Anda di halaman 1dari 2

MEKANISME KOMUNIKASI DAN KOORDINASI

Ditetapkan Oleh
No.Dokumen : 235/SPO/PKM-E/ /2016
Kepala Puskesmas Empagae
SP No.Revisi :

O Tanggal Terbit : 29 Januari 2016


Halaman : 1 dari 1
DR.Ns. H.Basra, S.Kep., M.Kes
NIP.197012021991031005
PUSKESMAS
EMPAGAE

Suatu penilaian kewenangan terhadap tenaga medis


1. Pengertian
dengan instrumen kewenangan tenaga medis.
2. Tujuan Untuk mengetahui seorang tenaga medis apakah sesuai kewenangan.
SK Kepala Puskesmas Empagae No. 151/SK/PKM-E/I/2016 tentang Mekanisme
3. kebijakan
Komunikasi Dan Koordinasi Program
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan
informasi public dalam koordinasi dan komunikasi program;
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan
Publik;
4. Referensi
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 92 Tahun 2014 tentang
Penyelenggaraan Komunikasi Data Sistem Informasi Kesehatan Integrasi;
Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik.

5. Alat dan bahan ATK dan Komputer


6. Langkah-langkah prosedur BAGAN ALIR
1. Pelaksana program menyampaikan Umpan balik
umpan balik (informasi masukan, (informasi,masalah,solusi) Pemegang
masalah) dalam melaksanakan kepada tim mutu program
pelayanan kesehatan kepada
pemegang program.
2. Pemegamg program menganalisis
Analisis umpan
umpan balik tersebut dan
balik
menyampaikan kepada kepala
puskesmas.
3. Kepala puskesmas kemudian Evaluasi umpan Rekomendasi
mengevaluasi dan menyampaikan balik
hasil evaluasi kepada pemegang
program. Melaksanakan
4. Pemegang program menyampaikan rekomendasi

hasil evaluasi kepada pelaksana


program. SELESAI

Alur komunikasi dan koordinasi yang baik dan baku


7. Hal-hal yang perlu diperhatikan diperlukan agar pelayanan kesehatan di puskesmas dapat
berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
8. Unit terkait Koordinasi dalam pelaksanaan program
9. Dokumen terkait