Anda di halaman 1dari 22

INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM

( IPDMIP ) TA.2019

1.1. Latar Belakang

Sejalan dengan Nawacita atau 9 agenda perubahan dari Pemerintah Republik


Indonesia 2014-2019, dimana salah satunya adalah ketahanan pangan, maka Direktorat
Jenderal SDA sebagai salah satu stakeholder pendukung penyediaan infrastruktur
irigasi, rawa, dan tambak memiliki tugas untuk mengembangkan dan mengelola
infrastruktur untuk pertanian sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal.
Pengembangan dan pengelolaan infrastruktur ini dikhususkan pada jaringan irigasi,
dimana jaringan irigasi merupakan satu kesatuan yang diperlukan untuk penyediaan,
pembagian, pemberian, penggunaan, dan pembuangan air irigasi.
Selain itu, sejalan dengan UU No. 17/2007 Tentang RPJPN 2005-2025, UU No.18/2012
tentang Pangan, dan UU No. 19/2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
dan sasaran di atas, maka arah Kebijakan Umum Ketahanan Pangan dalam RPJMN
2015-2019 adalah :
1. Pemantapan ketahanan pangan menuju kemandirian pangan dengan peningkatan
produksi pangan pokok;
2. Stabilisasi harga bahan pangan;
3. Perbaikan kualitas konsumsi pangan dan gizi masyarakat;
4. Mitigasi gangguan terhadap ketahanan pangan; serta
5. Peningkatan kesejahteraan pelaku usaha pangan terutama petani, nelayan, dan
pembudidayaan ikan;
Bentuk dari dukungan yang diberikan adalah dengan kegiatan pengembangan
prasarana irigasi baru atau dengan merehabilitasi prasarana irigasi yang berada dalam
kondisi rusak. Pembangunan prasarana irigasi merupakan bagian dari pengembangan
prasarana irigasi yang bertujuan untuk menyediaan prasarana irigasi pada daerah yang
belum ada prasarana irigasi sebelumnya. Sedangkan, rehabilitasi prasarana irigasi
adalah upaya menjaga dan mengamankan prasarana irigasi agar selalu dapat berfungsi
dengan baik guna memperlancar pelaksanaan operasi dan mempertahankan
kelestariannya.

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 1
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

Saat ini Indonesia memiliki 9,10 juta hektar lahan beririgasi, yang terdiri dari
7,15 juta ha irigasi permukaan, 1,83 juta ha irigasi rawa (pasut, lebak, tambak), 0,11 ha
juta irigasi air tanah dan 0,04 juta ha irigasi pompa dengan indeks pertanaman (IP) rata-
rata adalah 1,43. Dengan mengambil asumsi bahwa konsumsi perkapita penduduk
indonesia adalah 139 kg/org/tahun, maka diperkirakan luas lahan yang ada dapat
mencukupi kebutuhan dimaksud, akan tetapi pemasalahan alih fungsi lahan pertanian,
khususnya irigasi telah menjadi masalah yang cukup besar. Saat ini diperkirakan kurang
lebih 100 ribu hektar lahan pertanian telah beralih fungsi menjadi non pertanian tiap
tahunnya. Di samping alih fungsi lahan, masalah lain yang dihadapi adalah degradasi
kondisi prasarana irigasi.
Melihat permasalahan ini, maka diperlukan penanganan yang serius dan
berkelanjutan, salah satu caranya adalah membangun 1 juta jaringan irigasi baru sebagai
pengganti lahan pertanian yang hilang dan merehabilitasi jaringan irigasi eksisting
seluas 3 juta hektar serta Operasi dan Pemeliharaan (OP) jaringan irigasi seluas 5 juta
Ha yang didukung dengan meningkatkan kapasitas kelembagaan, ketatalaksanaan, dan
keterpaduan dalam pengelolaan sumber daya air yang terpadu, efektif, efisien dan
berkelanjutan, termasuk peningkatan ketersediaan dan kemudahan akses terhadap data
dan informasi. Dengan kegiatan ini diharapkan hasil panen dari luas lahan pertanian
yang ada, khususnya padi, dapat mengimbangi laju pertumbuhan penduduk Indonesia
yang mencapai 1,4% per tahunnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengembangan dan rehabilitasi harus mengacu
kepada rencana kerja strategis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum
dan Perumahan Rakyat serta RPJMN 2015-2019. Rencana pemerintah untuk
membangun satu juta lahan pertanian irigasi baru dan rehabilitasi tiga juta lahan irigasi
guna mendukung ketahanan pangan merupakan prioritas nasional yang harus mendapat
perhatian khusus dari para pemangku kepentingan yang terkait dengan pangan dan
pertanian.
Sejalan dengan Renstra Kementerian PUPR 2015-2019 bidang Irigasi,
Pemerintah melaksanakan program ketahanan pangan melalui rehabilitasi dan OP
jaringan Irigasi dan Rawa di 74 Kabupaten yang masuk dalam IPDMIP. Program ini
diharapkan akan mendorong pembaharuan-pembaharuan dalam pemerintahan sektor
irigasi dalam upaya menjamin berkelanjutannya peningkatan infrastruktur dan OP dan

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 2
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

perbaikan pengelolaan. Manfaat dari strategi ini dapat digambarkan dalam empat
kelompok hasil :
1. Penguatan sistem dan kapasitas kelembagaan irigasi pertanian yang berkelanjutan,
2. Perbaikan pengelolaan dan OP irigasi,
3. Peningkatan infrastruktur jaringan irigasi1, dan
4. Peningkatan pendapatan pertanian beririgasi. Dari program ini diharapkan akan
tercapai :
a. Peningkatan produksi beras untuk ketahanan pangan;
b. Pengembangan tanaman bernilai tinggi untuk meningkatkan mata pencaharian
pedesaan, dan
c. Terwujudnya infrastruktur irigasi yang lebih produktif dan pengelolaannya
yang berkesinambungan.
Program ini akan memprioritaskan rehabilitasi jaringan irigasi air permukaan di
daerah lumbung pangan yang belum ditangani oleh kegiatan lain. Berdasarkan penilaian
cepat (rapid assessment) kondisi jaringan irigasi di seluruh Indonesia, maka daerah
irigasi (DI) target baik di pusat dan Kabupaten adalah yang memiliki kondisi jaringan
irigasi rusaknya rusak sedang hingga berat yang tidak sepenuhnya dapat ditanggulangi
dengan alokasi DAK hingga saat ini. Untuk mewujudkan sasaran di atas, arah kebijakan
pembangunan ketahanan air ialah meningkatkan kapasitas kelembagaan,
ketatalaksanaan, dan keterpaduan dalam pengelolaan sumber daya air yang terpadu,
efektif, efisien dan berkelanjutan, termasuk peningkatan ketersediaan dan kemudahan
akses terhadap data dan informasi, melalui strategi :
1. Melengkapi peraturan perundangan serta penyusunan Norma, Standar, Pedoman dan
Kriteria (NSPK) sebagai pedoman teknis pelaksanaan dan koordinasi pengelolaan
sumber daya air;
2. Melanjutkan penataan kelembagaan sumber daya air, antara lain dengan :
a. Mensinergikan pengaturan kewenangan dan tanggung jawab di semua tingkat
pemerintahan beserta seluruh pemangku kepentingan;
b. Meningkatkan kemampuan komunikasi, kerjasama, dan koordinasi antar
lembaga;
c. Meningkatkan kapasitas kelembagaan pengelolaan sumber daya air, termasuk
kelembagaan operasi dan pemeliharaan.

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 3
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

3. Meningkatkan kordinasi dan kolaborasi antar pemerintah dan antar sektor dalam hal
pengelolaan daerah hulu dan hilir;
4. Menumbuhkan prakarsa dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap
upaya pengelolaan sumber daya air melalui proses pendampingan, penyuluhan dan
pembinaan, serta sistem kemitraan antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka
pengelolaan sumber daya air;
5. Mendorong terbentuknya jaringan informasi sumber daya air antar pemangku
kepentingan.
6. Meningkatkan kapasitas operasional dan pemeliharaan melalui pemenuhan Angka
Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan (AKNOP) untuk setiap infrastruktur
sumberdaya air; dan
7. Mendorong terbentuknya sistem pengelolaan data dan informasi terpadu untuk
mewujudkan jaringan basis data antar pemangku kepentingan yang dapat diakses
dan dimanfaatkan.

1.2. Maksud dan Tujuan


Maksud :
Maksud kegiatan ini adalah untuk membantu Balai Besar Wilayah Sungai
Kalimantan I dalam melakukan pelaksanaan kegiatan rehabilitasi prasarana irigasi dan
rawa kewenangan Pusat, kewenangan provinsi dan kewenangan kabupaten, dan
mendampingi serta mendukung pelaksanaan pembinaan kegiatan rehabilitasi prasarana
irigasi kewenangan daerah.

Tujuan :
Tujuan pekerjaan ini ialah :
1. Memberikan bantuan teknis dan pendampingan kegiatan program IPDMIP yang
menjadi kewajiban BWS Kalimantan I yang tersebar di Bidang Perencanaan,
Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air serta Bidang Operasi dan
Pemeliharaan, dan melakukan koordinasi guna memastikan terlaksananya
rencana kegiatan-kegiatan di seluruh tingkatan sesuai jadwal;
2. Membantu BWS Kalimantan I melaksanakan pembinaan dan pendampingan
kepada Dinas PSDA1 Provinsi dan Kabupaten dalam pelaksanaan kegiatan

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 4
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

sosialisasi pedoman, kegiatan Rencana Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi


(RP2I), P3A, PSETK, PAI, KOMIR, alokasi air, pelaksanaan rehabilitasi
dan/atau modernisasi jaringan Irigasi serta pelaksanaan koordinasi antar
pemangku kepentingan program dengan tim pelaksana subkomponen program
sehingga dapat sejalan dengan kebutuhan, serta melakukan monitoring kegiatan
yang dilaksanakan baik di Daerah Irigasi kewenangan Pusat maupun Kabupaten
berupa peningkatan pengelolaan jaringan irigasi, peningkatan kapasitas sumber
daya manusia, penguatan sistem dan kapasitas kelembagaan Irigasi Pertanian
yang berkelanjutan, dan peningkatan infrastruktur jaringan irigasi;
3. Membantu BWS Kalimantan I memantau dan melaporkan kemajuan fisik dan
pencapaian output/outcome Disbursement Linked Indicator (DLI) dan Non-DLI
yang menjadi tanggungjawab Direktorat. Irigasi dan Rawa dan Direktorat Bina
O&P, serta melaporkan secara rutin kemajuan keuangan secara keseluruhan
kepada National Program Management Unit (NPMU);
4. Membantu BWS Kalimantan I melaksanakan monitoring dan evaluasi
pemenuhan DLI 1, 3, 4, 5, 6, 7 dan 8 pada seluruh DI yang direhabilitasi di
dalam Program Area IPDMIP2; dan
5. Membantu NPIU memverifikasi dokumen pembayaran penggunanaan dana
penerusan hibah daerah.

1.3. Lingkup Kegiatan Konsultan


Secara umum lingkup pekerjaan konsultan ialah menyelenggarakan bantuan teknis dan
pendampingan kepada BWS Kalimantan I mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan
konstruksi rehabilitasi, pengelolaan jaringan irigasi, pemantauan, verifikasi dan
pelaporan serta pemantauan dan evaluasi kegiatan yang dilaksanakan oleh provinsi dan
kabupaten yang meliputi 27 Daerah Irigasi (DI) dan Daerah Irigasi Rawa dengan luasan
total sekitar 18.877 Ha.

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 5
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

Umum:
 Mendukung terwujudnya koordinasi yang efektif antar penyelenggara program
di tingkat daerah sehingga terjalinnya kerjasama dan pertukaran informasi serta
peningkatan kinerja secara keseluruhan;
 Membantu penyiapan Rencana Kerja Tahunan (Annual Work Plan/AWP) yang
harus disiapkan pihak BWS Kalimantan I dan Dinas PU/SDA;
 Membuat laporan berkala berupa Laporan Rencana Mutu Kontrak, Pendahuluan,
Laporan Bulanan, Laporan Triwulan, Laporan Tahunan, Laporan Pencapaian
DLI dan non DLI, dan Laporan Akhir.
 Menyediakan fasilitas operasional kegiatan dalam melaksanakan pendampingan,
berupa kantor, kendaraan operasional, fasilitas perkantoran, fasilitas kunjungan
lapangan, dan lain-lain;
 Melaksanakan tugas-tugas yang ditetapkan dalam Kontrak Konsultansi dan atau
yang sewaktu-waktu diperintahkan secara tertulis oleh PPK Perencanaan Umum
dan Program Satker Balai Wilayah Sungai Kalimantan I
 Menyiapkan bahan dan hadir pada rapat rutin monitoring dan evaluasi
pelaksanaan kegiatan IPDMIP dan rapat khusus (ad hoc) pembahasan masalah
terkait pelaksanaan program IPDMIP.

Bimbingan Teknis dan Pendampingan


 Membantu pelaksanaan pembentukan Pusat Pengelolaan Pengetahuan Sumber
Daya Air (P3SDA) di tingkat Balai Wilayah Sungai Kalimantan I
 Membantu memberikan bimbingan teknis dan pendampingan kegiatan IPDMIP
di lingkungan BWS Kalimantan I dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten terkait kegiatan penyusunan
SID, Pelaksanaan PSETK, Sosialisasi pembaharuan pedoman, kegiatan Rencana
Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi (RP2I), P3A, PSETK, PAI, KOMIR,
alokasi air, pelaksanaan rehabilitasi dan/atau modernisasi jaringan Irigasi serta
pelaksanaan koordinasi antar pemangku kepentingan program dengan tim
pelaksana sub komponen proyek,

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 6
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

Pemantauan, Evaluasi, Koordinasi dan Pelaporan :


 Pemantauan dan pelaporan secara rutin pencapaian pemenuhan output/outcome
DLI dan non-DLI kegiatan pelaksanaan rehabilitasi jaringan irigasi dan
kegiatan yang terkait yang menjadi tanggungjawab NPIU Direktorat Irigasi dan
Rawa dan Bina OP;
 Pemantauan dan pelaporanan secara rutin kemajuan keuangan secara
keseluruhan kepada National Program Management Unit (NPMU).
 Pemantauan dan verifikasi internal kegiatan terkait DLI dan non-DLI di DI dan
DIR kewenangan Pusat, Provinsi maupun Kabupaten; Pemantauan pencapaian
DLI kegiatan-kegiatan di tingkat daerah akan dilakukan secara langsung
maupun melalui Provincial Program Implemention Unit (PPIU) dan Kabupaten
Program Implementation Unit (KPIU);
 Mengumpulkan data/dokumen terkait penyerapan dana dan membantu
menyiapkan kompilasi data-data tersebut untuk dilaporkan kepada NPMU
termasuk Dokumen tagihan dan pembayaran;
 Pemantauan kemajuan kegiatan tersebut di atas juga akan dilaksanakan dengan
menggunakan Sistem Informasi Program Performance Monitoring System (SI-
PPMS) berbasis Web-GIS (ePPMS) yang telah dibentuk untuk pemantauan
data secara on-line, mengkonsolidasi, memasukkan validasi data dan evaluasi
kinerja program, dan mengidentifikasi permasalahan yang mungkin timbul
selama masa pelaksanaan;
 Dalam hal terjadi gangguan pada aplikasi SI-PPMS ini maka perlu dilakukan
koordinasi dengan PPIU dan KPIU. Demikian pula apabila terjadi hambatan
pelaporan DLI yang diperlukan oleh Tim NPMU terkait dengan usulan
pengisian dana, maka Konsultan dapat melakukan pengumpulan dokumen-
dokumen yang diperlukan untuk verifikasi maupun Surat Perintah Membayar
dan Surat Perintah Pencairan Dana (SPM dan SP2D) yang dikeluarkan oleh
Satker, untuk diserahkan kepada Dit. Irwa dan Dit. Bina O&P; Sistem ePPMS
ini akan diintegrasikan dengan Sistem eMonitoring (eMon) yang saat ini sudah
diterapkan di Kementerian PUPR;

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 7
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

 Pemantauan dan pelaporan secara rutin pencapaian pemenuhan output/outcome


DLI dan non-DLI yang menjadi tanggung jawab Direktorat Bina O&P
termasuk kegiatan sosialisasi pedoman, penguatan organisasi P3A/GP3A/IP3A,
pelatihan TPM dan petugas O&P, pelaksanaan SI-PAI/RP2I dan pelaksanaan
RP2I secara rutin, pengembangan Unit Pengelola Irigasi, pelaksanaan IKSI,
serta pelaksanaan pelatihan staf;
 Pemantauan penyerapan dana dan penyusunan laporan keuangan serta
dokumen tagihan dan pembayaran kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh
BWS;

Melakukan pemantauan seluruh kegiatan IPDMIP di lingkungan BWS Kalimantan I dan


Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten
terkait kegiatan penyusunan SID, Pelaksanaan PSETK, Sosialisasi pembaharuan
pedoman, kegiatan Rencana Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi (RP2I), P3A,
PSETK, PAI, KOMIR, alokasi air, pelaksanaan rehabilitasi dan/atau modernisasi
jaringan Irigasi dan melakukan kajian potensi

Pemantauan Jaring Pengaman Lingkungan dan Sosial


 Melakukan pemantauan kegiatan Jaring Pengaman yang terkait dengan kerangka
kerja jaring pengaman (Safeguards) Sosial dan Lingkungan, rencana Aksi
Program Jaring Pengaman dan pedoman yang disepakati di tingkat program;
 Membantu pemrakarsa kegiatan rehabilitasi irigasi menyusun Surat Pernyataan
Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) sesuai
dengan Permen Lingkungan Hidup Nomor 13 tahun 2010 tentang Upaya
Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup dan
Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan
Hidup; dan
 Membantu pelaksanaan pelatihan pemantauan pelaksanaan Rencana Aksi
Program Jaring Pengaman kepada lembaga-lembaga di tingkat daerah.l

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 8
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

Pemantauan Keterlibatan Perempuan


 Melakukan identifikasi isu-isu gender dalam keanggotaan P3A dan melakukan
intervensi mencakup audit Gender pada pedoman-pedoman yang relevan,
kerangka penilaian cepat dan IAMP (Irrigated Agriculture Management
Plan)/RP2I untuk memastikan dimasukkannya kepentingan perempuan;
 Mendorong partisipasi-perempuan dalam pembangunan, rehabilitasi, dan
pengelolaan sistem irigasi;
 Mendorong agar perempuan ikut aktif dan vokal dalam kelompok yang
didominasi oleh laki - laki, seperti P3A;
 Memantau kegiatan program untuk mendukung kuota partisipasi perempuan
petani 15% di P3A dan 20% dalam konsultasi untuk perencanaan dan desain
infrastruktur irigasi.

1.4. Tugas dan Tanggung Jawab Ahli MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa
 Memantau pencapaian DLI termasuk yang Non-IPDMIP (kewenangan provinsi
dan kabupaten);
 Menyusun laporan pencapaian DLI;
 Memantau kegiatan menggunakan SI-PPMS yang mencakup monitoring
perkembangan kegiatan dan kinerja dalam pencapaian Output/outcome,
pencapaian kemajuan fisik maupun keuangan. SI-PPMS ini akan menggunakan
aplikasi elektronik (ePPMS) yang akan dikembangkan oleh NPMU. Sistem ini
juga akan diintegrasikan dengan sistem elektronik Monitoring (e-Mon) yang saat
ini sudah diterapkan di Kementerian PUPR;
 Membantu Ketua Tim menyusun laporan berkala berupa Laporan Rencana Mutu
Kontrak, Pendahuluan, Laporan Bulanan, Laporan Triwulan, Laporan Tahunan ,
Laporan Pencapaian DLI dan non DLI, dan Laporan Akhir;
 Mengumpulkan data dan informasi dari seluruh provinsi/kabupaten di program
area untuk mendukung pelaporan BWS Kalimantan I maupun dalam rangka
menilai tingkat pencapaian program sesuai dengan Design Monitoring
Framework ADB;

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 9
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

 Membantu Ketua Tim menyiapkan bahan dan berpartisipasi aktif pada rapat
rutin monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan

1.5. Sasaran Pekerjaan


Sasaran yang hendak dicapai adalah :
1. Terlaksananya seluruh kegiatan bantuan teknis dan pendampingan kegiatan
rehabilitasi dan penyelenggaraan pengelolaan jaringan irigasi di wilayah kerja
BWS Kalimantan I;
2. Terverifikasinya dokumen pembayaran penggunanaan dana penerusan hibah
daerah;
3. Tersusunnya seluruh laporan pelaksanaan kegiatan rehabilitasi dan
penyelenggaraan pengelolaan jaringan irigasi di wilayah kerja BWS Kalimantan I

1.6. Waktu Pelaksanaan


Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan ini adalah selama 15 Oktober 2018 s/d 31 Agustus
2021 (35 bulan).

1.7. Lokasi Pekerjaan


Lokasi pekerjaan terletak di wilayah BWS Kalimantan I yang meliputi DI kewenangan
pusat, DI Kewenangan Provinsi dan kabupaten, yang dirinci sebagai berikut :
1. Kewenangan Pusat : DIR Selakau Komplek Kab. Sambas
2. Kewenangan Provinsi
a. DIR Suka Baru Kabupaten Ketapang
b. DIR Jawi-Kalimas-Betutu, Kabupaten Kubu Raya
c. DIR Malek Nibung, Kabupaten Sambas
d. DIR Mendawa Lida, Kabupaten Kayong Utara

3. Kewenangan Kabupaten
3.1. Kabupaten Kubu Raya :
a. DI Baharu Ambawang
b. DI Padu Empat
c. DIR Bemban

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 10
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

d. DIR Tanjung Saleh


e. DIR Kuala Mandor B
f. DIR Mengkalang

3.2. Kabupaten Sambas :


a. DIR Sekuduk
b. DIR Sentebang
c. DIR Sei Toman
d. DIR Bukit Segolar
e. DIR Jirak
f. DIR Sendoyan

3.3. Kabupaten Kayong Utara


a. DIR Alur Bandung
b. DIR Dusun Kecil
c. DIR Dusun Besar
d. DI Begasing
e. DI Munting
f. DI Sedahan

3.4. Kabupaten Ketapang :


a. DIR Tanjung Baik Budi
b. DI Bagan Kusik
c. DI Sejurai
d. DI Sumber Resmi

1.8. Sistematika Laporan


Secara umum Laporan Bulanan Juni 2019 ini menyajikan kemajuan
pelaksanaan pekerjaan :
1. Bab I Pendahuluan memaparkan latar belakang, maksud, tujuan, lingkup
kegiatan, keluaran / outcome, pelaksana studi, waktu pelaksanaan kegiatan,
lokasi studi, dan susunan Laporan Bulan Juni.

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 11
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

2. Bab II Kegiatan Bulan Juni dan realisasi tahapan kegiatan, realisasi progress,
dan produk pekerjaan, dan, pertemuan dan kunjungan lapangan.
3. Bab III Menguraikan tahapan rencana kegiatan pada bulan selanjutnya.
4. Bab IV Penutup kendala pelaksanaan pekerjaan.

Peta Lokasi Kegiatan IPDMIP Provinsi Kalimantan Barat

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 12
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

2.1. KEGIATAN AHLI MONEV IRIGASI & RAWA YANG


DILAKSANAKAN PADA BULAN INI.

Dalam bab ini akan disampaikan beberapa item kegiatan “Konsultan


Pendukung Pelaksanaan Program IPDMIP” (TA.Monev Pengelolaan Irigasi
dan Rawa) yang telah dilaksanakan pada bulan Juni 2019 ini antara lain :
a. Rapat Internal di Kantor mengenai kemajuan pelaksanaan IPDMIP sampai
saat ini.
Tanggal 11 Juni 2019, Jam 10.00 WIB. di Kantor KP IPDMIP BWSK I
Rapat internal bersama Tim Konsultan Pendukung BWS Program IPDMIP di
BWS Kalimantan I membahas tentang pelaksanaan kegiatan IPDMIP sampai
saat ini.
b. Melakukan Rapat Koordinasi dengan Tim ISAI Kalimantan membahas
percepatan pelaksanaan IPDMIP Kalimantan Barat dengan rencana
kunjungan bersama ke Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat.
Tanggal 10 Juni 2019, Jam 10.30 WIB – 12.00 WIB. Di Kantor KP IPDMIP
BWSK I.
c. Kunjungan Monitoring dan Evaluasi ke Dinas PUPR Kabupaten Kubu Raya
Bidang SDA. Kunjungan untuk membahas mengenai pelaksanaan pekerjaan
DAK 2018 di Bidang SDA Kubu Raya di mana ada list DIR yang perlu di
monitoring untuk di minta data mengenai kontrak, as built gambar
pelaksanaan pekerjaan, dll.
Tanggal 18 Juni 2019, Jam 11.00 WIB – 14.00 WIB
d. Kunjungan Monitoring dan Evaluasi ke Dinas Pertanian dan Peternakan
Kabupaten Kubu Raya. Monev memgenai pencapaian pelaksanaan IPDMIP
di Dinas Pertanian Kubu Raya.
Tanggal 19 Juni 2019, Jam 10.00 – 11.30 WIB di Kantor Dinas Pertanian dan
Peternakan Kubu Raya

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 13
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

e. Kunjungan Monitoring dan Evaluasi ke Dinas Bappeda Kabupaten Kubu


Raya. Monev memgenai pencapaian pelaksanaan IPDMIP di Dinas Pertanian
Kubu Raya, juga untuk menanyakan pencapaian AWP serta menanyakan
mengenai BA Penelusuran Jaringan PSETK di DIR Prioritas IPDMIP.
Tanggal 19 Juni 2019, Jam 12.05 – 13.20 WIB di Kantor Bappeda Kubu
Raya.
f. Rapat Koordinasi IPDMIP di Yogyakarta. Pelaksanaan di Hotel Grand
Mercure, Yogyakarta. Tanggal 24 s/d 26 Juni 2019.
g. Rapat koordinasi dengan Tim ISAI Kalimantan Barat mengenai informasi
hasil pertemuan di Yogyakarta serta persiapan verifikasi BPKP.

2.2. CAPAIAN DLI KALIMANTAN BARAT

DLI 3 KOMIR (Komisi Irigasi)


Dalam Kewenangan BWS Kalimantan I dan Provinsi Kalimantan Barat
- Untuk KOMIR di kewenangan Provinsi berada di Provinsi. Saat ini SK KOMIR
sudah ditandatangani oleh Gubernur, pada tanggal 12 Februari 2019. Ini
menunjukkan kesungguhan dari Pemprov Kalimantan Barat untuk mengikuti
Program IPDMIP.
Dalam Kewenangan Kabupaten Kubu Raya
- Untuk KOMIR sudah ada SK nya. KOMIR juga sudah melaksanakan rapat
sebanyak 1 kali dan mengeluarkan beberapa rekomendasi dan rencana kerja 5 tahun
ke depan.
- Sekretariat KOMIR sudah ada, bertempat di Kantor PUPR Kabupaten Kubu Raya
Bidang SDA.
Dalam Kewenangan Kabupaten Sambas
- Untuk KOMIR sudah ada SK nya. Namun KOMIR belum melaksanakan rapat dan
belum ada rekomendasi. Dan KOMIR juga belum membuat rencana 5 tahun ke
depan.
- Sekretariat KOMIR sudah ada, bertempat di Kantor PUPR Kabupaten Sambas
Bidang SDA.
Dalam Kewenangan Kabupaten Kayong Utara
- Untuk KOMIR sudah ada SK nya. KOMIR belum melaksanakan rapat dan belum
ada rekomendasi. Dan KOMIR juga belum membuat rencana 5 tahun ke depan.

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 14
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

- Sekretariat KOMIR sudah ada, bertempat di Kantor PUPR Kabupaten Kayong


Utara Bidang SDA.
Dalam Kewenangan Kabupaten Ketapang.
- Untuk KOMIR sudah ada SK nya. KOMIR belum melaksanakan rapat dan belum
ada rekomendasi. Dan KOMIR juga belum membuat rencana 5 tahun ke depan.
- Sekretariat KOMIR sudah ada, bertempat di Kantor PUPR Kabupaten Ketapang
Bidang SDA.

DLI 5 P3A
Dalam Kewenangan Provinsi Kalimantan Barat dan BWS Kalimantan 1
- Belum ada
Dalam Kewenangan Kabupaten Kubu Raya
- Sudah ada 6 P3A (masih dalam bentuk draft) diusulkan penambahan jumlah
anggota wanita, namun belum dilegalisasi.
Dalam Kewenangan Kabupaten Sambas
- Sudah ada 15 P3A dalam bentuk draft namun belum dilegalisasi.
Dalam Kewenangan Kabupaten Kayong Utara
- Belum ada, pembentukan P3A akan dilaksanakan pada tahun 2019
Dalam Kewenangan Kabupaten Ketapang
- Sudah terbentuk P3A sebanyak 16 P3A dengan SK Bupati Ketapang.

DLI 7 PSETK
Dalam Kewenangan Kabupaten Kubu Raya
- Untuk PSETK sudah selesai sebanyak 6 buah dokumen PSETK (yang dari DIR
kesepakatan). Yaitu :
1. DI Baharu Ambawang (152 Ha)
2. DI Padu Empat (248 Ha)
3. DIR Bemban (950 Ha)
4. DIR Kuala Mandor B (200 Ha)
5. DIR Mengkalang (260 Ha)
6. DIR Tanjung Saleh (978 Ha)

- Untuk tahun 2019 ini direncanakan untuk membuat 14 buah dokumen PSETK, di
luar area IPDMIP, yaitu :
1. DIR Suka Maju (150 Ha)
2. DIR Ambarawa (150 Ha)

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 15
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

3. DIR Jangkang I dan II (493 Ha)


4. DIR Bemban Barat (560 Ha)
5. DIR Sungai Jawi (150 Ha)
6. DIR Retok (50 Ha)
7. DIR Kuala Mandor A (250 Ha)
8. DIR Sungai Enau (100 Ha)
9. DIR Radak I dan II (962 Ha)
10. DIR Teluk Gelam (250 Ha)
11. DIR Tanjung Bunga (250 Ha)
12. DIR Sungai Nibung (250 Ha)
13. DIR Kuala Karang (500 Ha)
14. DIR Sungai Nipah (563 Ha)
- Untuk 14 DIR di atas, PSETK nya sudah masuk AWP 2019.
Dalam Kewenangan Kabupaten Sambas
- Untuk PSETK sudah selesai sebanyak 6 buah dokumen PSETK (yang dari DIR
kesepakatan), yaitu :
1. DIR Bukit Segoler (680 Ha)
2. DIR Jirak (600 Ha)
3. DIR Sekuduk (605 Ha)
4. DIR Sentebang (318 Ha)
5. DIR Sei Toman (780 Ha)
6. DIR Sendoyan (805 Ha)
- Untuk tahun 2019 ini direncanakan untuk membuat 24 buah dokumen PSETK,
di luar area IPDMIP, yaitu :
1. DIR Tebas Sungai (940 Ha)
2. DIR Matang Labong (850 Ha)
3. DIR Pangkalan Kongsi (620 Ha)
4. DIR Makrampai (800 Ha)
5. DIR Bekut (580 Ha)
6. DIR Sumber Harapan (800 Ha)
7. DIR Lumbang (657 Ha)
8. DIR Sebayan (600 Ha)
9. DIR Semangau (675 Ha)
10. DIR Sei Rembah (490 Ha)
11. DIR Pari Raja (914 Ha)
12. DIR Setalik (935 Ha)

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 16
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

13. DIR Sulung (660 Ha)


14. DIR Penakalan (450 Ha)
15. DIR Perigi Landu (463 Ha)
16. DIR Mekar Jaya (750 Ha)
17. DIR Tengguli (600 Ha)
18. DIR Teluk Kembang (800 Ha)
19. DIR Kubangga (700 Ha)
20. DIR Trimandayan (800 Ha)
21. DIR Pelimaan (978 Ha)
22. DIR Jawai Laut (900 Ha)
23. DIR Parit Setia (858 Ha)
24. DIR Sei Nyirih (778 Ha)
- Untuk 24 DIR di atas, PSETK nya sudah masuk AWP 2019.
Dalam Kewenangan Kabupaten Kayong Utara
- Di tahun 2019 ini akan di buat 34 buah dokumen PSETK.
- Untuk AWP 2019 sudah ada kegiatan PSETK di 34 DI/DIR.
Dalam Kewenangan Kabupaten Ketapang
- Di tahun ini akan di buat 4 buah dokumen PSETK (sesuai DI/DIR kesepakatan),
dan sudah masuk dalam AWP tahun 2019.

DLI 8 REHABILITASI
Dalam Kewenangan Pusat
- Dokumen rehab kewenangan pusat masih dalam proses penyelesaian oleh Tim
Konsultan SID.
Dalam Kewenangan Provinsi
- Dokumen rehab kewenangan Provinsi masih dalam proses penyelesaian oleh Tim
Konsultan SID.
Dalam Kewenangan Kabupaten Kubu Raya
- Dokumen rehab kewenangan Kabupaten Kubu Raya masih dalam proses
penyelesaian oleh Tim Konsultan SID.
Dalam Kewenangan Kabupaten Sambas
- Dokumen rehab kewenangan Kabupaten Sambas masih dalam proses penyelesaian
oleh Tim Konsultan SID.
Dalam Kewenangan Kabupaten Kayong Utara
- Untuk Kabupaten Kayong Utara pada tahun 2019 tidak melaksanakan kegiatan
rehab.

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 17
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

Dalam Kewenangan Kabupaten Ketapang


- Dokumen rehab kewenangan Kabupaten Ketapang masih dalam proses
penyelesaian oleh Tim Konsultan SID.

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 18
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

Progres Kegiatan IPDMIP Kalimantan Barat (DLI) :

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

Rencana Kegiatan Bulan Juli 2019 adalah sebagai berikut :

3.1 KEGIATAN PENDAMPINGAN DAN MONEV DENGAN INSTANSI


TERKAIT

Monev ditingkat Provinsi :


1. Koordinasi dengan Bappeda Provinsi Kalimantan Barat, mengenai kesiapan
Pemprov memasukkan dana talangan APBD di APBD Perubahan.

Monev ditingkat Kabupaten


A. Monev di Kabupaten Kubu Raya :
1. Monev dengan Bappeda Kabupaten Kubu Raya mengenai Laporan PSETK dan
BA Penelusuran Jaringan Irigasi untuk DIR Kesepakatan dan DIR Non
Kesepatan.
2. Monev dengan Dinas PUPR Bidang SDA Kabupaten Kubu Raya mengenai P3A
serta rencana pengadaan tender pelaksanaan rehab DIR.
3. Monev dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya mengenai Sekolah
lapangan.

B. Monev di Kabupaten Sambas :


1. Monev dengan Bappeda Kabupaten Sambas mengenai Laporan PSETK dan BA
Penelusuran Jaringan Irigasi untuk DIR Kesepakatan dan DIR Non Kesepatan.
2. Monev dengan Dinas PUPR Bidang SDA Kabupaten Sambas mengenai P3A dan
rencana pengadaan tender pelaksanaan rehab DIR
3. Monev dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sambas mengenai Sekolah lapangan.

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 20
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

C. Monev di Kabupaten Kayong Utara :


1. Monev dengan Bappeda Kabupaten Kayong Utara mengenai SK Tim PSETK
dan capaian laporan PSETK.
2. Monev dengan Dinas PUPR Bidang SDA Kabupaten Kayong Utara mengenai
sekretariat KOMIR
3. Monev dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sambas mengenai Sekolah lapangan.

D. Monev di Kabupaten Ketapang :


1. Monev dengan Bappeda Kabupaten Kayong Utara mengenai SK Tim PSETK
dan capaian laporan PSETK.
2. Monev dengan Dinas PUPR Bidang SDA Kabupaten Kayong Utara mengenai
sekretariat KOMIR.
3. Monev dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sambas mengenai Sekolah lapangan.

E. Mengikuti Rapat Koordinasi IPDMIP Irwa.


F. Diskusi Lapendal dengan KemenPUPR.

1.2 PENYUSUNAN LAPORAN


Adapun laporan yang disusun pada periode ini adalah sebagai berikut :
1. Laporan Bulanan Juni 2019

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 21
INTEGRATED PARTICIPATORY DEVELOPMENT AND MANAGEMANT OF IRRIGATION PROGRAM
( IPDMIP ) TA.2019

4.1. Kesimpulan
Dari hasil uraian bab-bab diatas maka dapat disimpulkan bahwa harus
dilakukan pendampingan secara intensif di setiap instansi di tingkat Provinsi sampai dan
tingkat Kabupaten.

4.2. Saran
Dari hasil progres kegiatan selama Bulan Juni 2019, pelaksanaannya belum
optimal, sehingga diperlukan konsolidasi tim dan koordinasi dengan para pemangku
kepentingan yang lebih intensif.

TA. MONEV Pengelolaan Irigasi & Rawa


Laporan Bulan Juni 2019 22