Anda di halaman 1dari 124

PENINGKATAN PROSES BELAJAR SISWA MELALUI

MODEL PEMBELAJARAN SEA DIGITAL CLASS


MENGGUNAKAN EDMODO DAN WEBEX

(STUDI KASUS : SMK INFORMATIKA AL-IRSYAD)

Laporan Kerja Praktek

Disusun sebagai syarat untuk mengikuti Skripsi


Pada Jurusan Teknik Informatika
Jenjang Strata (S1) STMIK IKMI Cirebon

Disusun Oleh :

Yaya Zakaria (41132581)

Muhammad Irfan Sholahuddin (41132599)

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA


SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
(STMIK) IKMI CIREBON
2017
LEMBAR PERSETUJUAN

STMIK IKMI CIREBON


PERSETUJUAN LAPORAN KP

JUDUL : PENINGKATAN PROSES BELAJAR SISWA MELALUI


MODEL PEMBELAJARAN SEA DIGITAL CLASS
MENGGUNAKAN EDMODO DAN WEBEX

NAMA : YAYA ZAKARIA

NIM : 41132581

Telah disetujui oleh Dosen Pembimbing Kerja Praktek (KP)

Cirebon, 23 Januari 2017

Dosen Pembimbing,

Dian Ade Kurnia, M.Kom.


NIDN. 0402127701

ii
LEMBAR PERSETUJUAN

STMIK IKMI CIREBON


PERSETUJUAN LAPORAN KP

JUDUL : PENINGKATAN PROSES BELAJAR SISWA MELALUI


MODEL PEMBELAJARAN SEA DIGITAL CLASS
MENGGUNAKAN EDMODO DAN WEBEX

NAMA : MUHAMMAD IRFAN SHOLAHUDDIN

NIM : 41132599

Telah disetujui oleh Dosen Pembimbing Kerja Praktek (KP)

Cirebon, 23 Januari 2017

Dosen Pembimbing,

Dian Ade Kurnia, M.Kom.


NIDN. 0402127701

iii
LEMBAR PERSETUJUAN

SMK INFORMATIKA AL-IRSYAD KOTA CIREBON


LEMBAR PERSETUJUAN LAPORAN KERJA PRAKTEK

JUDUL : PENINGKATAN PROSES BELAJAR SISWA MELALUI


MODEL PEMBELAJARAN SEA DIGITAL CLASS
MENGGUNAKAN EDMODO DAN WEBEX

NAMA : YAYA ZAKARIA

NIM : 41132581

Telah disetujui oleh Pihak SMK Informatika Al-Irsyad Kota Cirebon

Cirebon, 17 Desember 2016

Menyetujui,

Pembimbing KP

Raditya Nuzul P, S.Pd


NIK : 19900721051218

Mengetahui,

Kepala SMK Informatika Al-Irsyad Kota Cirebon

Abdurachim, S.Kom
NIK : 1985120051044

iv
LEMBAR PERSETUJUAN

SMK INFORMATIKA AL-IRSYAD KOTA CIREBON


LEMBAR PERSETUJUAN LAPORAN KERJA PRAKTEK

JUDUL : PENINGKATAN PROSES BELAJAR SISWA MELALUI


MODEL PEMBELAJARAN SEA DIGITAL CLASS
MENGGUNAKAN EDMODO DAN WEBEX

NAMA : MUHAMMAD IRFAN SHOLAHUDDIN

NIM : 41132599

Telah disetujui oleh Pihak SMK Informatika Al-Irsyad Kota Cirebon

Cirebon, 17 Desember 2016

Menyetujui,

Pembimbing KP

Raditya Nuzul P, S.Pd


NIK : 19900721051218

Mengetahui,

Kepala SMK Informatika Al-Irsyad Kota Cirebon

Abdurachim, S.Kom
NIK : 1985120051044

v
LEMBAR PENGESAHAN

STMIK IKMI CIREBON


PENGESAHAN LAPORAN KP

JUDUL : PENINGKATAN PROSES BELAJAR SISWA MELALUI


MODEL PEMBELAJARAN SEA DIGITAL CLASS
MENGGUNAKAN EDMODO DAN WEBEX

NAMA : YAYA ZAKARIA

NIM : 41132581

Telah disetujui oleh Pihak STMIK IKMI Cirebon

Menyetujui,
Ketua Jurusan TI,

Raditya Danar Dana, M.Kom


NIDN. 0425108004

Mengetahui,
Ketua STMIK IKMI Cirebon,

Dadang Sudrajat, S.Si, M.Kom


NIDN. 0418046301

vi
LEMBAR PENGESAHAN

STMIK IKMI CIREBON


PENGESAHAN LAPORAN KP

JUDUL : PENINGKATAN PROSES BELAJAR SISWA MELALUI


MODEL PEMBELAJARAN SEA DIGITAL CLASS
MENGGUNAKAN EDMODO DAN WEBEX

NAMA : MUHAMMAD IRFAN SHOLAHUDDIN

NIM : 41132599

Telah disetujui oleh Pihak STMIK IKMI Cirebon

Menyetujui,
Ketua Jurusan TI,

Raditya Danar Dana, M.Kom


NIDN. 0425108004

Mengetahui,
Ketua STMIK IKMI Cirebon,

Dadang Sudrajat, S.Si, M.Kom


NIDN. 0418046301

vii
HALAMAN PENGESAHAN

Telah dipertahankan di Depan Dewan Penguji Seminar Sekolah Tinggi Manajemen


Informatika dan Komputer (STMIK IKMI) Cirebon. Pada hari Rabu tanggal 8
bulan Februari tahun 2017 telah diterima sebagai salah satu syarat menandakan
lulus mata kuliah Kerja Praktek Program Studi Teknik Informatika.

Penguji Seminar Kerja Praktek

Irdan Denni, MT.

Ketua Program Studi Teknik Informatika,

Raditya Danar, M.Kom


NIDN.0425108004

Mengetahui,

Ketua STMIK IKMI CIREBON,

Dadang Sudrajat, S.Si. M.Kom


NIDN. 0418046301

viii
PERNYATAAN KEASLIAN

Saya, penulis laporan Kerja Praktek menyatakan dengan sesungguhnya bahwa


karya tulis ini merupakan observasi, pemikiran pemaparan asli. Apabila terdapat
referensi terhadap karya orang lain/pihak lain, dengan menyebutkan sumber secara
jelas. Saya bersedia menerima sanksi dari STMIK IKMI Cirebon.

Demikian pernyataan ini saya buat secara sadar dan bersungguh-sungguh.

Penulis,

Yaya Zakaria
41132581

ix
PERNYATAAN KEASLIAN

Saya, penulis laporan Kerja Praktek menyatakan dengan sesungguhnya bahwa


karya tulis ini merupakan observasi, pemikiran pemaparan asli. Apabila terdapat
referensi terhadap karya orang lain/pihak lain, dengan menyebutkan sumber secara
jelas. Saya bersedia menerima sanksi dari STMIK IKMI Cirebon.

Demikian pernyataan ini saya buat secara sadar dan bersungguh-sungguh.

Penulis,

Muhammad Irfan Sholahuddin


41132599

x
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Segala puji kehadirat Allah SWT yang telah memberikan taufiq dan
hidayah-Nya, rahmat dan maghfirah-Nya sehingga penulis dapat menyelesa ika n
Laporan Kerja Praktek ini dengan baik. Shalawat dan salam semoga tetap
tercurahkan kepada suri tauladan kita Rasulullah Muhammad SAW. Amin.

Laporan Kerja Praktek ini merupakan salah satu syarat wajib mahasiswa
untuk dapat melanjutkan Skripsi di program studi Teknik Informatika Strata (S1)
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika (STMIK) IKMI. Sejauh ini penulis
menyadari sepenuhnya masih banyak kekurangan-kekurangan pada Laporan Kerja
Praktek ini, karena terbatasnya kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki.

Dalam penyusunan laporan kerja praktek ini, penulis mendapat bimbinga n


dan bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu perkenankanlah pada kesempatan
ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak Dadang Sudrajat, S.Si. M.Kom, selaku Ketua STMIK IKMI Cirebon.
2. Bapak Dian Ade Kurnia, M.Kom, selaku Puket I STMIK IKMI Cirebon.
3. Ibu Nining R, Dra, M.Si. selaku Puket II STMIK IKMI Cirebon.
4. Bapak H. Eka Jaya Wangsa, BBA, selaku Puket III STMIK IKMI Cirebon.
5. Bapak Raditya Danar Dana, M.Kom, selaku Ketua jurusan TI STMIK IKMI
Cirebon
6. Bapak Dian Ade Kurnia, M.Kom selaku Pembimbing I yang telah memberika n
arahan kepada penulis.
7. Ibunda Unah dan Ayahanda Udin, yang telah memberikan dukungan baik moril
maupun materil, terima kasih atas doa, dukungan, kesabaran serta kasih sayang
kalian yang membuat penulis menjadikan yang terindah.
8. Teman-temanku dan semua pihak yang sudah membantu, terima kasih banyak.

Akhir kata tiada gading yang tak retak, begitu juga dengan proposal penelitia n
ini dan penulis mengharapkan kritik serta saran yang membangun dari pembaca

xi
untuk penulisan laporan yang lebih baik lagi. Semoga laporan praktek kerja ini
bermanfaat bagi semua pembaca. Amin

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Cirebon, 27 Januari 2017


Penulis,

Yaya Zakaria
41132581

xii
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Segala puji kehadirat Allah SWT yang telah memberikan taufiq dan
hidayah-Nya, rahmat dan maghfirah-Nya sehingga penulis dapat menyelesa ika n
Laporan Kerja Praktek ini dengan baik. Shalawat dan salam semoga tetap
tercurahkan kepada suri tauladan kita Rasulullah Muhammad SAW. Amin.

Laporan Kerja Praktek ini merupakan salah satu syarat wajib mahasiswa
untuk dapat melanjutkan Skripsi di program studi Teknik Informatika Strata (S1)
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika (STMIK) IKMI. Sejauh ini penulis
menyadari sepenuhnya masih banyak kekurangan-kekurangan pada Laporan Kerja
Praktek ini, karena terbatasnya kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki.

Dalam penyusunan laporan kerja praktek ini, penulis mendapat bimbinga n


dan bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu perkenankanlah pada kesempatan
ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak Dadang Sudrajat, S.Si. M.Kom, selaku Ketua STMIK IKMI Cirebon.
2. Bapak Dian Ade Kurnia, M.Kom, selaku Puket I STMIK IKMI Cirebon.
3. Ibu Nining R, Dra, M.Si. selaku Puket II STMIK IKMI Cirebon.
4. Bapak H. Eka Jaya Wangsa, BBA, selaku Puket III STMIK IKMI Cirebon.
5. Bapak Raditya Danar Dana, M.Kom, selaku Ketua jurusan TI STMIK IKMI
Cirebon
6. Bapak Dian Ade Kurnia, M.Kom selaku Pembimbing I yang telah memberika n
arahan kepada penulis.
7. Ibunda R.Warniati dan Ayahanda Rohim, yang telah memberikan dukungan
baik moril maupun materil, terima kasih atas doa, dukungan, kesabaran serta
kasih sayang kalian yang membuat penulis menjadikan yang terindah.
8. Teman-temanku dan semua pihak yang sudah membantu, terima kasih banyak.

Akhir kata tiada gading yang tak retak, begitu juga dengan proposal penelitia n
ini dan penulis mengharapkan kritik serta saran yang membangun dari pembaca

xiii
untuk penulisan laporan yang lebih baik lagi. Semoga laporan praktek kerja ini
bermanfaat bagi semua pembaca. Amin

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Cirebon, 27 Januari 2017


Penulis,

Muhammad Irfan Sholahuddin


41132599

xiv
DAFTAR ISI

LEMBAR PERSETUJUAN ..................................................................................ii


LEMBAR PERSETUJUAN .................................................................................iii
LEMBAR PERSETUJUAN .................................................................................iv
LEMBAR PERSETUJUAN ..................................................................................v
LEMBAR PENGESAHAN...................................................................................vi
LEMBAR PENGESAHAN..................................................................................vii
HALAMAN PENGESAHAN .............................................................................viii
PERNYATAAN KEASLIAN ...............................................................................ix
PERNYATAAN KEASLIAN ................................................................................x
KATA PENGANTAR ...........................................................................................xi
KATA PENGANTAR .........................................................................................xiii
DAFTAR ISI .........................................................................................................xv
DAFTAR GAMBAR ..........................................................................................xvii
DAFTAR TABEL................................................................................................xix
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................xx
BAB I PENDAHULUAN .....................................................................................1
1. Latar Belakang Masalah .................................................................................1
2. Rumusan Masalah...........................................................................................6
3. Pembatasan Masalah.......................................................................................7
4. Tujuan Kerja Praktek ......................................................................................7
4. 1. Tujuan Umum ........................................................................................7
4. 2. Tujuan Khusus .......................................................................................8
5. Manfaat Kerja Praktek ....................................................................................8
5. 1. Manfaat Teoritis .....................................................................................8
5. 2. Manfaat Praktis ......................................................................................8
6. Sistematika Penulisan Laporan Kerja Praktek................................................9
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN .............................................10
1. Sejarah Singkat Perusahaan ..........................................................................10
2. Struktur Organisasi .......................................................................................12
3. Hak dan Wewenang didalam Struktur Organisasi ........................................14

xv
4. Lokasi Perusahaan ........................................................................................24
BAB III LANDASAN TEORI ...........................................................................25
1. Pembelajaran.................................................................................................25
2. E-Learning ....................................................................................................31
3. Edmodo .........................................................................................................32
4. WebEx ...........................................................................................................34
BAB IV PEMBAHASAN DAN HASIL............................................................38
1. Teknik Pengumpulan Data ...........................................................................38
2. Pembahasan ..................................................................................................39
3. Hasil ..............................................................................................................70
BAB V PENUTUP ..............................................................................................76
1. Kesimpulan ...................................................................................................76
2. Saran .............................................................................................................77
DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................78
LEMBAR EVALUASI PELAKSANAAN KP JURUSAN TEKNIK
INFORMATIKA ..................................................................................................79
LEMBAR EVALUASI PELAKSANAAN KP JURUSAN TEKNIK
INFORMATIKA ..................................................................................................80
LEMBAR BIMBINGAN KERJA PRAKTEK (KP) JURUSAN TEKNIK
INFORMATIKA ..................................................................................................81
LEMBAR EVALUASI PELAKSANAAN KP JURUSAN TEKNIK
INFORMATIKA ..................................................................................................82
LEMBAR EVALUASI PELAKSANAAN KP JURUSAN TEKNIK
INFORMATIKA ..................................................................................................83
DAFTAR HADIR KEGIATAN KERJA PRAKTEK.......................................84
DAFTAR HADIR KEGIATAN KERJA PRAKTEK.......................................86
BIODATA MAHASISWA...................................................................................88
BIODATA MAHASISWA...................................................................................89
LAMPIRAN - LAMPIRAN.................................................................................90

xvi
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. 1 Kehadiran Siswa Berdasarkan Jumlah Absensi ..................................5


Gambar 2. 1 Struktur Organisasi SMK Informatika Al-Irsyad Kota Cirebon .......13
Gambar 2. 2 Lokasi SMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon ...24
Gambar 4. 1 Model rancangan pembelajaran SDC ................................................40
Gambar 4.2. 1 Halaman utama Edmodo ................................................................43
Gambar 4.2. 2 Pendaftaran akun Edmodo ..............................................................44
Gambar 4.2. 3 Pendaftaran akun Edmodo ..............................................................44
Gambar 4.2. 4 Pendaftaran akun Edmodo ..............................................................45
Gambar 4.2. 5 Pendaftaran akun Edmodo ..............................................................46
Gambar 4.2. 6 Halaman depan Edmodo.................................................................46
Gambar 4.2. 7 Mengakses Library.........................................................................47
Gambar 4.2. 8 Mengakses Library.........................................................................47
Gambar 4.2. 9 Pembuatan kuis...............................................................................48
Gambar 4.2. 10 Pembuatan kuis.............................................................................48
Gambar 4.2. 11 Pembuatan soal untuk kuis ...........................................................49
Gambar 4.2. 12 Pembuatan soal untuk kuis ...........................................................50
Gambar 4.2. 13 Pembuatan soal untuk kuis ...........................................................50
Gambar 4.2. 14 Pembuatan soal untuk kuis ...........................................................51
Gambar 4.2. 15 Pembuatan soal untuk kuis ...........................................................51
Gambar 4.2. 16 Pengaturan waktu pada kuis .........................................................52
Gambar 4.2. 17 Halaman utama Edmodo ..............................................................53
Gambar 4.2. 18 Pendaftaran akun Edmodo untuk siswa........................................53
Gambar 4.2. 19 Pendaftaran akun Edmodo untuk siswa........................................54
Gambar 4.2. 20 Kode grup guru.............................................................................54
Gambar 4.2. 21 Halaman depan Edmodo...............................................................55
Gambar 4.2. 22 Mengerjakan kuis .........................................................................55
Gambar 4.2. 23 Mengerjakan kuis .........................................................................56
Gambar 4.2. 24 Mengerjakan kuis .........................................................................56
Gambar 4.2. 25 Mengerjakan kuis .........................................................................57
Gambar 4.2. 26 Mengerjakan kuis .........................................................................57

xvii
Gambar 4.2. 27 Penyelesaian kuis Edmodo ...........................................................58
Gambar 4.2. 28 Melihat hasil kuis .........................................................................58
Gambar 4.2. 29 Melihat hasil kuis .........................................................................59
Gambar 4.3. 1 Halaman utama WebEx ..................................................................60
Gambar 4.3. 2 Pendaftaran akun WebEx ................................................................60
Gambar 4.3. 3 Pendaftaran akun WebEx ................................................................61
Gambar 4.3. 4 Aktivasi akun WebEx lewat email..................................................61
Gambar 4.3. 5 Halaman login WebEx ....................................................................62
Gambar 4.3. 6 Melengkapi form profil akun WebEx .............................................62
Gambar 4.3. 7 Beranda utama WebEx....................................................................63
Gambar 4.3. 8 Memulai teleconference .................................................................63
Gambar 4.3. 9 Proses instalasi WebEx ...................................................................64
Gambar 4.3. 10 Proses instalasi WebEx .................................................................64
Gambar 4.3. 11 Mengatur kamera webcam pada WebEx.......................................65
Gambar 4.3. 12 Tampilan teleconference pada WebEx .........................................66
Gambar 4.3. 13 Tampilan mode Schedule..............................................................67
Gambar 4.3. 14 Tampilan mode Join by Number ..................................................67
Gambar 4.4. 1 Tampilan akun Edmodo guru .........................................................71
Gambar 4.4. 2 Tampilan grup kelas Edmodo.........................................................71
Gambar 4.4. 3 Tampilan member ...........................................................................72
Gambar 4.4. 4 Tampilan interaksi guru dan siswa .................................................72
Gambar 4.4. 5 Tampilan teleconference WebEx ....................................................73

xviii
DAFTAR TABEL

Tabel 1. 1 Kehadiran Siswa Berdasarkan Jumlah Absen.........................................5


Tabel 3. 1 Kelebihan dan kekurangan Edmodo......................................................34
Tabel 4. 1 Jumlah siswa kelas X.1 yang mengikuti pelajaran simulasi digital .....68
Tabel 4. 2 Jumlah siswa kelas X.2 yang mengikuti pelajaran simulasi digital .....68
Tabel 4. 3 Jumlah siswa kelas X.3 yang mengikuti pelajaran simulasi digital .....69
Tabel 4. 4 Rekapitulasi persentase kuesioner.........................................................70
Tabel 4. 5 Jumlah siswa kelas X.1 yang mengikuti pelajaran simulasi digital .....73
Tabel 4. 6 Jumlah siswa kelas X.2 yang mengikuti pelajaran simulasi digital .....74
Tabel 4. 7 Jumlah siswa kelas X.3 yang mengikuti pelajaran simulasi digital .....74

xix
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Daftar Kehadiran Siswa SMK Informatika Al-irsyad Al -islamiyyah


Kota Cirebon ..........................................................................................................91
Lampiran 2 Daftar Nilai Belajar Siswa SMK Informatika Al-irsyad Al-
islamiyyah Kota Cirebon........................................................................................92
Lampiran 3 Daftar Kehadiran Pengisian Kuesioner Siswa ...................................93
Lampiran 4 Alanindra, S., Sri, W., & Slamet, S. (2012). Peningkatan
Keterampilan Proses Sains Dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Strategi
Guided Inquiry Di Smp Negeri 5 Surakarta Kelas VIII F, 36–45..........................94
Lampiran 5 Fajri, L., Martini, K. S., & S, A. N. C. (2012). Upaya Peningkatan
Proses Dan Hasil Belajar Kimia Materi Koloid Melalui Pembelajaran Kooperatif
Tipe Tgt (Teams Games Tournament) Dilengkapi Dengan Teka-Teki Silang Bagi
Siswa Kelas XI Ipa 4 Sma Negeri 2 B ...................................................................96
Lampiran 6 Nur, S., & Tampubolon, B. (2014). MENINGKATKAN HASIL
BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKn DENGAN MODEL
COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY–TWO STRAY, 1–13. ...........99
Lampiran 7 Rahayuningsih, R., Masykuri, M., & Utami, B. (2012). Penerapan
Siklus Belajar 5E (learning cycle 5E) Disertai Peta Konsep Untuk Meningkatkan
Kualitas Proses Dan Hasil Belajar Kimia Pada Materi Kelarutan Dan Hasil Kali
Kelarutan Kelas XI Ipa Sma Negeri 1..................................................................103

xx
xxi
1

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan faktor yang penting dalam menentukan masa


depan suatu bangsa. Belajar merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh
seseorang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Tingkat keberhasilan suatu
pembelajaran sangat terpengaruh oleh proses belajar yang dilakukan oleh
siswa. Dalam proses belajar penyampaian materi yang inovatif dapat
membantu siswa untuk dapat dengan cepat memahami materi yang
disampaikan oleh guru. Pendidikan tidak hanya ditentukan pada penguasaan
materi saja melainkan dengan keterampikan siswa itu sendiri. Melalui
pembelajaran yang tepat diharapkan siswa dapat menguasai materi yang
disajikan oleh guru sehingga berguna dalam kehidupannya.

Menurut Rina Rahayu Ningsih, M. Masykuri dan Budi Utami dalam


jurnalnya yang berjudul Penerapan Siklus Belajar 5e (Learning Cycle 5e)
Disertai Peta Konsep Untuk Meningkatkan Kualitas Proses Dan Hasil Belajar
Kimia Pada Materi Kelarutan Dan Hasil Kali Kelarutan Kelas XI Ipa Sma
Negeri 1 Kartasura Tahun Pelajaran 2011/2012 Dikatakan bahwa : “Pendidika n
merupakan masalah yang kompleks, sehingga dilakukan upaya untuk
meningkatkan kualitas pendidikan mencakup berbagai bidang di antaranya
peningkatan sarana dan prasarana, perubahan kurikulum dan proses belajar
mengajar, peningkatan kualitas guru, dan usaha-usaha lain yang tercakup
dalam komponen pendidikan.”(Rahayuningsih, Masykuri, & Utami, 2012, p.
51)

Menurut Alanindra Saputra, Sri Widoretno dan Slamet Santosa Dalam


jurnalnya yang berjudul Peningkatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil
Belajar Siswa melalui Penerapan Strategi Guided Inquiry di SMP Negeri 5
Surakarta Kelas VIII F Tahun Pelajaran 2011/2012 Dikatakan bahwa :
2

“Keterampilan proses sains siswa yang kurang dilatihkan mengakibatk a n


kurangnya keterampilan proses sains siswa khusus pada merancang percobaan,
mengkoleksi data, menganalisis data, menarik kesimpulan serta
mengkomunikasikan hasil baik secara tertulis maupun lisan serta sikap siswa
dalam proses pembelajaran perlu diperbaiki.”(Alanindra, Sri, & Slamet, 2012,
p. 37)

Menurut Luki Fajri, Kus Sri Martini dan Agung Nugroho dalam
jurnalnya yang berjudul Upaya Peningkatan Proses Dan Hasil Belajar Kimia
Materi Koloid Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Tgt (Teams Games
Tournament) Dilengkapi Dengan Teka-Teki Silang Bagi Siswa Kelas XI Ipa 4
Sma Negeri 2 Boyolali Pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2011/2012
dikatakan bahwa : “Keberhasilan proses belajar mengajar merupakan hal
utama yang didambakan dalam melaksanakan pendidikan di sekolah.
Komponen utama dalam kegiatan belajar mengajar adalah siswa dan guru,
dalam hal ini siswanya yang menjadi subyek belajar. Oleh karena itu, paradigm
pembelajaran yang berpusat pada guru hendaknya dirubah menjadi
pembelajaran yang berpusat pada siswa atau Student Centered Learning
(SCL).”(Fajri, Martini, & S, 2012, p. 90)

Penelitian terdahulu yang di tulis oleh Rina Rahayu Ningsih, M.


Masykuri dan Budi Utami yang berjudul Penerapan Siklus Belajar 5e
(Learning Cycle 5e) Disertai Peta Konsep Untuk Meningkatkan Kualitas
Proses Dan Hasil Belajar Kimia Pada Materi Kelarutan Dan Hasil Kali
Kelarutan Kelas Xi Ipa Sma Negeri 1 Kartasura Tahun Pelajaran 2011/2012
Dapat disimpulkan bahwa : Penerapan siklus belajar 5E (learning cycle 5E)
disertai peta konsep dapat meningkatkan kualitas proses belajar siswa
(keaktifan siswa meningkat dari 63,4% pada siklus I menjadi 73,2% pada
siklus II) dan kualitas hasil belajar siswa (ketuntasan siswa meningkat dari
72,5% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II) pada materi pokok kelarutan
dan hasil kali kelarutan di SMA Negeri 1 Kartasura. Dari aspek afektif,
terdapat peningkatan persentase dari 75,8% pada siklus I menjadi 78,9% pada
siklus II, sedangkan dari aspek psikomotor terjadi peningkatan persentase dari
74,3% pada siklus I menjadi 80,9% pada siklus II.
3

Penelitian terdahulu yang di tulis oleh Alanindra Saputra, Sri


Widoretno dan Slamet Santosa yang berjudul Peningkatan Keterampila n
Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa melalui Penerapan Strategi Guided
Inquiry di SMP Negeri 5 Surakarta Kelas VIII F Tahun Pelajaran 2011/2012
dapat disimpulkan bahwa : 1) Keterampilan proses sains pada siswa kelas VIII-
F SMP Negeri 5 Surakarta tahun pelajaran 2011/2012 dapat ditingkatk a n
dengan penerapan strategi pembelajaran Guided Inquiry serta 2) Hasil belajar
siswa yang meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotor sebagai wujud
peningkatan keterampilan proses sains pada siswa kelas VIII-F SMP Negeri 5
Surakarta tahun pelajaran 2011/2012 dapat ditingkatkan dengan penerapan
penerapan strategi pembelaja-ran Guided Inquiry.

Penelitian terdahulu yang di tulis oleh Luki Fajri, Kus Sri Martini dan
Agung Nugroho yang berjudul Upaya Peningkatan Proses Dan Hasil Belajar
Kimia Materi Koloid Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Tgt (Teams
Games Tournament) Dilengkapi Dengan Teka-Teki Silang Bagi Siswa Kelas
Xi Ipa 4 Sma Negeri 2 Boyolali Pada Semester Genap tahun pelajaran
2011/2012 dapat disimpulkan bahwa : Dari hasil penelitian, maka dapat
disimpulkan yaitu: (1) Penerapan metode pembelajaran Teams Games
Tournament (TGT) yang dilangkapi dengan TTS dapat meningkatkan kualitas
proses belajar pada materi koloid siswa kelas XI IPA 4 SMA N 2 Boyolali
tahun ajaran 2011/2012. Hal ini dapat dilihat dari keaktifan siswa pada siklus
I dan II. Presentase keaktifan siswa pada siklus I 60,72% dan 71,43% pada
siklus II. Penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)
yang dilangkapi dengan TTS dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada
materi koloid siswa kelas XI IPA 4 SMA N 2 Boyolali tahun ajaran 2011/2012.
Dalam penelitian ini, hasil belajar yang dimaksud adalah peningkata n
ketuntasan belajar dan prestasi afektif siswa. Pada siklus I, persentase
ketuntasan belajar siswa 64,29% dengan rata-rata nilai 72,3 dan pada siklus II
persentase ketuntasan belajar siswa menjadi 89,29% dengan rata-rata nila i
76,1. Sedangkan untuk aspek afektif, ketercapaian rata-rata indikator adalah
64,29% pada siklus I dan 75% pada siklus II.
4

Ketiga penelitian di atas dijadikan sebagai konsep bahwa pada


dasarnya belajar adalah suatu proses interaksi yang dilakukan oleh siswa dan
guru melalui komunikasi timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif
untuk mencapai tujuan yang lebih baik. Dalam prses pembelajaran, guru dan
siswa merupakan dua komponnoen yang tidak bisa dipisahkan.

SMK informatika Al-irsyad Al-islamiyah yang terletak di Jl.


Perjuangan No. 30 Kota Cirebon. Aktivitas kegiatan belajar mengajar dimula i
dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 14.30 WIB untuk hari senin,
jum’at dan sabtu, sedangkan untuk hari selasa, rabu dan kamis dilaksanaka n
pada pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB. SMK Informatik a
Al-irsyad memiliki beberapa jurusan teknik komputer yang di ajarkan kepada
siswa diantaranya yaitu TKJ (Teknik Komputer Jaringan), RPL (Rekayasa
Perangkat Lunak) dan MM (MultiMedia). Proses pelaksanaan pembelajara n
yang dilakukan di sekolah yaitu memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi, pada dasarnya masalah yang seringkali dihadapi oleh pihak
sekolah adalah keterbatasan sarana dan prasarana.

Berdasarkan hasil pengumpulan data dari SMK INFORMATIKA AL-


IRSYA AL-ISLAMIYYAH Kota Cirebon, Berdasarkan data hasil nilai
pelajaran Simulasi Digital dan hasil wawancara dengan guru simdig kelas X.3
SMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyyah, masih banyak siswa yang absen
dalam kehadiran mata pelajaran Simulasi Digital, pada gambar dan tabel
dibawah ini :
5

Tabel 1. 1 Kehadiran Siswa Berdasarkan Jumlah Absen

Minggu Ke- Jumlah kehadiran Persentase (%)

1 21 95%
2 21 95%
3 21 95%
4 21 95%
5 22 100%
6 21 95%
7 20 90%
8 21 95%
9 22 100%
10 21 95%
11 21 95%
12 21 95%

Sumber : Data absensi Kelas X.3 SMK Informatika Al-irsyad Kota Cirebon

Sumber : Data absensi Kelas X.3 SMK Informatika Al-irsyad Kota Cirebon
Gambar 1. 1 Kehadiran Siswa Berdasarkan Jumlah Absensi
Berdasarkan tabel dan grafik di atas menunjukan bagaimana kehadiran
siswa kelas X.3 di SMK Informatika Al-Irsyad berdasarkan jumlah absensi.
Tabel dan gambar diatas menjelaskan minggu ke-1 sampai minggu ke-4 jumlah
kehadiran siswa sebanyak 21 orang dengan tingkat persentase sebesar 95% dari
total siswa. minggu ke-5 jumlah kehadiran siswa sebanyak 22 orang dengan
tingkat persentase sebesar 100% dari total siswa. minggu ke-6 jumlah
kehadiran siswa sebanyak 21 orang dengan tingkat persentase sebesar 95% dari
total siswa. minggu ke-7 jumlah kehadiran siswa sebanyak 20 orang dengan
6

tingkat persentase sebesar 90% dari total siswa. minggu ke-8 jumlah kehadiran
siswa sebanyak 21 orang dengan tingkat persentase sebesar 95% dari total
siswa. minggu ke-9 jumlah kehadiran siswa sebanyak 22 orang dengan tingkat
persentase sebesar 100% dari total siswa. minggu ke-10 sampai minggu ke-12
jumlah kehadiran siswa sebanyak 21 orang dengan tingkat persentase sebesar
95% dari total siswa.
Masalah kurang maksimalnya siswa dalam memahami materi yang
disampaikan oleh guru terhadap siswa. Hal tersebut dapat mengakibatka n
kurang efektifnya proses belajar mengejar khususnya pada Edmodo dan
webex. Kurang efektifnya proses belajar menyebabkan para siswa menjadi
malas dalam mengikuti pembelajaran yang sedang berjalan.
Akar permasalahan dari penelitian ini yaitu kurangnya sarana jaringan
internet yang disediakan membuat para siswa merasa kurang maksimal dalam
proses pembelajaran simdig khususnya Edmodo dan webex, sehingga kurang
efektifnya kegiatan pembelajaran yang berlangsung di kelas. Fasilitas yang
tersedia kurang memenuhi standar dalam mendukung pembelajaran Sea
Digital Class menyebabkan kurang maksimalnya proses belajar.
Berdasarkan uraian diatas maka Laporan kerja praktek ini diusulka n
judul “PENINGKATAN PROSES BELAJAR SISWA MELALUI MODEL
PEMBELAJARAN SDC MENGGUNAKAN EDMODO DAN WEBEX“.
Adapun yang menjadi alasan dilakukannya pembuatan Kerja Praktek dengan
judul tersebut adalah untuk dapat mengetahui perkembangan siswa dalam
mengikuti proses pembelajaran simdig dengan menerapkan sistem
pembelajaran SDC menggunakan Edmodo dan webex.
2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka rumusan masalah dalam


penelitian ini adalah :

a. Kurang efektifnya proses pembelajaran SDC (Sea Digital Class).


b. Belum maksimalnya penyampaian materi Edmodo dan WebEx.
c. Kurang optimalnya sarana dan prasarana dalam melaksanaka n
pembelajaran Sea Digital Class.
7

d. Kurang banyaknya minat siswa terhadap program pembelajaran SDC (Sea


Digital Class).

3. Pembatasan Masalah

Berdasarkan rumusan masalah di atas, agar penelitian ini berfokus pada


permasalahan yang diteliti, maka dalam penelitian ini dibatasi hal-hal sebagai
berikut :

a. Mengetahui peningkatan proses belajar siswa melalui model pembelajaran


sdc menggunakan Edmodo dan webex, yang di fokuskan pada kriteria
indikator yang akan digunakan, seperti keinginan untuk berfikir secara
kritis, kuatnya kemauan untuk berbuat, ketekunan dalam mengerjaka n
tugas secara mandiri.
b. Merancang peningkatan proses belajar siswa melalui model pembelajaran
sdc menggunakan Edmodo dan webex, yang di fokuskan pada kriteria
indikator yang akan digunakan, seperti keinginan untuk berfikir secara
kritis, kuatnya kemauan untuk berbuat, ketekunan dalam mengerjaka n
tugas secara mandiri.
c. Menerapkan peningkatan proses belajar siswa melalui model pembelajaran
sdc menggunakan Edmodo dan webex, yang di fokuskan pada kriteria
indikator yang akan digunakan, seperti keinginan untuk berfikir secara
kritis, kuatnya kemauan untuk berbuat, ketekunan dalam mengerjaka n
tugas secara mandiri.
d. Mengevaluasi peningkatan proses belajar siswa melalui model
pembelajaran sdc menggunakan Edmodo dan webex, yang di fokuskan
pada kriteria indikator yang akan digunakan, seperti keinginan untuk
berfikir kritis, kuatnya kemauan untuk berbuat, ketekunan dalam
mengerjakan tugas secara mandiri.

4. Tujuan Kerja Praktek

4. 1. Tujuan Umum
Secara umum tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk
mengembangkan dan menerapkan program Sea Digital Class dengan
8

menggunakan Edmodo dan WebEx dalam meningkatkan proses belajar


siswa di SMK Informatika Al-Irsyad Kota Cirebon.

4. 2. Tujuan Khusus
Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk :

1. Mengetahui peningkatan proses belajar siswa melalui model


pembelajaran Sea Digital Class pada siswa kelas X SMK Informatika
Al-Irsyad Kota Cirebon.
2. Merancang peningkatan proses belajar siswa melalui model
pembelajaran Sea Digital Class pada siswa kelas X SMK Informatika
Al-Irsyad Kota Cirebon.
3. Mengimplementasikan peningkatan proses belajar siswa melalui
model pembelajaran Sea Digital Class pada siswa kelas X SMK
Informatika Al-Irsyad Kota Cirebon.
4. Mengevaluasi peningkatan proses belajar siswa melalui model
pembelajaran Sea Digital Class pada siswa kelas X SMK Informatika
Al-Irsyad Kota Cirebon.

5. Manfaat Kerja Praktek

5. 1. Manfaat Teoritis
Bila dilihat secara teoritis, hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan
sebagai kajian ilmu pengetahuan dan teknologi dimasa yang akan dating
dan dapat dijadikan sebagai bahan referensi untuk penelitian dimasa yang
akan dating guna mengembangkan model agar lebih sempurna dengan
permasalahan yang lebih spesifik.

5. 2. Manfaat Praktis
Bila dilihat secara praktis, penelitian ini diharapkan dapat dijadikan
sebagai acuan untuk pembelajaran selanjutnya dalam menerapkan
program Sea Digital Class dengan menggunakan Edmodo dan WebEx
pada seluruh siswa SMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyah Kota
Cirebon dengan harapan lebih efektif dan efisien dalam meningkatka n
proses belajar.
9

6. Sistematika Penulisan Laporan Kerja Praktek

Untuk mempermudah dalam analisa dan pembahasan masalah, maka


penulisan dan pembahasan Laporan Kerja Praktek ini disusun atas dasar
sistematika sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini sebagai pengantar untuk menjelaskan beberapa hal yang akan dibahas
dalam bab berikutnya. Isi dari bab ini sendiri yaitu antara lain Latar belakang
masalah, rumusan masalah, tujuan dan manfaat, serta sistematika penulisa n.
Semua ini akan bersifat menerangkan apa yang akan dibahas dan diterangka n
pada bab berikutnya.

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Bab ini berisi gambaran umum yang ada di tempat kerja praktek yaitu : Sejarah
SMK Informatika Al-Irsyad Kota Cirebon, Struktur Organisasi, Hak dan
Wewenang di dalam struktur organisasi dan lokasi SMK Informatika Al-Irsyad
Kota Cirebon.

BAB III LANDASAN TEORI

Bab ini berisi landasan teori yang menjelaskan secara keseluruhan tentang
metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan untuk
mendeskripsikan masalah yang dihadapi, dan juga teori objek penulisan.

BAB IV PEMBAHASAN DAN HASIL

Bab ini berisi pembahasan tentang hasil pengamatan selama Kerja Praktek
menjadi sebuah analisa sistem, pembahasan dan mengemukakan suatu gagasan
perancangan sistem baru.

BAB V PENUTUP

Bab ini berisi kesimpulan dan saran mengenai penelitian serta untuk
pengembangan lebih lanjut.
10

BAB II

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

1. Sejarah Singkat Perusahaan

SMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon merupakan


lembaga pendidikan menengah kejuruan dibawah naungan Lajnah Pendidikan dan
Pengajaran Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang membidangi pendidikan pada Yayasan
Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon.

Berdiri pada 26 Mei 2003 dengan keluarnya Surat Ijin Operasional dari
Dinas Pendidikan Kota Cirebon Nomor 421.5/702/Disdik. Bidang Keahlian pada
SMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon yaitu Teknik Informatika
dan Komputer, dengan 2 kompetensi keahlian yaitu Rekayasa Perangkat Lunak
(RPL) dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Pada tahun 2006 kedua kompetensi telah terakreditasi oleh Badan


Akreditasi Propinsi Jawa Barat dengan memperoleh nilai akreditasi “A” untuk
kompetensi keahlian RPL, dan “B” untuk kompetensi keahlian TKJ. Dan pada
tahun 2010 dilakukan akreditasi kembali dengan nilai akreditasi “A” untuk
kompetensi keahlian RPL, dan “A” untuk kompetensi keahlian RPL.

1. Identitas Sekolah

Nama Sekolah : SMK INFORMATIKA AL-IRSYAD AL-


ISLAMIYYAH KOTA CIREBON

Nomor Statistik Sekolah : 32202630318

NPSN : 20222168

Nomor Induk Sekolah : 321.026.3020

SK. Pendirian : No. 421.5/702/Disdik Tanggal 26 Mei 2003

Alamat Sekolah : Jl. Perjuangan Telp (0231) 480140 Cirebon


45132

Rt/Rw : 6 / 10
11

Kelurahan : Sunyaragi

Kecamatan : Kesambi

Kota : Cirebon

Propinsi : Jawa Barat

2. Identitas Kepala Sekolah

Nama Kepala Sekolah : Abdurachim, S.Kom

Pendidikan Terakhir : S-1

Spesialisasi/Jurusan : Teknik Informatika

Tempat/Tanggal Lahir : Pekalongan, 28 Januari 1985

Alamat : Griya Lobunta Angkasa 1 No.3 Kecamatan


Mundu Kabupaten Cirebon

No. SK Pengangkatan : 40310201/KEP/L-I/A/37

Tgl. SK Pengangkatan : 15 Januari 2016

TMT sebagai Ka.Sekolah : 18 Januari 2016

3. Visi dan Misi


a.) Visi SMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon :
“Unggul dalam prestasi, Berakhlakul Karimah dan Berkompeten”
b.) Misi SMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon :
• Memberikan pelayanan pembelajaran aktif, kreatif, efektif,
menyenangkan dan islami (PAKEMIS).
• Mengikutsertakan peserta didik dalam setiap perlombaan.
• Menerapkan bi’ah islamiyyah di lingkungan sekolah.
• Menerapkan kurikulum yang sesuai dengan perkembangan
teknologi.
• Membentuk lulusan yang berdaya saing dan berwirausaha.
• Mengembangkan IPTEK sesuai dengan minat bakar dan potensi
peserta didik.
12

4. Tujuan Sekolah
▪ Turut serta dan berpartisipasi aktif dalam Pembangunan Nasional
khususnya dalam hal menyiapkan Sumber Daya Manusia Indonesia
yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.
▪ Tercipta lulusan yang berakhlak mulia yang memiliki kecakapan
hidup, kompeten, terampil dan mandiri dalam bidang teknik
informatika sebagai bekal untuk mengisi lapangan kerja maupun
berwirausaha.

5. Program Keahlian

Program keahlian yang ada di SMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyya h


Kota Cirebon diantaranya meliputi :

1. Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak


2. Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan
3. Program Keahlian Multimedia

2. Struktur Organisasi
13

KOMITE SKOLAH KEPALA SEKOLAH KETUA YAYASAN


FIKRI BAWAZIER ABDURACHIM,S.Kom NUH NABIL

WAKA KURIKULUM WAKA KESISWAAN WAKA SARANA & PRASARANA TU 1 TU 2


AGUNG GUMILAR,S.ST FARIED IBNU S,S.PdI FIKRIAH CHOMSATIN,S.Pd M HAFIIZH IFFAN R

BENDAHARA 1 BENDAHARA 2
SUSMAWATI RAHAYU NILAM C
KETUA JURUSAN RPL KETUA JURUSAN TKJ KETUA JURUSAN MM
FAHMI,M.Kom AGUNG GUMILAR,S.ST RADITYA NUZUL P,S.Pd
MAINTENANCE LABORAN 1
PRIMA HADI P ACH MUBAROK

DEWAN GURU

SISWA

Gambar 2. 1 Struktur Organisasi SMK Informatika Al-Irsyad Kota Cirebon

Berdasarkan data dari SMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon,


diketahui jumlah tenaga pengajar dan staf ahli sebagai berikut :

Data Guru :

1. Jumlah Guru Tetap Yayasan (GTY) : 14 orang


2. Jumlah Guru Honorer (GTT) : 9 orang
3. Jumlah Guru berpendidikan S1 : 21 orang
4. Jumlah Guru berpendidikan S2 : 2 orang
Total keseluruhan : 23 orang

Data Pegawai Tata Usaha :

1. Jumlah Pegawai Tetap Yayasan : 9 orang


2. Jumlah Pegawai berpendidikan D3 : 2 orang
3. Jumlah Pegawai berpendidikan SMP : 1 orang
4. Jumlah Pegawai berpendidikan SMA : 7 orang
Total keseluruhan : 9 orang
14

3. Hak dan Wewenang didalam Struktur Organisasi

a.) Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah


1. Rumusan Umum Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah

Menyusun dan melaksanakan program kerja, mengarahk a n,


membina, memimpin, mengawasi serta mengkoordinasikan pelaksnaan
dibidang administrasi dan keuangan sekolah, ketenagaan, kesiswaan,
sarana dan prasarana, pencapaian kurikulum, kerjasama dengan dunia
usaha/industri yang relevan serta memasarkan tamatan.

2. Uraian Tugas Kepala Sekolah

1. Merencanakan program kerja sekolah (mingguan, bulanan,


semesteran, dan tahunan).
2. Memonitor dan membina pengelolaan KBM.
3. Mengkoordinir pelaksanaan ujian-ujian baik ujian sekolah maupun
ujian Nasional.
4. Mengkoordinir kegiatan kerja sama dengan Pemda/Yayasan.
5. Merencanakan dan membina pengembangan profesi dan karir staff.
6. Mengkoordinir pelaksanaan BP/BK
7. Merencanakan pengembangan, pendayagunaan dan pemeliharaa n
sarana/prasarana sekolah.
8. Menyelenggarakan administrasi sekolah.
9. Mengkoordinir pengembangan kurikulum.
10. Mengevaluasi kegiatan program kerja sekolah.
11. Membuat laporan berkala/insidentil.
12. Membuat DP3 staff
13. Merencanakan dan mengawasi pelaksanaan penerimaan siswa baru.
14. Menjalin kerja sama/hubungan yang baik dengan orang tua siswa
melalui Komite Sekolah.
15

3. Wewenang

1. Menjalankan semua peraturan/instruksi dari lembaga yang lebih


tinggi.
2. Mengatur pembagian tugas guru/staff.
3. Membuat DP3 guru dan TU.
4. Membuat supervisi pelaksanaan tugas guru dan staff.
5. Menandatangani berkas-berkas dan dokumen yang berlaku untuk
surat-surat dan berkas-berkas baik internal maupun eksternal.
6. Mengelola keuangan sekolah.
7. Membina dan mempromosikan guru dan staff.
8. Membina siswa dan mengeluarkan siswa sesuai aturan yang berlaku.
9. Rekruitmen tenaga kependidikan.
10. Mengusulkan pengangkatan/pemberhentian kependidikan.
11. Pengusulan mutasi bagi tenaga kependidikan.
4. Tanggung Jawab

1. Tercapainya tujuan institusional sekolah.


2. Adanya administrasi sekolah yang baik dan benar.
3. Terpeliharanya semangat dan gairah kerja/belajar pada diri guru,
staff, dan siswa.
4. Berfungsinya komponen sekolah yang baik dan benar.
5. Terpeliharanya hubungan kerja sama yang baik dengan dunia usa
ha/industri.
6. Terpeliharanya sarana dan prasarana sekolah dengan baik.
7. Terlaksananya iklim kerja yang sehat dan kompetitif.
8. Tersedianya dana operasional sekolah.
9. Tercapainya 7K dengan baik.
10. Memperhatikan dan meningkatkan kesejahteraan tenaga
kependidikan.

b.) Tugas Dan Fungsi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum


16

1. Rumusan Umum Tugas dan Fungsi


Membantu Kepala Sekolah dalam pelaksanaan kegiatan belajar
mengajar dan kegiatan ekstra kurikuler.

2. Uraian Tugas Kepala Sekolah Bidang Kurikulum


1. Menyusun program pengajaran dan mengkoordinas ika n
pelaksanaannya.
2. Memasyarakatkan dan mengembangkan kurikulum.
3. Mengkoordinasikan kegiatan belajar mengajar termasuk
pembagian tugas guru, jadwal pelajaran, evaluasi belajar.
4. Menganalisis ketercapaian kurikulum dan daya serap.
5. Mengkoordinasikan pengembangan kurikulum.
6. Menyusun kriteria kenaikan kelas dan persyaratan kelulusa n
bersama Ketua Bidang keahilan, Wakil Kepala Sekolah dan
Kepala Sekolah.
7. Mengarahkan guru dalam penyusunan rencana pelaksanaan
pembelajaran (RPP) dan analisis kurikulum.
8. Mengarahkan penyusunan bahan ajar dan kelengkapan-
kelengkapan mengajar guru.
9. Mengadakan koordinasi dengan wakil kepala sekolah bidang lain.
10. Menandatangani buku KBM kelas setiap akhir minggu.
11. Membuat arsip soal ujian setiap pelaksanaan ujian.
12. Membuat jadwal supervisi kelas.
13. Membuat data guru (pendidikan dan pelatihan).
14. Membuat rekapitulasi absensi guru setiap bulan.
15. Membuat daftar wali kelas dan ketua program jurusan.
16. Mewakili kepala sekolah dalam hal-hal tertentu.
17. Membuat laporan kepada kepala sekolah atas pelaksanaan tugas
yang diberikan.

3. Wewenang
1. Mewakili Kepala Sekolah bila tidak berada di tempat.
17

2. Menyusun jadwal pelajaran


3. Memberikan data-data guru dan murid kepada Kepala Sekolah.

4. Tanggung Jawab
1. Pelaksanaan ujian/ulangan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
2. Melaksanakan tugas tertentu sesuai dengan surat tugas dan Kepala
Sekolah.
3. Bertanggung jawab atas tenlaksananya kegiatan sekolah pada saat
Kepala Sekolah tidak berada di tempat.

c.) Tugas dan Fungsi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan

1. Rumusan Umum Tugas dan Fungsi

Membantu kepala sekolah dalam pelaksanaan kegiatan


kesiswaan, yaitu dalam menyusun program kerja pembinaan
kesiswaan, 5K — 7K, kegiatan luar sekolah dan mengkoord inir
pelaksanaanya.

2. Uraian Tugas Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan

1. Menyusun program kerja pembinaan siswa (bulanan, semesteran,


tahunan) dan mengkoordinir pelaksanaannya.
2. Menyusun program kerja 5K — 7K dan mengkoord inir
pelaksanaanya.
3. Mengkoordinasikan pelaksanaan pemilihan pengurus OSIS,
Pramuka, Paskibra, PMR dan lain-lain.
4. Mengkoordinasikan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan luar
sekolah/ekstra kurikuler.
5. Membimbing dan mengawasi kegiatan OSIS, Pramuka, Paskibra,
PMR dan lain-lain.
6. Membina kepengurusan OSIS, Pramuka, Paskibra, PMR dan lain-
lain.
18

7. Mengkoordinasikan perencanaan dan pelaksanaan pemilihan calon


siswa teladan, penerima beasiswa dan paskibra.
8. Mengevaluasi dan mengawasi pelaksanaan kegiatan luar sekolah.
9. Mengkoordinasikan kegiatan upacara sekolah.
10. Membuat laporan berkala dan insidentil.

3. Wewenang

1. Mewakili kepala sekolah apabila tidak berada ditempat.


2. Menyusun daftar pembagian tugas siswa untuk memelihara
kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah dan ruangan belajar.
3. Menyusun dan mengatur tugas para pembantu pelaksana untuk
taman dan kebersihan sekolah.
4. Menyusun daftar pembagian tugas guru untuk mengawas i
kebersihan dan ketertiban sekolah.
5. Menyiapkan siswa untuk kegiatan ekstrakurikuler.
6. Membuat daftar pelaksanaan upacara sekolah.
7. Mengkoordinir pelaksanaan upacara sekolah.

4. Tanggung Jawab

1. Melaksanakan tugas harian sesuai dengan surat tugas dari Kepala


Sekolah.
2. Memelihara 7K di sekolah.

d.) Tugas dan Fungsi Wakil Kepala Sekolah bagian Sarana dan
Prasarana

1. Rumusan Umum Tugas dan Fungsi


19

Membantu kepala sekolah dalam penyusunan program kerja


pemanfaatan, pemeliharaan dan perbaikan sarana prasarana serta
mengkoordinir pelaksanaan pengadaan inventarisasi pemeliharaa n,
perbaikan, pengawasan serta pengadaan keperluan pendidikan.Da n
mengevaluasi penggunaan sarana prasarana yang ada di sekolah.

2. Tugas Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana

1. Menyusun program kerja pemanfaatan, pemeliharaan dan


perawatan sarana prasarana pendidikan (bulanan, cawu/semester
dan tahunan).
2. Mengkoordinasikan penyusunan kebutuhan sarana prasarana.
3. Mengkoordinasikan inventarisasi sarana prasarana baik per
ruangan mau pun keseluruhan.
4. Mengkoordinasikan pengadaan bahan praktek serta perlengkapan
sekolah.
5. Mengkoordinasikan perawatan, perbaikan, pengembangan dan
penghapusan sarana.
6. Mengkoordinasikan pengawasan penggunaan sarana dan
prasarana sekolah.
7. Mengkoordinir penggunaan ruang praktek.
8. Membuat laporan berkala dan insidentil.

3. Wewenang

1. Menentukan serta memutuskan perbaikan terhadap barang yang


rusak (jika memerlukan dana).
2. Menghapus barang yang sudah tidak layak dipakai dan daftar
inventarisasi atas persetujuan dan kepala sekolah.
3. Menolak barang yang dipesan apabila tidak sesuai dengan
spesifikasi pemesanan dan mengganti dengan barang yang lain
sesual dengan kebutuhan sekolah.
4. Memeriksa inventarisasi di jurusan/bidang keahlian, ruang
laboratorium komputer dan ruang Iainnya.
20

5. Mewakili kepala sekolah yang berkaitan dengan kepentinga n


sarana prasarana pendidikan.

4. Tanggung Jawab

1. Bertanggung jawab atas keberadaan sarana prasarana yang


diperlukan untuk pendidikan.
2. Bertanggung jawab atas kelengkapan data inventarisasi sarana
prasarana pendidikan di sekolah.
3. Bertanggung jawab atas tugas yang diemban sesuai dengan
jabatannya atau tugas khusus dan kepala sekolah.
4. Adanya buku inventaris sarana/prasarana sekolah.

e.) Tugas dan Fungsi Ketua Jurusan

1. Rumusan Umum Tugas dan Fungsi

Membantu kepala sekolah dalam pengembangan dan pelaksanaan


kurikulum dalam kegiatan belajar mengajar serta melaksanakan tugas
mengajar dan meningkatkan profesi guru pada bidang keahlian yang
dipimpinnya.

2. Urusan dan Tugas Ketua Jurusan

1. Menyusun program kerja sesuai kebijakan mutu dan sasaran


mutu.
2. Mengkoordinir tugas guru pada bidang keahlian yang
dipimpinnya.
3. Mengkoordinir tugas pokja/MGMP dalam mengoreksi serta
mengembangkan kurikulum sesual dengan bidang keahliannya.
4. Menganalisis serta mengembangkan kurikulum sesuai dengan
bidang keahliannya.
5. Membantu para pembantu kepala sekolah terutama pembantu
kepala sekolah bidang hubungan industri/masyarakat dalam
21

pelaksanaan praktik kerja industri dan pembantu kepala sekolah


bidang kesiswaan dalam pelaksanaan disiplin siswa.
6. Mengevaluasi hasil analisis kurikulum dan masing- masing guru
sesuai dengan tugasnya.
7. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran di
program jurusan keahliannya.
8. Menindaklanjuti hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan
pembelajaran di program jurusan keahliannya.
9. Melaporkan dan mengkoordinasikan hasil monitoring dan
evaluasi pelaksanaan pembelajaran di program jurusan
keahliannya dalam rapat dinas tim manajemen.
10. Mewakili dan melaksanakan tugas kepala sekolah sesuai dengan
bidangnya.
11. Menganalisis kebutuhan tenaga pendidik di program
keahliannya.
12. Mengkoordinir penyelenggaraan diklat (pembagian tugas
mengajar, jadwal pelajaran) di program keahliannya.
13. Membimbing penyusunan perangkat pembelajaran (silabus,
RPP, validasi) di program keahliannya.
14. Menugaskan tenaga pendidik untuk menjadi pembimbing lomba
kompetensi siswa (LKS).
15. Melakukan seleksi terhadap siswa untuk dipilih menjadi peserta
LKS.

3. Wewenang

1. Menyusun daftar tugas guru kejuruan sesuai dengan bidang


keahlian (normatif, adaptif dan produktif).
2. Membantu kelancaran pelaksanaan KBM.
3. Mengembangkan kurikulum sesuai dengan bidang keahliannya.
4. Mewajibkan setiap anggota tim program keahliannya untuk
memiliki dokumen kerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
22

5. Mengatasi urusan administrasi sesuai dengan jurusan/bida ng


keahlian.
6. Mengkoordinir proses Analisa kebutuhan pelanggan dan
mendeskripsikannya ke dalam program kerja yang harus
dilaksanakan oleh anggota tim kerja di program keahliannya.
7. Menyusun uraian tugas dan wewenang anggota tim di program
keahliannya agar mampu melaksanakan penyelenggaraa n
pendidikan dan pelatihan.
8. Membantu memecahkan masalah yang timbul pada bidang
keahliannya.

4. Tanggung Jawab

1. Bertanggung jawab atas kebersihan/ketertiban di lingkunga n


dibidang keahlian yang dipimpinya.
2. Bertanggung jawab atas terlaksananya KBM dengan baik dibidang
keahlian yang dipimpinya.
3. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program dibidang
keahlian yang dipimpinnya.
4. Bertanggung jawab atas disiplin siswa yang berada pada bidang
keahlian yang dipimpinnya.

f.) Tugas dan Fungsi Guru

1. Rumusan Umum Tugas dan Fungsi

Memberikan pendidikan dan pengajaran teori dan praktik kepada


siswa serta melaksanakan tugas teknik kependidikan lainnya yang
dibebankan oleh kepala sekolah.

2. Uraian Tugas Guru

1. Membuat program pengajaran (bulanan/semesteran dan tahunan),


analisa program pengajaran, atuan pelajaran.
23

2. Melaksanakan administrasi siswa (daftar nilai, absensi kehadiran


dan daftar kemajuan siswa yang di didiknya).
3. Melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar 18 jam pelajaran
per minggu.
4. Membuat perangkat evaluasi (kisi-kisi, soal/bank soal).
5. Mengembangkan alat bantu kegiatan belajar mengajar.
6. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas yang diberikan
atasan/kepala sekolah.
7. Wajib mengemukakan pembawaan yang ada pada siswa dengan
berbagai cara seperti observasi, wawancara, angket dan
sebagainya.
8. Melaksanakan kegiatan remedial bagi siswa yang belum
memenuhi ketentuan evaluasi.
9. Mengadakan evaluasi setiap waktu untuk mengeta hui
perkembangan siswa selama melaksanakan KBM.
10. Memberikan bimbingan dan penyuluhan apabila siswa merasa
kesulitan dalam mengembangkan potensinya.

3. Wewenang

1. Mengatur jalannya proses belajar mengajar.


2. Menegur siswa yang terlambat dan yang mengganggu jalannya
KBM.
3. Memberikan penilaian kepada siswa dengan penuh objektivitas.
4. Menyelesaikan permasalahan siswa yang bermasalah.

4. Tanggung Jawab

1. Melancarkan pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar.


2. Meningkatkan kualitas kemampuan siswa.
3. Melakukan pembinaan terhadap diri siswa (kepribadian, watak,
dan jasmani).
4. Melakukan diagnosis atas kesulitan-kesulitan belajar dan
mengadakan penilaian atas kemajuan belajar siswa.
24

5. Melaksanakan tugas-tugas yang diatur oleh Kepala Sekolah.

4. Lokasi Perusahaan

Gambar 2. 2 Lokasi SMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon


25

BAB III

LANDASAN TEORI

1. Pembelajaran
1.1 Pengertian Pembelajaran

Menurut Syahrudin dan Budiman (Nur & Tampubolon, 2014, p. 3)


pembelajaran adalah kegiatan guru secara terprogram dalam desain intruksiona l,
untuk membuat belajar secara aktif, yang menekankan pada penyediaan sumber
belajar. Konsep pembelajaran adalah suatu proses dimana lingkungan seseorang
secara disengaja dikelola untuk memungkinkan ia turut serta dalam tingkah laku
tertentu dalam kondisi – kondisi khusus atau meenghasilkan respon terhadap
situasi tertentu, pembelajaran merupakan subset khusus dari pendidika n.
(syaeful sagala, 2011 : 61).

1.2 Komponen Pembelajaran

Interaksi merupakan ciri utama dari kegiatan pembelajaran, baik antara


yang belajar dengan lingkungan belajarnya, baik itu guru, teman – temannya,
tutor, media pembelajaran, atau sumber – sumber belajar yang lainnya.
Komponen pembelajaran dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu :
guru, isi atau materi pemebelajaran, dan siswa. Interaksi antara tiga komponen
utama melibatkan metode pembelajaran, media pembelajaran, dan penataan
lingkungan tempat belajar, sehingga mampu menciptakan situasi pembelajara n
yang memungkinkan tercapainya tujuan yang telah direncanakan sebelumnya
(Sumiati dan Asra, 2009 : 3).

1.3 Belajar

Menurut Slameto (2003 : 3) belajar merupakan suatu proses usaha yang


dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru
secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan
lingkungannya.
26

a. Ciri-ciri Belajar

Jika hakikat belajar adalah perubahan tingkah laku, maka ada


beberapa perubahan tertentu yang dimasukkan ke dalam ciri – ciri belajar
menurut Djamarah (2002 : 15-16) sebagai berikut :

1. Perubahan yang terjadi secara sadar

Individu yang belajar akan menyadari terjadinya perubahan atau


sekurang – kurangnya individu merasakan telah mengalami adanya
perubahan dalam dirinya.

2. Perubahan dalam belajar bersifat fungsional

Sebagai hasil belajar, perubahan yang terjadi dalam diri individ u


berlangsung terus – menerus dan tidak statis. Suatu perubahan yang
terjadi akan menyebabkan perubahan berikutnya dan akan berguna
bagi kehidupan atau proses belajar berikutnya.

3. Perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif

Dalam belajar, perubahan selalu bertambah dan tertuju memperole h


sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya. Semakin banyak usaha
untuk belajar, semakin banyak dan semakin baik perubahan yang
diperoleh.

4. Perubahan dalam belajar bukan bersifat sementara

Perubahan bersifat sementara yang terjadi hanya untuk beberapa saat


seperti berkeringat, keluar air mata, menangis, dan sebagainya.
Perubahan terjadi karena proses belajar bersifat menetap dan
permanen.

5. Perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku

Perubahan yang diperoleh individu setelah melalui suatu proses


belajar meliputi perubahan keseluruhan tingkah laku jika seseorang
belajar sesuatu dengan hasil ia akan mengalami perubahan tingkah
27

laku secara menyeluruh dalam sikap kebiasaan, keterampilan, dan


pengetahuan.

b. Prinsip – prinsip belajar


1. Apa pun yang diperlajari siswa, dialah yang harus belajar, bukan
orang lain. Untuk itu siswa diharuskan untuk bertindak aktif.
2. Setiap siswa belajar sesuai dengan tingkat kemampuannya.
3. Siswa akan dapat belajar dengan baik apabila mendapat penguatan
langsung pada setiap langkah yang dilakukan selama proses belajar.
4. Penguasaan yang sempurna dari setiap langkah yang dilakukan siswa
akan membuat proses belajar lebih berarti.
5. Motivasi belajar siswa akan lebih meningkat apabila ia diberi
tanggung jawab dan kepercayaan penuh atas belajarnya.
c. Faktor – faktor yang mempengaruhi proses belajar
- Faktor Internal

Faktor internal adalah faktor – faktor yang berasal dari dalam


individu dan dapat mempengaruhi hasil belajar individu. Faktor
internal meliputi :

1. Faktor fisiologis

Faktor fisiologis adalah faktor – faktor yang berhubungan dengn


kondisi fisik individu.

2. Faktor psikologis

Keadaan psikologis seseorang dapat mempengaruhi proses


belajar. Beberapa faktor psikologis yang utama mempengar uhi
proses belajar adalah sebagai berikut :

a. Kecerdasan/intelegensi siswa merupakan faktor psikologis


yang paling penting dalam proses belajar siswa, karena itu
akan menentukan belajar siswa. Semakin tinggi tingkat
intelegensi seorang individu, semakin besar peluang individ u
meraih sukses dalam belajar. Sebaliknya, semakin rendah
28

tingkat intelegensi individu, semakin sulit individu itu


mencapai kesuksesan belajar.
b. Motivasi adalah salah satu faktor yang mempengar uhi
keefektifan kegiatan belajar siswa. Motivasi sebagai proses di
dalam diri individu yang aktif, mendorong, memberikan arah,
dan menjaga perilaku setiap saat.
c. Minat adalah kecenderungan dan kegairahan yang tinggi atau
keinginan yang besar terhadap sesuatu.
d. Sikap adalah gejala internal yang berdimensi afektif berupa
kecenderungan untuk merespon dengan cara yang relative
tetap terhadap objek, orang, peristiwa dan sebagainya.
e. Bakat adalah kemampuan seseorang yang menjadi salah satu
komponen yang diperlukan dalam proses belajar. Apabila
bakat seseorang sesuai dengan bidang yang sedang
dipelajarinya, maka bakat itu akan mendukung proses
belajarnya sehingga kemungkinan besar akan berhasil.
- Faktor Eksternal
1. Lingkungan Sosial
a. Lingkungan sosial sekolah, seperti guru, administrasi dan
teman – teman sekelas dapat mempengaruhi proses belajar
siswa.
b. Lingkungan sosial masyarakat, kondisi lingkunga n
masyarakat tempat tinggal siswa akan mempengaruhi belajar
siswa.
c. Lingkungan sosial keluarga, hubungan antara anggota
keluarga, orang tua, anak, kakak yang harmonis akan
membantu siswa melakukan aktivitas belajar dengan baik.
2. Linkungan non sosial
a. Lingkungan alamiah, kondisi udara yang segar dan suasana
yang sejuk dan tenang. Lingkungan alamiah merupakan faktor
yang dapat mempengaruhi belajar siswa. Jika kondisi
29

lingkungan alam tidak mendukung proses belajar siswa akan


terhambat.
b. Faktor instrumental, perangkat belajar yang dapat digolongka n
2 macam yaitu : Pertama, hardware seperti gedung sekolah,
alat – alat belajar, fasilitas belajar, lapangan olahraga. Kedua,
software seperti kurikulum sekolah, peraturan – peraturan,
buku panduan, silabus dan lain sebagainya.
c. Faktor materi pelajaran, faktor yang hendak disesuaikan
dengan usai perkembangan siswa dengan metode mengajar
guru disesuaikan dengan kondisi siswa.
1.4 Materi Pembelajaran

Materi pembelajaran pada dasarnya merupakan isi dari kurikulum, yakni


berupa mata pelajaran atau bidang studi dengan topik/sub-topik dan rinciannya.
Isi dari proses pembelajaran tercermin dalam materi pembelajaran yang
dipelajari oleh siswa. Materi pembelajaran adalah substansi yang akan
disampaikan dalam proses belajar mengajar. Tanpa materi pembelajaran, proses
belajar mengajar tidak akan sepenuhnya berjalan (Djamarah, 2006, p. 5)

1.5 Media Pembelajaran

Pembelajaran merupakan kegiatan yang melibatkan siswa dan guru


dengan menggunakan sumber belajar baik dalam situasi kelas maupun di luar
kelas. Dalam arti media yang digunakan untuk pembelajaran tidak terlalu
identik dengan situasi kelas dalam pola pengajaran konvensional namun proses
belajar tanpa kehadiran guru dan lebih mengandalkan media termasuk ke
dalam kegiatan pembelajaran. Rudi Susilana dan Cepi Riyana (2009 : 179)
mengklasifikasikan penggunaan media berdasarkan tempat penggunaannya,
yaitu :

a. Penggunaan media di kelas


30

Pada teknik ini media dimanfaatkan untuk menunjang tercapainya tujuan


tertentu dan penggunaannya dipadukan dengan proses belajar mengajar
dalam situasi kelas. Dalam merencanakan pemanfaatan media tersebut,
guru harus melihat tujuan yang akan dicapai, materi pembelajaran yang
mendukung tercapainya tujuan tersebut, serta strategi belajar mengajar
yang sesuai untuk mencapai tujuan tersebut.

b. Penggunaan media di luar kelas

Media tidak secara langsung dikendalikan oleh guru, namun digunakan


oleh siswa sendiri tanpa instruksi guru atau melalui pengontrolan oleh
orang tua siswa. Penggunaan media di luar kelas dapat dibedakan menjadi
dua kelompok utama, yaitu penggunaan media tidak terprogram dan
penggunaan media secara terprogram.

a. Penggunaan media tidak terprogram

Penggunaan media ini bersifat bebas yaitu bahwa media itu digunakan
tanpa dikontrol atau di awasi dan tidak terprogram sesuai tuntutan
kurikulum yang digunakan oleh guru atau sekolah.

b.Penggunaan media secara terprogram

Media yang digunakan dalam suati rangkaian yang diatur secara


sistematik untuk mencapai tujuan tertentu disesuaikan dengan tuntutan
kurikulum yang sedang berlaku. Peserta didik sebagai sasaran
diogranisasikan dengan baik sehingga mereka dapat menggunaka n
media itu secara teratur, berkesinambungan dan mengikuti pola belajar
mengajar tertentu.

1.6 Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran merupakan komponen yang diperlukan oleh guru


setelah menentukan materi pembelajaran. Metode pembelajaran adalah cara
yang digunakan pada saat berlangsungnya pembelajaran dengan
31

menyampaikan sebaik – baiknya materi yang dipersiapkan agar memperole h


pembelajaran yang terencana untuk mencapai sebuah tujuan.

1.7 Proses belajar mengajar

Menurut Martinis Yamin (2007 : 59), proses belajar mengajar


merupakan proses yang sistematik, artinya proses yang dilakukan oleh guru
dan siswa di tempat belajar dengan melibatkan sub – sub, bagian, komponen –
komponen atau unsur – unsur yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu
tujuan. Menurut Hamzah (2009 : 54) sesuai dengan 4 pilar UNESCO bahwa
dapal proses pembelajaran diperlukan :

a. Learning to know, yaitu peserta didik akan dapat memahami dan


menghayati bagaimana suatu pengetahuan dapat diperoleh dari
fenomena yang terdapat dalam lingkungannya.
b. Learning to do, yaitu menerapkan suatu upaya agar peserta didik
menghayati proses belajar dengan melakukan sesuatu yang bermakna.
c. Learnng to be, yaitu proses pembelajaran yang memungkinkan lahir nya
manusia terdidik yang mandiri.
d. Learning to life together, yaitu pendekatan melalui penerapan
paradigma ilmu pengetahuan seperti pendekatan menemukan dan
pendekatan menyelidik akan memungkinkan peserta didik menemuka n
kebahagiaan dalam belajar.

Dari teori – teori diatas penulis akan menggunakan kaidah – kaidah


sebagai asumsi yang menjadi dasar landasan dan referensi yang peneliti
kembangkan dalam penelitian KP.

2. E-Learning
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Mohammad Yazdi
Tahun 2012 yang dikutip dari Cisco, yang berjudul E-Learning Sebagai Media
Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi Informasi menjelaskan bahwa
filosofis e-learning sebagai berikut. Pertama, e-learning merupakan
penyampaian informasi, komunikasi, pendidikan, pelatihan secara on-line.
Kedua, e-learning menyediakan seperangkat alat yang dapat memperkaya nila i
32

belajar secara konvensional (model belajar konvensional, kajian terhadap buku


teks, CD-ROM, dan pelatihan berbasis komputer) sehingga dapat menjawab
tantangan perkembangan globalisasi. Ketiga, e-learning tidak berarti
menggantikan model belajar konvensional di dalam kelas, tetapi memperkuat
model belajar tersebut melalui pengayaan content dan pengembangan teknologi
pendidikan. Keempat, Kapasitas siswa amat bervariasi tergantung pada bentuk
isi dan cara penyampaiannya. Makin baik keselarasan antar conten dan alat
penyampai dengan gaya belajar, maka akan lebih baik kapasitas siswa yang pada
gilirannya akan memberi hasil yang lebih baik.

1.1. Manfaat E-learning


Berikut dibawah ini adalah manfaat e-learning pada proses
pembelajaran (Smaratungga, 2009) terdiri atas 4 hal yaitu :
a. Meningkatkan kadar interaksi pembelajaran antara peserta didik
dengan guru atau instruktur (enhance interactivity).
b. Memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dari mana dan
kapansaja (time and place flexibility).
c. Menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas (potential to
reach aglobal audience).
d. Mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi
pembelajaran (easy updating of content as well as archivable
capabilities).

3. Edmodo
Dikembangkan pada akhir tahun 2008 oleh Nic Borg dan Jeff O’Hara,
Edmodo merupakan program e-learning yang dibuat khusus untuk guru dan
siswa dengan menerapkan sistem belajar yang lebih efisien.

Berdasarkan penelitian terdahulu yang telah dilakukan oleh beberapa


peneliti sebelumnya yang difokuskan pada pembelajaran dengan menggunak a n
Edmodo. Penelitian yang dilakukan oleh Fitri Trisnawati pada tahun 2015
menyatakan bahwa Edmodo adalah salah satu media yang dapat membuktik a n
perkembangan internet dunia pendidikan dalam proses belajar. Platform yang
33

disajikan hampir mirip dengan fitur facebook, tetapi Edmodo lebih menampilk a n
fitur yang dirancang untuk penunjang pembelajaran berbasis internet. Dapat
disimpulkan bahwa Edmodo berfungsi sebagai platform penguasaan maupun
interaksi antar guru dan siswa, sehingga memungkinkan untuk diterapkan
sebagai penunjang pembelajaran.

Terkait dengan tujuan yang ingin dicapai, penelitian yang dilakukan oleh Fitri
Trisnawati dalam penggunaan Edmodo ini, para siswa bisa mendapatkan hasil
belajar yang dapat melampaui batas diatas rata – rata KKM yang telah
ditentukan.

Fitur yang terdapat pada Edmodo tidak jauh berbeda dengan fitur yang
ditawarkan oleh sosial media lainnya. Perbedaannya yaitu Edmodo digunaka n
sebagai media bagi guru dan siswa untuk menerapkan metode pembelajara n
yang lebih menyenangkan. Fitur yang ditawarkan Edmodo, yaitu :

• Profil akun pribadi yang dapat diatur


• Dapat mengganti foto profil berulang kali
• Dapat berbagi dokumen atau foto ke pengguna Edmodo lainnya
• Dapat membuat peringatan suatu acara penting
• Aksesibilitas yang mudah

Selain itu penggunaan Edmodo memiliki banyak manfaat, diantaranya :

- Memberikan metode pembelajaran yang lebih menyenangkan.


- Membuat guru dan siswa menjadi lebih dekat.
- Mempermudah komunikasi antara guru dan siswa.
- Pembelajaran dapat dilakukan kapan saja.
- Sebagai saran berbagi ilmu dan pengetahuan dengan orang baru.
- Sebagai media untuk memberikan soal ujian, tugas, dan kuis kepada
siswa.

Di setiap teknologi yang unggul dalam menyajikan fitur dan fungsinya, Edmodo
memiliki kelebihan dan kekurangan dari segi penggunaan. Berikut adalah
34

kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada Edmodo yang ditampilkan dalam
bentuk tabel :

Tabel 3. 1 Kelebihan dan kekurangan Edmodo

Kelebihan Kekurangan
- Edmodo mudah digunakan oleh - Tidak terintegrasi dengan sosial
siapa saja. media lainnya.
- Dapat diakses di gadget atau PC - Hanya menggunakan bahasa
(Android, iPhone, dan Windows). Inggris. Tidak ada pilihan bahasa
- Dapat diakses kapan saja dan indonesia.
dimana saja yang terdapat akses - Belum tersedia video conference.
internet.
- Mendukung preview dari berbagai
file, seperti WORD, PDF, HTML,
dan SWF.

4. WebEx
4. 1. Pengertian

WebEx adalah sebuah aplikasi online yang dikembangkan oleh Cisco yang
membuat para penggunanya bisa saling berkolaborasi lewat gambar, video, dan
suara dari mana pun secara lebih mudah. WebEx mengkombinasik a n
komunikasi lewat telepon dengan tampilan di layar komputer. Tidak ada
perangkat keras yang harus dibeli, maupun perangkat lunak yang harus diunduh.
Dengan aplikasi ini, baik perusahaan maupun pengguna perorangan bisa
mengurangi biaya operasional dan membuat pekerjaan lebih efisien.

4. 2. Jenis Layanan WebEx


1. Cisco WebEx Meeting Center

Bertemu dalam jaringan dalam waktu yang nyata. Dapat mengura ngi
batasan, mengurangi waktu untuk menyelesaikan masalah, dan waktu
dalam bekerja bersama.
35

2. Cisco WebEx Training Center

Memberikan lingkungan belajar yang dinamis kepada pekerja,


pelanggan, maupun pemegang saham dengan ruang kelas dalam
jaringan. Pelatihan bisa dilakukan dalam waktu yang nyata, kehadiran
didata secara otomatis, dan umpan balik bisa dikirim secara instan.

3. Cisco WebEx Event Center

Perusahaan bisa mempromosikan bisnis dan pelayanan mereka melalui


pertemuan dalam jaringan dan saling berinteraksi.

4. Cisco WebEx Support Center

WebEx menawarkan dukungan teknis yang berkelas dunia. Melayani


koneksi dengan sekali klik secara nyata, pengiriman data dengan dua
arah, masuk kedalam komputer meja klien sebagai penyelenggara, dan
mengatur staf dengan pemantauan secara berkala.

5. Cisco WebEx Connect

Berkomunikasi lebih efektif, menginformasikan keputusan secara lebih


cepat, dan mengurangi ongkos perjalanan. Pengguna dapat
memanfaatkan dukungan Instan Messenger, suara, Voice over IP,
video, file sharing, dan konferensi Jejaring Jagat Jembar/web yang
terintegrasi.

6. Cisco WebEx Mail

Biaya menjadi lebih efektif dengan dukungan Microsoft Outlook,


kapasitas penyimpanan data yang besar, dan akses yang aman bagi para
pengguna.

4. 3. Keunggulan WebEx

WebEx memiliki beberapa keunggulan dari segi fitur, performa, maupun


mobilitas. Berikut keunggulan yang dimiliki oleh WebEx :
36

- Berbagi desktop, dokumen, dan aplikasi

Memudahkan pengguna untuk mengendalikan desktop atau desktop


pengguna lain dan juga sebaliknya. Mengkolaborasikan isi data,
mengaturnya di layar komputer tanpa harus mengunggah isi data
terlebih dahulu.

- Audio dan VoIP yang terintegrasi

Pengguna dapat memilih toll atau toll-free untuk interaksi audio,


ataupun menggunakan Voice over IP yg terintegrasi di komputer.

- Multimedia

Memudahkan presentasi melalui fitur-fitur Microsoft PowerPoint,


flash animation, audio, serta video.

- Video teleconference

Simulasi pertemuan tatap muka antar pengguna yang berbeda lokasi


dengan fitur multi-point video.

- Pembicara aktif

Mengidentifikasikan siapa lawan bicara dengan ikon bergerak yg


muncul pada layar pengguna

- Merekam pembicaraan, menyunting, dan memutar kembali

Merekam pembicaraan untuk referensi di pertemuan selanjutnya,


pelatihan, dan demonstrasi.

- Mengadakan pertemuan dengan mudah

Mengirimkan undangan pertemuan dan pengingat menggunaka n


panggilan telepon otomatis, pesan teks, email dari klien lokal atau
instant messenger termasuk Cisco WebEx Connect dan instan
messenger lainnya.
37

Dari penjelasan diatas bahwa aplikasi WebEx memiliki berbagai macam


keunggulan untuk berkomunikasi, maka dari itu penelitian ini akan
menggunakan aplikasi tersebut sebagai media pembelajaran yang akan
dilakukan.
38

BAB IV

PEMBAHASAN DAN HASIL

1. Teknik Pengumpulan Data


Tahapan ini menjelaskan tentang pengumpulan data laporan kerja praktek yang
berjudul Peningkatan Proses Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Sea
Digital Class Menggunakan Edmodo dan WebEx, didalamnya terdapat
beberapa teknik pengumpulan data dan Teknik Analisa Data. Disertai juga
penjelasan singkat bagaimana prosedur penelitian akan dilakukan, maka
penjelasan teknik pengumpulan data dan Analisa data sebagai berikut :

a. Observasi
Pada tahap pengumpulan data studi litelatur diambil dari bersumber, yaitu
jurnal, paper, prosedur dan buku – buku baik dalam bentuk digital ataupun
hardcopy, literature dan jurnal maupun buku dicari berdasarkan hubunga n
dengan laporan yang sedang dikaji. Selanjutnya akan dilakukan proses
Analisa dan evaluasi serta kajian yang mendalam yang dapat dijadikan
sebgai acuan melaksanakan penyusunan laporan ini.

b. Wawancara
Tahapan ini dilakukan dengan studi observasi yang mana dilakukan
pengambilan data dan pengamatan, data yang akan digunakan adalah data
kehadiran siswa dan data nilai mata pelajaran Simulasi Digital khususnya
pada kelas X.3 yang diperoleh dari guru mata pelajaran Simulasi Digita l
SMK Informatika Al-Irsyad Kota Cirebon.

c. Studi Dokumentasi
Dalam penelitian menggunakan 2 dokumen pendukung yaitu, dokumen
internal dan dokumen eksternal, dimana dua dokumen tersebut menjadi
dasar penelitian yang dilakukan, dua dokumen tersebut sebagai berikut :

1. Dokumen internal
1) Data Nilai yang diperoleh dari guru mata pelajaran Simulasi Digital
2) Data Tugas Siswa Kelas X.3
39

2. Dokumen eksternal
1) Form kuisioner dari siswa

2. Pembahasan
a. Mengetahui peningkatan proses belajar siswa
Dalam hal ini akan dibahas mengenai peningkatan proses belajar
siswa melalui model pembelajaran SDC menggunakan Edmodo dan webex
di SMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyah Kota Cirebon.
Proses belajar dapat diukur berdasarkan kemampuan siswa dalam
memahami materi yang diberikan oleh guru. Untuk mengetahui proses
belajar siswa dapat dijelaskan melalui kriteria indikator sebagai berikut :
2.1. Keinginan untuk berfikir secara kritis.
Kemampuan berpikir kritis dapat mendorong siswa memunculkan ide –
ide atau pemikiran baru mengenai permasalahan tentang dunia dengan
tujuan untuk menguji suatu pendapat atau ide termasuk di dalamnya
melakukan pertimbangan atau pemikiran yang didasarkan pada
pendapat yang diajukan. Siswa akan dilatih bagaimana menyelek s i
berbagai pendapat, shingga dapat membedakan mana pendapat yang
benar dan pendapat yang tidak benar.
2.2. Kuatnya kemauan untuk berbuat.
Seseorang yang belajar dengan semangat yang tinggi maka akan
menunjukan hasil yang baik.intensitas belajar siswa akan sangat
menentukan tingkat pencapaian tujuan belajarnya yakni meningkatka n
prestasinya.
2.3. Ketekunan dalam mengerjakan tugas secara mandiri.
Kemampuan siswa dalam mewujudkan kehendak atau keingina nnya
secara nyata tanpa bergantung pada orang lain disekelilingnya, dalam
hal ini siswa mampu melakukan belajar sendiri, dapat menentuka n
belajar yang efektif, dan mampu melakukan aktifitas belajar secara
mandiri. Ketekunan dalam mengerjakan tugas secara mandiri di ukur
pada seseorang dimana ia mampu berdiri sendiri dan menyelesa ika n
berbagai masalah yang dihadapi.
40

b. Merancang peningkatan proses belajar siswa


Dalam upaya meningkatkan proses belajar siswa, dapat dilakukan
dengan menggunakan model pembelajaran simulasi digital kelas maya yang
kemudian diterapkan menjadi model pembelajaran SDC.
Pada tahap ini akan menjelaskan proses perancangan model pembelajaran
SDC yang dijelaskan pada gambar dibawah ini.

Gambar 4. 1 Model rancangan pembelajaran SDC

Dari gambar diatas dapat dijelaskan bahwa untuk mempersiapkan kelas


maya, perlu adanya 5 komponen yang harus tersedia.

1. Komponen perangkat keras (Hardware)


Komponen ini merupakan komponen utama dalam melaksanaka n
program e-learning. Peralatan yang perlu dipersiapkan yaitu PC/laptop,
Smartphone atau Tablet PC.
2. Konten
Konten atau bahan ajar merupakan bagian terpenting dalam pelaksanaan
pembelajaran. Dengan adanya konten, guru akan lebih efektif dalam
melaksanakan kegiatan mengajar dan siswa akan sangat merasa terbantu
dalam proses belajar. Konten yang disediakan dalam kelas maya ini
berupa konten multimedia interaktif yang memungkinkan pengguna
41

menggunakan hardware dalam mengoperasikan suatu konten berupa


video, audio, gambar (Multimedia-based Content), dan juga konten
berbentuk teks seperti e-book atau dokumen (Text-based Content).
3. Komponen Perangkat lunak (Software)
Aplikasi e-learning yang sering disebut dengan Learning Management
System (LMS), yang merupakan sistem perangkat lunak yang mem-
virtualisasi proses belajar mengajar konvensional untuk administra s i,
dokumentasi, laporan suatu program pelatihan, ruangan kelas dan
peristiwa online, program e-learning, dan konten pelatihan misalnya,
segala fitur yang berhubungan dengan manajemen proses belajar
mengajar seperti bagaimana manajemen kelas, pembuatan materi atau
konten, forum diskusi, sistem penilaian (rapot), serta sistem ujian online
yang semuanya terakses dengan internet. LCMS adalah sebuah aplikasi
untuk mengelola konten pembelajaran. LCMS tidak hanya dapat
membuat, mengelola, dan menyediakan modul-modul pembelajaran,
tetapi juga mengelola dan menyunting (edit) semua bagian yang
membentuk sebuah katalog. Social learning network (SLN) atau
Jejaring Sosial untuk Pembelajaran, menurut Kordesh (2000) merujuk
pada koneksi interpersonal melalui interaksi dengan tujuan utama untuk
pengembangan pengetahuan. Secara lebih rinci, SLN merujuk pada
beberapa fenomena.
4. Komponen Infrastruktur
Membangun infrastruktur pembelajaran kelas maya tentunya membutuh
nya koneksi jaringan. Koneksi internet merupakan hal sangat utama
dalam menyelenggarakan pembelajaran E-Learning karena internet
bertindak sebagai penghubung antara guru dan murid. Internet
(Interconnection Networking) yang diartikan sebagai komputer –
komputer yang terhubung di seluruh dunia. Termasuk di dalamnya
peralatan teleconference yakni pertemuan jarak jauh antara beberapa
orang yang fisiknya berada pada lokasi yang berbeda secara geografis
apabila dalam memberikan layanan synchronous learning yakni proses
42

pembelajaran terjadi pada saat yang sama ketika pengajar sedang


mengajar dan murid sedang belajar melalui teleconference.
5. Strategi interaksi
Dalam proses pembelajaran antara guru dan siswa harus ada interaksi
untuk mencapai terjadinya kegiatan belajar mengajar. Guru harus sering
berkomunikasi dengan siswa melalui edmodo.
c. Mengimplementasikan peningkatan proses belajar siswa

Pada tahap ini menjelaskan proses penerapan peningkatan proses


belajar siswa melalui model pembelajaran SDC dengan menggunaka n
edmodo dan webex di SMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyah Kota
Cirebon.

Penelitian ini dilakukan pada kelas X.3 di sekolah SMK Informatika


Al-Irsyad Al-Islamiyah Kota Cirebon dengan mengambil mata pelajaran
Simulasi digital sebagai objek penelitian yang dilakukan dengan jumla h
sebanyak 22 siswa dan 1 guru.

Penerapan kelas digital dengan menggunakan edmodo sebagai media


pembelajaran antara guru dan siswa. Edmodo merupakan salah satu situs
aplikasi pembelajaran berbasis SLN (Social Learning Network).

Beberapa fitur utama pada edmodo yang dapat digunakan dalam


mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut :

- Kelas maya dengan sistem closed group collaboration, hanya mereka


yang memiliki kode grup yang dapat mengikuti kelas.
- Komunikasi menggunakan model media sosial
- Manajemen konten pembelajaran
- Evaluasi pembelajaran

Selain fitur utama di atas, edmodo juga mendukung team teaching, co-teacher, dan
teacher collaboration dan akses bagi orang tua untuk memantau kegiatan
pembelajaran anak/siswa.
43

1. Membuat akun guru di Edmodo

Sebagai guru yang ingin mulai menggunakan edmodo, perlu dipersiapkan


sarana dan prasarana agar terhubung dengan edmodo. Berikut yang harus
dipersiapkan untuk melakukan pendaftaran dan pembuatan akun edmodo :

a. PC/laptop dengan koneksi internet.


b. Smartphone (disarankan tersedia aplikasi edmodo untuk Android /
iPhone / Windows Phone).
c. Handphone dengan web browser.
d. Akun email yang aktif dan foto untuk profil.
e. Aplikasi web browser seperti Internet Explorer, Firefox, Chrome,
Opera, Safari, dan lain-lain.

Dalam pembuatan akun untuk guru, pastikan bahwa guru sudah memilik i
email yang dapat diakses. Disarankan untuk menggunakan email dari
Google (gmail). Karena dengan menggunakan email google ini terdapat
fitur yang bisa dihubungkan dengan edmodo.

Adapun langkah – langkah untuk melakukan pendaftarannya adalah


sebagai berikut :

1.1. Kunjungi situs Edmodo dengan mengetikkan URL


http://www.edmodo.com/ pada address bar web browser yang
digunakan.
Setelah masuk pada halaman edmodo, maka akan muncul tampila n
layar awal seperti gambar di bawah ini.

Gambar 4.2. 1 Halaman utama Edmodo


44

1.2. Kemudian klik tombol I’m a Teacher untuk melakukan proses


pendaftaran akun guru.
1.3. Masukkan nama email dan password yang diinginkan. Untuk email,
pastikan bahwa email yang digunakan masih aktif. Lalu klik Sign up
for free seperti pada tampilan gambar dibawah ini.

Gambar 4.2. 2 Pendaftaran akun Edmodo

1.4. Setelah itu pengguna diminta untuk mengisi nama depan dan nama
belakang pada kolom yang telah disediakan. Dan terdapat beberapa
pilihan untuk memilih tujuan pengguna dalam menbuat akun edmodo.
Tampilan gambar seperti dibawah ini.

Gambar 4.2. 3 Pendaftaran akun Edmodo


45

1.5. Ada beberapa pilihan seperti “Collaborate with other educators /


kolaborasi dengan guru yang lain”, “Use it with my Students /
Digunakan bersama siswa”, “Join a group / Bergabung ke dalam
grup”, dan “Explore the platform / Hanya menjelajah situs edmodo”.
Untuk mendaftar sebagai guru, disarankan untuk memilih “Use it with
my Students” karena pilihan ini akan membawa guru agar bisa
berinteraksi dengan siswanya dalam edmodo. Lalu klik Continue.

1.6. Langkah selanjutnya adalah pengguna diminta untuk menemuka n


sekolah tempat guru tersebut mengajar. Untuk mencarinya bisa
memasukkan nama sekolah, provinsi, kode pos atau negara.

Gambar 4.2. 4 Pendaftaran akun Edmodo

1.7. Langkah selanjutnya yaitu membuat grup. Isikan nama grup yang akan
dibuat (misalnya : grup belajar TIK). Lalu pilih kelas pada Select Grade
(misal : kelas 10th). Dan tentukan Subject Area untuk memilih mata
pelajaran yang ingin dijadikan topik pembahasan (misal : Computer
technology).
46

Gambar 4.2. 5 Pendaftaran akun Edmodo

1.8. Tampilan halaman depan edmodo setelah selesai berhasil membuat


akun seperti pada tampilan gambar dibawah ini.

Gambar 4.2. 6 Halaman depan Edmodo

2. Mengakses Library
2.1. Untuk mengakses library, caranya yaitu dengan meng-klik ikon
Library pada pojok kiri atas halaman utama edmodo.
47

Gambar 4.2. 7 Mengakses Library

2.2. Klik add untuk menambahkan file ke dalam library. Pada fitur ini, guru
dapat mengunggah berkas seperti file dokumen, foto, dan lain-lain. Dan
juga bisa menambahkan sebuah folder, tautan/link, dan kuis. Selain
dapat menyimpan pada library edmodo, juga bisa menyimpan berkas
melalui Google Drive maupun One Drive pada fitur edmodo.

Gambar 4.2. 8 Mengakses Library

3. Membuat Quiz

Quiz digunakan untuk memberikan evaluasi secara online baik berupa


pilihan ganda, isian singkat, soal pilihan benar dan salah, soal mencocokan
maupun soal uraian/esay. Quiz hanya dapat dibuat oleh guru, sedangkan siswa
hanya mengerjakannya saja. Fitur ini dilengkapi dengan batas waktu
pengerjaan, informasi tentang kuis dibuat, judul kuis dan tampilan kuis.
Perhitungan skor pada setiap butir soal quiz dilakukan secara otomatis untuk
48

jenis pertanyaan pilihan ganda dan isian singkat, sedangkan untuk penskoran
soal uraian harus diperiksa oleh guru terlebih dahulu.

3.1. Untuk membuat quiz pada edmodo, caranya klik menu Quiz yang ada
pada halaman utama edmodo.
3.2. Setelah itu klik tombol Create a Quiz untuk membuat kuis

Gambar 4.2. 9 Pembuatan kuis

3.2. Langkah pertama dalam pembuatan quiz adalah seperti keterangan


pada gambar dibawah ini :

Gambar 4.2. 10 Pembuatan kuis

Berdasarkan petunjuk pada gambar di atas, dapat dijelaskan sebagai


berikut :
(1.) Untuk memberi judul pada quiz yang akan dibuat.
(2.) Untuk mengatur batasan waktu pengerjaan quiz.
(3.) Untuk memilih jenis soal yang akan diterapkan pada quiz.
49

(4.) Untuk membuat soal pertama pada quiz.


3.3. Untuk jenis soal “Pilihan ganda / Multiple Choice”, klik Add first
question untuk membuat soal.
3.4. Tulis soal atau pertanyaan yang akan dijawab pada kolom pertanyaan
seperti pada tampilan gambar dibawah ini.

Gambar 4.2. 11 Pembuatan soal untuk kuis

Keterangan dari petunjuk gambar di atas :


(2.) Nomor soal/pertanyaan pada quiz
(3.) Kolom pertanyaan untuk membuat soal.
(4.) Kolom jawaban yang bisa ditentukan jawaban benar atau salah.
(5.) Untuk menambahkan soal baru.
(6.) Untuk memberikan bobot nilai pada soal.

3.5. Untuk membuat jenis soal “True False / benar-salah”, klik tombol
untuk membuat soal berikutnya.
50

Gambar 4.2. 12 Pembuatan soal untuk kuis

Keterangan dari petunjuk gambar di atas :


(1.) Isikan soal pada kolom pertanyaan.
(2.) Tentukan jawaban benar atau salah pada kolom tanggapan.
(3.) Berikan bobot nilai pada soal.
3.6. Untuk membuat jenis soal “Short Answer / Jawaban singkat”, klik
tombol untuk membuat soal berikutnya.

Gambar 4.2. 13 Pembuatan soal untuk kuis

Pada tipe soal ini, guru hanya cukup menyediakan pertanyaannya saja.
Lalu masukkan bobot nilai untuk soal tersebut. Untuk tipe soal ini, soal
akan dijawab langsung oleh siswa tanpa harus memilih jawaban secara
acak. Siswa akan diarahkan untuk menjawab soal ini bisa dalam bentuk
file dokumen maupun teks. Dan guru akan langsung melakukan
penilaian pada soal jenis ini.
51

3.7. Untuk membuat soal jenis “Fill in the blank / isian” klik tombol
untuk membuat soal berikutnya.

Gambar 4.2. 14 Pembuatan soal untuk kuis

Keterangan dari petunjuk gambar di atas :


(1.) Isikan soal pada kolom pertanyaan dengan menyisipkan tanda
“_” pada setiap kalimat untuk dijadikan pertanyaan.
(2.) Isikan jawaban yang benar pada kolom yang sudah disediakan.
(3.) Berikan bobot nilai untuk setiap jawaban pada soal tersebut.

3.8. Untuk membuat soal jenis “Matching / Mencocokan” klik tombol


untuk membuat soal berikutnya.

Gambar 4.2. 15 Pembuatan soal untuk kuis


52

Keterangan dari petunjuk gambar di atas :


(1.) Isikan soal pada kolom pertanyaan yang telah disediakan.
(2.) Isikan jawabannya secara berurut. Jawaban A dengan 1, B
dengan 2, C dengan 3, dan seterusnya. Secara otomatis soal
tersebut akan di acak sehingga siswa harus bisa mencocokan
dengan benar dari jawaban tersebut.
(3.) Berikan bobot nilai pada setiap jawaban yang benar dari soal
tersebut.
3.9.Setelah soal telah selesai dibuat. Klik Done untuk mempublikasika n
soal tersebut.
3.10. Setelah itu guru akan diarahkan pada halaman utama edmodo untuk
mengatur batas waktu mengerjakan soal yang telah dibuat.

Gambar 4.2. 16 Pengaturan waktu pada kuis

4. Pembuatan akun siswa


4.1. Masuk ke situs Edmodo dengan memasukan alamat
http://www.edmodo.com/
53

Gambar 4.2. 17 Halaman utama Edmodo

4.2. Kemudian klik tombol I’m a Student untuk melakukan proses


pendaftaran akun siswa.
4.3. Kemudian muncul kotak dialog untuk melakukan pendaftaran akun
dengan klik create new Edmodo account.

Gambar 4.2. 18 Pendaftaran akun Edmodo untuk siswa

4.4. Selanjutnya siswa akan di alihkan ke halaman pengisisan form


pendaftaran. Dibawah ini adalah tampilan dimana siswa harus mengis i
nama lengkap, kode group dan lain-lain.
54

Gambar 4.2. 19 Pendaftaran akun Edmodo untuk siswa


4.5. Berikut ini adalah kode group yang harus siswa masukan untuk
bergabung dalam group kelas seperti kode yang tertera pada gambar
dibawah ini.

Gambar 4.2. 20 Kode grup guru

4.6. Setelah selesai mengisi form pendaftaran, maka klik sign up for free
untuk memproses akun yang telah didaftarkan.
4.7. Berikut tampilan halaman utama pada akun siswa yang telah berhasil
didaftarkan.
55

Gambar 4.2. 21 Halaman depan Edmodo

5. Mengerjakan kuis
5.1. Untuk mengerjakan kuis pada Edmodo, pertama yang harus siswa
lakukan adalah klik Take quiz pada postingan guru yang telah
memberikan kuis.

Gambar 4.2. 22 Mengerjakan kuis

5.2. Kemudian siswa akan diarahkan untuk mulai mengerjakan kuis


tersebut dengan klik start quiz.
56

Gambar 4.2. 23 Mengerjakan kuis

5.3. Selanjutnya siswa bisa langsung mengerjakan kuis yang telah


diberikan oleh guru, para siswa bisa memilih jawaban yang sesuai
dengan pendapatnya masing-masing. Dibawah ini merupakan
tampilan tipe soal “pilihan ganda / multiple choice”.

Gambar 4.2. 24 Mengerjakan kuis

5.4. Kemudian pada soal berikutnya merupakan tampilan tipe soal


“mencocokan / matching” yaitu dengan mencocokan jawaban yang
menurutnya tepat.
57

Gambar 4.2. 25 Mengerjakan kuis

5.5. Setelah selesai mengerjakan kuis, maka klik submit quiz pada pojok
kanan atas untuk mengakhiri pengerjaan soal yang telah dijawab oleh
siswa.

Gambar 4.2. 26 Mengerjakan kuis

5.6. Kemudian klik submit pada tampilan submit quiz untuk meyakinka n
bahwa kuis yang siswa kerjakan telah selesai, jika belum selesai maka
siswa bisa klik cancel untuk membatalkan perintah tersebut.
58

Gambar 4.2. 27 Penyelesaian kuis Edmodo

5.7. Untuk melihat hasil pengerjaan kuis, siswa bisa klik view result
untuk mengetahui jawaban yang benar dan salah.

Gambar 4.2. 28 Melihat hasil kuis


59

5.8. Berikut tampilan review kuis yang telah dikerjakan.

Gambar 4.2. 29 Melihat hasil kuis

6. Pembuatan akun webex


WebEx merupakan situs yang menyediakan layanan meeting room,
befungsi untuk memberikan sebuah ruangan yang dikhususkan untuk
meeting secara online.
Spesifikasi yang dibutuhkan dalam mengoperasikan webex adalah sebagai
berikut :
a. PC/laptop (minimal RAM 2GB) sebagai komponen hardware.
b. Untuk versi mobile, smartphone dan tablet dengan OS Android yang
memiliki minimal RAM 1GB (Direkomendasikan 4GB).
c. Browser yang mendukung plugin flash player dan JavaScript.
d. Koneksi internet yang stabil.
6.1. Untuk membuat akun webex, hal pertama yang harus dilakukan
adalah masuk ke alamat http://www.webex.com/
6.2. Setelah masuk ke halaman tersebut, maka akan muncul tampila n
seperti gambar dibawah ini.
60

Gambar 4.3. 1 Halaman utama WebEx

6.3. Kemudian untuk melakukan pendaftaran akun, klik Start Free.


6.4. Setelah itu, lakukan pengisian pada form pendaftaran seperti
nama lengkap (nama depan dan nama belakang), tentukan negara
asal, nama perusahaan atau institusi, email dan password.

Gambar 4.3. 2 Pendaftaran akun WebEx

6.5. Setelah selesai mengisi keseluruhan form pendaftaran, masukkan


kode captcha yang tertera diatas untuk memastikan bahwa akun
yang akan didaftarkan sepenuhnya aman dari peretasan akun.
6.6. Setelah selesai melakukan pengisian form pendaftaran, maka
akan muncul tampilan gambar seperti dibawah ini.
61

Gambar 4.3. 3 Pendaftaran akun WebEx

6.7. Akun telah berhasil dibuat, namun untuk bisa memula i


mengoperasikan webex, pengguna harus buka email yang telah
didaftarkan di webex untuk memerlukan aktivasi akun webex.

Gambar 4.3. 4 Aktivasi akun WebEx lewat email

6.8. Buka email yang aktif, lalu buka pesan dari Cisco Webex. Klik
Activate untuk mengaktivasi akun webex yang telah didaftarkan.
6.9. Setelah itu pengguna akan langsung diarahkan untuk melakukan
login ke webex dengan email dan password yang telah
didaftarkan. Lalu klik Sign In.
62

Gambar 4.3. 5 Halaman login WebEx

6.10. Kemudian akan muncul tampilan informasi umum untuk


melengkapi profil akun webex.

Gambar 4.3. 6 Melengkapi form profil akun WebEx

Keterangan dari petunjuk gambar diatas :


(1.) Tentukan zona waktu berdasarkan area yang ditempati.
(2.) Tentukan lokasi. (Karena Indonesia belum terpasang di
webex, maka pilih U.K. sebagai default location).
(3.) Tentukan bahasa yang digunakan (pilih English sebagai
default language).
(4.) Masukkan nama tampilan pada saat melakukan meeting
online.
(5.) Masukkan nama pekerjaan yang di jalani.
63

(6.) Masukkan nama perusahaan tempatnya bekerja.

Setelah semuanya selesai dilengkapi, klik Done untuk


memproses.

6.11. Tampilan webex setelah berhasil login seperti pada gambar


dibawah ini.

Gambar 4.3. 7 Beranda utama WebEx

7. Memulai teleconference
Untuk memulai teleconference, ada tiga cara dalam membuat meeting
room yaitu Meet Now, Schedule, dan Join by Number.
1) Meet Now
7.1. Untuk membuat meeting room dengan cara mengundang orang
lain lewat email yaitu dengan menggunakan fitur Meet Now.
Caranya adalah sebagai berikut :

Gambar 4.3. 8 Memulai teleconference


64

Keterangan dari petunjuk gambar diatas :


(1.) Pilih dan klik Meeting Now
(2.) Ketikkan email yang akan diundang untuk mengik uti
teleconference.
7.2. Pengguna juga bisa menambahkannya dengan klik ikon “+” pada
kolom “Who”. Jika sudah cukup, klik Start untuk memulai.
7.3. Maka pengguna akan diarahkan ke dalam aplikasi Cisco WebEx
Meetings yang secara otomatis akan terinstal pada browser.

Gambar 4.3. 9 Proses instalasi WebEx

7.4. Setelah plugin webex terinstal pada browser, tunggu proses


untuk persiapan melakukan meeting seperti pada tampila n
dibawah ini.

Gambar 4.3. 10 Proses instalasi WebEx


65

7.5. Jika sudah selesai, Cisco WebEx meeting telah siap untuk
digunakan teleconference. Sebelum itu, lakukan pengaturan
kamera untuk merekam menampilkan video yang akan digunaka n
dalam teleconference.

Gambar 4.3. 11 Mengatur kamera webcam pada WebEx

Keterangan dari petunjuk gambar diatas :


(1.) Klik ikon Setting pada pojok kanan atas untuk mengatur
kamera yang digunakan.
(2.) Pada tab Video Options, tentukan kamera/webcam yang akan
digunakan dalam melakukan teleconference. Untuk default
webcam pada laptop bisa gunakan webcam internal yang
sudah terpasang. Untuk PC bisa gunakan webcam eksternal.
Jika sudah, klik OK.
(3.) Kemudian klik ikon kamera untuk menampilkan video.
7.6. Setelah mengatur kamera, maka akan tampil seperti gambar
dibawah ini.
66

Gambar 4.3. 12 Tampilan teleconference pada WebEx

Pengguna juga dapat melakukan pengaturan suara dengan pilih


“Call Using Computer” untuk menyalakan speaker dan mikrofo n.
7.7. Untuk mengakhiri teleconference, klik “End Meeting” atau tutup
aplikasi webex.

2) Schedule
Schedule adalah fitur yang disediakan oleh webex dalam melakuka n
teleconference secara terjadwal.
67

Berikut adalah tampilan saat menggunakan mode schedule.

Gambar 4.3. 13 Tampilan mode Schedule

3) Join by number
Fitur ini disediakan oleh webex untuk melakukan teleconfere nce
dengan memasukkan meeting number yang diberikan oleh host.
Berikut tampilan interface meeting number webex host.
Lalu meeting number tersebut dimasukkan ke dalam kolom seperti
tampilan gambar dibawah ini.

Gambar 4.3. 14 Tampilan mode Join by Number

d. Mengevaluasi peningkatan proses belajar siswa


Menurut hasil penelititan yang telah dilakukan oleh peneliti selama kegiatan
kerja praktek berlangsung telah didapatkan data jumlah siswa yang hadir
mengikuti mata pelajaran simulasi digital sebagai berikut.
68

Tabel 4. 1 Jumlah siswa kelas X.1 yang mengikuti pelajaran simulasi digital

Pertemuan Jumlah Siswa yang Persentase


Tanggal
ke- hadir (%)
03/08/2016 1 19 95%
06/08/2016 2 20 100%
10/08/2016 3 19 95%
13/08/2016 4 19 95%
20/08/2016 5 20 100%
24/08/2016 6 18 90%
27/08/2016 7 18 90%
31/08/2016 8 18 90%

Dari tabel diatas dapat menunjukan siswa kelas X.1 di SMK


Informatika Al-irsyad Al-islamiyah kota Cirebon berdasarkan jumla h
siswa yang hadir. Pada tabel diatas menjelaskan pada minggu ke-2 dan ke-
5 diperoleh persentase kehadiran sebanyak 100% yang merupakan
persentase tertinggi. Kemudian pada minggu ke-6 sampai minggu ke-8
diperoleh persentase kehadiran sebanyak 90% yang merupakan persentase
paling rendah.

Tabel 4. 2 Jumlah siswa kelas X.2 yang mengikuti pelajaran simulasi digital

Pertemuan Jumlah Siswa yang Persentase


Tanggal
ke- hadir (%)
02/08/2016 1 22 100%
09/08/2016 2 22 100%
16/08/2016 3 21 95%
23/08/2016 4 21 95%
30/08/2016 5 21 95%
06/09/2016 6 22 100%
13/09/2016 7 20 90%
69

Dari tabel diatas dapat menunjukan siswa kelas X.2 di SMK


Informatika Al-irsyad Al-islamiyah kota Cirebon berdasarkan jumla h
siswa yang hadir. Pada tabel diatas menjelaskan pada minggu ke-1, ke-2
dan ke-6 diperoleh persentase kehadiran sebanyak 100% yang merupakan
persentase tertinggi. Kemudian pada minggu ke-7 diperoleh persentase
kehadiran sebanyak 90% yang merupakan persentase paling rendah.

Tabel 4. 3 Jumlah siswa kelas X.3 yang mengikuti pelajaran simulasi digital

Pertemuan Jumlah Siswa yang Persentase


Tanggal
ke- hadir (%)
01/08/2016 1 21 95%
04/08/2016 2 21 95%
05/08/2016 3 21 95%
11/08/2016 4 21 95%
12/08/2016 5 22 100%
18/08/2016 6 21 95%
19/08/2016 7 20 90%
26/08/2016 8 21 95%

Dari tabel diatas dapat menunjukan siswa kelas X.3 di SMK


Informatika Al-irsyad Al-islamiyah kota Cirebon berdasarkan jumla h
siswa yang hadir. Pada tabel diatas menjelaskan pada minggu ke-5
diperoleh persentase kehadiran sebanyak 100% yang merupakan
persentase tertinggi. Kemudian pada minggu ke-7 diperoleh persentase
kehadiran sebanyak 90% yang merupakan persentase paling rendah.
Dari ketiga tabel diatas dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X.1,
X.2 dan X.3 memiliki minat yang lebih dalam mengikuti mata pelajaran
simulasi digital pada SMK Al-irsyad Al-islamiyyah kota ciirebon.
70

3. Hasil
a. Mengetahui peningkatan proses belajar siswa
Dari pembahasan analisa survei di SMK Informatika Al-Irsyad Al-
Islamiyyah Kota Cirebon untuk mengetahui peningkatan proses belajar
siswa pada kelas X.1, X.2 dan X.3, maka dapat dihasilkan indikator –
indikator sebagai berikut :

Tabel 4. 4 Rekapitulasi persentase kuesioner

Persentase
No. Indikator Predikat
(%)
1. Keinginan untuk berpikir kritis 72,70% Baik
2. Kuatnya kemauan untuk berbuat 64,50% Cukup
Ketekunan dalam mengerjakan tugas
3. 66,56% Cukup
secara mandiri
Dari tabel diatas terlihat bahwa pada indikator ke-1 memiliki persentase
72,70% yang masuk ke dalam predikat Baik, kemudian pada indikator ke-2
memiliki persentase 64,50% yang masuk ke dalam predikat Cukup, dan
terkahir pada indikator ke-3 memiliki persentase 66,56% yang masuk ke
dalam predikat Cukup.

b. Merancang peningkatan proses belajar siswa


Perancangan pembelajaran model SDC ini akan meningkatkan proses
belajar mengajar antara guru dan siswa, karna dengan menggunakan model
pembelajaran SDC ini mampu melaksanakan kegiatan belajar mengajar
secara efektif dalam menyajikan konten-konten yang dapat mudah untuk
dipahami oleh siswa. Dengan adanya model pembelajaran SDC, antara guru
dan siswa akan mudah terjadinya interaksi dan komunikasi dalam
melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Perancangan pembelajaran model SDC tentunya akan menghasilka n
pengembangan pengetahuan baru dalam kelas digital. Dengan adanya model
pembelajaran SDC maka siswa akan lebih aktif dalam proses belajar sehingga
siswa akan lebih aktif bertanya kepada guru tentang materi yang disampaikan
di e-learning dibandingkan proses pembelajaran langsung di dalam kelas.
71

c. Mengimplementasikan peningkatan proses belajar siswa


Dari hasil pembahasan mengenai penerapan peningkatan proses
belajar siswa melalui model pembelajaran sdc menggunakan Edmodo dan
webex di SMK Informatika Al-irsyad Al-islamiyah Kota Cirebon.
1. Tampilan Guru

Gambar 4.4. 1 Tampilan akun Edmodo guru

Gambar diatas merupakan tampilan profil akun Edmodo guru SMK


Infomatika Al-Irsyad atas nama Ibu Miftakhu Rizqi. Pada profil tersebut
terdapat 84 siswa yang menjadi anggota, 9 guru yang bergabung, dan 13
berkas yang disimpan di dalam akun Edmodo.

2. Tampilan Kelas X.3

Gambar 4.4. 2 Tampilan grup kelas Edmodo

Gambar diatas merupakan tampilan grup kelas Edmodo khususnya


grup kelas X.3. Didalam grup tersebut berisi postingan guru dalam
memberikan tugas atau materi yang harus dipelajari.

3. Tampilan Member
72

Gambar 4.4. 3 Tampilan member

Gambar diatas merupakan tampilan anggota dari grup kelas X.3.


Di dalam grup tersebut terdapat beberapa anggota diantaranya guru dan
siswa yang ikut bergabung ke dalam grup tersebut.

4. Interaksi Guru dan Siswa

Gambar 4.4. 4 Tampilan interaksi guru dan siswa

Gambar diatas merupakan tampilan interaksi komunikasi antara


guru dan siswa dalam suatu postingan grup kelas X.3. Didalam grup
tersebut, guru melakukan interaksi kepada siswa sehingga siswa
memberikan tanggapan kepada guru.

5. Webex Guru
73

Gambar 4.4. 5 Tampilan teleconference WebEx

Gambar diatas merupakan tampilan teleconference pada WebEx


yang melibatkan antara guru dengan siswa dalam suatu pembelajaran
jarak jauh.

d. Mengevaluasi peningkatan proses belajar siswa


Dari pembahasan mengenai evaluasi peningkatan proses belajar siswa
melalui model SDC menggunakan Edmodo dan webex pada kelas X.1, X.2
dan X.3 di SMK Informatika Al-irsyad Al-islamiyah kota Cirebon.

Tabel 4. 5 Jumlah siswa kelas X.1 yang mengikuti pelajaran simulasi digital

Pertemuan Jumlah siswa yang Persentase


Tanggal
ke- hadir (%)
03/09/2016 9 19 95%
17/09/2016 10 18 90%
21/09/2016 11 20 100%
24/10/2016 12 19 95%
28/09/2016 13 19 95%
01/10/2016 14 18 90%
05/10/2016 15 19 95%
08/10/2016 16 20 100%
12/10/2016 17 20 100%
74

15/10/2016 18 19 95%
19/10/2016 19 20 100%

Dari tabel diatas dapat diketahui kehadiran siswa kelas X.1 di SMK
Informatika Al-irsyad Al-islamiyah kota Cirebon dalam mengikuti mata
pelajaran simulasi digital mengalami peningkatan pada minggu ke-11, ke-16, ke-
17 dan ke-19 dengan persentase 100% yang merupakan persentase tertinggi.

Tabel 4. 6 Jumlah siswa kelas X.2 yang mengikuti pelajaran simulasi digital

Pertemuan Jumlah siswa yang Persentase


Tanggal
ke- hadir (%)
20/09/2016 8 20 90%
27/09/2016 9 20 90%
04/10/2016 10 22 100%
11/10/2016 11 21 95%
18/10/2016 12 22 100%
25/10/2016 13 22 100%

Dari tabel diatas dapat diketahui kehadiran siswa kelas X.2 di SMK
Informatika Al-irsyad Al-islamiyah kota Cirebon dalam mengikuti mata
pelajaran simulasi digital mengalami peningkatan pada minggu ke-10, ke-12,
dan ke-13 dengan persentase 100% yang merupakan persentase tertinggi.

Tabel 4. 7 Jumlah siswa kelas X.3 yang mengikuti pelajaran simulasi digital

Pertemuan Jumlah siswa yang Persentase


Tanggal
ke- hadir (%)
01/09/2016 9 22 100%
02/09/2016 10 21 95%
22/09/2016 11 21 95%
23/09/2016 12 21 95%
29/09/2016 13 21 95%
75

06/10/2016 14 21 95%
13/10/2016 15 19 86%
20/10/2016 16 19 86%
21/10/2016 17 20 90%
27/10/2016 18 20 90%
28/10/2016 19 20 90%

Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa kehadiran siswa kelas X.3 di
SMK Informatika Al-irsyad Al-islamiyah kota Cirebon yang mengikuti mata
pelajaran simulasi digital tidak mengalami peningkatan secara signifikan pada
setiap minggunya, hal tersebut dapat dilihat pada data kehadiran di atas pada
minggu ke-10 sampai dengan ke-14 memiliki persentase sebanyak 95%
sedangkan pada mminggu ke-17 sampai dengan ke-19 memiliki persentase
sebanyak 90%.
Dari ketiga tabel diatas yang telah dijelaskan dapat disimpulkan bahwa
mata pelajaran simulasi digital yang menggunakan model pembelajaran Sea
Digital Class memiliki tingkat kehadiran yang paling tinggi diperoleh pada kelas
X.1 sedangkan tingkat kehadiran terendah berada pada kelas X.3
76

BAB V

PENUTUP

1. Kesimpulan
Hasil dari pengembangan pembelajaran melalui model Sea Digital Class yang
dimulai dari analisis hingga pengevaluasian, maka dapat disimpulkan hal – hal
sebagai berikut :

1. Pembelajaran menggunakan metode e-learning dengan media Sea Digita l


Class dalam pembelajaran dapat meningkatkan proses belajar siswa.
Pembelajaran SDC merupakan salah satu metode pembelajaran yang
memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan
menggunakan media interaktif berbasis internet.
2. Tersedianya fasilitas forum diskusi dan layanan sharing di dalam Edmodo
untuk memudahkan siswa dan guru dalam melaksanakan pembelajaran e-
learning dengan menggunakan model pembelajaran SDC.
3. Tersedianya layanan WebEx untuk memudahkan pembelajaran jarak jauh
antara guru dan siswa.
4. Jika dilihat dari hasil persentase diatas, setiap pencapaian indikator
keberhasilan terhadap variabel penelitian sekolah SMK Informatikan Al-
Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon sebesar 76%. Sedangkan jika dilihat
dari persentase indikator minimal atau terendah maka SMK Informatika
Al-Irsyad kota Cirebon mendapatkan persentase 74% terhadap proses
belajar siswa menggunakan model pembelajaran SDC.
77

2. Saran
Berdasarkan dari pengembangan pembelajaran melalui model SDC, dapat
diberikan beberapa saran sebagai berikut :

a. Melakukan pembelajaran melalui model Sea Digital Class lebih lanjut


agar semakin meningkatnya proses belajar siswa.
b. Melakukan evaluasi secara berkala agar tetap berjalannya model
pembelajaran Sea Digital Class.
78

DAFTAR PUSTAKA

Alanindra, S., Sri, W., & Slamet, S. (2012). Peningkatan Keterampilan Proses Sains
Dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Strategi Guided Inquiry Di Smp
Negeri 5 Surakarta Kelas VIII F, 36–45.

Djamarah, syaeful bahri. (2006). Strategi belajar mengajar, 7386, 1–10.

Fajri, L., Martini, K. S., & S, A. N. C. (2012). Upaya Peningkatan Proses Dan Hasil
Belajar Kimia Materi Koloid Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Tgt
(Teams Games Tournament) Dilengkapi Dengan Teka-Teki Silang Bagi Siswa
Kelas XI Ipa 4 Sma Negeri 2 Boyolali Pada Semester Genap, 1(1), 89–96.

Nur, S., & Tampubolon, B. (2014). MENINGKATKAN HASIL BELAJAR


SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKn DENGAN MODEL
COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY–TWO STRAY, 1–13.

Rahayuningsih, R., Masykuri, M., & Utami, B. (2012). Penerapan Siklus Belajar
5E (learning cycle 5E) Disertai Peta Konsep Untuk Meningkatkan Kualitas
Proses Dan Hasil Belajar Kimia Pada Materi Kelarutan Dan Hasil Kali
Kelarutan Kelas XI Ipa Sma Negeri 1 Kartasura, 1(1), 51–58.
79

LEMBAR EVALUASI PELAKSANAAN KP

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

Nama : YAYA ZAKARIA

NIM : 41132581

Lokasi KP : SMK INFORMATIKA AL-IRSYAD KOTA CIREBON

Alamat : Jl. Perjuangan No.13 By Pass, Kota Cirebon 45132

No Uraian Nilai Nilai Ket


A B C D
1 Kedisiplinan Kerja
2 Rasa Tanggung Jawab
3 Kesungguhan
Melaksanakan Tugas
4 Kemampuan
Mengerjakan Tugas
5 Moral/ Etika Kerja

Catatan :

Nilai Arti Nilai

A Baik Sekali
B Baik
C Cukup
D Kurang
E Sangat Kurang

Cirebon, 10 Desember 2016


Mengetahui,
Kepala SMK Informatika Al-Irsyad
Al-Islamiyah Kota Cirebon

Abdurachim, S.Kom
NIK : 1985120051044
80

LEMBAR EVALUASI PELAKSANAAN KP

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

Nama : MUHAMMAD IRFAN SHOLAHUDDIN

NIM : 41132599

Lokasi KP : SMK INFORMATIKA AL-IRSYAD KOTA CIREBON

Alamat : Jl. Perjuangan No.13 By Pass, Kota Cirebon 45132

No Uraian Nilai Nilai Ket


A B C D
1 Kedisiplinan Kerja
2 Rasa Tanggung Jawab
3 Kesungguhan
Melaksanakan Tugas
4 Kemampuan
Mengerjakan Tugas
5 Moral/ Etika Kerja

Catatan :

Nilai Arti Nilai

A Baik Sekali
B Baik
C Cukup
D Kurang
E Sangat Kurang

Cirebon, 10 Desember 2016


Mengetahui,
Kepala SMK Informatika Al-Irsyad
Al-Islamiyah Kota Cirebon

Abdurachim, S.Kom
NIK : 1985120051044
81

LEMBAR BIMBINGAN KERJA PRAKTEK (KP)

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

Nama Mahasiswa : YAYA ZAKARIA

NIM : 41132581

Lokasi KP : SMK INFORMATIKA AL-IRSYAD KOTA


CIREBON

Alamat : Jl. Perjuangan No.13 By Pass, Kota Cirebon 45132

Pembimbing KP : ……………………………………………

Judul Lap. KP : ……………………………………………

No Tanggal Uraian Bimbingan Tanda Tangan Ket

Cirebon,……………………………….

STMIK IKMI, Mengetahui,

Yudhistira Arie Wijaya, S.Kom Dian Ade Kurnia, M.Kom


Ka. Jur MI/ KA Pemb. Ketua I Bidang Akademik dan
Kemahasiswaan
82

LEMBAR EVALUASI PELAKSANAAN KP

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

Nama Mahasiswa : Yaya Zakaria

NIM : 41132581

Lokasi KP : SMK Informatika Al-irsyad Kota Cirebon

Alamat : Jl. Perjuangan No. 13 By pass, Kota Cirebon

Pembimbing KP : Dian Ade Kurnia, M.kom

Judul Lap. KP : PENINGKATAN PROSES BELAJAR SISWA


MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SEA
DIGITAL CLASS MENGGUNAKAN EDMODO
DAN WEBEX

Telah melaksanakan Kerja Praktek pada SMK Informatika Al-irsyad Kota


Cirebon dengan hasil sebagai berikut :

1. Tanggal pelaksanaan Kerja Praktek (KP) 25 Juli 2016 s/d 17


September 2016
2. Rincian Nilai

A B C D E

Cirebon, 8 Februari 2017


STMIK IKMI Cirebon,

Raditya Danar Dana, M.Kom


NIDN. 0425108004
83

LEMBAR EVALUASI PELAKSANAAN KP

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

Nama Mahasiswa : Muhammad Irfan Sholahuddin

NIM : 41132599

Lokasi KP : SMK Informatika Al-Irsyad Kota Cirebon

Alamat : Jl. Perjuangan No. 13 By pass, Kota Cirebon

Pembimbing KP : Dian Ade Kurnia, M.kom

Judul Lap. KP : PENINGKATAN PROSES BELAJAR SISWA


MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SEA
DIGITAL CLASS MENGGUNAKAN EDMODO
DAN WEBEX

Telah melaksanakan Kerja Praktek pada SMK Informatika Al-irsyad Kota


Cirebon dengan hasil sebagai berikut :

1. Tanggal pelaksanaan Kerja Praktek (KP) 25 Juli 2016 s/d 17


September 2016
2. Rincian Nilai.

A B C D E

Cirebon, 8 Februari 2017


STMIK IKMI Cirebon,

Raditya Danar Dana, M.Kom


NIDN. 0425108004
84

DAFTAR HADIR KEGIATAN KERJA PRAKTEK

Nama Mahasiswa : YAYA ZAKARIA

NIM : 41132581

Lokasi KP : SMK INFORMATIKA AL-IRSYAD KOTA


CIREBON

Alamat : Jl. Perjuangan No.13 By Pass, Kota Cirebon 45132

Pembimbing KP Perusahaan : Raditya Nuzul P., S.Pd

Tingkat
Uraian Jam Jam
No Hari Tanggal Paraf Paraf Penyelesaian
Kegiatan Masuk Pulang
(%)
1. Senin 15/08/2016 Pengarahan 08.00 13.00

2. Sabtu 20/08/2016 Pengarahan 08.00 13.00

3. Senin 22/08/2016 Penjadwalan 08.00 13.00


Uji Coba
4. Selasa 23/08/2016 08.00 13.00
WebEx
Uji Coba
5. Rabu 24/08/2016 08.00 13.00
Perangkat
Setting alat
6. Kamis 25/08/2016 dan 08.00 13.00
Konfigurasi
Setting alat
7. Jumat 26/08/2016 dan 08.00 13.00
Konfigurasi
8. Senin 29/08/2016 Setting WebEx 08.00 13.00
Setting alat
9. Selasa 30/08/2016 dan 08.00 13.00
Konfigurasi
Pengarahan
10. Rabu 31/08/2016 08.00 13.00
Guru
Memberikan
11. Kamis 01/09/2016 materi WebEx 08.00 13.00
kepada siswa
Setting
12. Jumat 02/09/2016 08.00 13.00
peralatan
85

Setting
13. Senin 05/09/2016 08.00 13.00
peralatan
Setting
14. Selasa 06/09/2016 08.00 13.00
peralatan
Setting
15. Rabu 07/09/2016 08.00 13.00
peralatan

Setting
16. Kamis 08/09/2016 08.00 13.00
peralatan
Setting
17. Jumat 09/09/2016 08.00 13.00
peralatan

Memberikan
18. Sabtu 10/09/2016 materi WebEx 08.00 13.00
kepada siswa
Uji Coba
19. Jumat 16/09/2016 08.00 13.00
Teleconference

Cirebon, 17 Desember 2016


Mengetahui,
Kepala SMK Informatika Al-Irsyad
Kota Cirebon

Abdurachim, S.Kom
NIK : 1985120051044
86

DAFTAR HADIR KEGIATAN KERJA PRAKTEK

Nama Mahasiswa : MUHAMMAD IRFAN SHOLAHUDDIN

NIM : 41132599

Lokasi KP : SMK INFORMATIKA AL-IRSYAD KOTA


CIREBON

Alamat : Jl. Perjuangan No.13 By Pass, Kota Cirebon 45132

Pembimbing KP Perusahaan : Raditya Nuzul P., S.Pd

Tingkat
Uraian Jam Jam
No Hari Tanggal Paraf Paraf Penyelesaian
Kegiatan Masuk Pulang
(%)
1. Senin 15/08/2016 Pengarahan 08.00 13.00

2. Sabtu 20/08/2016 Pengarahan 08.00 13.00

3. Senin 22/08/2016 Penjadwalan 08.00 13.00


Uji Coba
4. Selasa 23/08/2016 08.00 13.00
WebEx
Uji Coba
5. Rabu 24/08/2016 08.00 13.00
Perangkat
Setting alat
6. Kamis 25/08/2016 dan 08.00 13.00
Konfigurasi
Setting alat
7. Jumat 26/08/2016 dan 08.00 13.00
Konfigurasi
8. Senin 29/08/2016 Setting WebEx 08.00 13.00
Setting alat
9. Selasa 30/08/2016 dan 08.00 13.00
Konfigurasi
Pengarahan
10. Rabu 31/08/2016 08.00 13.00
Guru
Memberikan
11. Kamis 01/09/2016 materi WebEx 08.00 13.00
kepada siswa
Setting
12. Jumat 02/09/2016 08.00 13.00
peralatan
87

Setting
13. Senin 05/09/2016 08.00 13.00
peralatan
Setting
14. Selasa 06/09/2016 08.00 13.00
peralatan
Setting
15. Rabu 07/09/2016 08.00 13.00
peralatan

Setting
16. Kamis 08/09/2016 08.00 13.00
peralatan
Setting
17. Jumat 09/09/2016 08.00 13.00
peralatan

Memberikan
18. Sabtu 10/09/2016 materi WebEx 08.00 13.00
kepada siswa
Uji Coba
19. Jumat 16/09/2016 08.00 13.00
Teleconference

Cirebon, 17 Desember 2016


Kepala SMK Informatika Al-Irsyad
Kota Cirebon

Abdurachim, S.Kom
NIK : 1985120051044
88

BIODATA MAHASISWA

Nama Mahasiswa : YAYA ZAKARIA


NIM : 41132581
Jurusan : TEKNIK INFORMATIKA (TKJ)
Tempat, tanggal lahir : MAJALENGKA, 27 JANUARI 1993
Alamat : DESA PAJAJAR, RT/RW 012/006, KEC.
RAJAGALUH, KAB. MAJALENGKA

Agama : ISLAM
Jenis Kelamin : LAKI-LAKI
Kewarganegaraan : INDONESIA
Status : BELUM NIKAH
Golongan Darah :O

Riwayat Pendidikan :
SDN PAJAJAR II tahun lulus 2006
MTsN RAJAGALUH tahun lulus 2009
SMK KORPRI MAJALENGKA tahun lulus 2012
89

BIODATA MAHASISWA

Nama Mahasiswa : MUHAMMAD IRFAN SHOLAHUDDIN


NIM : 41132599
Jurusan : TEKNIK INFORMATIKA (TKJ)
Tempat, tanggal lahir : CIREBON, 10 JANUARI 1996
Alamat : DESA JATISEENG, BLOK MANIS, RT.001/RW.001,
KECAMATAN CILEDUG, KABUPATEN CIREBON

Agama : ISLAM
Jenis Kelamin : LAKI-LAKI
Kewarganegaraan : INDONESIA
Status : BELUM NIKAH
Golongan Darah : AB

Riwayat Pendidikan :
SDN 1 JATISEENG (CENTER) tahun lulus 2007
SMPN 2 CILEDUG tahun lulus 2010
SMAN 1 WALED tahun lulus 2013
90

LAMPIRAN - LAMPIRAN
91

Lampiran 1 Daftar Kehadiran Siswa SMK Informatika Al-irsyad Al -islamiyya h


Kota Cirebon
92

Lampiran 2 Daftar Nilai Belajar Siswa SMK Informatika Al-irsyad Al-islamiyyah Kota
Cirebon
93

Lampiran 3 Daftar Kehadiran Pengisian Kuesioner Siswa


94

Lampiran 4 Alanindra, S., Sri, W., & Slamet, S. (2012). Peningkatan Keterampila n
Proses Sains Dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Strategi Guided Inquiry
Di Smp Negeri 5 Surakarta Kelas VIII F, 36–45
95
96

Lampiran 5 Fajri, L., M artini, K. S., & S, A. N. C. (2012). Upaya Peningkatan Proses Dan Hasil Belajar
Kimia M ateri Koloid M elalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Tgt (Teams Games Tournament) Dilengkapi
Dengan Teka-Teki Silang Bagi Siswa Kelas XI Ipa 4 Sma Negeri 2 B
97
98
99

Lampiran 6 Nur, S., & Tampubolon, B. (2014). M ENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM
PEM BELAJARAN PKn DENGAN M ODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY–TWO
STRAY, 1–13.
100
101
102
103

Lampiran 7 Rahayuningsih, R., M asykuri, M ., & Utami, B. (2012). Penerapan Siklus Belajar 5E (learning
cycle 5E) Disertai Peta Konsep Untuk M eningkatkan Kualitas Proses Dan Hasil Belajar Kimia Pada M ateri
Kelarutan Dan Hasil Kali Kelarutan Kelas XI Ipa Sma Negeri 1