Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah Tamgga

Disusun Oleh :

Annisa Rama Diah

Dita Syahrin

Efa Farwati

Maula Hardianti

Siti Azizah Nur Apriliani

Widya Agustina

AKADEMI KEBIDANAN WIJAYA HUSADA BOGOR

TAHUN AKADEMIK 2016/2017

JL. Letjend Ibrahim Adjie No. 180 Bogor

TELP : 0251-8327396/(0251) 8327399

/085216701658/081280297369

wijayahusada@gmail.com
SATUAN ACARA PENYULUHAN

PHBS Rumah Tangga (Perilaku Hidup Bersih Sehat)

Pokok Bahasan : Perilaku Bersih Hidup Sehat Rumah Tangga

Sub Pokok Bahasan : 1. Pengertian PHBS

2. Tujuan PHBS

3. Manfaat PHBS

4. Jenis-jenis PHBS Rumah Tangga

Penyuluh : Mahasiswi Akademi Kebidanan Wijaya Husada.

Hari/Tanggal : Rabu, 09 januari 2019

Waktu : 10.00 WIB-10.30 WIB

Tempat : Majelis Ta’lim

Sasaran : Masyarakat

Tujuan

Tujuan Instruksional Umum (TIU) :

Pengertian PHBS, Tujuan PHBS, Manfaat PHBS, Jenis-jenis PHBS Rumah


Tangga.

Tujuan Instruksional Khusus (TIK) :

1. Peserta dapat 2. Peserta dapat


menjelaskan tentang menjelaskan tujuan dari
pengertian PHBS. PHBS.
3. Peserta dapat PHBS.
menjelaskan manfaat dari
Peserta dapat mengerti jenis-jenis
PHBS Rumah Tangga
.Langkah Kegiatan

No. Materi Metode Waktu Alat Bantu

1. Mengucapkan salam dan terima kasih Ceramah 5 menit Lisan


atas kedatangan para peserta.

Memperkenalkan diri dan apersepsi.

2. Menyampaikan materi tentang Ceramah, 100 Menit Poster dan


pengertian PHBS. Tanya jawab Leaflet.

Menyampaikan materi tentang tujuan


PHBS.

Menyampaikan materi tentang manfaat


PHBS.

Menyampaikan materi tentang jenis-


jenis PHBS Rumah Tangga.

Meminta peserta untuk mengajukan Ceramah 5 Menit Lisan


pertanyaan jika belum jelas.

3. Menyimpulkan hasil penyuluhan. Ceramah 10 Menit Lisan

Memberi saran dan kritik.

Memberi salam dan meminta maaf bila


ada kesalahan.

Mengucapkan terima kasih atas


perhatian dan mengucapkan salam
penutup.

Media :
1. Poster
2. Leaflet

Metode :

1. Ceramah
2. Tanya jawab

Evaluasi

1. Masyarakat mampu berinteraksi dan berbagi pengalaman.


2. Masyarakat mampu meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku
meliputi :
 Pengertian PHBS.
 Memahami tujuan PHBS.
 Memahami manfaat PHBS.
 Memahami jenis-jenis PHBS Rumah Tangga.

Materi penyuluhan :

Pengertian PHBS
PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat) adalah semua perilaku kesehatan
yang dilakukan atas kesadaran, sehingga keluarga beserta semua yang ada di
dalamnya dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif
dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. PHBS itu jumlahnya banyak
sekali, bisa ratusan. Misalnya tentang Gizi: makan beraneka ragam makanan,
minum Tablet Tambah Darah, mengkonsumsi garam beryodium, memberi bayi
dan balita Kapsul Vitamin A. Tentang kesehatan lingkungan seperti membuang
sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan.

Tujuan PHBS

PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) memiliki tujuan yaitu meningkatkan
pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat agar hidup bersih
dan sehat serta masyarakat termasuk swasta dan dunia usaha berperan serta aktif
mewujudkan derajat kesehatan yang optimal.

Manfaat PHBS

Manfaat PHBS secara umum adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk


mau menjalankan hidup bersih dan sehat. Hal tersebut agar masyarakat bisa
mencegah dan menanggulangi masalah kesehatan. Selain itu, dengan menerapkan
PHBS masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan
kualitas hidup.

Manfaat PHBS Di Rumah Tangga

Menerapkan PHBS di rumah tangga tentu akan menciptakan keluarga sehat dan
mampu meminimalisir masalah kesehatan. Manfaat PHBS di Rumah tangga
antara lain, setiap anggota keluarga mampu meningkatkan kesejahteraan dan tidak
mudah terkena penyakit, rumah tangga sehat mampu meningkatkan produktifitas
anggota rumah tangga dan manfaat phbs rumah tangga selanjutnya adalah anggota
keluarga terbiasa untuk menerapkan pola hidup sehat dan anak dpt tumbuh sehat
dan tercukupi gizinya.

Jenis-jenis PHBS Rumah Tangga


Terdapat beberapa indikator PHBS pada tingkatan rumah tangga yang dapat
dijadikan acuan untuk mengenali keberhasilan dari praktek perilaku hidup bersih
dan sehat pada tingkatan rumah tangga. Berikut ini 10 indikator PHBS pada
tingkatan rumah tangga :

1. Persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan. Persalinan


yang mendapat pertolongan dari pihak tenaga kesehatan baik itu dokter,
bidan ataupun paramedis memiliki standar dalam penggunaan peralatan
yang bersih, steril dan juga aman. Langkah tersebut dapat mencegah
infeksi dan bahaya lain yang beresiko bagi keselamatan ibu dan bayi yang
dilahirkan.
2. Pemberian ASI eksklusif. Kesadaran mengenai pentingnya ASI
bagi anak di usia 0 hingga 6 bulan menjadi bagian penting dari indikator
keberhasilan praktek perilaku hidup bersih dan sehat pada tingkat rumah
tangga.
3. Menimbang bayi dan balita secara berkala. Praktek tersebut
dapat memudahkan pemantauan pertumbuhan bayi. Penimbangan dapat
dilakukan di Posyandu sejak bayi berusia 1 bulan hingga 5 tahun.
Posyandu dapat menjadi tempat memantau pertumbuhan anak dan
menyediakan kelengkapan imunisasi. Penimbangan secara teratur juga
dapat memudahkan deteksi dini kasus gizi buruk.
4. Menggunakan air bersih. Air bersih merupakan kebutuhan dasar
untuk menjalani hidup sehat.
5. Cuci tangan dengan sabun dan air bersih. Praktek ini
merupakan langkah yang berkaitan dengan kebersihan diri sekaligus
langkah pencegahan penularan berbagai jenis penyakit berkat tangan yang
bersih dan bebas dari kuman.
6. Menggunakan jamban sehat. Jamban merupakan infrastruktur
sanitasi penting yang berkaitan dengan unit pembuangan kotoran dan air
untuk keperluan pembersihan.
7. Memberantas jentik nyamuk. Nyamuk merupakan vektor
berbagai jenis penyakit dan memutus siklus hidup makhluk tersebut
menjadi bagian penting dalam pencegahan berbagai penyakit.
8. Konsumsi buah dan sayur. Buah dan sayur dapat memenuhi
kebutuhan vitamin dan mineral serta serat yang dibutuhkan tubuh untuk
tumbuh optimal dan sehat.
9. Melakukan aktivitas fisik setiap hari. Aktivitas fisik dapat
berupa kegiatan olahraga ataupun aktivitas bekerja yang melibatkan
gerakan dan keluarnya tenaga.
10. Tidak merokok di dalam rumah. Perokok aktif dapat menjadi
sumber berbagai penyakit dan masalah kesehatan bagi perokok pasif.
Berhenti merokok atau setidaknya tidak merokok di dalam rumah dapat
menghindarkan keluarga dari berbagai masalah kesehatan.

DAFTAR PUSTAKA

http://promkes.kemkes.go.id/phbs (Diakses pada tanggal 07 Januari 2019, pukul


11.00 WIB)
LEMBAR KONSULTASI

PROGRAM STUDI : D-III KEBIDANAN

PEMBIMBING AKADEMIK : ELPINARIA GIRSANG S.ST.,M.KES

PEMBIMBING LAHAN : WINDI TURI REJEKI S.ST

WILAYAH PKL PKMD : Kelurahan Margajaya RT01/05


NO HARI/TGL MATERI CATATAN/ PARAF
KONSULTASI KONSULTASI KETERANGAN