Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN KELOLAAN KELUARGA

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA TN. A DENGAN

HIPERTENSI DI KAMPUNG GALUGA RT 02 RW 05 BINONG,

KECAMATAN CURUG, TANGERANG-BANTEN

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Profesi Keperawatan Stase Komunitas dan Keluarga

Disusun oleh

Semuel Hendrik Nofa Bonai : 01503170219


Debora Oktaviana : 01503170068

PROGRAM STUDI PROFESI NERS

FAKULTAS KEPERAWATAN DAN ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS PELITA HARAPAN

TANGERANG

2018
I. PENGKAJIAN
1. Data umum

Puskesmas : Binong No register :-


Nama KK : Tn. A Tanggal : 01/10/2018
pengkajian
Alamat : Kp. Galuga RT 02/ RW
05

JARAK UNTUK MENCAPAI PELAYANAN KESEHATAN TERDEKAT


Terdekat : Klinik dokter praktek & Paviliun Rumah Sakit Umum Siloam
Lippo Karawaci
Puskesmas : Binong
Pustu : Binong
Dicapai dengan : Mobil

DAFTAR ANGGOTA KELUARGA


Nama KK Asep Yudi Nani Dendy Diky Andika
Rohaeni Wiralaga Muliantara Tresnajaya
Hub. Keluarga Kepala Istri Anak-I Anak-II Anak-III
keluarga
Jenis kelamin Laki-laki Perempuan Laki-laki Laki-laki Laki-laki
Umur 48 th 41 th 20 th 14 th 9 th
Pendidikan SMA SMA SMA SMP SD
Pekerjaan Wiraswasta IRT Mahasiswa Pelajar Pelajar
Agama Islam Islam Islam Islam Islam
Imunisasi Tidak Tidak Lengkap Lengkap Lengkap
KB Tidak Ya Tidak Tidak Tidak
Bahasa Indonesia Ya Ya Ya Ya Ya
Keterangan
2. Tipe Keluarga
Keluarga inti yang terdiri dari ayah, ibu dan anak (nuclear family)
yang tinggal dalam satu rumah ditetapkan oleh sanksi-sanksi legal dalam
suatu ikatan perkawinan satu atau keduanya dapat bekerja di luar rumah.

3. Tahap Perkembangan Keluarga saat ini


Tahap keluarga dengan anak keenam dari siklus atau perjalanan
kehidupan keluarga dimulai dengan anak pertama usia 20 tahun dewasa
atau pelepasan (lounching center families)

4. Tugas Perkembangan Keluarga yang belum terpenuhi


Saat dikaji, Tn A mengatakan, saat ini ketiga anaknya masih sekolah
terutama anaknya yang pertama saat ini masih kuliah di jogja sehingga
harus selalu diperhatikan mengenai biaya akomodasi dan biaya hidup di
jogja. Kalau anak yang kedua dan ketiga saat ini hidup bersama disini
sehingga setiap harinya diperhatikan saat kesekolah, makan dan minum
semua diperhatikan.

5. Keadaan Kesehatan
Saat ini, Tn A mengatakan mengeluh sakit kepala seperti ditusuk
tusuk dengan skala nyeri 3/1 namun tidak menyebar. Tn. A mengatakan
sakit dikepalanya sudah sejak 1 bulan yang lalu dan sudah diperiksakan
kedokter praktik dan sudah diberikan obat rasa sakit namun tidak
menghilang rasa sakitnya, sehingga sejak dua hari yang lalu sempat
memeriksakan diri ke RS umum siloam namun pulang lagi karena
antriannya panjang dan lama sekali karena pasien menggunakan BPJS
“tutur Tn. A”. Untuk Ny. N, mengatakan ia merasa pegal-pegal pada
tangan kanannya, dan Ny. N mengatakan kenapa tangannya pegal-pegal
yah?” Dan Ny. N mengatakan punya riwayat hipertensi bersama
suaminya. Untuk anak yang pertama saat ini sedang di Jogjakarta, anak
kedua sedang sekolah, dan anak yang ketiga saat ini sedang sakit batuk
pilek sehingga sedang istirahat dikamar.

6. Kebersihan Keluarga
Saat dikaji tentang upaya menjaga kebersihan diri (personal hygine)
dalam keluarganya, Ny. N mengatakan sama seperti anak-anaknya mandi
>2x sehari, dan Ny. N mengatakan mandi 3x sehari karena tidak tahan
panas. Saat dilakukan pengkajian di keluarga keadaan rumah klien ada tiga
kamar tidur, dua toilet dan satu dapur. Pada depan ada halaman untuk
parkir mobil, bagian belakang dan samping (dapur) bersih, karena
rumahnya cukup luas dan tidak ada aktifitas yang ramai dirumahnya
sehingga rumahnya masih tetap rapih sehingga Ny. N mengatakan akn
membersihkan rumahnya saat kotor saja atau merasa ada debu/pasir
dirumahnya.

7. Penyakit Sering Diderita


Tn. A mengatakan ia tidak pernah sakit parah, namun saat ini merasa
sakit sakit kepala sudah lebih dari satu bulan yang lalu dan sudah
diperiksakan kedokter di RSUS dan diberikan obat penghilang rasa sakit
kepala namun sakit kepala yang dirasakan berkurang dan tidak hilang. Ny.
N mengatakan beliau berat namun dari phak Ny. E dan Tn. S punya
riwayat gejala hypertensi dan Ny. E dan anaknya yang ketiga sedang sakit
batuk pilek sudah dua hari yang lalu, dan sudah dibawa kedokter praktik
dipuskemas dan sudah diberikan obat.

8. Penyakit Kronis atau Menular


Tidak ada penyakit kronis atau menular dalam keluarga.

9. Kecacatan Anggota Keluarga


Tidak ada kecacatan dalam keluarga.
10. Pola Makan
Ny. N mengatakan pola makan keluarganya teratur, karena ia
menyediakan makanan 3x dalam sehari, yaitu pada pagi hari ia
menyediakan nasi goreng ditambah telur atau roti dengan teh untuk suami
dan kedua anaknya saat perg ke sekolah, pada siang hari ia masak nasi
putih ditambah ayam dan tahu atau tempe, sayur kangkung ditumis, dan
buah apel atau pear atau semangka (kadang-kadang) dan pada sore ia
masak nasi putih dan telur atau ayam da sayur sup bagi keluarganya.

11. Pola Istirahat


Ny. N mengatakan ia tidak mengalam masalah dalam istirahat pada
waktu malam, karena pada jam 9 malam ia dan keluarganya sudah tidur
dan akan bangun pada jam 5 pagi untuk sholat dan selanjutnya ia akan
masak untuk keluarganya. Demikian juga anggota keluargnya yang lain
sudah bangun dan mempersiapkan diri untuk sekolah.

12. Reproduksi Atau Aseptor KB


Saat ini Ny. N menggunakan aseptor KB (suntik KB satu bulan)
karena klien mangatakan anak sudah pada besar sehingga tidak perlu lagi
punya anak.

13. Keadaan Emosi atau Mental


Saat dikaji, Ny. N dan Tn. A terlihat tenang, wajahnya tampak
gembira dan tidak terlihat marah-marah.

14. Koping Keluarga


Ny. N mengatakan ketika ia dan suaminya merasa bosan atau merasa
penat, ia dan keluarganya akan pergi jalan-jalan keluar kota atau pulang
kampung ke Cipanas dalam dua hari. Karena disana ia bisa bertemu
keluarga dan menikmati alam desanya yang masih asri atau sejuk.
15. Kebiasaan Buruk
Kebiasaan buruk yang sering dilakukan anggota keluarga adalah Tn.
A sebagai kepala keluarga masih merokok dan kurang mengkonsumsi air
putih.

16. Rekreasi
Berkunjung kerumah keluarga di kampungnya di Cipanas.

17. Pola Komunikasi Keluarga


Pola komunikasi yang terlihat saat dilakukan pengkajian terlihat
harmonis, dan penuh kehangatan

18. Pengambil Keputusan


Kepala keluarga

19. Peran Informasi


Pada saat dilakukan pengkajian keluarga sudah memanfaatkan BPJS
sebagai fasilitas kesehatan namun Tn. A mengatakan jika ia berobat
dengan menggunakan BPJS akan mengantri panjang dan lama saat berobat
di Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Karawaci sehingga membuat beliau
malas menggunakan BPJS.

20. Hubungan dengan orang lain


Hubungan dengan tetangga kurang baik, karena Tn. A mengatakan
tetangganya membuat tempat pembakaran sampah dekat gang masuk
rumah Tn. A yang selalu dilalui oleh mobil Tn, A sehingga kadang
menghalangi jalan masuk mobil Tn. A.

21. Kegiatan Organisasi Sosial


Tn. A dan keluarga jarang mengikuti organisasi sosial di
lingkungannya karena keterbatasan informasi dan minat Tn. A dan
keluarga untuk mengikuti acara dilingkungannya kecuali diundang
kerumah.

22. Keadaan Ekonomi


Pendapatan keluarga dalam satu rumah >Rp. 3.000.000, yaitu Tn. A
yang bekerja sebagai wiraswasta (pengusaha).

23. Ketaatan Beribadah


Keluarga Tn. A mengutamakan sholat saat subuh dan ditengah-tengah
kesibukan bekerja pada waktu siang dan sore hari.

24. Keyakinan tentang Kesehatan


Ny. N mengatakan ketika keluarganya sakit, ia akan mengantar
keluarganya yang sait kepuskesmas dahulu namun jika kondisi sakit harus
dirujuk maka harus kerumah sakit yang sesuai dengan fasilitas kesehatan,
seperti BPJS pasien yaitu di klinik siloam sehingga harus berobat ke
RSUS.

25. Nilai dan Norma


Tn. A mengatakan, saat kecil sampai besar anak-anaknya dinasehati
agar tidak merokok, rajin sekolah dan rajin membantu ibunya dirumah
agar kedepannya mereka akan sukses, dan Tn. A mengatakan keluarganya
harus berbuat baik pada orang lain tanpa pamrih karena itu sudah menjadi
keharusan.

26. Alat yang mempengaruhi kesehatan


Tidak ada alat yang mempengaruhi kesehatan keluarga.
27. Kebersihan dan Kerapihan
Saat dilakukan pengkajian di keluarga keadaan rumah klien bagian
depan, dan belakang tampak bersih, namun di gudang pasien tampak ada
beberapa bantal yang tersusun kurang rapih.

28. Penerangan
Rumah pasien terletak dibelakang rumah tetangganya, dan jendela
rumah tidak dibuka namun pintu rumah dibuka dan lampu rumah tetap
dinayalakan sehingga tampak terang.

29. Ventilasi
Tampak tiga kamar tidur dan hanya dua kamar yang memiliki
ventilasi dan satu ventilasi ada dibagian atas jendela, dan jendela tidak
dibuka namun tidak terasa pengap didalam rumah Tn. A.

30. Jamban
Tampak Tn. A memilki dua kamar mandi dengan dua jamban jenis
leher angsa.

31. Sumber Air Minum


Ny. N mengatakan keluarganya mengkonsumsi air mineral isi ulang
(air galon) merek aqua.

32. Pemanfaatan Halaman


Tampak ada halaman rumah yang dimanfaatkan sebagai parkiran
mobil keluarga.

33. Pembuangan Air Kotor


Got
34. Pembuangan Sampah
Dihalaman belakang rumah Tn.A

35. Sumber Pencemaran


Ny. N mengatakan tetangga depan rumahnya sering membakar
sampah sampai asapnya masuk kerumah mereka dan membuat mereka jadi
terganggu saat berada dirumah.
LEMBAR B (Kajian Anggota Keluarga)
1) Tn. Asep Yudi

1. Alasan ke puskesmas atau dikunjungi


Tn. A mengatakan bahwa jika sedang merasa sakit saja badannya
pergi ke Puskesmas.

2. Riwayat kesehatan
 Masalah kesehatan yang pernah dialami
Tn A mengatakan ia mengalami tekanan darah tinggi, dan sakit
kepala yang tak hilang-hilang

 Masalah kesehatan keluarga (keturunan)


Tn. A mengatakan ayahnya meninggal karena sakit orangtua
(general weakness + Geryatrick syndrome) dan saat ini ibunya
mengalami sakit gula namun berada dikampungya dicipanas.

3. Kebiasaan sehari-hari
a. Biologis
- Pola makan : 3 x sehari
- Pola minum : < 2 L/hari
- Pola tidur : tidak berkualitas, klien sering bangun dimalam hari
- BAB/BAK : teratur, normal tidak ada kelainan

b. Psikologis
- Keadaan emosi : tenang
- Sosial : terjalin baik namun kurang harmonis
- Hubungan antar keluarga : terjalin baik dan tampak harmonis
- Hubungan dengan orang lain : terjalin baik

c. Spiritual atau kultural


- Pelaksanaan ibadah : Taat dan teratur
- Keyakinan tentang kesehatan : Berobat ke puskesmas atau
rumah sakit jika sakit

4. Pemeriksaan fisik :
a. Keadaan umum

Pasien tampak sehat : Mobilisasi aktif, ADL’S mandiri, sadar penuh


dengan GCS 15 dengan orientasi baik
TANDA-TANDA VITAL
1. Kesadaran
Skala Coma Glasgow
a. Respon Motorik : “6” mengikuti perintah pemeriksa
b Respon Bicara : “5” rientasi baik, bicara jelas
c. Respon Membuka Mata : “4” Membuka mata secara spontan tanpa perintah
Jumlah : “15”
Kesimpulan : Pasien sadar penuh atau alert

1. Tekanan : 140/70 mmHg (MAP: 93,3)


darah Kesimpulan : Tekanan darah tinggi karena pasien punya
riwayat hipertensi yang baru diketahui sejak 1 tahun yang lalu,
dan sesuai dengan umur pasien 48 tahun yang rentan dengan
hypertensi karena proses arteriosklerosis pembuluh darah
karena peningkatan viskositas darah.

2. Nadi : 68 x/mnt, irama teratur

3. Suhu : 36,2 oC (axilla dextra)


4. Pernafasan : 20 x/mnt, teratur, pernafasan perut.

b. Pemeriksaan Fisik

 Kebersihan : Rambut tampak bersih, tidak berminyak namun sudah beruban,


rambut pasien mengatakan menggunakan shampo yang disediakan
rumahnya
 Kulit Kepala : Kering, tidak berketombe, tidak ada luka/lesi, tidak berminyak

 Wajah : Wajah tampak ceria, tidak pucat, sklera non-ikterik, konjungtiva


non-anemis, rackun eyes (-), namun tampak ada kantung mata,
rongga nassal tampak simetris. Kedua bibi tampak berwarna merah
tua-keabu-abuan (riw. Merokok)
 Telinga : Rongga telinga bersih, serumen (-), OMA (-), tanda-tanda
inflamasi (-).
 Leher : Tidak ada keluhan nyeri menelan, tidak ada pembengkakan KGB,
tanda-tanda hypertiroidism (-), gondongan (-).
 Kebersihan kulit : Kulit tampak bersih, namun sedikit kering/tidak elastis

 Hygiene rongga : Rongga mulut bersih karena pasien baru selesai menggosok gigi,
mulut distribusi gigi merata , lidah tampak bersih berwarna merah
mudah.
 Kebersihan : Tidak dikaji, namun pasien mengatakan sejak kecil sduah disunat
genetalia (circumtition)
 Kebersihan anus : Pasien mengatakan BAK/BAB menggunakan air, tidak
menggunakan tissue.

2) Ny. Nani Rohaeni

Umur : 41 tahun
Pekerjaan : IRT
Peran keluarga : Istri
Jenis kelamin : Perempuan

1. Alasan ke puskesmas atau dikunjungi


Jika Ny. N sedang sakit atau suami atau anaknya sakit

2. Riwayat kesehatan
a. Masalah kesehatan yang pernah dialami
Ny. N mengatakan ia mengalami tekanan darah tinggi, dan
terasa kesemutan pada tangan kanannya saat sedang selesai
bekerja.

b. Masalah kesehatan keluarga (keturunan)


Ny. N mengatakan ayah dan ibunya saat ini sehatsehat saja
dikampungnya hanya sering sakit-sakit orangtua saja

3. Kebiasaan sehari-hari
a. Biologis
- Pola makan : 3 x sehari
- Pola minum : < 2 liter/hari
- Pola tidur : berkualitas, tidur jam 21:00 s/d 05:00 WIB (8 jam)
- BAB atau BAK : teratur, normal tidak ada kelainan

b. Psikologis
- Keadaan emosi : tenang
- Sosial : terjalin baik namun kurang harmonis
- Hubungan antar keluarga : terjalin baik dan tampak harmonis
- Hubungan dengan orang lain : terjalin baik
c. Spiritual/kultural
- Pelaksanaan ibadah : Taat dan teratur
- Keyakinan tentang kesehatan : Berobat ke puskesmas atau
rumah sakit jika sakit
4. Pemeriksaan Fisik

TANDA-TANDA VITAL
1. Kesadaran
Skala Coma Glasgow
a. Respon Motorik : “6” mengikuti perintah pemeriksa
b Respon Bicara : “5” rientasi baik, bicara jelas
c. Respon Membuka Mata : “4” Membuka mata secara spontan tanpa perintah
Jumlah : “15”
Kesimpulan : Pasien sadar penuh atau alert

2. Tekanan : 120/70 mmHg (MAP: 86,6 )


darah Kesimpulan : Tekanan darah normal namun pasien punya
riwayat hipertensi yang baru diketahui sejak 2 tahun yang lalu,
dan sesuai dengan umur pasien 41 tahun yang rentan dengan
hypertensi karena proses arteriosklerosis pembuluh darah
karena peningkatan viskositas darah.
3. Nadi : 88x/mnt, irama teratur
4. Suhu : 36,,8 oC (axilla sinistra)
5. Pernafasan : 18 x/mnt, teratur, pernafasan perut.
b. Pemeriksaan Fisik
 Kebersihan : Tampak rambut panjang tampak bersih, tidak berminyak namun
rambut sudah beruban, pasien mengatakan menggunakan shampo yang
disediakan rumahnya
 Kulit Kepala : Kering, tidak berketombe, tidak ada luka/lesi, tidak berminyak

 Wajah : Wajah tampak ceria, tidak pucat, sklera non-ikterik, konjungtiva


non-anemis, rackun eyes (-), namun tampak ada kantung mata,
rongga nassal tampak simetris. Kedua bibi tampak berwarna merah
tua
 Telinga : Rongga telinga bersih, serumen (-), OMA (-), tanda-tanda inflamasi
(-).
 Leher : Tidak ada keluhan nyeri menelan, tidak ada pembengkakan KGB,
tanda-tanda hypertiroidism (-), gondongan (-).
 Kebersihan : Kulit tampak bersih, namun sedikit kering/tidak elastis
kulit
 Hygiene : Rongga mulut bersih karena pasien baru selesai menggosok gigi,
rongga mulut distribusi gigi merata , lidah tampak bersih berwarna merah
mudah.
 Kebersihan : Ny. N mengatakan saat ini sedang haid, dan dalam satu hari ia
genetalia mengganti pembalut sebanyak 3x, bukan karena pembalutnya
banyak cairan sampai penuh tetapi ia merasa risih sehingga harus
diganti terus pembalutnya, dan ketika akan BAK bilas dengan air
dan memakai tissue
 Kebersihan : Pasien mengatakan membersihkan bagian anus menggunakan air,
anus dan tissue dari arah depan ke belakang bagian anus.

3. An. Andika Tresnajaya


Umur : 9 tahun
Pekerjaan : Pelajar
Peran keluarga : Anak ke-3
Jenis kelamin : laki-laki

1. Alasan ke puskesmas/dikunjungi
Ny. N mengatakan anaknya (An. A) saat kemarin batuk dan pilek,
batuknya berdahak sehingga tidak sekolah dan tadi pagi sudah dibawa
ke puskesmas dan sudah diberi obat batuk dan antibiotik.
2. Riwayat kesehatan
a. Masalah kesehatan yang pernah dialami
Ny. N mengatakan anaknya A jarang sakit yang parah, hanya
batuk saja 2 hari yang lalu sehingga pagi ini dibawa ke puskesmas
b. Masalah kesehatan keluarga (keturunan)
Ny. N mengatakan nenek dari anak A sakit gula dan Ia dan
suaminya punya riwayat gejala hypertensi
c. Kebiasaan sehari-hari
a. Biologis
- Pola makan : 4 x sehari (3 dirumah, 1 disekolah)
- Pola minum : > 2 liter/hari
- Pola tidur : Berkualitas, tidur jam 22:00 s/d 06:00 WIB (8
jam)
- BAB atau BAK : teratur, normal tidak ada kelainan

b. Psikologis
- Keadaan emosi : tenang
- Sosial : terjalin baik
-
-
- Hubungan antar keluarga : terjalin baik , (dengar-dengaran)
- Hubungan dengan orang lain : terjalin baik
c. Spiritual/kultural
Pelaksanaan ibadah : Taat dan teratur
Keadaan Umum
Pasien tampak sehat : Mobilisasi aktif, ADL’S mandiri, sadar penuh
dengan GCS 15 dengan orientasi baik

TANDA-TANDA VITAL
1. Kesadaran
Skala Coma Glasgow
a. Respon Motorik : “6” mengikuti perintah pemeriksa
b Respon Bicara : “5” rientasi baik, bicara jelas
c. Respon Membuka Mata : “4” Membuka mata secara spontan tanpa perintah
Jumlah : “15”
Kesimpulan : Pasien sadar penuh atau alert
1. Tekanan : 110/60 mmHg (MAP: 76,6)
darah Kesimpulan : Tekanan darah normal namun pasien punya
riwayat hipertensi yang baru diketahui sejak 2 tahun yang lalu,
dan sesuai dengan umur pasien 41 tahun yang rentan dengan
hypertensi karena proses arteriosklerosis pembuluh darah
karena peningkatan viskositas darah.
2. Nadi : 88 x/mnt, irama teratur
3. Suhu : 37,2 oC (Axilla sinistra)
4. Pernafasan : 22 x/mnt, teratur, pernafasan perut.
- Keyakinan tentang

b. Pemeriksaan Fisik

 Kebersihan : Tampak rambut tampak bersih, tidak berminyak, pasien


rambut mengatakan menggunakan shampo yang disediakan rumahnya
 Kulit Kepala : Teraba basah, tidak berketombe, tidak ada luka/lesi, tidak
berminyak
 Wajah : Wajah tampak lesuh, tidak pucat, sklera non-ikterik, konjungtiva
non-anemis, rackun eyes (-), namun tampak ada kantung mata,
rongga nassal tampak simetris. Kedua bibir tampak berwarna
merah muda
 Telinga : Rongga telinga bersih, serumen (-), OMA (-), tanda-tanda
inflamasi (-).
 Leher : Tidak ada keluhan nyeri menelan, tidak ada pembengkakan KGB,
tanda-tanda hypertiroidism (-), gondongan (-).
 Kebersihan : Kulit tampak bersih, namun sedikit kering/tidak elastis
kulit
 Hygiene : Rongga mulut bersih, distribusi gigi merata , lidah tampak bersih
rongga mulut berwarna merah mudah.
 Kebersihan : Pasien mengatakan sejak kecil ia sdah disunat.
genetalia
 Kebersihan : Pasien mengatakan cebok menggunakan air.
anus
GENOGRAM

78 76
82 81

48 41

20 14 9

Keterangan:

: laki-laki

: perempuan

: meninggal

: pasien

: hubungan keluarga

: tinggal satu rumah


DENAH RUMAH

KAMAR
TIDUR Tn. A
&Ny. N +
KAMAR
GUDANG
MANDI +
JENDELA
HALAM
RUANG
AN RUANG TERAS
TAMU +
BELAK MAKAN + RUMAH
JENDELA
ANG DAPUR
KAMAR
TIDUR +
KAMAR KAMAR
MANDI TIDUR An A +
JENDELA

B T

S
A. Analisa Data
No Data Masalah Keperawatan
1. Data Subjektif: Hipertensi berhubungan dengan
– Tn. A mengatakan ada riwayat sakit hipertensi ketidakpatuhan keluarga terhadap
yang baru diketahui sejak satu tahun yang lalu, penanganan masalah kesehatan
namun ia masih konsumsi makanan berminyak hipertensi
(tumisan) dan masih merokok (sehari satu
bungkus Malboro).
– Tn. A mengatakan terkadang mengeluh kram
dan pegal bagian leher sampai punggung
belakang serta pada bagian kaki kiri dan
kadang merasakan lemas dikaki.
- Tn. A mengatakan ia sering terbangun
dimalam hari sehingga sulit untuk kembali
tidur
- Ny. N mengatakan ia sering merasa kesemutan
ditangannya setelah selesai bekerja dirumah
– Tn. A mengatakan tidak pernah
mengkonsumsi obat-obatan dari dokter.
Data Objektif:
Tn. A
- TD : 140/80 mmHg
- Nadi: 86x/mnt
- RR: 22x/mnt
- Teraba hangat pada ujung jari
Ny. N
- TD : 110/70 mmHg
- Nadi: 78x/mnt
- RR: 18x/mnt
- Pasien tampak menguap saat dikaji (pagi hari)
- Pasien tampak bertanya-tanya penyebab susah
tidur yang dialami
- Pasien tampak ada puntung rokok diruang
tamu
2. Data Subyektif: Resiko infeksi berhubungan
- Anak A mengatakan ia saat ini batuk berdahak dengan lingkungan rumah yang
dan sedang flu sejak 3 hari yang lalu kurang kondusif ditandai dengan
- Anak A mengatakan badan terasa lemas ventilasi rumah yang kurang,
Data Obyektif: halaman depan rumah dijadikan
- Keluarga Tn. A tinggal didekat ruko-ruko yang tempat membakar sampah warga
dengan kamar tidur yang disatuin dengan setempat
ruang tamu, dapur yang kecil dan kamar mandi
yang sempit.
- Terlihat barang-barang digudang yang sudah
tidak terpakai menumpuk berantakan-
- Jendela rumah ada 2 di setiap kamar tapi tidak
pernah dibuka
- Ventilasi udara di rumah ada tapi jarang
dibersihkan
- Halaman depan rumah sering digunakan untuk
membakar sampah warga
3. Data Subyektif: Perilaku kesehatan cenderung
- Tn. A mengatakan ia masih merokok, satu hari beresiko
habis satu bungkus rokok Malboro
- Tn. A mengatakan tidak bisa mengurangi
konsumsi rokok
- Tn. A mengatakan badan terasa lemas jika
tidak mengkonsumsi rokok
Data Obyektif:
- Terlihat saat di kaji, di sekitar halaman
belakang klien terdapat puntung rokok dan
asbak yang berisi puntung rokok juga
- Tampak bibir Tn. A hitam dan pucat

III. MASALAH KEPERAWATAN


Berdasarkan rumusan prioritas masalah di atas, maka dapat diketahui prioritas
masalah pada Tn. A adalah sebagai berikut :
1. Masalah kesehatan hipertensi berhubungan dengan ketidakpatuhan keluarga
terhadap penanganan masalah kesehatan hipertensi
2. Kurang pengetahuan Tn. A terhadap bahaya merokok berhubungan dengan
kebiasaan merokok aktif ditandai dengan kebiasaan sehari habis satu bungkus
rokok
3. Resiko infeksi berhubungan dengan lingkungan rumah yang kurang kondusif
ditandai dengan ventilasi rumah yang kurang, halaman depan rumah dijadikan
tempat membakar sampah warga setempat