Anda di halaman 1dari 2

Nomor : 268/2A16/PP.

PERSI/V/2019 02 Mei 2019


Perihal : Aplikasi Finger Print di RS

Kepada Yth,
Direktur Utama
BPJS Kesehatan
Di Jakarta

Dengan hormat,

Sehubungan sosialisasi BPJS Kesehatan ke Rumah Sakit mengenai penerapan finger print dalam
proses pelayanan jantung, mata dan rehabilitasi medik di Rumah Sakit, kami meminta penundaan
pemberlakuan ketentuan tersebut, dikarenakan belum adanya pembicaraan sebelumnya dengan PERSI
selaku perwakilan resmi Rumah Sakit berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor
455/Menkes/SK/XI/2013 jo Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/Menkes/252/2016.

Sebelum diberlakukan kami ingin menanyakan alasan penerapan sistem pendaftaran pasien BPJS
Kesehatan di Rumah Sakit dengan finger print.

Apabila sistem pendaftaran dengan finger print harus dilaksanakan, maka ada beberapa hal yang kami
sampaikan :

1. Berdasarkan Peraturan Presiden No 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan pasal 57 ayat
(1), (2) dan (3) menyatakan bahwa pengembangan sistem pelayanan kesehatan harus
ditetapkan oleh Menteri Kesehatan

2. Sesuai dengan PKS 2019 pasal 4 poin l tertulis : “dalam hal kebutuhan administrasi
manajemen yang berkaitan dengan kepentingan pihak ke satu (BPJS Kesehatan) maka pihak
ke satu menyediakan aplikasi dan sumber daya lainnya yang akan digunakan oleh
pihak kedua untuk kepentingan proses pendaftaran pelayanan peserta JKN-KIS di
fasilitas kesehatan pihak ke dua dan untuk pencetakan surat eligibilitas peserta JKN-
KIS, yang kemudian akan dilakukan integrasi dengan aplikasi sistem informasi manajamen
rumah sakit (SIM-RS) terbatas hanya yang berhubungan dengan administrasi klaim pihak
kedua” . Berdasarkan PKS tersebut pengadaan alat finger print menjadi tanggung jawab
BPJS Kesehatan, bukan tanggung jawab RS.

3. Apabila sistem finger print akan diberlakukan maka menurut hemat kami sistem tersebut
harus dimulai dari kegiatan pendaftaran di FKTP.

4. Proses perekaman finger print dapat dilakukan melalui integrasi (bridging) dengan data
dari Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil).

Apabila poin 1 sampai 4 di atas belum terpenuhi, maka aplikasi pendaftaran dengan sistem finger
print menurut kami belum dapat dilaksanakan.
Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Pengurus Pusat,
PERHIMPUNAN RUMAH SAKIT
SELURUH INDONESIA

dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes


Ketua Umum

Tembusan Yth :
1. Menteri Kordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan RI
2. Menteri Kesehatan RI
3. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI
4. Menteri Dalam Negeri RI
5. Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional
6. Ketua Badan Pengawas Rumah Sakit Indonesia
7. Ketua PERSI Daerah / Wilayah
8. Ketua Umum Seluruh Asosiasi Rumah Sakit

Anda mungkin juga menyukai