Anda di halaman 1dari 6

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kami kemudahan

sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Tanpa

pertolongan – Nya tentunya kami tidak akan sanggup untuk menyelesaikan

makalah ini dengan baik. Shalawat serta salam semoga terlimpah curahkan

kepada baginda tercinta kita yaitu Nabi Muhammad SAW yang kita nanti –

nantikan syafa’atnya di akhirat nanti.

Sehingga penulis mampu untuk menyelesaikan pembuatan makalah

sebagai tugas akhir dari mata kuliah Sistem Informasi Geografis dengan judul “

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS SEKOLAH SD, SMP, SMA DI KOTA

MEDAN BERBASIS ANDROID ” .

Penulis sangat mengharapkan kritik, saran, dan masukan yang bersifat

membangun dari pembaca demi kesempurnaan Laporan Praktek Kerja Lapang ini.

Semoga Laporan Praktek Kerja Lapang ini dapat memberikan manfaat berupa

wawasan, serta ilmu pengetahuan berkaitan dengan judul bagi penulis dan seluruh

pembaca.

Medan, Januari 2019

Rizki Ansyari Nasution

1
BAB I

ISI

1.1 Pengertian Sitem Informasi Geografis (GIS)

Sitem Informasi Geografis (GIS) pada umumnya adalah sistem infromasi

khusus yang mengeloala data yang memiliki informasi spasial. SIG juga

merupakan sejenis perangkat lunak yang dapat digunakan untuk pemasukan,

penyimpanan, manipulasi, menampilkan dan keluaran informasi geografis berikut

atribut – atributnya (utama, p10).

SIG digunakan untuk memberi nilai dengan melakukan pengaturan dan

memperlihatkan data secara tepat, menggabungkannya dengan data lain,

melalkukan analisis tehadap data, dan menghasilkan data baru yang berguna, pada

gilirannya SIG dapat membantu untuk pengambilan keputusan (utama, p10).

Sistem Informasi Geografis dibagi menjadi dua kelompok yaitu sistem

manual (analog), dan sistem otomatis (yang berbasis digital komputer). Perbedaan

yang paling mendasar terletak pada cara pengelolaannya. Sistem manual biasanya

menggabungkan beberapa data seperti peta, lembar transparansi untuk tumpang

susun (overlay). Sedangkan sistem informasi geografis otomatis telah

menggunkan komputer sebagi sistem pengolah data melalui proses digitasi

1.2 Rancangan Sistem


A. Diagram Konteks
Diagram konteks menggambarkan ruang lingkup suatu proyek awal

dimana Diagram aliran data konteks ini hanya menunjukkan antarmuka sistem

2
dengan lingkungannya. Berikut diagram konteks yang diusulkan pada rancangan

sistem yang baru pada dinas pendidikan kota medan dapat dilihat pada gamabr

dibawah ini :

Gam
Gambar 1 : Diagram Konteks
1.3 Diagram Dekomposisi

Diagram dekomposisi adalah suatu tekni pemecahan sistem kepada

subsistem, proses dan subproses. Setiap tingkat pengamstrakan menunjujan

perincian yang lebih tinggi atau renda tentang keseliruhan sistem atau subset

sistem tersebut.

Gambar 2 : Diagram Dekomposisi


1.4 Diagram Kejadian Fisik

3
Diagram arus data sisik digunakan untuk menggambarkan sistem yang

ada (sistem yang lama). Diagram arus data sisik merupakan proses – proses dari

sistem yang diterapkan dengan cara apa oleh siapa dan dimana termasuk proses –

proses manual :

Gambar 3 : Diagram Kejadian Fisik

4
1.5 Flowchart Menu Utama

Flowchart atau diagram alir adalah sebuah jenis diagram yang

mewakili algoritme, alir kerja atau proses, yang menampilkan langkah-langkah

dalam bentuk simbol-simbol grafis, dan urutannya dihubungkan dengan panah.

Gambar 4 : Flowchart Menu Utama

5
DAFTAR PUSTAKA
Dewi Nurmalah. 2015. Sistem Informasi Geografis Sekolah Berbasis Android,

Jurnal, Palembang : STMIK GI MDP


https://id.wikipedia.org/wiki/Diagram_alir diakses pada tanggal (10 Maret).