Anda di halaman 1dari 7

Struktur Bambu

Pengerjaan Bambu ada 3 bagian

Cara pengolahan bambu di Bmi Pemuda Rahayu

 Cara Pemilihan Bambu


Pohon bambu umumnya akan mengalami tingkat kematangan yang optimal saat
berumur sekitar 4-5 tahun. Pada rentang usia tersebut, daya kekuatan dan
kepadatannya sedang dalam kondisi yang paling maksimal sehingga bagus sekali dipakai
sebagai material pembuatan rumah. Adapun ciri-ciri bambu yang matang yaitu warna
daun dan kelopaknya kecokelat-cokelatan serta batangnya akan berbunyi nyaring ketika
dipukul.
Sebelum diolah sebagai bahan bangunan, sebaiknya bambu perlu diawetkan
terlebih dahulu. Proses pengawetan ini berguna untuk meningkatkan kekuatan bambu
dan daya tahan yang dimilikinya. Ada banyak metode yang dapat dikerjakan untuk
mengawetkan bambu, baik secara tradisional dengan cara di rendam si sungai
 Cara Pelengkungan Bambu
Cara Pelengkungan bambu dengan cara melukai ruas ruang bambu dengan cara
satu sisi bambu di gergaji berualang ulang kali namun tidak sampe terputus sehingga
bagian bambu di satu ruas itu akan terjadi kekurangan bagian yang membuat bambu
tadi bisa melengkung, semakin kecil jarak bentangan bambu yang akan di buat maka
semakin banyak pula bagian bamu yang di lukai. Tidak ada perhitungan khusus untuk
jarak –jarak untuk melukai bamboo tersebeut hanya menggunakan insting dari
pekerja/tukang.
Sistempelengkungan yang benar
 Cara Mempasak Bambu
Cara mempasak bambu adalah dengan membuat maal bamboo yang di
tancapkan ketanah kemudian bambu yang sudah di lengkungkan tadi di ikat di tiap tiap
bambu yang di tanca ketanah agar memudahkan bamboo untuk di pasak. System
pasaknyanya pun menggunkan 3 bambu yang di satukan menggunkan alat sejenis bor
agar mempercepat pelobangan untuk pasak pada bambu.
Pada Bambu yang di lukai di masukan kayu dan di pasak bersama kayu tersebut
agar membuat bamboo lebih kuat lagi, jarak antar pasak adaah sekitar 1 meter.
 Struktur pada Aula Bumi Pemuda Rahayu
Pondasi menggunakan pondasi Lajur batu kali biasa dengan kedalaman pondasi
0,7 m. untuk tiangnya menggunakan tiang beto bertulang berupa bentuk trapezium
dengan panjang sisi ata adalah 0,2 m dan sisi bawah adalah 0.5 m dengan ketinggian 1.2
m berfungsi sebagai dudukan dari kuda kuda bamboo yang jarak antara kolom adalah 2
m
Untuk Pemasangan Kuda kuda di ldi atas tiang dengan memnggunakn alat besi pada
gambar di bawah sebgai pengaku dudukan kuda kuda agar tidak bergeser. Besi yang di
maksud di tanamkan ke dalam tiang agar nantinya memperkuat dudukan kuda kuda
tersebut.
Untuk memperkaku struktur atap di buatkan banyak sokongan bamboo antar kuda-kuda
sepeerti ada gambar di bawah