Anda di halaman 1dari 6

UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT

UPAYA GIZI

Nama : dr. Vonny Riska R


Kode : F.4
Kegiatan : Upaya Gizi (Penyuluhan Tentang Gizi Buruk)

BAB 1

PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Upaya menggerakkan masyarakat dalam keterpaduan digunakan pendekatan
melalui pembangunan kesehatan masyarakat desa (PKMD), yang pelaksanaannya
secara operasional dibentuklah pos pelayanan terpadu (posyandu). Pos pelayanan
terpadu ini merupakan wadah titik temu antara pelayanan profesional dari petugas
kesehatan dan peran serta masyarakat dalam menanggulangi masalah kesehatan
masyarakat.

Salah satu masalah kesehatan yang terdapat di masyarakat khususnya balita


yaitu tentang Gizi buruk dan stunting. Gizi buruk ` atau Kekurangan energi
protein merupakan masalah yang membutuhkan perhatian khusus terutama di
negara berkembang seperti Indonesia. Gizi buruk termasuk salah satu faktor
resiko meninggalnya balita. Gizi buruk juga termasuk penentu utama kualitas
sumber daya manusia. Gizi buruk tidak hanya meningkatkan kesakitan dan angka
kematian tetapi juga menurunkan produktifitas, menghambat pertumbuhan sel –
sel otak yang mengakibatkan kebodohan dan keterbelakangan mental. Untuk
stunting atau pendek merupakan kasus kekurangan gizi yang terjadi dalam jangka
panjang, membutuhkan proses lama untuk terjadinya stunting. Apabila terjadi
stunting, berarti balita tersebut kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama.
Efek
samping lain dari pendek adalah sama seperti gizi buruk yaitu menghambat
perkembangan dan pertumbuhan otak, sehingga rawan terjadi penurunan IQ.
Prevalensi gizi buruk di Indonesia pada tahun 2016 mencapai 0,40% dari seluruh
penduduk Indonesia. Jawa Timur memilik prevalensi gizi buruk pada tahun 2014 –
2016 mengalami penurunan dari 29 % pada tahun 2014 menjadi 26,1 % dari jumlah
balita di seluruh Jawa Timur. Di Mojokerto, gizi buruk memilik prevalensi gizi
buruk pada tahun 2014 sebanyak 2,5 % dan gizi kurang sebanyak 7,08 %.

Berdasarkan dari latarbelakang di atas maka perlu ditingkatkannya


pengetahuan masyarakat khususnya di wilayah Puskesmas Gedongan tetang
masalah kesehatan gizi. Dikarenakan masih adanya masyarakat terutama balita
yang mengalami gizi buruk atau gizi kurang. Oleh karenanya penulis mengadakan
penyuluhan mengenai gizi buruk untuk tindakan pencegahan agar tidak mengalami
efek samping dari gizi buruk. Diharapkan dengan diadakannya penyuluhan gizi
buruk di setiap kader dan masyarakat terutama yang memiliki balita dapat menekan
dan mengurangi angka kejadian gizi buruk di wilayah Kelurahan Gedongan.

Tujuan dan Target kegiatan

Tujuan Kegiatan :

1. Memberikan pengetahuan mengenai gizi buruk.


2. Mengetahui pencegahan terjadinya gizi buruk
3. Mengetahui tanda-tanda gizi buruk dan bahaya dari gizi buruk
4. Mengetahui yang perlu dilakukan bila terjadi gizi buruk
Target Kegiatan:

1. Bagi Masyarakat, Deteksi dini mengenai gizi buruk, cara mencegah


terjadinya gizi buruk, dan memantau tumbuh kembang balitanya agar
tumbuh normal.
2. Bagi instansi, untuk menurunkan angka kejadian gizi buruk di
masyarakat.
3. Bagi dokter intership, untuk melaporkan segala kegiatan yang
dilakukan selama menjalan program internship.
BAB 2

PERENCANAAN DAN PEMILIHAN INTERVENSI

BENTUK KEGIATAN
Penyuluhan tentang Gizi buruk dan penyakit penyerta menggunakan media
presentasi PPT dan tanya-jawab setelahnya.

PELAKSANA KEGIATAN
Pelaksana kegiatan ini adalah dr. Vonny Riska Rahmawati, peserta dokter
internsip Puskesmas Gedongan periode November 2019 - maret 2019 dan petugas
kesehatan terkait dari Puskesmas Gedongan.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN


Hari / Tanggal : Jumat , 22 Jan 2019
Tempat : Posyandu Balita

SASARAN
Kader kesehatan dan tokoh masyarakat Kelurahan GEDONGAN yang memiliki
balita

MEDIA YANG DIGUNAKAN


Menggunakan slide penyuluan yang dipresentasikan didepan ruangan yang
dihadiri oleh para peserta.

METODE YANG DIGUNAKAN


Presentasi dengan slide PPT dan menggunakan metode interaksi dua arah,
yakni tanya jawab setelah sesi presentasi selesai
BAB 3
PELAKSANAAN INTERVENSI, MONITORING DAN EVALUASI INTERVENSI

PELAKSANAAN INTERVENSI
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 22 Jan 2019 yang
bertempat di posyandu balita Kelurahan Gedongan. Kegiatan ini adalah penyuluhan
dengan topik bahasan gizi buruk

MONITORING DAN INTERVENSI


Kegiatan berjalan dengan cukup lancar. Para peserta kader dan peserta yang

memliki balita mengajukan beberapa pertanyaan tentang gizi buruk, dan

berkonsultasi tentang kesehatan balitanya.


BAB 4

DOKUMENTASI