Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN PASIEN RESIKO JATUH

RS. BHAYANGKARA
HASTA BRATA BATU
NO. DOKUMEN REVISI HALAMAN

47/04/I/2018 1 1/2

Ditetapkan oleh
KARUMKIT BHAYANGKARA HASTA BRATA
BATU

Tanggal terbit
08 Januari 2018
STANDAR
PROSEDUR drg. WAHYU ARI PRANANTO, MARS
OPERASIONAL KOMISARIS POLISI NRP 76030927
Prosedur kegiatan untuk menilai dan mengevaluasi ulang serta
PENGERTIAN mengambil tindakan pada pasien yang mempunyai resiko jatuh di
bangsal rawat inap.
Memberikan asuhan perawatan dan tindakan perawatan sesuai dengan
TUJUAN kebutuhan pada pasien dengan resiko jatuh untuk mengurangi dan
mencegah kejadian jatuh.

Keputusan Karumkit Bhayangkara Hasta brata Batu Nomor


KEBIJAKAN : KEP/ 06 / I /2018 tentang Kebijakan Pencegahan Pasien Resiko
Jatuh Rumah Sakit Bhayangkara Hasta brata Batu

1. Dokter dan perawat melakukan screening pada setiap pasien


yang masuk rawat inap dengan resiko jatuh dengan gejala
sebagai berikut, antara lain : penurunan kesadaran, kelemahan
anggota gerak, kejang, riwayat penggunaan alkohol, riwayat
penggunaan obat psikotropika.
2. Perawat memberi tanda resiko jatuh pada rekam medis pasien
dan pemasangan sticker resiko jatuh(warna kuning).
3. Perawat menempatkan pasien dengan resiko jatuh pada bed
yang memiliki pengaman di samping kanan – kiri pasien.
PROSEDUR
4. Perawat memastikan pengaman dapat berfungsi dengan baik.
5. Perawat memastikan bahwa bel pemanggil perawat berfungsi
dengan baik dan dapat dijangkau oleh pasien.
6. Perawat menempatkan pasien dengan resiko jatuh di ruangan
yang mudah diawasi oleh perawat(dekat nurse station).
7. Perawat memberikan edukasi kepada pasien maupun keluarga
pasien dengan resiko jatuh untuk tidak mengubah posisi
pengaman tanpa seizin perawat.
RS. BHAYANGKARA
HASTA BRATA BATU PENATALAKSANAAN PASIEN RESIKO JATUH

NO. DOKUMEN REVISI HALAMAN

STANDAR 47/04/I/2018 1 2/2


PROSEDUR
OPERASIONAL
8. Perawat melakukan pemantauan terhadap pasien dengan resiko
jatuh secara berkala sesuai kondisi pasien dengan asesmen
ulang yang di lakukan sesuai angka scoring yaitu :
a.Resiko sedang di lakukan dua kali dalam satu shift atau
tiap 4 jam.
PROSEDUR
b. Resiko tinggi di lakukan setiap 1 jam.
9. Perawat menyampaikan informasi kepada perawat yang bertugas
selanjutnya pada pergantian shift tentang segala kondisi pasien
secara komprehensif.

1. IGD
2. IRNA
UNIT TERKAIT
3. HCU
4. POLI