Anda di halaman 1dari 5

CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT

Akreditasi PP IAI–2 SKP

Potensi Zink untuk Terapi Osteoporosis


Adam Fajar, Yoyos Dias Ismiarto
Departemen Orthopaedi dan Traumatologi, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung,
Jawa Barat, Indonesia

AbstrAk
Osteoporosis ditandai dengan pengurangan massa tulang dan gangguan mikro-arsitektur jaringan tulang, mengakibatkan tulang menjadi
rapuh dan meningkatkan risiko fraktur. Terapi osteoporosis meliputi perubahan gaya hidup dan obat-obatan yang dapat meningkatkan kekuatan
tulang. Zink berpotensi mengurangi proses penyerapan tulang dan merangsang pembentukan tulang. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk
mengetahui efektivitas zink dalam tatalaksana osteoporosis.

kata kunci: Osteoporosis, zink

AbstrAct
Osteoporosis is characterized by bone mass reduction and bone tissue micro-architectural disorders that result in brittle bone and increased
risk of fracture. Osteoporosis therapy includes lifestyle changes and drugs to increase bone strength. Zinc has the potential to decrease bone
resorption and stimulate bone formation. Further study are needed to determine the efectivity of zinc is osteoporosis therapy. Adam Fajar,
Yoyos Dias Ismiarto. Potency of Zinc for Osteoporosis therapy

keywords: Osteoporosis, zinc

PENDAHULUAN Osteoporosis ditandai dengan pengurangan Masalah usia lanjut dan osteoporosis makin
Zink merupakan metal transisi penting pada massa tulang dan gangguan mikro-arsitektur menjadi perhatian karena meningkatnya usia
tubuh manusia, memiliki peran sebagai jaringan tulang, yang mengakibatkan tulang harapan hidup. Keadaan ini menyebabkan
katalitis, struktural, dan regulator dalam menjadi rapuh dan meningkatkan risiko peningkatan penyakit usia lanjut yang
sistem biologis.1,2 Zink banyak ditemukan fraktur.3 Hilangnya massa tulang terjadi seiring menyertainya, antara lain osteoporosis.8 Usia
pada jaringan tulang, diperlukan untuk bertambahnya usia. Pada wanita secara harapan hidup di Indonesia saat ini adalah 72
mempertahankan densitas mineral tulang langsung berkaitan dengan fungsi ovarium.7,8 tahun, diperkirakan akan meningkat 11% pada
dan metabolisme tulang.1 Komponen organik tahun 2050 menjadi 80 tahun.8 Tingginya
tulang terdiri dari protein yang memerlukan Terdapat penelitian yang mengungkapkan usia harapan hidup tidak disertai dengan
cukup zink agar dapat berfungsi secara manfaat zink dalam terapi osteoporosis.1-6 meningkatnya pengetahuan masyarakat
optimal.1-3 Zink digunakan pada setiap langkah Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih mengenai cara pencegahan osteoporosis;
metabolisme tulang. Zink bekerja sebagai lanjut mengenai efektivitasnya pada manusia. terlihat dari rendahnya konsumsi kalsium rata-
kofaktor dalam aktivitas osteoblas selama rata masyarakat Indonesia, yaitu sebesar 254
proses pembentukan tulang dan diperlukan OstEOPOrOsIs mg/hari (Standar Internasional sebesar 1000-
untuk mempertahankan densitas tulang Osteoporosis adalah penyakit dengan 1200 mg/hari untuk orang dewasa).9
secara maksimal, serta mengurangi risiko age- karakteristik berkurangnya massa tulang dan
induced osteopenia atau fraktur.2,4 Penelitian kelainan mikroarsitektur jaringan tulang, Osteoporosis menjadi masalah kesehatan
menunjukkan bahwa zink bertindak sebagai dengan akibat meningkatnya kerapuhan yang perlu diwaspadai. Saat ini, diperkirakan
regulator lokal pada pembentukan sel tulang tulang dan risiko fraktur.3 Pada pengukuran lebih dari 200 juta orang yang menderita
dengan cara menstimulasi proliferasi dan densitas massa tulang osteoporosis ditemukan osteoporosis. Sebanyak 30% wanita
diferensiasi osteoblas, pada saat bersamaan nilai T-score < – 2,5. Dikatakan normal jika nilai postmenopausal di Amerika dan Eropa
menghambat diferensiasi osteoklas.1,2,4-6 T-score > -1 dan osteopenia jika T-score antara terdiagnosis osteoporosis, dan 40% di
-1 sampai dengan -2,5.8,9 antaranya diperkirakan akan mengalami
Alamat Korespondensi email: adam_fajar@yahoo.com.sg

214 CDK-274/ vol. 46 no. 3 th. 2019


CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT

fraktur di salah satu atau lebih bagian tubuhnya 2. Postur tubuh kurus induksi pembentukan osteoklas adalah
dalam sisa hidupnya. Indonesia merupakan Postur tubuh kurus sangat mempengaruhi osteoblas/sel stroma. Kontak antara osteoblas
salah satu negara dengan populasi penduduk puncak kepadatan tulang.8,9 dan sel progenitor osteoklas diperlukan
terbanyak ke-4.8 Berdasarkan penelitian Bone 3. Kebiasaan untuk inisiasi terjadinya osteoklatogenesis.
Mineral Density (BMD) pada tahun 2006 di Rokok mempengaruhi hormon estrogen Diferensiasi osteoklas membutuhkan ikatan
Indonesia, prevalensi osteoporosis pada dan aktivitas sel tulang.8,9 Minuman antara soluble differentiation factor receptor
wanita usia 50-80 tahun adalah sebesar 23% mengandung alkohol, kafein, dan soda activator of RANKL dengan RANK yang terdapat
dan 70-80 tahun sebesar 53%. Pada pria, berpotensi mengurangi penyerapan pada sel prekursor osteoklas. Interaksi antara
terjadi penurunan BMD sebesar 10-20% pada kalsium ke dalam tubuh.9 RANKL-RANK membuktikan peran osteoblas
rentang usia 20-39 tahun dan 70-79 tahun, yang sangat penting dalam diferensiasi
namun risiko osteoporosis pada pria 4 kali ZINk DAN OstEOPOrOsIs osteoklas, yakni osteoblas mengekspresikan
lebih kecil dibandingkan pada wanita.9 Banyak faktor yang berperan dalam aktivitas RANKL sebagai membrane-associated factor.
osteoblas dan osteoklas, salah satunya Prekursor osteoklas yang mengekspresikan
Secara umum penyebab osteoporosis adalah zink. Zink terbukti merupakan elemen RANK (reseptor untuk RANKL), akan
adalah ketidakseimbangan bone remodelling, penting dalam pertumbuhan normal dan mengenali RANKL melalui interaksi antar sel
yakni aktivitas resorpsi oleh osteoklas lebih metabolisme tulang. Zink merupakan mineral dan berdiferensiasi menjadi osteoklas. 1,2
tinggi dibandingkan aktivitas formasi oleh pada tulang yang penting untuk menstimulasi
osteoblas. Hal ini sering ditemukan pada pertumbuhan tulang dan menghambat Zink berperan sebagai regulator lokal fungsi
defisiensi estrogen. Defisiensi estrogen resorpsi tulang secara in vitro dan in vivo.5 osteoblas dan osteoklas. Secara in vitro, zink
akan menyebabkan meningkatnya ekspresi Selain itu, zink memiliki peran penting dalam akan menstimulasi produksi TGF-β pada
RANK ligand yang kemudian akan berikatan regulasi aktivitas seluler sebagai kofaktor yang osteoblas. TGF-β berfungsi sebagai coupling
dengan RANK reseptor di permukaan sel menstimulasi protein sintesis yang diperlukan factor pada proses pembentukan dan resorpsi
osteoklas. Ikatan RANK-L dan RANK ini akan dalam pembentukan matriks organik. Zink tulang. TGF-β memiliki efek stimulasi dan
menyebabkan meningkatnya pembentukan, juga berfungsi sebagai komponen metal dari inhibisi pembentukan osteoclast-like cell,
aktivitas, dan daya tahan osteoklas, sehingga alkalin fosfatase, suatu metaloenzim yang dan zink dapat menghambat efek stimulasi
terjadi kehilangan massa tulang.1 Kadar berperan dalam pembentukan tulang baru. TGF-β tersebut. Selain itu, zink memiliki efek
estrogen rendah terjadi pada wanita yang Satu molekul alkalin fosfatase mengandung inhibisi terhadap resorpsi tulang dengan
memasuki masa menopause (>40 tahun). 4 atom zink, di mana dua atom zink sangat cara mencegah aktivitas osteoklas. Secara
penting untuk aktivitas enzim tersebut. Zink tidak langsung, zink menghambat RANKL-
Faktor risiko osteoporosis terdiri dari faktor dapat mempengaruhi peningkatan sintesis stimulated osteoclastogenesis dengan cara
risiko yang tidak dapat dimodifikasi dan faktor alkaline fosfatease-related DNA yang dapat menekan jaras sinyal yang dibutuhkan dalam
risiko yang dapat modifikasi. Faktor risiko yang menstimulasi pertumbuhan tulang. Penelitian stimulasi RANKL untuk perkembangan dan
tidak dapat dimodifikasi, sebagai berikut: menunjukkan bahwa suplementasi zink diferensiasi sel osteoklas.1,2,5,6
1. Usia: lansia memiliki daya serap kalsium memiliki efek stimulasi langsung pada alkaline
rendah.7,9 fosfatase dan osteocalcin.1,2 Keberadaan zink pada sel osteoblas, akan
2. Jenis kelamin: selama hidupnya wanita mengstimulasi TGF-β yang selanjutnya akan
akan kehilangan massa tulang 30%-50%, Zink juga berperan mengatur aktivitas sel meningkatkan produksi OPG, selanjutnya OPG
sedangkan pria hanya 20%-30%.8,9 yang terlibat dalam pembentukan kerangka akan berikatan dengan RANKL dan mencegah
3. Genetik: sekitar 80% kepadatan tulang tulang. Secara umum, zink meningkatkan interaksinya dengan RANK, sehingga akan
diwariskan secara genetik.8 sintesis insulin like growth factor 1 (IGF-1) dan menghambat pembentukan dan aktivasi
4. Gangguan hormonal: efeknya pada jaringan. IGF-1 merupakan salah osteoklas.1,2,5,6
„ Wanita yang memasuki masa satu faktor penting dalam pembentukan dan
menopause (>40 tahun) mengalami resorpsi tulang, serta homeostasi kalsium. Zink memiliki beberapa kelebihan, seperti
pengurangan hormon estrogen. Penelitian terbaru menyatakan bahwa memiliki efek ganda, yakni menurunkan
„ Pria yang mengalami defisit rendahnya asupan zink berhubungan dengan aktivitas osteoklas, yang akan menurunkan
testosteron. penurunan produksi dan sekresi IGF-1; makin resorpsi tulang dan meningkatkan aktivitas
„ Gangguan hormonal lain seperti: rendah jumlah IGF-1 yang bersirkulasi dalam osteoblas, sehingga meningkatkan absorpsi
tiroid, paratiroid, insulin, dan tubuh, akan makin cepat kalsium hilang tulang. Hal ini diharapkan akan mempersingkat
glukokortikoid. dari tulang sehingga memicu terjadinya masa terapi osteoporosis.1,2,5,6
osteoporosis.1,2
Faktor risiko yang dapat dimodifikasi, sebagai HOMEOstAsIs ZINk
berikut: Komunikasi interseluler antara osteoblas dan Dibandingkan ion metal lainnya, zink relatif
1. Imobilitas osteoklas sangat penting pada homeostasis tidak berbahaya. Hanya paparan dosis tinggi
Imobilitas akan berakibat pengecilan tulang. Sel target faktor osteotropik, yaitu 1, yang toksik, sehingga kasus intoksikasi zink akut
tulang dan pengeluaran kalsium dari 25-dihydroxyvitamin D3 [1,25(OH)2D3], PTH, sangat jarang.3 Tubuh manusia mengandung
tubuh (hiperkalsiuria).8,9 prostaglandin E2 (PGE2), dan IL-1 untuk 2-3 g zink, hampir 90% ditemukan di otot dan

CDK-274/ vol. 46 no. 3 th. 2019 215


CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT

tulang. Organ lain yang juga mengandung zink jangka lama atau dari asupan 1 g (>60x lipat ini memerlukan aktivitas seluler osteoblas,
antara lain prostat, hepar, saluran cerna, ginjal, rekomendasi asupan per hari).1,3 Konsumsi zink osteoklas, dan osteosit.1,5 Zink diketahui
kulit, otak, jantung, dan pankreas.3 Asupan oral sekaligus terlalu banyak dapat menyebabkan memiliki peran penting dalam regulasi aktivitas
zink akan diabsorpsi usus halus, kemudian tanda dan gejala serupa keracunan makanan seluler sebagai kofaktor yang menstimulasi
didistribusikan melalui darah dengan cara seperti kram dan nyeri perut, mual, muntah, protein sintesis dalam pembentukan matriks
berikatan dengan beberapa protein seperti letargi, anemia, dan pusing.3 Asupan dosis organik (produksi kolagen). Matriks organik
albumin, α-mikroglobulin, dan transferrin.1,3 tinggi zink dalam jangka lama sering tulang mengandung 90%-95% kolagen
Di tingkat seluler, 30-40% zink terdapat di menyebabkan rendahnya konsentrasi yang akan membentuk kerangka struktural
dalam nukleus, 50% di sitosol, dan sisanya plasma lipoprotein dan menurunkan wadah mineralisasi. Komponen mineral
berada di membran sel.1,4,6 Homeostasis absorpsi Cu, menghambat transpor Fe yang utama tulang adalah garam kristalin terbuat
zink seluler dikontrol secara efisien melalui 2 mengakibatkan anemia.3,4 dari kalsium hidrosiapatit (Ca10 (PO4)6(OH)2).
famili protein, yaitu zinc importer (Zip; Zrt-, Irt- Kristal hidroksiapatit juga mengandung
like protein) mengandung 14 protein yang Defisiensi zink mengakibatkan berbagai zink dan metal transisi lainnya. Zink juga
mengangkut zink masuk ke dalam sitosol, penyakit, baik pada individu tua maupun berfungsi sebagai komponen metal dari
dan zinc transporter (Znt) mengandung muda, salah satunya adalah osteoporosis.2 fosfatase alkali, metaloenzim yang berperan
10 protein yang mengangkut zink keluar Massa tulang keras dibentuk oleh mineral dalam pembentukan tulang baru. Zink
dari sitosol.1 Distribusi intraseluler ke dalam inorganik seperti kalsium dan fosfat, sering dapat mempengaruhi peningkatan alkaline
retikulum endoplasma, mitokondria dan disebut massa mineral. Kerangka struktural di phosphatase-related DNA synthesis yang
Golgi diperantarai oleh zincosomes, yang akan sekelilingnya adalah matriks tulang organik dapat menstimulasi pertumbuhan tulang.
menyimpan zink dan mengeluarkannya bila terdiri dari protein yang membutuhkan zink, Suplementasi zink memiliki efek stimulasi
terdapat stimulasi growth factor.1 Mekanisme tembaga, dan mangan sebagai kofaktor enzim langsung pada fosfatase alkali dan osteocalcin.1
homeostasis ini akan menurunkan risiko dalam sintesisnya. Zink berperan sebagai
toksisitas.5 regulator lokal sel tulang.1 Bersama unsur Zink juga berperan mengatur aktivitas sel
mineral lain seperti tembaga dan mangan, yang terlibat dalam pembentukan kerangka
Zink turut berperan dalam berbagai zink memelihara kesehatan jaringan tulang tulang.1,2,5 Secara umum, zink meningkatkan
fungsi organ, di antaranya pelepasan dan dan membentuk kerangka struktur tulang.1,2 sintesis insulin like growth factor 1 (IGF-1)
penyimpanan insulin, kognitif, integritas sel dan efeknya pada jaringan.1,2,4,5,6 Zink juga
membran, kematangan organ seksual dan Status zink7 adalah jumlah total konsentrasi menstimulasi proliferasi dan diferensiasi
reproduksi, adaptasi dan aktivitas penglihatan, zink dalam darah dan urin; dapat digunakan osteoblas melalui mekanisme yang
penciuman dan pengecapan, fungsi tiroid, sebagai indikator mineralisasi tulang, di mempengaruhi aktivitas calcium-regulating
pembekuan darah, serta daya tahan tubuh.1,6 antaranya kandungan mineral tulang, hormone 1,24-vitamin D dan hormon paratiroid
Manifestasi klinis defisiensi zink, di antaranya densitas mineral tulang, dan insulin-like (PTH).2,5,6 Zink juga menghambat PTH-induced
terhambatnya pertumbuhan, hipogonadisme, growth factor.7 Penelitian Bougle10 pada 139 bone resorption.1,2,4-6 Zink dibutuhkan dalam
kelainan neurosensori, terhambatnya perempuan pre-menarche selama 2 tahun aktivitas osteoblas; aminoacyl-tRNA synthetase
penyembuhan luka, kelainan kulit, mengungkapkan bahwa status zink secara di dalam osteoblas diaktifkan oleh zink.1
oligospermia, anoreksia, mudah terinfeksi.1 signifikan berhubungan dengan peningkatan
densitas mineral tulang, sehingga selama IGF-1 adalah hormon yang diproduksi oleh
Asupan zink yang cukup sangat penting pubertas, zink penting untuk pertumbuhan hepar dan dibawa ke jaringan tubuh melalui
bagi kehidupan, jumlah asupan yang dan mineralisasi tulang. Penelitian lain11 pada aliran darah; merupakan salah satu faktor
direkomendasikan adalah 11 mg/hari bagi pria, 396 pria, usia 45-92 tahun mengungkapkan penting dalam pembentukan dan resorpsi
8 mg/hari bagi wanita, balita 2-3 mg/hari, dan bahwa pria dengan konsentrasi plasma zink tulang, serta homeostasi kalsium.1 Rendahnya
anak-anak 5-9 mg/hari.1,6 Zink dapat diberikan paling rendah secara signifikan memiliki asupan zink berhubungan dengan penurunan
sebagai suplementasi bagi anak-anak dan ibu densitas mineral tulang lebih rendah di bagian produksi dan sekresi IGF-1.5,6 Makin rendah
hamil. WHO telah mengidentifikasi defisiensi panggul, tulang belakang, dan pergelangan jumlah IGF-1 yang bersirkulasi, akan makin
zink sebagai faktor risiko kesehatan anak yang tangan; disimpulkan bahwa asupan zink dan cepat hilangnya kalsium dari tulang sehingga
dapat menyebabkan morbiditas, yaitu diare konsentrasi plasma zink berbanding lurus memicu osteoporosis. Defisiensi zink
(10%), infeksi saluran napas (6%), dan malaria dengan densitas mineral tulang pada pria. berhubungan dengan rendahnya konsentrasi
(18%).3,6 Suplementasi zink diberikan dengan IGF-1 yang dapat mengakibatkan penurunan
dosis 5-20 mg/hari selama 1 tahun, dan tidak HUbUNGAN ANtArA ZINk, OstEObLAs, pertumbuhan tulang.1,7,12
ditemukan adanya efek samping.3,6 DAN OstEOkLAs
Osteogenesis adalah proses pembentukan Zink akan meningkatkan jumlah osteoblas
Pada penelitian hewan uji coba, zink tidak tulang yang terdiri dari 3 tahapan utama, dengan cara menghambat pembentukan
memiliki efek karsinogenik, mutagenik, yaitu : 1) produksi matriks organik ekstraseluler osteoclast-like cell.1,2,4-6 Pembentukan sel
ataupun teratogenik.3 Pada dewasa, toksisitas (osteoid); 2) mineralisasi matriks untuk osteoklas diukur menggunakan pewarnaan
zink terjadi pada asupan tinggi (>150 mg/hari; membentuk tulang; dan 3) bone remodelling tartrate resistant acid phosphatase, suatu
10x lipat rekomendasi asupan per hari) dalam oleh aktivitas resorpsi dan deposisi. Proses penanda enzim untuk osteoklas. Zink akan

216 CDK-274/ vol. 46 no. 3 th. 2019


CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT

menurunkan enzim tartrate resistant acid yang dibentuk oleh osteoblas, sel stroma, dan Prekursor osteoklas yang mengekspresikan
phosphatase, sehingga akan menghambat faktor lokal (TNFα, interleukin-1 (IL-1), TGF-β, RANK (reseptor untuk RANKL), akan
proses diferensiasi osteoklas.7 dan zink).1 Perubahan lingkungan mikro mengenali RANKL melalui interaksi antar sel
ini akan mengakibatkan munculnya sinyal dan berdiferensiasi menjadi osteoklas.1,5,6
Osteoblas dibentuk dari sel prekursor intrasel (nitric oxide, PGE2) pada sel prekursor
yang kemudian berdiferensiasi menjadi sel osteoklas yang mendorong ekspresi gen dan Banyak faktor turut berperan dalam aktivitas
osteoblas dewasa.1 Sel prekursor tersebut diferensiasi osteoklas.1,2 osteoblas dan osteoklas, salah satunya adalah
adalah stem cell pada sumsum tulang yang zink.2 Zink berperan sebagai regulator lokal
disebut mesenchymal stem cell. Beberapa Komunikasi interseluler antara osteoblas dan osteoblas dan osteoklas.2,5,6 Secara in vitro,
osteoblas akan berdiferensiasi lebih lanjut osteoklas sangat penting pada homeostasis zink akan menstimulasi produksi TGF-β
menjadi osteosit. Osteosit saat ini diyakini tulang.1 Sel target dari faktor osteotropik, osteoblas. TGF-β berfungsi sebagai coupling
terlibat dalam respons tulang terhadap yaitu: 1, 25-dihydroxyvitamin D3 [1,25(OH)2D3], factor pada proses pembentukan dan resorpsi
mechanical loading karena distribusinya di PTH, prostaglandin E2 (PGE2), dan IL-1 untuk tulang.2,5,6 TGF-β memiliki efek stimulasi
seluruh matriks tulang dan kemampuannya menginduksi pembentukan osteoklas adalah dan inhibisi pada pembentukan osteoclast-
dalam merespons regangan (strain) yang osteoblas/sel stroma.1,2,5 Kontak antara like cell, dan zink dapat menghambat efek
merupakan sinyal biokimia seperti halnya osteoblas dan sel progenitor osteoklas stimulasi TGF-β tersebut.2,5,6 Zink memiliki efek
nitric oxide dan prostaglandin E2 (PGE2).1 diperlukan untuk inisiasi osteoklatogenesis.1 inhibisi terhadap resorpsi tulang dengan cara
Diferensiasi osteoklas membutuhkan ikatan mencegah aktivitas osteoklas, mekanismenya
Osteoklas merupakan hasil diferensiasi sel antara soluble differentiation factor receptor belum sepenuhnya diketahui.5 Selain itu,
hematopoetik dari monosit/makrofag, berupa activator of RANKL dan RANK yang terdapat zink juga menghambat aktivitas hormon
sel multinuklear yang dibentuk dari gabungan pada sel prekursor osteoklas.1,2,5,6 Interaksi paratiroid dan prostaglandin E2, sehingga akan
pre-osteoklas mononuklear. Mekanisme RANKL-RANK membuktikan peran osteoblas menghambat pembentukan osteoclast-like
molekuler diferensiasi osteoklas belum yang sangat penting dalam diferensiasi cell. Secara tidak langsung, zink menghambat
sepenuhnya diketahui.1 Diferensiasi osteoklas osteoklas, yaitu osteoblas mengekspresikan RANKL-stimulated osteoclastogenesis dengan
diperkirakan berada pada lingkungan mikro RANKL sebagai membrane-associated factor.1,5,6 cara menekan jaras sinyal yang dibutuhkan
dalam stimulasi RANKL untuk perkembangan
dan diferensiasi sel osteoklas.2,5,6

OPG adalah faktor pertama yang ditemukan


untuk meregulasi diferensiasi osteoklas.1
Pre-osteoblas akan mengekspresikan RANKL
dalam jumlah besar dibandingkan OPG,
RANKL ini akan menstimulasi diferensiasi
dan fungsi osteoklas.1 Osteoblas dewasa
akan mengekspresikan lebih banyak OPG
dibandingkan RANKL yang akan menghambat
diferensiasi dan fungsi osteoklas.1 Pada tulang
sehat, OPG berfungsi menjaga keseimbangan
antara resorpsi dan formasi.1 OPG berperan
sebagai reseptor tipuan (decoy receptor)
untuk mencegah RANKL berikatan dengan
reseptornya, atau menetralisir aktivitas
RANKL.1 Keberadaan zink pada osteoblas
akan menstimulasi TGF-β yang selanjutnya
akan meningkatkan produksi OPG; OPG akan
berikatan dengan RANKL dan mencegah
interaksinya dengan RANK, sehingga akan
menghambat pembentukan dan aktivasi
osteoklas.1-5

Penelitian mengenai pemberian genisterin,


isoflavon, dan zink oral kepada model hewan
osteoporosis menunjukkan bahwa zink saling
bersinergi dalam mencegah hilangnya massa
tulang.2,4,5,6
Gambar. Efek zink pada osteoblas dan osteoklas1

CDK-274/ vol. 46 no. 3 th. 2019 217


CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT

sIMPULAN menurunkan aktivitas resorpsi tulang dan mengetahui potensi zink sebagai terapi
Suplementasi zink berpotensi sebagai terapi meningkatkan proses pembentukan tulang. gangguan tulang, terutama osteoporosis.
dan pencegahan osteoporosis, karena dapat Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk

DAFtAr PUstAkA
1. Gurban CV, Mederle O. The OPG/RANKL system and zinc ions are promoters of bone remodeling by osteoblast proliferation in postmenopausal osteoporosis.
Department of Biochemistry, University of Medicine and Pharmacy, Timisoara. Rom J Morphol Embryol. 2011;52(3 Suppl):1113–9
2. Yamaguchi M. New development in osteoporosis treatment: The synergistical osteogenic effects with vitamin D3, menaquinone-7, genistein and zinc. Vitam Miner
[Internet]. 2013;6-001. Available from: https://www.omicsonline.org/open-access/New-Development-in-Osteoporosis-Treatment-The-Synergistical-Osteogenic-
Effects-with-Vitamin-D3-vms.S6-e001.pdf
3. Plum L, Rink L, Haase H. The essential toxin. Impact of zinc on human health. Internat J Environment Res Public Health. 2010;7:1342-65
4. Bhwmik D, Chiranjib, Kumar S. A potential medicinal importance of zinc in human health and chronic disease. Int J Pharm Biomed Sci. 2010;1(1):05-11
5. Yamaguchi M. Osteoporosis treatment with new osteogenic factors. J Mol Genet Med. 2013;7:2
6. Yamaguchi M. Nutritional zink plays a pivotal role in bone health and osteoporosis prevention. Edorium J Nutr Diet. 2015;1:1–8
7. Puspitawati I, Windarwati, Sukorini U, Herowati P, Prabowo A. Kadar CTX Perempuan Osteoporosis Lebih Tinggi Daripada Perempuan Normal dan Osteopenia.
Indon J Clin Pathol Med Lab. 2013; 19(3): 161-6
8. Mithal A, Ebeling P. The Asia-Pacific regional audit. Epidemiology, cost and burden of osteoporosis in 2013. International Osteoporosis Foundation. 2015;56-60
9. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pengendalian Osteoporosis. Departemen Kesehatan. Keputusan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor 1142/MENKES/SK/XII/2008. 2008; 4-9
10. Bougle DL, Sabatier JP, Guaydier-Souquieres G, Guillon-Metz F, Laroche D, Jauzac P, et al. Zinc status and bone mineralisation in adolescent girls. J Trace Elem Med
Biol. 2004;18:17-21
11. Hyun TH, Barrett-Connor E, Milne DB. Zinc intakes and plasmaconcentrations in men with osteoporosis: The Rancho Bernardo study.Am J Clin Nutr. 2004;80:715-21
12. Compston J, Cooper C. Clinical guideline for the prevention and treatment of osteoporosis. National Osteoporosis Guideline Group [Internet]. 2017 [cited 2017 Dec
17]. Available from: http://link.springer.com/article/10.1007/s11657-017-0324-5

218 CDK-274/ vol. 46 no. 3 th. 2019