Anda di halaman 1dari 14

Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human Capital Terhadap Nilai Pasar

Perusahaan

Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social


Responsibility, Good Corporate Governance, Dan
Human Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan
(Studi Pada Perusahaan Pertambangan Batu Bara
yang Terdaftar di BEI Tahun 2015-2017)

Abstract: This study aims to obtain empirical evidence about the effect of Corporate Social
Responsibility, Good Corporate Governance, and Human Capital on the market value of the
company. The method used in this study is a quantitative method using secondary data taken
from the company's annual report. The population in this study is coal mining companies
listed on the Indonesia Stock Exchange in 2015-2017. The sampling technique in this study
using the purposive sampling method. The sample used in this study amounted to 16 coal
mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2015-2017 so that 48 company
data were obtained. Methods of collecting data using documentation, with multiple linear
regression data analysis techniques. The results of this study indicate that: 1) Corporate
Social Responsibility influences the market value of the company, 2) Good Corporate
Governance does not affect the company's market value, 3) Human Capital influences the
market value of the company.
Keywords: Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, Human Capital,
corporate market value

Konferensi Regional Akuntansi, Surabaya, 2019 1


Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

1. Pendahuluan

Pemikiran yang melandasi Corporate Social Responsibility (CSR) yang sering dianggap inti

dari etika bisnis adalah kewajiban perusahaan yang tidak hanya mempunyai kewajiban terhadap

pemegang saham saja tetapi juga kewajiban terhadap pemangku kepentingan yang lain (stakeholder).

Tanggungjawab sosial perusahaan terjadi antara perusahaan dengan semua stakeholder, termasuk

didalamnya adalah pelanggan, pegawai, komunitas, pemilik atau investor, pemerintah, dan juga

kompetitor. CSR merupakan sebuah gagasan atau ide sehingga perusahaan tidak lagi dihadapkan pada

tanggungjawab single bottom line, tetapi tanggung jawab perusahaan harus berpijak pada triple

bottom line. Karena kondisi finansial saja tidak dapat menjamin perusahaan untuk terus tumbuh

secara berkelanjutan (sustainable). CSR dianggap dapat menguatkan Brand Differentiation

perusahaan, sarana untuk mendapatkan lincense to operate, baik dari pemerintah maupun masyarakat,

serta sebagai strategy risk management perusahaan (Suharto, 2008). CSR juga dapat mengoptimalkan

kinerjanya dengan menyeimbangkan pengaruh perusahaan yang terkait dengan Profit, Planet, serta

People atau yang sering disebut dengan konsep Triple Bottom Line yang digagas oleh Elkington

(1997). Menurut Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 pasal 74 tentang Perseroan Terbatas.

Undang-Undang tersebut menyebutkan bahwa perseroan yang melakukan kegiatan usaha di sektor

atau bidang yang berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan tanggung jawab sosial

serta lingkungan.

Good Corporate Governance (GCG) sebagai faktor yang diperhatikan oleh investor untuk

menerbitkan penilaian pada sebuah perusahaan (Susanto, 2013). Penerapan Good Corporate

Governance diperlukan untuk menjaga konsistensi dan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan.

Konferensi Regional Akuntansi, Surabaya, 2019 2


Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

Dalam pengaplikasiannya Good Corporate Governance (GCG) membutuhkan langkah panjang dalam

mengimplementasikan prinsip-prinsipnya, sehingga pada prosesnya akan menambah nilai perusahaan.

Dengan mengikuti aturan yang berlaku akan memberikan pengaruh yang lebih kuat sebagai alat

kontrol sumber daya manusia dalam penerapan Good Corporate Governance (GCG) sehingga dapat

berdampak pada peningkatan nilai pasar perusahaan. Kurangnya penerapan Good Corporate

Governance (GCG) dapat membuat melemahnya potensi suatu perusahaan dan yang paling buruk

perusahaan akan mengalami kesulitan finansial dan bahkan dapat juga terjadi kecurangan.

Pengungkapan CSR merupakan suatu tuntutan publik atas transparasi dan akuntabilitas

apalagi untuk perusahaan yang berhubungan dengan sumber daya alam yaitu pertambangan batu bara

digunakan sebagai wujud dari implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan semakin meningkat.

Sektor pertambangan khususnya batu bara yang paling diuntungkan karena dengan melemahnya nilai

rupiah serta perang dagang antara China dan Amerika tidak mempengaruhi karena emiten

mengunakan denominasi dollar AS. Pendapatan sektor batu bara berasal dari ekspor. Ditambah lagi

tingginya permintaan yang diakibatkan dari pemerintah yang mewajibkan akan batu bara sebagai

sumber utama untuk pembangkit tenaga listrik.

2. Kerangka Teoritis dan Pengembangan Hipotesis

Kinerja karyawan dapat dijadikan sebagai acuan dalam meningkatkan kinerja perusahaan.

Sumber daya manusia merupakan faktor produksi utama yang menyebabkan perusahaan memperoleh

keuntungan (Sari dan Suprasto, 2018). Fokus dalam hal non finansial dapat dijadikan sebagai alat

ukur, tetapi yang menjadi penggerak kinerja dari perusahaan tersebut adalah sumber daya manusia

(human capital) dengan ide dan inovasi yang dimiliki. Aset yang dimiliki perusahaan terdapat pada

sumber manusianya (human capital) yang dikelola dengan baik, dan dapat menjadikan sumber daya

manusia sebagai aset atau modal sebuah perusahaan. Dengan pengelolahan yang baik dapat membuat

tercapainya tujuan dari perusahaan.

Konferensi Regional Akuntansi, Surabaya, 2019 3


Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

Pengungkapan CSR merupakan suatu tuntutan publik atas transparasi dan akuntabilitas

apalagi untuk perusahaan yang berhubungan dengan sumber daya alam yaitu pertambangan batu bara

digunakan sebagai wujud dari implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan semakin meningkat.

Solihin (2009) menyebutkan bahwa perusahaan akan terdorong untuk melakukan praktik dan

pengungkapan CSR, karena memperoleh beberapa manfaat seperti peningkatan penjualan dan

market share, memperkuat brand positioning, meningkatkan citra perusahaan, menurunkan biaya

operasi, serta meningkatkan daya tarik perusahaan di mata investor dan analis keuangan..

Harjoto dan Jo (2011) menemukan bahwa pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan

berpengaruh posistif terhadap kinerja perusahaan. Kinerja perusahaan yang baik terbentuk dari

sumber daya manusia (Human Capital) yang baik yang dapat menciptakan penerapan Good

Corporate Governance yang baik sehingga dapat menyajikan pengungkapan Corporate Social

Responcibility yang baik.

Berdasarkan uraian di atas, maka tujuan yang ingin dicapai peneliti adalah untuk mengetahui

pengaruh Good Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance dan Human Capital

terhadap nilai pasar perusahaan.

Hipotesis dalam penelitian ini yaitu :

H1 : Corporate Social Responsibility (CSR) berpengaruh terhadap nilap pasar perusahaan.

H2 : Good Corporate Governance (GCG) berpengaruh terhadap nilai pasar perusahaan.

H3 : Human Capital berpengaruh terhadap nilai pasar perusahaan.

3. Metode

Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif. Variabel yang digunakan yaitu

Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, Human Capital dan nilai pasar

perusahaan.

Konferensi Regional Akuntansi, Surabaya, 2019 4


Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

Populasi penelitian ini adalah perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di BEI pada

tahun 2015-2017. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang didapat pada annual report

perusahaan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan metode purposive

sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 16 perusahaan pertambangan

batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2017, sehingga diperoleh 48 data

perusahaan setelah diseleksi dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan

data dengan menggunakan dokumentasi, dengan teknik analisis data regesi linier berganda, data yang

berhubungan dengan variabel penelitian dengan menggunakan Uji Statistik Deskriptif. Untuk analisis

data menggunakan Uji Asumsi Klasik yaitu Uji Normalitas dan Uji Autokorelasi. Untuk pengujian

Hipotesis menggunakan Koefisien Determinan, Uji statistik F, Uji statistik t.

4. Hasil

Uji normalitas dilakukan menggunakan grafik plot normal (normal probability plot) dengan

tujuan untuk mengetahui apa data memenuhi asumsi normalitas atau tidak.

Gambar 1. Hasil Uji Normalitas

Konferensi Regional Akuntansi, Surabaya, 2019 5


Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

Berdasarkan gambar grafik 1 pengujian normalitas menunjukkan bahwa data menyebar

disekitar atau mengikuti arah garis diagonal itu menunjukkan bahwa model regresi tersebut memenuhi

uji asumsi normalitas.

Tabel 1. Hasil Uji Autokorelasi


Model Summaryb

Adjusted R Std. Error of the


Model R R Square Square Estimate Durbin-Watson

1 ,598a ,357 ,313 ,75599 1,932

a. Predictors: (Constant), HC, CSR, GCG


a. Dependent Variable: NP
Sumber : Data olahan sekunder 2018

Dari Tabel 1 menunjukkan bahwa nilai Durbin-Watson sebesar 1,932. Nilai Du sebesar

1,6708 dapat dilihat dari hasil diatas bahwa nila Durbin Watso lebih besar dari nilai Du jadi dapat

disimpulkan bahwa tidak terjadi autokorelasi antara corporate social responcibility, good corporate

governance dan human capital.

Tabel 2. Hasil Uji Regresi Berganda


Coefficientsa

Standardized
Unstandardized Coefficients Coefficients

Model B Std. Error Beta t Sig.

1 (Constant) -10,812 5,500 -1,966 ,056

CSR ,788 ,176 ,544 4,467 ,000

GCG -,491 ,921 -,068 -,533 ,596

HC 11,599 5,554 ,263 2,088 ,043

a. Dependent Variable: NP

Konferensi Regional Akuntansi, Surabaya, 2019 6


Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

Setelah melewati uji asumsi klasik maka selanjutnya dilakukan uji analisis liner berganda yang

dilanjutkan dengan uji koefisien determinan , uji F dan juga uji t. Persamaan regresi yang digunakan

dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda pada gambar 3 diperoleh persamaan

sebagai berikut :

NP= -10,812 + 0,788 CSR – 0, 491 GCG + 11,599 HC + 5,500

Tabel 3. Hasil Uji Koefisien Determinan


Model Summary

Adjusted R Std. Error of


Model R R Square Square the Estimate

1 ,598a ,357 ,313 ,75599

a. Predictors: (Constant), HC, CSR, GCG

Berdasarkan gambar 4 diatas untuk koefisien determinasi dapat dilihat pada nilai Adjusted R

Square sebesar 0,313. Nilai ini menerangkan besarnya peran atau kontribusi variabel corporate social

responcibility, good corporate governance, dan human capital yang mampu menjelaskan variabel

nilai pasar perusahaan hanya sebesar 31,3%, sedangkan sisanya 68,7% dijelaskan oleh sebab - sebab

yang lain diluar model

Tabel 4. Hasil Uji Statistik F


ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 13,975 3 4,658 8,151 ,000b

Residual 25,147 44 ,572

Total 39,122 47

a. Dependent Variable: NP
b. Predictors: (Constant), HC, CSR, GCG

Konferensi Regional Akuntansi, Surabaya, 2019 7


Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

Dari hasil gambar 5 diatas menunjukkan nilai F sebesar 8,151 dan nilai signifikansi sebesar

0,000. Nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05 yang berarti bahwa model tersebut cocok. Dari

hasil diatas dapat menunjukkan bahwa CSR, GCG, dan HC berpengaruh bersama-sama terhadap nilai

pasar perusahaan.

Tabel 5. Hasil Uji T


Coefficientsa

Standardized
Unstandardized Coefficients Coefficients

Model B Std. Error Beta t Sig.

1 (Constant) -10,812 5,500 -1,966 ,056

CSR ,788 ,176 ,544 4,467 ,000

GCG -,491 ,921 -,068 -,533 ,596

HC 11,599 5,554 ,263 2,088 ,043

a. Dependent Variable: NP

Variabel CSR memiliki nilai signifikansi sebesar 0.000 Nilai tersebut lebih kecil dari nilai

0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai CSR memiliki pengaruh terhadap variabel nilai pasar

perusahaan. Dengan demikian hipotesis pertama yang menyatakan bahwa CSR berpengaruh terhadap

nilai pasar perusahaan diterima.

Variabel GCG memiliki nilai signifikansi sebesar 0,596. Nilai tersebut lebih besar dari 0,05.

Hal ini menunjukkan bahwa nilai variabel GCG tidak pengaruh terhadap variabel nilai pasar

perusahaan MtBV. Dengan demikian hipotesis kedua yang menyatakan bahwa variabel GCG

berpengaruh terhadap variabel nilai pasar perusahaan ditolak.

Variabel HC memiliki nilai signifikansi sebesar 0,043. Nilai tersebut lebih kecil dari 0,05. Hal

ini menunjukkan bahwa variabel HC berpengaruh terhadap variabel nilai pasar perusahaan. Dengan

Konferensi Regional Akuntansi, Surabaya, 2019 8


Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

demikian hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa HC berpengaruh terhadap nilai pasar perusahaan

diterima.

5. Pembahasan

5.1. Pengaruh CSR terhadap nilai pasar perusahaan

Hasil pengujian hipotesis mengenai pengaruh variabel CSR terhadap nilai pasar perusahaan

menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (sigt t < 0,05) yang berarti bahwa CSR berpengaruh

terhadap nilai pasar perusahaan. Dengan demikian hipotesisi 1 (H1) dalam penelitian diterima.

Menurut Solihin (2009) menyebutkan bahwa perusahaan akan terdorong untuk melakukan praktik dan

pengungkpan CSR karena memperoleh beberapa manfaat seperti peningkatan penjualan dan market

share, memperkuat brand positioning, meningkatkan citra perusahaan, menurunkan biaya operasi,

serta meningkatkan daya Tarik perusahaan di mata investor dan analisis keuangan. Dari hasil

penelitian diatas terdapat kesesuaian dengan penelitian yang dilakukan Sihwajoeni (2013) bahwa CSR

disclosure berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

5.2. Pengaruh Good Corporate Governance (GCG) terhadap nilai pasar perusahaan

Berdasarkan pengujian untuk pengaruh GCG terhadap nilai pasar perusahaan menunjukkan

nilai koefisiensi lebih besar dari 0,05 yaitu 0,596. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa GCG tidak

berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil pengaruh diatas berlawanan dengan penelitian yang

dilakukan Sihwajoeni (2013) bahwa Corporate Governance berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

Penelitian yang dilakukan oleh Priantinah (2012) bahwa GCG berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

Peningkatan dan penurunan GCG akan mempengaruhi nilai perusahaan. Menurut Ni Wayan (2010)

ada beberapa hal yang dapat menyebebkan GCG berpengaruh pada nilai perusahaan yaitu : 1)

tingginya kesadaran perusahaan untuk menerapkan GCG sebagai kebutuhan, bukan sekedar

kepatuhan terhadap regulasi yang ada, 2) manajemen perusahaan tertarik manfaat jangka panjang

terhadap penerapan GCG, 3) Meningkatnya kepemilikan saham oleh manajemen dan investor institusi

menyebabkan tekanan kepada perusahaan untuk menerapkan GCG pun semakin besar, 4) keberadaan
Konferensi Regional Akuntansi, Surabaya, 2019 9
Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

dewan komisaris dan komite audit dalam perusahaan dapat memantau persahaan dalam melaksanakan

GCG, 5) Unsur budaya yang berkembang di lingkungan usaha nasional sangat menunjang

perkembangan penerapan GCG.

5.3. Pengaruh Human Capital (HC) terhadap nilai pasar perusahaan

Hasil pengujian hipotesis mengenai pengaruh variabel human capital terhadap variabel nilai

pasar perusahaan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,043 (sig t < 0,05) yang berarti bahwa

variabel human capital berpengaruh signifikan terhadap nilai pasar perusahaan. Hasil penelitian ini

berlawanan dengan penelitian yang dilakukan oleh Pramelasari (2010) yang memberikan bukti

empiris bahwa intellectual capital tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Human

capital merupakan kombinasi dari pengetahuan, keterampilan, inovasi dan kemapuan seseorang untuk

menjalankan tugasnya sehingga dapat menciptakan suatu nilai untuk mencapi tujuan. Kekayaan

intelektual yang dikelola secara efisien oleh perusahaan sehingga dapat meningkatkan nilai MtBV.

Akan tetapi pada kenyataannya dalam mengapresiasi nilai pasar perusahaan, investor kurang

mempertimbangkan adanya pengaruh human capital yang dimiliki perusahaan. Hal ini mungkin dapat

disebabkan investor yang hanya fokus pada hal tertentu saja atau bisa juga minimnya informasi yang

dimiliki perusahaan. Sehingga dalam menilai sebuah perusahaan, investor hanya melihat dari harga

saham perusahaan. Semakin tinggi harga saham yang dimiliki perusahaan maka investor akan

menempatkan nilai yang tinggi terhadap perusahaan tersebut.

6. Kesimpulan dan Saran

6.1. Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh corporate social

responsibility, good corporate governance, dan human capital pada nilai pasar perusahaan.

Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan yang dilakukan peneliti terhadap 16 perusahaan di

Konferensi Regional Akuntansi, Surabaya, 2019 10


Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

sektor pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017 maka dapat

disimpulkan bahwa :

1) Corporate social responcibility berpengaruh terhadap nilai pasar perusahaan, dimana nilai

signifikansi menunjukkan angka 0,000 < 0,05. Hasil penelitian tersebut sesuai dengan penelitian

yang dilakukan oleh Sihwajoeni (2013) bahwa CSR disclosure berpengaruh terhadap nilai

perusahaan.

2) Good Corporate Governance tidak berpengaruh terhadap nilai pasar, dimana nilai signifikansi

menunjukkan angka 0,596 > 0,005. Hasil penelitian tersebut berlawanan dengan penelitian yang

dilakukan oleh Priantinah (2010) dan Sihwajoeni (2013) bahwa GCG berpengaruh terhadap nilai

perusahaan.

3) Human capital berpengaruh secara signifikan terhadap nilai pasar perusahaan. Dengan hasil

signifikansi sebesar 0,043 < 0,05. Hasil diatas sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Syed

Najibullah (2005) yang memberikan bukti empiris bahwa intellectual capital berpengaruh

signifikan terhadap nilai pasar perusahaan.

Konferensi Regional Akuntansi, Surabaya, 2019 11


Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human
Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

6.2. Saran

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diberikan saran sebagai berikut :

1) Bagi Investor

Investor harus memahami semua informasi yang terkandung dalam laporan perusahaan, sehingga

dapat meminimalisir kesalahan dalam investasi.

2) Bagi perusahaan

Hasil penelitian diatas dapat dijadikan salah satu pertimbangan bagi manajemen perusahaan

dalam menentukan kebijakan perusahaan maupun pengambilan keputusan untuk meningkatkan

nilai pasar perusahaan sehingga mampu menjaga kepercayaan investor sekaligus dapat

mempertahankan competitive advantage yang dimiliki perusahaan.

3) Bagi peneliti selanjutnya

Penelitian ini hanya dilakukan pada sektor pertambangan batubara saja, diharapkan untuk peneliti

selanjutnya dapat menambahkan semua sektor yang terdaftar di BEI. Menambahkan jumlah

sampel dengan menggunakan periode pengamatan yang lebih panjang sehingga hasil yang

diperoleh dapat menjelaskan gambaran kondisi perusahaan sesungguhnya. Peneliti selanjutnya

juga dapat menambahkan beberapa variabel lain dalam GCG seperti komite audit, jumlah dewan

direksi, dan organ CG yang lainnya.

Konferensi Regionsl Akuntansi VI, Surabaya, 2019 12


Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human
Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

Daftar Pustaka

Adhy.KaryoNugroho.(2013). Pengaruh karakteristik Perusahaan, Struktur Kepemilikan, dan Good Corporate


Governance Terhadap Pengungkapan Triple Bottom Line di Indonesia. Skripsi universitas
Diponegoro. Semarang.

Ariantini, Ayu. Gede, Adi. Edy, Sujana. 2017. Pengaruh Intellectual Capital, Corporate Social Responsibility,
dan Good Corporate Governance terhadap kinerja perusahaan

Atmajaya, Teguh. 2015. Analisis Penerapan Sustainability Report Perusahaan – Perusahaan


Pertambangan Peserta Indonesia Sustainability Reporting Awards (ISRA) 2013. Artikel Ilmiah
Mahasiswa 2015. UNEJ. Jembe

Budi Untung, Hendrik.2009. Corporate Social Responsibillity. Edisi Kedua. Sinar Grafika: Jakarta

Chandra, L.S. dan E, (2012). Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Leverage, Umur Perusahaan, dan
Dewan Komisaris Independen Dalam Pengungkapan CSR. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 14 (1), PP. 17-
30

Chang, William S. 2010. The Different Proportion of IC Components and Firms’ Market Performance:Evidence
from Taiwan. The International Journal of Business and Finance Research

Chen, M.C, S.J. Cheng, Y. Hwang. 2005. “An empirical investigation of the relationship between intellectual
capital and firms’ market value and financial performance”. Journal of Intellectual Capital. Vol.6 No.
2. pp. 159-176

Elkington, J. 1997. Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line of 21 st Century Business. Oxford : Capston

Elvira, L. Sri A. Edmawati. 2012. Pengaruh Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Terhadap
Kinerja Keuangan. Universitas Andalas

Ghozali, Imam. 2005. “Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS”. Badan Penerbit UNDIP:
Semarang

Ghozali dan Chariri, 2007. Teori Akuntansi. Badan Penerbit Universitas Diponegoro Semarang.

Hadi, Nor. 2011. Corporate Social Responsibility . Yogyakarta: Graha Ilmu.

Harjoto,M. A.dan Jo,H. 2011. Corporate governance and CSR nexus. Journal of Business Ethics, 100: 45–67.

Konferensi Regionsl Akuntansi VI, Surabaya, 2019 13


Analisis Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Good Corporate Governance, dan Human
Capital Terhadap Nilai Pasar Perusahaan

Harjoto, M. A. & Jo, H. 2011. Corporate governance and firm value: The Impact of Corporate Social
Responsibility. Journal of Business Ethics, 103: 351-383

Kuryanto, B. Ian Syarifuddin, M. 2008. Pengaruh Modal Intellectual Terhadap Kinerja Perusahaan Simposium
Nasional Akuntansi II (SNA II) 23-24

Ni Wayan Rustiarini. (2010). “Pengaruh Corporate Governance Pada Hubungan Corporate Social
Responsibility dan Nilai Perusahanan”. Simposium Nasional Akuntansi XIII. AKPM_12.

Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). (http://en.wikipedia.org/wiki/OECD)

Pramelasari, Yosi M. 2010. Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Nilai pasar dan Kinerja Perusahaan.
Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro: Semarang

Pramelasari, Yosi M. 2010. “An Empirical Investigation of The Relationship Between Intellectuasl Capital
and Firms’ Market Value and Financial Performance : In Context Value of Comercial Banks of
Bangladesh

Pulic, A. 1998. “Measuring The Performance of Intellectual Potential in Knowledge Economy” Paper
Presented at The 2nd Mc Master Word Congress on Measuring and Managing Intellectual Capital by The
Austian Team For Intellectual Potential

Rahman, A. dan Widyasari, K. N. (2008). The Analysis of Company Characteristic Influence Toward CSR
Disclosure: Empirical Evidence of Manufacturing Companies Listed in JSX. JAAI Volume 12 No.1 : 25-
35

Ratnasari, Y. A.P. 2010. Pengaruh Corporate Governance Terhadap Luas Pengungkapan CSR di Dalam
Sustainability Report. Skripsi. Universitas Diponegoro

Sari, P.V.K. Herkulanus, Bambang. 2018. Pengaruh Human Capital Pada Nilai Perusahaan Dengan Good
Corporate Governance Sebagai Variabel Pemoderasi

Sihwahjoeni. 2013. Analisis Pengaruh Corporate Social Responsibility Disclosure Dan Corporate Governance
Terhadap Kinerja Perusahaan Serta Implikasinya Terhadap Nilai Perusahaan Publik Di Indonesia.

Suhartono, E. 2008. Menggagas Standart Audit Program CSR. http//www.google.com januari 2013

Suhardjanto, Djoko dan M. Wardhani (2010). Praktik Intellectual Capital Disclosure Perusahaan yang Terdaftar
diBursa Efek Indonesia. JAAI, 14 (6):71-85

Untung, Hendrik Budi. 2008. Corporate Social Responsibility. Jakarta: Sinar Grafik

Wibisono, Yusuf. 2007. Membedah Konsep & Aplikasi CSR (Corporate Social Responsibility). Gresik: Fascho
Publishing.

Konferensi Regionsl Akuntansi VI, Surabaya, 2019 14