Anda di halaman 1dari 11

KEGIATAN DAN ANGGARAN

POKJA SSPBK

RUMAH SAKIT ISLAM NAMIRA


TAHUN 2018
BAB 1
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Rumah sakit sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan


pelayanan kesehatan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat penting
dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu rumah
sakit dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang bermutu sesuai dengan
standar yang sudah ditentukan ( Depkes RI, 2007).
Masyarakat yang menerima pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan
dan pengunjung di rumah sakit bukan hanya membutuhkan pelayanan medis
saja. Namun pasien membutuhkan pelayanan spritiual. Karena dalam kondisi
apapun umat beragama harus menjalankan syariat agamanya sebagai wujud
pengabdian kepada Tuhan YME. Oleh karena itu, rumah sakit selain
memberikan pelayanan medis juga harus memberikan pelayanan dan fasilitas
spiritual kepada pasien.
Untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dalam melaksanakan
ajaran agamanya perlu dilakukan standarisasi syariah di Rumah Sakit yang
memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu program dilakukan
adalah Standar syariah SSPBK Adapun program kerja adalah sebagai berikut:

B. DASAR HUKUM
: 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun
2009 tentang
Rumah Sakit
2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269/Menkes/Per/ III/
2008 tentang
Pelayanan Rumah Sakit

4. Fatwa DSN-MUI Nomor: 107/DSN-MUI/X/2016 tentang


Pedoman
Penyelenggaraan Rumah Sakit Berdasarkan Prinsip Syariah
5. QS An Nisa : 19, 63
6 QS. Al Isra: 23, 28
7 QS. THaha:43-44
8. QS. Al Ahzab: 32
C. TARGET YANG INGIN DICAPAI
1. Rumah sakit mampu memberikan pendidikan keislaman kepada pasien rawat inap
mengenai motivasi kesembuhan, dukungan moral, spiritual dan motivasi dari
keluarga.
memuat
2. Rumah Sakit menyediakan dan mengelola perpustakaan yang
literatur

3. Rumah sakit menjalankan penyelesaian keluhan, konflik atau perbedaan


pendapat sesuai standar syariah.
BAB II
MAKSUD DAN TUJUAN

A. MAKSUD

Dengan adanya Program SSPBK, mendorong Rumah Sakit dalam hal perbaikan
spesifik dengan menyoroti bagian-bagian yang bermasalah dalam pelayanan
kesehatan yang berstandar syariah.

B. TUJUAN

Melaksanakan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu tinggi sehingga


memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada pasien dan keluarga.
BAB III
SASARAN

1. Pimpinan Rumah Sakit


2. Kepala/ Unit yang terkait
3. Anggota SSPBK
4. Pelaksanaan pelayanan yang terkait dengan program SSPBK
5. Ketua dan anggota Peningkatan Mutu pelayanan dan Keselamatan Pasien (PMKP)
BAB IV
RENCANA KEGIATAN

No Kegiatan Waktu
1 Rapat Pokja telaah dokumen Setiap hari Rabu dan sabtu
2 Sosialisasi 21 November 2018
3 Rapat hasil sosialisasi 25 November 2018
4. Survei lapangan evaluasi RM 20 Desember 2018
5. Pengajuan dan persiapan pengadaan 1 Desember 2018
perpustakaan Rumah Sakit
6 Melakukan launching Ruang unit Kerohanian 27 Desember 2018
Rumah Sakit Islam Namira
7 Rapat Evaluasi kerja tim pokja 30 Desember 2018
BAB V
PERINCIAN ANGGARAN
BAB VI
KRITERIA KEBERHASILAN

Kriteria keberhasilan pokja terimplementasi semua sasaran diseluruh kegiatan rumah


sakit yaitu : Berjalannya program SSPBK kepada seluruh warga rumah sakit Islam
Namira, baik Medis, Non Medis, Pasien beserta Keluarga pasien.
BAB VII
KENDALA

1. Program SSPBK merupakan program kerja baru sehingga memerlukan


sosialisasi yang lebih intensif
2. Banyak kegiatan rumah sakit sehingga sulit untuk melaksanakan koordinasi
3. Anggota pokja mempunyai tugas pokok dan tugas tambahan sehingga sulit untuk
menjalankan kegiatan dilapangan
4. Mensosialisasikan ke pasien dan pengunjung, keluarga pasien membutuhkan
keterlibatan semua staf.
5. Masih kurangnya sarana dan prasarana untuk menerapkan SPO
BAB VIII
STRATEGI DAN KOMUNIKASI

1. Presentasi dan evaluasi


2. Melaksanakan program SSPPK
3. Kordinasi dan kolaborasi
BAB IX
PENUTUP

Agar terciptanya maupun terlaksananya program SSPBK di Rumah Sakit


Islam Namira perlu sosialisasi berkesinambungan tentang sasaran yang ingin
dicapai baik tenaga medis, non medis , pasien maupun pengunjung, sehingga
dapat menjadi budaya yang tidak terlepas dalam kegiatan sehari- hari untuk
peningkatan pelayanan rumah sakit.
Hal ini tidak terlepas dari peran serta para pimpinan rumah sakit Islam
Namira berperan aktif untuk memberi teladan, dukungan dan solusi untuk
pembelajaran serta bersikap adil dan terbuka dalam pelaksanaan inplementasi
program SSPBK.

Wassalam dan terima kasih.