Anda di halaman 1dari 2

Hosea 7: 8-16

Gambaran ketidaksetiaan Israel Utara, digambarkan dengan perkawinan nabi Hosea dengan
Gomer,sang perempuan sundal. Artinya bangsa Israel sudah bersundal dengan allah lain, dan
mengkhianati Allah. Padahal mereka tahu, bahwa Allah yang menuntun nenek moyang mereka
dari Mesir, bahkan menyertai kehidupan mereka. Begitu parahnya pengkhianatan mereka,
sehingga Allah memberikan contoh Hosea menikah dengan perempuan sundal dan melahirkan
anaak-anak sundal.Dalam bacaan kita, diberitakan bahwa Efraim menjalin hubungan dengan
bangsa asing, dan mereka sendiri terjerumus dalam penyembahan Baal. Sehingga mereka
seperti roti yang tidak dibalik alias hangus. Mereka hancur, namun tidak menyadari
kehancurannya. Sehingga dikatakan bahwa mereka beruban tapi tidak menyadarinya. Artinya
mereka sudah mau hancur tapi sama sekali tidak mengetahui hal itu. Itu semua karena mereka
menjalin kesepakatan dengan bangsa Mesir dan Asyur. Menjaalin kerjasama itu baik, tapi saat
Israel mengikuti kepercayaan bangsa asing, maka disitulah Israel hancur. Pengkhianatan ini
membuat Allah murka dan akan mendatangkan malapetaka kepada Israel, bahkan jika mereka
berseru pada Allah. Allah hendak menebus mereka tapi Allah menyadari bahwa itu adalah
seruan palsu bangsa Israel, sebab hati mereka sudah berpaling dari Allah Dan mereka
menyerrahkan diri pada Baal.

Pengkhianatan umat Allah dimulai dari hal kecil. Saat Israel membangun kerjasama dengan
Asyur dan Mesir, mereka berpikir hal itu lumrah dan biasa saja. namun, ternyata mereka
terjebak dalam penyembahan Baal, dan murka Allah datang dalam kehidupan mereka. Orang
Kristen, sering jatuh dalam hal yang kecil, membuat mereka memaklumi kejahatan sederhana,
atau penyelewengan kecil, tapi akhirnya terjerumus ke dalam dosa, melanggar perintah Allah
dan itu adalah pengkhianatan pada Allah. Kaum bapak, seringkali menganggap remeh rayuan
dunia sederhana seperti, korupsi kecil kecilan, bohong kecil kecilan, tapi tidak sadar bahwa sikap
itu menjadi kebiasaan buruk. Janganlah kita coba coba atau tawar menawar dengan dosa,
karena dosa itu akan mengikat kita dan hati hati, Allah bisa murka karena sikap kita.

Hal yang paling dibenci oleh Allah ialah pengkhianatan. Begitu besarnya kasih Allah dalam
kehidupan umatNya, sehingga Ia rela mengorbankan diri menebus dosa manusia. Tapi masih
banyak orang yang mengkhianati Allah, hanya karena hal hal kecil. Anak-anak muda,
mengingkari imannya dengan alasan cinta, ada yang meninggalkan Kristus karna jabatan, dan
sebagainya. Pengorbanan besar itu, ternyata direspon dengan pengkhianatan. Meninggalkan
iman pada Kristus, memang bentuk pengkhianatan, tapi berbuat sesuatu yang tidak sesuai
dengab perintah Kristus juga merupakan pengkhianatan pada Kristus. Sebab Kristus telah mati
untuk segala dosa kita, dan kita diharapkan menjadi manusia yang baru. Saat kita berbuat
sesuatu berlawanan dengan kehendak Kristus maka kita mensia-siakan pengorbanan Kristus,
bukankah itu juga bentuj pengkhianatan.
Oleh karena itu, sebagai kaum bapak, maka kita harus selalu memohon kepada Kristus supaya
diberi kekuatan untuk menjauhkan diri dari segala sesuatu yang jahat, dan terus membentengi
diri kita dengan tekun membaca firmanNya, supaya kita mengerti apa yang harus kita lakukan
dalam hidup kita, sehingga hidup kita bukan mengkhianatiNya namun memuliakan nama Tuhan
Yesus Kristus. Amin.