Anda di halaman 1dari 5

TUGAS

Oleh:

FARAHDILA MIRSHANTI
S021508013
Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan
Semester II

PROGRAM PASCA SARJANA


ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
2016
KOMUNIKASI DAN RENCANA STRATEGI BISNIS

Pengertian Komunikasi Secara Umum adalah proses pengiriman dan penerimaan pesan atau
informasi antara dua individu atau lebih dengan efektif sehingga dapat dipahami dengan
mudah. Istilah komunikasi dalam bahasa inggris disebut communication, yang berasal dari
kata communication atau communis yang memiliki arti sama atau sama yang memiliki
makna pengertian bersama. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian komunikasi
adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita dari dua orang atau lebih agar pesan
yang dimaksud dapat dipahami (Kompas, 2013).

Pengertian Komunikasi menurut definisi James A.F.Stoner dalam Kompas (2013) adalah
proses dimana seseorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan.
Sedangkan menurut definisi Prof. Drs. H.A.W. Widjaya yang mengatakan bahwa pengertian
komunikasi adalah hubungan kontak antar dan antara manusia baik individu maupun
kelompok. Menurut definisi William F.Glueck yang menjelaskan bahwa komunikasi dapat
dibagi menjadi dengan dua bentuk. yaitu sebagai berikut:

 Interpersonal Communications : Interpersonal communications (komunikasi


antarpribadi adalah proses pertukaran informasi serta pemindahan pengertian antara
dua orang atau lebih di dalam suatu kelompok kecil manusia.
 Organization Communications : Organization communications adalah proses
dimana pembicara secara sistematis memberikan informasi dan memindahkan
pengertian kepada orang yang banyak dalam organisasi dan kepada pribadi-pribadi
dan lembaga-lembaga di luar yang ada hubungan.

Robbins dan Coulter (2002) dalam Erni dan kurniawan (2005) mendefinisikan
perencanaan adalah sebagai sebuah proses yang dimulai dari penetapan tujuan
organisasi, menentukan strategi untuk pencapaian tujuan organisasi tersebut secara
menyeluruh, serta merumuskan system perencanaan yang menyeluruh untuk
mengintegrasikan dan mengoordinasikan seluruh pekerjaan organisasi hingga
tercapainya tujuan organisasi. Sedangkan strategis adalah rencana komprehensif untuk
mencapai tujuan organisasi. Tidak hanya sekedar mencapai akan tetapi dimaksudkan
untuk mempertahankan keberlangsungan organisasi.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa perencanaan strategis adalah suatu
rencana jangka panjang yang bersifat menyeluruh, memberikan rumusan ke mana
perusahaan akan diarahkan, dan bagaimana sumberdaya dialokasikan untuk mencapai
tujuan selama jangka waktu tertentu dalam berbagai kemungkinan keadaan lingkungan.

Perencanaan Strategic (Strategic Plans) juga merupakan suatu proses pemilihan tujuan-
tujuan organisasi, penentuan strategi, kebijaksanaan, program-program strategi yang
diperlukan untuk tujuan-tujuan tersebut. Ada 2 (dua) alasan yang menunjukkan
pentingnya Perencanaan Strategis :

1. Perencanaan strategic memberikan kerangka dasar dalam mana semua bentuk-


bentuk perencanaan lainnya yang harus di ambil.
2. Pemahaman terhadap perencanaan strategic akan mempermudah pemahaman
bentuk-bentuk perencaaan lainnya.

Dengan adanya perencanaan strategis ini maka konsepsi perusahaan menjadi jelas
sehingga akan memudahkan dalam memformulasikan sasaran serta rencana-rencana lain
dan dapat mengarahkan sumber-sumber organisasi secara efektif. Sehingga dapat
dikatakan bahwa perencanaan strategi dapat menentukan keberhasilan organisasi atau
perusahaan, hal ini disebabkan karena:

1. Perencanaan strategi merupakan tipe perencanaan yang terpenting.


2. Melakukan perencanaan strategi berarti menetapkan misi organisasi secara jelas.
3. Perencanaan strategi memungkinkan manajer mempersiapkan diri terhadap
kemungkinan terjadinya perubahan pada lingkungan organisasinya

Bisnis adalah usaha menjual barang atau jasa yang dilakukan oleh perorangan,
sekelompok orang atau organisasi kepada konsumen (masyarakat) dengan tujuan
utamanya adalah memperoleh keuntungan/laba (profit). Pada dasarnya, kita melakukan
bisnis adalah untuk memperoleh laba atau keuntungan (profit). Ada beberapa fungsi dari
bisnis yaitu (Adam, 2013):

1. Mengubah bentuknya (form utility), atau fungsi produksi


2. Memindahkan tempat produk itu (place utility), atau fungsi distribusi
3. Mengubah kepemilikan (possesive utility), yaitu fungsi penjualan
4. Menunda waktu kegunaan (Time utility), atau fungsi pemasaran

Sementara Steinhoff dalam Adam (2013) berpendapat bahwa ada tiga fungsi utama
bisnis, yaitu:

1. Mencari bahan mentah (acquiring raw material)


2. Mengubah bahan mentah menjadi barang jadi (manufacturing raw materials into
product)
3. Menyalurkan barang yang sudah jadi tersebut ketangan konsumen (distributing
product to consumers)
DAFTAR PUSTAKA

Adam, J., (2013). Apa yang Dimaksud dengan Bisnis?.


https://japandiadam.wordpress.com/2012/09/29/apakah-yang-dimaksud-dengan-
bisnis/. Diakses tanggal 20 Mesi 2016

Tisnawati sule, Ernie dan saefullah, Kurniawan. 2005. Pengantar Manajemen Edisi
Pertama. Jakarta: Kencana