Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN BAHAN BERBAHAYA

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :
UPTD Tanda Tangan
dr. Deisy E. L. Supit
Puskesmas
NIP.197412232005012009
Bailang

1. Pengertian Penanganan bahan berbahaya adalah penanganan bahan


yang karena sifat, konsentrasi dan atau jumlahnya, baik secara
langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan, merusak
lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia
serta makhluk hidup lainnya.

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk petugas


dalam menangani bahan berbahaya di UPTD Puskesmas
Bailang.

3.Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor

4.Referensi  Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan


dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
 Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1428 Tahun 2006
tentang Pedoman Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan
di Puskesmas.
 Pedoman Teknis Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan
bagi Pengelola Kesehatan Lingkungan / Sanitarian di
Puskesmas, Direktorat Kesehatan Lingkungan-2017
6. Langka-langkah  Petugas mendata bahan berbahaya
 Petugas mengelola bahan berbahaya dengan
menggolongkan bahan berbahaya untuk memudahkan
pengenalan, cara penanganan dan penggunaan APD yang
sesuai.
 Petugas menyimpan bahan berbahaya dengan cara :
- Menyimpan stok bahan berbahaya di tempat yang jauh
dari jangkauan pihak yang tidak berkepentingan dan tidak
bertanggung jawab, ada ventilasi dan tidak terkena
matahari secara langsung.
- Petugas menyimpan bahan berbahaya yang mudah
terbakar harus dalam tempat terpisah;
 Petugas memasang label yang benar pada bahan
berbahaya;
 Petugas membuat laporan penanganan bahan berbahaya;
 Petugas melakukan pendokumentasian terhadap
pengelolaan bahan berbahaya.

7. Unit terkait  Penanggung jawab Keamanan Lingkungan puskesmas


 Poli Gigi
 Poli Umum
 Poli KIA – KB
 Poli Imunisasi
 Laboratorium
 UGD
 Apotik dan Gudang Obat
PENANGANAN BAHAN BERBAHAYA
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :
UPTD Tanda Tangan
dr. Deisy E. L. Supit
Puskesmas
NIP.197412232005012009
Bailang

Rekaman Historis Perubahan

Isi Perubahan Tgl. Mulai


diberlakukan