Anda di halaman 1dari 12

Mendeskripsikan gambar yang asli

Mengambar

Menggambar (Inggris: drawing) adalah kegiatan kegiatan membentuk imajinasi, dengan


menggunakan banyak pilihan teknik dan alat.

Bisa pula berarti membuat tanda-tanda tertentu di atas permukaan dengan mengolah goresan
dari alat gambar.

Pelakunya populer dengan sebutan Penggambar/juru gambar (inggris:draftsman) yang


merupakan salah satu bagian pekerjaan dari perupa.

Perkembangan perangkat lunak grafis membuat kegiatan menggambar bisa pula dilakukan
dengan sentuhan penuh alat-alat komputer.

Contohnya adalah karya gambar oleh Peter Welleman.

Berikutdaftarperangkatlunak yang memungkinkankegiatanmenggambar :

Microsoft Expression

Inkscape

Adobe Photoshop

Adobe Illustrator

Paint Shop Pro

Corel Painter

Pixia

Kolourpaint

Microsoft Paint

The GIMP
openCanvas

 "Clean-Up" merujuk kepada proses penyempurnaan karya seni kasar animasi 2D.
 Tujuan bersih-bersih adalah untuk menciptakan animasi dengan halus, garis konsisten
seni dan garis berat sebelum ditransfer ke cels untuk melukis.

Kadang-kadang animator menandai catatan pada seni bersih-bersih dengan pensil atau tinta,
dalam warna-warna yang tidak akan ditransfer ke sel-sel, pada baris dibersihkan bekerja -
biasanya untuk inkers dan pelukis yang akan berurusan dengan berbagai warna garis dan isi
di cels.

Clean up dan sisip

Menggambar clean up adalah membersihkan gambar dengan cara menjiplak pada animasi.

Gambar sisip adalah menyisipkan gambar atau teks pada animasi.

Menu Disk Cleanup yang kita jumpai pada Windows dapat membantu kita dalam
membersihkan hard disk kita dari file-file yang sebenarnya tidak kita perlukan, kita juga bisa
menghapus permanen file-file yang tidak kita perlukan, seperti:

File yang masih tersimpan di Recycle Bin - File-file sementara (temporary) - Chaced
halaman web yang tidak kita perlukan - File-file download yang tersimpan sementara di
dalam hard disk.

 Ketika kita menjalankan Disk Cleanup sebagai bagian rutin dari "Maintenance
Wizard", kita bisa mengatur tipe-tipe file yang akan kita hapus.Bila kita menjalankan
Disk Cleanup sebagai program tersendiri, Disk Cleanup bisa membuat kita
menghitung ruang hard disk yang akan kita dapatkan dengan menghapus file-file yang
tidak kita perlukan, juga bisa menampilkan deskripsi dan isi file-file tersebut.

Kita juga bisa menghapus file komponen windows yang tidak kita perlukan seperti file tema
desktop misalnya.Disk Cleanup juga bisa digunakan untuk meng-uninstall program yang
ingin kita hapus.

Membuat gambar clean up dan sisip


 DESKRIPSI UNIT: Unit ini mendeskripsikan ketrampilan dan pengetahuan yang
dibutuhkan untuk memperhalus gambar kunci dan untuk membuat gambar tiga
dimensi untuk meyakinkan bahwa laporan kreatif itu sepenuhnya terpenuhi dalam
produksi pada industri budaya.

 Menemukan syarat-syarat gambar yang asli,

1.1 Semua syarat gambar asli yang terdapat pada lembaran-lembaran model, gambar
kunci dan instruksi sutradara atau camera sheet.

1.2 Semua lembaran model dikumpulkan yang sesuai untuk referensi.

1.3 Semua gambar kunci yang menunjukkan masalah atau kesalahan menurut orang yang
cocok, diperiksa.

1.4 Semua penggalan animasi yang berlawanan dengan camera sheet, yang menunjukkan
masalah atau kesalahan pada personil yang relevan, diperiksa

Membuat gambar-gambar asli

2.1 Gambar-gambar asli itu dipastikan dibuat dalam batasan produksi.

2.2 Gambar asli

disesuaikan dengan kunci animasi.

2.3 Desain yang disetujui / lembaran-lembaran model dipastikan tercermin persis dalam
gambar-gambar asli yang dianggap sebagai standar yang disepakati.

2.4 Semua pecahan animasi dicopy ke dalam gambar asli dan diberi nomor dengan cermat.

2.5 Gambar asli diidentifikasi dan disimpan dengan aman

2.6 Gambar kunci asli dibagikan kepada personil yang relevan bilamana diperlukan.

2.7 Pembetulan pada gambar asli dilakukan seperlunya setelah berkonsultasi dengan personil
yang sesuai.
3. Mengidentifikasi syarat-syarat gambar tiga dimensi.

3.1Pemeriksaan gambar kunci asli, yang menunjukkan masalah atau kesalahan dengan orang
yang relevan, dilakukan.

3.2 Semua pecahan animasi pada camera sheet, yang menunjukkan masalah atau kesalahan
dengan personil yang sesuai, diidentifikasi.

4. Membuat gambar tiga dimensi.

Gambar-gambar tiga dimensi dipastikan bahwa diproduksi dalam batasan produksi.

Gambar tiga dimensi itu dipastikan bahwa bn persis menunjukkan:

-Informasi yang terkandung dalam pecahan-pecahan animasi.

-Kesepakatan dengan design / lembaran - lembaran model.

-Persetujuan standarisasi.

Gambar asli kunci pada gambar-gambar tiga dimensi dipahami dengan cermat dan akurat.

Diikuti pecahan soundtrack yang tersedia.

Gambar-gambar tiga dimensi pada personil yang relevan disediakan bilamana diperlukan.

Gambar tiga dimensi itu dikoreksi seperlunya setelah berkonsultasi dengan personil yang
relevan

BATASAN VARIABEL

1.Storyboard dapat mencerminkan serangkaian gaya animasi yang meliputi :

- Gambar

- Puppetry

- Digital imaging
- Teknik dan gaya grafik yang luas

2. Perintah software meliputi :

- Gambar

- Puppetry

- Digital imaging

3. Jenis-jenis produksi dapat meliputi:

- Ciri-ciri film

- Film pendek

- Iklan

- Video musik

- Produksi televisi

4.Personil yang relevan mv eliputi:

- Desainer produksi

- Supervisor

- Kepala bagian

- Pengarah fotografi

- Sutradara

- Produser

- Pengarah teknis

- Staf teknik lain


- Staf spesialis lain

- Desainer

- Manajer studio

- Personil produksi animasi

- Artist visual

5. Elemen-elemen yang dianimasikan meliputi :

- Karakter

- Latar

- Property misal furniture

6. Detail untuk gambar kunci dapat ditemukan pada :

- Storyboard

- Layout gambar

- Layout gambar

- Kamera sheet

- Penggalan soundtrack

7. Image yang dianimasikan dapat berupa:

- Pencitraan yang digambar tangan

- Bentuk-bentuk dan ‘action’ yang dibuat melalui komputer

8. Penggalan mungkin dapat menunjukkan:

- Jumlah dimensi yang diperlukan


- Jejak ‘action’ dan penyertaan

9. Gambar-gambar kunci asli dan tiga dimensi dapat: :

- Diproduksi dalam berbagai macam gaya grafis

- Melibatkan banyak gaya dan teknik grafis

 PANDUAN PENILAIAN

1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang Penilaian harus meliputi bukti


pengetahuan utama dan ketrampilan pada bidang-bidang berikut :

1.1 Visualisasi dan pemahamankonsep kreatif.

1.2 Memahami skrip, spesifikasi dan instruksi.

1.3 Prinsip dan teknik produksi animasi.

1.4 Gambar pada skala.

1.5 Prinsip dan teknik animasi

1.6 Komposisi dan pembuatan film

1.7 Memahami elemen artistik produksi

1.8 Mengenal metode dan teknik animasi saat ini

1.9 Menjaga integritas design

1.10 Gambar hidup dan terjemahan ke karakter yang dianimasikan

1.11 Teori warna, garis, dimensi, kedalaman dan penerapannya pada layar kaca.

1.12 Karakter gambar

1.13 Gambar kartun

1.14 Prosedur kerja atau campuran keduanya.


2.Konteks penilaian

2.1 Penilaian mungkin dapat terjadi pada tempat kerja, diluar tempat.

2.2 Penilaian diluar tempat kerja harus dilakukan dengan lingkungan kerja yang
disimulasikan mendekat tempat kerja.

2.3 Penilaian dapat menggunakan beberapa metode untuk menilai kemampuan dan
pengetahuan utama yang mendukung penerapan, dan dapat mencakup:

2.3.1 Contoh kerja atau aktivitas kerja yang disimulasikan.

2.3.2 Pertanyaan lisan / wawancara yang ditujukan untuk mengevaluasi proses yang
digunakan dalam mengembangkan dan mewujudkan konsep kreatif.

2.3.3 Laporan / buku catatan kemajuan.

2.3.4 Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.3.5 Bukti portfolio yang menggambarkan proses yang digunakan dalam mengembangkan
dan mewujudkan konsep kreatif.

3. Aspek penting penilaian

Bukti berikut ini penting untuk menilai kompetensi dalam unit ini:

3.1 Pengembangan gambar-gambar asli dan tiga dimensi yang memenuhi persyaratan praktis
termasuk dalam jenis produksi dan batasan sumber, khususnya batasan anggaran.

1. Mengumpulkan, mengorganisirdanmenganalisainformasi.

2. Mengkomunikasikanide-idedaninformasi.

3. Merencanakandanmengorganisiraktivitas-aktivitas.

4. Bekerja dengan orang lain dan kelompok.


5. Menggunakanide-idedanteknikmatematika.

6. Memecahkanmasalah.

7. Menggunakan teknologi

 Tracing, berawal dari kata trace, yang bermaksud menelusuri atau penelusuran. Dalam
grafis, tracing bermakna menggambar ulang dengan memakai acuan/patrun.
 Bila disederhanakan berarti menjiplak gambar, adapula yang mendefinisikan tracing
sebagai proses perubahan format gambar dari bitmap menjadi vector biasa. Tracing ini
bisa dilakukan dengan beberapa aplikasi.

 misalnya, Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Corel Draw, Zara X ataupun


software khusus tracing seperti Corel Trace dan bahkan Adobe Illustrator keluaran CS
versi 1 ke atas sudah menanamkan tool live trace di programnya yang mampu
mengkonvert gambar menjadi vector dalam hitungan detik.

 Dalam terminologi komputer grafis, vector adalah sekumpulan objek dalam garis atau
bentuk tertentu yang dapat didefinisikan secara matematis, diisi warna, dan memiliki
resolusi bebas. Karena itu, vector bisa diperbesar dalam ukuran berapa pun tanpa
kehilangan resolusinya.

 Berbicara tracing, bukan pada tempatnya bila kita membahas tracing dalam konotasi
sempit sebagai plagiat atau menjiplak mentah-mentah.Tak patut juga kita membahas
apakah tracing termasuk dalam seni murni atau seni terpakai.

 Tracing adalah teknik penggambaran cepat, baik secara manual atau digital. Tracing
adalah jawaban untuk tuntutan proses produksi yang berpacu dengan waktu.

 Tanpa tracing, barangkali tak akan ada printing tekstil, screen printing, atau air brush
style sekalipun.

 Proses pecah warna pada printing tekstil butuh tracing, menggambar motif pada kain
batik butuh kemampuan tracing, sampai untuk masking airbrush sekalipun dibutuhkan
kemampuan tracing.
 Dari keterangan singkat ini bisa kita simpulkan, pengertian tracing tidaklah sesempit
arti menjiplak seperti yang kita bayangkan.

 Teknik Tracing dan Penerapannya

 Manual Tracing.Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, saya sering mendapat
pelajaran peta buta. Guru memberi saya tugas untuk menjiplak gambar peta dari atlas.

 Untuk memudahkan menggambar peta, guru saya menyarankan untuk mengeblat/


menjiplak ulang dengan cara meletakkan kertas roti di atas gambar peta.

Dari beberapa artikel yang saya baca dan gambaran di atas, dulu tracing memang
dilakukan dengan meletakkan gambar asli dibawah kertas kalkir, lembaran acetate, mika
susu/kodaktris, boleh kertas doorslag, atau kertas roti. Lalu kita menggambar menggunakan
tinta cina, rapido, atau tinta afdek yang pekat. Proses manual ini banyak kita lakukan pada
proses pecah warna untuk film sablon juga untuk printing tekstil.

 Digital Tracing. Tracing digital saat ini banyak kita kerjakan dengan bantuan
computer.Gambar asli di-scan, lalu dijiplak lewat bantuan piranti lunak semacam
Adobe Illustrator, Adobe Freehand, Adobe Photoshop, Coreldraw atau Corel Painter.

 Studio animasi tradisional saat itu juga menggunakan cara ini untuk memindahkan
gambar kunci dan inbetween animator ke lembar shell acetate. Pekerjaan ini ditangani
oleh ahli khusus yang disebut clean up animator.

 Kadangkala, tracing dilakukan dengan bantuan proyektor. Banyak dijumpai pada


teknik menggambar masking untuk airbrush, dari yang ukuran kecil hingga ukuran
billboard.

 Bisa dengan bantuan mouse saja, atau kalau punya uang bisa memakai graphic tablet,
yakni pena stylus dengan digitizer pad, semacam Genius atau Wacom.

 Produk yang dihasilkan adalah illustrasi vector, untuk menutupi kebutuhan illustrasi
yang akan dipakai pada desain-desain poster, iklan-iklan koran bahkan web dan film-
film kartun.

 Bila kita melakukan tracing digital dengan menggunakan aplikasi berbasis vector
semacam Freehand, Illustrator dan Corel kita sebut tracing vector. File yang
dihasilkan cenderung kecil dan scalable.Banyak dipakai untuk tracing logo dan
bentuk graphic untuk keperluan infographic lain semacam peta atau bagan, juga huruf
yang tak terdapat pada library font.

 Bila diterapkan pada penggarapan illustrasi, hasilnya “cartoon like” diluar natural,
gaya ini digandrungi belakangan ini seiring dengan murahnya harga perangkat
Komputer dan Graphic Tablet.

 Tracing yang dilakukan dengan bantuan aplikasi berbasis bitmap semacam


Photoshop, photopaint atau Painter, kita sebut tracing bitmap. Tracing bitmap lebih
banyak dikerjakan dibidang screen printing dan tekstil printing.

 karena simulasi warna overprint dapat langsung terlihat.File yang dihasilkan


cenderung lebih berat, tidak scalable, jadi kita harus bekerja pada proporsi 1:1, tapi
untuk urusan gradasi dan effect, bitmap ini lebih smooth.

 Bila diterapkan pada illustrasi lebih bagus dibanding tracing vector, arahnya lebih
mudah dibawa kemana-mana, mau gaya natural okey, airbrush looking boleh, sampai
gaya kartun juga bisa.

 Disamping tracing yang masih menggunakan kekuatan otak dan tangan, sebenarnya
ada aplikasi yang dapat melakukan tracing mandiri, semacam Corel trace dan Live
Trace-nya Adobe Illustrator.

 Walaupun automatic, kadang hasilnya tidak seperti yang diharapkan, untuk hasil
presisi, saya lebih suka mengerjakan dengan tangan dan dibantu mouse, via Illustrator.

 Barangkali untuk menjawab pertanyaan, mengapa foto harus ditracing lagi untuk
menghasilkan style cartoon? Ya itu tadi, saya belum bertemu plugin atau aplikasi yang
benar-benar perfect hasilnya seperti yang diharapkan.

 Tracing bukanlah masalah menjiplak dalam arti sempit, tracing adalah teknik
penggambaran ulang baik manual atau digital. Dalam illustasi, tracing adalah style
yang membutuhkan kemampuan trace dan penguasaan aplikasi grafis.

Contoh menggambar clean up


Contoh kartun menggunakan gambar clean up