Anda di halaman 1dari 4

Jambi, 15 Juli 2019

Kepada Yth.
Ketua Pengadilan Negeri Jambi
di-
PENGADILAN NEGERI JAMBI
Perihal : Gugatan
Yang bertandatangan dibawah ini :

- ZAINAL ABIDIN, SH.


- RAMIYEM, SH.
- DHESFIA AUROZA, SH.

Masing-masing adalah Advokat/Pengacara pada Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia


(LPKNI), yang beralamat di Jl.Radja Yamin No.26 RT.27 Kel.Selamat, Kec. Danau Sipin Kota Jambi
berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 15 Juli 2019 ( Surat Kuasa terlampir dalam berkas ), dalam hal
ini bertindak untuk dan atas nama :

Nama : SURYADI

NIK : 1571070205820081

TTL : Palembang, 02 -05 -1982

Pekerjaan : Swasta

Alamat : Jl.TP. Sriwijaya Lr. Sepakat II No.3 RT/RW : 002/- Kel. Rawasari Kec. Kota Baru Kota

Jambi.

Untuk sselanjutnya disebut PENGGUGAT,-

Dengan ini mengajukan guugatan Perbuatan Melawan Hukum di Pengadilan Negeri Jambi terhadap
PT.BCA FINANCE berkedudukan di kantor Pusat Jakarta Cq. PT. BCA Finance Cabang Jambi berkedudukan
di Jl.Patimura-Ruko Sipin Nusa Indah No.02 Jambi untuk selanjutnya disebut TERGUGAT.

Adapun dasar diajukannya gugatan adalah sebagai berikut :

1. Bahwa berdasarkan Undang-undang No.8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen lpk
Nusantara Indonesia, mengingat Pelaku Usaha yang diduga melakukan pelanggaran melalui
gugatan Legal Standing pada Peradilan Umum sebagaimana diatur dalam pasal 6 tahun 2009 yang
berbunyi : Pengadilan dilarang menolak untuk memeriksa, mengadili dan memutus suatu perkara
yang diajukan dengan dalil bahwa hukum tidak ada atau kurang jelas, melainkan wajib untuk
memeriksa dan mengadilinya.
2. Bahwa pada tanggal 17 Desember 2018 antara penggugat dengan Tergugat telah menyepakati
Perjanjian Pembiayaan Kredit atas pembelian 1 (satu) unit kendaraan TOYOTA AVANZA 1.3 G M/T
tahun 2015, warna merah metalik, dengan harga Rp.193.000.000,- (sseratus Sembilan puluh tiga
juta rupiah), dengan DP.40.000.000,- (empat puluh juta rupiah), dengan angsuran perbulan
Rp.3.473.000,- (tiga juta empat ratus tujuh puluh tiga ribu rupiah) dan penandatangan Perjanjian
tersebut tidak dihadapan Notaris dan saksi, sehingga isi dari Perjanjian tersebut sangat merugikan
Penggugat;

3. Bahwa sejak ditandatangani Perjanjian tersebut, Penggugat telah melakukan pembayaran


angsuran selama 5 bulan , dengan angsuran perbulan Rp.3.473.000,- (tiga juta empat ratus tujuh
puluh tiga ribu rupiah) dengan demikian Penggugat adalah konsumen yang baik, maka dari itu
patut untuk mendapatkan perlindungan hukum;

4. Bahwa pada saat Penggugat melakukan pembayaran angsuran ke 6 (enam) pendapatan atau
penghasilan Penggugat mengalami ketidakstabilan, sehingga pembayaran berikutnya belum
dapat Penggugat penuhi sampai gugatan ini diajukan ke Pengadilan;

5. Bahwa dengan keterlambatan Penggugat selama 1 Bulan , Penggugat mendapatkan surat dari
Tergugat berupa peringatan dengan ancaman jika dalam waktu 5 hari angsuran kendaraan tidak
di bayar, maka kendaraan akan diamankan oleh Tergugat, atas maksud kedatangan Tergugat
tersebut Penggugat tidak mengetahui apakah diatur dalam Perjanjian atau tidak karena Tergugat
tidak pernah mendapatkan penjelasan yang detil isi dari Perjanjian tersebut, sehingga Penggugat
tidak mengetahui hak-hak Penggugat yang diatur dalam Perjanjian tersebut, sementara
kendaraan tersebut masih berada pada Penggugat dan tidak pernah Penggugat alihkan pada
pihak lain;

6. Bahwa Penggugat telah melakukan pembayaran angsuran selama 5 bulan ditambah


Dp.40.000.000,- (empat puluh juta rupiah), dengan demikian pembayaran angsuran atau cicilan
kredit tersebut merupakan pembayaran yang sah dan beharga;

7. Bahwa perbuatan Tergugat yang tidak menjelaskan secara mendetil tentang isi dari Perjanjiann
tersebut, sehingga sangat merugikan Penggugat, maka berdasarkan pasal 4 huruf c Undang-
undang No.8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen:”bahwa konsumen mempunyai hak
atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang atau jasa maka
berdasarkan hal tersebut telah membuktikan bahwa Tergugat telah melakukan Perbuatan
Melawan Hukum;

8. Bahwa dengan keterlambatan pembayaran angsuran Penggugat 1 bulan dan Tergugat datang
melalui Petugasnya Depcolektor menemuin Penggugat yang ingin mengambil kendaraan
Penggugat hal tersebut merupakan sebuah tindakan sepihak adalah merupakan Perbuatan
melawan Hukum., sebagaimana pasal 19 Undang-undang No.8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen, maka dengan demikian Perbuatan Tergugat telah melakukan Perbuatan melawan
Hukum dan bertentangan dengan Undang-undang;
9. Bahwa oleh karena kekhawatiran Penggugat atas perbuatan Tergugat yang ingin mengambil atau
merampas kendaraan jaminan Fiducia Penggugat tersebut, agar Penggugat tenang , nyaman, dan
tidak berada dalam tekanan dalam menghadapi proses hukum, dimana Penggugat telah
mengajukan gugatan ini, maka Penggugat Mohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan
mengadili perkara ini untuk memerintahkan kepada Tergugat untuk tidak melakukan penagihan
pembayaran kredit sampai adanya putusan Hakim yang berkekuatan hukum tetap;

10. Bahwa Perbuatan Terggugat yang tidak menjelaskan isi dari Perjanjian, dan isi dari
Perjanjian tersebut dibuat secara sepihak, hal ini sangat merugikan Penggugat, maka
berdasarkan pasal 4 huruf c undang-undang No.8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen “ bahwa Konsumen mempunyai hak atas informasi yang benar, jelas dan jujur,
mengenai jaminan barang dan atau jasa, dengan demikian Tergugat telah melakukan
Perbuatan melawan hukum;

11. Bahwa agar Tergugat menjalankan isi putusan atau tidak ingkar dalam melaksanakan
putusan ini, maka sudah sepatutnya apabila Tergugt lalai dalam menjalankan putusan ini
dihukum membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.500.000,- (lima ratus ribu
rupiah) setiap hari keterlambatan;

Berdasarkan hal-hal tersebut diatas , selanjutnya dimohonkan kepada Ketua Pengadilan


Negeri Jambi Cq. Majelis Hakim yang memriksa dan mengadili perkara ini memanggil
pihak-pihak yang berperkara untuk diperiksa dan diadili berdasarkan gugatan Penggugat
dan memutuskan sebagai berikut :

1. Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya;


2. Menyatakan Tergugat telah melakukan Perbuatan melawan Hukkum;
3. Menyatakan untuk menunda pembayaran angsuran hingga putusan mempunyai
kekutan hukum pasti;
4. Menyatakan pembayaran angsuran Penggugat selama 5 bulan dan Dp. 40.000.000,-
(empat puluh juta rupiah) merupakan pembayaran yang sah dan berharga;
5. Menghukum Tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) kepada Penggugat
sebesar Rp.500.000,- ( lima ratus ribu rupiah) setiap hari kelalain memenuhi isi
putusan tersebut;
6. Menyatakan keputusan ini segera dapat dijalankan serta merta walaupun ada upaya
verzet, banding dan kasasi;
7. Menghukum Tergugat untuk membayar seluruh biaya yang timbul dalam perkara ini;
Atau : Apabila Majelis Hakim berpendapat lain Mohon putusan yang seadil-adilnya;

Demikian gugatan ini Penggugat sampaikan, atas perhatian dan perkenan Majelis
Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini kami ucapkan terimakasih.

Hormat kami
Kuasa Hukum Penggugat,

ZAINAL ABIDIN, SH.

RAMIYEM, SH.

DHESFIA AUROZA, SH.