Anda di halaman 1dari 6

Program Community Development 2018/2019

Universitas Prasetiya Mulya

PROPOSAL PROGRAM KERJA SEKUNDER SOSIAL

BAGIAN 1
PROGRAM SEKUNDER

Selayang Pandang Mengenai Program Sekunder


Program sekunder merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh peserta Program
Comdev 2018. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mahasiswa mampu memberikan sumbangsih
dampak yang positif melalui penerapan ilmu yang diperoleh selama di Universitas Prasetiya Mulya.
Kegiatan sekunder ini bersifat kelompok dan wajib dilaksanakan oleh seluruh anggota kelompok.
Kegiatan sekunder ini bisa bersifat one shot program atau juga program berkelanjutan selama periode
live-in hingga pendampingan. Pada saat kelompok melaksanakan, aturan mengenai tinggal di rumah
dapat ditiadakan dengan sebelumnya memberikan laporan kepada Fasilitator. Kelompok tetap wajib
menjaga barang-barang yang penting dengan baik.
Dalam kegiatan sekunder, Builder diwajibkan membuat suatu kegiatan berskala desa. Skala desa tidak
mengandung arti harus seluruh desa berpartisipasi. Skala desa mengandung arti bahwa segmen-
segmen yang disasar oleh builder dalam kegiatan tersebut, harus dapat berpartisipasi. Makna segmen
yang disasar adalah Builder diperbolehkan untuk memilih segmen mana yang akan menjadi target dari
kegiatan sekunder ini. Boleh anak-anak usia dini, anak-anak Sekolah Dasar, dan seterusnya, atau Ibu-
ibu Rumah Tangga, pemuda, atau sejenisnya. Segmen ini dibuat agar Builder dapat fokus merancang
kegiatan yang sesuai dengan kategori perilaku dan demografis mereka.
Builder diwajibkan untuk berkolaborasi dan bekerjasama dengan builder lainnya dalam 1 desa yang
sama. Mengacu kepada hal ini, maka pembuatan Laporan Rencana Kegiatan Sekunder dapat
diduplikasi antar Builder pada 1 desa yang sama. Kegiatan yang dibuat harus didominasi unsur
penyebaran pengetahuan dan peningkatan kapasitas keterampilan masyarakat, namun boleh dikemas
dengan sedikit unsur hiburan. Namun, tetap terdapat rambu-rambu untuk penyelenggaraan kegiatan
sekunder ini, antara lain:
 Tidak boleh mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat dibuktikan dengan telah
mendapatkan persetujuan dari Kepala Desa setempat (surat izin dengan format yang bisa
dibuat oleh tim panitia kegiatan);

1
 Telah mendapatkan konfirmasi pelaksanaan dari Desk of Comdev, dengan representasi
Fasilitator;
 Program Comdev tidak menyediakan anggaran khusus untuk pengadaan Program Sekunder
ini sehingga biaya pelaksanaan sepenuhnya dibebankan kepada kelompok. Oleh karena itu
diharapkan kegiatan tidak menelan anggaran yang besar (bisa dibuat pengajuan ide dalam
bentuk proposal sederhana terlebih dahulu ke Desk of Comdev dan DPL)
 Tidak diperbolehkan melakukan kegiatan bagi sembako, bagi-bagi uang, bagi-bagi sesuatu
yang sifatnya memberi barang walaupun diakusi sebagai hadiah atau penghargaan. Jika
dilakukan, maka kelompok di desa tersebut akan dipotong nilai kinerja program sekunder
sebesar 50%;
 Jika di dalam kegiatan sekunder tersebut ada hal yang bersifat kompetisi dan ada individu
yang meraih prestasi, diperkenankan diberikan hadiah atas prestasinya tersebut dengan nilai
yang disepakati oleh Desk of Comdev dan DPL;
 Konteks doorprize diperbolehkan hanya untuk memeriahkan, namun tidak menjadi pusat
perhatian utama kegiatan;
 Jika kegiatan diselenggarakan hingga tengah hari, kelompok disarankan menyediakan
konsumsi sewajarnya untuk peserta kegiatan. Jika acara 1-2 jam, disarankan hanya diberikan
snack (makanan ringan) dan air mineral. Jika acara lebih dari 2 jam, disarankan snack, air
mineral, dan makanan berat.

Kegiatan sekunder harus dilaksanakan secara paralel dengan kegiatan-kegiatan lain dalam Program
Comdev. Oleh karena itu, Program Sekunder yang akan dijalankan oleh Builder di tiap desa harus
menyelaraskan aktivitas kegiatannya dengan Tema Utama yang diusung dalam Program Comdev ini.
Penjabaran tema tersebut dalam kegiatan sekunder merupakan hak prerogatif Builder, namun wajib
untuk mengkonsultasikannya kepada Fasilitator agar tetap terwujud keselarasan tema.

2
Format Laporan:
1.1 Latar Belakang
Jelaskan secara ringkas mengenai alasan pemilihan kegiatan terkait sebagai program sekunder
yang dilakukan kelompok. Analisis latar belakang dapat dilihat dari sisi masalah ataupun
kebutuhan dari masyarakat.

1.2 Tujuan Umum Terukur dan Indikator Keberhasilan


 Jelaskan secara ringkas dan terukur dari rujuan dilaksanakannya kegiatan sekunder terkait;
 Masukkan pula informasi mengenai indikator keberhasilan dari penyelenggaraan kegiatan
sekunder tersebut;.
 Sebutkan juga tools apa yang akan digunakan untuk mengukur keberahasilan tersebut.

1.3 Nama Program


1.4 Deskripsi Kegiatan

Desa :
Nomor Builder yang Berpartisipasi :
Jenis Kegiatan yang Akan :
Diseleranggarakan
Jenis Pengetahuan atau Keterampilan :
apa yang Akan Didiseminasikan

1.5 Target dan Segmen Peserta


 Dimasukkan juga informasi mengenai jumlah peserta yang ditargetkan..
1.6 Tanggal Pelaksanaan dan Durasi Waktu Pelaksanaan
1.7 Lokasi Kegiatan
1.8 Pembagian Tugas antar Builder
1.9 Estimasi Anggaran dan Pembagian antar Builder
 Harap dimasukkan secara detil rincian dari anggaran yang dikeluarkan dan bagaimana
pembagiannya.
1.10 Potensi Risiko yang dapat Terjadi dan Rencana Mitigasinya
1.11 Rencana Promosi dan Publikasi Kegiatan kepada Target Sasaran

LAMPIRAN

3
Bagian 2
PROGRAM SOSIAL

Selayang Pandang Mengenai Program Sosial


Kegiatan sosial merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh peserta Program Comdev
2019. Kegiatan sosial ini dibuat untuk dapat mendorong mahasiswa dapat berkontribusi secara sosial
ataupun menjalin jejaring sosial dengan warga sekitar lingkungan tempat tinggal ketika Live-In.
Kegiatan sosial pula yang dijadikan sebagai media untuk mempermudah penyesuaian diri dan
penerimaan diri mahasiswa dalam lingkungan sosial di desa. Kegiatan Sosial, sesuai dengan
kebutuhan, boleh dilakukan dalam skala rukun tetangga setempat, atau skala wilayah desa. Oleh
karena itu, kolaborasi dan kerjasama antara dan internal builder mungkin saja dibutuhkan. Namun,
untuk lebih memperkuat aspek sosialnya, dibutuhkan pemahaman yang mendalam terlebih dahulu
mengenai apa yang terjadi atau apa yang dibutuhkan di lingkungan sekitar tempat tinggal. 1 kelompok
diwajibkan untuk menjalankan kegiatan sosial minimal 5 mata kegiatan (bukan frekuensi kegiatan).
Berikut ketentuan pelaksanaan kegiatan sosial:
 Tidak boleh mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat;
 Telah mendapatkan konfirmasi pelaksanaan dari Desk of Comdev, dengan representasi
Fasilitator;
 Tidak menelan anggaran yang besar;
 Tidak diperbolehkan melakukan kegiatan bagi sembako, bagi-bagi uang, bagi-bagi sesuatu
yang sifatnya memberi barang. Jika dilakukan, maka kelompok di desa tersebut akan dipotong
nilai kinerja live-in-nya sebesar 50%.

Note: perbedaan kegiatan sekunder dan sosial ada pada derajat penggunaan aspek keilmuan
mahasiswa yang menjadi kecirian Universitas Prasetiya Mulya. Kegiatan sekunder sangat spesifik
pada tema manajemen kewirausahaan sedangkan sosial hanya bergantung pada kemampuan
memecahkan masalah atau kreativitas terhadap kegiatan kemasyarakatan (diluar bidang manajemen
kewirausahaan). Contoh program sekunder: simulasi bisnis, workshop online marketing dll. Contoh
program sosial: kerja bakti, ronda, mengajar SD negeri dan lain-lain.

4
Format Laporan:
2.1 Masalah yang ada di lingkungan dan Penyebab (sosial, budaya, dan lingkungan)
 Identifikasi hal-hal yang selalu menjadi masalah utama dalam lingkungan beserta
penyebabnya secara jelas. Masalah dan penyebab yang terjadi tersebut dijadikan sebagai
dasar utama pembuatan alternatif-alternatif kegiatan sosial.
2.2 Analisis Kebutuhan akan Program Sosial
 Identifikasi pula hal-hal yang menjadi kebutuhan dalam suatu lingkungan untuk menjadi
alternatif pertimbangan dalam pembuatan kegiatan sosial. Hal ini diperlukan dalam upaya
memberikan dampak kegiatan sosial yang tepat dalam menjawab masalah dan kebutuhan
dalam suatu lingkungan sosial.
2.3 Analisis Kegiatan Sosial yang sudah Berjalan di Lingkungan
 Identifikasi pula bentuk-bentuk kegiatan sosial yang sudah ada baik yang sudah maupun
masih berjalan untuk dapat mengetahui potensi hubungan sosial yang sudah terjalin antar
warga dalam satu lingkungan tersebut. Hasil identifikasi ini yang akan dijadikan dasar
keputusan apakah diperlukan satu program baru atau menjalankan yang sudah ada.
2.4 Alternatif Program yang akan Dilaksanakan (1 mata kegiatan 1 tabel)
2.4.1 Kegiatan 1
Nama Program :
Deskripsi Singkat :
Profil dan Target Sasaran : Meliputi jumlah dan segmen peserta
Tujuan Terukur Kegiatan :
Indikator Keberhasilan :
Dampak Terukur dari :
Kegiatan
Rencana Tanggal :
Pelaksanaan
Durasi Waktu dan Frekuensi :
Lokasi Pelaksanaan :
Estimasi Anggaran :
Penanggungjawab Kegiatan :
Anggota Tim yang akan :
Berpartisipasi

5
LAMPIRAN:
Deadline
No Nama Format Laporan Kode Subjek Email
Pengumpulan
101 Laporan Identifikasi Peluang [Comdev 2019]
1 8 Januari 2019
Wirausaha 101_Nomor Kelompok
[Comdev 2019]
2 102 Proposal Program Kerja 22 Januari 2019
102_Nomor Kelompok
103 Proposal Program Kerja [Comdev 2019]
3 23 Januari 2019
Sekunder Sosial 103_Nomor Kelompok
[Comdev 2019]
4 104 Proposal Saung Rahayat 6 Februari 2019
104_Nomor Kelompok
105 Laporan Kinerja Live In dan [Comdev 2019]
5 13 Februari 2019
Rencana Lanjutan 105_Nomor Kelompok
106 Jurnal PKM (Program [Comdev 2019]
6 13 Februari 2019
Kemitraan Masyarakat) 106_Nomor Kelompok