Anda di halaman 1dari 4

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS MATARAM
RUMAH SAKIT
Jl. Majapahit No.62 Mataram 83125, No. Telepon : 081775165995
Website: rs.unram.ac.id,Email: rsum@unram.ac.id

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM


NOMOR: /UN18/RS/DIR/HK/2019

TENTANG

KEBIJAKAN PELAYANAN PEMULASARAN JENAZAH


DIREKTUR RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM
Menimbang : a. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan pasien di Rumah Sakit
Universitas Mataram, maka diperlukan suatu kebijakann Pelayanan
Pemulasaran Jenazah yang bermutu tinggi.
b. Bahwa dipandang perlu untuk menetapkan kebijakan Pelayanan Pemulasaran
Jenazah melalui Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Universitas Mataram.
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam a dan b, perlu
ditetapkan dengan Keputusan Direktur Rumah Sakit Universitas Mataram.
Mengingat : 1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.
2. Undang-undang No.27 Tahun 2017 Tentang Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi pada pelayanan Rumah Sakit.
3. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1204/Menkes/SK/X/2004 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah
Sakit.
4. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit
5. Buku Pedoman Infeksi Nosokomial Tahun 2001

MEMUTUSKAN

Menetapkan

Pertama : KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM


TENTANG KEBIJAKAN PELAYANAN PEMULASARAN JENAZAH DI
RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM.

Kedua : Kebijakan Pelayanan Pemulasaran Jenazah sebagaimana dimaksud dalam


diktum kesatu sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini;

Ketiga : Kebijakan Pelayanan Pemulasaran Jenazah di Rumah Sakit Universitas


Mataram sebagaimana dimaksud dalam diktum kedua wajib dijadikan acuan
dalam pelayanan pasien di Rumah Sakit Universitas Mataram.

Keempat : Surat Keputusan ini berlaku terhitung mulai tanggal ditetapkan dan dengan
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS MATARAM
RUMAH SAKIT
Jl. Majapahit No.62 Mataram 83125, No. Telepon : 081775165995
Website: rs.unram.ac.id,Email: rsum@unram.ac.id

diberlakukannya keputusan ini maka keputusan yang lama tidak berlaku lagi.

Ditetapkan di : Mataram
Pada tanggal : April 2019
Direktur RS Universitas Mataram

dr. Ahmad Taufik S., Sp.OT


NIP.19810331 200604 1 002

Lampiran Keputusan Direktur Rumah Sakit Universitas Mataram


Nomor: …../UN18/RS/DIR/HK/2019

KEBIJAKAN PELAYANAN PEMULASARAN JENAZAH


RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS MATARAM
RUMAH SAKIT
Jl. Majapahit No.62 Mataram 83125, No. Telepon : 081775165995
Website: rs.unram.ac.id,Email: rsum@unram.ac.id

KEBIJAKAN UMUM
1. Pelayanan di unit harus selalu berorientasi pada mutu dan keselamatan pasien.
2. Setiap petugas harus bekerja sesuai standa rprofesi, standar prosedur operasional yang
berlaku, etika profesi, etika umum dan menghormati hak pasien.
3. Peralatan di unit harus selalu dilakukan pemeliharaan secara teratur dan kalibrasi sesuai
ketentuan yang berlaku.
4. Semua petugas unit wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan yang berlaku
5. Dalam melaksanakan tugasnya setiap petugas wajib mematuhi ketentuan dalam K3
(Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
6. Pelayanan unit dilaksanakan dalam 24 jam kecuali unit-unit tertentu.
7. Penyediaan tenaga harus mengacu pada pola ketenagaan.
8. Untuk melaksanakan koordinasi dan evaluasi wajib dilaksanakan rapat rutin minimal satu
bulan sekali.
9. Semua unit wajib membuat laporan bulanan, triwulan dan tahunan.
KEBIJAKAN KHUSUS
1. Pemindahan Jenazah dilakukan dengan kereta dorong tertutup dan dibawa menuju kamar
jenazah.
2. Pelayanan Pemulasaran jenazah adalah perawatan Pasien / non pasien setelah dinyatakan
meninggal.
3. Perawatan jenazah dilakukan sebagai bentuk penghormatan terahkir dan menyiapkan
jenazah untuk diperlihatkan kepada keluarga.
4. Perawatan jenazah dimulai setelah dokter menyatakan kematian pasien. Jika pasien
meninggal karena kekerasan atau dicurigai akibat kriminalitas, perawatan jenasah dilakukan
setelah pemeriksaan medis lengkap melalui autopsy.
5. Setiap tindakan yang akan dilakukan di kamar jenazah harus mendapat ijin dari keluarga
dengan mengisi formulir yang telah disediakan sebagai bentuk persetujuan tindakan.
6. Pengiriman jenazah menuju rumah duka dilakukan setelah semua administrasi dilunasi.
7. Seluruh Petugas Kamar Jenazah Wajib Menggunakan APD (Alat Pelindung Diri ).
8. Pemindahan jenazah dari ruang perawatan:
 Proses pemindahan harus sesuai dengan prinsip-prinsip Kewaspadaan Standar.
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS MATARAM
RUMAH SAKIT
Jl. Majapahit No.62 Mataram 83125, No. Telepon : 081775165995
Website: rs.unram.ac.id,Email: rsum@unram.ac.id

 Aspek budaya dan agama harus diperhatikan. Keluarga pasien yang ingin melihat
jenazah setelah dipindahkan dari ruang perawatan juga harus menerapkan Kewaspadaan
Standar.
 Penanganan semua jenazah petugas harus menggunakan APD yang sesuai.
9. Perawatan jenazah di kamar jenazah:
 Petugas kamar jenazah harus melakukan Kewaspadaan Standar :melakukan kebersihan
tangan yang benar dan menggunakan APD yang sesuai dengan risiko pajanan sekret /
cairan tubuh pasien.
 Pengawetan jenazah dengan menggunakan cairan formaldehyde dilakukan sesuai
prosedur dan prinsip-prinsip Kewaspadaan Standar.
 Pengawetan jenazah tidak boleh dilakukan pada pasien yang meninggal akibat penyakit
menular.
 Pemulasaraan jenazah secara higienis (membersihkan badan, merapikan rambut,
mendandani, memotong kuku dan mencukur) harus dilakukan dengan menerapkan
Kewaspadaan Standar.
 Setelah selesai perawatan jenazah tempat dan ruangan wajib dilakukan dekontaminasi.
10. Pemeriksaan post-mortem:
 Pemeriksaan post-mortem dilakukan dengan Menerapkan Kewaspadaan Standar
 Jumlah petugas harus dibatasi seminimal mungkin.
 Prosedur dilakukan dalam ruangan yang berventilasi memadai.
 Tersedia APD yang sesuaidengan risiko pajanan.
11. Pembersihan dan disinfeksi kamar jenazah sesuai dengan ketentuan pedoman Pelayanan
KamarJ enazah.
12. Penatalaksanaan limbah dan linen kamar jenazah sesuai dengan ketentuan pedoman
pelayanan Kama rJenazah.
13. Pemulasaraan jenazah berpenyakit menular harus dilakukan sesegera mungkin tidak
melebihi batas waktu 4 jam.