Anda di halaman 1dari 2

Apa itu Demam Berdarah/ DBD ??? Apa Saja Tanda & Gejala DBD ???

Demam berdarah adalah Suhu tubuh meningkat tiba-tiba /


PENYULUHAN DBD/ DHF penyakit menular demam tinggi selama 2-7 hari
y a n g disebabkan oleh virus
(DEMAM BERDARAH DENGUE)
dengue yang masuk kedalam Terjadi perdarahan di bawah kulit
tubuh penderita melalui seperti peteki (bintik-bintik merah)
Gigitan Nyamuk Aedes
Aegypty dan dapat menyerang Muntah Darah, mimisan, BAK
anak ataupun dewasa dengan BAB berdarah, gusi berdarah
gejala utama, demam, nyeri
otot, tulang & sendi. Mual, muntah tidak ada nafsu
makan, diare, konstipasi

Nyeri otot, tulang, sendi, perut


dan ulu hati
Oleh :

SINTA PURNAMA SARI Sakit kepala


NIM : 1814901057

Pembengkakan sekitar mata


PROGRAM STUDI PROFESI NERS
Pembesaran hati, limfe dan
STIKES FORT DE KOCK BUKITTINGGI kelenjar getah bening
TAHUN 2019
Tanda-tanda renjatan (sianosis,
kulit lembab dan dingin, tekanan
darah menurun, gelisah, nadi cepat
dan lemah)
Bagaimana pencegahannya?? Bagaimana penanganannya ???

 Memberikan vaksin dengue pada anak


 Banyak minum cairan agar
usia 9-16 tahun, sebanyak 3x dengan
jarak 6 bulan. terhindar dari dehidrasi.
 Memberantas sarang nyamuk yang
 Cukup istirahat.
dilakukan dalam dua kali pengasapan
insektisida atau fogging dengan jarak 1  Konsumsi obat penurun demam
minggu. yang relatif aman, seperti
 Menguras tempat penampungan air,
seperti bak mandi, minimal 1x1minggu. paracetamol.
 Menutup rapat tempat penampungan
 Hindari obat pereda nyeri, seperti
air.
 Mengatur cahaya yang cukup di dalam aspirin, ibuprofen, dan naproxen,
rumah. karena dapat mengakibatkan
 Memasang kawat anti nyamuk di
ventilasi rumah. komplikasi perdarahan.
 Menaburkan bubuk larvasida (abate)
 Pantau frekuensi buang air kecil dan
pada penampungan air yang sulit
dikuras. jumlah urine yang keluar.
 Menggunakan kelambu saat tidur.
 Menanam tumbuhan pengusir nyamuk.
 Menghentikan kebiasaan menggantung
pakaian.
 Menghindari wilayah daerah yang
rentan terjadi infeksi.
 Mengenakan pakaian yang longgar.
 Menggunakan krim anti-nyamuk yang
mengandung N-diethylmetatoluamide
(DEET), namun jangan gunakan DEET
pada anak di bawah 2 tahun.