Anda di halaman 1dari 9

TUGAS PERANCANGAN KEREKAYASAAN

Laporan
“Perancangan Hand Trolley”

Oleh

Team Siteba

1. Arif Hermawan (1820912003)


2. Aulia Rahmat (1720912002)
3. Debby Perkasa (1820912006)
4. Gagah Fitriyus (1820912002)

Program Studi Magister Teknik Mesin


Fakultas Teknik
Universitas Andalas
2019
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Manual material handling (MMH) dapat diartikan sebagai tugas
pemindahan barang, aliran material, produk akhir atau benda-benda lain yang
menggunakan manusia sebagai sumber tenaga. Pengertian MMH adalah suatu
kegiatan transportasi yang dilakukan oleh satu pekerja atau lebih dengan
melakukan kegiatan pengangkatan, penurunan, mendorong, menarik,
mengangkut, dan memindahkan barang. Pemilihan manusia sebagai tenaga kerja
dalam melakukan kegiatan penanganan material bukanlah tanpa sebab,
penanganan material secara manual memiliki suatu keuntungan yaitu fleksibel
dalam gerakan sehingga memberikan kemudahan pemindahan beban pada ruang
terbatas dan pekerjaan yang tidak beraturan. Salah satu contoh kegiatan MMH
adalah proses pemindahan galon air mineral dan elpiji dengan menggunakan
troli.
Kegiatan yang berhubungan dengan pengangkatan serta
pemindahan barang yang dilakukan di rumah tangga berupa pemindahan galon
air mineral dan Gas Elpiji yang memiliki berat masing-masing Galon 19 Kg dan
Elpiji 27 Kg yang dilakukan oleh ibu rumah tangga dari depan pintu rumah
menuju ke dapur, dengan menggunakan tangan kosong untuk mengangkatnya.
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di Rumah tangga pemindahan galon
air mineral dan Gas elpiji dari Depan pintu ke Dapur, diketahui bahwa
kekurangan yang dikeluhkan oleh Ibu rumah tangga terhadap proses
pemindahan barang tersebut adalah tidak adanya alat yang fleksibel untuk
memindahkan barang tersebut. Maka dari itu diperlukan alat yang bisa
memindahkan barang secara fleksibel dan ramah bagi ibu-ibu rumah tangga.
Alat itu ialah handtrolli fleksibel yang didesain sesuai requirment dari ibu-ibu
rumah tangga yakni bisa digunakan naik turun tangga, mempunyai pengaman
pada gallon dan elpiji, memiliki standart yang pada saat berhenti troli akan tegak
diam.
B. Tujuan
Adapun Tujuan dalam perancangan ini ialah :
Merancang troli galon air mineral dan tabung gas elpiji yang fleksibel
berdasarkan pendekatan kebutuhan ibu-ibu rumah tangga.
C. Manfaat
Adapun manfaat dalam perancangan ini ialah :
Menghasilkan rancangan troli galon air mineral dan tabung gas elpiji yang
fleksibel berdasarkan kebutuhan ibu-ibu rumah tangga.
BAB II
PEMBAHASAN

A. Tahapan Konseptual Desain


1. Kondisi Kerja Hand Trolley
Handtroli bekerja dengan kondisi membawa beban yang berat dari
gallon dan tabung gas untuk mempermudah ibu-ibu rumah tangga dalam
memindahkan barang tersebut dari depan pintu sampai kedapur tanpa perlu
mengangkatnya melainkan hanya didorong dengan alat handtroli yang
fleksibel selain itu handtroli ini didesain juga agar bisa berjalan di tangga
untuk naik turunnya tanpa harus diangkat handtroli dan barang di atasnya.
2. Brainstroming
Adapun hasil brainstorming yang telah dilakukan berdasarkan dua objek
yang diimprove:
a. Desain 1

DESIGN 1

Pengembangan Konsep
1/. Dimensi
a. Produk bisa dilipat 1. Penambahan engsel
2. Engsel Hand Compitible to Main Rod
b. Penambahan Standart 1. Penambahan stand pada main rod
2/. Kegunaan
b. Lifting Fork 1. Menggunakan Hydrolic Systim
2. Menggunakan Katrol
3/. Safety
a. Memberi sistim penguncian 1. Penambahan stoper plat
barang
2. C Lock
b.Memberi sistim pengereman 1. Smart Lock
4/. Kenyamanan
a. Memiliki pegangan yang 1. Memberikan Karet pegangan
nyaman
b. Ringan diangkat tanpa 1. Pemilihan jenis material yang ringan
barang / bisa digantung di 2. Memberikan gantungan
dinding jika tidak dioperasikan

b. Desain 2

DESIGN 2

Pengembangan Konsep
1/. Dimensi
a. Produk bisa dilipat 1. Penambahan engsel
2. Engsel Hand Compitible to Main Rod
b. Penambahan Standart 1. Penambahan stand pada main rod
c. Penyesuaian dengan 1. Penambahan lubang lock ball di main
tinggi pengguna rod
2/. Kegunaan
a. Digunakan untuk naik - 1. Memodifikasi roda
turun tangga
3/. Safety
a. Memberi sistim 1. Safety Cargo Net
penguncian barang 2. Penambahan Stoper Plat
b. Memberi sistim 1. Memberikan rubber pada stand fork
pengereman

4/. Kenyamanan
a. Memiliki pegangan 1. Memberikan Karet pegangan
yang nyaman
b. Ringan diangkat tanpa 1. Pemilihan jenis material
barang / bisa digantung di 2. Memberikan gantungan
dinding jika tidak
dioperasikan
3. Konsep Generation

Konsep Requirement Seleksi Konsep


1/. Dimensi 1/. Dimensi
a. Memiliki lebar sesuai badan pengguna a. Produk bisa dilipat
b. Tinggi sesuai badan pengguna b. Penambahan Standart
c. Produk bisa dilipat c. Penyesuaian dengan tinggi pengguna
d. Bisa difungsikan dengan posisi vertikal d. Hanya difungsikan dengan posisi
dan horizontal vertikal
2/. Kegunaan 2/. Kegunaan
a. Digunakan untuk naik - turun tangga a. Digunakan untuk naik - turun tangga
b. Membawa Galon b. Membawa Galon
c. Membawa Elpiji c. Membawa Elpiji
d. Bisa diposisikan langsung tepat pada d.Hanya bisa diposisikan pada
penuangan despenser / ketinggian 1 depan/dekat dispenser
meter
3/. Safety 3/. Safety
a. Memberi sistim penguncian barang a. Memberi sistim penguncian barang
b. Memberi sistim pengereman b. Memberi sistim pengereman
c. Smart Lock wheels
4/. Kenyamanan 4/. Kenyamanan
a. Memiliki pegangan yang nyaman a. Memiliki pegangan yang nyaman
b. Mudah didorong b. Ringan diangkat tanpa barang / bisa
c. Ringan diangkat tanpa barang / bisa digantung di dinding jika tidak
digantung di dinding jika tidak dioperasikan
dioperasikan c. Mudah Didorong
4. Kriteria Konsep
Dalam perancangan ini, ada 12 faktor yang menjadi pertimbangan kami
dalam merancang sebuah keranjang galon, seperti pada table 1 di bawah ini:
Tabel 1. Kriteria Konsep

Dari tabel kriteria konsep di atas, didapat bahwa factor yang paling
penting dalam perancangan kali ini adalah Dimensi (Hanya difungsikan di
posisi vertical) dan Kegunaan ( dapat digunakan naik turun tangga,
membawa elpiji, membawa gallon).
Dari 2 hasil brainstorming yang telah dilakukan, maka kami lakukan
evaluasi konsep yang dapat pada table 2 di bawah ini:
Tabel 2. Evaluasi Konsep

Dari table evaluasi konsep di atas, didapat bahwa konsep yang paling
cocok dalam perancangan kali ini adalah Model handtroli yang fleksibel,
ringan, bisa dilipat dan bisa naik turun tangga.

5. Perancanaan Kerangka

6. Kriteria Material

B. Tahapan Development
1. Rancangan Berat Hand Trolley

2. Biaya Pembuatan Hand Trolley

C. Prototype
D. Kendala-kendala dalam perancangan

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

B. Saran