Anda di halaman 1dari 27

am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
PUTUSAN
Nomor 04 P/KHS/2014

si
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

ne
ng
MAHKAMAH AGUNG
Memeriksa permohonan uji pendapat terhadap:
Keputusan DPRD Kota Palembang Nomor 06 Tahun 2014, tanggal 27

do
gu September 2014, tentang Pendapat DPRD Kota Palembang terhadap
Pelanggaran Hukum dan Peraturan Perundang-undangan yang dilakukan H.

In
A
Romi Herton, S.H., M.H., dalam Proses Pemilukada Kota Palembang Tahun
2013 dan Akibat Hukumnya terhadap Jabatan Walikota dan Wakil Walikota
ah

lik
Palembang Periode 2013-2018, dalam tingkat pertama dan terakhir telah
memutuskan sebagai berikut dalam permohonan:
am

ub
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA PALEMBANG,
tempat kedudukan di Jalan Gubernur H.A. Bastari Nomor 2, Jakabaring,
ep
Palembang;
k

Selanjutnya disebut Pemohon;


ah

melawan:
R

si
WALIKOTA PALEMBANG, tempat kedudukan di Jalan Merdeka Nomor

ne
ng

1, Kota Palembang, selanjutnya memberi kuasa kepada:


1. SIRRA PRAYUNA, S.H.;
2. BADRUL MUNIR, S.H., S.Ag.;

do
gu

3. ACE KURNIA, S.Ag.;


4. DINI FITRIYANI, S.H.;
In
A

Advokat/Pengacara Pada Kantor “SIRRA PRAYUNA & ASSOCIATES”


beralamat di Jalan Raya Pasar Minggu Nomor 29 Pancoran Jakarta
ah

lik

Selatan 12780, berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor 001/SK-Uji


Pendapat DPRD Plb/04-Mari/SPA-10.2014, tanggal 27 Oktober 2014;
m

ub

Selanjutnya disebut Termohon;


Mahkamah Agung tersebut;
ka

Membaca surat-surat yang bersangkutan;


ep

DUDUK PERKARA
ah

Menimbang, bahwa Pemohon dalam surat permohonannya Nomor


R

es

172/987/DPRD/2014 tertanggal 27 September 2014 yang diterima di


M

Kepaniteraan Mahkamah Agung pada tanggal 14 Oktober 2014 dan diregister


ng

on

Halaman 1 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
tanggal 16 Oktober 2014 dengan Nomor 04 P/KHS/2014 telah mengajukan

R
permohonan uji pendapat dengan dalil-dalil pada pokoknya sebagai berikut:

si
Bahwa aspirasi masyarakat yang mendesak agar DPRD Kota Palembang

ne
ng
mengambil sikap terkait pelanggaran hukum dan peraturan perundang–
undangan yang dilakukan oleh H. ROMI HERTON, S.H., M.H. berupa suap-

do
gu menyuap dengan H. M. AKIL MOCHTAR, Ketua Panel Majelis Hakim
Mahkamah Konstitusi RI yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara
sengketa PHPU Pemilukada Kota Palembang Tahun 2013 Nomor 42/PHPU.D/

In
A
XII/2013, perbuatan mana dilakukan dalam rangka mengabulkan permohonan
sengketa PHPU yang diajukan Pemohon Pasangan Calon H. Romi Herton,
ah

lik
S.H., M.H. dan H. Harnojoyo, S.Sos. Perbuatan dimaksud merupakan suatu
konspirasi kejahatan (meeting in crime), sehingga pasangan tersebut dapat
am

ub
menduduki jabatan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode
2013-2018;
ep
Perbuatan tersebut telah terbukti berdasarkan Putusan Pengadilan
k

Tindak Pidana Korupsi Pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 10/
ah

R
PID.SUS-TPK/2014/PN.JKT/PST Tanggal 30 Juni 2014 a.n. Terdakwa H.AKIL

si
MOCHTAR yang telah dipidana hukuman penjara seumur hidup, dan secara

ne
ng

terang-benderang menjadi kian nyata dengan telah ditetapkannya H.ROMI


HERTON, S.H., M.H. (Walikota Palembang) sebagai Tersangka oleh KPK RI
(Sprin Dik -28/01/06/2014 tanggal 10 Juni 2014) dan sekarang telah ditahan

do
gu

oleh KPK dalam rangka menjalani proses hukum;


Kemudian dengan telah terbuktinya fakta hukum (suap-menyuap)
In
A

dimaksud, berarti jabatan Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode


2013-2018 yang sekarang dijabat oleh H. ROMI HERTON, S.H., dan H.
ah

lik

HARNOJOYO, S.Sos tersebut, diperoleh karena adanya pelanggaran hukum


dan peraturan perundang–undangan berupa pelanggaran terhadap Undang-
m

ub

Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi


sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 serta
ka

ep

pelanggaran terhadap ketentuan mengenai asas kejujuran (fair play principle)


dalam Pemilukada sebagaimana tercantum dalam Pasal 56 ayat (1) Undang-
ah

Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah beserta seluruh


R

es

peraturan pelaksanaannya. Dengan demikian menjadi jelas bahwa peristiwa


M

hukum (rechtsfeit) dari tindakan melanggar hukum tersebut terjadi dalam


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
hubungan hukum (rechtsbetrekking) proses Pemilukada, yang menganut sistem

R
paket berupa Pasangan Calon. Sehingga jabatan yang dipegang oleh H. ROMI

si
HERTON, SH, MH dan H.HARNOJOYO, S.Sos sebagai Walikota dan Wakil

ne
ng
Walikota tersebut mengandung cacat hukum (aspek legalitas) dan mengandung
cacat moral (aspek legitimasi politik) dalam demokrasi, sehingga menimbulkan

do
gu kontroversi dan ketidakpercayaan publik. Oleh karenanya, terhadap keduanya
perlu dipertimbangkan untuk diberikan sanksi hukum sesuai dengan Undang-
Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;

In
A
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang berpendapat bahwa
secara etika dan moral politik dan sesuai dengan asas penyelenggaraan
ah

lik
pemerintahan maka jabatan Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode
2013-2018 harus dikembalikan kepada yang berhak, yaitu Pasangan Terpilih
am

ub
Pemilukada Kota Palembang Tahun 2013, yaitu Ir. H. Sarimuda, MT dan Ir. Hj.
Nelly Rasdiana, M.Si sesuai Keputusan KPU Kota Palembang Nomor 35/Kpts/
ep
KPU.Kota-006.435501/2013 tanggal 14 April 2013, yang tidak pernah dibatalkan
k

oleh Mahkamah Konstitusi. Hal ini sebagai jalan keluar dari kekosongan hukum
ah

R
dan peraturan perundang–undangan sesuai dengan asas kebenaran dan

si
keadilan substansi;

ne
ng

Menyikapi aspirasi dan desakan masyarakat serta dengan bantuan


beberapa pendapat Ahli Hukum Tata Negara sebagai sumber hukum tidak
tertulis, maka dalam rangka menegakkan kepastian hukum atas dasar keadilan

do
gu

substantif dan kedaulatan rakyat, DPRD Kota Palembang perlu menyampaikan


pendapatnya sebagaimana tertuang dalam Keputusan DPRD Kota Palembang
In
A

Nomor 06 Tahun 2014 beserta lampirannya, kepada Mahkamah Agung


Republik Indonesia yang berwenang untuk memeriksa, mengadili dan memutus
ah

lik

pendapat DPRD Kota Palembang tersebut;


Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil-dalilnya, Pemohon telah
m

ub

mengajukan surat-surat bukti sebagai berikut:


1. Fotokopi Surat DPRD Kota Palembang tanggal 27 September 2014
ka

ep

tentang Penyampaian Keputusan DPRD Kota Palembang Nomor 06


Tahun 2014 tentang pendapat DPRD Kota Palembang (Bukti P-1);
ah

2. Fotokopi Keputusan DPRD Kota Palembang Nomor 06 Tahun 2014


R

es

tentang Pendapat DPRD Kota Palembang terhadap Pelanggaran


M

Hukum dan Peraturan Perundang-undangan yang dilakukan H.


ng

on

Halaman 3 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Romi Herton, S.H., M.H., dalam Proses Pemilukada Kota

R
Palembang Tahun 2013 dan Akibat Hukumnya terhadap Jabatan

si
Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode 2013-2018 (Bukti

ne
ng
P-2);
3. Fotokopi Surat Anggota DPRD Kota Palembang kepada Pimpinan

do
gu DPRD Kota Palembang tanggal 26 September 2014 tentang Usul
Menyatakan Pendapat (Bukti P-3);
4. Fotokopi Daftar Hadir Rapat Pimpinan DPRD Kota Palembang

In
A
tanggal 27 September 2014 (Bukti P-4);
5. Fotokopi Undangan Rapat Pimpinan DPRD Kota Palembang oleh
ah

lik
Ketua DPRD Kota Palembang (Bukti P-5);
6. Fotokopi Risalah Rapat Gabungan Pimpinan DPRD Kota
am

ub
Palembang tanggal 27 September 2014 (Bukti P-6);
7. Fotokopi Undangan Rapat Badan Musyawarah DPRD Kota
ep
Palembang (Bukti P- 7);
k

8. Fotokopi Risalah Rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Palembang


ah

R
tanggal 27 September 2014 (Bukti P-8);

si
9. Fotokopi Daftar Hadir Badan Musyawarah DPRD Kota Palembang

ne
ng

tanggal 27 September 2014 (Bukti P-9);


10. Fotokopi Undangan Rapat Paripurna Ke-9 DPRD Kota Palembang
tanggal 27 September 2014 (Bukti P-10);

do
gu

11. Fotokopi Pengantar Rapat Paripurna DPRD Kota Palembang Dalam


Rangka Penyampaian Pendapat DPRD Kota Palembang (Bukti
In
A

P-12);
12. Fotokopi Rsalah Rapat Paripurna DPRD Kota Palembang tentang
ah

lik

Pendapat DPRD Kota Palembang (Bukti P-13);


13. Fotokopi Pendapat Fraksi Pembangunan Reformasi dalam Sidang
m

ub

Paripurna DPRD Kota Palembang tanggal 27 September 2014


(Bukti P-14);
ka

14. Fotokopi Pendapat Fraksi Kebangkitan Nasional dalam Sidang


ep

Paripurna DPRD Kota Palembang tanggal 27 September 2014


ah

(Bukti P-15);
R

es

15. Fotokopi Pendapat Fraksi Hanura dalam Sidang Paripurna DPRD


M

Kota Palembang tanggal 27 September 2014 (Bukti P-16);


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
16. Fotokopi Pendapat Fraksi Gerindra dalam Sidang Paripurna DPRD

R
Kota Palembang tanggal 27 September 2014 (Bukti P-17);

si
17. Fotokopi Surat-Surat Masuk Masyarakat (Bukti P-18);

ne
ng
18. Fotokopi Publikasi dan Dokumentasi Sidang Paripurna DPRD Kota
Palembang tanggal 27 September 2014 (Bukti P-19);

do
gu 19. Fotokopi Bundel Berkas-Berkas Perkara Pilkada Kota Palembang
tahun 2013 (Bukti P- 20), yang terdiri dari:
• Fotokopi Putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta

In
A
Pusat Nomor 10/PID.SUS-TPK/2014/PN.JKT.PST a.n. Terdakwa M.
Akil Mochtar (Bukti P-20.1);
ah

lik
• Fotokopi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 42/PHPU.D-XII/2013
mengenai Perkara PHPU Kota Palembang Tahun 2013 (Bukti
am

ub
P-20.2);
• Fotokopi Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang Nomor
ep
34/Kpts/KPU.Kota-006.435501/2013 tentang Penetapan Rekapitulasi
k

Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Walikota dan Wakil


ah

R
Walikota Palembang Tahun 2013 di KPU Kota Palembang (Bukti

si
P-20.3);

ne
ng

• Fotokopi Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang Nomor


35/Kpts/ KPU.Kota-006.435501/2013 tentang Penetapan Calon

do
Walikota dan Wakil Walikota Palembang Terpilih Masa Bakti
gu

2013-2018 (Bukti P-20.4);


• Fotokopi Surat Forum Pegawai Peduli Kota Palembang (FP3) tanggal
In
A

15 Juli 2014 Prihal Aspirasi Masyarakat dalam Menyikapi Kasus


Walikota Palembang (Bukti P-20.5);
ah

lik

• Fotokopi Press Release Forum Pegawai Peduli Kota Palembang


(FP3) tanggal 15 Juli 2014 dalam Aksi Damai FP3 ke DPRD Kota
m

ub

Palembang (Bukti P-20.6);



ka

Fotokopi Siaran Pers Aksi Damai Pegawai Transmusi Palembang,


ep

Penyampaian Aspirasi ke DPRD Kota Palembang tanggal 21 Juli


2014 (Bukti P-20.7);
ah

• Fotokopi Siaran Pers Forum Masyarakat Palembang Menuntut Hak


es

dan Keadilan tanggal 6 Agustus 2014 (Bukti P-20.8);


M

ng

on

Halaman 5 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Fotokopi Surat Forum Masyarakat Palembang Menuntut Hak dan

si
Keadilan kepada Ketua DPRD Kota Palembang tanggal 11 Agustus
2014 (Bukti P-20.9);

ne
ng
• Fotokopi Forum Masyarakat Palembang Menuntut Hak dan Keadilan
Ketua DPRD Kota Palembang Tanggal 11 Agustus 2014 (Bukti

do
gu P-20.10);
Menimbang, bahwa terhadap permohonan uji pendapat dari Pemohon
tersebut Termohon telah memberikan Jawaban tertanggal 30 Oktober 2014,

In
A
yang pada pokoknya sebagai berikut:
1. Bahwa Termohon (tentang Surat Permohonan Hak Uji Pendapat yang
ah

lik
diajukan oleh DPRD Kota Palembang) adalah: Pasangan Calon Walikota
dan Wakil Walikota dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota
am

ub
Palembang Tahun 2013 yang memenuhi syarat berdasarkan Keputusan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang Nomor 28/Kpts/
ep
KPU.Kota-006.435501/2013 tertanggal 18 Februari 2013 tentang
k

Penetapan Pasangan Calon Yang Memenuhi Syarat Sebagai Peserta


ah

R
pada Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Palembang Tahun 2013;

si
2. Bahwa Termohon (tentang Surat Permohonan Hak Uji Pendapat yang

ne
ng

diajukan oleh DPRD Kota Palembang) adalah:

a. Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih dalam Pemilihan

do
gu

Umum Walikota dan Wakil Walikota Palembang Tahun 2013,


berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi RI Nomor 42/PHPU.D-
In
A

XI/2013.
(Bukti T-1);
ah

lik

b. Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih dalam Pemilihan


Umum Walikota dan Wakil Walikota Palembang Tahun 2013,
m

ub

berdasarkan Keputusan KPU Kota Palembang Nomor 38/Kpts/


ka

KPU.Kota -006.435501/2013 tanggal 31 Mei 2013 tentang


ep

Penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang Terpilih


ah

Masa Bakti 2013-2018. (Bukti T-2);


R

c. Pasangan Walikota dan Wakil Walikota yang sah berdasarkan


es
M

Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri R.I. Nomor 131.16-4574


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
tahun 2013 tentang Pengesahan Pengangkatan Walikota

R
Palembang, Propinsi Sumatera Selatan tertanggal 17 Juni 2013

si
atas nama H. Romi Herton, S.H., M.H. (Bukti T-3) dan Surat

ne
ng
Keputusan Menteri Dalam Negeri R.I. Nomor 132.16-4574 tahun
2013 tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Walikota

do
gu Palembang, Propinsi Sumatera Selatan tertanggal 17 Juni 2013
atas nama H. Harnojoyo, S.Sos.(Bukti T-4);

In
A
3. Bahwa Termohon (tentang Surat Permohonan Hak Uji Pendapat yang
diajukan oleh DPRD Kota Palembang) adalah: Pasangan Walikota dan
ah

lik
Wakil Walikota dalam Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota
Palembang Tahun 2013, sebagaimana telah diuji perihal aspek Tata
am

Usaha Negara sebagaimana dalam putusan sebagai berikut di bawah ini:

ub
a. Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta dalam perkara
ep
nomor: 159/G/2013/PTUN.JKT tertanggal 13 Januari 2014 (Bukti
k

T–5) antara Ir. H. Sarimuda, M.T. (Penggugat I) dan Ir. Hj. Nelly
ah

Rasdiana, M.Si. (Penggugat II) melawan Menteri Dalam Negeri


R

si
Republik Indonesia (Tergugat) dengan objek gugatan adalah Surat

ne
ng

Keputusan Menteri Dalam Negeri R.I. Nomor 131.16-4574 tahun


2013 tentang Pengesahan Pengangkatan Walikota Palembang,
Propinsi Sumatera Selatan tertanggal 17 Juni 2013 atas nama H.

do
gu

Romi Herton, S.H., M.H. dan Surat Keputusan Menteri Dalam


Negeri R.I. Nomor 132.16-4574 tahun 2013 tentang Pengesahan
In
A

Pengangkatan Wakil Walikota Palembang, Propinsi Sumatera


Selatan tertanggal 17 Juni 2013 atas nama H. Harnojoyo, S.Sos
ah

lik

dengan amar putusan sebagai berikut:

Mengadili
m

ub

I. Dalam Eksepsi:
ka

• Menyatakan Eksepsi Tergugat dan Para Tergugat II Intervensi Tidak


ep

Dapat Diterima (niet onvantklijk verklaard);


ah

II. Dalam Pokok Sengketa:


es
M

1. Menolak gugatan Para Penggugat untuk seluruhnya;


ng

on

Halaman 7 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
2. Menghukum Para Penggugat untuk membayar biaya perkara

R
sebesar Rp.302.000,00 (tiga ratus dua ribu Rupiah);

si
Bahwa terhadap hal itu di tingkat banding, Putusan Pengadilan Tinggi

ne
ng
Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 84/B/2014/PT.TUN.JKT tertanggal
30 Juni 2014 (Bukti T-6) telah memberikan putusan dengan amar

do
gu sebagai berikut:
Mengadili

In
A
• Menerima permohonan banding dari Para Penggugat/Pembanding;

• Menguatkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor


ah

lik
159/G/2013/PTUN.JKT, tanggal 15 Januari 2014 yang dimohonkan
banding;
am

ub
• Menghukum Para Penggugat/Pembanding untuk membayar biaya
perkara pada dua tingkat peradilan yang untuk tingkat banding ditetapkan
ep
k

sebesar Rp. 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu Rupiah);


ah

Dan saat ini perkara mana masih dalam proses kasasi di Mahkamah
R

si
Agung RI;

ne
ng

a. Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta dalam perkara


nomor: 160/G/2013/PTUN.JKT tertanggal 19 Februari 2014 (Bukti
T-7) antara Narutama Tafif, S.E., dkk (selaku anggota DPRD Kota

do
gu

Palembang) melawan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia


(Tergugat) dengan objek gugatan adalah Surat Keputusan Menteri
In
A

Dalam Negeri R.I. Nomor 131.16-4574 tahun 2013 tentang


Pengesahan Pengangkatan Walikota Palembang, Propinsi
ah

lik

Sumatera Selatan tertanggal 17 Juni 2013 atas nama H. Romi


Herton, S.H., M.H. dan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri
m

ub

R.I. Nomor 132.16-4574 tahun 2013 tentang Pengesahan


Pengangkatan Wakil Walikota Palembang, Propinsi Sumatera
ka

ep

Selatan tertanggal 17 Juni 2013 atas nama H. Harnojoyo, S.Sos


dengan amar putusan sebagai berikut:
ah

Mengadili:
es

I. Dalam Eksepsi:
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Menerima eksepsi Para Tergugat yang pertama tentang Para Penggugat

si
tidak berkepentingan mengajukan gugatan a quo.

I. Dalam Pokok Sengketa:

ne
ng
1. Menyatakan gugatan Para Penggugat tidak diterima;

do
gu 2. Menghukum Para Penggugat untuk membayar biaya
perkara yang timbul dalam sengketa ini sejumlah Rp.

In
A
622.000,00 (enam ratus dua puluh dua ribu Rupiah);

Bahwa terhadap hal itu di tingkat banding, Putusan Pengadilan Tinggi


ah

lik
Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 119/B/2014/PT.TUN.JKT tertanggal
23 Juli 2014 (Bukti T-8) telah memberikan putusan dengan amar
am

ub
sebagai berikut:
Mengadili:
ep
• Menerima permohonan banding dari Para Penggugat/Para Pembanding;
k
ah

• Menguatkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor


R

si
160/G/2013/PTUN.JKT, tanggal 25 Pebruari 2014 yang dimohonkan
banding;

ne
ng

• Menghukum Para Penggugat/Para Pembanding untuk membayar biaya


perkara pada dua tingkat peradilan yang untuk tingkat banding ditetapkan

do
gu

sebesar Rp. 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu Rupiah);


In
4. Bahwa dikarenakan objek sengketa dalam perkara a quo adalah
A

menyangkut kepentingan hukum Termohon, maka Termohon


ah

berkehendak untuk mempertahankan serta membela hak dan


lik

kepentingan hukumnya agar tidak dirugikan oleh putusan perkara a quo


di kemudian hari;
m

ub

5. Bahwa Termohon dengan menolak tegas seluruh alasan dan dalil


ka

Pemohon dengan alasan sebagai berikut:


ep

A. Tentang Legalitas “Keputusan DPRD Kota Palembang, Nomor 06 Tahun


ah

2014, Tentang Pendapat DPRD Kota Palembang terhadap dugaan


es

pelanggaran hukum dan peraturan perundang-undangan yang dilakukan


M

ng

on

Halaman 9 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
oleh H. Romi Herton,SH, MH dalam proses Pemilukada Tahun 2013 dan

R
akibat hukumnya terhadap jabatan Walikota dan Wakil Walikota

si
Palembang Periode 2013-2018”;

ne
ng
1. Bahwa “Surat Keputusan DPRD Kota Palembang,
Nomor 06 Tahun 2014, Tentang Pendapat DPRD

do
gu Kota Palembang terhadap pelanggaran hukum dan
peraturan perundang-undangan yang dilakukan oleh

In
A
H. Romi Herton, S.H., M.H. dalam proses
Pemilukada Tahun 2013 dan akibat hukumnya
ah

lik
terhadap jabatan Walikota dan Wakil Walikota
Palembang Periode 2013-2018” adalah cacat formil
am

dan tidak sah karena tidak didasarkan pada Rapat

ub
Paripurna DPRD Kota Palembang dan
diselenggarakan tidak sesuai dengan ketentuan
ep
k

perundang-undangan yang berlaku;


ah

2. Bahwa berdasarkan Surat DPRD Kota Palembang


R

si
Nomor 172/1034/DPRD/2014 perihal: Sanggahan

ne
Surat Keputusan DPRD Kota Palembang Nomor 6
ng

Tahun 2014 tertanggal 27 Oktober 2014 yang


ditujukan kepada Ketua Mahkamah Agung RI yang

do
gu

ditandatangani oleh Pipimpinan Sementara DPRD


Kota Palembang yaitu H. Darmawan, S.H. (Ketua)
In
A

dan H. Muliadi, S.Pd, M.M. (Wakil Ketua)


menyatakan:
ah

lik

• Rapat Paripurna dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 27 September


2014 pukul: 17: 00 WIB dalam keadaan dipaksakan oleh oknum tertentu;
m

ub

• Rapat Paripurna tersebut tidak memenuhi quorum karena hanya dihadiri


ka

oleh 27 orang anggota dan karena tidak quorum maka rapat tersebut
ep

tidak diteruskan dan tidak mengambil keputusan;


ah

• Materi Surat Keputusan DPRD Kota Palembang Nomor 6 Tahun 2014


es

tertanggal 27 Oktober 2014 tersebut bukan merupakan isi dan hasil


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
keputusan Rapat Paripurna tanggal 27 September 2014 dan bukan

R
merupakan produk Sekretariat DPRD Kota Palembang;

si
• Keluarnya penomoran Surat Keputusan tersebut pada saat itu karena di

ne
ng
bawah tekanan dan sangat didesak oleh oknum tertentu DPRD Kota
Palembang.

do
gu • Berdasarkan surat Mahkamah Agung RI Nomor 1572/PAN/HK.06/
IX/2014 tanggal 12 September 2014 perihal: Penjelasan dan Surat KPK

In
A
RI Nomor B-5632/55/10/2014 tanggal 8 Oktober 2014 perihal: Penjelasan
status Hukum Walikota dan Wakil Walikota Palembang;
ah

lik
Sehubungan dengan hal tersebut di atas bahwa “Surat Keputusan
am

DPRD Kota Palembang, Nomor 06 Tahun 2014, Tentang Pendapat

ub
DPRD Kota Palembang terhadap pelanggaran hukum dan peraturan
perundang-undangan yang dilakukan oleh H. Romi Herton, S.H.,
ep
k

M.H. dalam proses Pemilukada Tahun 2013 dan akibat hukumnya


ah

terhadap jabatan Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode


R

si
2013-2018” kami nyatakan tidak sah dan melanggar peraturan
perundang-undangan yang berlaku. (vide: Surat DPRD Kota

ne
ng

Palembang Nomor 172/1034/DPRD/2014 halaman 2 s/d 3); (Bukti


T-9);

do
gu

1. Bahwa disamping itu, Ketua DPRD Kota Palembang


(demisioner) yang pada saat itu masih sah selaku
In
Ketua DPRD Palembang periode 2009-2014 an. H.
A

AHMAD NOPAN, S.H., M.H. melalui surat Nomor


ah

172/991/DPRD/2014 perihal: Pernyataan tidak


lik

sahnya Keputusan DPRD Kota Palembang


tertanggal 29 September 2014, menyatakan
m

ub

sehubungan “Surat Keputusan DPRD Kota


ka

Palembang, Nomor 06 Tahun 2014, tentang


ep

Pendapat DPRD Kota Palembang terhadap


ah

pelanggaran hukum dan peraturan perundang-


R

undangan yang dilakukan oleh H. Romi Herton, S.H.,


es

M.H. dalam proses Pemilukada Tahun 2013 dan


M

ng

on

Halaman 11 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
akibat hukumnya terhadap jabatan Walikota dan

R
Wakil Walikota Palembang Periode 2013-2018” hal-

si
hal sebagai berikut:

ne
ng
• Bahwa Keputusan DPRD Kota Palembang tersebut bukan merupakan
produk DPRD Kota Palembang yang sah karena tidak melalui

do
gu mekanisme yang benar;

• Bahwa Rapat Paripurna belum terlaksana dan dipaksakan karena

In
A
direncanakan dilaksanakan pada hari libur yaitu hari Sabtu pukul 17.00
WIB dan kalaupun dilaksanakan tidak tercapai quorum;
ah

lik
• Bahwa pada hari Sabtu tersebut jadwal yang ada adalah Gladi bersih
am

ub
anggota DPRD periode 2014-2019;

• Bahwa saya sebagai Ketua DPRD Kota Palembang tidak tahu dan tidak
ep
diberitahu adanya Keputusan tersebut;
k
ah

• Bahwa apabila keputusan tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua


R

si
sebagai Ketua DPRD Kota Palembang saya tidak pernah memberikan
mandat;

ne
ng

• Bahwa saya sebagai Ketua DPRD Kota Palembang menyatakan tidak


bertanggungjawab atas keluarnya Keputusan DPRD tersebut;

do
gu

• Penomoran Surat Keputusan DPRD Kota Palembang Nomor 6 tahun


In
2014 tersebut diberikan pada tanggal 29 Oktober 2014, sedangkan pada
A

saat itu telah dilantik anggota DPRD yang baru sehingga keabsahan
ah

Surat Keputusan tersebut diragukan;


lik

• Mahkamah Agung melalui surat Nomor 1572/PAN/HK.06/IX/2014 tanggal


m

ub

12 September 2014 perihal penjelasan, juga telah menjawab surat


mengenai perkara tersebut. (Bukti T-10);
ka

ep

1. Bahwa secara normatif, “Surat Keputusan DPRD


ah

Kota Palembang, Nomor 06 Tahun 2014, Tentang


R

Pendapat DPRD Kota Palembang terhadap


es

pelanggaran hukum dan peraturan perundang-


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
undangan yang dilakukan oleh H. Romi Herton, S.H.,

R
M.H. dalam proses Pemilukada Tahun 2013 dan

si
akibat hukumnya terhadap jabatan Walikota dan

ne
ng
Wakil Walikota Palembang Periode 2013-2018”
adalah tidak memenuhi ketentuan sebagaimana

do
gu dimaksud pada Pasal 29 ayat (4) huruf b. Undang-
Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah Juncto Pasal 78 ayat (1)

In
A
Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 tentang
Penyusunan Peraturan Tata Tertib DPRD yang
ah

lik
menghendaki bahwa dalam Rapat Paripurna DPRD
tersebut dihadiri sekurang-kurangnya ¾ (tiga
am

ub
perempat) dari jumlah Anggota DPRD Kota
Palembang dan Putusan diambil dengan persetujuan
ep
sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari jumlah
k

anggota DPRD yang hadir;


ah

si
2. Bahwa ketentuan sebagaimana tersebut di dalam
angka 4 (empat) tersebut di atas juga ditegaskan

ne
ng

oleh Pasal 79 Juncto Pasal 80 Peraturan DPRD Kota


Palembang Nomor 1 Tahun 2010 tentang Peraturan

do
gu

Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota


Palembang, yang pada pokoknya berbunyi:
In
A

Pasal 79: “Setiap rapat DPRD dapat mengambil keputusan apabila


memenuhi quorum”;
ah

lik

Pasal 80 ayat (1): Rapat Paripurna memenuhi quorum apabila:


a) dihadiri oleh sekurang-kurangnya ¾ (tiga perempat) dari jumlah
m

ub

anggota DPRD untuk mengambil persetujuan atas pelaksanaan


hak angket dan hak menyatakan pendapat, serta untuk mengambil
ka

keputusan mengenai usul pemberhentian walikota dan/atau wakil


ep

walikota;
ah

es
M

ng

on

Halaman 13 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
b) dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari jumlah

R
anggota DPRD untuk memberhentikan pimpinan DPRD serta

si
untuk menetapkan peraturan daerah dan APBA; atau

ne
ng
c) dihadiri oleh lebih dari ½ (satu perdua) jumlah anggota DPRD
untuk Rapat Paripurna DPRD selain rapat sebagaimana dimaksud

do
gu pada huruf a dan huruf b;

1. Bahwa selain itu, “Surat Keputusan DPRD Kota

In
A
Palembang, Nomor 06 Tahun 2014, Tentang
Pendapat DPRD Kota Palembang terhadap
ah

lik
pelanggaran hukum dan peraturan perundang-
undangan yang dilakukan oleh H. Romi Herton, S.H.,
am

ub
M.H. dalam proses Pemilukada Tahun 2013 dan
akibat hukumnya terhadap jabatan Walikota dan
ep
Wakil Walikota Palembang Periode 2013-2018” tidak
k

memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada


ah

Pasal 20 ayat (1) huruf d, ayat (2) dan ayat (3)


R

si
Juncto Pasal 21 ayat (3) Peraturan Pemerintah

ne
Nomor 16 Tahun 2010 tentang Penyusunan
ng

Peraturan Tata Tertib DPRD yang berbunyi sebagai


berikut:

do
gu

• Pasal 20 ayat (1) huruf d: “ Hak menyatakan pendapat paling sedikit 10


In
(sepuluh) orang anggota DPRD Kabupaten/Kota dan lebih dari 1 (satu)
A

fraksi untuk DPRD Kabupaten/Kota yang beranggotakan di atas 35 (tiga


puluh lima) orang”;
ah

lik

• Pasal 20 ayat (2): “Usul sebagaimana dimaksud pada ayat (1)


m

ub

disampaikan kepada Pimpinan DPRD, yang ditandatangani oleh para


pengusul dan diberikan nomor pokok oleh Sekretariat DPRD”;
ka

ep

• Pasal 20 ayat (3): “usul sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disertai
dengan dokumen yang memuat sekurang-kurangnya:
ah

a. Materi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 298 ayat (4) atau


es
M

Pasal 349 ayat (4) Undang-undang Nomor 27 Tahun 2009


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
tentang MPR, DPRD, DPD dan DPRD dan alasan usul

R
pengajuan pernyataan pendapat; atau

si
b. Materi hasil pelaksanaan hak interpelasi sebagaimana dimaksud

ne
ng
dalam Pasal 13 atau hak angket sebagaimana dimaksud Pasal
18;

do
gu • Pasal 21 ayat (3):”Pembahasan dalam Rapat Paripurna DPRD mengenai
usul pernyataan pendapat dilakukan dengan memberikan kesempatan

In
A
kepada:
ah

lik
a. Anggota DPRD lainnya untuk memberikan pandangan melalui
Fraksi;
am

ub
b. Kepala Daerah untuk memberikan pendapat; dan

c. Para pengusul memberikan jawaban atas pandangan para


ep
k

anggota dan pendapat kepala daerah;


ah

1. Bahwa Rapat Paripurna yang dilaksanakan pada hari


R

si
Sabtu, pukul 17:00 WIB sebagaimana tersebut di
atas adalah tidak sesuai dengan ketentuan

ne
ng

sebagaimana dimaksud pada Pasal 66 ayat (1) huruf


a. Dan huruf b. Peraturan DPRD Kota Palembang

do
gu

Nomor 1 Tahun 2010 tentang Peraturan Tata Tertib


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang
In
A

Yaitu menghendaki Rapat Paripurna dilaksanakan


pada hari kerja (hari Senin - hari Jum’at) mulai dari
ah

lik

pukul 08:00-16: 00 WIB, dan dapat ditambah sesuai


kebutuhan yang notabene adalah hari libur dan di
m

ub

luar jam kerja;

2. Bahwa patut diduga ada “suatu kepentingan politik


ka

ep

tertentu” bila suatu proses pengambilan keputusan


yang sangat urgent (Ic. Pemakzulan Walikota/Wakil
ah

Walikota sebagaimana dalam Surat Keputusan


es

DPRD Kota Palembang, Nomor 06 Tahun 2014) di


M

ng

ambil dalam masa transisi dari DPRD Kota


on

Halaman 15 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Palembang periode 2009-2014 ke DPRD Kota

R
Palembang periode 2014-2019 di hari terakhir

si
menjabat, selain dilakukan dengan cara yang tidak

ne
ng
wajar (pada hari libur dan di luar jam kerja) juga
dilakukan dengan cara intimidatif dan memanipulasi

do
gu alat kelengkapan administrasi DPRD Kota
Palembang, yang tentunya dapat menimbulkan
konsekwensi hukum (Pidana) kepada individu-

In
A
individu yang menggagas dan melaksanakan proses
tersebut untuk melakukan suatu pemufakatan jahat
ah

lik
memakzulkan walikota dan wakil walikota yang sah
dengan cara-cara di luar ketentuan perundang-
am

ub
undangan yang berlaku;

3. Bahwa berdasarkan alasan, fakta dan dalail hukum


ep
k

sebagaimana tersebut di atas, maka cukup alasan


ah

dan dasar hukumnya, bila “Surat Keputusan DPRD


R

si
Kota Palembang, Nomor 06 Tahun 2014, Tentang
Pendapat DPRD Kota Palembang terhadap

ne
ng

pelanggaran hukum dan peraturan perundang-


undangan yang dilakukan oleh H. Romi Herton,S.H.,

do
gu

M.H. dalam proses Pemilukada Tahun 2013 dan


akibat hukumnya terhadap jabatan Walikota dan
In
Wakil Walikota Palembang Periode 2013-2018”
A

adalah cacat formil dan tidak sah serta tidak


mempunyai kekuatan hukum;
ah

lik

B. Tentang Mahkamah Agung RI tidak mempunyai kewenangan untuk


m

ub

mengevaluasi dan/atau menilai serta menganulir Putusan Mahkamah


Konstitusi RI Nomor 42/PHPU.D-XI/2013;
ka

ep

1. Bahwa berdasarkan ketentuan sebagaimana


dimaksud pada Pasal 47 Undang-Undang
ah

Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah


es

Konstitusi sebagaimana telah diubah dengan


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang

R
Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 24

si
Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi dan

ne
ng
Pasal 13 ayat (4) PMK Nomor 15 Tahun 2008
tentang Pedoman Beracara Dalam Perselisihan

do
gu Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah
menyatakan bahwa “Putusan Mahkamah
Konstitusi tentang Perselisihan Hasil Pemilihan

In
A
Umum bersifat final dan mengikat, sehingga
putusan Mahkamah Konstitusi memperoleh
ah

lik
kekuatan hukum tetap sejak selesai diucapkan
dalam sidang pleno terbuka untuk umum,
am

ub
sehingga oleh karenanya tidak ada suatu
lembaga peradilan mana pun yang dapat
ep
memeriksa kembali putusan tersebut”;
k
ah

2. Bahwa Mahkamah Agung (“MA”) dan


R

si
Mahkamah Konstitusi (“MK”) adalah dua
lembaga peradilan yang terpisah dan sangat

ne
ng

berbeda karena keduanya merupakan lembaga


negara yang dibentuk berdasarkan Undang-

do
gu

Undang Dasar 1945 (“UUD 1945”) sebagaimana


yang terdapat dalam bunyi Pasal 24 ayat
In
(2) yang menyatakan: “Kekuasaan kehakiman
A

dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung dan


ah

badan peradilan yang berada di bawahnya


lik

dalam lingkungan peradilan umum, lingkungan


peradilan agama, lingkungan peradilan militer,
m

ub

lingkungan peradilan tata usaha negara, dan


ka

oleh sebuah Mahkamah Konstitusi.”;


ep

3. Bahwa karena Mahkamah Agung (“MA”) dan


ah

Mahkamah Konstitusi (“MK”) adalah dua


R

lembaga peradilan yang terpisah dan sangat


es
M

berbeda, maka Lembaga Negara pelaksana


ng

on

Halaman 17 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
kekuasaan kehakiman (MA) tidak dapat

R
mengevaluasi dan/atau menganulir putusan

si
Lembaga Negara pelaksana kekuasaan

ne
ng
kehakiman lainnya (MK);

4. Bahwa disamping itu, Mahkamah Konstitusi RI

do
gu melalui Surat Nomor 2712.4/AP.00.03/11/2013
Perihal: Mohon Klarifikasi dan Tanggapan

In
A
Perkara Pemilukada Kota Palembang tertanggal
12 November 2013 yang ditujukan kepada
ah

lik
Komisi Bantuan Hukum Indonesia/Harthy Hamid
(Bukti T -11) yang pada pokoknya menyatakan:
am

ub
1. “Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 42/PHPU.D-XI/2013 tanggal
20 Mei 2013 telah membatalkan Berita Acara Rekapitulasi Hasil
ep
Penghitungan Suara Pemilihan Walikota Palembang di tingkat Kota
k

Palembang oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang bertanggal


ah

13 April 2013, beserta lampirannya dan Keputusan Komisi Pemilihan


R

si
Umum Kota Palembang Nomor 34/Kpts/KPU.Kota-006.435501/2013

ne
tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara
ng

Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Palembang tahun 2013


di KPU Kota Palembang bertanggal 13 April 2013, beserta

do
gu

Lampirannya (Bukti T-12), serta menetapkan perolehan suara yang


benar untuk masing-masing Pasangan Calon di TPS 13 Kelurahan
In
A

Karya Jaya, Kecamatan Kertapati; TPS 5 Kelurahan Talang Semut,


Kecamatan Bukit Kecil; TPS 13 Kelurahan Sukajaya, Kecamatan
ah

lik

Sukarami, serta menetapkan perolehan suara yang benar Pasangan


Calon Peserta Pemilukada Kota Palembang Tahun 2013 secara
m

ub

keseluruhan di tingkat Kota Palembang;

2. Bahwa dengan dibatalkannya Berita Acara Rekapitulasi Hasil


ka

ep

Penghitungan Suara Pemilihan Walikota Palembang di tingkat Kota


Palembang oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang bertanggal
ah

13 April 2013, beserta lampirannya dan Keputusan Komisi Pemilihan


es

Umum Kota Palembang Nomor 34/Kpts/KPU.Kota-006.435501/2013


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara

R
Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Palembang tahun 2013

si
di KPU Kota Palembang bertanggal 13 April 2013, beserta

ne
ng
lampirannya, mengakibatkan batal demi hukum Keputusan KPU Kota
Palembang Nomor 35/Kpts/KPU.Kota-006.435501/2013 bertanggal 14

do
gu April 2013 berdasarkan pada Berita Acara Rekapitulasi Hasil
Penghitungan Suara Pemilihan Walikota Palembang di tingkat Kota
oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang bertanggal 13 April

In
A
2013, beserta Lampirannya (Bukti T-13) dan Keputusan Komisi
Pemilihan Umum Kota Palembang Nomor 34/Kpts/
ah

lik
KPU.Kota-006.435501/2013 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil
Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Walikota dan Wakil
am

ub
Walikota Kota Palembang tahun 2013 di KPU Kota Palembang
bertanggal 13 April 2013;
ep
k

C. Tentang Tidak Ada Korelasi antara Putusan Pengadilan Tindak Pidana


ah

korupsi Pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 10/PID.SUS-


R

si
TPK/2014/PN.JKT/PST Tanggal 30 Juni 2014 a.n. Terdakwa H. Akil
Mochtar dengan Termohon;

ne
ng

1. Bahwa Putusan Pengadilan Tindak Pidana korupsi Pada Pengadilan


Negeri Jakarta Pusat Nomor 10/PID.SUS-TPK/2014/PN.JKT/PST

do
gu

Tanggal 30 Juni 2014 a.n. Terdakwa H. Akil Mochtar, tidak memiliki


hubungan kausalitas dan/atau keterkaitan dengan proses terpilihnya
In
A

Termohon dalam perkara a quo sebagai Walikota dan Wakil Walikota


Palembang pada Tahun 2013;
ah

lik

2. Bahwa Putusan Pengadilan Tindak Pidana korupsi Pada Pengadilan


Negeri Jakarta Pusat Nomor 10/PID.SUS-TPK/2014/PN.JKT/PST
m

ub

Tanggal 30 Juni 2014 sebagai hasil dari pemeriksaan suatu perkara,


ka

sangat terikat dengan unsur subjek hukum tertentu sebagaimana selalu


ep

ditentukan dalam unsurnya yang disebut sebagai “setiap seorang/


barangsiapa”. Dan dalam perkara tersebut, subjek hukum tertentu
ah

tersebut adalah persoon yang bernama Akil Mochtar, dan bukanlah


es

Termohon;
M

ng

on

Halaman 19 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
3. Bahwa Putusan Pengadilan Tindak Pidana korupsi Pada Pengadilan

R
Negeri Jakarta Pusat Nomor 10/PID.SUS-TPK/2014/PN.JKT/PST

si
Tanggal 30 Juni 2014 tidak menilai dan tidak membuat kesimpulan

ne
ng
adanya kesalahan atau kejahatan dalam pemeriksaan MATERI perkara
di Mahkamah Konstitusi RI Nomor 42/PHPU.D-XI/2013;

do
gu 4. Bahwa penetapan Termohon
Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) sebagaimana
sebagai tersangka oleh Komisi

In
A
Sprin.Dik-28/01/06/2014, tanggal 10 Juni 2014, bukanlah merupakan
sebuah putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, sehingga
ah

lik
penetapan sebagai tersangka tersebut tidaklah dapat dikualifisir bahwa
Termohon telah nyata dan terbukti melakukan tindak pidana;
am

ub
5. Bahwa terhadap hal itu, KPK RI melalui surat nomor: B-5632/55/10/2014
Perihal: Penjelasan Status Hukum Walikota dan Wakil Walikota
ep
Palembang tertanggal 08 Oktober 2014 yang ditujukan kepada Wakil
k

Ketua DPRD Kota Palembang (ic. Pemohon/JIMMI OSCAR HARIS, ST.,


ah

MM) pada pokoknya menyatakan sebagai berikut: “ Sehubungan dengan


R

si
surat dari Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Nomor 172/897/

ne
DPRD/2014 tanggal 19 Agustus 2014 yang pada pokoknya meminta
ng

penjelasan kepada KPK terkait status hukum Walikota dan Wakil


Walikota Palembang an. H. Romi Herton, S.H., M.H. dan H. Harnojoyo,

do
gu

S.Sos dapat kami jelaskan bahwa berdasarkan Sprindik Nomor


Sprint.Dik-28/01/06/2014 tanggal 10 Juni 2014 sdr. H. Romi Herton saat
In
A

ini berstatus sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi


sebagaimana dimaksud Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI
ah

lik

Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi


Juncto Pasal 64 ayat (1) Juncto Pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP dan Pasal
m

ub

22 Juncto Pasal 35 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999


tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah
ka

diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang


ep

Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang


ah

Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pada tahap penyidikan oleh KPK


R

dan selanjutnya pembuktian atas perbuatan yang bersangkutan masih


es
M

harus putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Sedangkan


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
terhadap sdr. H. Harnojoyo, S.Sos, saat ini masih berstatus sebagai

R
saksi dalam perkara a quo. (Bukti T-14);

si
6. Bahwa berdasarkan hal itu terhadap penetapan Termohon sebagai

ne
ng
tersangka oleh KPK tidaklah membuktikan bahwa Termohon telah
melakukan tindak pidana sebagaimana disebut sebagai konspirasi

do
gu kejahatan (meeting in crime) dengan maksud menduduki jabatan
sebagai walikota dan wakil walikota Palembang periode 2013-2018;

In
A
7. Bahwa hingga saat ini kondisi masyarakat Kota Palembang sangat
kondusif, pelaksanaan pemerintahan berjalan dengan sangat baik,
ah

lik
sehingga tidak benar adanya gejolak di masyarakat terkait penetapan
Termohon sebagai tersangka di KPK;
am

ub
D. Tentang Tidak Sahnya Pasangan Calon Nomor Urut 2 (dua) dalam
Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Palembang 2013 (ic. IR. H.
ep
k

Sarimuda MT dan IR. Hj. Nelly Rasdiana, M.Si sebagai Pengganti


ah

Pasangan H. Romi Herton, S.H., M.H. dan H. Harnojoyo, S.Sos. selaku


R

si
Pasangan Calon Terpilih;

1. Bahwa dalil Pemohon tentang pelanggaran terhadap ketentuan

ne
ng

mengenai asas kejujuran dalam Pemilukada sebagaimana tercantum


dalam Pasal 56 ayat (1) Undang-undang Nomor 32 tahun 2004

do
gu

tentang Pemerintahan Daerah beserta seluruh peraturan


pelaksanaannya adalah tidak tepat, karena pada tempus dalam
In
A

perkara a quo , yang berlaku pada saat ini adalah PERPU Nomor 1
tahun 2014 dan PERPU Nomor 2 Tahun 2014, sehingga dalil
ah

lik

pemohon yang mengacu pada Undang-undang Nomor 32 tahun


2004 haruslah diabaikan;
m

ub

2. Bahwa Termohon diangkat sebagai Walikota dan Wakil Walikota


Palembang pada Tahun 2013 berdasarkan Undang-Undang Nomor
ka

ep

32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;


ah

3. Bahwa pada saat dibuatnya jawaban Termohon ini, tempus


R

keberlakuan peraturan perundang-undangan dalam perkara a quo


es
M

adalah PERPU Nomor 1 tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur,


ng

on

Halaman 21 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 21
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Bupati, Dan Walikota, yang diundangkan pada tanggal 2 Oktober

R
2014 (bukan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004);

si
4. Bahwa apabila Pemohon mendalilkan dalam hal terjadinya

ne
ng
kekosongan jabatan walikota karena berhalangan tetap, maka dalam
tempus a quo ketentuan yang berlaku adalah PERPU Nomor 1 tahun

do
gu 2014, Pasal 203 yang pada pokoknya berbunyi sebagai berikut:

(1) Dalam hal terjadi kekosongan Gubernur, Bupati, dan Walikota

In
A
yang diangkat berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun
2004 tentang Pemerintahan Daerah, Wakil Gubernur, Wakil
ah

lik
Bupati, dan Wakil Walikota menggantikan Gubernur, Bupati, dan
Walikota sampai dengan berakhir masa jabatannya;
am

ub
(2) Dalam hal terjadi kekosongan Wakil Gubernur, Wakil Bupati,
dan Wakil Walikota yang diangkat berdasarkan Undang-Undang
ep
Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah,
k

mekanisme pengisiannya dilaksanakan berdasarkan Undang-


ah

Undang ini;
R

si
Bahwa pertimbangan dan kehendak Surat Keputusan DPRD Kota

ne
Palembang Nomor 06 tahun 2014 tersebut untuk memakzulkan walikota dan
ng

wakil walikota dalam satu paket serta digantikan oleh pasangan calon
walikota dan wakil walikota yang kalah dalam Pemilihan Walikota dan Wakil

do
gu

Walikota Palembang tahun 2013 adalah dapat menimbulkan kekacauan tata


tertib hukum Ketatanegaraan dan sangat menyesatkan karena tidak
In
A

didasarkan atas itikad baik dewan sebagai penerima mandat Rakyat Kota
Palembang serta tidak berdasarkan alasan-alasan yang sah dan patut
ah

lik

menurut hukum;
m

ub

Berdasarkan hal tersebut maka seluruh dalil pemohon haruslah diabaikan


dan dikesampingkan dalam perkara a quo;
ka

Menimbang, bahwa untuk menguatkan jawabannya, Termohon


ep

mengajukan bukti sebagai berikut:


ah

1. Fotokopi Putusan Mahkamah Konstitusi RI Nomor 42/PHPU.D-XI/2013


R

(Bukti T-1);
es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 22
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
2. Fotokopi Surat Keputusan KPU Kota Palembang Nomor 38/Kpts/

R
KPU.Kota-006.435 501/2013 tanggal 31 Mei tentang Penetapan Calon

si
Walikota dan Wakil Walikota Palembang Terpilih Masa Bakti 2013-2018

ne
ng
(Bukti T-2);
3. Fotokopi Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri R.I. Nomor

do
gu 131.16-4574 tahun 2013 tentang Pengesahan Pengangkatan Walikota
Palembang, Propinsi Sumatera Selatan (Bukti T-3);
4. Fotokopi Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri R.I. Nomor

In
A
131.16-4574 tahun 2013 tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil
Walikota Palembang, Propinsi Sumatera Selatan (Bukti T-4);
ah

lik
5. Fotokopi Putusan Tata Usaha Negara Nomor 159/G/ 2013/PTUN.JKT
(Bukti T-5);
am

ub
6. Fotokopi Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta Nomor
84/B/2014/PT.TUN.JKT (Bukti T-6);
ep
7. Fotokopi Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 160/
k

G/2013/ PTUN-JKT (Bukti T-7);


ah

R
8. Fotokopi Surat Pemberitahuan Putusan Banding Nomor 119/B/2014/

si
PT,TUN.JKT (Bukti T-8);

ne
ng

9. Fotokopi Surat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang


Nomor 172/1034/DPRD/2014 tertanggal 27 Oktober 2014 tentang
sanggahan Keputusan DPRD Nomor 6 tahun 2014 (Bukti T-9);

do
gu

10. Fotokopi Surat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang


Nomor 172/991/DPRD/2014 tentang Pernyataan Tidak Sahnya
In
A

Keputusan DPRD Kota Palembang (Bukti T-10);


11. Fotokopi Surat Mahkamah Konstitusi Nomor 2712.4/AP.00.03/11/2013
ah

lik

tentang Mohon Klarifikasi dan Tanggapan PErkara Pemilukada Kota


Palembang (Bukti T-11);
m

ub

12. Fotokopi Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang Nomor


34/Kpts/KPU.Kota-006.435501/2013 (Bukti T-12);
ka

ep
ah

es

13. Fotokopi Surat Keputusan KPU Kota Palembang Nomor 35/Kpts/


M

KPU.Kota-006.435501/2013 (Bukti T-13);


ng

on

Halaman 23 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 23
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
14. Fotokopi Surat KPK R.I. Nomor B-5632/55/10/2014 Perihal Penjelasan

R
Status Hukum Walikota dan Wakil Walikota Palembang tertanggal 08

si
Oktober 2014 yang ditujukan kepada Wakil Ketua DPRD Kota

ne
ng
Palembang i.c. Pemohon/Jimmi Oscar Haris, S.T., M.M. (Bukti T-14);
PERTIMBANGAN HUKUM

do
gu Menimbang, bahwa maksud dan tujuan permohonan uji pendapat
dari Pemohon adalah sebagaimana tersebut di atas;

In
Menimbang, bahwa yang menjadi obyek permohonan uji pendapat
A
adalah Keputusan DPRD Kota Palembang Nomor 06 Tahun 2014, tanggal 27
September 2014, tentang Pendapat DPRD Kota Palembang terhadap
ah

lik
Pelanggaran Hukum dan Peraturan Perundang-undangan yang dilakukan H.
Romi Herton, S.H., M.H., dalam Proses Pemilukada Kota Palembang Tahun
am

ub
2013 dan Akibat Hukumnya terhadap Jabatan Walikota dan Wakil Walikota
Palembang Periode 2013-2018 (vide bukti P-2);
ep
k

Menimbang, bahwa dari dalil-dalil Pemohon yang kemudian


ah

dibantah oleh Termohon dalam jawabannya, dihubungkan dengan bukti-


R

si
bukti yang diajukan oleh Pemohon dan Termohon, Mahkamah Agung
berpendapat dengan pertimbangan sebagai berikut:

ne
ng

Bahwa Mahkamah Agung berwenang memutuskan atas pendapat DPRD


sebagaimana diajukan dalam permohonan ini berdasarkan ketentuan Pasal

do
gu

29 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah jis .


Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008;
In
A

Bahwa secara normatif Keputusan DPRD Kota Palembang Nomor 06

Tahun 2014, tanggal 27 September 2014 a quo yang diputuskan melalui


ah

lik

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palembang telah


memenuhi quorum sesuai Ketentuan Pasal 29 ayat (4) huruf b Undang-Undang
m

ub

Nomor 32 Tahun 2004 yang menghendaki bahwa dalam Rapat Paripurna DPRD
tersebut dihadiri sekurang-kurangnya 3/4 (tiga perempat) dari jumlah Anggota
ka

ep

DPRD Kota Palembang dan putusan diambil dengan persetujuan sekurang-


kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari jumlah anggota DPRD yang hadir;
ah

es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 24
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
R
Bahwa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Palembang diperoleh

si
pasangan H. Romi Herton, S.H., M.H. dan H. Harnojoyo, S.Sos.

ne
ng
melanggar Pasal 56 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004
tentang Pemerintahan Daerah, dan Walikota H. Romi Herton, S.H., M.H.

do
gu untuk menduduki jabatan tersebut juga diduga melanggar Undang-
Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana

In
A
Korupsi juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang
Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang
ah

lik
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, karena H. Romi Herton, S.H.,
M.H. diduga telah melakukan penyuapan terhadap Ketua Panel Hakim
am

ub
Mahkamah Konstitusi;
Bahwa dugaan pelanggaran pidana terjadi pada saat pasangan
ep
Walikota dan Wakil Walikota belum menduduki jabatannya, sehingga sulit
k

diterima oleh akal sehat apabila Wakil Walikota terbebas dari kesalahan
ah

R
atas pelanggaran hukum yang terjadi, walaupun kesalahan itu bisa saja

si
bersifat pelanggaran hukum administrasi ataupun melanggar ketentuan

ne
ng

hukum pidana;
Bahwa atas dasar pertimbangan di atas, dapat disimpulkan dan

do
gu

ditentukan pendapat hukum bahwa usulan dan pendapat DPRD Kota


Palembang sebagaimana terurai dalam diktum kesatu, kedua, dan ketiga
In
A

Keputusan DPRD Kota Palembang Nomor 06 Tahun 2014 adalah


berdasar hukum;
ah

lik

Bahwa sedangkan diktum keempat keputusan a quo merupakan


persoalan yang bukan kewenangan Mahkamah Agung untuk memutus,
m

ub

karena ada institusi lain yang berwenang untuk itu;


Menimbang, bahwa Mahkamah Agung telah membaca dan
ka

ep

mempelajari Jawaban dari Termohon namun dalil-dalil Jawaban


Termohon tidak dapat melemahkan dalil-dalil permohonan Pemohon;
ah

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di


es

atas, terbukti bahwa Keputusan DPRD Kota Palembang Nomor 06 Tahun 2014,
M

ng

on

Halaman 25 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 25
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
tanggal 27 September 2014, tentang Pendapat DPRD Kota Palembang

R
terhadap Pelanggaran Hukum dan Peraturan Perundang-undangan yang

si
ne
ng
dilakukan H. Romi Herton, S.H., M.H., dalam Proses Pemilukada Kota

do
gu Palembang Tahun 2013 dan Akibat Hukumnya terhadap Jabatan Walikota dan
Wakil Walikota Palembang Periode 2013-2018, dalam diktum keputusan kesatu,
kedua, dan ketiga, adalah berdasar hukum, dan karenanya harus dikabulkan,

In
A
sedangkan diktum keempat, oleh karena bukan merupakan kewenangan
Mahkamah Agung untuk memutus, harus dinyatakan tidak dapat diterima;
ah

lik
Menimbang, bahwa biaya perkara terhadap permohonan uji pendapat a
quo dibebankan kepada Negara;
am

ub
Memperhatikan, pasal-pasal dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985
tentang Mahkamah Agung sebagaimana yang telah diubah dan ditambah
ep
k

dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 dan perubahan kedua dengan


ah

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun


R

si
2004 juncto Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Pemerintahan
Daerah, serta peraturan perundang-undangan lain yang terkait;

ne
ng

MENGADILI,
Mengabulkan permohonan uji pendapat yang diajukan oleh: DEWAN

do
gu

PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA PALEMBANG Nomor 172/987/


DPRD/2014, tanggal 27 September 2014 tersebut;
In
Menyatakan Keputusan DPRD Kota Palembang Nomor 06 Tahun 2014,
A

tanggal 27 September 2014, tentang Pendapat DPRD Kota Palembang


terhadap Pelanggaran Hukum dan Peraturan Perundang-undangan yang
ah

lik

dilakukan H. Romi Herton, S.H., M.H., dalam Proses Pemilukada Kota


Palembang Tahun 2013 dan Akibat Hukumnya terhadap Jabatan Walikota dan
m

ub

Wakil Walikota Palembang Periode 2013-2018, diktum kesatu, kedua, dan


ka

ketiga, berdasar hukum;


ep

Menyatakan diktum selebihnya, yaitu diktum keempat, tidak dapat


diterima;
ah

Membebankan biaya perkara kepada Negara;


es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 26
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Mahkamah

R
Agung pada hari Rabu, tanggal 3 Desember 2014 oleh Dr. H. Imam Soebechi,

si
S.H., M.H., Ketua Muda Mahkamah Agung Urusan Lingkungan Peradilan Tata

ne
ng
Usaha Negara yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai Ketua
Majelis, Dr. H. Supandi, S.H., M.Hum., dan H. Yulius, S.H., M.H., Hakim-Hakim

do
gu Agung sebagai Anggota Majelis, dan diucapkan dalam sidang terbuka untuk
umum pada hari itu juga oleh Ketua Majelis beserta Hakim-Hakim Anggota

In
A

Majelis tersebut dan dibantu oleh Maftuh Effendi, S.H., M.H., Panitera Pengganti
ah

lik
dengan tidak dihadiri oleh para pihak.
am

ub
Anggota Majelis: Ketua Majelis,
ttd. ttd.
ep
Dr. H. Supandi, S.H., M.Hum. Dr. H. Imam Soebechi, S.H., M.H.
k

ttd.
ah

H. Yulius, S.H., M.H.


R

si
Panitera Pengganti,

ne
ng

ttd.

do
gu

Maftuh Effendi, S.H., M.H.

Untuk salinan
In
MAHKAMAH AGUNG RI
A

a.n. Panitera
Panitera Muda Tata Usaha Negara,
ah

lik

H. ASHADI, S.H.
m

ub

NIP. 220000754
ka

ep
ah

es
M

ng

on

Halaman 27 dari 27 halaman. Putusan Nomor 04 P/Khs/2014


gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 27