Anda di halaman 1dari 2

Nama : Nella Estaurina Br.

Sirait
NIM : 16.01.1423
Tingkat/Jurusan : III-A/Teologi
Mata Kuliah : Pembinaan Warga Gereja

Dosen Pengampu : Sherly Masnidar M.Th

TUGAS BAB I
DEMI KELANGSUNGAN
Yesus membangun jemaat-Nya, lalu menyerahkan tugas itu kepada manusia untuk
melanjutkan pembangunan jemaat di dunia ini. Pembangunan jemaat sangatlah perlu
diperhatikan bukan hanya sekedar dari segi kerohaniannya saja tapi juga harus
memperhatikan segi vitalitas. Dimana setiap jemaat diajak untuk ikut ambil serta dalam hal-
hal yang bisa membangun semangat dalam kegiatan-kegiatan yang membawa dampak baik,
karna saat seseorang melakukan hal-hal positif dan menyenangkan hati, ini akan menjadi
suatau cara yang bisa digunakan untuk lebih semangat lagi didalam membangun relasi
sehingga terjadi pertumbuhan yang terus meningkat. Kegiatan yang dilakukanpun tidak boleh
lepas dari peran gereja sesungguhnya. Walaupun cara yang kita gunakan sesuai dengan
perkembangan zaman saat ini, namun seorang Kristen yang beriman kepada Allah dalam
Kristus dengan manusia itu harus diwujud nyatakan.
Gereja hidup di tengah-tengah dunia ini. Apa yang terjadi di dunia ini juga turut
mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan gereja. Sistem dimana gereja itu hidup ikut
pula mempengaruhi gereja. Karena itu gereja harus bisa hidup dalam realitas zaman ini.
Dalam kehidupan gereja ditengah-tengah realitas itu, bagaimana sikap jemaat sangat
mempengaruhi gereja. Jemaat adalah bagian sentral dari gereja, bagaiman jemaat hidup akan
mempengaruhi pertumbuhan gereja. Jemaat adalah tempat dimana orang berhimpun dalam
nama Yesus. Himpunan yang dimaksud adalah dalam hal partisipatif. Bukan sekedar
perkumpulan, namun bagaimana iman yang ada diwujudkan dalam komunitas atau jemaat.
Diatas telah dikatakan jika jemaat itu hidup dalam realitas peristiwa di dunia ini.
Pembangunan jemaat harus melibatkan jemaat itu sendiri dan fungsinya harus dalam situasi
yang konkrit, sesuai dengan kemungkinan yang ada dan sesuai dengan panggilan jemaat.
Gereja bukanlah suatu organisasi dalam bentuk profit atau organisasi sekuler lainnya, tetapi
gereja itua dalahg komunitas iman bagi jemaat untuk hidup. Karena itu gereja yang hidup
akan nampak dari peran jemaatnya dalam gereja, apakah ia terlibat aktif dan pasif.
Pembangunan jemaat yang berpartisipasi adalah umat yang mau dengan senang hati dan akan
membawa hasil baik bagi mereka. Jemaat ini yang aktif terlibat dalam pembangunan jemaat
adalah jemaat yang vital. Vitalitas jemaat dalam pembangunan jemaat menekankan kepada
faktor, yaitu iklim, kepemimpinan, struktur, tujuan serta tugas dan konsepsi identitas.