSTANSI NILAI
KEGIATAN VISI DAN MISI
MATA PELATIHAN ORGANI
ORGANISASI
SASI
1 2 3 4 5 6 7
1. Melakukan 1. Melakukan konsultasi 1. Surat rekomendasi Akuntabilitas: Dilakukannya Nilai
konsultasi kepada dan meminta Kepala Bidang Saya akan mengetahui solusi kegiatan tersebut Organisasi
Kepala Bidang persetujuan dari Kepala Pengelolaan yang akan dilakukan agar diharapkan mampu melakukan
Pengelolaan Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air penyelenggaraan pelayanan mewujudkan konsultasi
Sumber Daya Air Sumber Daya Air 2. Notulen rapat staf lebih optimal dan dapat Visi : Terwujudnya kepada
terkait pengajuan 2. Merangkum hasil dari Kepala Bidang dipertanggung jawabkan kabupaten tanah Kepala
penataan fasilitas Konsultasi dan Pengelolaan Etika Publik :Saya akan datar yang madani, Bidang
ruang informasi. merumuskannya Sumber Daya Air melakukan diskusi dengan berbudaya dan Pengelolaan
atasan harus memperhatikan sejahtera dalam Sumber Daya
etika yang kita lakukan.untuk nilai-nilai adat Air Dinas
mengetahui perbuatan baik dan basandi syarak, Pekerjaan
buruk. syarak basandi Umum

8
Komitmen Mutu :saya akan kitabullah. Penataan
melaksanakan arahan pimpinan misi kabupaten Ruang dan
secara optimal agar dapat tanah datar Pertanahan
memberi kepuasan dalam Tersedianya Kabupaten
memberikan pelayanan kepada Infrastruktur Tanah Datar.
rekanan/masyarakat. Wilayah Yang adalah
Berkelanjutan Dan Integritas,
Berwawasan Akuntabel dan
Lingkungan. Profesional
serta Nilai
kepedulian.

2. Merumuskan 1. Mengidentifikasi 1. Mengambil foto Akuntabilitas : Dengan kegiatan Nilai


penataan dan keadaan kondisi dokumentasi Saya akan bertanggung jawab tersebut diharapkan Organisasi
perubahan yang awal ruang sebelum perubahan mengidentifikasi kondisi mampu melakukan
diperlukan dan informasi. 2. Tabel daftar yang dirasa perlu untuk mewujudkan konsultasi
dapat dilakukan 2. Merumuskan dan Rancangan kegiatan. diperbaiki dan ditingkatkan Visi : Terwujudnya kepada
dalam memikirkan Komitmen Mutu : kabupaten tanah Kepala
meningkatkan perubahanyang Saya akan berinovasi untuk datar yang madani, Bidang

9
pelayanan. diperlukan dan dapat 3. Grup whatsapp dan mewujudkan ruang informasi berbudaya dan Pengelolaan
dilakukan. Call center yang nyaman demi sejahtera dalam Sumber Daya
3. Membuat Informasi informasi. mewujudkan pelayanan prima. nilai-nilai adat Air Dinas
berbasis ilmu dan basandi syarak, Pekerjaan
teknologi syarak basandi Umum
kitabullah. Penataan
Misi : tersedianya Ruang dan
infrastruktur Pertanahan
wilayah yang Kabupaten
berkelanjutan dan Tanah Datar.
berwawasan adalah
lingkungan akuntabel dan
profesional
serta nilai
kepedulian.
3. Melaksanakan 1. Menjelaskanintisari dari 1. Laporan sosialisasi Akuntabilitas : Dengan kegiatan Melaksanakan
sosialisasi internal perubahan yang akan perubahan yang Saya akan merealisasikan dan tersebut diharapkan sosialisasi
terkait perubahan- dilakukan dalam rangka dilakukan. mengajak para pegawai untuk dapat menunjang internal terkait
perubahan yang mewujudkan fasilitas mendukung perubahan- misi dinas perubahan-

10
akan dilakukan. ruang informasi bagi perubahan yang pekerjaan umum perubahan yang
masyarakat yang akandilakukan terkait penataan ruang dan akan dilakukan.
optimal dan nyaman. penataanruang tunggu pertanahan berkontribusi
pelayanan. kabupaten tanah dan mendukung
Whole of Government: datar yaitu program serta
Saya akan melakukan kerja Meningkatkan kegiatan dalam
sama dari seluruh pegawai pembangunan rangka
pada Bidang Pengelolaan infrastruktur mewujudkan
Sumber Daya Air untuk wilayah yang pelayanan prima
mendukung perubahan yang berkelanjutan dan dan tanggung
akan dilakukan. berwawasan jawab.
lingkungan.
4. Melaksanakan 1. Menagatur kursi dan 1. Pengambilan foto Nasionalisme: Dengan kegiatan Melaksanakan
rumusan meja di ruang Dokumentasi (50% Dengan saya lakukannya tersebut diharapkan rumusan
perubahan yang informasi. dan 100%). kegiatan dimaksud telah mampu perubahan yang
telah dibuat dalam 2. Membuat informasi 2. Menampilkan menerapkan jiwa mewujudkan Visi : telah dibuat
mewujudkan yang diperoleh pada informasi melalui nasionalisme yaitu rasa Terwujudnya dalam
ruang informasi bidang pengelolaan papan informasi. persatuan yang ada untuk kabupaten tanah mewujudkan
yang nyaman. sumber daya air. mencapai tujuan bersama yaitu datar yang madani, ruang informasi

11
terselenggaranya pelayanan berbudaya dan yang nyaman.
yang baik sejahtera dalam Dapat
Komitmen Mutu: nilai-nilai adat meningkatkan
Saya akan melakukan basandi syarak, nilai- nilai
Pembuatan papan informasi syarak basandi kejujuran
layanan harus dekoratif dan kitabullah. dalam kegiatan
layak. Misi : Tersedianya ini yaitu
Whole of Government: infrastruktur berfikir,
Saya akan melakukan kerja wilayah yang bertindak
sama pemerintah kecamatan berkelanjutan dan dengan
dan pemerintah nagari yang berwawasan amanah,transp
menginginkan informasi pada lingkungan aran,dan
Bidang Pengelolaan Sumber integritas.
Daya Air.. adanya nilai
profesionalitas
dalam
pelaksanaan
kegiatan yaitu
semangat,akunt

12
abel,disiplin
tuntas atas
dasar
komptensi.

5. Mengevaluasi 1. Memperhatikan 1. Catatan dari Etika Publik : Dengan kegiatan Mengevaluasi


penerapan efektifitas papan Kepala Bidang Saya akan melaksanakan setiap tersebut diharapkan penerapan
perubahan yang informasi layanan Pengelolaan perubahan berdasarkan nilai mampu perubahan yang
telah dilakukan dalam menunjang Sumber Daya Air etika yang berlaku mewujudkan Visi : telah dilakukan
informasi bagi tentang perubahan Komitmen Mutu : Terwujudnya Dapat
masyarakat . yang dilakukan adanya sudut pandang dari kabupaten tanah meningkatkan
2. Laporan evaluasi atasan tentang pelaksanaan datar yang madani, nilai- nilai
perubahan yang kegiatan ini. berbudaya dan kejujuran dalam
telah dilakukan. sejahtera dalam kegiatan ini
nilai-nilai adat yaitu berfikir,
basandi syarak, bertindak
syarak basandi dengan amanah,
kitabullah. transparan,dan
Misi : Tersedianya penuh

13
infrastruktur integritas.
wilayah yang adanya nilai
berkelanjutan dan profesionalisasi
berwawasan dalam
lingkungan. pelaksanaan
kegiatan yaitu
semangat,akunt
abel,disiplin
tuntas atas
dasar
kompetensi.

14
BAB II
DESKRIPSI LOKUS

2.1 Deskripsi Umum

2.1.1 Deskripsi Wilayah/Gambaran Umum Instansi


Kabupaten Tanah Datar merupakan salah satu Kabupaten yang berada
dalam Provinsi Sumatera Barat, dengan ibu kota Batusangkar 0◦27′12′′S 100◦35′38′′E
/ 0.45333◦S 100.59389◦E. Kabupaten ini merupakan kabupaten terkecil kedua untuk
luas wilayahnya di Sumatera Barat, yaitu 133.600 Ha (1336 km2). Jumlah
penduduk di Kabupaten ini berdasarkan sensus pada tahun 2006 adalah 345.383
jiwa yang mendiami 14 kecamatan, 75 nagari, dan 395 jorong. Kabupaten Tanah
datar merupakan daerah agraris, lebih 70% penduduknya bekerja pada sektor
pertanian, baik pertanian tanaman pangan, perkebunan, perikanan, maupun
peternakan.
Kabupaten Tanah Datar memiliki perbatasan dengan beberapa
kabupaten/kota di Sumatera Barat, yaitu :
Utara : Kabupaten Agam dan Kabupaten Lima Puluh Kota
Sealatan : Kota Salwah Lunto dan Kabupaten Solok
Barat : Kabupaten Padang Pariaman
Timur : Kabupaten Sijunjung
Kondisi topografi Kabupaten Tanah Datar di dominasi oleh daerah
perbukitan, terletak diantara dua gunung yaitu Gunung Merapi dan Gunung
Singgalang. Sedangkan iklim secara umum adalah sedang dengan temperatur 12◦C-
25◦C dengan curah hujan rata-rata lebih dari 3.000 mm per tahun.
Untuk pemerintahannya sendiri Tanah Datar terbagi dalam beberapa sektor
bagian yang didominasi oleh sektor pertanian.
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP)
merupakan salah satu OPD (Organisasi Pemerintahan Daerah) di Pemerintahan
Kabupaten Tanah Datar yang mempunyai tugas melaksanakan tugas umum

15
pemerintahan dan pembangunan di bidang bina marga, cipta karya, pengairan, tata
ruang dan pertanahan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan.

2.1.2 Sumber Daya

Sumber Daya Aparatur


Sumber Daya Manusia (SDM) adalah faktor sentral dalam satu
institusi/organisasi. Apapun bentuk serta tujuannya, organisasi dibuat berdasarkan
berbagai visi untuk kepentingan manusia dan dalam pelaksanaan misinya dikelola
dan diurus oleh manusia.Jadi, manusia merupakan faktor strategis dalam semua
kegiatan institusi. Kondisi institusi akan sangat dipengaruhi dan tergantung pada
kualitas serta kemampuan kompetitif sumberdaya manusia yang dimilikinya.
Pegawai Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan berjumlah 107
orang,

Tabel. 2.1 Kondisi Aparatur Berdasarkan Jenjang Pendidikan dan Golongan


Pendidikan Golongan
No Pendd Jumlah % Gol Jumlah %
1 S2 4 3,57 IV/b 3 2,7
2 S1 33 33,92 IV/a - -
3 D3 2 1.78 III/d 14 12,5
4 SLTA 44 39,28 III/c 16 14,3
5 SLTP 13 11,60 III/b 28 25,0
6 SD 11 9,80 III/a 12 10,7
7 II/d 3 2,7
8 II/c 12 10,7
9 II/b 7 6,2
10 II/a 6 5,4
11 I/d 1 0,9
12 I/c 10 8,9

16
Pendidikan Golongan
No Pendd Jumlah % Gol Jumlah %
15 JUMLAH 112 100 JML 112 100
Sumber : Rencana Strategi Dinas PUPRP Tanah Datar 2016-2021

Bagan. 2.2 Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat


Pendidikan
50 44
33
40
30
20 13 11
10 4 2
-
S2 S1 D3 SLTA SLTP SD

Sumber : Rencana Strategi Dinas PUPRP Tanah Datar 2016-2021


Bagan. 2.3 Presentase Pegawai Menurut Golongan

Persentase Pegawai Menurut


Golongan
30.00
25.00
25.00
20.00
14.29
15.00 12.50
10.71 10.71
8.93
10.00 6.25 5.36
5.00 2.68 2.68
0.00 0.89
0.00
IV/b IV/a III/d III/c III/b III/a II/d II/c II/b II/a I/d I/c

Sumber : Rencana Strategi Dinas PUPRP Tanah Datar 2016-2021


Sarana dan Prasarana
Perlengkapan kantor merupakan sarana penunjang kinerja pegawai yang
cukup penting untuk dipenuhi karena terkait dengan aktifitas dan mobilitas kerja
Hal ini merupakan salah satu kendala yang harus mendapat perhatian serius.
Perlengkapan organisasi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan

17
saat ini terdiri atas perlengkapan berupa Gedung Kantor, Gudang, Kendaraan
Operasional Dinas, Peralatan dan Perbengkelan Kebinamargaan, Peralatan
Laboratorium dan Pengujian Mutu, serta Peralatan dan perlengkapan Kantor
Lainnya. Perlengkapan kantor, yang dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel. 2.4 Sarana Bangunan Gedung

No Nama Gedung/Bangunan Volume Satuan


1 Gedung Kantor UPT 7 Unit
2 Gedung Kantor Dinas 5 Unit
3 Gudang 3 Unit
Sumber : Rencana Strategi Dinas PUPRP Tanah Datar 2016-2021

Tabel. 2.5 Sarana Peralatan Kantor

No Nama Peralatan Volume Satuan


1 Komputer / PC 10 Unit
2 PC 35 Unit
3 Printer 20 Unit
4 Scanner 2 Unit
5 Infocus 2 Unit
6 Camera 12 Unit
7 Sound Sistem 1 Unit
8 Handy Talky 4 Unit
Sumber : Rencana Strategi Dinas PUPRP Tanah Datar 2016-2021

Tabel 2.6 Sarana Perlengkapan Kantor

No Nama Perlengkapan Volume Satuan


1 Meja Kerja 126 Unit
2 Kursi Kerja 130 Unit
3 Meja Rapat 2 Set
4 Kursi Tamu 1 Set
Sumber : Rencana Strategi Dinas PUPRP Tanah Datar 2016-2021

18
Tabel 2.7 Sarana Kendaraan Dinas/Operasional

No Nama Alat Berat Volume Satuan

1. Kendaraan Dinas Kepala Dinas 1 Unit

2. Kendaraan Dinas Sekretaris / Kabid 3 Unit

Kendaraan Dinas / Operasional


3. 2 Unit
Double Cabin

4. Kendaraan Operasional Pick Up 2 Unit

Kendaraan Dinas Pemeliharaan Lampu


5. 1 Unit
Jalan

6. Kendaraan Dinas Roda 2 30 Unit

Sumber : Rencana Strategi Dinas PUPRP Tanah Datar 2016-2021

Tabel 2.8 Sarana Alat Berat

No Nama Alat Tahun Jumlah Ket

1 Motor Grader Catterpilar 120 K 2013 1 Unit


2 Motor Greeder Mitsubishi MG 330 1980 1 Unit
3 Excavator Catterpilar 320 D 2007 1 Unit
4 Whell Loader Catterpillar 914 G 2007 1 Unit
5 Buldozer 2013 1 Unit
6 Nissan Tronton CWA 260 2007 1 Unit
7 Toyota Dyna Typer 2 Unit 2012 2 Unit
8 Hyno Maintanance 1989 1 Unit
- Mesin Gilas NV6P roda 3 6 ton 1973 4 Unit
- Mesin Gilas roda 2 tandem 6 ton 1990 1 Unit
- Mesin Gilas 2.5 ton 1982 1 Unit
Sumber : Rencana Strategi Dinas PUPRP Tanah Datar 2016-2021

19
Tabel 2.9 Sarana Laboratorium Pengujian Mutu

No PERALATAN JUMLAH SATUAN

1 Mesin Tes Beton 1 Unit


2 Alat Extraksi aspal (mencari kadar aspal) 2 Unit
3 Open (mencari kadar air) 1 Buah
4 Mesin Core Aspal 2 Set
5 Alat Uji Core Beton 1 Unit
6 Hammer Test 1 Unit
7 Moul Beton 15 Unit
8 Silinder Beton 4 Unit
9 Molen Listrik 1 Unit
10 Timbangan bermacam ukuran 1 Set
12 Jack Hammer Kecil 1 Set
13 Saringan bermacam ukuran 1 Set
14 Generator Set 1 Unit
Sumber : Rencana Strategi Dinas PUPRP Tanah Datar 2016-2021

2.1.3 Visi dan Misi

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten


Tanah Datar Tahun 2016 – 2021 menetapkan bahwa visi pembangunan daerah
untuk periode 5 (lima) tahun kedepan adalah untuk “TERWUJUDNYA
KABUPATEN TANAH DATAR YANG MADANI, BERBUDAYA DAN SEJAHTERA
DALAM NILAI-NILAI ADAT BASANDI SYARAK, SYARAK BASANDI
KITABULLAH”.
Misi :
1. Meningkatkan pemahaman dan pengamalan agama, adat dan budaya;

2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang beriman, sehat, cerdas,


berkarakter dan sejahtera berdasarkan falsafah ABS-SBK ;

20
3. Mewujudkan kehidupan yang harmonis, aman dan teratur dengan tata
pemerintahan yang baik, bersih dan profesional;

4. Meningkatkan pembangunan infrastruktur wilayah yang berkelanjutan


dan berwawasan lingkungan;

5. Meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis kerakyatan dengan


mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya daerah.

6. Berikut rinciannya :

Madani : adalah masyarakat Kabupaten Tanah Datar yang harmonis,


demokratis, menjunjung tinggi etika, moralitas, transparan,
toleransi, berpotensi, aspiratif, bermotivasi, berpartisipasi,
mampu berkoordinasi, sederhana, sinkron, integral,
emansipasi, menghargai hak asasi dan nilai-nilai
kemanusiaan, serta maju dan modern dalamm penguasaan
ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berbudaya : adalah masyarakat Kabupaten Tanah Datar yang santun


bertutur kata, sopan dalam berperilaku sesuai dengan adat
istiadat dan budaya yang ada, mengekspresikan dan
menghargai nilai-nilai adat budaya dalam kehidupan
bermasyarakat luas.

Sejahtera : adalah suatu kondisi kondusif yang dirasakan oleh


masyarakat Kabupaten Tanah Datar sehingga dapat bekerja
dengan tenang, nyaman, aman untuk meningkatkan
perekonomian keluarganya. Sejahtera berarti juga dapat
memenuhi kebutuhan dasar, seperti pendidikan, kesehatan,
perumahan, kebutuhan keluarga pada umumnya, punya
pekerjaan tetap yang menghasilkan dan semakin hari terus
meningkat.

21
Nilai-nilai : adalah kondisi dimana seluruh unsur pemerintah, lembaga,
Adat Basandi organisasi dan masyarakat secara bersama-sama
Syarak, mewujudkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai adat
Syarak dan budaya Minangkabau dalam setiap aktivitas kehidupan
Basandi yang berlandaskan kepada ajaran agama Islam.
Kitabullah

2.1.4 Tugas Pokok dan Fungsi

Berdasarkan peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 53 tahun 2017


Pasal 2 (dua) tentang uraian tugas pokok dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum Dan
Penataan Ruang Provinsi Sumatera Barat yaitu ;
1. Dinas mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah
Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
2. Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud Dinas
mempunyai fungsi :
a) Perumusan kebijakan teknis Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang;
b) Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum Bidang
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
c) Pembinaan dan fasilitasi Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang,
lingkup provinsi dan kabupaten/kota;
d) Pelaksanaan kesekretariatan dinas;
e) Pelaksanaan tugas di bidang Keciptakaryaan, Pelaksanaan Jalan
serta Penataan Ruang;
f) Pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang Keciptakaryaan,
Pelaksanaan Jalan serta Penataan Ruang; dan
g) Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan.

22
Berdasarkan tugas pokok dan fungsi, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan
Ruang dan Pertanahan bertugas membantu kepala daerah dalam mewujudkan misi
ke 4 yaitu :
Meningkatkan pembangunan infrastruktur wilayah yang berkelanjutan
dan berwawasan lingkungan
Untuk mewujudkan misi diatas, perlu dilakukan pembangunan berkelanjutan
disemua sektor infrastruktur, terutama bidang jalan, jembatan, irigasi, air minum
dan sanitasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan dan berpedoman pada
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten dan membuat kajian lingkungan serta
kajian sosial ekonomi sehingga pembangunan yang dilaksanakan berwawasan
lingkungan dan mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan mempunyai tugas
membantu Kepala Daerah dalam menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan
di bidang pekerjaan umum, penataan ruang dan pertanahan. Adapun fungsi Dinas
Pekerjaan Umum adalah :
a. penyusunan perencanaan bidang pekerjaan umum, penataan ruang dan
pertanahan;
b. perumusan kebijakan teknis bidang pekerjaan umum, penataan ruang dan
pertanahan;
c. pelaksanaan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang
pekerjaan umum, penataan ruang dan pertanahan;
d. pembinaan, koordinasi, pengendalian dan fasilitasi pelaksanaan kegiatan
bidang bina marga, sumber daya air, cipta karya, tata ruang dan
pertanahan;
e. pelaksanaan kegiatan penatausahaan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan
Ruang dan Pertanahan;
f. pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum,
Penataan Ruang dan Pertanahan; dan
g. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan
bidang tugasnya.

23
2.1.5 Struktur Organisasi
Struktur organisasi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan
Pertanahan (PUPRP) dapat dilihat pada gambar 1 yaitu :

24
Bagan 1

Sumber : Dinas PUPRP Tanah Datar 2019

25
Dari gambar 1 terlihat strukrtur organisasi Dinas PUPRP Kabupaten Tanah
datar terdiri atas kepala dinas, sekretariat membawahi 3 (tiga) sub bagian terdiri
dari sub bagian umum dan kepegawaian, sub bagian perencanaan dan evaluasi serta
sub bagian keuangan. Untuk kepala dinas itu sendiri membawahi 5 (lima) bidang
yaitu Bidang Cipta Karya, Bidang Bina Marga, Bidang PSDA, Bidang Tata Ruang
dan Bidang Pertanahan. Selain bidang dan sub bidang tersebut, masih ada 2 (dua)
bagian unit pelaksana teknis atau disebut UPT yaitu UPT alat berat dan
perbengkelan dan UPT laboratorium konstruksi.
Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Datar Nomor 9 Tahun
2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Susunan Organisasi
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Tanah Datar
adalah sebagai berikut :
a) Kepala Dinas;
b) Sekretariat, terdiri dari :
1. sub bagian umum dan kepegawaian;
2. sub bagian perencanaan dan evaluasi; dan
3. sub bagian keuangan.
c) Bidang Cipta Karya, terdiri dari :
1. seksi penataan dan pembangunan gedung dan
pembinaan jasa konstruksi;
2. seksi air minum dan penyehatan lingkungan; dan
3. seksi perencanaan dan pelaporan keciptakaryaan.
d) Bidang Bina Marga, terdiri dari :
1. seksi pembangunan dan peningkatan jalan dan
jembatan;
2. seksi pemeliharaan jalan dan jembatan; dan
3. seksi perencanaan dan pelaporan kebinamargaan.
e) Bidang Pemanfaatan dan Pengendalian Sumber Daya Air,
1. seksi pemanfaatan dan pengendalian sumber daya air;
2. seksi operasi dan pemeliharaan; dan
3. seksi perencanaan dan pelaporan sumber daya air.

26
f) Bidang Tata Ruang, terdiri dari :
1. seksi penataan ruang;
2. seksi pengaturan dan pemanfaatan ruang; dan
3. seksi pengendalian ruang.
g) Bidang Pertanahan, terdiri dari :
1. seksi koordinasi pengadaan tanah;
2. seksi pendataan dan pendaftaran tanah; dan
3. seksi penyelesaian masalah tanah.
h) UPT

2.2 Deskripsi Khusus

2.2.1 Program dan Kegiatan saat ini

Uraian tugas kepala bidang pengelolaan sumber daya air adalah :


a. menyelenggarakan penganalisaan program dan urusan yang menjadi
kewenangan sesuai peraturan perundang-undangan;
b. merumuskan draf Rencana Strategis (RENSTRA) dan draf Rencana
Kerja (RENJA) di bidang pengelolaan sumber daya air;
c. merumuskan dan mengoordinasikan pelaksanaan pemanfaatan dan
pengendalian sumber daya air, operasi dan pemeliharaan serta
perencanaan dan pelaporan sumber daya air;
d. menyelenggarakan penganalisaan program dan urusan yang menjadi
kewenangan sesuai peraturan perundang-undangan;
e. menyelenggarakan penyusunan perencanaan teknis, program pembinaan
dan bimbingan teknis dibidang pengelolaan sumber daya air
f. menyelenggarakan program pengendalian dan penanggulangan bencana
yang disebabkan oleh daya rusak air;
g. melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana untuk pemanfaatan
dan pengendalian serta konservasi sumber daya air.

27
h. melaksanakan pembangunan prasarana sumber daya air, operasi dan
pemeliharaan SDA, pembinaan dan perizinan SDA;
i. menyelenggarakan pengelolaan dan pengembangan pemanfaatan air
permukaan pada sungai, embung, talago, danau dan sumber daya air
lainnya;
j. mengkoordinir kepala seksi dalam merumuskan program dan sistem
kerja operasional bidang tugasnya sesuai dengan ketentuan perundang-
undangan yang belaku;
k. melakukan koordinasi yang diperlukan dengan bidang dan instansi
lainnya dalam hal kenyamanan dan keterpaduan tugas kelancaran
pelaksanaan tugas sesuai degan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
l. membagi tugas atau kegiatan kepada para kepala seksi di lingkungan
bidang bidang pengelolaan sumber daya air dengan memberi arahan
sesuai dengan permasalahan dan bidang tugasnya masing-masing;
m. melakukan koordinasi dengan instansi/unit terkait guna terjalin
kerjasama yang baik;
n. membuat laporan kegiatan Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air; dan
o. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan
bidang tugasnya.

Uraian Tugas kepala seksi operasi dan pemeliharaan bidang PSDA adalah
sebagai berikut:
a. mengumpulkan dan menganalisa peraturan perundang-undangan yang
terkait dengan pelaksanaan urusan dan tugas;
b. menyusun rencana dan program kerja seksi operasi dan pemeliharaan;
c. mengumpulkan data dan menyiapkan bahan kebijakan pelaksanaan
urusan;
d. menyusun bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan operasi
dan pemeliharaan;

28
e. mengumpulkan, menghimpun, dan mengolah data untuk melaksanakan
program, pengoperasian dan pemeliharaan sarana dan prasarana pada,
irigasi, sungai, embung, talago, danau dan sumber daya air lainnya;
f. melakukan pengoperasian dan pemeliharaan sarana dan prasarana
sumber daya air pada, irigasi, sungai, embung, talago, danau dan sumber
daya air lainnya;
g. melaksanakan dan malakukan sistem informasi data sumber daya air;
h. melaksanakan dan mengoordinasikan program dan kegiatan dengan unit
kerja terkait;
i. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan; dan
j. melaksanakan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai dengan bidang
tugasnya.

Uraian Tugas kepala seksi perencanaan dan pelaporan sumber daya air
adalah sebagai berikut :
a. mengumpulkan dan menganalisa peraturan perundang-undangan yang
terkait dengan pelaksanaan urusan dan tugas;
b. menyusun rencana dan program kerja seksi perencanaan dan pelaporan
sumber daya air;
c. mengumpulkan data dan menyiapkan bahan kebijakan pelaksanaan
urusan;
d. menyusun bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan
perencanaan dan pelaporan sumber daya air;
e. mendata potensi sumber daya air yang sudah dikelola secara teknis/non
teknis maupun yang belum dikelola secara teknis/non teknis;
f. mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman
dan petunjuk pelaksanaan serta bahan lainnya yang berkaitan dengan
perencanaan, pembangunan dan pengelolaan sumber daya air;
g. menyiapkan draft rumusan rancangan peraturan yang berkaitan dengan
pengelolaan sumber daya air;

29
h. melaksanakan perencanaan umum dan detail serta program lima tahun
dan sepuluh tahun Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air;
i. melakukan koordinasi dengan bidang dan instansi terkait dalam
penyusunan program tahunan Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air;
j. melaksanakan survey, investigasi, desain dan perencanaan teknis,
membuat dan menyusun anggaran kegiatan serta evaluasi dan pelaporan
pada Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air;
k. melaksanakan dan mengoordinasikan program dan kegiatan dengan unit
kerja terkait;
l. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan; dan
m. melaksanakan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai dengan bidang
tugasnya.

Uraian Tugas kepala seksi pemanfaatan dan pengendalian sumber daya air
adalah sebagai berikut :
a. mengumpulkan dan menganalisa peraturan perundang-undangan yang
terkait dengan pelaksanaan urusan dan tugas;
b. menyusun rencana dan program kerja seksi pemanfaatan dan
pengendalian sumber daya air;
c. mengumpulkan data dan menyiapkan bahan kebijakan pelaksanaan
urusan;
d. menyusun bahan perumusan, koordinasi pelaksanaan kebijakan
pemanfaatan dan pengendalian sumber daya air;
e. melaksanakan kegiatan pemanfaatan, pengendalian, dan pengawasan
sarana dan prasarana sumber daya air pada, irigasi, sungai, embung,
talago, danau dan sumber daya air lainnya;
f. melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana pengembangan
pengembangan sumber daya air pada, irigasi, sungai, embung, talago,
danau dan sumber daya air lainnya;
g. melaksanakan pengendalian dan penanggulangan bencana akibat daya
rusak air;

30
h. melaksanakan dan mengoordinasikan program dan kegiatan dengan unit
kerja terkait;
i. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan; dan
j. melaksanakan tugas lain yang diberikan pimpinan sesuai dengan bidang
tugasnya.

2.2.2 Role Model

Role model merupakan pegawai atau siapa saja sosok tokoh panutan yang
bekerja di unit kerja atau instansi peserta, yang menurut peserta layak menjadi
contoh/teladan berdasarkan materi-materi yang telah dipelajari pada agenda-agenda
nilai-nilai dasar PNS dan kedudukan dan peran PNS dalam NKRI.
Pada pelaksanaan habituasi dan dalam penyusunan laporan aktualisasi,
penulis menetapkan role model pada Ibu Dewi Fitri Yenti, ST kepala bidang
pengelolaan sumber daya air , dimana tokoh tersebut penulis anggap sebagai
pegawai yang dapat memberikan teladan dan contoh baik dari segi personalnya
maupun kinerjanya.
Penetapan role model didasarkan oleh kontribusi para pegawai terhadap
penyusunan Laporan Aktualisasi penulis baik data maupun sumbangsih pikiran
terkait isu yang telah ditetapkan oleh penulis.
Selain itu Ibu Dewi Fitri Yenti, ST juga memiliki beberapa nilai-nilai dasar
PNS yakni ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu
dan Anti Korupsi). Kemudian beliau turut berkontribusi dalam penyusunan
Laporan Aktualisasi, dikarenakan memahami segala hal terkait laporan yang dibuat
penulis. Oleh sebab itu, penulis menetapkan Ibu Dewi Fitri Yenti, ST sebagai role
model.

31
BAB III
REALISASI AKTUALISASI

3.1 Realisasi Kegiatan dan Output


Dalam kegiatan habituasi ini dilaksanakan di Bidang Pengelolaan Sumber
Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan
Kabupaten Tanah Datar, adapun dalam pelaksanaan habituasi ini penulis
diharuskan memilih isu strategis yang terjadi di Bidang Pengelolaan Sumber Daya
Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten
Tanah Datar, kemudian penulis memilih salah satu isu untuk diangkat dan
diharuskan memecah isu yang dipilih dengan beberapa kegiatan yang dilakukan /
gagasan pemecahan isu.
Dalam melaksanakan kegiatan habituasi penulis mengangkat isu yang
terjadi di Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum,
Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Tanah Datar yaitu EFEKTIFITAS
LAYANAN INFORMASI MELALUI PENYEDIAN FASILITASI
INFORMASI BERBASIS ILMU DAN TEKNOLOGI PADA BIDANG
PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR DINAS PEKERJAAN UMUM
PENATAAN RUANG DAN PERTANAHAN KABUPATEN TANAH DATAR.
Terdapat beberapa kegiatan dan tahapan kegiatan yang dilakukan untuk mencapai
tujuan aktualisasi selama dilaksanakannya habituasi (Off Campus), adapun hal-
hal tersebut antara lain ;

32
Tabel 3.1 Realisasi Kegiatan dan Output

NO KEGIATAN TAHAPAN KEGIATAN OUTPUT/HASIL


1 2 3 4
1. Melakukan konsultasi 1. Melakukan konsultasi dan 1. Surat rekomendasi
kepada Kepala Bidang meminta persetujuan dari Kepala Bidang
Pengelolaan Sumber Kepala Bidang Pengelolaan Sumber
Daya Air terkait Pengelolaan Sumber Daya Daya Air.
Pengajuan penataan Air 2. Notulen rapat staf dari
fasilitas ruang 2. Merangkum hasil Kepala Bidang
informasi. Konsultasi dan Pengelolaan Sumber
merumuskannya Daya Air.

2. Merumuskan 1. Mengidentifikasi 1. Mengambil foto


penataan dan keadaan kondisi awal dokumentasi sebelum
perubahan yang ruang informasi. perubahan
diperlukan dan 2. Merumuskan dan 2. Tabel daftar
dapat dilakukan memikirkan perubahan Rancangan kegiatan.
dalam yang diperlukan dan dapat 3. Grup whatsapp dan
meningkatkan dilakukan. call center informasi.
pelayanan. 3. Membuat Informasi
berbasis ilmu dan teknologi
3. Melaksanakan 1. Menjelaskan intisari dari 1. Laporan sosialisasi
sosialisasi internal perubahan yang akan perubahan yang
terkait perubahan- dilakukan dalam rangka dilakukan.
perubahan yang akan mewujudkan fasilitas ruang
dilakukan. informasi bagi masyarakat
yang optimal dan nyaman.

33
4. Melaksanakan 1. Menagatur kursi dan 1. Pengambilan foto
rumusan perubahan meja di ruang informasi. Dokumentasi (50% dan
yang telah dibuat 2. Membuatinformasi yang 100%).
dalam mewujudkan diperoleh pada Bidang 2. Menampilkan
ruang informasi yang Pengelolaan Sumber informasi melalui
nyaman. Daya Air. papan informasi.
5. Mengevaluasi 1. Memperhatikan 1. Catatan dari kepala
penerapan perubahan efektifitas papan Bidang Pengelolaan
yang telah dilakukan informasi layanan dalam Sumber Daya Air
menunjang informasi tentang perubahan
bagi masyarakat . yang dilakukan
2. Laporan evaluasi
perubahan yang telah
dilakukan.

3.2 Faktor Pendukung Realisasi Aktualisasi

Dalam kegiatan aktualisasi keberhasilan dapat ditentukan berdasarkan


Output yang dihasilkan dari tahapan kegiatan yang bertujuan untuk memecahkan
isu yang telah ditetapkan. Dalam pelaksanaan aktualisasi tersebut tentunya
didukung oleh beberapa faktor yang memudahkan dan mendukung peserta
habituasi dalam menyelesaikan kegiatan-kegiatan aktualisasi dengan baik dan
lancar, adapun faktor pendukung tersebut antara lain :

1. Pengarahan maupun petunjuk yang diberikan oleh mentor dan coach


selama pelaksanaan habituasi baik secara langsung maupun melalui

34
media dapat terselenggara dengan baik sehingga memudahkan /
memperlancar pelaksanaan kegiatan.
2. Pegawai Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan
Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Tanah Datar yang
senantiasa bersikap ramah kepada siapapun membuat komunikasi
kepada pegawai dapat terselenggara dengan mudah dan efektif.
3. Keterbukaan terhadap dokumen dan informasi-informasi yang
dibutuhkan untuk merealisasikan kegiatan-kegiatan sangat mudah dapat
sehingga dapat mempermudah pelaksanaan habituasi.
4. Adanya sarana dan prasarana yang sudah tersedia untuk melaksanakan
kegiatan aktualisasi antara lain komputer, printer, jaringan internet,
ATK, dll. Yang dapat dipergunakan sehingga mempermudah
penyelenggaraan kegiatan.
5. Kekompakan maupun sikap kekeluargaan yang baik antar setiap pegawai
yang sudah melekat mempermudah kegiatan sehingga tidak terjadi
ketersinggungan kepada pegawai lain terhadap kegiatan yang dilakukan.
6. Ilmu pengetahuan mengenai nilai-nilai dasar PNS dan kedudukan serta
peran PNS yang telah dibekali sebelum pelaksanaan Habituasi yaitu pada
proses pembelajaran klasikal yang telah dilaksanakan sebelumnya dalam
kurun waktu lebih kurang 3 (Tiga) minggu di Pusat Pengembangan
Sumber Daya manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri Regional
Bukittinggi. Pembekalan berupa softcopy modul yang sudah di download
sebelum proses pembelajaran dimulai, dan pembekalan berupa proses
belajar mengajar yang diadakan di dalam kelas.

3.3 Faktor Penghambat Realisasi Aktualisasi

35
Dalam merealisasikan kegiatan aktualisasi selain dapat terwujud
dengan ada faktor pendukung dalam pelaksanaan habituasi adapula
beberapa faktor yang dapat menghambat terselenggaranya realisasi
aktualisasi maupun kegiatan yang dilakukan antara lain :
1. Anggaran untuk pembuatan papan informasi dan penggunaan atribut PNS
belum tersedia sehingga harus menggunakan biaya pribadi.
2. Jaringan internet yang terkadang mengalami gangguan atau tidak stabil
yang dapat memperlambat proses kegiatan terutama dalam mencari format
dan contoh bahan maupun desain dalam pelaksanaan kegiatan.
3. Pelaksanaan kegiatan aktualisasi yang sering terkendala karena kegiatan-
kegiatan di Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air yang padat pada saat
pelaksanaan habituasi.
4. Waktu yang kurang efisien, dimana waktu untuk proses habituasi bertepatan
dengan bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

36
BAB IV
ANALISA

4.1 Realisasi Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Substansi Mata


Pelatihan

Kegiatan 1 : Melakukan konsultasi kepada kepala bidang pengelolaan


sumber daya air terkait Pengajuan penataan fasilitas ruang
informasi.

Output :
1. Surat rekomendasi Kepala Bidang Pengelolaan Sumber
Daya Air
2. Notulen rapat staf.

Gambar. 4.1 Melakukan koordinasi dengan Bapak sekretaris, Bapak Kasubag


Kepegawaian dan Staf Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan
Kabupaten Tanah Datar.

37
Gambar. 4.2 Melakukan koordinasi dengan Bapak sekretaris, Bapak Kasubag
Kepegawaian dan Staf Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan
Kabupaten Tanah Datar.

Gambar. 4.3 Melakukan koordinasi dengan Bapak sekretaris, Bapak Kasubag


Kepegawaian, Ibu Kepala Bidang PSDA dan Staf Dinas Pekerjaan Umum Penataan
Ruang dan Pertanahan Kabupaten Tanah Datar.

38
Gambar. 4.4 Melakukan konsultasi dengan Ibu kepala bidang PSDA di ruangan Ibu
Kepala Bidang PSDA Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan
Kabupaten Tanah Datar.

Tahapan Kegiatan :

1. Melakukan konsultasi dan meminta persetujuan dari Kepala Bidang


Pengelolaan Sumber Daya Air.

 Berkoordinasi dengan staf dan pegawai yang ada di Bidang PSDA


sekalian menanyakan ada tidaknya Ibu Kepala Bidang PSDA di
kantor.
 Memperoleh informasi keberadaan ibu kepala bidang PSDA
 Menemui Ibu Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air di
ruangan ibu kepala bidang.
 Minta izin untuk melakukan habituasi dengan menyampaikan
rancangan aktualisasi yang akan dilakukan secara jelas dan detail.
 Menerima arahan dari ibu Kabid PSDA mengenai aktualisasi yang
dilakukan.
 Memperoleh surat rekomendasi dan persetujuan untuk melaksanakan
rancangan aktualisasi.

39
2. Merangkum hasil Konsultasi dan merumuskannya

 Mendengarkan dan menyimak apa yang telah disampaikan oleh


sekretaris Dinas PUPRP dan Kabid PSDA Dinas PUPRP
Kabupaten Tanah Datar.
 Menyimpulkan serta merangkum penyampaian yang diberikan oleh
sekretaris Dinas PUPRP dan kabid PSDA Dinas PUPRP Kabupaten
Tanah Datar.
 Merumuskan hasil dari konsultasi yang dilakukan dalam bentuk
notulen Konsultasi sekretaris Dinas PUPRP dan Kabid PSDA Dinas
PUPRP Kabupaten Tanah Datar.

Keterkaitan dengan Subtansi Mata Pelatihan :

 Akuntabilitas
Kejelasan dan konsisten, saya mengetahui solusi yang akan
dilakukan agar penyelenggaraan pelayanan lebih optimal dan dapat
dipertanggungjawabkan
 Etika Publik
Memegang teguh nilai-nilai ideologi, saya melakukan diskusi dengan
atasan harus memperhatikan etika yang kita lakukan.untuk
mengetahui perbuatan baik dan buruk.
 Komitmen Mutu
Efektif dan efisisien, saya melaksanakan arahan pimpinan secara
optimal agar dapat memberi kepuasan dalam memberikan pelayanan
kepada rekanan/masyarakat.

Kegiatan 2 : Merumuskan penataan dan perubahan yang diperlukan


dan dapat dilakukan dalam meningkatkan pelayanan.

40
Output :
1. Mengambil foto dokumentasi sebelum perubahan
2. Tabel daftar rancangan kegiatan
3. Grup Whatsapp dan call center informasi

Tahapan Kegiatan :

1. Mengidentifikasi keadaan kondisi awal ruang informasi.


 Berkoordinasi dengan Ibu kepala Bidang PSDA dan pegawai yang ada
di bidang PSDA untuk menentukan ruang layanan informasi.
 Memperoleh persetujuan dari Ibu kepala Bidang PSDA.
 Mengambil foto dokumentasi ruang yang akan dilakukan perubahan
menggunakan hand phone android pribadi.
 Foto dokumentasi telah diambil dan tersimpan di kartu memori hand
Phone

Gambar. 4.5 Foto dokumentasi ruang informasi sebelum dilakukan perubahan

41
Gambar. 4.6 Berkoordinasi dengan pegawai di Bidang PSDA tentang ruang
informasi yang akan dibuat.

2. Merumuskan dan memikirkan perubahan yang diperlukan dan dapat


dilakukan.
 Memikirkan dan membuat tabel daftar rancangan kegiatan penataan
perubahan yang akan dilakukan.
 Membuat tabel daftar rancangan kegiatan penataan perubahan pada
microsoft word dengan menggunakan Note Book.
 Tabel rancangan kegiatan telah selesai dibuat dan di cetak/di print.
Gambar. 4.7 Membuat tabel daftar rancangan kegiatan.

42
3. Membuat Informasi berbasis ilmu dan teknologi
 Membuka aplikasi Whatsapp di Hp android.
 Membuat grup Whatsapp untuk layanan informasi Pengelolaan
Sumber Daya Air Dinas PUPRP Kab. Tanah Datar dengan nama grup
Info PSDA Dinas PUPR yang khusus untuk informasi yang ada di
Kecamatan Lima Kaum.
 Melakukan sosialisasi dengan pemerintah kecamatan, wali nagari
yang ada di Kecamatan Lima Kaum tentang rencana layanan
informasi berbasis teknologi dengan menggunakan aplikasi
Whatsapp.
 Meminta nomor kontak Bapak Camat, Wali Nagari, Wali Jorong serta
pihak-pihak yang terkait dan membutuhkan layanan informasi
tersebut.
 Nama dan nomor kontak dari Bapak Camat, Wali Nagari, Wali Jorong
serta pihak-pihak yang terkait telah tergabung dalam grup Whatsapp.
 Layanan informasi telah disampaikan di dalam grup dan mendapat
tanggapan positif dari peserta grup.

Gambar. 4.8 Sosialisasi dengan Ibu Sekretarsis Kecamatan Lima Kaum

Gambar. 4.9 Sosialisasi dengan Bapak Sekretaris Nagari Cubadak

43
Gambar. 4.10 Sosialisasi dengan Bapak Sekretaris Nagari Limo Kaum

Gambar. 4.11 Sosialisasi dengan Bapak Wali Nagari Parambahan

Gambar. 4.12 Sosialisasi dengan Bapak Wali Nagari Labuah

44
Gambar. 4.13 Sosialisasi dengan Bapak Sekretaris Nagari Baringin

Gambar. 4.14 Grup Whatsapp

45
46
Keterkaitan dengan Subtansi Mata Pelatihan :
 Akuntabilitas
Saya bertanggung jawab mengidentifikasi kondisi yang dirasa perlu
untuk diperbaiki dan ditingkatkan
 Komitmen Mutu
Saya berinovasi untuk mewujudkan ruang informasi yang nyaman
demi mewujudkan pelayanan prima.

Kegiatan 3 : Melaksanakan sosialisasi internal terkait perubahan-


perubahan yang akan dilakukan.

Output : Laporan sosialisasi perubahan yang dilakukan

Tahapan Kegiatan :

1. Menjelaskan intisari dari perubahan yang akan dilakukan dalam rangka


mewujudkan fasilitas ruang informasi bagi masyarakat yang optimal dan
nyaman.
 Berkoordinasi dengan Ibu kepala bidang PSDA dan pegawai yang ada
di bidang PSDA untuk perubahan yang akan dilakukan.
 Memperoleh persetujuan dari Ibu kepala bidang PSDA dan pegawai
yang ada di Bidang PSDA.

47
Gambar. 4.15 Foto dokumentasi sosialisasi di bidang pengelolaan sumber daya air

Keterkaitan dengan Subtansi Mata Pelatihan :


 Akuntabilitas
Saya merealisasikan dan mengajak para pegawai untuk
mendukung perubahan- perubahan yang akan dilakukan terkait
penataan ruang tunggu pelayanan.
 Whole of Government
Saya melakukan kerja sama dari seluruh pegawai pada bidang
pengelolaan sumber daya air untuk mendukung perubahan
yang akan dilakukan.

Kegiatan 4 : Melaksanakan rumusan perubahan yang telah dibuat


dalam mewujudkan ruang informasi yang nyaman.

Output :
1. Pengambilan foto Dokumentasi (50% dan 100%).
2. Menampilkan informasi melalui papan informasi.

48
Tahapan Kegiatan :

1. Mengatur kursi dan meja di ruang informasi.


 Minta ijin kepada Ibu Kepala Bidang PSDA beserta rekan pegawai
yang ada di ruangan.
 Menyampaikan perubahan yang dilakukan dalam bentuk
penyusunan kursi dan meja di ruang layanan informasi yang akan
direncanakan
 Kursi dan meja telah tersusun di ruang layanan informasi.

2. Membuat informasi yang diperoleh pada bidang pengelolaan sumber daya


air.
 Berkoordinasi dengan Ibu Kepala Bidang PSDA untuk menanyakan
apa saja informasi yang bisa ditampilkan di papan informasi.
 Memperoleh informasi dari Ibu Kepala Bidang PSDA tentang apa
saja informasi yang akan di informasikan melalui grup Whatsapp
dan papan informasi.
 Informasi telah disebarkan di grup Whatsapp dan di pajang di
papan informasi yang ada di ruang layanan informasi.

Gambar. 4.16 Foto dokumentasi ruang informasi keadaan 50%

49
Gambar. 4.17 Foto dokumentasi ruang informasi keadaan 100% dan
menerima tamu dari Dinas Pertanian Kabupaten tanah datar.

Gambar. 4.18 Foto Whatsapp grup

50
Keterkaitan dengan Subtansi Mata Pelatihan :
 Nasionalisme
Saya telah menerapkan jiwa nasionalisme yaitu rasa persatuan
yang ada untuk mencapai tujuan bersama yaitu terselenggaranya
pelayanan yang baik
 Whole of Government
Saya melakukan kerja sama pemerintah kecamatan dan
pemerintah nagari yang menginginkan informasi pada Bidang
Pengelolaan Sumber Daya Air
 Komitmen Mutu
Saya melakukan Pembuatan papan informasi layanan harus
dekoratif dan layak.

Kegiatan 5 : Mengevaluasi penerapan perubahan yang telah dilakukan

Output :
1. Catatan dari kepala bidang pengelolaan sumber daya air
tentang perubahan yang dilakukan
2. Laporan evaluasi perubahan yang telah dilakukan.

Gambar. 4.19 Ibu kepala bidang melakukan evaluasi aktualisasi yang dikerjakan

51
Tahapan Kegiatan :

1. Memperhatikan efektifitas papan informasi layanan dalam menunjang


informasi bagi masyarakat
 Melihat situasi papan informasi yang telah dipajang di ruang
layanan informasi
 Melakukan konsultasi dengan Ibu Kepala Bidang PSDA tentang
posisi, letak dan isi papan informasi yang akan di pajang di
ruangan layanan informasi.
 Mendapat persetujuan dari Ibu kepala bidang mengenai papan
informasi dan informasi apa saja yang akan di sampaikan.
 Memperhatikan informasi yang sudah disebarkan apakah sudah
sesuai dengan keinginan dan harapan dari masyarakat serta
peserta yang ada di grup Whatsapp.
 Menerima evaluasi dan saran dari pihak terkait mengenai
informasi yang disebarkan.
 Papan informasi sudah sesuai dengan kebutuhan dan keinginan
yang diharapkan masyarakat dengan adanya respon positif dari
masyarakat dan peserta grup Whatsapp.

4.2 Realisasi Aktualisasi dan Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi

Visi
terwujudnya kabupaten tanah datar yang madani, berbudaya dan sejahtera dalam
nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

Misi :
1. Meningkatkan pemahaman dan pengamalan agama, adat dan budaya;

2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang beriman, sehat, cerdas,


berkarakter dan sejahtera berdasarkan falsafah ABS-SBK ;

52
3. Mewujudkan kehidupan yang harmonis, aman dan teratur dengan tata
pemerintahan yang baik, bersih dan profesional;

4. Meningkatkan pembangunan infrastruktur wilayah yang berkelanjutan


dan berwawasan lingkungan;

5. Meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis kerakyatan dengan


mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya daerah.

Misi Pemerintah Daerah yang dipakai untuk misi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan
Ruang dan Pertanahan Kabupaten Tanah Datar yaitu misi nomor 4 (empat) yaitu
meningkatkan pembangunan infrastruktur wilayah yang berkelanjutan dan
berwawasan lingkungan

Realisasi aktualisasi dan kontribusi terhadap visi-misi organisasi per-tahap


kegiatan :

Kegiatan 1 : Melakukan konsultasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait

Dilakukannya kegiatan tahap 1 (satu) tersebut mewujudkan Visi Dinas PUPRP


Kabupaten Tanah Datar yaitu terwujudnya kabupaten tanah datar yang madani
berbudaya dan sejahtera dalam nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi
kitabullah. Berbudaya yang dimaksud adalah komunikasi yang baik antara
pimpinan dan bawahan saat melakukan konsultasi dan berkoordinasi dengan pihak
terkait. Berbudaya juga masuk dalam cakupan nya yaitu santun bertutur kata, sopan
dalam berperilaku sesuai dengan adat istiadat dan budaya yang ada.

Kegiatan 2 : Merumuskan penataan dan perubahan yang diperlukan dan


dapat dilakukan dalam meningkatkan pelayanan

Isi dari misi Kabupaten Tanah Datar yaitu tersedianya infrastruktur wilayah yang
berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Melalui tahapan kegiatan ke 2 ini

53
diharapkan mampu mewujudkan misi tersebut. Tahapan kegiatan ke 2 termasuk
salah satu usaha untuk menambah wawasan lingkungan

Kegiatan 3 : Melaksanakan sosialisasi internal terkait perubahan-perubahan


yang akan dilakukan.

Dilakukannya kegiatan tahap 3 (tiga) tersebut mewujudkan Visi Dinas PUPRP Kab.
Tanah Datar yaitu terwujudnya kabupaten tanah datar yang madani berbudaya dan
sejahtera dalam nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Tahapan
ini mampu mewujudkan visi-misi Dinas PUPRP yaitu terwujudnya rasa santun saat
bertutur kata, sopan dalam berperilaku sesuai dengan adat istiadat dan budaya yang
ada, dalam kehidupan bermasyarakat luas melalui komunikasi dalam bersosialisasi.

Kegiatan 4 : Melaksanakan rumusan perubahan yang telah dibuat dalam


mewujudkan ruang informasi yang nyaman.

Dilakukannya kegiatan tahap 4 (empat) tersebut mewujudkan Visi Dinas PUPRP


Kabupaten Tanah Datar yaitu terwujudnya kabupaten tanah datar yang madani
berbudaya dan sejahtera dalam nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi
kitabullah. Dan misi misi Kabupaten Tanah Datar yaitu tersedianya infrastruktur
wilayah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Kegiatan 5 : Mengevaluasi penerapan perubahan yang telah dilakukan

Dilakukannya kegiatan tahap 4 (empat) tersebut mewujudkan Visi Dinas PUPRP


Kabupaten Tanah Datar yaitu terwujudnya Kabupaten Tanah Datar yang madani
berbudaya dan sejahtera dalam nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi
kitabullah. Dan misi misi Kabupaten Tanah Datar yaitu tersedianya infrastruktur
wilayah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

4.3 Realisasi Aktualisasi dan Penguatan Nilai-Nilai Organisasi

54
Gambar.4.20 Nilai Organisasi Kementrian Pekerjaan Umum

Tahapan Kegiatan 1

Nilai Organisasi melakukan konsultasi kepada kepala bidang pengelolaan sumber


daya air dinas pekerjaan umum penataan ruang dan pertanahan kabupaten tanah
datar adalah Integritas, Akuntabel dan Profesional serta Nilai kepedulian. Tahap 1
ini terdapat sikap integritas yaitu melaksanakan tugas dengan jujur terlihat dari
tahapan kegiatan dalam rangka mengolah informasi yang didapat, dan bersikap dan
berperilaku sesuai antara perbuatan dan ucapan. Informasi yang didapat itulah yang
akan diberitakan.

Tahapan Kegiatan 2

55
Nilai Organisasi melakukan konsultasi kepada kepala bidang pengelolaan sumber
daya air dinas pekerjaan umum penataan ruang dan pertanahan kabupaten tanah
datar adalah akuntabel dan profesional serta nilai kepedulian. Sikap profesional
tercermin dalam tahapan kegiatan yang ke 2 (dua) ini yaitu merumuskan penataan
dan perubahan yang diperlukan dan dapat dilakukan dalam meningkatkan
pelayanan. Merumuskan ini harus dilakukan dengan hati-hati. Sikap hati-hati
merupakan salah satu sikap profesional dalam bekerja.

Tahapan Kegiatan 3

Melaksanakan sosialisasi internal terkait perubahan-perubahan yang akan


dilakukan berkontribusi dan mendukung program serta kegiatan dalam rangka
mewujudkan pelayanan prima dan tanggung jawab ini termasuk nilai organisasi
yaitu etika-akhlakul karimah. Etika-akhlakul karimah hampir tercermin di semua
tahapan kegiatan. Budi pekerti, akhlak dan tingkah laku (tabiat) yang terpuji yang
diterapkan saat berkomunikasi dengan pimpinan dan pegawai lainnya. Memberikan
kenyamanan lingkungan, masyarakat, bangsa dan Negara, dengan memperhatikan
pilihan kalimat yang dipakai saat pelaksanaan kegiatan juga termasuk etika-
akhlakul karimah yang harus diterapkan.
Tahapan Kegiatan 4

Melaksanakan rumusan perubahan yang telah dibuat dalam mewujudkan ruang


informasi yang nyaman. Dapat meningkatkan nilai- nilai kejujuran dalam kegiatan
ini yaitu berfikir, bertindak dengan amanah,transparan,dan integritas. adanya nilai
profesionalitas dalam pelaksanaan kegiatan yaitu semangat,akuntabel, disiplin
tuntas atas dasar komptensi.

Tahapan Kegiatan 5

56
Mengevaluasi penerapan perubahan yang telah dilakukan. Dapat meningkatkan
nilai-nilai kejujuran dalam kegiatan ini yaitu berfikir, bertindak dengan amanah,
transparan,dan penuh integritas. adanya nilai profesionalisasi dalam pelaksanaan
kegiatan yaitu semangat, akuntabel, disiplin tuntas atas dasar kompetensi.

BAB V

57
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Layanan informasi merupakan hal yang penting dan paling utama untuk
memperoleh informasi. Hal ini dikarenakan informasi sangat berperan penting
untuk mengetahui apa saja bentuk pelaksanaan dari program-program
pemerintah yang telah dilakukan terhadap masyarakat. Sehingga tidak
menimbulkan paradigma negatif dari masyarakat terhadap pemerintah sehingga
mampu mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, adil dan transparan.
Kegiatan habituasi yang dilakukan di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan
Ruang dan Pertanahan di Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA)
dilaksanakan sesuai dengan rancangan aktualisasi yang telah disusun meski
dalam penerapannya terdapat kegiatan yang harus menyesuaikan dengan
tupoksi seksi yang peserta habituasi bisa pelajari. Seluruh tahapan kegiatan
yang peserta habituasi kerjakan mengandung nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu
akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi
(ANEKA), menejemen ASN, pelayanan publik, whole of goverment (WOG).
Melalui kegiatan ini juga peserta menerapkan kegiatan yang
berkontribusi terhadap visi – misi dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang
dan Pertanahan Kabupaten Tanah Datar serta memberikan penguatan terhadap
nilai-nilai organisasi, sehingga mampu meningkatkan kinerja Peserta Diklat
Latsar CPNS Golongan III dalam menjalankan tugas dan fungsi di Instansi
tempat melaksanakan habituasi.
Untuk hasil dari kegiatan rancangan aktualisasi sendiri, berjalan dengan
lancar tentunya tidak terlepas dari bantuan pihak-pihak dari Dinas Pekerjaan
Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Tanah Datar khusunya
Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) yang sudah di buat oleh perserta
habituasi, hal ini diharapkan mampu untuk membantu meningkatkan dukungan
masyarakat. Sesuai hasil yang diharapkan, sehingga Efektifitas layanan
informasi melalui penyediaan fasilitasi informasi berbasis ilmu dan teknologi
di Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten

58
Tanah Datar dapat maksimal diterima oleh masyarakat sesuai dengan judul
aktualisasi yang dibuat sangat berpengaruh besar terhadap penilaian
masyarakat, terlihat dari jumlah komentar positif dan pertanyaan dari
masyarakat di dalam Grup Whatsapp yang telah dibuat.

5.2 Saran
Peningkatan layanan informasi yang disampaikan sangat
berpengaruh terhadap kinerja dan prestasi yang dicapai oleh pemerintah.
Saran yang diharapkan dari habituasi ini sebaiknya tetap dilanjutkan
proses penyebaran layanan informasi kegiatan yang ada di Bidang
Pengelolaan Sumber Daya Air ke dalam bentuk media lain yang berbasis
teknologi, karena masyarakat perlu tau dan ingin sekali mengetahui apa
yang sudah dan sedang dikerjakan oleh pemerintah terutama pemerintah
Tanah Datar khususnya Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA).
Semoga berkat usaha yang berkelanjutan itu bisa menambah dukungan dan
kepercayaan masyarakat terhadap program-program pemerintah yang akan
dilaksanakan sehingga mampu mewujudkan visi dan misi kabupaten Tanah
Datar yang diharapkan.

59
DAFTAR PUSTAKA

https://id.m.wikipedia .org/wiki/kabupaten_tanah_datar.(2018)

https://binham.wordpress.com/2013/01/03/layanan-informasi/2012

LAN-RI. (2015). Aktualisasi Nilai-nilai Dasar Profesi PNS. Modul Pendidikan dan

Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: LAN-RI.

LAN-RI. (2015). Akuntabilitas. Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III.

Jakarta: LAN-RI.

LAN-RI. (2015). Nasionalisme. Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III.

Jakarta: LAN-RI.

LAN-RI. (2015). Etika Publik. Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III.

Jakarta: LAN-RI.

LAN-RI. (2015). Komitmen Mutu. Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan

III. Jakarta: LAN-RI.

LAN-RI. (2015). Anti Korupsi. Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III.

Jakarta: LAN-RI.

LAN-RI. (2015). Habituasi. Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III.

Jakarta: LAN-RI.

LAN-RI. (2017). Manajemen ASN. Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan

III. Jakarta: LAN-RI.

LAN-RI. (2017). Pelayanan Publik. Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan

III. Jakarta: LAN-RI.

LAN-RI. (2017). Whole Of Goverment. Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan

Golongan III. Jakarta: LAN-RI.

Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 53 tahun 2017. (2017).

60
Rencana Strategi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Tanah Datar

2016-2021. Bab II. Padang.

Rencana Strategi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Tanah Datar

2016-2021. Bab III. Padang. uraian tugas pokok dan fungsi dinas pekerjaan

umum dan penataan ruang Provinsi Sumatera Barat. Padang.

Undang – Undang Nomor 5 Tahun 2014 (2014). Tentang Aparatur Sipil Negara. Jakarta

61