Anda di halaman 1dari 13

POKET PERIODONTAL

BUKU ACUAN
CLINICAL PERIODONTOLOGY, CARRANZA, 9TH ED.,
2002.

Sulkus Gingiva dan Poket Periodontal


Sulkus gingiva adalah kantongan yg normal yg dibatas
oleh jar. keras (sementum) dan jar. lunak (margin gingiva).
Dalamnya 1 – 2 mm.

Poket adalah sulkus gingiva yang menjadi dalam secara
patologis.

KLASIFIKASI POKET
Poket Gingival
y.i. poket yang terbentuk dari pembesaran gingiva,
tanpa disertai kerusakan jaringan periodontal di bawahnya.
Poket Periodontal
y.i. poket yang terbentuk oleh adanya kerusakan pada
jaringan penyangga periodontal.

SULKUS DAN POKET

Sulkus gingiva
Poket periodontal

Poket Periodontal ada 2 tipe :


Poket Suprabony (supracrestal atau supraalveolar)
Dasar poket terletak koronal dari tulang alveolar.
Poket Intrabony (infrabony, subcrestal atau
intraalveolar)
Dasar poket terletak apikal dari level tulang alveolar
yang berdekatan.

POKET PERIODONTAL
POKET
SUPRABONY
POKET
INFRABONY

BEDA POKET SUPRABONY & INTRABONY

POKET SUPRABONY
Dasar poket terletak koronal dr puncak tulang alveolar
Pola kerusakan tlg : horizontal
Pada interproksimal, serat transeptal tersusun horizontal antara dasar
poket dan tlg alv.
Pada perm lingual & facial, serat lig. period. tetap normal → horizontal
oblique

POKET INFRABONY
Dasar poket terletak apikal thd puncak tlg alveolar
Pola kerusakan tulang : vertikal
Pada interproksimal, serat transeptal melintang dr dasar poket →
lewat atas alv. crest ke cementum gg sebelah.
Pada perm facial & lingual, serat lig. period. mengikuti pola angular
tulang di sebelahnya.

Poket suprabony

Pada perm lingual & facial, serat lig. period. tetap normal → horizontal oblique

Poket infrabony

Serat lig.
periodontal
Serat lig.
periodontal
Pada perm facial & lingual, serat lig. period. mengikuti pola angular tulang di
sebelahnya.

Poket bisa melibatkan satu, dua atau lebih permukaan gigi


dan masing-masing bisa memiliki kedalaman dan tipe yang
berbeda pada permukaan yang berbeda pada satu gigi

TANDA KLINIS POKET PERIODONTAL


Marginalgingiva menebal dan daerah vertikal dari gingival
margin ke mukosa alveolar merah-kebiruan.

Perdarahan gingiva, supurasi.

Gigi goyang.

Pembentukan diastema.

Keluhan sakit yang terlokalisir.
Mendeteksi Poket Periodontal
Cara paling reliabel mendeteksi poket dan sejauh
mana perluasaannya ialah dengan
probing pada gingival margin sepanjang permukaan
gigi

Cara probing
PATHOGENESIS

Lesiawal dari terjadinya periodontitis ialah inflamasi gingiva akibat


serangan bakteri.

Degenerasi jaringan ikat di dinding sulcus gingiva, termasuk serat
gingiva.

Terjadi kerusakan jaringan ikat di daerah apikal dari junctional
epitelium.

Daerah yang rusak terisi sel radang dan edema.

Pada daerah tersebut, bagian apikal junctional epitelium berproliferasi
sepanjang akar setebal 2-3 sel

Bagian koronal junctional epitelium lepas dari permukaan gigi.

Sulkus menjadi lebih dalam → poket periodontal

POKET PERIODONTAL
INFLAMASI GINGIVA PEMBERSIHAN PLAK SULIT

GAMBARAN HISTOLOGIS POKET PERIODONTAL

Dinding Jaringan Lunak :


Edematous, disertai infiltrasi sel plasma (80%) & PMN.
Jumlah pemb. darah meningkat, dilatasi.
Terjadi degenerasi pd. jar. ikat.
Fokus nekrosis tunggal / ganda
Proliferasi sel endotel
Kapiler, fibroblast & kolagen muda
Junctional epitelium di dasar poket lbh tipis
Ulser pd dinding poket → jar. ikat terbuka

Invasi Bakteri
Dominasi Gram Negatif : filamen, rod atau coccus pd space
intraselular
Pd periodontitis agresif
Porphyromonas gingivalis
Prevotella intermedia
Actinobacillus actinomycetemcommitans
Poket period. → inflamasi kronis → selalu tjd repair, namun
penyembuhan sempurna tidak bisa tjd, krn serangan bakteri → tjd
keseimbangan antara repair & destruksi.
Jika dominasi cairan inflamasi & eksudat → dinding poket halus, merah
kebiruan, lunak, rapuh dg permukaan halus & mengkilap→ POKET
EDEMATOUS
Jika dominasi serat & jar. ikat baru → dinding poket lebih padat, merah
muda dan kenyal → POKET FIBROTIK
Poket fibrotik tidak merefleksikan keadaan dlm dinding poket.Pada
beberapa kasus meski poket fibrotik → di dalamnya terjadi inflamasi.

ISI POKET

Debris : mikroorganisme & produknya


Gingival fluid
Sisa makanan
Musin saliva
Epitel yg deskuamasi
Leukosit

Eksudat purulen bukan tanda kedalaman atau keparahan poket. Poket


dangkal bisa ada pus sedangkan poket dalam bisa tidak ada pus

Eksudat purulen :
Leukosit (hidup, degenerasi atau nekrotik)
Bakteri (mati / hidup)
Serum
Fibrin

Permukaan Akar

Pada poket yg semakin dalam cementum rusak, degenerasi pd Sharpey fiber,


lingkungan yg baik untuk penetrasi bakteri
Bakteri bisa penetrasi sampai cementodentinal junction juga tubulus dentin
Penetrasi & pertumbuhan bakteri → area cementum nekrotik, terpisah dr gigi oleh
massa bakteri
Bakteri memperoduksai → endotoksin
Akar berpenyakit → mencegah perlekatan human gingival fibroblast → menghalangi
perlekatan
Klinis : Daerah ini → lunak
Asymptomatik, bisa sakit saat probe lewat daerah ini
Cementum nekrotis ini bisa mjd reservoir bakteri setelah perawatan → harus
dibersihkan (root planing)
Dentin terbuka → sensitif, sampai terbtk dentin sekunder

AKTIFITAS PENYAKIT PERIODONTAL


Kehilangan perlekatan (loss of attachment) oleh peny. period. →
lambat & progresif.
Poket period. → periode tenang dan eksaserbasi.

Periode Tenang / Inaktif


- Berkurangnya respon inflamasi
- Sedikit / t.a.a bone loss dan attachment loss.
Periode Eksaserbasi / Aktif

Terjadi attachment loss dan bone loss


- Poket periodontal semakin dalam
- Klinis : - bleeding, spontan / dg probing
- gingival eksudat >

PULPA & POKET PERIODONTAL

Poket period. → perubahan patologis pd pulpa


Penjalaran lewat For. apikal atau lateral
Pulpa → Perubahan inflamasi atau degeneratif.

ATTACHMENT LOSS & POKET PERIODONTAL

Attachment loss (hilangnya perlekatan) ≠ Poket Period.


Attachment loss → ditentukan dr lokasi dasar poket ke CEJ
Poket → ditentukan lokasi dasar poket ke puncak margin gingiva
Keparahan kerusakan tulang umumnya → poket period., tapi tidak
selalu
Resesi gingiva : Attachment loss > → poket <

ABSES PERIODONTAL

= Lateral atau parietal abscess



Inflamasi lokal purulen pd jar. Period

Terjadi kerusakan pd. Jar. Period.

Ro radiolusensi, difuse.

ABSES GINGIVAL

Abses lokal pd permukaan luar gingiva.



Tidak melibatkan kerusakan pd jar. period.

Bisa terjadi dg atau tanpa abses periodontal
TERJADINYA ABSES PERIODONTAL

Perluasan infeksi dr poket period. → inflamasi supuratif.



Abses terjadi bila drainage terganggu.

Pembersihan kalkulus tidak baik → menutup keluaran
abses.

Taa peny. period., tp bisa akibat trauma pd gigi atau
perforasi lateral pd terapi endodontik
KLASIFIKASI ABSES PERIODONTAL

Diklasifikasikan mnr. Lokasi :


1. - Abses pd jar. penyangga period. Sepan
jang permukaan akar → umumnya
terdapat fistula.
- dr tulang → ke permukaan luar gingiva.
2. Abses pd. dinding jar. lunak poket periodontal

KISTA PERIODONTAL

Lesi yg jarang → destruksi jar. period sepanjang akar.



Umumnya di daerah kaninus – premolar RB.

Asimptomatik.

Bisa terjadi pembengkakan lokal lunak
KISTA PERIODONTAL

Gambaran Radiografik :
radiolusen berbatas radiopak tipis dan jelas pd. lateral akar
Kadang tidak bisa dibedakan dg abses period.