Anda di halaman 1dari 38

MODUL 4

PEMBINAAN KESEHATAN LINGKUNGAN

A. Lingkup Kesehatan Lingkungan


1. Definisi Rumah Sehat
Rumah sehatan adalah kondisi fisik,kimia,biologi di dalam rumah dan
perumahan sehinnga memungkinkan penghuni atau masyarakat memperoleh
derajat kesehatan yang optimal. Oleh karena itu rumah harusnya sehat dan
nyaman agar penghuninya dapat berkarya untuk meningkatkan produktivitas.
2. Syarat Rumah Sehat
Kriteria rumah sehat yang diajukan oleh dalam Enjang (2000) dan
Wicaksosno (2009) Yng dikutip dari Winslow antara lain:
a) Harus dapat memenuhi kebutuhan fisilogis
b) Harus dapat memenuhi kebutuhan psikologis
c) Harus dapat menghindari terjadinya kecelakaan
d) Harus dapat menghindari terjafinya penularan penyakit
Adapun ketentuan persyaratan kesehatan rumah tinggal menurut kepmenkes
No.829/Menkes/SK/VII/1999 adalah sebagai berikut :
a) Bahan bangunan
1) Tidak terbuat dari bahan yang dapat melepaskan bahan yang dapat
membahayakan kesehatan
2) Tidak terbuat dari bahan yang dapat menjadi tumbuh dan
berkembangnya mikroorganisme pathogen
b) Komponen dan penataan ruangan
1) Lantai kedap air dan mudah dibersihkan
2) Dinding rumah memliki ventilasi , kamr mandi dan kamar cuci kedap
air dan mudah dibersihkan
3) Langit-langit rumah mudah dibersihakn dan tidak rawan kecelakaan
4) Bumbungan rumah 10 m dan ada penangkal petir
5) Ruang diatat sesuai deangan fungsi dan pertukarannya

1
6) Dapur harus memiliki sarana pembuangan asap
c) Pencahayaan
Pencahyaan alam dan buatan langsung maupun tidak langsung dapat
menerangi seluruh ruangan dengan intensitas penerangan minimal tidak
menyilaukan matam.
d) Kualitas udara
1) Suhu udara nyaman antaran 18-30’C
2) Kelembaban udara 40-70‘C
e) Ventilasi
Luas lubang ventilasi alamlah yang permanen minimal 10% luas lantai
f) Vector penyakit
Tidak ada lalat, nyamuk ataupun tikus yang bersarang di dalam rumah
g) Penyediaan air
1) Tersedia sarana penyediaan air bersih dengan kapasitas minimal
60Liter/orang/hari
2) Kualitas air harus memenuhi persyaratan kesehatan air bersih
dan/atau air minum
h) Sarana penyimapanan makanan
Tersedia sarana penyimpanan makanan yang aman
i) Pembuangan limbah
1) Limbah cair yang berasal dari rumah tangga tidak mencemari
sumber air,tidak menimbulkan bau,dan tidak mencemari permukaan
tanah
2) Limbah padat harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan
bau,tidak mencemari permukaan tanah dan air tanah
j) Kepadatan hunian
Luas kamar tidur minimal 8m dan dianjurkan tidak untuk lebih dari 2
orang tidur.

3. Komponen Rumah
Komponen rumah harus memiliki persyaratan fisik dan biologis sebagai
berikut :
a) Lantai
Kedap air dan mudah dibersihkan,harus cukup kuat untuk menahan beban
diatasnya.ada berbagai jenis lantai rumah seperti dari semen atau
ubin,keramik atau cukup tanah biasa yang di padatkan. Syarat yang
penting adalah tidak berdebu pada musim kemarau dan tidak becek pada
musim hujan. Lantai yang basah dan berdebu merupkan sarang penyakit
b) Dinding
1) Di ruang tidur,ruang keluarga ilengkapi dengan sarana ventilasi untuk
prngaturan sirkulasi udara
2) Di kamar mandi dan tempat cuci harus kedap air dan mudah
dibersihkan

2
c) Atap
Langit-langit harus mudah dibersihkan dan tidak rawan kecelakaan. Atap
genteng umum dipakai daik di daerah perkotaan maupun di pedesaan.
Disamping atap genteng cocok untuk daerah tripis juga dapat terjangkau
oleh masyarakat dan bahkan masyarakat dapat membuatnya sendiri.
Namum demikian banyak masyarakat pedesaan yang tidak mampu
menggunakan atap genteng,maka atap daun rumbia atau dau kelapa yang
digunakan.
d) Ventlasi
Ventilasi rumah memiliki banyak fungsi. Fungsi pertama adalah untuk
menjaga agar aliran udara didalam rumah tersebut tetap segar. Kurangnya
ventilasi aka menyebabkan kurangya o2 didalam rumah yang berarti kadar
O2 yang bersifat racun bagi penguhinya meningkat. Disamping itu kurang
nya ventilasi akan menyebabkan kelembaban udara didalam ruangan naik
karena terjadi proses penguapan dari kulit dan penyerapan. Luas ventilasi
alamiah yang permanen minimal 10% darin luas lantai. Fungsi kedua
adalah membebaskan udara ruangan dari bakteri-bakteri terutama bakteri
pathogen. Fungsi lainnya untuk menjaga agar ruangan rumah selalu tetap
didalam kelembaban yang optimum.

4. Faktor-Faktor Rumah Sehat


Faktor-faktor yang perlu deperhatikan dalam membangun rumah adalah
sebagai berikut:
a) Faktor lingkungan (alam)
Lingkungan yang dimaksud termasuk lingkungan fisik,bilogis,maupun
social. Hal ini menyangkut kondisi lingkungan alam dan sosial di sekitar
rumah yang akan didirikan
b) Tingkatkan kemampuan ekonomi . individu yang ihin membangun suatu
rumah tentuanya akan mengkur tingkat kemampuan ekonominya,
terutama menyangkut kesiapan finansial . hal-hal yang perlu menjadi
perhatin tiap-tiap individu dalam masyarakat yang akan membangun
rumah adalah diperlukan peeliharan rumah tersebut sehingga dapat
dipergunakan dalam waktu yang cukup lama bahkan dapat dinikmati oleh
anak cucunya
c) Kemajuan teknologi saat ini
Teknologi perumahan sudah begitu modern, namu rumah yang modern
belum tentu sesuai dengan selera individu di masyarakat. Teknoligi yang
tinggi jika diterapkan di daerah tertentu belum tentu sesuai.
d) Kebijaksanaan (peraturan) pemerintah menyangkut tata guna tanah.
Peraturan pemerintah terkait tata guna bangunan jika tidak dibuat secara
tegas dan jelas dapat menyebabkan gangguan ekosistem seperti
banjir,prmukiman kumuh,dan lain-lain.

3
e) Manfaat Rumah Sehat
1) Memberi perlindungan dari penyakit menular, mencakup pelayanan air
bersih, sanitasi, persampahan, drainase, hygiene perseorangan dan
pemukiman, kemanan makanan, bangunan yang aman terhadap
tranmisi penyakit.
2) Meningkatkan perlindungan terhadap kecelakaan dan penyakit kronis
dengan memperbaiki kontruksi dan bahan bangunan rumah,
pencemaran di dalam rumah, penggunaan rumah sebagai tempat kerja.
3) Memberi perlindungan terhadap penyakit kejiwaan dengan mengurangi
tekanan jiwa dan sosial akibat rumah.
4) Meningkatkan kesehatan dalam lingkungan perumahan dengan
memperhatikan ketersediaan pelayanan keperluan sehari-hari dan
pekerjaan dekat rumah.
5) Meningkatkan pemanfaatan rumah sehingga dapat meningkatkan
kesehatan, yaitu pemanfaatan rumah dapat memberi dampak kesehatan
yang maksimum pada penghuninya.
6) Memberi perlindungan terhadap populasi yang menyandang resiko
tinggi, yakni anak-anak dan wanita, masyarakat dengan rumah
substandard, masyarakat yang tersisih dan mobil, manula, penderita
penyakit kronis dan yang cacat.
7) Penyebarluasan pentingnya aspek kesehatan rumah sehingga yang
berwenang dapat memasukkan aspek-aspek kesehatan tersebut ke
dalam kebijakan pembangunan pemukiman.
8) Meningkatkan kebijakan sosial ekonomi yang menunjang tata guna
tanah dan pemukiman sehingga kesehatan fisik, mental dan sosial
dicapai secara maksimal.
9) Meningkatkan proses pembangunan sosial ekonomi; mulai dari
perencanaan, pengelolaan, pengaturan tata guna tanah derah urban,
peraturan pemukiman, desain dan kotruksi rumah, pelayanan terhadap
masyarakat dan pemantauan yang kontinu.
10) Meningkatan penyuluhan serta kualitas profesi kesehatan masyarakat
dan profesi yang membangun pemukiman; penyediaan perumahan dan
penggunaan rumah untuk meningkatkan kesehatan.

4
11) Meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan
pemukiman secara swadaya, gotong royong dan koperatif.

5. Sarana Air Bersih


a. Definisi Sarana Air Bersih
SAB adalah fasilitas air bersih yang digunakan untuk keperluan
sehari-sehari yang kualitas memenuhi syarat kesehatan dan dapat
dimunum apabila telah dimasak. Syarat-syarat kualitas air bersih
diantaranya adalah sebagai berikut :
1) Syarat fisik: tidak berbau,tidak berasa,dan tidak berwarna
2) Syarat kimia : kadar besi : maksimum yang diperolehkan 0,3
mg/l,kesedahan (maks 500mg/l)
3) Syarat mikrobilogis: kaliform tinja/total kaliform (maks 0 per 100 ml
air)

b. Sumber SAB
Air bersih dapat diperoleh dari berbagai sumber,di antarnya :
PDAM,air hujan,air tanah,air permukaan
1) Air dari perusaan daerah air minum (PDAM)
Air dari PDAM merupakan air yang termasuk dapat dikosumsi secara
langsung untuk kebutuhan sehari-hari misalnya untuk
masak,mandi,mencuci,serta keperluan lainnya
2) Air hujan
Air hujan adalah air murni yang berasal dari sbulimasi uap air udara
yang ketika turun melarutkan benda-benda di udara yang daoat
mengotori dan mencemari air hujan,seperti : gas ( O2,CO2,N2,dll)
,cara mendapatkan air hujan ini yaitu dengan penampungan air hujan
dari talang/genteng rumah ke dalam bak menampungan.
3) Mata air
Air mata air berasal dari air hujan yang masuk meresap ke dalam tanah
dan muncul keluar tanah kembali karena kondisi batuan geologis di
dalam tanah.
Untuk memperoleh air yang berasal dari mata air,dapat dibuat
bangunan penangkap mata air (PMA). Bangunan PAM adalah

5
bangunan untuk menangkap dan melindungi mata air terhadap
pencemaran sarta dapat juga dilengkapi dengan bak menampungan.
4) Air tanah
Air tanah berasal dari air hujan yang meresap dan tertahan di dalam
bumi. Air tahan dapat dibagi menjadi air tanah dangkal dan air tanah
dalal. Cara untuk mendapatkan air tanah yaitu dengan mengebor atau
menggali.
Beberapa jenis sumur untuk mendapatkan air tanah,antara lain sebagai
berikut:
a) Sumur gali
Sumur gali adalah adalah sarana untuk menyadap dan menampung
air tanah yang digunakan sebagai sumber air baku intuk air bersih.
Sumur gali merupakan salah satu konstruksi sumur yang paling
umum dan meluas dipergunakan oleh masyarakat kecil dan rumah-
rumah perorangan. Untuk membangun sumur gakli,perlu
diperhatikan syarat-syarat sebagai berikut (departemen
permukiman dan prasarana wilayah,2003)
 Sumur gali tidak boleh dibangun dilokasi bekas pembuangan
sampah
 Jarak minimum lokasi sumur gali dengan sumber pencemaran
seperti cubluk,tangki septik,dll adalah 10 m.
 Mudah dijangkau/tidak terlalu jauh dari rumah.
 Penentuan lokasi yang layak untuk sumur yang akan digunakan
oleh beberapa keluarga harus dimusyawarakan terlebih dahulu
 Sumur gali dilengkapi dengan saluran pembuangan untuk
mencegah terjadinya genangan air disekitar sumur.
b) Sumur pompa tangan (SPT)
Sumur pompa tangan adalah saran untuk mendapat air tanah
dengan cara mengebor dan menaikkan airnya mengguanakan
pompa dengan bantuan tenaga tangan manusia. Umumnya air
tanah bebas dari pengotoran mikrobiologi dan dapat
diperghunakan sebagai air minum bila sumur semacam ini beserta
pompanya dibangun,maka harus dibuat bangunan perlindungan
casing pompa dan harus menonjol ke atas ± 30 cm dari permukaan
tanah dan 3 m kea rah bawah.
c) Sumur pompa listrik
Sumur pompa listrik adalah sarana mendapatkan air tanah dengan
cara mengebor dan menaikkan airnya dengan dipompa dengan
tenaga listrik.
5) Air Permukaan
Air permukaan seperti air sungai,air rawa,air danau,air irigasi,air laut
dan sebagainya merupakan sumber air yang dapat dipakai sebagai air
bersih dan air minum tetapi masih memerlukan pengolahan lebih
lanjut. Air permukaan sifatnya sangat mudah terkotori dan tercemar

6
oleh bahan pengotor dan pencemaran yang
mengapung,melayang,mengendap dan melarut di air permukaan.
Karena sifatnya yang demikian, maka sebelum diminum air
permukaan perlu diolah terlebih dahulu sampai benar-benar aman dan
memenihi syarat sebagai air bersih atau air minum .
Prinsip pengolahan air permukaan terdiri dari tahapan-tahapan sebagai
berikut :
a) Penyaringan
b) Penggumpalan lumpur,dengan menggunakan bahan kimia beruoa
paket cairan PAC atau tawas
c) Netralisasi , dengan menggunakan bahan kimia penetral berupa
paket bubuk putih PAC atau kapur
d) Pemisahan endapan lumpur
e) Desinfeksi secara kimiawi dan mekanik, bahan kimia desinfektan
beripa laporit atau aquatabs.
f) Proses mekanik adalah pemindahan air baik secara grafitasi atau
manual pada susunan wadha/tendon/ember/drum untuk
menunjang tahapan langkah-langkah pengolahan.

6. Jamban Sehat
a. Pengertian Jamban Keluarga
Jamban keluarga adalah suatu bangunan yang digunakan untuk
membuang dan mengumpulkan kotoran atau najis manusia yang lazim
disebut kakus/WC sehingga kotoran tersebut tersimpan dalam suatu
tempat tertentu dan tidak menjadi penyebab atau penyebar penyakit dan
mengotori lingkungan pemukiman.
Rumah hendaknya mempunyai jamban sendiri yang merupakan
salah satu hal penting dalam usaha pemeliharaan kesehatan lingkungan.
b. Macam-Macam Jamban
Jamban di pedesaan Indonesia dapat digolongkan menjadi 2
macam yaitu jamban cemplung dan jamban tangki septik/leher angsa.
1) Jamban cemplung: Adalah jamban yang penampungannya berupa
lubang yang berfungsi menyimpan dan meresapkan cairan kotoran/tinja
ke dalam tanah dan mengendapkan kotoran ke dasar lubang. Untuk
jamban cemplung diharuskan ada penutup agar tidak berbau.

7
2) Jamban tangki septik/leher angsa: Adalah jamban berbentuk leher
angsa yang penampungannya berupa tangki septik kedap air yang
berfungsi sebagai wadah proses penguraian/dekomposisi kotoran
manusia yang dilengkapi dengan resapannya.

c. Syarat Jamban Sehat

Suatau jamban dikatakan sehat apabila memenuhi syarat, sebagai berikut:


1) Tidak boleh mengotori tanah permukaan disekeliling jamban
2) Tidak boleh mengotori air permukaan disekitarnya.
3) Tidak dapat dijangkau oleh serangga terutama lalat dan kecoa.
4) Tidak menimbulkan bau.
5) Mudah digunakan dan dirawat.
6) Desainnya sederhana.
7) Murah.
8) Dapat diterima oleh pemakainya
d. Manfaat Buang Air Besar Dan Kecil Di Jamban
1) Lingkungan bersih,sehat dan tidak berbau
Pembuangan tinja yang tidak pada tempatnya seringkali berhubungan
dengan kurangnya penyediaan air bersih, kondisi-kondisi seperti ini
akan berakibat terhadap kesehatan. Disamping itu pula menimbulkan
pencemaran lingkungan dan bau busuk serta estetika.
2) Tidak mencemari sumber air yang ada disekitarnya
Air yang telah tercemar mudah sekali menjadi media berkembangnya
berbagai macam penyakit. Air secara fisik merupakan media peralatan
dalam menularkan organisme penyakit, air minum sehingga
mengakibatkan infeksi. Organisme berada di air karena air tercemar
oleh kotoran penderita.
3) Tidak mengundang datangnya lalat/serangga yang dapat menjadi
penular penyakit.
Pembuangan tinja disembarang tempat dapat menimbulkan penularan
berbagai penyakit, seperti : penyakit kulit dan keracunan,infeksi
saluran pencernaan,typus dan keacingan,serta diare,kolera atau
disentri.

8
7. Dampak Rokok Bagi Kesehatan
a. Definisi rokok
Dewasa ini rokok semakin gencar meluas diberbagai tempat, banyak
Negara-negara indrusti yang menilai bawah merokok telah menjadi
perilaku yang secara social dianggap kurang biasa untuk diterima. Hal ini
adalah hasil penyuluhan yang intensif,bukan saja dilaksanakan oleh
pemerintah,melainkan oleh pihak lembaga swadaya masyarakat dan juga
pihak perusahaan – perusahaan.
b. Bahaya merokok
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), rokok adalah gulungan
tembakau yang dibungkus kertas. Rokok adalah salah satu produk
tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar, dihisap dan atau dihirup
termasuk rokok kretek, rokok putih, cerutu atau bentuk lainnya yang
dihasilkan dari tanaman nicotiana tabacum, nicotiana rustica, dan spesies
lainnya atau sintetisnya yang asapnya mengandung nikotin dan tar, dengan
atau tanpa bahan tambahan Rokok dijadikan sebagai simbol kejantanan,
kekuatan, kegagahan, keberanian dan ketangguhan.
Sebatang rokok mengandung zat-zat kimiawi yang sangat berbahaya bagi
tubuh manusia, terdapat 4000 zat kimia pada asap rokok , berikut
kandungan dalam sebatang rokok:
1) Nikotin, zat ini bersifat adiktif yang membuat seseorang menjadi
kecanduan untuk selalu merokok. Zat ini sangat berbahaya bagi
kesehatan tubuh manusia atau binatang, nikotin penyebab penyakit
jantung koroner dan kanker. Nikotin dapat mengganggu irama jantung
yang normal sehingga terjadi serangan jantung secara mendadak
2) Tar, zat ini racun bagi tubuh dan menyebabkan gigi berubah kuning
kecokelatan, kulit menjadi keriput dan kusam. Zat ini dapat menempel
pada saluran nafas yang menyebabkan penurunan efektivitas alveolus
(kantung udara dalam paru-paru), sehingga oksigen yang terserap ke
dalam peredaran darah mengalami penurunan.
3) Insektisida, zat yang sangat beracun dan digunakan sebagai pembunuh
serangga.
4) Polycyclic, zat ini menyerang paru-paru dan menyebabkan kerusakan
yang fatal bagi perokok aktif.
5) Carcinogens, asap yang dihasilkan dari pembakaran tembakau dan
kertas sigaret mengandung beragam zat kimiawi yang sangat
berbahaya dan mampu memicu penyakit kanker bagi siapapun yang
menghirupnya.
6) Karbon Monoksida, gas CO sangat berbahaya jika terhirup kedalam
tubuh seseorang, karena hal gas CO akan berikatan dengan
hemoglobin dalam darah

9
B. Pemanfaatan Perkarangan Dengan TOGA
1) Pengertian TOGA
TOGA adalah singkatan dari tanaman obat keluarga. Taman obat keluarga
pada hakekatnya adalah sebidang tanah baik di halaman rumah, kebun
ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang
berkhasiat sebagaimobat dalam rangka memenuhi kebu-tuhan keluarga akan
obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat
disalurkan kepadamasyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-
tumbuhan.
2) Pemanfaatan tanaman obat
Beribicara tentang pemanfaatan tanaman obat atau bahan obat alam pada
umumnya sebenarnya bukan merupakan hal yang baru. Sejak terciptanya
manusia di permukaan bumi, telah diciptakan pula alam sekitarnya mulai dari
baru itu pula manusia mulai mencoba memanfaatkan alam sekitarnya untuk
memenuhi keperluan dalam kehidupannya, termasuk keperluan akan obat-
obat dalam angka mengatasi masalah-masalah kesehatan yang dihadapinya.
3) Jenis Toga
Beragam jenis tanaman obat menambah jajaran variasi tanaman obat
keluarga yang dapat dimanfaat-kan, diantaranya yang lazim dikenal oleh
masyarakat secara luas dan mudah ditemukan, diantaranya adalah :
a) Kumis kucing (Orthosiphon aristatus).
Memiliki nama local : Mamang besar (Indonesia), kutun, mamam, bunga
labalaba (jawa), Mao Xu Cao (china), dapat digunakan untuk mengobati
penyakit : infek-si ginjal, infeksi kandung kemih, kencing batu, encok,
peluruh air seni (diuretic), menghilangkan panas dan lembab. Adapun
bagian yang dipakai adalah seluruh tum-buhan, basah atau kering (di-
anginkan dahulu, lalu dijemur dipanas matahari), cara pemakai-an : 30-60
gr (kering) atau 90-120 gr (basah) direbus,atau yang kering atau basah
diseduh sebagai teh.

10
b) Sambiloto (Andrographis paniculata Ness)

Memiliki nama local : ki oray, ki peurat, takilo (sunda), bidara, sadilata,


takila (jawa), pepaitan (Sumatra), chuan xin lian, yi jian xi, lan he lian
(china), xuyen tam lien, cong cong (Vietnam), kirata, mahatitka (india),
creat, green chiretta, halviva, kariyat (inggris), dapat digunakan untuk
mengobati penyakit hepatitis,infeksi saluran empedu, disentri basiler,
tifoid, diare, influenza, amandel (tonsil-litis), abses paru, malaria,
pneumonia, bronchitis, OMA, radang usus buntu, DM, Gonore, dll.
Adapun khasiat dan cara pemakaian adalah sebagai berikut : Herba kering
sebanyak 10-20 gr direbus atau herba kering digiling halus menjadi bubuk
lalu diseduh, minum 2-3 kali sehari, 4-6 tablet, untuk pengobatan kanker,
diguna-kan cairan infus atau injeksi atau tablet, untuk pemakaian luar
herba segar direbus lalu airnya digunakan untuk cuci atau digiling halus
dan dibubuhkan ke tempat yang sakit seperti digigit ular berbisa, gatal-
gatal atau bisul.

11
c) Bunga pukul delapan

Memiliki nama local : bunga pukul delapan, lidah kucing (ja-wa), nama
asing:
w. Indian holly, sage rose, holly rose. Bunga pukul delapan memiliki
khasiat
pada bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah daun dan
akarnya,
daun dan akar digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti
perut
kembung dan tidak nafsu makan, rematik sendi yang disertai bengkak,
bengkak karena memar, dan lemah setelah sembuh dari sakit berat. Cara
pemakaian untuk obat yang diminum rebus daun atau akar segarnya (15
gr), setelah dinginsaring dan minum airnya. Untuk obat luar, tumbuk daun
segar
secukupnya, tambahkan kapur sirih secukupnya lalu aduk rata, tempelkan
pada bisul atau bagian tubuh yang bengkak dan memar lalu balut.
d) Bunga Tahi kotok

Memiliki nama latin : Tagetes Erecta L, dengan nama local : bunga tahi
kotok, bunga tahi ayam, penyakit yang dpaat diobati infeksi saluran nafas
bagian atas, conjunctivitis, batuk, bronchitis, sariawan, radang

12
tenggorokan, sakit gigi, kejang pada anak-anak, bagian yang dipakai
adalah bunga dan akar kering, cara pema-kaiannya adalah 5-15 gr bunga
kering direbus , untuk pemakaian luar bunga direbus untuk dicuci dapat
digunakan untuk gondongan (parotitis) dan juga pembeng-kakan payudara
(http://tanaman obatkeluarga/ibujempol). Berbagai jenis tanaman obat
yang lainnya masih banyak, contoh diatas adalah sebagian kecil dari
banyaknya varian tanaman obat yang dapat dimanfaatkan sebagai pengisi
lahan sisa dirumah kita.
Ada banyak jenis tanaman obat yang lainnya yang dapat diman-faatkan
daunya, diantaranya adalah :
1) Seledri, dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi
(hipertensi).
2) Belimbing, selain buahnya dapat dikonsumsi, daunnya juga dapat
digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
3) Daun kelor dapat dimanfaatkan untuk mengobati demam atau panas
dalam.
4) Daun bayam duri, dapat dimanfaatkan untuk mengobati anemia.
5) Kangkung dapat dimanfaat-kan untuk mengobati insomnia.
6) Sirih, dapat dimanfaatkan untuk mengobati batuk, sebagai antiseptika
dan dan obat kumur.
7) Daun salam, bersifat astringensia.
8) Daun jambu biji, yang sudah dikenal dapat mengurangi diare (depkes,
1983). Adapun jenis tanaman obat yang dapat dimanfaatkan kulit
batangnya, diantaranya adalah :
 Kayu manis, dimanfaatkan untuk mengobati penyakit batuk, sesak
nafas, nyeri lambung, perut kembung, diare, rematik dan dapat
menghangatkan lambung.
 Jeruk nipis, kulit batangnya dapat digunakan sebagai antiseptic,
sehingga dapat digunakan sebagai bahan dasar obat kumur.

C. Fungsi Tanaman Obat Keluarga


Salah satu fungsi Toga adalah sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat
kepada upaya-upaya kesehatan masyarakat yang antara lain meliputi:
1) Upaya preventif (pencegahan)
2) Upaya promotif (meningkatkan derajat kesehatan)
3) Upaya kuratif (penyembuhan sakit)
Selain fungsi diatas ada juga fungsi lainnya yaitu:
1) Sarana untuk memperbaiki status gizi masyarakat,
Banyak tanaman obat yang dikenal sebagai tanaman peng-hasil buah-buahan
atau sayur-sayuran misalnya lobak, saledri, pepaya dan lain-lain.
2) Sarana untuk pelestarian alam
Apabila pembuatan tanaman obat alam tidak diikuti dengan upaya-upaya
pembudidayaan-nya kembali, maka sumber bahan obat alam itu terutama
tumbuh tumbuhan akan menga-lami kepunahan.

13
3) Sarana penyebaran gerakan penghijauan.
Untuk menghijaukan bukit-bu kit yang saat ini mengalami penggundulan,
dapat dianjurkan penyebarluasan penanaman tanaman obat yang berbentuk
pohon-pohon misalnya pohon asam, pohon kedaung, pohon trengguli dan
lain-lain.

14
MODUL 5
PEMBINAAN SEKOLAH SEHAT(PAUD)

A. Definisi Sekolah Sehat


Sehat adalah keadaan badan dan jiwa yang baik. Artinya, sesuatu dikatakan
sehat jika secara lahiriah, batiniah, dan sosial berjalan secara normal dan baik,
sehingga memungkinkan sesuatu dapat produktif, baik secara sosial maupun
ekonomis. Jika hal ini dikaitkan dengan lembaga pendidikan, maka sekolah sehat
dapat dimaknai sebagai adalah lembaga pendidikan yang memiliki unsur-unsur
yang baik (normal) secara lahiriah (jasmani) dan batiniah (rohani).
Sekolah sehat pada prinsipnya terfokus pada usaha bagaimana membuat
sekolah tersebut memiliki kondisi lingkungan belajar yang normal (tidak sakit)
baik secara jasmani maupun rohani. Hal ini ditandai dengan situasi sekolah yang
bersih, indah, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dalam
kerangka mencapai kesejahteraan lahir dan batin setiap warga sekolah. Dengan
begitu, sekolah sehat memungkinkan setiap warganya dapat melakukan aktivitas
yang bermanfaat, berdaya guna dan berhasil guna untuk sekolah tersebut dan
lingkungan di luar sekolah.

B. 10 Indikator Sekolah Sehat


1. Kepadatan ruang kelas minimal 1,75 m2/anak, selain untuk kenyamanan dan
memberi ruang gerak yang cukup bagi anak, kondisi kelas yang tidak padat
juga memudahkan prosedur evakuasi saat keadaan darurat.
2. Tingkat kebisingan di lingkungan sekolah maksimal 45 desibel (setara dengan
suara orang mengobrol dengan suara normal) karena kebisingan di atas 45
desibel akan mengganggu konsentrasi belajar.
3. Memiliki lapangan atau aula untuk olahraga.
4. Memiliki lingkungan sekolah yang bersih, rindang dan nyaman.
5. Memiliki sumber air bersih yang memadai dan septic tank dengan jarak
minimal 10 meter dari sumber air bersih.
6. Ventilasi kelas yang memadai.
7. Pencahayaan kelas yang memadai (harus cukup terang).
8. Memiliki kantin sekolah yang memenuhi syarat kesehatan
9. Memiliki toilet dan kamar mandi bersih dengan rasio 1:40 untuk siswa laki-
laki dan 1:25 untuk siswa perempuan.
10. Menerapkan kawasan tanpa rokok di lingkungan sekolah.
Kesepuluh indikator itu masih harus dilengkapi dengan adanya ruang Unit
Kesehatan Sekolah (UKS) dan program UKS yang melaksanakan Trias UKS,
yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan
sehat. Ada beberapa kriteria sekolah sehat dan aman untuk anak.
Kurikulum yang digunakan, lokasi, biaya, dan fasilitas adalah hal-hal utama
yang menjadi pertimbangan Mama saat memilih sekolah untuk anak. Bagaimana

15
pun Mama pasti berusaha agar anak mendapatkan pendidikan yang baik di
lingkungan yang sehat dan aman. Berikut ini hal-hal yang sebaiknya juga
diperhatikan:
1. Lalu Lintas Di Sekitar Sekolah Dan Akses Ke Lingkungan Sekolah Yang
Aman
Anak-anak berhak mendapatkan tempat yang aman untuk berjalan kaki dan
mendapatkan pengawasan yang memadai saat berada di jalan. Jika sekolah
berada di pinggir jalan raya atau jalan dengan lalu lintas ramai, pastikan
tersedia trotoar. Akses masuk dan keluar lingkungan sekolah juga merupakan
salah satu faktor yang patut menjadi pertimbangan. Jika siapa saja bisa masuk
dan keluar dengan mudah tentu menimbulkan rasa tak nyaman. Padahal anak
berhak dilindungi dari bahaya dan tindak kejahatan.
2. Kantin Dan Jajanan Yang Sehat
Keamanan jajanan anak di sekolah pasti juga menjadi salah satu kekhawatiran
Anda, mengingat banyaknya jajanan yang menggunakan bahan pewarna
berbahaya, bahan tambahan pangan yang berlebihan, dan juga kemungkinan
tercemar kuman penyakit. Karena itu keberadaan kantin sehat yang menjual
jajanan sehat di sekolah sangatlah penting.
3. Keamanan Gedung Sekolah Saat Keadaan Darurat
Berada di negara yang rawan bencana alam, mau tak mau kita harus selalu
siaga bencana. Sekolah yang aman adalah sekolah yang mampu melindungi
para murid ketika bencana atau keadaan darurat terjadi.

C. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Lingkungan Sekolah


1. Memelihara rambut agar bersih dan rapi
Adalah: mencuci rambut secara teratur dan menyisirnya sehingga terlihat
rapih. Rambut yang bersih adalah rambut yang tidak kusam, tidak berbau dan
tidak berkutu. Memeriksa kebersihan dan kerapihan rambut dapat dilakukan
oleh dokter kecil/kader kesehatan/guru kelas minimal seminggu sekali.
2. Memakai pakaian bersih dan rapih
Adalah memakai baju yang tidak ada kotorannya, tidak berbau dan rapih.
Pakaian yang bersih dan rapih diperoleh dengan mencuci baju setelah dipakai
dan dirapihkan dengan disetrika. Memeriksa baju yang dipakai dapat
dilakukan oleh dokter kecil/kader kesehatan/guru kelas minimal seminggu
sekali
3. Memelihara kuku agar selalu pendek dan bersih
Adalah memotong kuku sebatas ujung jari tangan secara teratur dan
membersihkannya sehingga tidak hitam/kotor. Memeriksa kuku secara rutin
dapat dilakukan oleh dokter kecil/kader kesehatan/guru kelas minimal
seminggu sekali
4. Memakai sepatu bersih dan rapih
Adalah memakai sepatu yang tidak ada kotoran menempel pada sepatu, rapih,
misalnya ditalikan bagi sepatu bertali, dsb. Sepatu bersih diperoleh bila sepatu

16
dibersihkan setiap kali kotor. Memeriksa sepatu yang dipakai siswa dapat
dilakukan oleh dokter kecil/kader kesehatan/guru kelas minimal seminggu
sekali
5. Berolah raga teratur dan terukur
Adalah siswa/guru/masyarakat sekolah lainnya melakukan olah raga/aktifitas
fisik secara teratur minimal 3 kali seminggu selang sehari. Olah raga teratur
dapat memelihara kesehatan fisik dan mental serta meningkatkan kebugaran
tubuh sehingga tubuh tetap sehat dan tidak mudah jatuh sakit. Olah raga dapat
dilakukan di halaman secara bersama-sama, di ruangan olah raga khusus (bila
tersedia) dan juga di ruangan kerja bagi guru/karyawan sekolah berupa senam
ringan dikala istirahat sejenak dari kesibukan kerja. Sekolah diharapkan
membuat jadwal teratur untuk berolah raga bersama, serta menyediakan
alat/sarana berolah raga.
6. Tidak merokok di sekolah
Tidak merokok di lingkungan sekolah dapat menghindarkan anak
sekolah/guru/masyarakat sekolah dari kemungkinan terkena penyakit-
penyakit. Sekolah diharapkan membuat peraturan dilarang merokok di
lingkungan sekolah. Siswa/guru/masyarakat sekolah bisa saling mengawasi di
antara mereka untuk tidak merokok di lingkungan sekolah dan diharapkan
mengembangkan kawasan tanpa rokok/kawasan bebas asap rokok
7. Tidak menggunakan NAPZA
Adalah anak sekolah/guru/masyarakat sekolah tidak menggunakan NAPZA
(Narkotika Psikotropika Zat Adiktif). Penggunaan NAPZA membahayakan
kesehatan fisik maupun psikis pemakainya
8. Memberantas jentik nyamuk
Adalah adanya upaya untuk memberantas jentik di lingkungan sekolah yang
dibuktikan dengan tidak ditemukan jentik nyamuk pada tempat-tempat
penampungan air, bak mandi, gentong air, vas bunga, pot bunga/alas pot
bunga, wadah pembuangan air Dispenser, wadah pembuangan air kulkas, dan
barang-barang bekas/tempat-tempat yang bisa menampung air yang ada di
lingkungan sekolah. Memberantas jentik di lingkungan sekolah dilakukan
dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), melalui kegiatan menguras
dan menutup tempat-tempat penampungan air, mengubur barang-barang
bekas dan menghindari gigitan nyamuk. Dengan lingkungan bebas jentik
diharapkan dapat mencegah terkena penyakit akibat gigitan nyamuk, seperti
Demam Berdarah, Cikungunya, Malaria dan Kaki Gajah. Sekolah diharapkan
membuat pengaturan untuk melaksanakan PSN minimal satu minggu sekali
9. Menggunakan jamban yang bersih dan sehat
Adalah anak sekolah/guru/masyarakat sekolah menggunakan
jamban/WC/kakus leher angsa dengan tangki septic atau lubang
penampungan kotoran sebagai pembuangan akhir saat buang air besar dan
buang air kecil. Menggunakan jamban yang bersih dan sehat setiap kali buang
air besar ataupun buang air kecil, dapat menjaga lingkungan di sekitar sekolah
menjadi bersih, sehat dan tidak berbau. Disamping itu tidak mencemari

17
sumber air yang ada di sekitar lingkungan sekolah serta menghindari
datangnya lalat atau serangga yang dapat menularkan penyakit, seperti: Diare,
Disentri, Thypus, Kecacingan dan penyakit lainnya. Sekolah diharapkan
menyediakan jamban yang memenuhi syarat kesehatan dalam jumlah yang
cukup untuk seluruh siswa serta terpisah antara siswa laki-laki dan
perempuan.
10. Menggunakan air bersih
Adalah anak sekolah/guru/masyarakat sekolah menggunakan air bersih untuk
kebutuhan sehari-hari di lingkungan sekolah. Sekolah diharapkan
menyediakan sumber air yang berasal dari air sumur terlindung, air pompa,
mata air terlindung, penampungan air hujan, air ledeng dan air dalam kemasan
(sumber air berasal dari sumur pompa, sumur, mata air terlindung berjarak
minimal 10 meter dari tempat penampungan kotoran atau limbah/WC). Air
diharapkan tersedia dalam jumlah yang memenuhi kebutuhan dan tersedia
setiap saat
11. Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun
Adalah anak sekolah/guru/masyarakat sekolah selalu mencuci tangan sebelum
makan, sesudah buang air besar/sesudah buang air kecil, sesudah beraktivitas
dan/atau setiap kali tangan kotor, dengan memakai sabun dan air bersih yang
mengalir. Air bersih yang mengalir akan membuang kuman-kuman yang ada
pada tangan yang kotor, sedangkan sabun selain membersihkan kotoran juga
dapat membunuh kuman yang ada di tangan. Diharapkan tangan menjadi
bersih dan bebas dari kuman serta dapat mencegah terjadinya penularan
penyakit seperti: Diare, Disentri, Kolera, Thypus, Kecacingan, penyakit kulit,
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Flu Burung.
12. Membuang sampah ke tempat sampah yang terpilah (sampah organik,
sampah non organik, sampah berbahaya
Adalah anak sekolah/guru/masyarakat sekolah membuang sampah pada
tempat sampah yang tersedia. Diharapkan disediakan tempat sampah yang
terpilah antara sampah organik, non organik dan sampah bahan berbahaya.
Sampah selain kotor dan tidak sedap dipandang juga mengandung berbagai
kuman penyakit. Membiasakan membuang sampah pada tempat sampah yang
tersedia akan sangat membantu anak sekolah/guru/masyarakat sekolah
terhindar dari berbagai kuman penyakit
13. Mengkonsumsi jajanan sehat dari kantin sekolah
Adalah anak sekolah/guru/masyarakat sekolah mengkonsumsi jajanan sehat
dari kantin/warung sekolah atau bekal yang dibawa dari rumah. Sebaiknya
sekolah menyediakan warung sekolah sehat dengan makanan yang
mengandung gizi seimbang dan bervariasi, sehingga membuat tubuh sehat dan
kuat, proses belajar berjalan baik
14. Menimbang BB dan mengukur TB setiap bulan
Adalah siswa ditimbang Berat Badan (BB) dan diukur Tinggi Badan (TB)
setiap bulan agar diketahui tingkat pertumbuhannya. Hasil penimbangan dan

18
pengukuran dibandingkan dengan standard BB dan TB sehingga diketahui
apakah pertumbuhan siswa normal atau tidak.

19
MODUL 6
PEMBINAAN PEKERJA

A. Definisi Keselamatan Kerja


Keselamatan kerja merupakan bagian dari ilmu kesehatan beserta
prakteknya yang bertujuan agar para pekerja atau masyarakat pekerja
memperoleh derajat kesehatan setinggi- tingginya baik fisik, mental maupun
sosial dengan usaha mencegah dan mengobati penyakit/gangguan kesehatan
yang diakibatkan oleh faktor pekerjaan dan lingkungan serta terhadap penyakit
umum. Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan satu upaya pelindungan
yang diajukan kepada semua yang dapat menimbulkan bahaya. Hal tersebut
bertujuan agar tenaga kerja dan orang lain yang ada di tempat kerja selalu dalam
keadaan selamat dan sehat serta semua sumber produksi dapat digunakan secara
aman dan efisien (Sumamur, 2006).

B. Tujuan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja


Menurut Sumamur (2006) tujuan dari keselamatan dan kesehatan kerja
antara lain sebagai berikut :
1. Agar setiap pekerja mendapat jaminan keselamatan dan kesehatan kerja baik
secara fisik, sosial dan psikologis.
2. Agar setiap perlengkapan dan peralatan kerja digunakan sebaik-baiknya dan
seefektif mungkin.
3. Agar semua hasil produksi dipelihara keamanannya.
4. Agar meningkatkan keserasian dan partisipasi kerja.
5. Agar terhindar dari gangguan kesehatan yang disebabkan oleh lingkungan
atau kondisi kerja.
6. Agar setiap pekerja merasa aman dan terlindungi dalam bekerja. Sedangkan
tujuan dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja menurut Satria
(2008) adalah sebagai berikut:
a. Melindungi para pekerja dan orang lain di tempat kerja
b. Menjamin agar setiap sumber produksi dapat dipakai secara aman dan
efisien
c. Menjamin proses produksi berjalan lancar.

C. Faktor Risiko Kesehatan Kerja Petani


Gabungan konsep kualitas kesehatan tenaga kerja sebagai modal awal
untuk bekerja dengan resiko bahaya lingkungan pekerjaannya. Petani Indonesia
pada umumnya tidak memerlukan transportasi menuju tempat pekerjaannya,
namun bagi petani perkebunan apalagi yang tinggal diperkotaan yang
memerlukan waktu lama menuju tempat kerjanya maka kualitas dan kapasitas
kerjanya akan berkurang.

20
Terlebih lagi bagi petani yang menggunakan sepeda motor yang harus
exposed terhadap pencemaran udara dan kebisingan jalan raya. Tentu akan
menimbulkan beban yang lebih berat.
Mengacu pada teori kesehatan kerja maka resiko kesehatan petani yang
ditemui di tempat kerjanya adalah sebagai berikut :
1. Mikroba : factor resiko yang memberikan konstribusi terhadap kejadian
penyakit infeksi, parasit, kecacingan, maupun malaria. Penyakit kecacingan
dan malaria selain merupakan ancaman kesehatan juga merupakan factor
risiko pekerjaan petani karet, perkebunan lada, dan lain-lain. Berbagai factor
risiko yang menyertai leptospirosis, gigitan serangga, dan binatang berbisa.
2. Faktor lingkungan kerja fisik : sinar ultraviolet, suhu panas, suhu dingin,
cuaca, hujan, angin, dan lain-lain.
3. Ergonomi : kesesuaian alat dengan kondisi fisik petani seperti cangkul,
traktor, dan alat-alat pertanian lainnya.
4. Bahan kimia toksik : agrokimia seperti pupuk, herbisida, akarisida, dan
pestisida.

D. Perlengkapan Dan Peralatan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja


1. Alat Pelindung Diri
Alat perlindungan diri adalah seperangkat alat yang digunakan tenaga
kerja untuk melindungi sebagian atau seluruh tubuh dari adanya potensi
bahaya/kecelakaan kerja. APD tidaklah secara sempurna dapat
melindungi tubuhnya, tetapi akan dapat mengurangi tingkat keparahan
yang mungkin terjadi. Menurut Djoyosumarto (2000) penggunaan APD
harus dipakai bukan saja waktu menyemprot, tetapi sejak dari mulai
mencampur dan mencuci peralatan menyemprot maupun sesudah selesai
menyemprot. Alat perlindungan diri yang harusnya digunakan adalah
sebagai berikut :
a) Bagian Wajah Atas
1) Penutup Kepala: Penutup kepala yang diperlukan untuk petani
biasanya hanya topi atau helm khusus. Topi digunakan jika bekerja
di terik matahari, topi juga bermanfaat pada bahaya tanaman dan
binatang berbisa.
2) Pelindung pernafasan
Pelindung ini digunakan untuk mencegah masuknya kecil debu
yang timbul saat memanem padi atau menyemprot padi dengan
pestisida. Contohnya: masker, jika tidak ada dapat gunakan kain
untuk menutupi hidung dan mulut.
3) Pelindung mata dan muka: Perlindungan harus diberikan untuk
menjaga kontak mata dengan uap iritan dari larutan penyemprot
seperti pestisida. Contohnya: kaca mata (jika diperlukan)
b) Bagian Bawah
1) Celana dan baju lengan panjang. Gunanya adalah: Untuk menjaga
tubuh dari sinar matahari langsung atau menghindarkan diri dari

21
udara yang dingin. Menjaga kulit dari bulu ulat, miang atau getah
tanaman, dan gigitan binatang berbisa Sepatu lars (sepatu boot)
dari karet.
2) Sepatu yang dapat menutup kaki sampai betis
ini berguna untuk: menghindarkan kaki dari benda tajam, menjaga
kaki dari gigitan ular dan binatang berbisa, menghindarkan diri
dari penyakit cacing tambang, Jika tidak ada dapat diganti dengan
menggunakan plastik/kresek yang dapat menutupi kaki
3) Sarung tangan
Untuk melindungi jari-jari dari alat kerja pertanian dan larutan
penyemprotan agar tidak menembus kulit. Sarung tangan yang
digunakan terbuat dari karet karena tidak tembus air. Jika tidak ada
dapat diganti dengan menggunakan plastik/kresek yang dapat
menutupi tangan

22
MODUL 7
PEMBINAAN REMAJA : GAYA HIDUP SEHAT REMAJA

A. Definisi Remaja
Menurut WHO (2014), remaja adalah masa pengembangannya individu
dari saat pertama kali menunjukkan tanda-tanda seksi sekundernya hingga ia
mencapai kematangan seksual. batas usia remaja adalah tiga belas sampai
Sembilan belas tahun. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25
Tahun 2014 rentang usia remaja adalah dari usia 10-18 tahun. Golongan umur
ini penting karena menjadi jembatan antara masa kanak-kanak yang bebas
menuju masa dewasa yang menuntut tanggung jawab (Kusmiran, 2014).
Remaja mengalami banyak perubahan baik pada tubuh, minat, pola dan juga
masalah pada masa remaja (Hurlock, 2011).
Kesehatan pada usia remaja merupakan salah satu aspek penting dalam
siklus kehidupan individu. Pada masa ini merupakan masa dimana individu
mulai belajar dan mempunyai kemampuan fungsional dan kesehatan. Secara
kesehatan, masa ini merupakan periode penting untuk kesehatan reproduksi
dan pembentukan awal perilaku hidup sehat. Gambaran permasalahan
perilaku berisiko kesehatan menjadi penting sebagai dasar dalam menetapkan
prioritas dan arah intervensi yang harus dikembangkan serta untuk mencegah
terjadinya penyakit ataupun kematian premature pada usia yang lebih dewasa
Masalah kesehatan usia remaja merupakan salah satu masalah penting
dalam siklus kehidupan. Masalah kesehatan di usia dewasa sebagian berkaitan
dengan perilaku kesehatan ataupun gaya hidup di usia muda termasuk di usia
remaja. Perilaku hidup sehat sejak usia dini merupakan salah satu upaya yang
cukup penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang produktif dan
berkualitas di masa yang akan datang. Berikut merupakan gaya hidup sehat
Remaja yang dapat diterapkan.

B. Gaya Hidup Sehat Remaja


1. Berolahraga / Melakukan Aktivitas Fisik
Aktivitas fisik adalah bagian penting dari pola hidup sehat. Pilihlah
aktivitas yang menyenangkan dan membuatmu merasa segar. Lakukan
aktivitas yang dapat menghilangkan rasa bosan dan depresi serta dapat
mengurangi ataupun mencegah timbulnya stres. Dengan melakukan hal
tersebut yang dibarengi dengan menjaga pola makan seimbang, maka
berat badan kita dapat terkontrol. Adapun beberapa tips beraktivitas fisik
bagi remaja adalah sebagai berikut :
a) Aktivitas fisik dalam hal ini berolahraga sebaiknya dilakukan secara
bertahap.

23
b) Olah raga dapat dilakukan 30-60 menit per hari tapi jangan
dipaksakan.
c) Olah raga yang baik untuk dilakukan antara lain berjalan, lari, renang,
bersepeda, ataupun menari. Selain itu jenis olah raga seperti basket,
sepak bola ataupun badminton dapat dilakukan dengan tetap berhati-
hati terhadap cedera yang mungkin terjadi.
d) Naik turun dua anak tangga merupakan tes yang baik untuk mengukur
ketahanan kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah)
e) Sebelumnya lakukan pemanasan 5 sampai 10 menit sebelum mulai
berolahraga dan pendinginan setelah aktivitas.
Olahraga rutin berguna bagi sistem tubuh termasuk sistem
kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), otot dan kerangka, serta
pernafasan. Olahraga juga bermanfaat bagi kesehatan mental dengan
memberi kesenangan, mengurangi ketegangan, dan menimbulkan
perubahan fisik yang memperbaiki suasana.
2. Makan – Makanan dan Minuman Bergizi
Kesehatan yang baik dimulai dari cara makan yang baik dan aktivitas
fisik yang sesuai. Pola makan yang sehat adalah memperhatikan terhadap
apa, kapan dan seberapa banyak makanan yang akan kalian makan. Makan
yang terlalu sedikit akan memperlambat metabolisme sebagai remaja
bahkan menghambat pertumbuhan Contoh Kebiasaan makan yang baik
antara lain sebagai berikut.
a. Membiasakan diri untuk sarapan
b. Kurangi makanan manis dan berminyak. Makanan manis cenderung
meningkatkan pelepasan dopamin yang akan menyebabkan
mekanisme ketagihan ringan.
c. Tetap pada porsi reguler, kalau bisa jangan porsi super tiap hari.
d. Makanlah saat lapar, jangan saat bosan
e. Pilihlah makanan rendah lemak dan kolesterol
f. Ganti makanan ringan dengan buah-buahan
g. Minumlah air yang banyak
h. Jangan makan sambil menonton televisi.
Selain makanan empat sehat lima sempurna yang tentu telah dikenal
luas oleh semua kalangan muda, tubuh kalian perlu cukup nutrien berikut.

24
KALSIUM nutrien ini ditemukan pada susu, yogurt,
keju, es krim, dan sayuran berwarna hijau. (Kalsium
adalah mineral yang memberikan kekuatan pada
tulangmu).
ZAT BESI diperoleh dari daging, kacang polong,
kismis dan sereal.
VITAMIN A diperoleh dari susu, tomat, jus jeruk, dan
sayuran.
VITAMIN D sinar matahari dan susu yang telah
difortifikasi dengan vitamin D.
VITAMIN C diperoleh dari buah sitrus, jeruk, tomat
dan melon.

Buah-buahan. Makan berbagai jenis buah, bisa


langsung atau dalam bentuk jus. Konsumsilah buah
jenis melon seperti semangka, strawberi, anggur serta
jeruk. Sebaiknya remaja khususnya remaja
perempuan mengkonsumsi dua gelas jus buah tiap
harinya.

Sayuran yang bervariasi. Makanlah sayuran yang


berwarna hijau gelap seperti brokoli, kangkung atau
bayam, sayuran yang berwarna oranye seperti
wortel, labu, dan kacangkacangan seperti, buncis,
kacang tanah, kedelai. Remaja memerlukan kira-kira
2½ cangkir sayuran tiap hari.

Konsumsi makanan yang tinggi Kalsium.


Remaja memerlukan minimal 1.300 mg kalsium
tiap harinya. Untuk mendapatkan 1.300 mg
kalsium tiap hari, minum dan makanlah berbagai
makanan yang kaya akan kalsium seperti susu
rendah lemak, yogurt. Kira-kira minumlah 2 gelas
susu untuk mendapatkan 1.300 mg kalsium.

25
Beras/Makanan Mengandung Karbohidrat.
Remaja membutuhkan sekitar 6 ons beras tiap
harinya, paling sedikit 1 helai roti, 1 cangkir sereal
atau seperempat cangkir beras yang dimasak (nasi)
ataupun pasta.

Protein dan Lemak. Makanlah makanan kaya


protein seperti ikan laut, daging (tapi jangan berlebihan), kedelai. Remaja perempuan
memerlukan makanan kaya protein rendah lemak 5,5
ons per-hari. 2-3 ons daging, produk ternak (daging
ayam, telur dll), dan ikan akan sangat mencukupi
kebutuhan tersebut. Kacang tanah merupakan bahan
sehat dengan lemak dan protein yang sehat.
Snack/makanan ringan dapat diprioritaskan
dalam bentuk kombinasi buahbuahan lain. Makanlah
banyak makanan berserat tinggi, dan hindari jumlah
besar garam alkohol dan kafein (kopi). Selain itu air
putih sangat penting sehingga usahakan minum
setidaknya 8 gelas (2 liter) air per hari.

3. Tidak Merokok

Merokok merupakan masalah kesehatan besar bagi perkembangan remaja.


Jutaan orang meninggal karena rokok setiap tahunnya. Hal ini berkenaan
dengan kanker, masalah pernafasan, stroke dan banyak permasalahan
kesehatan lainnya. Selain itu merokok juga menyebabkan berbagai
kecacatan, rasa sakit dan penderitaan akibat berbagai penyakit yang
disebabkan rokok.

26
YA! Saat seseorang merokok, hal ini tidak hanya
mempengaruhi perokok, akan tetapi juga memberi
pengaruh negatif kepada orang-orang yang terpapar
pada asap rokok tersebut yang sering disebut
sebagai perokok pasif (second hand smoker).
Bahkan ironisnya setiap orang yang dekat dan
terpapar pada asap rokok memiliki kecenderungan
lebih kuat untuk berkembang berbagai penyakit
yang berhubungan dengan rokok.
Penyakit atau komplikasi apa saja yang
sering dihubungkan dengan rokok?
Beberapa penyakit yang dihubungkan dengan
rokok antara lain kanker (kanker paru, dan kanker
mulut). Rokok juga dihubungkan dengan kejadian
kanker lainnya seperti kanker pankreas, ginjal,
kandung kemih dan serviks), berbagai penyakit
paru-paru dan saluran nafas, penyakit jantung dan
pembuluh darah, penyakit saluran pencernaan,
serta mempengaruhi kesehatan baik pria maupun
wanita.

4. Tidak Menggunakan Narkoba


Narkoba merupakan singkatan dari
narkotika dan obat berbahaya. Istilah narkotika
berasal dari bahasa Yunani narkotikos, yang berarti
"menggigil". Ditemukan pertama kali berasal dari substansi-substansi yang dapat
membantu orang untuk tidur. Di Amerika Serikat, secara legal, narkotika mengacu
kepada opium, turunan opium dan senyawa sintetik turunannya. Beberapa dapat
dimasukkan lewat mulut dan melalui suntikan. Jenis lainnya dipakai dalam bentuk
dihisap seperti rokok atau dihirup melalui hidung secara langsung.
Orang yang menggunakan narkoba dapat menjadi kecanduan atau
ketagihan. Orang tersebut akan berusaha bagaimanapun caranya agar dapat
memperoleh narkoba kembali, meskipun melalui cara-cara kriminal. Mata orang
tersebut akan merah. Bibir mereka menjadi kecoklatan, bahkan daya tahan tubuh
mereka akan turun. Ketika daya tahan tubuh mereka turun, mereka mudah sekali
terserang penyakit. Tubuh mereka akan menjadi kurus kering, dan kurang
bergairah.

27
Apa Saja Yang Termasuk Narkoba?
Ekstasi merupakan bagian stimulan dan halusinogen. Efek
penggunaan ekstasi bisaanya meliputi susah tidur,
peningkatan detak jantung, tekanan darah meningkat,
gelisah, pucat dan keringat berlebih, dehidrasi, dan mood
berubah. Sedangkan efek jangka panjangnya dapat merusak
ginjal, hati, kemampuan motorik serta menggangu ingatan.

Ganja bahan aktifnya tetrahidrocanabinol yang dapat


membuat hilang kesadaran atau fly. Efek penggunaan ganja:
yaitu gelisah, lemas dan ingin tidur terus, perasaan
gembira/tertawa terus, nafsu makan besar, persepsi tentang
ruang berubah. Akibat jangka panjang: gangguan memori
otak/pelupa dan sulit berpikir/konsentrasi.

Putau adalah ampas heroin atau heroin kadar rendah (heroin


kelas 5 atau 6). Zat ini berasal dari sari bunga poppy. Putau
berbentuk seperti bedak dan dijual dalam bentuk paket gram
atau gauw. Karena dipakai lewat suntikan, putau
menyebabkan resiko tambahan yang berbahaya, yaitu
Hepatitis C dan HIV. Kematian karena over dosis (OD)
adalah bahaya besar yang sudah mengambil banyak korban
pemakai putau.
Efek pemakaian putau meliputi mata menjadi sayu,
mengantuk, bicara tak jelas, susah berkonsentrasi. Sakau
atau sakit karena putau terjadi apabila si pecandu berhenti
menggunakan putau. Sebenarnya sakau salah satu bentuk detoksifikasi alamiah yaitu
membiarkan si pecandu melewati masa sakau tanpa obat, selain itu perlu didampingi dan
dimotivasi untuk sembuh. Gejala sakau: mata dan hidung berair, tulang terasa ngilu, rasa
gatal dibawah kulit seluruh badan, diare, dan kedinginan.

Shabu-shabu atau yang nama aslinya methamphetamine.


Berbentuk kristal seperti gula atau bumbu penyedap
masakan. Jenisnya antara lain yaitu gold roiver, coconut
dan kristal. Shabu sekarang ada yang berbentuk tablet.
Efek yang ditimbulkan: semangat, gelisah dan tidak bisa
diam, tidak bisa tidur dan makan. Jangka panjang : fungsi
otak terganggu dan bisa berakhir dengan kegilaan,
paranoid, dan gangguan hati.

28
GHB (ekstasi cair, Georgia Home Boy, Liquid X). Obat-
obatan ini bisa menimbulkan efek sedasi (mengantuk),
memperlambat pernafasan dan denyut jantung. Dalam
keadaan parah dapat menimbulkan kematian.

Ketamin (Kalium khusus, Vitamin K, Cat, Valium).


Menyebabkan amnesia, dan sebagai penghilng rasa sakit
sering disisipkan pada rokok. Overdosis dapat
menimbulkan delirium (koma) bahkan kematian!

Rohypnol (Flunitrazepam). Golongan psikotropika yang


sangat mudah larut dalam minuman berkarbonasi dan
sering depergunakan pada kasus pemerkosaan (date
rape). So kalian harus berhati-hati yach.
Jangan mau ditawarin minum sembarangan!!!

Nitrous Oxide. Merupakan jenis gas yang dapat


menimbulkan rasa senang tanpa batas dan pusing,
merelaksasi otot, menurunkan tekanan darah serta
mempercepat denyut jantung. Yang paling berbahaya zat
ini dapat0menyebabkan kematian mendadak.

Apa Dampak Buruk Pemakaian Narkoba ?


Jumlah pengguna narkoba pada saat ini semakin meningkat seiring
dengan jumlah pengidap Hepatitis C dan HIV/AIDS. Jika kita melihat realita yang
ada pada saat ini bahwa pengguna jarum suntik pun semakin bertambah dan tida
melihat segi umur, jenis kelamin dan ras. Peningkatan jumlah pengguna tersebut
disebabkan karena kebanyakan dari mereka kurang mengetahui bahaya dari
narkoba tersebut serta tidak memperoleh informasi yang benar tentang bahaya
narkoba sehingga mereka cenderung terus menggunakannya.
Bahaya yang diakibatkan oleh pemakaian narkoba bermacam-macam
dan terkadang pecandu itu sendiri cenderung tidak mengetahui organ tubuh mana
saja yang dapat terserang, sehingga mereka tidak memahami bahwa akibat dari
pemakaian tersebut akan menimbulkan banyak kerugian yang mereka dapatkan
atau mereka derita. Narkoba tidak hanya menyerang organ tubuh seperti otak,
jantung dan paru-paru bahkan berbagai viruspun akan lebih mudah masuk
kedalam tubuh, seperti virus Hepatitis C, virus HIV/AIDS dan juga penyakit
menular lainnya dan bahaya ini tidak hanya menyerang fisik saja melainkan
mental, emosional dan spiritual mereka.
Kebanyakan dari pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik,
akan lebih mudah terinfeksi virus Hepatitis C dan HIV/AIDS. Hal ini disebabkan

29
karena pengguna jarum suntik cenderung sering bertukar jarum suntik dan
menggunakan jarum suntik secara terus menerus tanpa memikirkan kebersihan
dari jarum suntik tersebut. Jadi kebanyakan dari mereka tidak menggunakan jarum
suntik yang baru, mereka lebih memilih untuk menggunakan jarum suntik yang
lama.

5. Istirahat Cukup dan Tidak Bergadang


a. Definisi
Tidur bagi sebagian orang bukanlah hal yang mudah. Ada yang sulit
tertidur, sering terjaga saat tidur, atau hanya bisa tidur sebentar-sebentar.
Berbagai gangguan tidur tersebut dikenal dengan insomnia. Hampir setiap
orang pernah mengalami masalah sulit tidur.
b. Penyebab
1) Stres
2) nyeri di tempat tertentu, atau
3) minum terlalu banyak kafein dan alkohol.
c. Akibat Insomnia
Jika hanya sesekali, insomnia tidak mengakibatkan masalah, namun jika
terjadi berulang kali dan dalam waktu lama, akan mengakibatkan masalah
serius. Insomnia tidak hanya mempengaruhi kadar energi dan suasana hati,
melainkan kesehatan secara umum. Sebab, tidur dapat meningkatkan daya
tahan tubuh. Kurang tidur, tidak hanya mengakibatkan gangguan daya tahan,
tetapi juga konsentrasi. Gangguan konsentrasi dapat membawa kecelakaan
fatal saat mengemudi atau mengoperasikan mesin berat.
d. Tips-Tips Mengatasi Insomnia
1) Buat jadwal tidur
Usahakan untuk mulai tertidur dan bangun pada jam yang sama setiap
harinya, termasuk di akhir pekan. Jika Anda terbiasa tidur pada jam
tertentu, kebiasaan yang sama juga akan muncul malam berikutnya. Selain
itu batasi waktu di tempat tidur. Terlalu lama berada di tempat tidur
membuat tidur yang tidak sehat.
2) Hindari Keinginan Untuk Tidur
Semakin keras usaha anda untuk tidur, membuat anda malah makin terjaga.
Membaca majalah, buku atau menonton televisi dapat membuat anda
mengantuk dan selanjutnya tertidur. Air hangat atau makanan kecil
sebelum tidur dapat membantu anda tertidur.
3) Hindari Nikotin, Alkohol Dan Kafein
Rokok, seperti halnya alkohol dan kafein akan mengganggu kualitas tidur
Anda. Teh, soda, cokelat termasuk dalam daftar makanan yang
mengandung kafein. Selain itu, beberapa jenis obat juga mengandung zat
yang membuat sistem tubuh lebih aktif, sehingga Anda akan sulit tertidur.
4) Perhatikan Makanan
Perbanyaklah mengonsumsi makanan produk hewani, seperti susu, keju,
daging, atau ikan. Makanan tersebut mengandung tryptophan, yaitu jenis

30
asam lemak yang menghasilkan serotonin dan mengendurkan syaraf pada
pusat otak.
5) Lingkungan yang Nyaman
Untuk urusan tidur, kenyamanan merupakan yang utama. Pastikan ranjang
yang Anda pakai masih memiliki per yang bagus, kebersihan sprei dan
bantal terjaga. Musik yang lembut sebagai pengantar tidur juga bisa
membantu Anda mengantar ke alam tidur. Kurangi suara yang menggangu
tidur, misalnya kipas angin, pintu atau suara yang mengganggu lainnya.
Kurangi minum sebelum tidur, sehingga tidak terbangun untuk buang air
kecil.
6) Matikan Lampu
Jangan lupa untuk memadamkan lampu. Sinar lampu akan membuat otak
menerima pesan sebagai tanda untuk tetap terjaga. Selain itu, singkirkan
jam dari penglihatan Anda. Menghindari jam diketahui efektif membantu
orang tertidur hingga 90%. Saat Anda terbangun dan melihat jam, maka
tubuh Anda mengalami transisi dari tidur menjadi bangun, akibatnya Anda
akan kesulitan untuk tertidur kembali.

6. Menciptakan Lingkungan yang Segar/Sehat


a. Definisi Lingkungan Sehat
Lingkungan sehat merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi manusia.
Jika lingkungan yang dihuni sehat, manusia tersebut juga sehat. Lingkungan
sehat ada tandanya. Tanda-tanda lingkungan sehat yaitu udara, tanah, dan
airnya bersih. Udara dikatakan bersih jika udara tersebut tidak berbau dan
bebas dari asap. Tanah dikatakan bersih jika tanah tersebut bebas dari sampah.
Air dikatakan bersih jika bebas dari sampah dan tidak tergenang. Jadi, di
lingkungan sehat udaranya terasa segar. Selain itu, di lingkungan sehat tidak
ada sampah berserakan. Sungai dan selokan bersih dari sampah. Oleh karena
itu, air sungai dan selokan tidak tergenang.
b. Ciri-Ciri Lingkungan Sehat
1) Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau.

2) Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat


sampah,sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak
menimbulkan bau yang tidak sedap.

31
3) Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan
mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah.

4) Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi.


Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu,
keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah. Agar lingkungan
tetap sehat ada beberapa cara yang dapat kita lakukan. adalah dengan
menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah kita. Dengan lingkungan
rumah yang sehat, maka kita dan anggota keluarga kita pun akan sehat dan
bebas dari penyakit.

c. Tips yang Bisa Diambil Untuk Menjaga Agar Lingkungan Tetap Sehat
1) menyediakan tempat sampah di bagian bagian tertentu rumah.
2) membersihkan lantai rumah.
3) membersihkan jendela dan barang barang di rumah secara rutin.
4) tidak membiarkan sampah menumpuk.
5) tidak membiarkan sampah berserakan.
6) pastikan ventilasi rumah berfungsi dengan baik.
7) harus ada sirkulasi atau pergantian udara yang masuk ke dalam rumah.
8) tidak membuah limbah rumah tangga ke kali secara sembarangan.

7. Menghindari Stress
a. Jaga selalu kondisi tubuh dan perkuatlah dengan cara mengkonsumsi makanan
dan minuman 4 sehat 5 sempurna secara disiplin
b. Tidur dan istirahat yang cukup, karena tidur merupakan salah satu terapi untuk
mengurangi kemarahan, kesedihan, karena tidur memberi kesempatan pada
otak untuk relax.

32
c. Lakukan Olah raga teratur, karena gerak tubuh akan merangsang keluar
zat”endorphine” yaitu zat yang membuat tubuh merasa nyaman. Orang yang
senang berolahraga umumnya tampak lebih fit dan bahagia.
d. Selalu berfikir positif, karena cerminan dari tindakan, tindakan positif berasal
dari pikiran positif, tindakan negatif berasal dari pikiran negatif……tidak ada
orang yang berhasil dalam hidupnya kalau selalu berfikiran negatif baik pada
diri sendiri maupun orang lain.
e. Lakukan hobi atau hal-hal yang menyenangkan, karena hobi membuat rileks
dan sejenak melupakan rutinitas atau masalah yang ada.
f. Jangan terpaku pada rutinitas, harus berani berubah, tidak malu dan ragu,
sebagai contoh : merubah penampilan yang secara psikologis hal ini menambah
semangat baru.
g. Teknik Relaksasi dengan tarik napas dalam
h. Berkomunikasi secara asertih atau bertutur kata baik.
i. Murah senyum, tertawa lepas, bersenandung/ bernyanyi dan bersosialisasi
dengan teman/lingkungan(perlu teman curhat, tidak memendam masalah
sendiri)
j. Beribadah dan berdoa (tidak hanya pada masa sulit saja, berbuat pada semua
orang, bersyukur pada setiap usaha kita, baik yang berhasil atau tidak tetaplah
bersyukur
Ada tiga cara dalam menghadapi stres, yaitu :
a. Mengurangi Situasi Stress:
1) Kebiasaan; Setiap individu mempunyai kebiasaan yang unik untuk
membantu menyelesaikan kegiatan sehari-hari.
2) Menghindari perubahan : Menghindari perubahan dengan membatasi
perubahan yg tidak diperlukan dan dapat dihindarkan
3) Alokasi atau membatasi waktu atau menyediakan waktu untuk
memfokuskan diri beradaptasi dengan stresor,
4) Manajemen waktu; Teknik ini berguna bagi klien yang tidak dapat
mengerjakan berbagai hal pada waktu yang sama. Klien membuat
daftar tugas yang harus dilaksanakan dan memprioritas tugas yang lebih
penting dan lebih dahulu dijalankan.Cara lain adalah mengatakan
belajar mengatakan “TIDAK” secara asertif terhadap hal yang
mengganggu, atau membuat jadual pertemuan agar tidak tergesa-gesa.
5) Modifikasi lingkungan; merubah lingkungan yang merupakan sumber
stres secara realistis akan mengurangi stres.
b. Mengurangi Respon Fisiologis Terhadap Stres
1) Latihan Terstruktur
Latihan yang teratur meningkatkan tonus otot, menstabilakn berat
badan dan mengurangi ketegangan. Program latihan berguna untuk
mengurangi dampak stres, misal:hipertensi, kelebihan BB,
ketegangan, sakit kelapa, kelelahankeletihan mental, depresi, dan lain-
lain.

33
2) Nutrisi & Diit
Nutrisi dan latihan saling berhubungan.Nutrisi berguna sebagai tenaga
dan untuk latihan sehingga sirkulasi baik. Makanan yang buruk dapat
meningkatkan respon stres
3) Istirahat
Istirahat & tidur perlu untuk menyegarkan tubuh dan ketegangan
mental

c. Meningkatkan Respon Perilaku Dan Emosi Terhadap Stres


1) Sistem Pendukung
Sistem pendukung : Keluarga,teman kolega, yang akan mendengar,
memberi nasehat dan dorongan emosi sangat berguna bagi seseorang
yg sedang stress.
2) Meningkatkan Harga Diri
Meningkatkan harga diri dapat membantu strategi penurunan stress
secara positif, dengan cara mengidentifikasi aspek positif maka ia
dapat memfokuskan perhatian pada hal yg dapat dihargai orang lain

8. Menghindari Pergaulan Bebas

Salah satu godaan yang paling berat yang dialami


remaja adalah antara ya dan tidaknya melakukan
hubungan seksual. Setiap orang tua tentu sangat
mengkhawatirkan segala tindakan anaknya terhadap
kemungkinan melakukan hubungan seksual pada saat
remaja. Hal ini sangat riskan menimbulkan berbagai
permasalahan seperti kehamilan yang tidak diinginkan
(KTD) mengingat faktor fisik ataupun psikis remaja
secara umum masih belum siap untuk menghadapi
perubahan yang berisiko mengubah masa depan
tentunya. Ingat bahwa kita memiliki hak untuk:
a. Mengubah pikiran kita
b. Memutuskan hal yang terbaik bagi diri kita
c. Mengatakan ”TIDAK” dan memaknainya dengan mengikuti kegiatan positif

34
d. Meninggalkan situasi atau lingkungan yang tidak mendukung kita untuk tidak
terpengaruh hal tersebut.

Mungkin banyak di antara kita yang belum sadar bahwa orientasi seksual
dimulai sebelum kita memasuki masa pubertas. Pemilihan orientasi seksual
merupakan bagian dari perkembangan psikis dan fisik. Meskipun orientasi dapat
menyimpang seperti pada kaum homoseksual (gay ataupun lesbian), orientasi
seksual bukanlah sesuatu yang dapat diputuskan oleh orang lain, melainkan hak
dari diri setiap manusia. Homoseksual dikatakan normal apabila bisa diterima di
suatu budaya tertentu dan dikatakan tidak normal apabila tidak diterima di budaya
yang lain, tetapi dalam bersikap kita sebaiknya tetap menghargai manusia tanpa
membedakan orientasi seksualnya.
Selain itu lima puluh empat persen pria memikirkan seks beberapa kali
dalam sehari, sementara wanita hanya sembilan belas persennya. Itulah fakta-
fakta mengenai perbedaan gender dalam otak manusia. Hal ini sangat menarik
untuk dikaji mengingat batasan-batasan serta norma lingkungan sering kali
menutupi apa yang sebenarnya ada di
benak manusia. Kita tak tau, tapi tak
ada yang memungkiri bahwa tiap
manusia memiliki ketertarikan secara
seksual kepada orang lain.
Namun apabila ada diantara
kita memutuskan untuk melanjutkan
hubungan pada titik hubungan seksual
(meskipun bukan keputusan terbaik
bila tidak dilandasi ikatan pernikahan),
hal ini berarti kalian harus tetap
menjaga diri dan pasangan anda dari
kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) ataupun dari penularan penyakit menular
seksual (PMS). Jika kalian memutuskan melakukan hubungan seksual, sebaiknya
lindungi diri dengan alat pengaman.

35
a. Alat Kontrasepsi
Kontrasepsi adalah salah satu bentuk pertanggungjawaban minimal
pasangan. Jika wanita melakukan hubungan seksual dengan seorang pria
maka dia memiliki risiko untuk mengalami kehamilan!! Sangatlah bijak bila
kita membicarakan masalah seksual dengan pasangan anda tentang
pencegahan terjadinya kehamilan yang tak diinginkan dan penyakit sebelum
memutuskan melakukan hubungan seksual baik secara anal/vaginal ataupun
oral. Tidak dapat dipungkiri bahwa metode yang paling efektif dalam
mencegah kehamilan adalah dengan tidak melakukan hubungan seksual
(Abstinence) meskipun banyak metode kontrasepsi yang tersedia.

*Berbagai jenis dan warna kondom


Jika digunakan secara benar, kondom merupakan metode yang sangat
efektif dalam mencegah kehamilan meskipun tidak seratus persen aman.
Tidak menutup kemungkinan terjadi kebocoran pada kondom yang
dipergunakan. Selain itu terkadang terdapat kecenderungan untuk
melepaskan kondom akibat perasaan tidak nyaman. Tentu hal ini Bukan
keputusan bijak.
Selain itu, terdapat metode tidak aman dalam melakukan hubungan
seksual yang sering dilakukan seperti senggama terputus, petting (saling
menyentuhkan alat kelamin tanpa penetrasi), oral seks (menggunakan mulut),
ataupun anal seks (melalui anus/dubur). Semua hal di atas sangatlah berisiko.
Senggama terputus dan petting tidak menjamin dapat mencegah kehamilan.
Banyak kasus kehamilan tidak diinginkan menunjukkan kegiatan seksual
yang dilakukan adalah senggama terputus atau petting akan tetapi tidak dapat
mencegah kehamilan. Hal ini sangat mungkin terjadi karena cairan pelumas
yang dikeluarkan pasangan wanita saat berhubungan seksual dapat
mempercepat pengarahan sperma menuju ke dalam organ dalam wanita yang
pada akhirnya menuju tuba falopii tempat terjadinyapembuahan. Selain itu
sperma dapat saja keluar sebelum ejakulasi terjadi dengan kuantitas yang
kecil yang akan dipicu pergerakannya oleh cairan pelumas dari organ kelamin
wanita.

36
Aktivitas oral ataupun anal seks bukan
pilihan bijak dalam melakukan
hubungan seksual mengingat oral
(mulut) ataupun anal (anus/dubur)
memiliki bakteri flora normal pada
daerah tersebut tapi memiliki risiko
yang merugikan jika pindah pada
bagian tubuh lain termasuk pada vagina
ataupun penis. Maka sebaiknya hindari
aktivitas tersebut. Begitu pula ativitas ciuman dalam (deep kiss), yang
memungkinkan terjadi pertukaran bakteri antar pasangan. Hal ini sangat
berisiko menyebabkan berbagai bentuk penyakit seperti gangguan tenggorokan
hingga luka atau borok pada lambung.

b. Penyakit Menular Seksual


Penyakit menular seksual biasanya ditularkan dari orang ke orang
melalui kontak seksual, tidak hanya hubungan kelamin tapi juga melalui anal
ataupun oral. Data menunjukkan 2/3 orang dengan penyakit menular seksual
terinfeksi sebelum umur 25 tahun. Jika kita berpikir bahwa kita dapat
mengenali seseorang yang memiliki PMS atau tidak, berarti kita Salah. Tidak
semua jenis PMS memiliki gejala yang dapat dilihat dari luar. Banyak PMS
justru tidak menunjukkan gejala yang dapat diamati. Berikut contoh penyakit
yang ditularkan melalui hubungan seksual/penyakit menular seksual (PMS).
1) Chlamydia
PMS yang paling umum yang dapat menyebabkan sterilitas. Infeksi ini
sering tidak menunjukkan gejala yang jelas.
2) Gonorrhea
Salah satu PMS yang paling umum dan dapat disembuhkan. Dapat
ditularkan melalui hubungan seksual, anal ataupun oral.
3) Genital Human Papiloma Virus
Sering menimbulkan kutil pada alat kelamin. Beberapa tipe menunjukkan
kemungkinan mengarah terhadap terjadinya keganasan seperti kanker
serviks, penis ataupun anus. Pap Smear adalah salah satu tes yang
direkomendasikan untuk memeriksa/mendeteksi dini kemungkinan
terjadinya kanker serviks pada wanita.
4) Herpes
Infeksi yang sangat nyeri yang disebabkan oleh virus. Kalian dapat
membawa virus tersebut tanpa gejala dan tetap berpotensi menularkan
virus ini. Herpes dapat dirawat tapi sulit disembuhkan total.
5) Hepatitis B
Infeksi ini dapat menyebabkan infeksi kronis dan kerusakan hati permanen
bahkan kematian. Hepatitis B sangat menular dan ditularkan lewat cairan
tubuh atau darah. Meskipun berbahaya tapi dapat dicegah dengan vaksin.

37
6) Syphilis
Penyakit ini sangat berbahaya dan fatal. Ditandai dengan kelainan kulit
yang tidak nyeri. Penularan dapat melalui kontak dengan penderita. Sifilis
dapat menimbulkan komplikasi pada jantung, otak, dan korda spinal.
7) HIV/AIDS
Penyakit ini ditandai dengan terjadinya penurunan sistem kekebalan tubuh
dan timbulnya penyakit penyerta akibat mikroorganisme yang sebenarnya
flora normal pada tubuh. Penyakit ini hingga saat ini belum dapat
disembuhkan. Komunikasi yang jujur dengan pasangan tentu merupakan
pilihan bijak dalam mencegah penularan PMS. Tidak ada kata terlambat
untuk tidak melakukan hubungan seksual ataupun setia pada pasangan
seksual. Tidak melakukannya adalah pilihan paling aman, meskipun
kondom dapat mengurangi risiko penularan. Perlu diingat bahwa tidak
semua alat kontrasepsi dapat mencegah penularan PMS dan AIDS.
Kondom sering disebut melindungi penularan HIV atupun gonorea.
Namun tidak ada bukti atau penelitian yang cukup yang menyatakan
bahwa kondom dapat mencegah PMS lainnya. Dan perlu ditekankan, PMS
yang ditularkan melalui hubungan seksual dapat pula ditularkan melalui
anal ataupun oral.

38