Anda di halaman 1dari 12

ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

Tugas

Tugas ini dibuat untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Keperawatan Komunitas
Program Studi Strata I Keperawatan

Kelompok 3

Arie Gustian Laode Adha Indra Syaputra


Dede Juarsih Muhammad Farkhan
Dilla Roaina Hersy Resti Nurdini
Ernawati Saaddilah Farid
Ishep Supriadi Siti Sri Ludia
Kharisma Gustami Titin Sumanti
Kiki Sumarni

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN DHARMA HUSADA BANDUNG


TAHUN 2017
KASUS

Seorang perawat komunitas telah melakukan pengkajian disebuah desa. Dari hasil
pengkajian diperoleh data sebagai berikut: Di RW 03 desa A terletak di perbatasan
gunung B, jumlah KK sebanyak 135 KK, jarak antara rumah bervariasi, kehidupan
mereka berasal dari berkebun dan bertani. Jenis penyakit yang diderita warga: kasus
balita yang mengalami diare sebanyak 45% dari jumlah balita, ISPA 35%, rematik pada
lansia 60%, hipertensi pada lansia 75%. Pelayanan kesehatan: Posyandu 3 buah,
cakupan imunisasi 48%, kunjungan Posyandu 50% karena jarak antara RT yang
berjauhan, tidak ada Posbindu. Terdapat banyak kandang ternak yang ada disekitar
rumah warga dan saluran pembuangan ke selokan sekitar rumah. Jarak sumber air
dengan WC <10m. pengelolaan sampah masih dengan cara di bakar didepan rumah
(72%).

Sebagai perawat komunitas lakukan proses keperawatan komunitas:

1. Pengkajian data
2. Analisis data
3. Diagnosa keperawatan KOMUNITAS
4. Intervensi keperawatan KOMUNITAS (POA=Planning Of Action)
5. Lakukan Role play pra lokmin dan lokmin (dilaksanakan tanggal 21 Juli 2017)\
1. Pengkajian Data
Komponen Data Data yang dipelukan
1. Core  Jenis penyakit yang Pengkajian data inti (core)
sering diderita warga: meliputi:
kasus balita diare  Riwayat atau sejarah
sebanyak 45 % dari wilayah
jumlah balita, ISPA 35  Demografi/kependudukan
%, rematik pada lansia  Karakteristik umur dan
60%, hipertensi pada jenis kelamin (sex)
lansia 75%  Vital statistik seperti
 Desa A terletak kesakitan, kematian, data
diperbatasan gunung B penyakit, dan lain
sebagainya
 Suku bangsa, dan tipe
keluarga
 Status pekawinan
 Nilai, kepercayaan dan
agama
2. Lingkungan  Terdapat banyak Pengkajian lingkungan fisik
fisik kandang ternak didekat meliputi keadaan iklim, batas
rumah rumah warga wilayah, kepadatan penduduk
dengan saluran dan tanda-tanda kehidupan.
pembuangan ke selokan Dengan melakukan observasi,
sekitar umah warga perawat juga melakukan
 Jarak sumber air dengan pengumpulan data tentang
WC <10m perumahan, tempat-tempat
 Jarak antar rumah bisnis, serta sistem sosial di
bervariasi masyarakat
 Pengelolaan sampah :
dibakar di depan rumah
75%
3. Pelayanan  Pelayanan kesehatan : Pengkajian pelayanan
Kesehatan posyandu 3 buah, kesehatan dan sosial
dan Sosial cakupan imunisasi 48% berkaitan dengan fasilitas
pelayanan kesehatan dan
sosial yang ada baik dari
dalam maupun dari luar
masyarakat. Fasilitas
pelayanan tesebut dikaji
tentang jenis pelayanan yang
diberikan, sumber daya
manusia yang memberikan
pelayanan, kaakteristik
pemakai pelayanan,
ketercapaian, dan tingkat
peneimaan masyarakat
terhadap pelayanan yang
dibeikan
4. Ekonomi  Kehidupan berasal dari Pengkajian ekonomi meliputi:
berkebun dan bertani 1) Karakteristik finansial,
sepeti pendapatan
keluarga, presentase
keluaga miskin, serta
presentase keluarga yang
kepala keluarganya
wanita, dan
2) Karakteristik pekerjaan,
seperti status pekerjaan,
bisnis-bisnis yang ada,
serta presentase wanita
yang bekerja
5. Keamanan - -
dan transport
6. Politik dan  Jumlah KK sebanyak Pengkajian politik meliputi :
pemerintahan 135 KK peran partai politik dalam
 Kunjungan posyandu pelayanan kesehatan, seta
50% kaena jarak antar kebijakan pemerintah
RT bejauhan setempat terkait dengan
 Tidak ada posbindu pembangunan dan pelayanan
kesehatan. Pengkajian
pemerintahan meliputi :
keadaan rukun tetangga (RT),
rukun warga (RW),
desa/kelurahan, kecamatan
dan lain-lain, juga dikaji
kelompok pelayanan yang
ada dimasyarakat, seperti
PKK, karang taruna, panti,
posyandu, posbindu, dan lain-
lain
7. Komunikasi - -
8. Pendidikan - -
9. Rekeasi - -
2. Analisa Data
No Data Etiologi Masalah
1  Terdapat banyak kandang Kurangnya Resiko terjadi
ternak didekat rumah pengetahuan warga peningkatan
warga dengan saluran RW 03 tentang penyakit akibat
pembuangan ke selokan kesehatan lingkungan yang
sekitar rumah warga lingkungan, kurang sehat
 Jarak sumber air dengan terpaparnya (ISPA, Diare)
WC <10 meter lingkungan yang masyarakat RW 03
 Pengelolaan sampah: tidak sehat berhubungan
dibakar didepan rumah dengan kurangnya
75% pengetahuan warga

 Jenis penyakit yang sering RW 03 tentang

diderita warga: kasus balita kesehatan

diare sebanyak 45% dari lingkungan dan

jumlah balita, ISPA 35% terpaparnya


lingkungan yang
kurang sehat
2  Jenis penyakit yang sering Kurang kesadaran Resiko terjadinya
diderita warga: rematik masyarakat tentang penurunan derajat
pada lansia 60%, masalah kesehatan kesehatan lansia di
hipertensu pada lansia 75% lansia, kurangnya RW 03
 Tidak ada posbindu pengetahuan berhubungan
keluarga dan dengan kurangnya
masyarakat tentang kesadaran
tumbuh kembang masyarakat tentang
lansia dan masalah kesehatan
perubahan- lansia, kurangnya
perubahan pada pengetahuan
lansia keluarga dan
masyarakat tentang
tumbuh kembang
lansia dan
perubahan-
perubahan pada
lansia

3. Prioritas Masalah
Diagnosis keperawatan komunitas :
1. Resiko terjadi peningkatan penyakit akibat lingkungan yang kurang sehat
(ISPA, Diare) masyarakat RW 03 berhubungan dengan kurangnya pengetahuan
warga RW 03 tentang kesehatan lingkungan dan terpaparnya lingkungan yang
kurang sehat
No. Kriteria Penilaian Skor
1. Bagaimana pentingnya 1 = Rendah 3
masalah untuk diatasi 2 = sedang
3 = tinggi
2 Perubahan positif pada 0 = tidak ada 3
komunitas jika masalah 1 = rendah
diatasi 2 = sedang
3 = tinggi
3 Peningkatan kualitas hidup 0 = tidak ada 3
jika masalah diatasi 1 = rendah
2 = sedang
3 = tinggi
4 Rangking dari semua 1 = paling tidak penting 6
masalah 6 = sangat penting
Total skor 15

2. Resiko terjadinya penurunan derajat kesehatan lansia di RW 03 berhubungan


dengan kurangnya kesadaran masyarakat tentang masalah kesehatan lansia,
kurangnya pengetahuan keluarga dan masyarakat tentang tumbuh kembang
lansia dan perubahan-perubahan pada lansia
No. Kriteria Penilaian Skor
1. Bagaimana pentingnya 1 = Rendah 3
masalah untuk diatasi 2 = sedang
3 = tinggi
2 Perubahan positif pada 0 = tidak ada 2
komunitas jika masalah 1 = rendah
diatasi 2 = sedang
3 = tinggi
3 Peningkatan kualitas hidup 0 = tidak ada 2
jika masalah diatasi 1 = rendah
2 = sedang
3 = tinggi
4 Rangking dari semua 1 = paling tidak penting 5
masalah 6 = sangat penting
Total skor 12
4. Diagnosa Keperawatan
No Diagnosa Keperawatan
1 Resiko terjadi peningkatan penyakit akibat lingkungan yang kurang
sehat (ISPA, Diare) masyarakat RW 03 berhubungan dengan
kurangnya pengetahuan warga RW 03 tentang kesehatan lingkungan
dan terpaparnya lingkungan yang kurang sehat

2 Resiko terjadinya penurunan derajat kesehatan lansia di RW 03


berhubungan dengan kurangnya kesadaran masyarakat tentang
masalah kesehatan lansia, kurangnya pengetahuan keluarga dan
masyarakat tentang tumbuh kembang lansia dan perubahan-
perubahan pada lansia
5. Intervensi Keperawatan
No Tujuan Strategi
DKK Umum Khusus Intervensi Intervensi Evaluasi
1 Resiko terjadi Setelah Setelah dilakukan - KIE 1. Beri pendidikan - Setelah
peningkatan dilakukan tindakan (Komunikasi, kesehatan pada dilakukan
penyakit pembinaan, masyarakat tahu Informasi, masyarakat RW 05 pembinaan,
akibat masyarakat lebih banyak Edukasi) tentang penyakit diare tidak menglami
lingkungan RW 03 tidak tentang: - Gerakan/tindakan 2. Motivasi masyarakat peningkatan
yang kurang menglami - penyakit yang melalui kader atau kejadian diare
sehat (ISPA, peningkatan timbul karena tokoh masyarakat menurun
Diare) kejadian diare lingkungan untuk memelihara - Masyarakat
masyarakat dan ISPA yang tidak lingkungan yang sehat mampu
RW 03 (menurun) sehat 3. Koordinasi dengan mengidentifikasi
berhubungan - cara tokoh masyarakat lingkungan
dengan pencegahan untuk sehat
kurangnya penyakit diare menyelenggarakan - Pelaksanaan
pengetahuan dan ISPA kerja bakti kerja bakti
warga RW 03 - cara 4. Ajarkan tentang cara sesuai jadwal
tentang penyebaran dan hidup sehat (mencuci yang
kesehatan penularan tangan sebelum direncanakan
lingkungan penyakit diare makan, 3M, dan - Perilaku hidup
dan dan ISPA sebagainya) sehat meningkat
terpaparnya - cara seperti mencuci
lingkungan menanggulangi tangan sebelum
yang kurang penyakit diare makan,
sehat dan ISPA menggunakan
alas kaki saat
keluar rumah
2 Resiko Setelah Setelah dilakukan - KIE 1. Memberikan - Lansia dan
terjadinya dilakukan tindakan, (Komunikasi, penyuluhan kesehatan keluarga dapat

penurunan pembinaan, diharapkan : Informasi, pada lansia dan mengidentifikasi


masyarakat Keluarga dan Edukasi) keluarga tentang : tentang tumbuh
derajat
RW 03 tidak lansia - Gerakan/tindakan tumbuh kembang kembang pada
kesehatan
menglami mendapatlkan lansia dan perubahan lansia dan
lansia di RW
penurunan informasi tentang yang terjadi pada lansia perawatan lansia
03
kejadian diare : masalah lansia dan perawatan lansia yang sakit.
berhubungan derajat dan yang sakit. - Lansia
dengan kesehatan perkembangan 2. Melakukan pengobatan mendapatkan
kurangnya lansia. lansia dan pada lansia yang pengobatan /
kesadaran peubahan- mengalami gangguan dirujuk sesuai
masyarakat perubahan yang kesehatan dengan dengan tingkat
tentang terjadi pada merujuk ke puskesmas kepaahan

masalah lansia, dan 3. Melakukan penyakit.


peawatan lansia penyuluhan/pendidikan - Lansia / keluarga
kesehatan
yang sakit kesehatan tentang dapat
lansia,
penyakit hupertensi mengidentifikasi
kurangnya
dan rematik tentang penyakit
pengetahuan
hipertensi dan
keluarga dan rematik yang
masyarakat banyak diderita

tentang oleh lansia di


RW 03
tumbuh
kembang
lansia dan
perubahan-
perubahan
pada lansia